FKKS Jaktim Bersama Pemkot Jaktim Gelar Sosialisasi PPDB 2021 Secara Daring dan Luring

 


FKKS Jaktim Bersama Pemkot Jaktim Gelar Sosialisasi PPDB 2021 Secara Daring dan Luring


Dalam upaya memberikan kesempatan kepada seluruh warga DKI Jakarta, khususnya di Jakarta Timur untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas dan Mengikuti pendidikan di sekolah negeri, Forum Komunikasi Komite Sekolah (FKKS) Jakarta Timur bekerjasama dengan Asisten Kesra kota Administrasi Jakarta Timur serta Suku Dinas Pendidikan 1 dan 2 Jakarta Timur, menggelar Sosialisasi PPDB.



Menurut Ketua FKKS Jakarta Timur, H Yusmar Edi, bahwa pelaksanaan sosialisasi PPDB hari ini Selasa Selasa 25 Mei 2021 dilakukan di dua tempat, untuk wilayah Sudin Jakarta Timur I, kita gelar di SMKN 48 Jaktim, dan Sudin Pendidikan Jaktim II kita gelar di SMA 51 Cipayung, Jaktim. Dimana peserta Luring di SMKN 48 adalah Pengurus FKKS Kecamatan diwilayah 1, serta Pengurus FKKS Jaktim, dan di SMAN 51 Cipayung adalah Ketua FKKS Kecamatan di wilayah zona 2, serta sebagian pengurus FKKS Jaktim. Sementara pengurus FKKS yang lain mengikuti secara Daring dengan fasilitas Zoom.



Dengan sosialisasi PPDB ini, FKKS Jaktim ingin memberikan kesadaraan serta kesempatan kepada seluruh warga Jakarta Timur untuk memperoleh pendidikan berkualitas, dan sosialisasi PPDB 2021 ini diikuti oleh Ketua Tim Penggerak PKK Tingkat Kota Jaktim, Pengurus dan anggota FKKS Jakarta Timur, Camat, Lurah, RW, RT dan Ketua tim penggerak PKK tingkat Kelurahan di wilayah kota administrasi Jakarta Timur.


Dan kami berterimakasih kepada bapak Walikota Jakarta Timur, M Anwar yang telah membuka sosialisasi PPDB di SMKN 48 ini, dan kita berharap pelaksanaan PPDB di Jakarta Timur nantinya bisa berjalan dengan lancar dan bisa mengurangi kesalahan dalam proses pendaftaran peserta didik, dimana peserta didik hari ini seperti penggerak PKK, RT, RW, hingga aparatur kelurahan dan kecamatan akan bisa menyampaikan hal - hal yang berkaitan dengan proses penerimaan peserta didik baru, baik dari tingkat SD, SMP hingga SMA/K, ungkap H Yusmar Edi.



Sementara Kasudin Pendidikan I, Linda Romauli Siregar dalam laporannya menjelaskan, bahwa penerimaan peserta didik baru tahun pelajaran 2021-2022 di wilayah kota administrasi Jakarta Timur ini, dan panitia PPDB Jaktim Sudah bekerja sama dan berkolaborasi dengan Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, "Secara maraton Kemarin kami sudah rapat dengan Sudin Dukcapil untuk masalah-masalah yang terkait dengan kependudukan, hari ini pun dari dukcapil juga akan memberikan informasi informasi kepada masyarakat, yang hari ini kami undang untuk pertemuan ini. dan hari Kamis besok juga kami akan bersama-sama dengan dukcapil untuk bersama-sama dengan semua Kepala Sekolah SD, SMP, SMA dan SMK Negeri. hal ini kami lakukan agar masalah kependudukan tidak begitu banyak, Nanti ketika PPDB berlangsung", tegasnya.


Kami sadar bahwa PPDB ini sangat berhubungan erat dengan masalah kependudukan, sehingga Kami merasa bahwa Mitra kami Sudin dukcapil, Kami merasa sangat penting pada waktu PPDB nanti, tambah Linda.



Walikota Jakarta Timur, M Anwar dalam sambutannya saat membuka sosialisasi PPDB Jaktim, juga meminta pada seluruh peserta untuk dapat memahami dan mengetahui proses PPDB dalam upaya menekan kesalahan maupun ketidaktahuan masyarakat dalam proses penerimaan peserta didik baru tahun 2021 ini, Jangan Lagi Ada warga masyarakat yang protes kepada Walikota, karena anaknya tidak diterima di sekolah negeri, untuk itu panitia PPDB harus bisa menjelaskan seluas-luasnya dalam proses PPDB tersebut.



Diakui M Anwar, bahwa Saat ini minat masyarakat untuk masuk sekolah negeri sangat tinggi, sistem hunian penduduk kota Jakarta Timur sebagai kota Metropolitan yang sebaran penduduknya yang tidak merata, tetapi kita harus berusaha memberi pelayanan terbaik, dan untuk pelayanan Pendidikan, kita melibatkan Mitra kita, yaitu Sudin kependudukan dan Catatan Sipil karena terkait dengan zonasi, dan kami juga mengucapkan terima kasih kepada Forum Komunikasi Komite Sekolah Jakarta Timur yang terus bersama-sama Pemkot Jakarta Timur, dalam meningkatkan pelayanan pendidikan kepada warga masyarakat, tegas M Anwar. (Nrl/Pry)




0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.