Belasan Caleg Golkar Di Aceh Bergabung Ke Go Prabu, Siap Menangkan Suara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Di NAD

Belasan Caleg Golkar Di Aceh Bergabung Ke Go Prabu, Siap Menangkan Suara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Di NAD

Go Prabu sebagai perkumpulan para Caleg Partai Golkar yang setia dan mendukung dan memenangkan pasangan Capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Pilpres 2019 kini terus memperoleh dukungan dari para Caleg Golkar dari berbagai daerah di Indonesia, dan diawal tahun 2019 ini Go Prabu kembali menerima dukungan 9 Caleg Golkar dari Provinsi Nanggroe Aceh Darusalam (NAD), untuk bersama-sama memenangkan Capres Prabowo-Uno.


Sejumlah Calon Legislator dari Partai Golkar di Provinsi Aceh tersebut menyatakan bergabung dengan kelompok Go Prabu atau Golkar untuk Prabowo-Uno dimana mereka berkomitmen untuk memenangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di provinsi "Serambi Mekah" pada Pilpres mendatang, kalau saat ini 15 caleg Partai Golkar yang telah bergabung dengan Go Prabu. Caleg yang lain akan menyusul di bulan Februari dan Maret 2019," ujar Kordinator Daerah Go Prabu Provinsi Aceh, Muhammad Taufik (Sabtu, 5/1).

Caleg Golkar dari Aceh Timur tersebut mengatakan, dukungan ini merupakan kado indah awal tahun khususnya buat kader Golkar di Aceh.

"Provinsi Aceh adalah tanah para ulama. Wajar dan harus rakyat Aceh ikuti imbauan ulama soal capres-cawapres.  Prabowo-Sandi adalah pilihan ulama. Kami sebagai rakyat akan berjuang total memenangkannya," ujar politisi muda yang juga Sekretaris AMPG Aceh Timur ini.

Menurut dia, DPP Partai Golkar seharusnya mendukung penuh langkah pihaknya mendukung Prabowo karena juga berdampak besar pada potensi kemenangan Golkar di Provinsi Aceh.

M Taufik juga mengaku mendukung pernyataan Kordinator Nasional Go Prabu, Cupli Risman, dimana dukungan Partai Golkar terhadap incumbent Joko Widodo pada Pilpres 2019 tidak akan mampu mendongkrak perolehan suara partai Golkar pada Pemilihan Legislatif 2019 ini.

Dimana kesimpulan itu diambil dari hasil survei yang dilakukan Litbang Kompas, yang menempatkan Golkar di urutan empat dari lima partai yang bakal lolos parliamentary threshold (PT) pada Pemilu 2019. Golkar hanya meraih 6,2 persen suara. Sedangkan batas PT adalah 4 persen.

Perolehan suara Partai Golkar ada di bawah PDIP, Gerindra bahkan PKB. Menurut Cupli, hal ini menunjukkan bahwa dukungan terhadap Jokowi tidak membawa dampak positif terhadap Partai Golkar. Perolehan suara partai malah terancam terjun bebas jika dibandingkan hasil Pemilu 2014. Kala itu, Golkar bercokol di urutan kedua dengan raihan suara 14,75 persen.

"Perlu upaya penyelamatan partai, salah satunya menarik dukungan terhadap Jokowi. Go Prabu berharap senior, elite Partai Golkar dan Pengurus DPD I Partai Golkar untuk segera menggelar Munaslub untuk penyelamatan Partai Golkar."

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.