Pelatihan Penanggulangan Bencana Bagi Wartawan

141wartawan cetak, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor, Pelatihan tanggap bencana tersebut, adalah upaya untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan para wartawan akan penanggulangan bencana.

TNI KUAT RAKYAT SEJAHTERA

DARI RAKYAT OLEH RAKYAT UNTUK RAKYAT

Presiden Jokowi Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

Instuksi Presiden untuk Tembak Ditempat Bandar Narkoba

Forum Wartawan Kebencanaan

141 Wartawan cetak,Online, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor

Judul Dr Budiman siapkan lagu genre Dangdut Melayu dan Rockn roll

Masyarakat  Sungai Petani Malaysia tak sabar menunggu artis kesayangannya sang Rocker dr Ferdinand

Tempat yang begitu tenang dan udara sejuk dinikmati rombongan dr Ferdinand  dan kawan-kawan saat tiba di negara terangga Malaysia.

Tiba sabtu pagi dari kualalumpur di ke tempat daerah Sungai Petani setelah 5 jam perjalanan ditempat menuju lokasi show nantinya.

Lagu yang sudah disiapkan sang rocker  dr Ferdinand.  Yaitu Pacar mata duitan, Menunggumu sayang, Coba Kau Curahkan, Kekasih hati dan lagu andalan Jomblo.

Sambil menikmati suasana yg nyaman rombongan pergi ketempat jajanan makanan dan tempat wisata, yang beraneka ragam dan indah tempatnya, rombongan kemudian menuju penginapan tempat istirahat para artis, yang nantinya akan show dan kelihatan segar nantinya.

Raja sawer ini langsung ambil nada dan melatihnya pada tempat lokasi shownya, Agar supaya mantap dan siap juga dapat trampil prima saat tampil diatas panggung hiburan.

AHOK BEBAS, AHOKER DILARANG ARAK ARAKAN

AHOK BEBAS, AHOKER DILARANG ARAK ARAKAN

Dalam beberapa hari lagi, salah satu ksatria Nusantara (Ahok) akan keluar dari penjara setelah menjalani hukuman atas tuduhan Penistaan Agama, atas desakan GNPF-MUI (sekarang mereka sebut PA 212), Kita senang dan gembira puji dan syukur atas kebebasan beliau dan patut untuk kita sambut dengan meriah serta memberikan semangat kepada AHOK, agar segera bangkit lagi untuk bareng-bareng putra bangsa lainnya, melibas koruptor-koruptor yang sudah merusak Negara ini, hal tersebut diungkapkan KP Norman Hadinegoro, Koordinator Relawan Ahokers Melinial.

Namun pernahkah terlintas di pikiran kita, bahwa INI LAGI PILPRES, ada pihak lain juga menanti kebebasan beliau ini ? Kita pasti bertanya, mengapa mereka menantinya ?
Saya dapat informasi dari teman-teman saya di daerah kalau pihak ada kelompok tertentu sudah mempersiapkan slogan-slogan tentang kebebasan Ahok ini dikaitkan dengan Jokowi, tegas KP Norman yang juga Ketua Umum PERNUSA (Perjuangan Rakyat Nusantara).

Sudah dipredeksi akan muncul slogan2 propaganda dari Kelompok yang ingin memperkeruh Pilpres maupun Pemilu 2019, seperti :
“Hati-hati, Penista Agama sudah keluar dari penjara”
“Jangan Pilih Presiden yang didukung oleh Penista Agama”
“Pendukung Jokowi menyambut dengan meriah keluarnya Penista Agama dari penjara”
“Jokowi bersahabat dengan Penista Agama” dan banyak slogan-slogan mirip ini yang mereka sudah kemas.

Kita tidak boleh menyepelekan slogan-slogan mereka ini, bukankah kita sudah mengalaminya di Pilkada DKI. Ahok kalah karena slogan “Penista Agama” itu. Sampai saat ini elektabilitas Jokowi masih jauh diatas PS, dan mereka hingga kini belum menemukan kelemahan Jokowi yang bisa menjadi pemicu untuk dijatuhkannya, tegas KP Norman.

