Pelatihan Penanggulangan Bencana Bagi Wartawan

141wartawan cetak, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor, Pelatihan tanggap bencana tersebut, adalah upaya untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan para wartawan akan penanggulangan bencana.

TNI KUAT RAKYAT SEJAHTERA

DARI RAKYAT OLEH RAKYAT UNTUK RAKYAT

Presiden Jokowi Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

Instuksi Presiden untuk Tembak Ditempat Bandar Narkoba

Forum Wartawan Kebencanaan

141 Wartawan cetak,Online, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor

DEMO DAMAI KPU DAN BAWASLU, FORUM UMAT ISLAM BERSATU TOLAK AJAKAN PEOPLE POWER

DEMO DAMAI KPU DAN BAWASLU, FORUM UMAT ISLAM BERSATU TOLAK AJAKAN PEOPLE POWER

FORUM UMAT ISLAM BERSATU yang didalamnya terdiri dari JARNAS (Jaringan Aktivis Nasional), LINGKAR MAHASISWA NUSANTARA dan ALIANSI MAHASISWA DAN PEMUDA INDONESIA serta ALIANSl AKTIVIS NUSANTARA menggelar aksi demo damai di depan KPU dan Bawaslu, untuk menolak ajakan Peple Power yang dihembuskan oleh sekelompok yang mengintimidasi Penyelengara Pemilu KPU dan Bawaslu, serta memberikan sebuah propaganda SESAT dalam berdemokrasi, hal tersebut diungkapkan Ketua Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) saat jumpa Pers disela demo damai tersebut.

Lebih jauh dijelaskan bahwa 17 April 2019 adalah People Power sesunguhnya, yang melahirkan Konstitusi menentukan arah bangsa Indonesia.

Situasi menjelang 22 Mei 2019 Penetapan Hasil Pemilu, merupakan hal yang di tungu-tungu sebagai dasar pijakan Demokrasi lndonesia. Tentu ini merupakan hal yang biasa setiap 5 tahun sekali  sebuah Proses Demokrasi yang dilalui oleh seluruh elemen Negara, baik di tingkat Elit Politik sampai di arus bawah rakyat dengan penuh kesadaran, bahwa Hasil Proses 17 April 2019 merupakan Pilihan Rakyat yang harus di Hormati.

Sebagai anak Bangsa yang merasa terpangil dengan situasi dan kondisi Provokasi Propaganda yang di sampaikan oleh oknum Politik, menggambarkan situasi yang TIDAK SEBENARNYA yaitu menyerukan Peope Power Rakyat dalam Melawan Pemerintah, merupakan Tindakan MAKAR terhadap Negara.

Sebuah Komitmen anak bangsa dalam menyatukan seluruh Elemen Negara harus di dukung dan diredam demi cita-cita Bernegara dan Berbangsa dalam Bingkai Keutuhan Negara Kesatuan Republik lndonesia (NKRI HARGA MATI).

Kami juga mengutuk oknum dan segelintir orang yang mengiring Opini bahwa Indonesia Negara yang tidak Demokrasi, kami juga akan Melawan Propaganda yang menjurus ketidak stabilan Negara dalam Berdemokrasi.

Untuk itu Kami serukan kepada Elemen anak bangsa: 1. Tolak People Power karena People Power merupakan Gerakan lnskonstitusional MAKAR terhadap Negara, kedua, Tangkap oknum-oknum yang memperkeruh keadaan menjelang 22 Mei 2019.

Ketiga, Kami Bersama TNI POLRI Mengawal Demokrasi Politik Negara Indonesia. Keempat, Menghimbauan agar seluruh Rakyat Indonesia tetap Tenang dan tidak terpancing oleh Provokator menjelang 22 Mei 2019. Kelima, KPU dan BAWASLU Rl agar bekerja sesuai Profesional dan Bertangung Jawab, pintanya.

Negara ini berdiri dengan perjuangan yang telah diukir dengan catatan sejarah, Negara dengan Kedaulatan Rakyat Harus di Hormati.

PEMILU sudah usai sudah saatnya kita bergandeng tangan demi cita-cita Bernegara dan Berbangsa, untuk itu Forum Umat Islam Bersatu akan mengawal demokrasi hingga saat Penetapan oleh KPU, 22 Mei 2019 mendatang, hingga pasca penetapan tersebut, tegas Rahmad Imran.

Bangun Kebersamaan dan Lestarikan Budaya, Paguyuban Warga Klaten Peringati HUT Pertama

Bangun Kebersamaan dan Lestarikan Budaya, Paguyuban Warga Klaten Peringati HUT Pertama

Musik Campur Sari Babat Alas mengiringi kegiatan Peringatan Satu Tahun Paguyuban Warga Klaten (PWK) di Rusun Pejompongan Jakarta Timur, acara yang juga sebagai ajang Silaturahmi menyambut Puasa tersebut juga dihadiri Pengurus Paguyuban Jawa Tengah (PJT) serta beberapa Pengurus Paguyuban Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah.

Menurut Ketua Paguyuban Warga Klaten (PWK), Sumar Gareng, bahwa PWK yang terbentuk satu tahun lalu ini berawal dari paguyuban - paguyuban yang berasal dari kelompok maupun komunitas warga Klaten sejak tahun 2010, kemudian menjadi keputusan dalam Mubes warga asal Klaten di Jakarta Menjadi Paguyuban Warga Klaten, dengan demikian kami mengajak semua warga untuk bergabung di PWK, ungkap Sumar Gareng Ketua PWK.



Lebih jauh dijelaskan sebagaimana visi Paguyuban Warga Klaten, yaitu Sebagai wadah Silaturohim,Sosial dan komunikasi sesama warga asal Kabupaten Klaten Jawa Tengah yang merantau dan bertempat tinggal jauh dari tempat asalnya di perantauan, agar tetap terjalin silaturahim dan komunikasi serta keakraban, sehingga tetap terbina dan terbangun persaudaraan antara sesama warga klaten.

Sementara misi dibentuknya Paguyuban Warga Klaten, menjadi wadah sosial Kemasyarakatan dalam Ruang lingkup asal Kabupaten Klaten yang ada di Perantauan, Guna mendorong terciptanya suasana kebersamaan antara anggota dengan latar belakang Status sosial dan karakter yg berbeda beda sehingga dapat menumbuhkan rasa kecintaan terhadap daerah asal yaitu Klaten.



PWK menjadi wadah yang dapat memberikan pencerahan kepada setiap anggota yang ada di perantuan untuk dapat mendukung dan ikut berkontribusi dalam pembangunan untuk kemajuan daerah asal yaitu klaten.

Paguyuban warga Klaten sebagai ajang untuk bertukar informasi umum, agama, budaya dan kesenian yang ada di masyarakat asal Klaten dan Indonesia umunya secara langsung melalui situs jejaring sosial facebook twitter dll.


Degan adanya kegiatan ini untuk mendorong dan memberikan semangat untuk bergotong Royong membangun kepercayaan diantara kita, besar harapan kami bapak ibu semua pejabat yang berasal dari kab Klaten terus bisa memberikan kontribusi apapun demi kemajuan Paguyuban warga Klaten, tegas Sumar Gareng.

Sebagaimana program pemerintah Kabupaten Klaten, kita juga mendorong dalam upaya peningkatan ekonomi dan kesejahteraan warga Klaten di perantauan, tambahnya.


Panitia HUT 1 tahun PJT, Teguh Wicaksono menegaskan pihaknya bersyukur PWK sudah disahkan oleh Bupati Klaten 1 tahun lalu, sehingga hari ini kita bisa bersama-sama memperingati HUT PJT yang pertama ini, dan Kami panitia mengucapkan terima kasih pada warga Karet Tengsin, yang telah memfasilitasi tempat bagi kita semua yang ada disini.

Drs Tri Budiarta,MM mewakili pembina PWK juga menegaskan bahwa PWK sudah disahkan oleh Bupati Klaten, sehingga diharapkan dapat menjadi wadah seluruh komunitas dan paguyuban warga asal Klaten, PWK juga akan terus bersinergi antara warga perantauan yang ada di Jakarta dengan warga Klaten, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan, pendidikan, sosial sehingga kita bisa saling membantu, dengan harapan dengan adanya PWK ini kita semakin guyub, rukun bergotong-royong untuk meningkatkan silaturahim di antara sesama, ungkapnya.

Unindra Wisuda 1303 Program Sarjana dan Magister

Unindra Wisuda 1303 Program Sarjana dan Magister

Jakarta -  Universitas Indraprasta PGRI ( UNINDRA ) berusaha meningkatkan kualitas sarana dan prasarana kampus atau gedung , hingga kualitas SDM atau Sumber Daya Manusia para Dosen pengajar yang pada akhirnya UNINDRA dapat menjadi " Excellent Teaching University " atau  Universitas yang Unggul dalam pembelajaran demikian dikatakan Prof. Dr. H. Sumaryoto Selaku Rektor UNINDRA dalam sambutan pada Wisuda ke 67 , di Sasono Utomo , TMII , Jakarta ( 10 April 2019).

