STP Trisakti, Mahasiswa dan Alumni Bantu Korban Banjir Bintaro

STP Trisakti, Mahasiswa dan Alumni Bantu Korban Banjir Bintaro

Banjir Jakarta juga menenggelamkan sebagian wilayah di RW 12 dan RW.04 Kelurahan Bintaro, sekitar 1.200 orang harus mengungsi dan saat ini ditampung di 2 lokasi, yaitu Madrasah Muhammadiyah dan Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti (STP Trisakti).

Ketua RW.012 Kelurahan Bintaro, Samsul Ridwan pada wartawan menjelaskan, bahwa bencana banjir ini melanda RW.12 pada pagi hari tgl 1 Januari 2020 pukul 5.00 WIB, dimana air datang tiba-tiba yang disebabkan tanggul kali pesanggrahan di RW.12 Jebol 20 meter, air meluap dengan cepat hingga ketinggian 4 meter, karena sudah menjelang pagi sehingga warga sudah bangun dan cepat-cepat menyelamatkan diri, mesti tidak sempat menyelamatkan barang-barang.


Syamsul juga menegaskan bahwa ini banjir terbesar diantara banjir sebelumnya, demikian juga korban harta benda juga cukup besar karena barang-barang elektronik tak terselamatkan, namun kita bersyukur tidak ada korban jiwa, mereka ditampung di Madrasah dan Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti.

Sebagai ketua RW, Syamsul Ridwan juga mengaku sangat berterimakasih pada STP Trisakti yang selalu peduli dengan lingkungan dimana komunikasi civitas STP Trisakti dengan Wilayah RT/RW terjalin baik, sehingga saat banjir pihak kampus langsung membuka pintu bagi korban banjir, dan saat ini ibu-ibu dan anak-anak untuk sementara bisa ditampung di Aula STP Trisakti, tegas Ketua RW.12 Bintaro ini.


Ketua STP Trisakti, Fetty Asmaniati, SE,MM saat menyambangi para korban juga sempat berdialog dengan ibu-ibu korban banjir serta menanyakan langsung kebutuhan yang masih kurang, dan dengan permintaan perlengkapan bayi seperti Bedak Bayi, Sabun Bayi, minyak bayi serta perlengkapan anak, langsung memerintahkan staf kampus untuk segera memenuhi kebutuhan yang masih kurang.

Wati Ibu dengan 3 anak yang masih kecil saat ditemui wartawan mengaku mengucapkan terimakasih, bisa ditampung Kampus STP Trisakti ini, seluruh kebutuhan termasuk makanan bayi, Susu maupun perlengkapan bayi sudah disediakan, baik dari kampus serta dari posko banjir, ungkapnya.



Hal yang sama juga diungkapkan Haryanti, pengungsi warga RT.03 RW.04 Bintaro ini juga mengaku bersyukur bisa ditampung di STP Trisakti ini, karena seluruh kebutuhan yang diperlukan semua dipenuhi dan fasilitas lain juga disediakan termasuk kebutuhan anak, hingga tim medis, dan berharap tanggul segera diperbaiki sehingga tidak banjir lagi, harapnya.

Saat ditemui wartawan, Ketua STP Trisakti, Fetty Asmaniati, SE,MM menjelaskan, bahwa hingga hari ini ada 185 orang ditampung di Aula STP Trisakti, kita juga memperhatikan makanan maupun kebutuhan mereka, STP Trisakti, Mahasiswa maupun Alumni juga banyak yang menyerahkan bantuan ke Posko di ruang bawah STP Trisakti, kita memang harus saling tolong-menolong, semoga banjir ini membawa hikmah buat kita semua, banjir Sungai Pesanggrahan dan kita tampung juga pernah terjadi pada tahun 2002, 2007 dan hari ini masuk tahun 2020, kami bersyukur dengan keberadaan STP Trisakti bisa membantu masyarakat sekitar kampus yang memerlukan bantuan, dari kami berharap mudah-mudahan hal ini segera berlalu, dan tidak  sampai berkepanjangan, harapnya.

Terlihat juga bantuan dari Alumni STP Trisakti, Muhammad Rizki, Owner Ayam Geprek Bensu, dengan membawakan 200 bungkus Ayam Benzu, diakuinya ini merupakan CSR dari Ayam Geprek Benzu untuk berbagi, dan ini khusus dari otlet Kebayoran Lama, demikian juga otlek lain juga turut mengirimkan bantuan sebagaimana himbauan pemilik Ayam Geprek Benzu, saudara Ruben, karena ini almamater saya, maka saya hadir di sini, tegasnya. (Pry)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.