Pelatihan Penanggulangan Bencana Bagi Wartawan

141wartawan cetak, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor, Pelatihan tanggap bencana tersebut, adalah upaya untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan para wartawan akan penanggulangan bencana.

TNI KUAT RAKYAT SEJAHTERA

DARI RAKYAT OLEH RAKYAT UNTUK RAKYAT

Presiden Jokowi Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

Instuksi Presiden untuk Tembak Ditempat Bandar Narkoba

Forum Wartawan Kebencanaan

141 Wartawan cetak,Online, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor

Laksdya Taufiq Serahkan Jabatan Kalakhar Satgas 115

Laksdya Taufiq Serahkan Jabatan Kalakhar Satgas 115

Jakarta, 21 November 2018 (Humas Bakamla RI) Setelah beberapa hari lalu dirinya dilantik menjadi Kepala Bakamla RI, Laksdya TNI A. Taufiq R. secara resmi menyerahkan jabatan Kepala Pelaksana Harian Satgas 115 kepada penggantinya, Laksdya TNI Wuspo Lukito, S.E.,M.M., di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan Gedung Bina Bahari IV ruang Auditorium Tuna, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (21/11/2018).

Kepala Bakamla RI Laksdya TNI A. Taufiq R., dalam sambutannya antara lain mengatakan,”terkait satgas 115 saya ikut dari awal pembentukan pertama dan saat itu kita sedang mencari bentuk bagaimana pelaksanaan satgas tersebut, kalau kita mengikuti Perpres, satgas 115 memiliki power full mengendalikan, hanya saja ditengah jalan tidak semudah diatas kertas dan saat itu saya sedang menjabat Panglima Armada tetapi dengan mengedepankan azas-azas operasi perang yaitu lebih mengedepankan unit of effort sehingga kita terjalin suatu kerjasama yang luar biasa dan mungkin kiprah pertama yang betul-betul menggemparkan saat itu adalah pada saat saya mendapatkan informasi dari Satgas 115 ada pergerakan kapal yang sudah lama dicari, informasi didapatkan kapal berada di selatan pulau Jawa kemudian kita kerahkan kapal lalu kita tangkap dan saya serahkan langsung ke KKP, ini merupakan bentuk sinergitas”.

Setelah itu berturut-turut Satgas 115 menangkap kapal-kapal besar dan itu menunjukan prestasi yang luar biasa. Baginya, suatu kesempatan yang luar biasa untuk bisa bertugas dalam Satgas 115 sampai sekarang walau tidak di Wakasal tetap berlanjut di Satgas 115 dan pada kesempatan kali ini, tentu sebagai manusia tidak luput dari kesalahan dan kekurangan.  Semua yang saya lakukan sepenuhnya untuk kepentingan organisasi dan saya ucapkan terima kasih kepada Ibu Susi Selaku Komandan Satgas 115, mudah mudahan Satgas 115 terus berkembang dibawah kepemimpinan Ibu2”, ungkapnya.

Sementara itu menteri  Susi Pudjiastuti Selaku Komanda Satgas 115 memberikan sambutan, Susi mengatakan Satgas 115 ini terus menunjukkan peningkatan kinerja sejak awal dibuat pada 2015. Meskipun saat ini masih ada beberapa pihak yang meragukan kinerja Satgas 115.

Ada segelintir elite yang mencoba underestimate Satgas 115, tapi semestinya ini tak membuat kita kecil hati. Harus bisa membuat kita lebih berani. Saya ucapkan terima kasih diberi kesempatan untuk memberikan arahan sebagai Komandan Satgas 115. Dan hanya dengan kekompakanlah nama satgas 115 ada pengakuan kepada saya tentu ini bukan untuk saya tapi kepada seluruh elemen yang berada di Satgas 115 bukan kepada saya secara pribadi, jadi tanpa kekompakan elemen dibawah saya bukan siapa-siapa, ujarnya.

Acara serah terima Jabatan  dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada personel Satgas 115 yang berprestasi salah satunya adalah Kepala Bakamla RI Laksdya TNI A. Taufiq R.

PPP Merapat, Tanda Kemenangan Prabowo-Sandi Semakin Dekat

PPP Merapat, Tanda Kemenangan Prabowo-Sandi Semakin Dekat

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hasil Muktamar Jakarta merekomendasikan mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno pada Pemilu 2019. Keputusan tersebut dibacakan Ketua Umum PPP hasil Muktamar Jakarta, Humphrey R Jemat, usai musyawarah kerja nasional (Mukernas) III yang diselenggarakan di Jakarta, pada 15-16 November 2018.

Menurut Humphprey, terkait Pilpres 2019, Forum Mukernas III PPP hasil Muktamar Jakarta merekomendasikan kepada pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, pada pemilu presiden 2019. Terkait pemilu presiden 2019, PPP hasil Muktamar Jakarta sepakat untuk berjuang bersama dengan pasangan capres-cawapres nomor urut 01, dan Surat Rekomendasi akan segera dikirimkan keseluruh DPW, DPC se-Indonesia, katanya.

Menanggapi keputusan PPP hasil Muktamar Jakarta tersebut, juga direspon positif oleh Relawan Go Prabu, Sekretaris Nasional Go Prabu, Fadhly secara tegas mengaku mendukung penuh PPP dibawah pimpinan Humphrey Djemat yang telah mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Fadly menegaskan bahwa Go Prabu, berisi caleg Golkar yang berseberangan dengan arah politik pimpinan pusat. Mereka menyatakan dukungan kepada Prabowo-Sandi, sementara DPP Golkar tegas mendukung Joko Widodo-Maruf Amin.

“Kami Go Prabu sangat mendukung dan mengapresisasi positif dukungan PPP kepada capres/cawapres nomor urut 2. Ini keputusan yang sesuai dengan keinginan akar rumput PPP” ujar Sekretaris Nasional Go Prabu, Fadhly.

Baginya, langkah PPP itu merupakan tanda kemenangan Prabowo-Sandi semakin dekat. Sebab dia yakin, akar rumput PPP akan ikut arahan Humphrey.

“Alhamdulillah elit PPP merespon positif keinginan akar rumput dan kondisi ekonomi bangsa yang semakin terpuruk era Jokowi,” sambungnya.

Dia berharap, para pendukung Jokowi ikut sadar dan memindahkan dukungan kepada Prabowo-Sandi, demi menyelematkan ekonomi bangsa dan negara.