Wisuda yang ke 67 kali ini berjumlah 1303 mahasiswa , terdiri dari 798 pasca sarjana dan 505 Sarjana . Sedangkan orasi ilmiah berjudul " Problematika Pendidikan Tinggi di Era Revolusi Industri 4 .0. " oleh Irwan Agus.

Ciri dominan Revolusi Industri 4.0 yaitu Teknologi Internet , Digitalisasi , Otomatisasi Teknologi , serta Kecerdasan buatan dimana Computers dapat melakukan segala sesuatu yang diinginkan dan dipikirkan oleh manusia .

Akan mengurangi peluang kerja bila kita berpikir mesin sudah mengganti kan manusia, dan akan memberi peluang kerja bila kita sadar bahwa hasil teknologi tersebut adalah karya manusia . Manusia yang mengatur mesin hanya sesuai dengan instruksi dan data yang diberikan , dan tidak semua pekerjaan dapat dikerjakan oleh mesin . ( B A Y U ).

Peserta Pemantapan Kader Bela Negara Kesbangpol DKI Angkatan 6, Peroleh Wawasan Kebangsaan "Medsos Sebagai Sarana Penguat Bela Negara Di Era Revolusi Industri 4.0 Dalam Perspektif Sosial Budaya"

Peserta Pemantapan Kader Bela Negara Kesbangpol DKI Angkatan 6, Peroleh Wawasan Kebangsaan "Medsos Sebagai Sarana Penguat Bela Negara Di Era Revolusi Industri 4.0 Dalam Perspektif Sosial Budaya"

Pada sesi kedua Pemantapan Kader Bela Negara Kesbangpol DKI Angkatan 6, pada Selasa 9 April 2019 hadir pembicara Pengamat Bidang Pertahanan yang juga Dosen Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN), Dr Poppy Setiawati. S.Sos. M.Si, Tema yang diangkat adalah "Medsos Sebagai Sarana Penguat Bela Negara Di Era Revolusi Industri 4.0 Dalam Perspektif Sosial Budaya", dengan moderator dari Universitas Pancasila, Medi Suedi.


Dalam paparannya Dr Poppy Setiawati, S.Sos, MSi, melihat bahwa perkembangan industri dari 1.0 hingga 4.0 memiliki dampak serius dalam perekonomian, karena dalam teknologi tersebut tenaga manusia banyak yang digantikan dengan mesin, sehingga pengangguran semakin bertambah, sementara dibidang bela negara juga dapat melunturkan semangat bela negara.

Saat ini masyarakat telah terjadi ketergantungan dengan teknologi informasi, padahal kebenarannya masih diragukan, untuk itu kita harus bijak dalam memanfaatkan teknologi informasi tersebut.

Saat ini banyak beredar Berita Hoax, Radikalisme, Pornografi maupun berita bohong lain yang disebar lewat medsos.

Media sosial sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk hal-hal positif, seperti untuk Pendidikan, Ekonomi, Budaya dan yang lain, yang bermanfaat bagi kehidupan.

Teknologi industri 4.0 yang bertumpu pada internet maupun HP, bisa juga mempengaruhi kehidupan berbangsa dan bernegara, untuk itu kita harus bisa memfilter informasi yang kita terima, melalui pengetahuan, termasuk pengetahuan Bela Negara dengan etika, sopan santun untuk mengontrol informasi.


Pengetahuan lain adalah pemahaman Pancasila, UUD 45, Budaya (jati diri bangsa), norma aturan, UU ITE no.11 serta memahami bahwa manusia adalah makhluk yang berbudaya, dengan kepribadian yang baik, menuju nilai Fundamental Negara yaitu Pancasila.

Patriotisme dan nasionalisme yang kuat, akan mampu mencegah hal-hal negatif pada media sosial, dalam mengatasi ancaman, kita perlu melakukan kegiatan sesuai posisi dan keahlian serta Memanfaatkan peluang dengan keahlian dan keterampilan.

Media sosial sebagai penguat bela negara akan mampu menyerap nilai-nilai keteladanan, kepemimpinan serta mampu menunjukkan identitas sebagai jati diri bangsa. untuk itu sebagai kader bela negara harus bisa menyerap nilai-nilai luhur pada Pancasila, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tegasnya. (Red).

Peserta Pembekalan Bela Negara, Ikuti Senam Pagi

Peserta Pembekalan Bela Negara, Ikuti Senam Pagi

Mengawali kegiatan dengan berolahraga, sangatlah baik untuk mendukung aktivitas siang maupun sore hari. untuk itu, seluruh peserta Pembekalan Bela Negara Badan Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta mengikuti acara senam pagi.

Wajah ceria terpancar pada 100 Anggota Ormas, Mahasiswa dan Pengurus RT/RW DKI Jakarta yang Ikuti Pemantapan Kader Bela Negara Angkatan 6 Tahun 2019 tersebut.

Mereka mengikuti kegiatan senam dari pukul 06.00 hingga 07.30 yang kemudian dilanjutkan dengan sarapan pagi.

Seniman Betawi se DKI Deklarasi Dukung 01 Jokowi-Amin Presiden 2019 - 2024

Seniman Betawi se DKI Deklarasi Dukung #01 Jokowi-Amin Presiden 2019 - 2024

Bertempat di balai Sarwono, Kemang, Jakarta Selatan. komunitas masyarakat Seniman Betawi se DKI Jakarta menggelar Deklarasi Dukungan untuk pasangan calon #01 Jokowi - Amin, sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI, tahun 2019 - 2024, pada Sabtu 6 April 2019. Hiburan Rakyat Betawi bersama grup Lenong Subur Jaya, pimpinan Ucup Nirin dengan bintang tamu Sony Wakwaw dan H Malih, Tari Lenggang Nyai, Musik Gambang Kromong dan Tari Betawi kreasi lainnya.

Basuki, Penggiat Seni Betawi disela deklarasi menegaskan, bahwa dukungan pada Jokowi - Amin kerana para seniman Betawi ingin bisa lebih berperan lagi dalam pengembangan Budaya Betawi.

Yang jelas kami selaku orang Betawi pasti akan mahabbah dan satu-satunya paslon yang sampai saat sekarang yang masih memelihara yang masih mopen termasuk Kaum marginal termasuk penduduk yang tidak diakui oleh apa namanya katakan oleh pemerintahnya sendiri tahu ini kalau di Jakarta orang yang nomor bukan orang mempersatukan kita harapkan

dengan Kepemimpinan bapak Jokowi dan Bapak Maruf Amin,  diharapkan Seniman dan Budayawan Betawi bisa terangkat, dan  seni tradisi ini bisa menjadi tuan rumah di Kota Jakarta ini.

Kalau kita lihat di daerah lain,  Seniman Tradisi bisa maju di daerahnya sendiri, jadi kita kan ngiri, di Jawa itu kuliner Jawa nya bisa masuk di hotel, Tapi kenapa Kuliner Betawi tidak ada di hotel-hotel di Jakarta, belum  lagi sevenir, mesti bandara-bandara di Jakarta banyak, tapi kuliner tradisi atau suvenir nggak ada, tidak dikasih ruang, ini sangat menyedihkan sekali.

Untuk itu mudah-mudahan kita berharap ini dengan kepemimpinan Jokowi - Maaruf Amin budaya Betawi akan semakin maju, dan senimannya bisa lebih sejahtera, papar Basuki.

H Zaenal Arifin, Ketua Panitia Deklarasi juga H Dodi menegaskan deklarasi ini untuk memberikan dukungan kepada pasangan 01 Jokowi - Amin.

Yeni Wahid dalam sambutannya menegaskan, bahwa dukungan Seniman dan Budayawan Betawi, akan menjadi kekuatan tersendiri bagi barisan 01, akan semakin menguatkan dan menjadi strategi khusus bagi pasangan 01.

Kita yakin Seniman punya cara sendiri, punya cara khusus untuk menarik simpati masyarakat, sehingga ketika Seniman yang berbicara dan mengajak masyarakat, kondisi akan terlaksana dengan sejuk.

Dukungan buat Jokowi, karena pasangan ini punya komitmen, kita lihat ketika memimpin, pada tiap kesempatan, selalu mengajak masyarakat mengapresiasi menghargai seni dan kebhinekaan, serta keragaman, apalagi ratusan budaya yang ada di Indonesia, dipandang indah di internasional, dan Indonesia dikenal karena mampu untuk selalu mengedepankan persatuan di tengah perbedaan, di antara kita. ini kekuatan untuk menyatukan dunia dalam sebuah negara kesatuan, ungkap Yeni dengan tegas.(pry)

Hadirkan 50.000 Buruh ke GBK, KSPI Dukung Prabowo Subianto

Hadirkan 50.000 Buruh ke GBK, KSPI Dukung Prabowo Subianto

Atas dasar Kontrak Politik Buruh antara Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia dalam mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial untuk seluruh rakyat, bertempat di Menteng Jakarta, jajaran KSPI mendeklarasikan dukungan pada pasangan Capres Prabowo-Sandi nomor urut.2.