Kalau kita tidak cerdik, suasana ini bisa dikemas mirip dengan kejadian di DKI oleh mereka (yang akhirnya Ahok kalah), waktu itu kita yakin Ahok tidak menista agama sehingga kita tidak serius mencegah tuduhan itu. Soo....., kita tidak boleh menganggap hal ini sepele kalau kita tidak mau mengalami kekalahan pahit seperti di DKI Jakarta.

Memang saat ini Pengikut GNPF/212 sudah banyak yang mendukung pasangan Jokowi-KH Maaruf, karena menurut mereka, menganggap peristiwa DKI pada saat itu berbeda dengan Pilpres sekarang...., tapi apakah ada jaminan mereka tidak akan berubah jika mereka disodori slogan-slogan di atas ?

Dengan munculnya slogan yang dikemas se-olah2 berniat “meng-Hukum Penista Agama” itu, maka memory kolektif mereka akan terusik dan kembali bergabung. ini bisa menjadi amunisi ampuh buat kubu 02 dalam menjatuhkan elektabilitas Jokowi.

Disamping itu issue itu, mungkin saja pendukung Jokowi saat ini yg sudah bergabung di TKN/TRN, ada yang tidak suka dengan Ahok. Hal ini bisa menimbulkan masalah tersendiri terhadap elektabilitas pak Jokowi.

Jujur kita memang sayang banget kepada Ahok dan sangat kecewa atas kekalahan di DKI kemarin. Kita harus gentle mengakui karena kita kecolongan, terlalu optimis, kurang membasis door to door, sibuk kumpul sana sini dan perang di medsos. Lihatlah sekarang hasil kerja penggantinya, jauh dibanding prestasi Ahok.

NAH....., sekarang pertanyaannya apakah kita sayang dengan AHOK dan JOKOWI dan kita mau beliau jadi presiden lagi? Jika IYA, kita harus cerdik, bagaimana caranya :

Sebagai relawan/simpatisan Ahok sebaiknya tidak menyambut keluarnya Ahok dengan arak2an atau upacara berlebihan. Bagi yang ikut dalam acara penyambutan mohon tidak menggunakan atribut2 ciri khas Relawan TKN Jokowi-Maruf, sehingga mereka tidak bisa mendokumentasi dan mengeluarkan slogan “Pendukung Jokowi menyambut dengan meriah keluarnya Penista Agama dari penjara”.

Bagi teman2 yang dekat dg Ahok, mohon disampaikan ke beliau agar (sementara ini) tidak memperlihatkan tentang kedekatan beliau dengan Jokowi sampai pilpres selesai. Mohon selektif juga dalam konferensi pers dan wawancara di TV, karena wartawan sangat lihai memancing pertanyaan sesuai sudut pandang media-nya masing2.

Ahok sebaiknya tidak terlibat dulu dengan pilpres ini dan bila perlu beliau tinggal di luar negeri saja sampai pilpres selesai, supaya tidak dikejar2 kaum paparazi yang licik sehingga mereka mengeluarkan slogan : “Jangan Pilih Presiden yang didukung oleh Penista Agama” atau slogan “Jokowi bersahabat dengan Penista Agama”.

Saya ikut berjuang memenangkan AHOK dari ngumpulin KTP dan Relawan JOKOWI dan sangat berharap nanti Pak Jokowi Menang mau mengangkat pak Ahok sebagai Menteri Dalam Negeri atau KPK agar bisa mengawasi gerak gerik seluruh Gub/Bupati/Walikota seluruh Indonesia, mengajak pemimpin2 daerah agar tidak korupsi dan tidak mengeluarkan PerDa yang diskriminatif.

Bagi teman2 Ring-1 PakDe, kami memohon agar beliau berekspresi biasa2 saja dan memilih kata2 yang tepat ketika wartawan usil meminta pendapatnya tentang bebasnya pak Ahok ini.
Mohon maaf jika ada yang tidak setuju dengan pendapat saya di atas......., Saya hanya menyampaikan kepedulian saya untuk menciptakan suasana kondusif memenangkan Jokowi yang dilatar belakangi oleh keprihatinan dan kekecewaan saya atas kalahnya pak Ahok (akibat slogan penista agama) di Pilkada DKI dulu.

