POB Desak KPK Periksa Saranawisesa Properindo Terkait Kongkalikong Jabatan Dan Tata Kelola 446 Kios Pedagang


POB Desak KPK Periksa Saranawisesa Properindo Terkait Kongkalikong Jabatan Dan Tata Kelola 446 Kios Pedagang


Jakarta - PD. Pembangunan Sarana Jaya melalui anak perusahaannya, PT Saranawisesa Properindo didesak oleh Ketua umum Perkumpulan Orang Betawi (POB), Matadi untuk transparan terkait dugaan kongkalikong Jabatan dan Tata kelola operasional 446 kios pedagang di Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) atau Skybridge, Tanah Abang, Jakarta Pusat.


Matadi menegaskan PT Saranawisesa Properindo anak perusahaan PD. Sarana Jaya harus transparan dalam Penetapan jabatan komisaris yang diduga kongkalikong melibatkan oknum TGUPP. 


POB mendesak KPK agar kasus ini segera diusut jangan sampai seperti kasus korupsi Direktur Utama PD. Sarana Jaya yang ditetapkan menjadi tersangka terulang kembali. 


JPM Tanah Abang yang telah dioperasikan sejak 7 Desember 2018 adalah sarana publik, operasional kios pedagang harus transparan. 


Matadi juga mengatakan Fakta dilapangan bertolak belakang ada dugaan oknum PT. Saranawisesa selama pelaksanaan operasional kios pedagang melakukan proses maladministrasi diluar ketentuan, Kalo sesuai ketentuan penyewa membayar retribusi setiap bulannya serta mendapatkan ID khusus untuk para pedagang. Dan Masing-masing kios hanya boleh dijaga maksimal dua orang.


Jakarta, 26 April 2021


Perkumpulan Orang Betawi (POB) 


Matadi

Ketua Umum POB

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.