Menurut M Rusdi, bahwa kontrak politik sudah dilakukan, dan ditandatangani oleh Pak Prabowo pada Rakernas KSPI, tegasnya.

Bentuk dukungan salahsatunya adalah menghadiri rapat akbar pemenangan Prabowo-Sandi besuk di GBK, KSPI akan menghadirkan 50.000 buruh besuk, dimana saat ini telah dilakukan longmarch buruh Surabaya - Jakarta, dan hari ini sudah masuk Bekasi, dan besuk pagi menuju GBK, tegas M Rusli.

Hal senada juga diungkapkan Mirah Sumirat, bahwa dukungan diberikan karena hanya Prabowo yang bersedia menandatangani 10 Kontrak Politik Buruh, yang diharapkan akan bisa meningkatkan kesejahteraan buruh.

Dan hasil survey KSPI di beberapa daerah, hasilnya mayoritas buruh menginginkan Prabowo - Sandi manjadi Presiden, karena kita ingin ada perbaikan buruh, dengan pendapatan yang lebih tinggi dari pengeluaran, tidak seperti hari ini buruh makin miskin, tegas Mirah yang juga Caleg salahsatu partai di Pemilu 2019 ini.(Pry)

Siapkan Generasi Penerus Reformasi, IP-KI dan UNITi Gelar Diskusi Kebangsaan

Siapkan Generasi Penerus Reformasi, IP-KI dan UNITi Gelar Diskusi Kebangsaan

Menjelang 21 tahun pasca Reformasi tahun 1998, Indonesia telah melalui serangkaian perubahan besar, yang berdampak pada tatanan pemerintahan serta semangat ber-demokrasi bagi setiap warga negaranya.

Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (lP-KI), kembali menjadi pelopor untuk menggelorakan nasionalisme kebangsaan. lP-KI bersama UNITi Indonesia, kembali menyelenggarakan diskusi kebangsaan untuk menyambut momen penting dalam pesta demokrasi kita dalam waktu dekat. Namun, hal ini bukanlah langkah strategis bagi lP-Kl maupun UNITi untuk berbagi mimbar kepada poses kepentingan yang sedang membutuhkan atensi terobosan.

Diskusi kali ini mengangkat judul “Meneruskan Reformasi dan Menjaga Cita-Cita Proklamasi". Poin-poin tuntutan Reformasi yang sejatinya memiliki agenda memberi pembatasan waktu kekuasaan seorang Presiden Negara, Penghapusan Dwi Fungsi Abri, Penegakan Supremasi Hukum, Amanademen UUD 1945, Pelaksanaan Otonomi Daerah dan upaya melakukan pembersihan praktek KKN pada masa itu, perlu dilakukan “Refleksi dan Evaluasi”, guna menjadi sumbangsaran kepada pemerintahan mendatang yang akan ditentukan dalam bingkai Demokrasi kita, dimana proses pemilihan langsung ini juga merupakan hasil dari proses Reformasi tersebut.


Upaya ini bukanlah perkara mudah, sebagai Organisasi Kebangsaan tertua , IP-Kl mencoba mengingatkan fakta kepada semua pihak yang memiliki kemampuan dan tanggung jawab atas konstitusi, bahwa agenda Reformasi berjalan cepat namun juga menjauh dari cita-cita Negara kita yang tercantum dalam Proklamasi dan pembukaan UUD 1945. Upaya penegakan hukum yang tumpul ke atas tajam ke bawah, prestasi KPK yang meningkat dalam pelaksanaan OTT, Otonomi Daerah melanggengkan ““Raja-Raja” lokal sehingga meniadakan esensi kearifan lokal yang seharusnya menjadi barometer implementasi nilai-nilai luhur dan mampu mereduksi upaya sebaran pemahaman radikal yang dapat memecah belah bangsa.

Diskusi kali ini turut menghadirkan narasumber yang berkompeten dan mampu memberikan pencerahan bersama untuk menyambut niatan luhur kami.


Pembukaan diskusi oleh Bapak Baskara Sukarya sebagai Ketua Umum UNlTi INDONESIA, dan Keynote Speech Diskusi ini, adalah mantan menteri pasca Reformasi dan merupakan salah satu Wakil Ketua Dewan Pembina DPP lP-Kl Bapak Prof. Dr. Bomer Pasaribu, S.H, M.Si. Proses perdiskusian berjalan melalui sumbangsih kesaksian sejarah, pemikiran dan pengalaman dari para pembicara yang kami yakini kapabilitas serta jam terbangnya, sudah teruji-sahi, seperti ; Ibu Sri mewakili Kepala Bapenas, pembicara ke-2 Prof. Dr. Anhar Gonggong sebagai seorang sejarawan, pembicara ke 3 Prof. Dr. Asep Saefuddin, M.Sc selaku Rektor Universitas Al-Azhar lndonesia dan terakhir sebagai pembicara ke 4 adalah Bapak Bambang Sulistomo selaku Ketua Umum DPP lP-Kl, dibawakan oleh moderator perwakilan generasi milenial yang juga merupakan Wakil Sekretaris Jenderal DPP IP-KI, saudara Troy.

Pro-Kontra tentang Reformasi yang memberikan dampak ter-amandemen nya UUD 1945, juga menjadi sudut pandang tajam yang dibahas dalam kesempatan ini. Momentum mempersiapkan estafet generasi penerus bangsa untuk bisa memiliki kesadaran, kemauan dan penambahan cakrawala berpikir dalam kesiapan mengisi tantangan zaman kedepan. Tanpa kehilangan arah dan tetap mampu menyerap butirbutir Pancasila sebagai roh jiwa raga dalam proses meng-aktualisasikan-nya, sesuai yang tertuang dalam isi pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.



Sementara Ketua Umum IPKI, Dr Bambang Sulistomo juga menambahkan pihaknya bersyukur IP-KI masih militan mempertahankan Idiologi Pancasila, kita ini berkumpul untuk satu tanah air, satu bangsa dan berbahasa Indonesia. Kita adalah Bhinneka Tunggal Ika, untuk itu jangan lagi berbicara perbedaan, namun harus bersatu untuk kemajuan bangsa dan negara, agar anak cucu kita bisa hidup lebih baik di negara yang kita tercinta ini.

Ukuran negara kebangsaan berdasarkan Pancasila, harus ada keadilan sosial, agar NKRI "Utuh", untuk itu mari perjuangkan negara Pancasila, dengan menegakkan kebenaran melalui menegakkan hukum dan keadilan, pinta Putra Bung Tomo ini.

Prof Anhar Gonggong dalam paparannya menegaskan bahwa dalam reformasi memang terjadi perubahan besar, dan perubahan besar itu terjadi oleh karena kita mengharapkan sesuatu yang akan kita buat lebih baik. istilah apapun yang terjadi, perubahan dan perubahan itu terjadi oleh karena kita mau menciptakan sesuatu, yang pertanyaannya, apakah sesuatu yang lebih baik itu sudah terwujud sekarang, setelah 22 tahun berjalan, ungkapnya.

Untuk membangun kejayaan bangsa saat ini dan kedepan menurut budayawan ini, Pertama kali yang harus kita rubah adalah "mental" dan perubahan mental itu ada di pendidikan. Pertanyaannya merubah mental atau tidak, Apakah sistem pendidikan kita sekarang ini mampu merubah mental anak-anak didik, untuk tidak melihat dirinya, tetapi sekaligus melihat orang lain. karena ilmu yang dia peroleh itu nanti tidak hanya untuk dirinya, tapi juga untuk kepentingan orang lain. dan itu terjadi pada Soekarno Hatta dan pergerakan, paparnya.

Ketua Umum UNITi, Baskara Sukarya Ketua Umum UNITi menegaskan, bahwa Reformasi telah membawa banyak catatan prestasi, akan tetapi kita juga jangan lengah dan janganlah kita berbangga diri, karena kita lihat masih banyak agenda reformasi yang belum mencapai tujuannya, bahkan di sana sini kita melihat bahwa reformasi ini cenderung melenceng daripada cita-cita semula.

Kita melihat bahwa penegakan hukum dan pemberantasan KKN dalam beberapa kasus tertentu masih berjalan ditempat dan ada kecenderungan tumpul keatas dan tajam kebawah,tegasnya.

Baskara juga melihat pelaksanaan Otonomi Daerah yang tadinya dicita-citakan untuk memakmurkan dan membesarkan masyarakat di daerah masing-masing, sekarang ini malah melenceng menjadi tumbuh suburnya daripada raja-raja kecil, yang tentunya mereka juga mempunyai kepentingan ekonomi kepentingan kelompok tersendiri. dan ini kita juga lihat dengan sekarang begitu banyaknya kepala kepala daerah Apakah Gubernur, Walikota, bupati yang tertangkap tangan tertangkap oleh KPK, juga tertangkap oleh Polisi maupun kejaksaan.

