Vegan Vaganza Digelar Di Mangga Dua Square, Masyarakat Bisa Mengenal Hidup Vegan

Vegan Vaganza Digelar Di Mangga Dua Square, Masyarakat Bisa Mengenal Hidup Vegan

Pemanasan Global saat ini sudah diambang mengkhawatirkan, salahsatu penyumbang emisi adalah peternakan hewan, untuk itu sekelompok pemuda peduli lingkungan menggelar Iven Vegan Vaganza yang digelar di Mangga Dua Square mulai Jumat 2 hingga Minggu 4 November 2018, berbagai produk makanan Vegetarian, sayuran serta produk ramah lingkungan lainnya digelar pada acara khusus tersebut, bahkan masyarakat pengunjung Mangga Dua Square juga bisa belajar memasak Vegetarian dan mengikuti Talk Show dari beberapa Artis Ibukota.

Ketua Penyelenggara Vegan Vaganza, Yogan Marchel disela acara tersebut pada wartawan menjelaskan bahwa kegiatan Vegan Vaganza hari 3 hari ini dari tanggal 2 sampai 4 November yaitu hari Jumat sampai hari Minggu acaranya adalah food bazaar vegan, bahkan pengunjung bisa belajar dari public figure dari penyanyi binatang Sibetron yang bicara tentang gaya hidup vegan, jadi kita ingin mengajak orang menyelamatkan bumi, papanya.


Peningkatan suhu temperatur dunia sudah mencapai rata-rata 1 derajat Celcius, bila suhu temperatur dunia mencapai 3 derajat Celcius itu akan sangat berbahaya, di beberapa daerah di muka bumi akan tidak layak lagi bagi kehidupan manusia, karena yang tidak tahan panas akan meninggal. Dan akan terjadi bencana disana sini, karena kerusakan bumi.

Bahaya lain jika peningkatan panas bumi mencapai 6 derajat Celcius, dan apa yang terjadi bila mencapai 6 derajat Celcius ?, bisa dibilang ada tanda kutip hari kiamat, maksudnya adalah bencana alam sangat banyak sekali seperti gempa bumi, badai dan sampai kenaikan suhu kenaikan level permukaan laut, ketika suhu mencapai 3 derajat Celcius saja Kutub Utara mencair seluruhnya, bila Kutub Utara mencair atas permukaan laut ketika 5 derajat Celcius kutub selatan Es akan menjadi Air, apa jadinya kalau Kutub Selatan di permukaan juga mencair, maka kita berebutan makanan serta tempat tinggal. Manusia akan berperang hanya untuk Surfive, belum lagi ketika kenaikan suhu 3 derajat Celcius, iklim menjadi semakin tidak menentu, karena permukaan air laut naik 6 meter dan banyak daratan yang terendam air, untuk itu kita mengedukasi masyarakat untuk ramah lingkungan, karena kalau dengan membuat regulasi maka cukup sulit karena birokrasi yang rumit, tegas Marchel.


Hal yang sama juga diungkapkan Sathya Idananta, bahwa Komunitas Muda Vegan bersyukur saat ini telah banyak komunitas pecinta makanan Vegetarian, untuk itu melalui Bazar Vegan Vaganza ini kita mengedukasi masyarakat agar beralih ke Vegan serta tidak mengkonsumsi Daging dan Susu, pengunjung yang datang ke sini bisa mencoba cicipi makanan vegan, dan kita akan mengulas seputar fakta tentang Vegan dan lingkungan,paparnya.

Sathya Idananta yang juga Direktur Utama Loving Envornment Solution juga ingin mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Energi Matahari/Sel Surya sebagai energi ramah lingkungan untuk energi Listrik di rumah yang dihasilkan dari bahan bakar fosil yang menimbulkan emisi karbon tinggi ke atmosfer. Pengeboran tanah mengambil material dari dalam bumi membuat ketidakstabilan dimana-mana, untuk itu kita mengajak warga Jakarta dan sekitarnya untuk memanfaatkan Sel Surya, mesti dalam jumlah tidak besar namun akan mengurangi emisi gas bumi.

Investasi memanfaatkan Sel Surya sangat membantu penyelamatan lingkungan, dan harga per-KWH sangat murah bahkan bisa membantu masyarakat sekitar, ungkap Sathya.(red)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.