Banjir Dukungan, Nina Optimis Menangkan Pemilihan Ketua KNPI DKI Jakarta

 

Banjir Dukungan, Nina Optimis Menangkan Pemilihan Ketua KNPI DKI Jakarta


 Peluang Fitria Octarina untuk menduduki jabatan ketua DPD KNPI DKI Jakarta periode 2021-2024 agaknya terbuka sangat lebar karena ditopang dukungan yang luar biasa dari sejumlah senior KNPI dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP).

Hal ini tercermin dari acara silaturahmi yang digelar di Grand Cempaka Business Hotel, Jakarta Pusat, Kamis (25/3/2021), karena meski jumlah OKP yang diundang terbatas demi mematuhi protokol kesehatan Covid-19, namun jumlah OKP yang hadir mencapai hampir 60.

“Ini membuat saya menjadi semakin bersemangat untuk menang, dan tentunya juga optimis,” kata Nina, sapaan akrab Fitria Octarina, seusai acara.

Ia bahkan mengatakan, meski dirinya hanya punya waktu 12 hari untuk mempersiapkan diri, karena dukungan yang besar membuat dirinya merasa telah melakukan persiapan selama 12 bulan.

“Ini bisa dibilang membuat saya on fire, sehingga saya bahkan belum tidur sejak kemarin,” katanya.


Dalam acara ini, kursi-kursi yang dibuat berjarak untuk penerapan social distancing, semua terisi. Bahkan menjelang acara selesai selepas magrib, masih saja ada perwakilan OKP yang datang.

Dari semua OKP yang hadir, dua di antaranya adalah Pemuda Pancasila dan Resimen Mahasiswa (Menwa).

Selain itu, Ketua DPD II KNPI Jakarta Pusat, Faris Royan M Chalifah, dan Ketua DPD II KNPI Jakarta Barat, Jordiansyah, juga nampak hadir untuk memberikan dukungan kepada Nina.

Wakil Ketua Majelis Perwakilan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila DKI Jakarta, Lasman Nalitupulu, mengatakan, tiga kandidat ketua DPD KNPI DKI Jakarta periode 2021-2024, yakni Rony Bara Pertama, Fitria Octarina (Nina), dan R Gusti Arief Yulifard, semuanya merupakan kader Pemuda Pancasila, namun di antara ketiga kader tersebut, Nina lebih punya nilai plus karena Nina maju sebagai kandidat karena dorongan senior di Pemuda Pancasila.

Selain itu, Nina merupakan perempuan satu-satunya di antara ketiga kandidat, Nina juga warga Betawi asli, dan selama dua periode memimpin DPD II KNPI Jakarta Selatan, Nina mampu membuat KNPI Jakarta Selatan berprestasi, meski pun akibat konflik yang membuat KNPI DKI terpecah menjadi empat kubu, tak ada bantuan dari Pemprov DKI, sehingga biaya operasional dan kegiatan ditanggung sendiri.

“Ini membuktikan bahwa sebagai seorang pemimpin sekaligus kader KNPI dan Pemuda Pancasila, Nina sudah teruji,” katanya.

Sedang Komandan Menwa Jayakarta Raden Umar mengatakan, figur pemimpin yang dibutuhkan KNPI adalah figur yang paham ruh KNPI dan mau berbuat yang terbaik untuk KNPI, mampu membangun komunikasi yang efektif, mampu membangun persaudara, dan dalam setiap aktivitas ada nilai ibadahnya.

“Dari ketiga kandidat, saya melihat Nina figur yang layak didukung, karena dia dapat memenuhi kriteria yang dibutuhkan. Itu sebabnya saya hadir di sini,” katanya.

Seperti diketahui, pemilihan ketua DPP KNPI DKI Jakarta akan dilakukan dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar pada 26-28 Maret 2021 di GOR Sunter, Jakarta Utara. Para peserta silaturahmi sepakat untuk all out memperjuangkan Nina agar menjadi ketua DPD KNPI DKI Jakarta periode 2021-2024. (red)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.