Menurut Fadli, semenjak Joko Widodo memimpin, pertumbuhan ekonomi Indonesia terus memburuk. Hal ini semakin diperparah dengan kebijakan ekonomi liberal yang terus dipertontonkan Jokowi.

“Teranyar, pemerintahan memperbolehkan asing menguasai 100 persen bidang-bidang usaha ekonomi di Indonesia,” tukasnya.(Red).

Panwas tidak Kooperatif, Caleg DPRD DKI Perindo DKI 2, Nomor Urut 2, David Rahardja, “Dipidanakan”

Panwas tidak Kooperatif, Caleg DPRD DKI Perindo DKI 2, Nomor Urut 2, David Rahardja, “Dipidanakan”

Jakarta, SP
“Terompet Kampanye” yang ditiupkan Presiden RI, Ir H Joko Widodo (Jokowi), sebagai tanda dimulainya kampanye Pemilu dan Pilpres 2019, disambut positif oleh seluruh Caleg DPRD maupun DPRRI, hal tersebut juga disambut Caleg DPRD DKI dari Partai Perindo nomor urut 2, dari daerah pemilihan Kecamatan Kelapa Gading, Cilincing dan Koja, beberapa hari setelah resmi sebagai hari kampanye, David Rahardja bersama Organisasi Kepemudaan Baja Perindo menggelar Operasi Pasar Minyak Goreng di daerah padat penduduk pada Minggu 23 September 2018 di Posko Rt 04 Kelurahan Rawa Indah, Kelapa Gading, dari 200 kantong minyak goreng yang dijual Rp. 12.000,- tersebut laku habis terjual dan tersisa 5 plastik, dan sisa tersebut akhirnya diberikan pada warga setempat yang tidak mampu mendatangi lokasi bazar minyak murah, karena sedang sakit dan hamil tua tersebut, yang akhirnya 5 minyak goreng kemasan tersebut dibayar oleh yang menerima.

Namun demikian, niat baik memang tidak selalu berbuah nikmat, dimana David Rahardja dipanggil Panwaslu dan ditegur, karena kegiatan bazar minyak tersebut tidak memberitahukan Panwas, meskipun dalam bazar minyak murah tersebut tidak menggunakan atribut Partai dan hanya Organisasi Kepemudaan, yang dilakukan oleh David Rahardja dan kawan-kawan, dari pantauan wartawan Koran Sinar Pagi di lapangan, mulai sebelum bazar digelar (Persiapan), saat Bazar Minyak hingga blusukan dan selesai bazar, Minggu 23 September pada Sore hari tersebut adalah kegiatan OKP Baja Perindo, dimana tidak hanya David Rahardja saja yang datang, namun juga beberapa Pemuda dengan Kaos BAJA Perindo.


Dari pernyataan Panwas saat jumpa PERS di KPUD dan dirileas beberapa media, terlihat menyudutkan Caleg Perindo David Rahardja dan tidak sesuai fakta di lapangan, karena dalam pernyataan tersebut Panwas mengaku menegur saat bazar serta melihat bahwa minyak yang dibagikan lebih banyak dari yang dijual, hal tersebut sangat mengada-ada, karena sebagaimana wartawan Koran Sinar Pagi melihat sendiri dan merekam juga ikut blusukan, bahwa bazar tersebut memang terjadi jual beli minyak seharga 12 ribu, sebagaimana sejumlah minyak goreng yang dibawa, dan yang dibagikan ke mereka yang sedang sakit, hanya beberapa kantong saja, dan tidak ada petugas Panwas di lokasi, apalagi menegur panitia Bazar maupun David Rahardja.

Dari Proses persidangan David Rahardja juga mengaku telah di panggil Panwas dan membuat pernyataan untuk tidak membuat kegiatan serupa, dan akan melaporkan Panwas jika akan menggelar sosialisasi ke Warga, dan surat pernyataan tersebut juga diterima Panwas Kecamatan Kelapa Gading, bahkan 5 kantong yang saat itu diberikan juga sudah diganti atau dibayar oleh yang menerimanya, jadi sebenarnya permasalahan Bazar Minyak Goreng tersebut sudah diselesasikan oleh Panwas, namun David Rahardja sangat terkejut, ternyata masalah tersebut dibawa ke ranah hukum (Persidangan di PN Jakarta Utara).
Sandy K Singarimbun, SH, MH, Kuasa Hukum caleg Perindo David Rahardja, usai Persidangan di PN Jakut pada wartawan mengaku heran atas tuduhan pada kliennya, dimana David Rahardja yang saat ini menjadi Caleg DPRD DKI Partai Perindo DKI 2, Nomor Urut 2 tersebut dituduh melakukan Money Politic, padahal Bazar atas nama Baja Perindo dan tanpa ada bendera partai tersebut, memang  terjadi jual beli, dan yang 5 sisa akhirnya juga dibayar oleh penerima, sehingga didalam kegiatan bazar tidak ada politik uang, yang ada adalah jual beli minyak goreng, dan menyangkut administrasi yang katanya sudah ditegur sebelum acara bazar adalah tidak benar, karena menang tidak ada teguran panwas maupun KPUD, karena kegiatan kampanye memang baru diijinkan beberapa saat dari bazar, dan itu adalah kegiatan pertama saat kampanye, jadi pada persidangan hari ini kita menegaskan dan menjelaskan kepada Yang Mulia, Majelis Hakim Pengadilan Jakarta Utara, bahwa sebenarnya tidak ada Money Politic dari kegiatan Bazar Baja Perindo tersebut, tegasnya.


David Rahardja juga mengaku bahwa usai panggilan Panwas Kecamatan tanggal 1 Oktober dirinya sudah meminta permohonan maaf dan surat pernyataan bahwa yang dilakukan dengan tidak memberitahukan panwas maupun KPU seperti kegiatan bazar, dan sebenarya per-23 September itu Kampanye sudah diijinkan, dan setelah ada penjelasan, bahwa setiap kegiatan harus dilaporkan Panwas, juga sudah diterima dengan tidak lagi menggelar kegiatan sosialisasi, jadi seharusnya hal tersebut sudah selesai, tetapi dirinya bingung kenapa kasus ini berlanjut hingga BAP dan kepengadilan, padahal sudah tidak ada minyak gratis, karena semua sudah membayar, untuk itu hari ini saya mengungkapkan fakta-fakta di persidangan didepan Majelis Hakim, dan saya berharap bisa dibebaskan dari segala tuntutan atas dakwaan politik uang dari kegiatan Bazar Minyak Goreng tersebut, ungkap David Rahardja. (Red) 

Diskusi Kebangsaan, Pahlawan Dahulu, Sekarang Dan Nanti, Bangun Semangat Juang Generasi Muda

Diskusi Kebangsaan, Pahlawan Dahulu, Sekarang Dan Nanti, Bangun Semangat Juang Generasi Muda


Bertempat di Gedung Juang 45 Menteng Jakarta pada Jumat 16 november 2018, Ikatan Pejuang Kemerdekaan Indonesia (IPKI) bersama Uniting Indonesia (UNITI) menggelar diskusi kebangsaan, dengan tema "Pahlawan Dahulu, Sekarang Dan Nanti".

