Pelatihan Penanggulangan Bencana Bagi Wartawan

141wartawan cetak, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor, Pelatihan tanggap bencana tersebut, adalah upaya untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan para wartawan akan penanggulangan bencana.

TNI KUAT RAKYAT SEJAHTERA

DARI RAKYAT OLEH RAKYAT UNTUK RAKYAT

Presiden Jokowi Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

Instuksi Presiden untuk Tembak Ditempat Bandar Narkoba

Forum Wartawan Kebencanaan

141 Wartawan cetak,Online, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor

Unindra Wisuda 1303 Program Sarjana dan Magister

Unindra Wisuda 1303 Program Sarjana dan Magister

Jakarta -  Universitas Indraprasta PGRI ( UNINDRA ) berusaha meningkatkan kualitas sarana dan prasarana kampus atau gedung , hingga kualitas SDM atau Sumber Daya Manusia para Dosen pengajar yang pada akhirnya UNINDRA dapat menjadi " Excellent Teaching University " atau  Universitas yang Unggul dalam pembelajaran demikian dikatakan Prof. Dr. H. Sumaryoto Selaku Rektor UNINDRA dalam sambutan pada Wisuda ke 67 , di Sasono Utomo , TMII , Jakarta ( 10 April 2019).

Wisuda yang ke 67 kali ini berjumlah 1303 mahasiswa , terdiri dari 798 pasca sarjana dan 505 Sarjana . Sedangkan orasi ilmiah berjudul " Problematika Pendidikan Tinggi di Era Revolusi Industri 4 .0. " oleh Irwan Agus.

Ciri dominan Revolusi Industri 4.0 yaitu Teknologi Internet , Digitalisasi , Otomatisasi Teknologi , serta Kecerdasan buatan dimana Computers dapat melakukan segala sesuatu yang diinginkan dan dipikirkan oleh manusia .

Akan mengurangi peluang kerja bila kita berpikir mesin sudah mengganti kan manusia, dan akan memberi peluang kerja bila kita sadar bahwa hasil teknologi tersebut adalah karya manusia . Manusia yang mengatur mesin hanya sesuai dengan instruksi dan data yang diberikan , dan tidak semua pekerjaan dapat dikerjakan oleh mesin . ( B A Y U ).

Peserta Pemantapan Kader Bela Negara Kesbangpol DKI Angkatan 6, Peroleh Wawasan Kebangsaan "Medsos Sebagai Sarana Penguat Bela Negara Di Era Revolusi Industri 4.0 Dalam Perspektif Sosial Budaya"

Peserta Pemantapan Kader Bela Negara Kesbangpol DKI Angkatan 6, Peroleh Wawasan Kebangsaan "Medsos Sebagai Sarana Penguat Bela Negara Di Era Revolusi Industri 4.0 Dalam Perspektif Sosial Budaya"

Pada sesi kedua Pemantapan Kader Bela Negara Kesbangpol DKI Angkatan 6, pada Selasa 9 April 2019 hadir pembicara Pengamat Bidang Pertahanan yang juga Dosen Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN), Dr Poppy Setiawati. S.Sos. M.Si, Tema yang diangkat adalah "Medsos Sebagai Sarana Penguat Bela Negara Di Era Revolusi Industri 4.0 Dalam Perspektif Sosial Budaya", dengan moderator dari Universitas Pancasila, Medi Suedi.


Dalam paparannya Dr Poppy Setiawati, S.Sos, MSi, melihat bahwa perkembangan industri dari 1.0 hingga 4.0 memiliki dampak serius dalam perekonomian, karena dalam teknologi tersebut tenaga manusia banyak yang digantikan dengan mesin, sehingga pengangguran semakin bertambah, sementara dibidang bela negara juga dapat melunturkan semangat bela negara.

Saat ini masyarakat telah terjadi ketergantungan dengan teknologi informasi, padahal kebenarannya masih diragukan, untuk itu kita harus bijak dalam memanfaatkan teknologi informasi tersebut.