Jika teman-teman relawan setuju, tolong hal ini kita jadikan perhatian bersama agar tidak terjadi hal-hal yg tidak kita harapkan, papar Kanjeng Norman Ketua Koordinator AHOKERS.(Red)

Teladani Pendiri Yayasan Trisakti, HUT Yayasan Trisakti Ke 53, Seluruh Pengurus Yayasan, Dosen, Karyawan dan Mahasiswa Ikuti Ziarah dan Tabur Bunga

Teladani Pendiri Yayasan Trisakti, HUT Yayasan Trisakti Ke 53, Seluruh Pengurus Yayasan, Dosen, Karyawan dan Mahasiswa Ikuti Ziarah dan Tabur Bunga

Dalam rangkaian HUT Yayasan Trisakti yang ke 53, sebagaimana tradisi di Yayasan Trisakti, diawali dengan kegiatan Ziarah dan Tabur Bunga di pusaran pendiri Yayasan Trisakti, dan pada Kamis 10 Januari 2019, seluruh Pengurus Yayasan Trisakti, beserta Pengurus Sekolah Tinggi dibawah Yayasan Trisakti serta Civitas Akademika Institut Transportasi dan Logistik Trisakti mengikuti kegiatan Ziarah dan Tabur Bunga.

Kegiatan tabur bunga diawali di Taman Makam Pahlawan Kalibata, TPU Jeruk Purut dan TPU Tanah Kusir, dimana di TMP Kalibata terdapat 3 tokoh Pendidikan serta Pahlawan Nasional, sebagai Pendiri Yayasan Trisakti, diantaranya alm. Syarief Thayeb, alm sindhunatha, alm. Bambang Soemarsono TMP Kalibata, sementara pendiri Yayasan Trisakti yang lain adalah alm Koesdarto Hadimoeljo yang dimakamkan di TPU Jeruk Purut, serta beberapa mantan Rektor Universitas Trisakti yang dimakamkan di TPU Tanah Kusir.


Ketua Dewan Pembina Yayasan Trisakti Harry Tjan Silalahi saat memimping penghormatan di TMP Kalibata serta mengawali Tabur Bungan dipusaran Pendiri Yayasan Trisakti menegaskan, bahwa sebagai penerus perjuangan dalam mencetak Sumber Daya Manusia, akan senantiasa setia melaksanakan program pendidikan dan pengajaran dalam keluarga Besar Yayasan Trisakti.

Sebagaimana pesan para Pendiri, seluruh Civitas Pendidikan dibawah Yayasan Trisakti akan mendidik Generasi Muda sebagai Penerus Bangsa sebagai Patriot Indonesia, yaitu Insan yang  melandaskan diri pada Pancasila, melandaskan diri pada Cinta Tanah Air yang Pluralis dan Bhineka, serta tetap bersatu dalam bingkai NKRI. Dan hingga saat ini seluruh Keluarga Besar Yayasan Trisakti akan terus melaksanakan selama hayat masih dikandung badan, ungkap Harry Tjan Silalahi.


Hal senada juga diungkapkan Ketua Umum Yayasan Trisakti, Dr Bimo Prakoso, bahwa kegiatan ziarah dan Tabur bunga ini merupakan bentuk ungkapan terimakasih seluruh Keluarga Besar Yayasan Trisakti pada para Pendiri Yayasan Trisakti serta para Rektor Universitas Trisakti, bagaimana seluruh Civitas Akademika dibawah Yayasan Trisakti bisa meneladani mereka, serta mampu meneruskan cita-cita para pendiri untuk mencetak Generasi Bangsa yang berkualitas namun tetap memiliki jiwa dan semangat nasionalisme.

Ziarah dan Tabur Bunga ini juga sebagai bentuk komitmen Yayasan Trisakti, untuk senantiasa menyelenggarakan pendidikan, yang senantiasa melahirkan generasi bangsa yang unggul, berjiwa nasionalis serta memiliki kemampuan bertafar internasional, memiliki komitmen tinggi dalam menjadikan generasi bangsa yang tetap cinta tanah air dan mewarisi semangat kejuangan, tegasnya.