Beberapa pembicara dihadirkan diantaranya Profesor Matondang, selaku Ketua Dewan Pembina IP-KI, Profesor Doktor Magnis Suseno dari Rohaniawan dan b

Budayawan, Inayah Wulandari Wahid, Putri Presiden RI ke-4, juga seorang dewan Tiri Asep Animosity generasi muda dari Uniting Indonesia, dimoderatori oleh Royal selaku wakil Sekjen DPP IP-KI. Hadir dalam acara diskusi kebangsaan dari lintas generasi mulai dari para Pemuda, pelajar Mahasiswa dan Pelaku kejuangan, Putra-putri Pahlawan dan anggota DHN, DHD dan IP-KI.

Ketua Umum UNITI,H Baskara Sunarya dalam sambutannya menegaskan bahwa pihaknya prihatin melihat para elit politik berseteru menggunaka isu ras maupun agama, yang bisa memecah belah masyarakat dan bangsa, untuk itu UNITI akan terus berupaya memelihara persatuan di Indonesia, serta menciptakan masyarakat yang demokratis, yang bisa menghormati nilai-nilai luhur Pancasila, ungkapnya.

Sementara Ketua Umum IP-KI Bambang Sulastomo yang juga Putra Pahlawan Nasional Bung Tomo, dalam paparannya juga banyak menceritakan tentang sejarah berdirinya ikatan pejuang kemerdekaan Indonesia (IP-KI), dan kini sebagai penerus akan turut berjuang seperti orang tua kita, apalagi disini banyak keluarga Pahlawan yang hadir.

IP-KI Lahir didirikan oleh laskar-laskar pejuang karena rasa kekuatiran akan jauh dari cita-cita nasional, dimana Revolusi harus dilanjutkan untuk itu semangat Proklamasi harus dikobarkan kembali, tegasnya.

Romo Magnis Suseno dalam paparannya menegaskan bahwa Pahlawan adalah mereka yang telah berjuang untuk kepentingan masyarakat dan bangsa tanpa pamrih, sehingga Koruptor bukanlah pahlawan, karena koruptor mencuri uang rakyat untuk mementingkan kepentingan pribadi dan golongan.

Inayah Wulandari Wahid dalam pesannya meminta pada para Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa untuk mengangkat senjata, tetapi lebih pada mengangkat buku dan pena untuk mengisi kemerdekaan. Saat ini kita juga prihatin banyak kelompok yang mengadu domba anak bangsa melalui media sosial, namun merilah kita tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, pintanya.

Prof Matondang juga menegaskan bahwa kita sebagai Generasi Tua selalu berusaha untuk meneruskan nilai-nilai kepahlawanan pada anak-anak muda sebagai penerus bangsa, para Pemuda harus mengetahui nilai-nilai kepahlawanan.

Sekarang nilai-nilai etika atau kejujuran, kesetiaan sepertinya sudah tidak ada lagi pada Pemuda, bahkan orang sekarang nggak takut sama Tuhan lagi, Coba lihat kejadian minggu yang lalu, satu keluarga dibunuh, juga anak yang tidak tau masalah turut dibunuh, padahal anak tersebut masih hidup bisa berguna untuk bangsa dan negara, untuk itu nilai-nilai Kepahlawanan itu harus ditularkan pada generasi penerus bangsa, papar Prof Matondang.

Industrial Bank Of Korea, Child Fund Indonesia serta YPSI Gelar Bhakti Sosial di SDN 09 Lenteng Agung, Jagakarsa

Industrial Bank Of Korea, Child Fund Indonesia serta YPSI Gelar Bhakti Sosial di SDN 09 Lenteng Agung, Jagakarsa

Setelah tahun 2017 lalu membantu SDN13 Pagi, Duren Tiga Jakarta Selatan, pada Selasa 13 hingga 15 November 2018, Industrial Bank Of Korea (IBK) bersama Child Fund Indonesia serta dibantu YPSI kembali hadir ke Jakarta dengan memberikan bantuan perbaikan sarana pendidikan di SD Negeri Lenteng Agung 09 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, kegiatan Bakti Sosial CSR IBK tersebut adalah kegiatan yang ke 3 kali digelar di Indonesia.

Turut hadir dalam acara pembukaan, Kasie Dikdas dan PKLK Sudin Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan, Ramli, Sekcam Jagakarsa, Mundari, Kepala satuan dan Pelaksana Pendidikan Kecamatan Jagakarsa, Nurlaela Chaerani, Lurah Lenteng Agung, Satria, Direktur IBK Indonesia, Jae Myung Kim, Direktur IBK Korea, Kyung Il Kim, Ketua Tim IBK, Hae Gyun Yoon, serta Manajer Childfund Korea, Hee Hurn Roh.


Kepala Sekolah SDN 09 Lenteng Agung, Jagakarsa, Jaksel, Siti Hawa, disela acara tersebut pada wartawan menjelaskan, bahwa dirinya sangat bersyukur atas bantuan renovasi sarana pendidikan ini, kehadiran Rombongan dari Korea ini merupakan Anugerah dari Allah SWT, karena sebelumnya pihak sekolah memang tidak menghubungi siapapun, namun mereka hadir sendiri ke SDN 09 Lenteng Agung, untuk itu kami sangat bersyukur karena bantuan diberikan tanpa harus melalui prosedur, ungkapnya.


SDN 09 Lenteng Agung dibantu perbaikan Lapangan Basket, Parkir di aspal dan memperindah  sekolah dengan lukisan, serta bangunan panggung kesenian, intinya kami tidak menerima bantuan uang, tetapi bantuan dalam bentuk fisik, ini akan mendukung program pendidikan, khususnya Ekstrakurikular di SDN Lenteng Agung 09 ini, dimana siswa selama ini mengikuti Ekskul Pencak Silat, Tari maupun kesenian lain oleh Guru Kesenian, kita bersyukur prestasi anak non akademik juga cukup banyak, mudah-mudahan kegiatan non akademik lebih maju dari tahun sebelumnya, harapnya.