Selain daripada itu, penghapusan Dwifungsi ABRI juga sebagai simbol tegaknya supremasi kekuatan sipil, malah kita lihat membuat tumbuh suburnya kelompok-kelompok radikal dan juga mengacu kepada ideologi asing, khususnya sekarang kita lihat dengan kemajuan dari pada sosial media dan juga era digital dimana begitu derasnya informasi ini masuk dan tentunya kalau tidak disikapi dengan bijak, khususnya bagi golongan tertentu, untuk itu hal tersebut, harus disikapi dengan serius, para Generasi Millennial harus pula kita membekali mereka dengan ideologi Pancasila, yang sudah diwariskan kepada bangga ini, untuk menjadi orang Indonesia dan cinta kepada NKRI.

Selain daripada itu amandemen undang-undang Dasar 45 yang tujuan saat itu adalah untuk mengubah pasal yang berkaitan dengan masa jabatan presiden yang satu menjadi masa jabatan dua kali, tetapi kita juga sudah kebablasan, sehingga amandemen tersebut membuat batang tubuh undang-undang Dasar 45 sudah banyak yang keluar dari pembukaan undang-undang Dasar 45 itu sendiri, dampaknya 21 tahun reformasi berjalan memang kita lihat, ada hal-hal yang baik tetapi kita juga lihat masih kondisi kebangsaan semakin memburuk. untuk itu diperlukan adanya kebijakan dan langkah-langkah strategis bangsa ini untuk kembali menetapkan tujuan dan arah kompas bangsa ini, menuju cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945, sebagaimana diamanatkan oleh bapak-bapak pendiri bangsa kita, semoga kami harapkan dengan diskusi kebangsaan pada hari ini, kita dapat memberikan masukan-masukan yang berarti khususnya dari para narasumber,

Dan juga kita semua dapat meneruskan Reformasi, agar tetap berjalan di relnya sesuai dengan cita-cita Proklamasi dan sesuai dengan harapan dan Pondasi yang diletakkan oleh bapak bapak pendiri bangsa, tegas Baskara Sukarya.(red)

Insano Berikan Penghargaan Gerakan Aksi Nasional Sejuta Tokoh Masyarakat


Insano Berikan Penghargaan Gerakan Aksi Nasional Sejuta Tokoh Masyarakat

Bertempat di gedung Direktorat IV Narkoba, Bareskrim Polri, jl MT Haryono, Cawang Jakarta, pada minggu 17 Maret 2019 Organisasi Kemasyarakatan Indonesia Anti Narkoba (INSANO) memberikan "Penganugerahan" bagi para Tokoh Masyarakat, dalam upaya Gerakan Mencetak Kader Penggerak Anti Narkoba dari para tokoh, dalam mendukung Inpres nomor.6 tahun 2018, tentang Rencana Aksi Nasional P4GN.

Hadir dalam acara penganugerahan Menteri Perhubungan yang diwakili staf khusus menhub, Mayjen TNI (Purn) Buyung Lalana, Menteri Dalam Negeri yang diwakili Direktur Ormas Kesbangpol Bapak Lutfi, Menteri Kesehatan yang diwakilkan Oleh Direktur Nafsa, bapak Fidiansyah, Menkumham yang diwakili Direktur Keamanan dan Ketertiban Ditjen Lembaga Pemasyarakatan, Lilik Sujandi, Gubernur DKI Jakarta yang diwakili Wakil Walikota Jakarta Timur, Tulus Susanto, Panglima TNI yang diwakili Aster Kasdam, Kolonel Infanteri Jacky, dan Kepala BNN yang diwakili Yanuarfi.


Ketua Umum INSANO, Sismanu, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan Penganugerahan bagi para tokoh ini merupakan rangkaian dalam menyambut ke 3 tahun INSANO, sehingga kedepan akan semakin banyak Tokoh Masyarakat yang mau bersama-sama dalam upaya berperan aktif di bidang P4GN, sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang Nomor.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yaitu tentang Peranserta Masyarakat, serta Inpres nomor.6 tahun 2018, tentang Rencana Aksi Nasional P4GN.


Gerakan Aksi Nasional Sejuta tokoh masyarakat yang dibuat oleh Insano ini  sebagai upaya untuk menjaga masa depan bangsa, karena selama ini peran serta masyarakat dalam P4GN masih sangat kurang, sementara peredaran gelap narkoba sudah merambah hingga ke masyarakat bawah hingga pelosok desa.

Menutut Sismanu, masyarakat masih menganggap bahwa pemberantasan narkoba adalah tanggung Polisi serta BNN, padahal Sesungguhnya masyarakat mempunyai hak dan tanggung jawab dalam upaya penanggulangan bahaya narkoba, untuk itu hari ini Insano merekrut para tokoh masyarakat sebagai kader anti narkoba di seluruh Indonesia, sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, khususnya bab 13 tentang peran serta masyarakat, agar masyarakat memiliki hak dan tanggung jawab dalam P4GN tersebut, tegasnya.

Kegiatan hari ini bukan sekedar seremonial, selesai acara tidak ada tindak lanjut, akan tetapi kegiatan ini justru awal dimulainya setelah acara selesai, bagaimana seluruh penerima penghargaan yaitu para tokoh masyarakat, akan lebih aktif lagi dalam P4GN, tegas Sismanu.

Perangi Hoax, DPP EMJI Pusat dan EMJI Banten Gelar Baksos

Perangi Hoax, DPP EMJI Pusat dan EMJI Banten Gelar Baksos

Bertempat di Kp. Serdang Rt 006 Rw 002 kel. Cipete, kec. Curug kota Serang, Banten DPP EMJI Pusat dan EMJI Banten Gelar Cek Kesehatan dan Tausiyah dan acara Tausiyah diisi oleh Habib Syakur Ali Mahdi Alhamid. Kegiatan cek kesehatan gratis, digelar pada hari minggu , 10 Maret 2019, jam 14.00 - 16.30 di dihadiri oleh 250 peserta, dan di hadiri oleh DPP EMJI Pusat yaitu ketum EMJI Peby Magdalena serta Sekjen EMJI Utami Untoro juga dihadiri tamu kehormatan EMJI habib Reza Fauzan Al hamid.

Dalam tausyiahnya Habib Syakur Ali Mahdi Alhamid mengungkapkan bahwa keberhasilan bisa diraih bila ada restu dari orang tua, dan  ada Tokoh Nasional yang sangat dekat dengan orang tua, dalam setiap akan mengambil keputusan selalu memohon ijin orang tuanya, meminta Ridho Iklas orang tua, mencium kaki ibunya, setiap detik meminta restu ibunya, yaitu Joko Widodo atau Jokowi, sehingga kita bersyukur pak Jokowi dalam menyelesaikan permasalahannya terselesaikan dengan sempurna, karena ibunya iklas, sehingga diberikan jalan yg terbaik, papar Habib Syakur Ali Mahdi Alhamid.


Dan usai memberikan Tausyiah Habib Syakur Ali Mahdi Alhamid memberikan sorbannya kepada penduduk yang sepuh di kampung tersebut.


Sementara ditempat yang sama, Ketua EMJI Banten Eni Indri Hapsari mengatakan, bahwa kegiatan ini dilakukan dalam rangka sejalan dengan program pemerintah, Emak Militan Jokowi (Emji) mengakui, sebelumnya telah mengadakan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis di kawasan Cengkareng, Jakbar, dan hari ini di Banten.

Pemeriksaan kesehatan cuma-cuma yang diadakan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial di beberapa wilayah di Jakarta dan Banten yang bekerja sama dengan Komunitas Alumni Perguruan Tinggi, kegiatan tersebut juga bagian strategi pemenangan pasangan nomor urut 01 dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) yang dilangsungkan pada 17 April 2019 mendatang.


“Kami mengadakan cek kesehatan gratis ini untuk melanjutkan dan memastikan program pemerintah berjalan dengan baik. Selain itu kita juga melakukan sosialisasi dan mengkampanyekan serta mendorong agar Jokowi-Maruf Amin terpilih dua periode,” tutur Eni disela kegiatan.

Lebih lanjut ia mengatakan, program yang dijalankan EMJI, selama ini mendapat respon yang baik dari masyarakat. Bahkan menurutnya, kegiatan cek kesehatan gratis ini merupakan masukan dari masyarakat, paparnya. (Nrl)

Presiden Jokowi Hadiri SILATURAHMI AKBAR "BLANGKON - SELENDANG NUSANTARA" untuk Presiden JOKOWI

Presiden Jokowi Hadiri SILATURAHMI AKBAR "BLANGKON - SELENDANG NUSANTARA"
untuk Presiden  JOKOWI

Ribuan warga Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten juga daerah lainnya yang mengenakan pakaian tradisional serta menggunakan tutup kepala "Blangkon", memenuhi areal Plaza Barat Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta dalam agenda Silaturahmi Akbar Blangkon - Selendang Nusantara untuk Presiden Jokowi.

