Data Penerima Bantuan Jangan Sampai Data Penerima Bantuan Jangan Sampai Ricuh

Data Penerima Bantuan Jangan Sampai Data Penerima Bantuan Jangan Sampai Ricuh


Boyolali - Serka Heri Prasetyo Babinsa Tawengan Koramil 10/Sambi Kodim 0724/Boyolali jalin Komunikasi Sosial (Komsos) dengan perangkat Desa Tawengan Kecamatan Sambi Kabupaten Boyolali. Jumat (29/5/2020).

Saat melaksanakan gelar rapat bersama dengan perangkat Desa Tawengan Bp. Azis (Sekdes) dan Bp. Mardi (Bayan) Babinsa membahas tentang banyaknya kericuhan yang terjadi terhadap data penerima bantuan warga miskin akibat pengaruh wabah Virus Covid-19 yang lagi mewabah di beberapa wilayah.

Hingga Babinsa menyampaikan himbauan kepada perangkat Desa Tawengan agar data warga yang menerima bantuan dari pemerintah benar-benar merupakan warga yang membutuhkan sehingga tidak terjadi kericuhan tentang simpang siur data warga miskin yang diperoleh.

“Pembagian BLT hendaknya jangan sampai terjadi kericuan di lingkungan Desa Tawengan, periksa kembali data warga yang memang berhak untuk mendapatkan BLT agar tidak terjadi saling iri di masyarakat yang berakibat banyaknya warga protes ke kantor Desa. Semaksimal mungkin kami akan membantu," ujar Serka Heri Prasetyo.

Berkaitan dengan perkembangan situasi dan kondisi pandemi Covid-19 di wilayah negara kita tercinta khususnya  kabupaten-kabupaten Boyolali menjadi harapan kita bersama semoga menjadi lebih baik dan normal kembali seperti sedia kala.(Guffe).Ricuh


Boyolali - Serka Heri Prasetyo Babinsa Tawengan Koramil 10/Sambi Kodim 0724/Boyolali jalin Komunikasi Sosial (Komsos) dengan perangkat Desa Tawengan Kecamatan Sambi Kabupaten Boyolali. Jumat (29/5/2020).

Saat melaksanakan gelar rapat bersama dengan perangkat Desa Tawengan Bp. Azis (Sekdes) dan Bp. Mardi (Bayan) Babinsa membahas tentang banyaknya kericuhan yang terjadi terhadap data penerima bantuan warga miskin akibat pengaruh wabah Virus Covid-19 yang lagi mewabah di beberapa wilayah.

Hingga Babinsa menyampaikan himbauan kepada perangkat Desa Tawengan agar data warga yang menerima bantuan dari pemerintah benar-benar merupakan warga yang membutuhkan sehingga tidak terjadi kericuhan tentang simpang siur data warga miskin yang diperoleh.

“Pembagian BLT hendaknya jangan sampai terjadi kericuan di lingkungan Desa Tawengan, periksa kembali data warga yang memang berhak untuk mendapatkan BLT agar tidak terjadi saling iri di masyarakat yang berakibat banyaknya warga protes ke kantor Desa. Semaksimal mungkin kami akan membantu," ujar Serka Heri Prasetyo.

Berkaitan dengan perkembangan situasi dan kondisi pandemi Covid-19 di wilayah negara kita tercinta khususnya  kabupaten-kabupaten Boyolali menjadi harapan kita bersama semoga menjadi lebih baik dan normal kembali seperti sedia kala.(Guffe).

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.