Adapun yang mengikuti program ziarah kali ini, adalah para pimpinan Yayasan Trisakti, serta Mahasiswa dan Dosen serta Karyawan dari Institut Transportasi dan Logistik Trisakti (ITL Trisakti), STM Trisakti (Sekolah Tinggi Management Trisakti), STIE Trisakti (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti), STP Trisakti (Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti), Sekolah Tinggi Asuransi Trisakti (STA Trisakti) dan Sekolah Tinggi Media Komunikasi Trisakti, diharapkan dengan kegiatan ini seluruh civitas akademika dibawah Yayasan Trisakti akan lebih mengenal sejarah dan perjuangan para pendiri Yayasan Triksakti, sehingga mereka juga bisa menghargai jasa-jasa para pejuang yang telah berjuang tanpa pamrih untuk mempertahankan negari ini, serta mengisi pembangunan, khususnya di dunia pendidikan.

Disela Ziarah dan Tabur Bungan, Ketua Kongres Mahasiswa STP Trisakti, Fendi Dewanto, pada wartawan mengaku bersyukur hari ini bisa turut bersama-sama melakukan ziarah dan tabor bunga pada para pendiri Yayasan Trisakti, sehingga para mahasiswa bisa mengenal tokoh-tokoh Pendiri Yayasan Trisakti yang telah berjuang memajukan pendidikan di Lembaga Pendidikan Tinggi Trisakti ini, paparnya.



Presiden Mahasiswa STP Trisakti, Firaldo S Wijaya, juga menambahkan, bahwa sebagai wakil dari Mahasiswa bersyukur bisa hadir untuk menghormati jasa-jasa para Pendiri Yayasan Trisakti, semoga nilai-nilai kejuangan beliau bisa tertanam pada seluruh Mahasiswa Trisakti, hari ini turutserta seluruh perwakilan dari Sekolah Tinggi maupun ITL Trisakti, sehingga kami bisa saling mengenal, dan diharapkan kebersamaan dan persatuan antar Mahasiswa juga bisa ditingkatkan, untuk membangun kerjasama lebih baik lagi,paparnya. (Red)

SATGAS MARITIM (MTF) TNI KONTINGEN GARUDA (KONGA) XXVIII-K/KRI SULTAN HASANUDDIN-366 MENJADI TUAN RUMAH G3 MEETING

SATGAS MARITIM (MTF) TNI KONTINGEN GARUDA (KONGA) XXVIII-K/KRI SULTAN HASANUDDIN-366 MENJADI TUAN  RUMAH G3 MEETING

Satgas Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-K/Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon) KRI Sultan Hasanuddin-366 menjadi tuan rumah G3 Meeting, Sabtu (5/1) di Port of Beirut, Lebanon.

G3 Meeting merupakan rapat pertemuan seluruh  perwakilan Staf Operasi Kontingen Satgas UNIFIL yang terdiri dari Secwest (area operasi sektor barat), Seceast (area operasi sektor timur), Chin Meu (China Medical Unit), Cambmeu (Cambodia Medical Unit) serta Task Force Italian Air Contingent (Italair).


 Dalam meeting ini membahas tentang perkembangan operasi serta kendala operasi di lapangan. Kegiatan rapat dipimpin oleh Kolonel Pierre Sicard yang berkebangsaan Perancis. Meeting diikuti 21 orang Peacekeepers yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB di UNIFIL Lebanon.



Satuan Tugas Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-K/Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon) yang dipimpin oleh Letkol Laut (P) Cecep Hidayat, S.E.,M.Si , adalah satgas yang bertugas sebagai pasukan pemeliharaan perdamaian dunia dibawah naungan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) selama satu tahun di wilayah perairan Lebanon dengan menggunakan KRI Sultan Hasanuddin-366.

Bakamla RI Siapkan Bantuan Sosial Ke Banten

Bakamla RI Siapkan Bantuan Sosial Ke Banten

Jakarta, 6 Januari 2019 (Humas Bakamla RI)--- Sejumlah personel Bakamla RI bahu membahu mempersiapkan keberangkatan truk berisi muatan bantuan sosial untuk korban tsunami Banten, di halaman Markas Komando Bakamla RI, Jalan Proklamasi No. 56, Jakarta Pusat, Minggu pagi (6/1/2019).