Saat ini banyak beredar Berita Hoax, Radikalisme, Pornografi maupun berita bohong lain yang disebar lewat medsos.

Media sosial sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk hal-hal positif, seperti untuk Pendidikan, Ekonomi, Budaya dan yang lain, yang bermanfaat bagi kehidupan.

Teknologi industri 4.0 yang bertumpu pada internet maupun HP, bisa juga mempengaruhi kehidupan berbangsa dan bernegara, untuk itu kita harus bisa memfilter informasi yang kita terima, melalui pengetahuan, termasuk pengetahuan Bela Negara dengan etika, sopan santun untuk mengontrol informasi.


Pengetahuan lain adalah pemahaman Pancasila, UUD 45, Budaya (jati diri bangsa), norma aturan, UU ITE no.11 serta memahami bahwa manusia adalah makhluk yang berbudaya, dengan kepribadian yang baik, menuju nilai Fundamental Negara yaitu Pancasila.

Patriotisme dan nasionalisme yang kuat, akan mampu mencegah hal-hal negatif pada media sosial, dalam mengatasi ancaman, kita perlu melakukan kegiatan sesuai posisi dan keahlian serta Memanfaatkan peluang dengan keahlian dan keterampilan.

Media sosial sebagai penguat bela negara akan mampu menyerap nilai-nilai keteladanan, kepemimpinan serta mampu menunjukkan identitas sebagai jati diri bangsa. untuk itu sebagai kader bela negara harus bisa menyerap nilai-nilai luhur pada Pancasila, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tegasnya. (Red).

Peserta Pembekalan Bela Negara, Ikuti Senam Pagi

Peserta Pembekalan Bela Negara, Ikuti Senam Pagi

Mengawali kegiatan dengan berolahraga, sangatlah baik untuk mendukung aktivitas siang maupun sore hari. untuk itu, seluruh peserta Pembekalan Bela Negara Badan Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta mengikuti acara senam pagi.

Wajah ceria terpancar pada 100 Anggota Ormas, Mahasiswa dan Pengurus RT/RW DKI Jakarta yang Ikuti Pemantapan Kader Bela Negara Angkatan 6 Tahun 2019 tersebut.

Mereka mengikuti kegiatan senam dari pukul 06.00 hingga 07.30 yang kemudian dilanjutkan dengan sarapan pagi.

Seniman Betawi se DKI Deklarasi Dukung 01 Jokowi-Amin Presiden 2019 - 2024

Seniman Betawi se DKI Deklarasi Dukung #01 Jokowi-Amin Presiden 2019 - 2024

Bertempat di balai Sarwono, Kemang, Jakarta Selatan. komunitas masyarakat Seniman Betawi se DKI Jakarta menggelar Deklarasi Dukungan untuk pasangan calon #01 Jokowi - Amin, sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI, tahun 2019 - 2024, pada Sabtu 6 April 2019. Hiburan Rakyat Betawi bersama grup Lenong Subur Jaya, pimpinan Ucup Nirin dengan bintang tamu Sony Wakwaw dan H Malih, Tari Lenggang Nyai, Musik Gambang Kromong dan Tari Betawi kreasi lainnya.

Basuki, Penggiat Seni Betawi disela deklarasi menegaskan, bahwa dukungan pada Jokowi - Amin kerana para seniman Betawi ingin bisa lebih berperan lagi dalam pengembangan Budaya Betawi.

Yang jelas kami selaku orang Betawi pasti akan mahabbah dan satu-satunya paslon yang sampai saat sekarang yang masih memelihara yang masih mopen termasuk Kaum marginal termasuk penduduk yang tidak diakui oleh apa namanya katakan oleh pemerintahnya sendiri tahu ini kalau di Jakarta orang yang nomor bukan orang mempersatukan kita harapkan

dengan Kepemimpinan bapak Jokowi dan Bapak Maruf Amin,  diharapkan Seniman dan Budayawan Betawi bisa terangkat, dan  seni tradisi ini bisa menjadi tuan rumah di Kota Jakarta ini.