Tepat pukul 15.15 WIB Presiden Jokowi bersama rombongan tiba ditempat acara Silaturahmi Akbar Blangkon - Selendang Nusantara tersebut, dan setelah disematkan Blangkon, Jokowi menghampiri dan bersalaman bahkan berselvie dengan masyarakat pecinta Blangkon Nusantara.


Tak ketinggalan para seniman tradisional baik Reog Ponorogo, Kuda Lumping, Jatilan maupun kesenian tradisional lainnya, memperoleh apresiasi dari Presiden Jokowi dengan berfoto bersama dan bersalaman.

Ketua Umum KASMARAN JOKOWI, yang juga ketua silaturahmi Akbar blangkon selendang Nusantara untuk Jokowi, Leles Sudarmanto,MM menegaskan bahwa blangkon juga ada di beberapa daerah di Indonesia, sehingga Blangkon merupakan alat pemersatu, untuk itulah kehadiran Presiden Jokowi hari ini juga diharapkan akan makin mempererat persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa.


Kita berharap bapak Jokowi dapat mencanangkan Blangkon sebagai warisan budaya Indonesia agar tidak diakui oleh negara lain.

Disamping itu kita juga merasakan apa yang sudah dikerjakan Presiden Jokowi di mana perjalanan Jakarta Solo yang sebelumnya 14 jam saat ini bisa kami tempuh hanya dalam waktu 6 jam dengan mobil juga dana desa yang sudah nyata-nyata membangun daerah pedesaan baik bidang infrastruktur jalan desa saluran air perairan juga membangun generasi mudanya melalui dana desa tersebut banyak juga karya-karya besar presiden Jokowi selama memimpin Republik Indonesia ini untuk itu kami sebagai warga masyarakat sangat mengapresiasi kerja Presiden Jokowi tersebut, tegas H Leles Sudarmanto yang juga Ketua Umum Masyarakat Perantauan ini.


Ditempat yang sama,   Endang Sulastri, MM, Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak, KASMARAN JOKOWI juga menegaskan, bahwa hari ini juga hadir kaum perempuan yang mengenakan Selendang dari seluruh Nusantara, ini membuktikan bahwa selendang adalah ciri khas Busana masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke yang harus kita lestarikan dan budayakan dalam kehidupan kita sehari-hari.


Hari ini kita juga bersyukur Presiden Jokowi mau menghadiri acara komunitas  Blangkon dan Selendang Nusantara, hal tersebut membuktikan bahwa Presiden Jokowi sangat peduli terhadap pelestarian kesenian maupun kebudayaan Karya putra-putri bangsa Indonesia, maupun warisan budaya leluhur kita. Untuk itulah melalui momen ini Kasmaran Jokowi dan Konunitas Blangkon - Selendang Nusantara juga memberikan dukungan penuh, agar Bapak Jokowi bisa kembali memimpin sebagai Presiden RI yang ke 2 kali, pada periode 2019 - 2024, tegas Caleg DPR RI Partai Golkar daerah pemilihan Jawa Tengah 4 no.5, Endang Sulastri, MM, yang meliputi Kabupaten Wonogiri, Karanganyar dan Sragen, Endang Sulastri, MM

Dalam perbincangan disela Silaturahmi Blangkon - Selendang Nusantara tersebut, Presiden Jokowi berpesan agar Endang Sulastri MM bisa mewakili warga Jawa Tengah untuk mewakili di DPRRI, sehingga warga Jawa Tengah bisa semakin sejahtera untuk itu Ibu Endang Sulastri harus menang dalam meraih suara terbantak di Jateng IV, pintanya.

Perangi Hoax, Jokowi Center Gelar Launching Deteksi Hoax dan Launching show-off Inovasi Teknologi Energy (ITE)

Perangi Hoax, Jokowi Center Gelar Launching Deteksi Hoax dan Launching show-off Inovasi Teknologi Energy (ITE)


Bertempat di Hotel Aston Jakarta Jokowi Center menggelar Launching Deteksi Hoax dan Launching show-off Inovasi Teknologi Energy (ITE)

Ketua Umum Yayasan Maharya Pati, Soni menegaskan, bahwa yayasan memiliki visi dan misi berpartisipasi dalam mensejahterakan rakyat Indonesia melalui inovasi, khususnya di bidang energi pangan dan air.


Dimana misi kami Yayasan Maharya Pati adalah memberikan stimulus berupa inovasi dari anak bangsa kepada pemerintah Indonesia untuk mewujudkan kesejahteraan bangsa dan negara ini, khususnya rakyat Indonesia.

Fokus dari kerja Yayasan Karya Bakti adalah karya anak bangsa dalam menciptakan inovasi di bidang energi dan air, ini adalah upaya melakukan beberapa kegiatan perubahan peradaban.

Ketua Umum Pernusa, KP Norman disela acara tersebut pada wartawan juga menegaskan, bahwa HOAX adalah berita bohong yang juga mengolok-olok, mereka sengaja membuat berita hoax untuk membuat ketakutan di masyarakat, mereka mengabaikan kebenaran serta tidak ada bukti nyata, untuk itu kita harus menyadarkan masyarakat agar tidak takut dengan berita-berita hoax, tegasnya.


Sementara Direktur Eksekutif Jokowi Center, Teuku Neta Firdaus,SE,SH dalam sambutannya menegaskan, bahwa selama ini masyarakat hanya mendengar tentang penyebar hoax dan kini sudah ditemukan alat pendeteksi waktu maupun Siapa yang menyebar akan terdeteksi, melalui aplikasi, jadi  ke depan bagaimana agar informasi yang hoax tidak lagi tersebar di masyarakat, tegasnya.

Disamping itu hari ini kita juga luncurkan alat yang tidak kalah menarik,  karena ini adalah inovasi teknologi energi manfaatnya akan menghemat bahan bakar kendaraan hingga 50% dan tidak mempengaruhi mesin.

Dengan alat ini dapat mengurangi pencemaran lingkungan, dan pencemaran dapat berkurang, karena energi buang tinggal 50%, tegas Teuku Neta Firdaus,SE,SH.

Hal yang sama juga diungkapkan Asisten Deputi Kantor Staf Presiden, Burhanuddin Saputu, dalam paparannya lebih menegaskan pada upaya untuk menjelaskan informasi Hoax dengan kebenaran.

Kalau hari ini sudah ditemukan alat untuk deteksi hoax maka diharapkan akan dapat memberikan pendidikan kepada masyarakat.

 Ini sesuatu yang menarik, bahwa ketika hal yang positif harus dikatakan baik, tetapi ketika itu negative langsung di delete oleh alat deteksi, ini kan bagus  harapan saya bahwa dengan adanya alat deteksi hoax, teman-teman muda yang kreatif soal ini bisa dimaksimalkan fungsinya, tentu melalui kemitraan maupun pemecahan, supaya mereka lebih efektif, bisa memanfaatkan teknologi ini, Baik kemitraan swasta maupun dengan pemerintah,

Kalau kita membiarkan hoax, itu sama dengan membiarkan kejahatan, paparnya. (Red)

Mahasiswa Baru Unindra Semester Genap Ikuti PPKKMB

Mahasiswa Baru Unindra Semester Genap Ikuti PPKKMB

PPKKMB Universitas Indraprasta PGRI ( UNINDRA) diikuti 420 mahasiswa program Sarjana dan 601 peserta program Pasca Sarjana (S2) dengan orasi ilmiah berjudul " Bahasa Indonesia dan Ancaman Media Sosial" oleh Dr. Oom Rohmah Syamsudin, M. Hum.

Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA) terus Berusaha meningkatkan kualitas pendidikan tinggi , serta meningkatkan sarana dan prasarana Gedung atau kampus hingga kualitas SDM para dosen pengajar demikian dikatakan Prof. Dr. H. Sumaryoto Selaku Rektor UNINDRA dalam Acara Program Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PPKKMB) di Balai Komando , Cijantung (20 Feb 2019).

Sedangkan Motto UNINDRA yaitu Peduli, Mandiri, Kreatif serta Adaptif . Dalam Tridharma Perguruan Perguruan Tinggi mempunyai Tiga Fungsi yaitu sebagai Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan serta Pengabdian Masyarakat .

UNINDRA saat ini mempunyai beberapa Fakultas yaitu : Fakultas Pendidikan dan Sosial , MIPA, Teknik Komputer, Bahasa dan Seni serta Fakultas Program Pasca Sarjana . Uniknya UNINDRA tetap melestarikan Seni Budaya utamanya Wayang Kulit . ( B a y u ).