Kasie Dikdas dan PKLK Sudin Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan, Ramli, dalam sambutannya juga menjelaskan, bahwa Sudin Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan menyambut baik IBK, YPSI dan Child Fund yang telah membantu SDN Lenteng Agung 09, dimana sekolah ini merupakan Sekolah Dasar yang telaknya sangat strategis sehingga setiap kegiatan bisa diakses dengan baik, dan diharapkan kedepan dengan bantuan peningkatan ini, dapat berdampak pada peningkatan mutu pendidikan, dan bisa juga meningkatkan sekolah lain di Jagakarsa.

Bantuan ini tentunya sangat membantu kegiatan Estrakurikuler seperti yang barusan ditampilkan oleh anak-anak, sehingga diharapkan juga berdampak pada peningkatan 8 standar mutu pembelajaran, harapnya.


Ketua Child Fund Indonesia, Bridgette juga menegaskan, bahwa kegiatan bhakti sosial dari Industrial Bank Of Korea, bersama Child Fund ini merupakan kesempatan yang baik dalam membangun kemitraan serta kerjasama dengan organisasi lokal maupun sekolah-sekolah di Indonesia, dimana IBK dan Child Fund untuk meningkatkan fasilitas sekolah serta memperbaiki sarana olahraga dan kesenian, hal ini sangat baik untuk memperkuat hubungan antara Korea dan Indonesia, banyak relawan yang akan bekerja untuk perbaikan sekolah ini, mereka ingin memberikan yang terbaik serta untuk memahami kondisi dan budaya serta masyarakat Indonesia, paparya.


Sementara Direktur Industrial Bank Of Korea Indonesia, Ju Yong Park menegaskan, bahwa pihaknya bersyukur dan bisa senang bersama anak-anak selama 3 hari disini serta bisa membantu sekolah SDN 09 Lenteng Agung ini, meskipun nilainya tidak besar namun diharapkan dapat belajar lebih maju lagi serta meningkatkan kesenian tradisional/Budaya yang semakin baik. Dan Ju Yong Park juga berharap melalui kegiatan ini masyarakat Indonesia, khususnya anak-anak, guru dan orang tua siswa akan merasa semakin dekat dengan masyarakat Korea, sehingga kedepan kerjasama Korea dengan Indonesia dapat semakin baik, kami sangat senang bisa berada di Indonesia karena masyarakat Indonesia sangat ramah dan menyambut kehadiran ini dengan hangat, ungkapnya.


Ketua Yayasan Pemerhati Sosial Indonesia, Titin Kustini disela acara tersebut menegaskan, bahwa YPSI terus berupaya memfasilitasi kerjasama antara Korea dengan Indonesia melalui Industrial Bank Of Korea bersama Organisasi Internasional Child Fund Korea serta didukung Child Fund Indonesia. YPSI ingin memperkenalkan budaya Indonesia yang disajikan Siswa-siswi SDN 09 Lenteng Agung, Jagakarsa, Jaksel pada masyarakat internasional, khususnya Korea, karena dengan mengenal budaya maka mereka juga akan mencintai Indonesia, sehingga diharapkan berdampak pada peningkatan kunjungan wisata warga Korea ke Indonesia serta ada peningkatan investasi dari Korea ke Indonesia.


Industrial Bank Of Korea bersama Child Fund Korea ingin membantu kebutuhan sekolah dalam sarana fisik kemudian salah satunya lagi bagaimana mereka bisa membangun relasi khususnya di sekolah yang menjadi salah satu tujuan dari Volunteer ini, kami sangat senang sekali bisa memfasilitasi bantuan untuk sekolah-sekolah di Indonesia dengan CSC Industrial Bank Of Korea bersama Organisasi Internasional Child Fund Korea ini, sehingga apa yang menjadi kebutuhan sekolah dengan program Industrial Bank of Korea bisa tercapai, melalui program Voluenteer Day yang dilakukan oleh SCR mereka.



Ini adalah program SCR IBK yang ingin berkontribusi dalam peningkatan sarana pendidikan di Indonesia, mereka hadir dari Korea, mereka merasa bahwa pendidikan sangat penting dan organisasi tersebut juga memang mengkhususkan dalam peningkatan kualitas pendidikan, karena mereka melihat pendidikan adalah penting dalam tumbuh kembang anak di masa depan, mereka juga memperkenalkan budaya Korea terhadap anak-anak, dan hari ini mereka menikmati penampilan kesenian Indonesia yang disajikan Siswa SDN 09 Lenteng Agung, selain itu nanti juga ada kegiatan bersama anak, baik indoor maupun out door, disamping bantuk perbaikan lapangan olahraga, memperbaiki lapangan basket, pengaspalan jalan di sekolah, serta membangun Pangung Pentas Seni, serta perbaikan fasilitas sekolah lainnya, dan YPSI berharap apa yang sudah dilakukan Industrial Bank Of Korea ini nantinya bisa dimanfaatkan Siswa maupun sekolah dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di SDN 09 dan 10 Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan ini, ungkap Titin Kustini. (Pry).

Unindra Gelar Wisuda Ke 66

Unindra Gelar Wisuda Ke 66

Universitas Indraprasta PGRI ( UNINDRA) terus berusaha meningkatkan kualitas mutu pendidikan Tinggi dengan meningkatkan kualitas SDM atau Sumber Daya Manusia para dosen pengajar untuk program Doktor , serta meningkatkan sarana dan prasarana gedung perkuliahan demikian dikatakan Prof. Dr. H. Sumaryoto Selaku Rektor UNINDRA dalam sambutan Wisuda UNINDRA ke 66 di Sasono Utomo , Taman Mini , Jakarta (14 Nov 2018).

Untuk saat ini UNINDRA mengembangkan kerja sama dengan Jawaharlal Nehru University (JNU) New Delhi , India untuk bidang budaya dan bahasa serta lainnya . Sedangkan untuk kedepannya UNINDRA diharapkan menjadi " Excellence Teaching University " Ungkap Rektor Prof Sumaryoto .

