Perangi Hoax, Jokowi Center Gelar Launching Deteksi Hoax dan Launching show-off Inovasi Teknologi Energy (ITE)

Perangi Hoax, Jokowi Center Gelar Launching Deteksi Hoax dan Launching show-off Inovasi Teknologi Energy (ITE)


Bertempat di Hotel Aston Jakarta Jokowi Center menggelar Launching Deteksi Hoax dan Launching show-off Inovasi Teknologi Energy (ITE)

Ketua Umum Yayasan Maharya Pati, Soni menegaskan, bahwa yayasan memiliki visi dan misi berpartisipasi dalam mensejahterakan rakyat Indonesia melalui inovasi, khususnya di bidang energi pangan dan air.


Dimana misi kami Yayasan Maharya Pati adalah memberikan stimulus berupa inovasi dari anak bangsa kepada pemerintah Indonesia untuk mewujudkan kesejahteraan bangsa dan negara ini, khususnya rakyat Indonesia.

Fokus dari kerja Yayasan Karya Bakti adalah karya anak bangsa dalam menciptakan inovasi di bidang energi dan air, ini adalah upaya melakukan beberapa kegiatan perubahan peradaban.

Ketua Umum Pernusa, KP Norman disela acara tersebut pada wartawan juga menegaskan, bahwa HOAX adalah berita bohong yang juga mengolok-olok, mereka sengaja membuat berita hoax untuk membuat ketakutan di masyarakat, mereka mengabaikan kebenaran serta tidak ada bukti nyata, untuk itu kita harus menyadarkan masyarakat agar tidak takut dengan berita-berita hoax, tegasnya.


Sementara Direktur Eksekutif Jokowi Center, Teuku Neta Firdaus,SE,SH dalam sambutannya menegaskan, bahwa selama ini masyarakat hanya mendengar tentang penyebar hoax dan kini sudah ditemukan alat pendeteksi waktu maupun Siapa yang menyebar akan terdeteksi, melalui aplikasi, jadi  ke depan bagaimana agar informasi yang hoax tidak lagi tersebar di masyarakat, tegasnya.

Disamping itu hari ini kita juga luncurkan alat yang tidak kalah menarik,  karena ini adalah inovasi teknologi energi manfaatnya akan menghemat bahan bakar kendaraan hingga 50% dan tidak mempengaruhi mesin.

Dengan alat ini dapat mengurangi pencemaran lingkungan, dan pencemaran dapat berkurang, karena energi buang tinggal 50%, tegas Teuku Neta Firdaus,SE,SH.

Hal yang sama juga diungkapkan Asisten Deputi Kantor Staf Presiden, Burhanuddin Saputu, dalam paparannya lebih menegaskan pada upaya untuk menjelaskan informasi Hoax dengan kebenaran.

Kalau hari ini sudah ditemukan alat untuk deteksi hoax maka diharapkan akan dapat memberikan pendidikan kepada masyarakat.

 Ini sesuatu yang menarik, bahwa ketika hal yang positif harus dikatakan baik, tetapi ketika itu negative langsung di delete oleh alat deteksi, ini kan bagus  harapan saya bahwa dengan adanya alat deteksi hoax, teman-teman muda yang kreatif soal ini bisa dimaksimalkan fungsinya, tentu melalui kemitraan maupun pemecahan, supaya mereka lebih efektif, bisa memanfaatkan teknologi ini, Baik kemitraan swasta maupun dengan pemerintah,

Kalau kita membiarkan hoax, itu sama dengan membiarkan kejahatan, paparnya. (Red)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.