PANGKOARMADA III DAN KETUA DAERAH JALASENASTRI ARMADA III OLAHRAGA BERSAMA KELUARGA BESAR KOARMADA III

PANGKOARMADA III DAN KETUA DAERAH JALASENASTRI ARMADA III OLAHRAGA BERSAMA KELUARGA BESAR KOARMADA III

Sorong, 12 Februari 2019, Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) III Laksamana Muda TNI I N.G. Ariawan, S.E., M.M., dan Ketua Daerah Jalasenastri Armada III Ny. Niniek Ariawan melaksanakan olahraga bersama dan silaturahmi dengan keluarga besar Koarmada III  di Mako Koarmada III Jl. Bubara No. 1 Kel. Klaligi, Distrik Sorong Manoi, Kota Sorong, Papua Barat, Senin (12/2). Olahraga bersama diawali dengan senam peregangan, kemudian senam kolosal “Shipong-Pong” , jalan sehat dari Mako ke dermaga Koarmada III, dan penanaman pohon produktif (berbuah) secara bersama-sama di kawasan Mako Koarmada III.

Kegiatan yang sarat kekeluargaan ini juga dihadiri Kepala Staf Koarmada III Laksamana Pertama TNI Dadi Hartanto, M.Tr. (Han), Komandan Guspurla Koarmada III Laksma TNI P. Rahmad Wahyudi, S.E., Komandan Guskamla Koarmada III Laksma TNI Agus Hariadi, Komandan Lantamal X Jayapura Brigjen TNI Ipung Purwadi, M.M., Komandan Lantamal XIV Sorong Laksma TNI Rachmad Jayadi, Brigjen TNI (Mar) Nurri Andrianis Djatmika, dan Kolonel Mar Hermanto. Kebersamaan ini juga dihadiri para Asisten Panglima Koarmada III, para Kasatker Koarmada III, para Pengurus Daerah  dan segenap anggota Jalasenastri Armada III serta seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil Koarmada III dan Lantamal XIV Sorong.

Panglima Koarmada III Laksamana Muda TNI I N.G. Ariawan, S.E., M.M., dalam sambutannya mengatakan pelaksanaan olahraga bersama ini dalam rangka silaturahmi dengan seluruh prajurit dan segenap anggota Jalasenastri untuk semakin meningkatkan kerukunan, kebersamaan, dan kekeluargaan. Selain itu juga dalam rangka serah terima jabatan Komandan Lantamal X Jayapura dan Komandan Lantamal XIV Sorong yang akan dilaksanakan besok (13 Februari 2019).

Pada kesempatan tersebut, Ketua Daerah Jalasenastri Armada III Ny. Niniek Ariawan juga menyerahkan bingkisan kepada semua anggota Kowal jajaran Koarmada III, termasuk Kowal yang bertugas di Lantamal IX Ambon, Lantamal X Jayapura, Lantamal XI Merauke, dan Lantamal XIV Sorong. Bingkisan yang diterima secara simbolis oleh delapan orang anggota Kowal yang bertugas di Mako Koarmada III ini dalam rangka HUT ke-56 Kowal yang diperingati tanggal 5 Januari 2019.

Judul Dr Budiman siapkan lagu genre Dangdut Melayu dan Rockn roll

Masyarakat  Sungai Petani Malaysia tak sabar menunggu artis kesayangannya sang Rocker dr Ferdinand

Tempat yang begitu tenang dan udara sejuk dinikmati rombongan dr Ferdinand  dan kawan-kawan saat tiba di negara terangga Malaysia.

Tiba sabtu pagi dari kualalumpur di ke tempat daerah Sungai Petani setelah 5 jam perjalanan ditempat menuju lokasi show nantinya.

Lagu yang sudah disiapkan sang rocker  dr Ferdinand.  Yaitu Pacar mata duitan, Menunggumu sayang, Coba Kau Curahkan, Kekasih hati dan lagu andalan Jomblo.

Sambil menikmati suasana yg nyaman rombongan pergi ketempat jajanan makanan dan tempat wisata, yang beraneka ragam dan indah tempatnya, rombongan kemudian menuju penginapan tempat istirahat para artis, yang nantinya akan show dan kelihatan segar nantinya.

Raja sawer ini langsung ambil nada dan melatihnya pada tempat lokasi shownya, Agar supaya mantap dan siap juga dapat trampil prima saat tampil diatas panggung hiburan.

AHOK BEBAS, AHOKER DILARANG ARAK ARAKAN

AHOK BEBAS, AHOKER DILARANG ARAK ARAKAN

Dalam beberapa hari lagi, salah satu ksatria Nusantara (Ahok) akan keluar dari penjara setelah menjalani hukuman atas tuduhan Penistaan Agama, atas desakan GNPF-MUI (sekarang mereka sebut PA 212), Kita senang dan gembira puji dan syukur atas kebebasan beliau dan patut untuk kita sambut dengan meriah serta memberikan semangat kepada AHOK, agar segera bangkit lagi untuk bareng-bareng putra bangsa lainnya, melibas koruptor-koruptor yang sudah merusak Negara ini, hal tersebut diungkapkan KP Norman Hadinegoro, Koordinator Relawan Ahokers Melinial.

Namun pernahkah terlintas di pikiran kita, bahwa INI LAGI PILPRES, ada pihak lain juga menanti kebebasan beliau ini ? Kita pasti bertanya, mengapa mereka menantinya ?
Saya dapat informasi dari teman-teman saya di daerah kalau pihak ada kelompok tertentu sudah mempersiapkan slogan-slogan tentang kebebasan Ahok ini dikaitkan dengan Jokowi, tegas KP Norman yang juga Ketua Umum PERNUSA (Perjuangan Rakyat Nusantara).

Sudah dipredeksi akan muncul slogan2 propaganda dari Kelompok yang ingin memperkeruh Pilpres maupun Pemilu 2019, seperti :
“Hati-hati, Penista Agama sudah keluar dari penjara”
“Jangan Pilih Presiden yang didukung oleh Penista Agama”
“Pendukung Jokowi menyambut dengan meriah keluarnya Penista Agama dari penjara”
“Jokowi bersahabat dengan Penista Agama” dan banyak slogan-slogan mirip ini yang mereka sudah kemas.

Kita tidak boleh menyepelekan slogan-slogan mereka ini, bukankah kita sudah mengalaminya di Pilkada DKI. Ahok kalah karena slogan “Penista Agama” itu. Sampai saat ini elektabilitas Jokowi masih jauh diatas PS, dan mereka hingga kini belum menemukan kelemahan Jokowi yang bisa menjadi pemicu untuk dijatuhkannya, tegas KP Norman.

Kalau kita tidak cerdik, suasana ini bisa dikemas mirip dengan kejadian di DKI oleh mereka (yang akhirnya Ahok kalah), waktu itu kita yakin Ahok tidak menista agama sehingga kita tidak serius mencegah tuduhan itu. Soo....., kita tidak boleh menganggap hal ini sepele kalau kita tidak mau mengalami kekalahan pahit seperti di DKI Jakarta.

Memang saat ini Pengikut GNPF/212 sudah banyak yang mendukung pasangan Jokowi-KH Maaruf, karena menurut mereka, menganggap peristiwa DKI pada saat itu berbeda dengan Pilpres sekarang...., tapi apakah ada jaminan mereka tidak akan berubah jika mereka disodori slogan-slogan di atas ?

Dengan munculnya slogan yang dikemas se-olah2 berniat “meng-Hukum Penista Agama” itu, maka memory kolektif mereka akan terusik dan kembali bergabung. ini bisa menjadi amunisi ampuh buat kubu 02 dalam menjatuhkan elektabilitas Jokowi.

Disamping itu issue itu, mungkin saja pendukung Jokowi saat ini yg sudah bergabung di TKN/TRN, ada yang tidak suka dengan Ahok. Hal ini bisa menimbulkan masalah tersendiri terhadap elektabilitas pak Jokowi.

Jujur kita memang sayang banget kepada Ahok dan sangat kecewa atas kekalahan di DKI kemarin. Kita harus gentle mengakui karena kita kecolongan, terlalu optimis, kurang membasis door to door, sibuk kumpul sana sini dan perang di medsos. Lihatlah sekarang hasil kerja penggantinya, jauh dibanding prestasi Ahok.

NAH....., sekarang pertanyaannya apakah kita sayang dengan AHOK dan JOKOWI dan kita mau beliau jadi presiden lagi? Jika IYA, kita harus cerdik, bagaimana caranya :

Sebagai relawan/simpatisan Ahok sebaiknya tidak menyambut keluarnya Ahok dengan arak2an atau upacara berlebihan. Bagi yang ikut dalam acara penyambutan mohon tidak menggunakan atribut2 ciri khas Relawan TKN Jokowi-Maruf, sehingga mereka tidak bisa mendokumentasi dan mengeluarkan slogan “Pendukung Jokowi menyambut dengan meriah keluarnya Penista Agama dari penjara”.

Bagi teman2 yang dekat dg Ahok, mohon disampaikan ke beliau agar (sementara ini) tidak memperlihatkan tentang kedekatan beliau dengan Jokowi sampai pilpres selesai. Mohon selektif juga dalam konferensi pers dan wawancara di TV, karena wartawan sangat lihai memancing pertanyaan sesuai sudut pandang media-nya masing2.