Sedangkan para Alumni agar mandiri dibekali ilmu Kewirausahaan serta Agama , sehingga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang dimiliki para Alumni dilandasi Iman Taqwa . IPTEK  harus dilandasi Imtaq .

Banyaknya Animo Mahasiswa atau masyarakat untuk berkuliah di UNINDRA karena UNINDRA punya motto " Peduli , Mandiri , Kreatif dan Adaptif . Dalam arti biaya kuliah terjangkau bagi mahasiswa , tetapi mengutamakan kualitas mutu pendidikan tinggi . Sedangkan Wisuda ke 66  Universitas Indraprasta ( UNINDRA) kali ini berjumlah 1127 mahasiswa dengan orasi Ilmiah oleh Prof. Gautam  Kumar beliau Dosen Jawaharlal Nehru University , New Delhi , India . ( B A Y U ).

DPP GM SRIWIJAYA DAN FORUM PEDULI SRIWIJAYA DUKUNG JOKOWI – KH MARUF AMIN

DPP GM SRIWIJAYA DAN FORUM PEDULI SRIWIJAYA DUKUNG JOKOWI – KH MARUF AMIN

Pesta Demokrasi Pemilihan Presiden telah memasuki tahap kampanye, upaya pemenangan kedua Capres-Cawapres juga dilakukan Tim Pemenangan maupun Simpatisan, Dukungan OKP Generasi Muda Sriwijaya maupun  Ormas Forum Peduli Sriwijaya pada pasangan nomor urut 1, Capres Jokowi – KH Maruf Amin juga telah di deklarasikan, berikut petikan wawancara Ketua Dewan Pembina DPP GM SRIWIJAYA yang juga Ketua Umum Forum Peduli Sriwijaya.

Apa alasan Bung Sadek untuk memutuskan dukungan buat pasangan Capres Ir H Jokowi dan Cawapres KH Maruf Amin ?

Sadek SH : satu alasan utama adalah selama kepemimpinan pak Jokowi, Pancasila benar-benar di dilaksanakan dengan utuh dan dalam kepemimpinan Presiden Jokowi, Pancasila benar-benar terwujud, demikian juga tokoh daerah bisa tampil ditingkat nasional, dimana dalam pengangkatan pejabat negara benar-benar dipilih orang-orang yang mampu dan pantas di posisi jabatannya, seleksi melalui proses dengan tahapan-tahapan yang baik, yang kedua adalah keberhasilan pembangunan Infrastuktur di daerah-daerah di Indonesia, seperti dibangunya Trans Papua, Trans Sulawesi, Trans Kalimantan serta dibangunnya Tok di Sumatera, dimana saat ini Tol di Sumatera Selatan sudah difungsikan meskipun belum seluruhnya, namun masyarakat Sumatera sudah bisa menikmatinya. Itu adalah wujud implementasi Pancasila dan pelaksanaan pasal 33 UUD 1945. Disamping itu era Kepemimpinan Presiden Jokowi harga Minyak dan Semen saat ini di Papua sudah sama dengan Sumatera maupun daerah-daerah lain di Indonesia, yang ketiga adalah banyaknya masalah berkaitan dengan keresahan dan kesulitan rakyat sudah bisa diatasi, baik masalah pendidikan, kesehatan, pembangunan pedesaan maupun apa saja, ini bukan dongeng tetapi Riil terjadi, disamping itu alasan lain adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia ini harus dipimpin oleh orang yang sempurna di segala bidang, baik lahir maupun batik dan betul-betup pro Rakyat, itu semua terbukti ada pada Jokowi, beliau adalah Pemimpin yang memiliki darah kepemimpinan, menguasai Ilmu Kepemimpinan, memiliki jiwa Kepemimpinan, memiliki Karisma Pemimpin dan menguasai Manajemen Kepemimpinan, ke lima hal tersebut hanya ada pada pak Jokowi, ini perlu kita renungkan/lihat dan jangan mendengarkan hal-hal yang sifatnya fitnah, berita bohong atau menjelak-jelekkan.

Apa saja yang di Sarankan buat pak Jokowi, jika kedepan menang dalam Pilpres 2019 nanti ?

Sadek SH : kita sama-sama mengetahui bahwa di daerah seperti wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi maupun daerah lainnya masih sangat kurang infrastuktur jalan, baik jalan darat seperti raya, jalan Tol maupun transportasi laut dan udara, kalau hal tersebut sudah diwujudkan maka akan terjadi ekosistem pembangunan, seperti terbukanya persawahan pertanian, perkebunan, pembangunan pemukiman baru serta pertumbuhan ekonomi rakyat di daerah-daerah, hingga meningkatkan kecerdasan anak bangsa, karena fasilitas pendidikan otomatis juga meningkat mengikuti kemajuan zaman, yang kedua adalah masalah pendidikan, karena Pendidikan sangat penting, untuk itu Pemerintah juga bisa memperbaiki bukan saja sekolah negeri, tetapi juga sekolah Swasta, Madrasyah maupun Pondok Pesantren,  perijinan pembangunan lembaga pendidikan tinggi juga harus dipermudah juga peningkatan kualitas pendidikan tinggi harus jadi perhatian khusus pemerintah, termasuk juga perlu secepatnya mengangkat Guru Honor agar mempercepat pembangunan disemua sektor.

Masalah lain di Negeri dan Bangsa ini, apa saja yang harus di Komentari ?

Sadek SH : ada satu yang sangat fatal adalah bagaimana mengatasi masalah NARKOBA, dimana masalah Narkoba bukan saja permainan oknum atau Bandar Narkoba, tetapi negara-negara luar yang berniat ingin menguasai Indonesia, Mendikte Indonesia, untuk menghancurkan generasi bangsa Indonesia maupun ingin menguasai Indonesia, kita semua tau, sudah berton-ton Narkoba masuk Indonesia, dengan Narkoba akan menyedot uang rakyat dan negara bertrilyunan, untuk itu perlu dibuat kebijakan antisipasi dan perlunya hukuman berat untuk Bandar-bandar Narkoba dan Pengedar Narkoba, Peranserta Masyarakat juga harus ditingkatkan serta diberi pemahaman bagaimana hancurkan negara ini, manakala Generasi Muda hancur otaknya, hancur pemikirannya, hancur cita-citanya, jadi Generasi Muda harus diberikan wawasan dan kekebalah terhadap pengaruh Narkoba.

Masalah Apa yang sangat serius yang perlu diantisipasi ?