Rencananya, esok pagi pukul 07.00 wib, keberangkatan panitia dan muatan bantuan sosial tersebut akan dilepas langsung oleh Kepala Bakamla RI Laksdya Bakamla A. Taufiq R.

Satu truk bantuan sosial untuk korban tsunami Banten itu merupakan hasil penggalangan dana yang diinisiasi oleh pengurus Darma Wanita Persatuan (DWP) Bakamla RI dipimpin Ny. Ina Taufiq serta didukung pula oleh Deputi Kebijakan dan Strategi Bakamla RI Laksda Bakamla Frederik Kalalembang beserta seluruh personel dari masing-masing satuan kerja Bakamla RI, bukan hanya di Jakarta, melainkan juga dari Kantor Bakamla RI yang berada di daerah-daerah.

Hasil penggalangan dana dilingkungan Bakamla RI tersebut selanjutnya bekerjasama dengan KPRI Bakamla diwujudkan dalam bentuk sembako, susu, obat-obatan, selimut, tikar, handuk, minuman, dan kebutuhan lainnya.

Autentikasi :
Kasubbag Humas Bakamla RI, Letkol Bakamla Mardiono

Belasan Caleg Golkar Di Aceh Bergabung Ke Go Prabu, Siap Menangkan Suara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Di NAD

Belasan Caleg Golkar Di Aceh Bergabung Ke Go Prabu, Siap Menangkan Suara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Di NAD

Go Prabu sebagai perkumpulan para Caleg Partai Golkar yang setia dan mendukung dan memenangkan pasangan Capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Pilpres 2019 kini terus memperoleh dukungan dari para Caleg Golkar dari berbagai daerah di Indonesia, dan diawal tahun 2019 ini Go Prabu kembali menerima dukungan 9 Caleg Golkar dari Provinsi Nanggroe Aceh Darusalam (NAD), untuk bersama-sama memenangkan Capres Prabowo-Uno.


Sejumlah Calon Legislator dari Partai Golkar di Provinsi Aceh tersebut menyatakan bergabung dengan kelompok Go Prabu atau Golkar untuk Prabowo-Uno dimana mereka berkomitmen untuk memenangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di provinsi "Serambi Mekah" pada Pilpres mendatang, kalau saat ini 15 caleg Partai Golkar yang telah bergabung dengan Go Prabu. Caleg yang lain akan menyusul di bulan Februari dan Maret 2019," ujar Kordinator Daerah Go Prabu Provinsi Aceh, Muhammad Taufik (Sabtu, 5/1).

Caleg Golkar dari Aceh Timur tersebut mengatakan, dukungan ini merupakan kado indah awal tahun khususnya buat kader Golkar di Aceh.

"Provinsi Aceh adalah tanah para ulama. Wajar dan harus rakyat Aceh ikuti imbauan ulama soal capres-cawapres.  Prabowo-Sandi adalah pilihan ulama. Kami sebagai rakyat akan berjuang total memenangkannya," ujar politisi muda yang juga Sekretaris AMPG Aceh Timur ini.

Menurut dia, DPP Partai Golkar seharusnya mendukung penuh langkah pihaknya mendukung Prabowo karena juga berdampak besar pada potensi kemenangan Golkar di Provinsi Aceh.

M Taufik juga mengaku mendukung pernyataan Kordinator Nasional Go Prabu, Cupli Risman, dimana dukungan Partai Golkar terhadap incumbent Joko Widodo pada Pilpres 2019 tidak akan mampu mendongkrak perolehan suara partai Golkar pada Pemilihan Legislatif 2019 ini.

Dimana kesimpulan itu diambil dari hasil survei yang dilakukan Litbang Kompas, yang menempatkan Golkar di urutan empat dari lima partai yang bakal lolos parliamentary threshold (PT) pada Pemilu 2019. Golkar hanya meraih 6,2 persen suara. Sedangkan batas PT adalah 4 persen.