Ahok sebaiknya tidak terlibat dulu dengan pilpres ini dan bila perlu beliau tinggal di luar negeri saja sampai pilpres selesai, supaya tidak dikejar2 kaum paparazi yang licik sehingga mereka mengeluarkan slogan : “Jangan Pilih Presiden yang didukung oleh Penista Agama” atau slogan “Jokowi bersahabat dengan Penista Agama”.

Saya ikut berjuang memenangkan AHOK dari ngumpulin KTP dan Relawan JOKOWI dan sangat berharap nanti Pak Jokowi Menang mau mengangkat pak Ahok sebagai Menteri Dalam Negeri atau KPK agar bisa mengawasi gerak gerik seluruh Gub/Bupati/Walikota seluruh Indonesia, mengajak pemimpin2 daerah agar tidak korupsi dan tidak mengeluarkan PerDa yang diskriminatif.

Bagi teman2 Ring-1 PakDe, kami memohon agar beliau berekspresi biasa2 saja dan memilih kata2 yang tepat ketika wartawan usil meminta pendapatnya tentang bebasnya pak Ahok ini.
Mohon maaf jika ada yang tidak setuju dengan pendapat saya di atas......., Saya hanya menyampaikan kepedulian saya untuk menciptakan suasana kondusif memenangkan Jokowi yang dilatar belakangi oleh keprihatinan dan kekecewaan saya atas kalahnya pak Ahok (akibat slogan penista agama) di Pilkada DKI dulu.

Jika teman-teman relawan setuju, tolong hal ini kita jadikan perhatian bersama agar tidak terjadi hal-hal yg tidak kita harapkan, papar Kanjeng Norman Ketua Koordinator AHOKERS.(Red)

Teladani Pendiri Yayasan Trisakti, HUT Yayasan Trisakti Ke 53, Seluruh Pengurus Yayasan, Dosen, Karyawan dan Mahasiswa Ikuti Ziarah dan Tabur Bunga

Teladani Pendiri Yayasan Trisakti, HUT Yayasan Trisakti Ke 53, Seluruh Pengurus Yayasan, Dosen, Karyawan dan Mahasiswa Ikuti Ziarah dan Tabur Bunga

Dalam rangkaian HUT Yayasan Trisakti yang ke 53, sebagaimana tradisi di Yayasan Trisakti, diawali dengan kegiatan Ziarah dan Tabur Bunga di pusaran pendiri Yayasan Trisakti, dan pada Kamis 10 Januari 2019, seluruh Pengurus Yayasan Trisakti, beserta Pengurus Sekolah Tinggi dibawah Yayasan Trisakti serta Civitas Akademika Institut Transportasi dan Logistik Trisakti mengikuti kegiatan Ziarah dan Tabur Bunga.

Kegiatan tabur bunga diawali di Taman Makam Pahlawan Kalibata, TPU Jeruk Purut dan TPU Tanah Kusir, dimana di TMP Kalibata terdapat 3 tokoh Pendidikan serta Pahlawan Nasional, sebagai Pendiri Yayasan Trisakti, diantaranya alm. Syarief Thayeb, alm sindhunatha, alm. Bambang Soemarsono TMP Kalibata, sementara pendiri Yayasan Trisakti yang lain adalah alm Koesdarto Hadimoeljo yang dimakamkan di TPU Jeruk Purut, serta beberapa mantan Rektor Universitas Trisakti yang dimakamkan di TPU Tanah Kusir.


Ketua Dewan Pembina Yayasan Trisakti Harry Tjan Silalahi saat memimping penghormatan di TMP Kalibata serta mengawali Tabur Bungan dipusaran Pendiri Yayasan Trisakti menegaskan, bahwa sebagai penerus perjuangan dalam mencetak Sumber Daya Manusia, akan senantiasa setia melaksanakan program pendidikan dan pengajaran dalam keluarga Besar Yayasan Trisakti.

Sebagaimana pesan para Pendiri, seluruh Civitas Pendidikan dibawah Yayasan Trisakti akan mendidik Generasi Muda sebagai Penerus Bangsa sebagai Patriot Indonesia, yaitu Insan yang  melandaskan diri pada Pancasila, melandaskan diri pada Cinta Tanah Air yang Pluralis dan Bhineka, serta tetap bersatu dalam bingkai NKRI. Dan hingga saat ini seluruh Keluarga Besar Yayasan Trisakti akan terus melaksanakan selama hayat masih dikandung badan, ungkap Harry Tjan Silalahi.


Hal senada juga diungkapkan Ketua Umum Yayasan Trisakti, Dr Bimo Prakoso, bahwa kegiatan ziarah dan Tabur bunga ini merupakan bentuk ungkapan terimakasih seluruh Keluarga Besar Yayasan Trisakti pada para Pendiri Yayasan Trisakti serta para Rektor Universitas Trisakti, bagaimana seluruh Civitas Akademika dibawah Yayasan Trisakti bisa meneladani mereka, serta mampu meneruskan cita-cita para pendiri untuk mencetak Generasi Bangsa yang berkualitas namun tetap memiliki jiwa dan semangat nasionalisme.

Ziarah dan Tabur Bunga ini juga sebagai bentuk komitmen Yayasan Trisakti, untuk senantiasa menyelenggarakan pendidikan, yang senantiasa melahirkan generasi bangsa yang unggul, berjiwa nasionalis serta memiliki kemampuan bertafar internasional, memiliki komitmen tinggi dalam menjadikan generasi bangsa yang tetap cinta tanah air dan mewarisi semangat kejuangan, tegasnya.



Adapun yang mengikuti program ziarah kali ini, adalah para pimpinan Yayasan Trisakti, serta Mahasiswa dan Dosen serta Karyawan dari Institut Transportasi dan Logistik Trisakti (ITL Trisakti), STM Trisakti (Sekolah Tinggi Management Trisakti), STIE Trisakti (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti), STP Trisakti (Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti), Sekolah Tinggi Asuransi Trisakti (STA Trisakti) dan Sekolah Tinggi Media Komunikasi Trisakti, diharapkan dengan kegiatan ini seluruh civitas akademika dibawah Yayasan Trisakti akan lebih mengenal sejarah dan perjuangan para pendiri Yayasan Triksakti, sehingga mereka juga bisa menghargai jasa-jasa para pejuang yang telah berjuang tanpa pamrih untuk mempertahankan negari ini, serta mengisi pembangunan, khususnya di dunia pendidikan.

Disela Ziarah dan Tabur Bungan, Ketua Kongres Mahasiswa STP Trisakti, Fendi Dewanto, pada wartawan mengaku bersyukur hari ini bisa turut bersama-sama melakukan ziarah dan tabor bunga pada para pendiri Yayasan Trisakti, sehingga para mahasiswa bisa mengenal tokoh-tokoh Pendiri Yayasan Trisakti yang telah berjuang memajukan pendidikan di Lembaga Pendidikan Tinggi Trisakti ini, paparnya.



Presiden Mahasiswa STP Trisakti, Firaldo S Wijaya, juga menambahkan, bahwa sebagai wakil dari Mahasiswa bersyukur bisa hadir untuk menghormati jasa-jasa para Pendiri Yayasan Trisakti, semoga nilai-nilai kejuangan beliau bisa tertanam pada seluruh Mahasiswa Trisakti, hari ini turutserta seluruh perwakilan dari Sekolah Tinggi maupun ITL Trisakti, sehingga kami bisa saling mengenal, dan diharapkan kebersamaan dan persatuan antar Mahasiswa juga bisa ditingkatkan, untuk membangun kerjasama lebih baik lagi,paparnya. (Red)

SATGAS MARITIM (MTF) TNI KONTINGEN GARUDA (KONGA) XXVIII-K/KRI SULTAN HASANUDDIN-366 MENJADI TUAN RUMAH G3 MEETING

SATGAS MARITIM (MTF) TNI KONTINGEN GARUDA (KONGA) XXVIII-K/KRI SULTAN HASANUDDIN-366 MENJADI TUAN  RUMAH G3 MEETING

Satgas Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-K/Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon) KRI Sultan Hasanuddin-366 menjadi tuan rumah G3 Meeting, Sabtu (5/1) di Port of Beirut, Lebanon.

G3 Meeting merupakan rapat pertemuan seluruh  perwakilan Staf Operasi Kontingen Satgas UNIFIL yang terdiri dari Secwest (area operasi sektor barat), Seceast (area operasi sektor timur), Chin Meu (China Medical Unit), Cambmeu (Cambodia Medical Unit) serta Task Force Italian Air Contingent (Italair).


 Dalam meeting ini membahas tentang perkembangan operasi serta kendala operasi di lapangan. Kegiatan rapat dipimpin oleh Kolonel Pierre Sicard yang berkebangsaan Perancis. Meeting diikuti 21 orang Peacekeepers yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB di UNIFIL Lebanon.