Sadek SH : masalah serius adalah bagaimana Pemerintah dapat mengurangi atau meminimalisir terhadap Korupsi, karena korupsi akan menghancurkan semuanya, merusak segalanya, untuk itu Pemerintah harus berani membuat kebijakan, peraturan atau undang-undang,  manakala nilai kerugian negara mencapai 5 milyar atau lebih, maka koruptor bersangkutan harus dihukum mati, inilah masalah yang serius. (Red)


Dari Indo Defence 2018, Booth Bakamla RI Hipnotis Kepala Zona Maritim Timur

Dari Indo Defence 2018, Booth Bakamla RI Hipnotis Kepala Zona Maritim Timur

Jakarta, 10 November 2018 (Humas Bakamla RI) Keikutsertaan Bakamla RI pada pameran Indo Defence 2018 Expo dan Forum pada hari ke-empat (terakhir) yang berlangsung di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, semakin mampu menghipnotis para pengunjung tak terkecuali Kepala Zona Maritim Timur Bakamla RI Vetty V. Salakay, S.H.,M.Si, yang jauh-jauh dari Ambon untuk melihat  booth Bakamla RI, Sabtu (10/11/2018).

Apa gerangan kedatangan Vetty  di ajang pameran indo Defence 2018 ini?  Tak lain, untuk melihat secara langsung  kemeriahan pameran Humas Bakamla RI yang sejak hari pertama selalu manggung di berbagai media online, cetak, maupun radio.

Selain itu pejabat tinggi wanita satu-satunya di Bakamla ini adalah untuk melihat beberapa ragam alutsista Bakamla yang dipamerkan serta tak kalah penting dari maksud kunjungannya adalah untuk melihat produk-produk terbaru yang berada pada Indo Defence 2018.

Kabag Humas dan Protokol  Kolonel Laut (KH) Drs. Toni Syaiful mengatakan, "menjadi alasan tepat para tamu khususnya pejabat ingin datang pada stand Bakamla RI. Karena, stand Bakamla RI benar-benar dibuat semenarik mungkin untuk menghipnotis para pengunjung. Lebih menarik lagi kami semua mengambil bagian dalam menyampaikan semua yang ada di stand  kepada pengunjung", ujarnya. 

Mengakhiri kunjungannya, Vetty tidak lupa untuk menyempatkan diri mengabadikan momen pameran Bakamla RI bersama seluruh tim pameran.

Autentikasi : Kepala Sub Bagian Humas Bakamla RI, Mayor Marinir Mardiono.

INSANO : RT/RW GARDA TERDEPAN CEGAH NARKOBS

INSANO : RT/RW GARDA TERDEPAN CEGAH NARKOBS

Jika ada yang mengatakan bahwa narkoba sama dengan bahaya laten, tidak salah karena pengguna narkoba tidak bisa dibedakan jika sudah berada di tengah-tengah kita.

Narkoba tidak kenal saudara, keluarga ataupun sahabat, narkoba akan tetap menghancurkan siapa saja yang mendekatinya.

Peredaran narkoba di Indonesia saat ini sudah sangat memprihatinkan. Sudah saatnya kita mencari solusi untuk menyatukan rakyat agar bersatu padu melawan narkoba.



Untuk mengatasi kekawatiran tersebut, Indonesia Anti Narkoba atau INSANO yaitu sebuah organisasi yang bergerak di bidang anti narkoba  mencari solusi yaitu dengan mensosialisasikan undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika khususnya pasal 104-108.

"Masyarakat mempunyai Hak dan Tanggungjawab seluas luasnya dalam upaya melakukan Pencehahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Nsrkotika (P4GN)

Insano akan mensosialisasikan Bab XIII tersebut sampai masyarakat/rakyat mengetahui apa yg menjadi hak dan kewajibannya yg diatur oleh Undang undang.

Pasal tersebut dapat menggerakkan masyarakat untuk bersatu padu melawan narkoba. Sebagaimana yg diamanatkan Undang undang.

Selama ini masyarakat tdk pernah mengetahui apa yg menjadi Hak dan tanggung jawabnya untuk ikut berperan dalam penanggulangan bahaya narkoba.

 "Bagaimana kita bisa menjadikan narkoba musuh bersama, jika masyarakat/rakyat tidak pernah mendapatkan informasi yang mengatur hak dan kewajiban masyarakat untuk bela negara terhadap penyalahgunaan narkoba. Demikian sismanu ketua umum Indonesia anti narkoba yang melakukan penyuluhan bersama Ruliadi Sekjen insano dan Tb. Dodon salah satu pendiri insano di lingkungan RW 23 Taman Narogong Indah Kelurahan Pengasinan Rawalumbu Bekasi Minggu (4/11/ 2018)

Saya lebih suka melakukan penyuluhan di lingkungan RT RW karena lingkungan tersebut merupakan
Garda terdepan yang berhadapan langsung dengan pengguna, pengedar sampai pada Bandar. Selain itu lingkungan RT/Rw merupakan pintu gerbang keluar dan masuknya peredaran narkoba.

 Imbuh sismanu yang juga menjadi ketua umum Ikatan Ketua Rt/Rw sejak 2007.

Penyuluhan yang dihadiri pengurus RT dan RW karang taruna PKK tokoh masyarakat, tokoh agama juga dari sekretaris Kelurahan  Yudistira dan perwakilan dari polsek RW Rawa Rawalumbu

Acara di akhiri menyerahkan cinderamata dari Ketua Umum Insano Kepada Ketua Rw 023 Pengasinan Rawa Lumbu Bekasi HM. Sartono berupa Benner ukuran 50 X 70 cm yg bingkai.

Adapun tulisan yang ada pada benner adalah cuplikan Pasal 104 - 108 " Masyarakat mempunyai Hak dan Tanggungjawab seluas luasnya dalam upaya melakukan Pencegahan,, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika"

Dan yg lebih menarik foto dalam benner yg dibingkai rapi untuk tujuan Memberikan motivasi kepada siapa saja yg fotonya terpasang pada benner untuk lebih percaya diri.

KRI SULTAN HASANUDDIN-366 LATIHAN MAILBAG TRANSFER DENGAN KAPAL PERANG JERMAN FGS OLDENBURG F-263 DI LAUT MEDITERANIA

KRI SULTAN HASANUDDIN-366 LATIHAN MAILBAG TRANSFER DENGAN KAPAL PERANG JERMAN FGS OLDENBURG F-263 DI LAUT MEDITERANIA

Satgas Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-K/KRI Sultan Hasanuddin-366 melaksanakan latihan mailbag transfer dengan kapal perang Angkatan Laut Jerman FGS Oldenburg F-263 di Laut Mediterania, Rabu (7/11/2018).