Kalau kita lihat di daerah lain,  Seniman Tradisi bisa maju di daerahnya sendiri, jadi kita kan ngiri, di Jawa itu kuliner Jawa nya bisa masuk di hotel, Tapi kenapa Kuliner Betawi tidak ada di hotel-hotel di Jakarta, belum  lagi sevenir, mesti bandara-bandara di Jakarta banyak, tapi kuliner tradisi atau suvenir nggak ada, tidak dikasih ruang, ini sangat menyedihkan sekali.

Untuk itu mudah-mudahan kita berharap ini dengan kepemimpinan Jokowi - Maaruf Amin budaya Betawi akan semakin maju, dan senimannya bisa lebih sejahtera, papar Basuki.

H Zaenal Arifin, Ketua Panitia Deklarasi juga H Dodi menegaskan deklarasi ini untuk memberikan dukungan kepada pasangan 01 Jokowi - Amin.

Yeni Wahid dalam sambutannya menegaskan, bahwa dukungan Seniman dan Budayawan Betawi, akan menjadi kekuatan tersendiri bagi barisan 01, akan semakin menguatkan dan menjadi strategi khusus bagi pasangan 01.

Kita yakin Seniman punya cara sendiri, punya cara khusus untuk menarik simpati masyarakat, sehingga ketika Seniman yang berbicara dan mengajak masyarakat, kondisi akan terlaksana dengan sejuk.

Dukungan buat Jokowi, karena pasangan ini punya komitmen, kita lihat ketika memimpin, pada tiap kesempatan, selalu mengajak masyarakat mengapresiasi menghargai seni dan kebhinekaan, serta keragaman, apalagi ratusan budaya yang ada di Indonesia, dipandang indah di internasional, dan Indonesia dikenal karena mampu untuk selalu mengedepankan persatuan di tengah perbedaan, di antara kita. ini kekuatan untuk menyatukan dunia dalam sebuah negara kesatuan, ungkap Yeni dengan tegas.(pry)

Hadirkan 50.000 Buruh ke GBK, KSPI Dukung Prabowo Subianto

Hadirkan 50.000 Buruh ke GBK, KSPI Dukung Prabowo Subianto

Atas dasar Kontrak Politik Buruh antara Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia dalam mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial untuk seluruh rakyat, bertempat di Menteng Jakarta, jajaran KSPI mendeklarasikan dukungan pada pasangan Capres Prabowo-Sandi nomor urut.2.

Menurut M Rusdi, bahwa kontrak politik sudah dilakukan, dan ditandatangani oleh Pak Prabowo pada Rakernas KSPI, tegasnya.

Bentuk dukungan salahsatunya adalah menghadiri rapat akbar pemenangan Prabowo-Sandi besuk di GBK, KSPI akan menghadirkan 50.000 buruh besuk, dimana saat ini telah dilakukan longmarch buruh Surabaya - Jakarta, dan hari ini sudah masuk Bekasi, dan besuk pagi menuju GBK, tegas M Rusli.

Hal senada juga diungkapkan Mirah Sumirat, bahwa dukungan diberikan karena hanya Prabowo yang bersedia menandatangani 10 Kontrak Politik Buruh, yang diharapkan akan bisa meningkatkan kesejahteraan buruh.

Dan hasil survey KSPI di beberapa daerah, hasilnya mayoritas buruh menginginkan Prabowo - Sandi manjadi Presiden, karena kita ingin ada perbaikan buruh, dengan pendapatan yang lebih tinggi dari pengeluaran, tidak seperti hari ini buruh makin miskin, tegas Mirah yang juga Caleg salahsatu partai di Pemilu 2019 ini.(Pry)
Diberdayakan oleh Blogger.