Satuan Tugas Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-K/Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon) yang dipimpin oleh Letkol Laut (P) Cecep Hidayat, S.E.,M.Si , adalah satgas yang bertugas sebagai pasukan pemeliharaan perdamaian dunia dibawah naungan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) selama satu tahun di wilayah perairan Lebanon dengan menggunakan KRI Sultan Hasanuddin-366.

Bakamla RI Siapkan Bantuan Sosial Ke Banten

Bakamla RI Siapkan Bantuan Sosial Ke Banten

Jakarta, 6 Januari 2019 (Humas Bakamla RI)--- Sejumlah personel Bakamla RI bahu membahu mempersiapkan keberangkatan truk berisi muatan bantuan sosial untuk korban tsunami Banten, di halaman Markas Komando Bakamla RI, Jalan Proklamasi No. 56, Jakarta Pusat, Minggu pagi (6/1/2019).

Rencananya, esok pagi pukul 07.00 wib, keberangkatan panitia dan muatan bantuan sosial tersebut akan dilepas langsung oleh Kepala Bakamla RI Laksdya Bakamla A. Taufiq R.

Satu truk bantuan sosial untuk korban tsunami Banten itu merupakan hasil penggalangan dana yang diinisiasi oleh pengurus Darma Wanita Persatuan (DWP) Bakamla RI dipimpin Ny. Ina Taufiq serta didukung pula oleh Deputi Kebijakan dan Strategi Bakamla RI Laksda Bakamla Frederik Kalalembang beserta seluruh personel dari masing-masing satuan kerja Bakamla RI, bukan hanya di Jakarta, melainkan juga dari Kantor Bakamla RI yang berada di daerah-daerah.

Hasil penggalangan dana dilingkungan Bakamla RI tersebut selanjutnya bekerjasama dengan KPRI Bakamla diwujudkan dalam bentuk sembako, susu, obat-obatan, selimut, tikar, handuk, minuman, dan kebutuhan lainnya.

Autentikasi :
Kasubbag Humas Bakamla RI, Letkol Bakamla Mardiono

Belasan Caleg Golkar Di Aceh Bergabung Ke Go Prabu, Siap Menangkan Suara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Di NAD

Belasan Caleg Golkar Di Aceh Bergabung Ke Go Prabu, Siap Menangkan Suara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Di NAD

Go Prabu sebagai perkumpulan para Caleg Partai Golkar yang setia dan mendukung dan memenangkan pasangan Capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Pilpres 2019 kini terus memperoleh dukungan dari para Caleg Golkar dari berbagai daerah di Indonesia, dan diawal tahun 2019 ini Go Prabu kembali menerima dukungan 9 Caleg Golkar dari Provinsi Nanggroe Aceh Darusalam (NAD), untuk bersama-sama memenangkan Capres Prabowo-Uno.


Sejumlah Calon Legislator dari Partai Golkar di Provinsi Aceh tersebut menyatakan bergabung dengan kelompok Go Prabu atau Golkar untuk Prabowo-Uno dimana mereka berkomitmen untuk memenangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di provinsi "Serambi Mekah" pada Pilpres mendatang, kalau saat ini 15 caleg Partai Golkar yang telah bergabung dengan Go Prabu. Caleg yang lain akan menyusul di bulan Februari dan Maret 2019," ujar Kordinator Daerah Go Prabu Provinsi Aceh, Muhammad Taufik (Sabtu, 5/1).

Caleg Golkar dari Aceh Timur tersebut mengatakan, dukungan ini merupakan kado indah awal tahun khususnya buat kader Golkar di Aceh.

"Provinsi Aceh adalah tanah para ulama. Wajar dan harus rakyat Aceh ikuti imbauan ulama soal capres-cawapres.  Prabowo-Sandi adalah pilihan ulama. Kami sebagai rakyat akan berjuang total memenangkannya," ujar politisi muda yang juga Sekretaris AMPG Aceh Timur ini.

Menurut dia, DPP Partai Golkar seharusnya mendukung penuh langkah pihaknya mendukung Prabowo karena juga berdampak besar pada potensi kemenangan Golkar di Provinsi Aceh.

M Taufik juga mengaku mendukung pernyataan Kordinator Nasional Go Prabu, Cupli Risman, dimana dukungan Partai Golkar terhadap incumbent Joko Widodo pada Pilpres 2019 tidak akan mampu mendongkrak perolehan suara partai Golkar pada Pemilihan Legislatif 2019 ini.

Dimana kesimpulan itu diambil dari hasil survei yang dilakukan Litbang Kompas, yang menempatkan Golkar di urutan empat dari lima partai yang bakal lolos parliamentary threshold (PT) pada Pemilu 2019. Golkar hanya meraih 6,2 persen suara. Sedangkan batas PT adalah 4 persen.

Perolehan suara Partai Golkar ada di bawah PDIP, Gerindra bahkan PKB. Menurut Cupli, hal ini menunjukkan bahwa dukungan terhadap Jokowi tidak membawa dampak positif terhadap Partai Golkar. Perolehan suara partai malah terancam terjun bebas jika dibandingkan hasil Pemilu 2014. Kala itu, Golkar bercokol di urutan kedua dengan raihan suara 14,75 persen.

"Perlu upaya penyelamatan partai, salah satunya menarik dukungan terhadap Jokowi. Go Prabu berharap senior, elite Partai Golkar dan Pengurus DPD I Partai Golkar untuk segera menggelar Munaslub untuk penyelamatan Partai Golkar."

Endang Sulastri, SE,MM Blusukan Serap Aspirasi Warga Wonogiri, Karanganyar dan Sragen

Endang Sulastri, SE,MM Blusukan Serap Aspirasi Warga Wonogiri, Karanganyar dan Sragen

Disela kesibukannya mengurusi beberapa perusahaan miliknya, Wanita yang berjiwa sosial dan aktif sebagai Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak di Paguyuban Jawa Tengah (PJT), Endang Sulastri, SE, MM yang kini diberi kesempatan untuk maju sebagai wakil rakyat, dan saat ini menjadi Calon Anggota Legeslatif (Caleg) DPRRI dari Partai Golkar dari daerah pemililhan Jateng 4 yang meliputi wilayah pemilihan Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Sragen dan Kabupaten Karanganyar dengan nomor urut 5, terus turun ke Dapilnya untuk menyapa masyarakat Wonogiri, Sragen dan Karanganyar, sekaligus mengenang masa kecil dahulu yang kerap kali mengunjungi areal Pertanian, Pasar Tradisional, Lokasi Wisata hingga tempat-tempat Kuliner.


Kehadirannya di masyarakat, Endang Sulastri mengaku bersyukur karena seluruh warga Wonogiri, Sragen dan Karanganyar masih mencintai Partai berlambang Beringin (Partai Golkar) yang telah membangun Indonesia, khususnya di Wonogiri, Sragen dan Karanganyar, dan masyarakat menyambut baik pencalegkannya di Dapil Jateng 4 nomor urut 5, atas nama Endang Sulastri, SE,MM, mesti hanya sekedar Silaturahmi ke masyarakat alias blusukan ke rumah-rumah, namun bersyukur warga Sragen, Karanganyar dan Wonogiri siap mensukseskan Pemilu 2019, dengan siap mencoblos Caleg Partai Golkar No. 5 Endang Sulastri, SE,MM.


Dengan turun kebawah, melihat dan menyerap aspirasi rakyat, seperti Petani maupun Pedagang, Endang Sulastri, SE,MM jika diberi amanah menjadi Wakil Rakyat di DPRRI, akan memperjuangkan nasib Petani maupun Pedagang, bagaimana kedepan Pemerintah Pusat mampu meningkatkan kualitas bibit-bibit unggul, baik bibit Padi, Buah serta Palawija yang bisa dikembangkan di Wonogiri, Sragen dan Karanganyar, demikian juga penyerapan hasil panen agar tidak jatuh harganya, serta bisa terdistribusi ke daerah lain dengan harga yang baik, disinilah perlunya jaringan, dan kita akan memfasilitasi warga Perantauan di seluruh wilayah Indonesia bahkan perantau di luar negeri, untuk bisa memasarkan produk pertanian dan perkebunan serta perikanan hasil budidaya masyarakat daerah, untuk dipasarkan di kota-kota besar di Indonesia.



Masalah lain disamping pemasaran yang dihadapi para Petani dan harus diperjuangkan adalah pengadaan Pupuk bagi Petani maupun Koperasi di Desa-desa, disinilah butuh Wakil Rakyat yang benar-benar memahami permasalahan petani tersebut, bagaimana kedepan peran Koperasi Pertanian bisa ditingkatkan dalam pengadaan pupuk dan obat-obatan pertanian, untuk itu dirinya bersama Partai Golkar akan berjuang agar ketersediaan pupuk saat musim tanam seperti sekarang ini tersedia dengan harga yang sesuai, ungkap Endang Sulastri, usai menanam padi bersama petani di Dapilnya tersebut. (Nrl)
Diberdayakan oleh Blogger.