Latihan ini dilakukan oleh dua kapal atau lebih dengan salah satu unsur kapal sebagai delivering ship atau kapal pemberi, sedangkan unsur kapal yang lain sebagai receiving ship atau kapal penerima.

Pada kesempatan tersebut Komandan KRI SHN-366 yang juga selaku Komandan Satuan Tugas (Satgas) Maritime Task ForceƂ (MTF) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-K United Nations Interim Forces in Lebanon (UNIFIL) Letkol Laut (P) Cecep Hidayat, S.E.,M.Si., mengatakan bahwa latihan mailbag transfer yang dilaksanakan antara KRI SHN-366 dan FGS Oldenburg F-263 merupakan bagian dari latihan pembekalan di laut.

Menurutnya, kegiatan pembekalan di laut ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan tambahan dukungan logistik kepada unsur kapal yang membutuhkan agar tetap bisa melaksanakan tugas di laut tanpa harus melaksanakan bekal ulang di pangkalan.

Dansatgas juga memberikan apresiasi kepada prajurit KRI SHN-366 yang telah melaksanakan latihan bersama kapal perang Jerman dengan baik. Latihan ini dalam rangka meningkatkan profesionalisme prajurit dan mempererat hubungan diplomasi Angkatan Laut Indonesia dengan Angkatan Laut Jerman tambahnya.

Dalam latihan mailbag transfer ini, Satgas MTF TNI Konga XXVIII-K/UNIFIL melibatkan personel yang terdiri dari 120 prajurit pengawak KRI SHN-366 dan Heli Dauphin AS-365 N3+ untuk pelaksanaan foto udara.

Satuan Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-K/Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon) adalah satgas yang bertugas sebagai pasukan pemeliharaan perdamaian dunia dibawah naungan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) selama satu tahun di wilayah perairan Lebanon dengan menggunakan KRI Sultan Hasanuddin-366.

DIVIF 1 KOSTRAD SELENGGARAKAN BHAKTI SOSIAL MERIAHKAN HUT SAKA WIRA KARTIKA KE-11 TAHUN 2018

DIVIF 1 KOSTRAD SELENGGARAKAN BHAKTI SOSIAL MERIAHKAN HUT SAKA WIRA KARTIKA KE-11 TAHUN 2018

Divif 1 Kostrad bersama peserta Pramuka Saka Wira Kartika binaan Satuan Jajaran Divif 1 Kostrad melaksanakan kegiatan bhakti sosial dan Karya Bhakti dalam rangka HUT ke-11 tahun 2018 Saka Wira Kartika, di Cilodong Depok Jawa Barat,  Kamis (8/11/2018).

Kegiatan tersebut terdiri dari Karya bhakti di TPU Cilodong dan bhakti sosial yaitu pemberian sembako (beras) kepada Yatim Piatu di pesantren At-Toyyibin Pondok Rajeg dan donor darah di Kantor PMI Kota Depok.


Kegiatan bhakti sosial merupakan wujud pengabdian pramuka Saka Wira Kartika Satuan Jajaran Divif 1 Kostrad terhadap masyarakat.

Terlihat adik-adik pramuka yang didampingi pendamping dari anggota Satuan Jajaran Divif 1 Kostrad dengan sangat antusias, bersemangat serta tulus ikhlas melaksanakan gotong royong pembersihan.

Menurut Aster Kasdivif 1 Kostrad Kolonel Inf Tamimi Hendra Kesuma S.H M.A.P, menyampaikan bahwa kegiatan baksos diperuntukkan untuk membantu masyarakat dan menjaga lingkungan tetap bersih. Sekaligus sebagai pembelajaran bagi pelajar pramuka dalam mengamalkan Dasa Darma Pramuka.

"Ini adalah aplikasi pengamalan Dasa Darma Pramuka diantaranya cinta alam dan kasih sayang sesama manusia serta rela menolong sesama," jelasnya.

Selain itu, kegiatan ini merupakan Bakti Pramuka Saka Wira Kartika binaan Satuan Jajaran Divif 1 Kostrad dalam menyambut hari jadi ke-11 tahun 2018.

Lebih lanjut Aster Kasdivif 1 Kostrad menegaskan bahwa Divif 1 Kostrad  dalam rangka HUT Saka Wira ke 11 tahun 2018  mempersembahkan baktinya untuk masyarakat, semoga ini dapat bermanfaat bagi semuanya," pungkasnya.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk mewujudkan rasa semangat kepada seluruh anggota Saka Wira Kartika Binaan Satuan Jajaran Divif 1 Kostrad dalam melaksanakan tugas serta menumbuhkan jiwa juang dan rasa bangga dalam memperingati HUT Saka Wira Kartika ke-11 Tahun 2018.

Dr Ferdinand F Tumewu : Cegah Penyakit, Masyarakat Agar Mengantisipasi Musim Penghujan

Dr Ferdinand F Tumewu : Cegah Penyakit,  Masyarakat Agar Mengantisipasi Musim Penghujan

Beberapa daerah di Indonesia saat ini sudah memasuki musim penghujan, pada saat pancaroba maupun saat musim penghujan tersebut adalah saat-saat rawan penyakit untuk itu Pemerhati Masyarakat Dokter Ferdinand F Tumewu menghimbau masyarakat agar mengantisipasi adanya ancaman penyakit di saat musim penghujan tersebut.

Lebih jauh dijelaskan bahwa berbagai penyakit yang bisa timbul saat musim penghujan seperti infeksi saluran pernapasan, karena cuaca udara yang dingin kemudian adanya perubahan virus, dimana kondisi tubuh bisa mengalami kelemahan dan bisa mengakibatkan radang infeksi maupun non infeksi, di mana radang infeksi Penanganannya membutuhkan waktu yang lama, seperti infeksi saluran pernapasan atas dan bawah, untuk itu masyarakat harus bisa menyikapinya dengan menggunakan baju yang tebal serta jangan keluar malam-malam apalagi mereka yang punya penyakit kronis seperti paru-paru agar lebih waspada saat musim penghujan.