Perolehan suara Partai Golkar ada di bawah PDIP, Gerindra bahkan PKB. Menurut Cupli, hal ini menunjukkan bahwa dukungan terhadap Jokowi tidak membawa dampak positif terhadap Partai Golkar. Perolehan suara partai malah terancam terjun bebas jika dibandingkan hasil Pemilu 2014. Kala itu, Golkar bercokol di urutan kedua dengan raihan suara 14,75 persen.

"Perlu upaya penyelamatan partai, salah satunya menarik dukungan terhadap Jokowi. Go Prabu berharap senior, elite Partai Golkar dan Pengurus DPD I Partai Golkar untuk segera menggelar Munaslub untuk penyelamatan Partai Golkar."

Endang Sulastri, SE,MM Blusukan Serap Aspirasi Warga Wonogiri, Karanganyar dan Sragen

Endang Sulastri, SE,MM Blusukan Serap Aspirasi Warga Wonogiri, Karanganyar dan Sragen

Disela kesibukannya mengurusi beberapa perusahaan miliknya, Wanita yang berjiwa sosial dan aktif sebagai Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak di Paguyuban Jawa Tengah (PJT), Endang Sulastri, SE, MM yang kini diberi kesempatan untuk maju sebagai wakil rakyat, dan saat ini menjadi Calon Anggota Legeslatif (Caleg) DPRRI dari Partai Golkar dari daerah pemililhan Jateng 4 yang meliputi wilayah pemilihan Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Sragen dan Kabupaten Karanganyar dengan nomor urut 5, terus turun ke Dapilnya untuk menyapa masyarakat Wonogiri, Sragen dan Karanganyar, sekaligus mengenang masa kecil dahulu yang kerap kali mengunjungi areal Pertanian, Pasar Tradisional, Lokasi Wisata hingga tempat-tempat Kuliner.


Kehadirannya di masyarakat, Endang Sulastri mengaku bersyukur karena seluruh warga Wonogiri, Sragen dan Karanganyar masih mencintai Partai berlambang Beringin (Partai Golkar) yang telah membangun Indonesia, khususnya di Wonogiri, Sragen dan Karanganyar, dan masyarakat menyambut baik pencalegkannya di Dapil Jateng 4 nomor urut 5, atas nama Endang Sulastri, SE,MM, mesti hanya sekedar Silaturahmi ke masyarakat alias blusukan ke rumah-rumah, namun bersyukur warga Sragen, Karanganyar dan Wonogiri siap mensukseskan Pemilu 2019, dengan siap mencoblos Caleg Partai Golkar No. 5 Endang Sulastri, SE,MM.


Dengan turun kebawah, melihat dan menyerap aspirasi rakyat, seperti Petani maupun Pedagang, Endang Sulastri, SE,MM jika diberi amanah menjadi Wakil Rakyat di DPRRI, akan memperjuangkan nasib Petani maupun Pedagang, bagaimana kedepan Pemerintah Pusat mampu meningkatkan kualitas bibit-bibit unggul, baik bibit Padi, Buah serta Palawija yang bisa dikembangkan di Wonogiri, Sragen dan Karanganyar, demikian juga penyerapan hasil panen agar tidak jatuh harganya, serta bisa terdistribusi ke daerah lain dengan harga yang baik, disinilah perlunya jaringan, dan kita akan memfasilitasi warga Perantauan di seluruh wilayah Indonesia bahkan perantau di luar negeri, untuk bisa memasarkan produk pertanian dan perkebunan serta perikanan hasil budidaya masyarakat daerah, untuk dipasarkan di kota-kota besar di Indonesia.



Masalah lain disamping pemasaran yang dihadapi para Petani dan harus diperjuangkan adalah pengadaan Pupuk bagi Petani maupun Koperasi di Desa-desa, disinilah butuh Wakil Rakyat yang benar-benar memahami permasalahan petani tersebut, bagaimana kedepan peran Koperasi Pertanian bisa ditingkatkan dalam pengadaan pupuk dan obat-obatan pertanian, untuk itu dirinya bersama Partai Golkar akan berjuang agar ketersediaan pupuk saat musim tanam seperti sekarang ini tersedia dengan harga yang sesuai, ungkap Endang Sulastri, usai menanam padi bersama petani di Dapilnya tersebut. (Nrl)
Diberdayakan oleh Blogger.