Perubahan cuaca juga bisa mengakibatkan efek pada air karena hujan yang deras mengakibatkan faktor adanya limbah dan tempat yang mudah di hinggapi penyakit, seperti penyakit demam berdarah bahkan sampai Malaria atau juga Tipus, Kolera Disentri, ini sangat bisa merusak daya tahan tubuh, terutama pencernaan makanan, untuk itu asupan tubuh seseorang juga harus diwaspadai, kita tidak boleh menggunakan air kotor, sebaiknya air dimasak terlebih dahulu supaya kuman mati, kalau perlu menggunakan air minum yang bersih yang sudah standar, tegas Dokter Spesialis Mata yang juga Musisi Golden Band ini.

Saat musim penghujan orang tua juga harus perhatikan anak-anak, karena anak sangat rentan dengan perubahan cuaca, seperti Diare karena air kotor dan virus, untuk itu jangan sampai terjangkit penyakit.

Berbagai langkah-langkah bisa dilakukan disaat musim penghujan, mengkonsumsi makanan dan minuman yang berguna bagi tubuh seperti susu yang mengandung multivitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh sehingga penyakit yang akan menjangkit kita melalui udara dan tubuh bisa segera ditangkal.

Disamping itu asupan berupa buah dan sayuran juga sangat dibutuhkan tubuh kita karena keduanya mengandung antioksidan yang bisa menetralisir racun racun yang akan dikeluarkan dari pembuangan, sehingga daya tahan tubuh kita semakin kuat, tegas Dr Ferdinand. (Nrl)

SISBAK MORTIR COMPUTER BASED, TAMPIL DALAM INDODEFENCE 2018


SISBAK MORTIR COMPUTER BASED, TAMPIL DALAM INDODEFENCE 2018

Bertempat di Hall B-3 JI Expo Kemayoran Jakarta Pusat, Stan TNI AD dalam Indo Defence Expo 2018, Markas Besar Angkatan Darat yang diwakili Pusat Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat, salahsatu alat pendukung Alutsista yang ditampilkan adalah Sistem Penembakan Mortir (Sisbak Mortir) yang berbasis Komputer.

Menurut Letkol Trikoranto, bahwa Sisbak Mortir Coputer Based ini adalah hasil pengembangan Litbang Ditzi TNI AD bekerjasama dengan PT Hariff Daya Tunggal Engineering Bandung, ini merupakan hasil modernisasi penembakan mortir manual, untuk menemukan titik koordinat peninjau dan jarak sasarannya, semua berbasis digital, kalau dahulu dihitung manual sehingga membutuhkan waktu 30 menit, namun dengan adanya Display Pusterbak ini hitungan pencapaian titik koordinat dan jarak sasaran oleh komputer, sehingga hasilnya lebih cepat dan tepat sasaran, alat ini juga akan menghasilkan kecepatan titik tembak, tegasnya.


Sistem manual juga dalam penembakan selalu mengandalkan perkiraan saja saat menembak, sehingga kemungkinan meleset sangat tinggi, namun dengan Sisbak Mortir ini akurasinya lebih tepat, karena menggunakan infra reet untuk mencapai titik tembak, dan Sisbak Mortir ini bisa dipasang pada alat tembak apa saja dan bisa dibawa ke satu tempat, ketempat lain dengan mudah, ini hasil penelitian infantri, tambah Letkol Trikoranto.

Disamping itu dalam mendukung tugas TNI, dalam Indo Defence Expo 2018 ini, Stand TNI AD juga menampilkan ROBOT SONAR ROV, dimana Sonar Row ini merupakan Robot untuk menangkap Citra Digital dan Memetakkan denah ruang, dan Sonar Rov ini merupakan hasil kajian dari Litbang Direktorat Zeni TNI AD.


Disamping itu Robot Sonar Rov yang dikendalikan oleh Remote Control dengan Beterai serta dilengkapi dengan CCTV dan detektor ini, merupakan Robot pendeteksi awal untuk melihat posisi dan ruangan lokasi yang kita ingin petekan.

Robot Sonar Rov juga digunakan untuk membantu tim Jihandak di TNI AD, misalkan disuatu tempat diduga ada BOM maka untuk memberikan masukan untuk deteksi awal kita gunakan Robot Sonar Rov ini, dengan bodi yang ramping dan dengan kamera dan pemancar yang bisa bergerak akan memudahkan saat deteksi dini, untuk melihat suatu benda di dalam ruangan, ungkapnya. (Nrl)

Kasad : Hadirkan Prestasi AARM Demi Kehormatan Dan Harga Diri Bangsa Indonesia

Kasad : Hadirkan Prestasi AARM Demi Kehormatan Dan Harga Diri Bangsa Indonesia

JAKARTA -  Sebagai Ksatria bangsa, atlet tembak TNI AD tidak boleh lengah dan senantiasa menjunjung tinggi sportivitas, sehingga dapat menghadirkan kembali prestasi, kehormatan dan harga diri rakyat dan bangsa Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman yang mewakili Kasad Jenderal TNI Mulyono dalam acara laporan pemberangkatan kontingen TNI Angkatan Darat yang mengikuti lomba tembak ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) ke-28 tahun 2018, di Mabesad, Jakarta, Selasa (6/11/2018). 

Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakasad,  Kasad Jenderal TNI Mulyono mengucapkan selamat kepada para atlet petembak  TNI Angkatan Darat yang telah terpilih untuk mengikuti lomba tembak antar Angkatan Darat negara-negara ASEAN di Malaysia.

“Atas nama TNI Angkatan Darat, saya menaruh harapan besar kepada kalian untuk meneruskan tradisi prestasi sebagai juara umum dan melanjutkan dominasi kita di berbagai event lomba tembak internasional, termasuk AARM ini,” ujarnya.

Kasad mengatakan, ajang AARM yang tahun ini dilaksanakan di Malaysia merupakan agenda tahunan Angkatan Darat negara-negara ASEAN yang tidak hanya ditujukan sebagai wahana mempererat kerja sama militer, namun juga salah satu strategi diplomasi militer serta ajang unjuk kemampuan prajurit masing-masing negara peserta.

“Pada AARM di Singapura tahun lalu, tim tembak TNI AD menorehkan prestasi yang luar biasa, dengan mencatatkan rekor trofi dan medali terbanyak dalam sejarah pelaksanaan AARM, yaitu sembilan trofi. Kesembilan trofi tersebut  diraih dengan perolehan 31 medali emas, 10 medali perak dan 10 medali perunggu. Prestasi ini jauh melampaui kontingen negara lain dan mengantarkan kontingen TNI AD kembali meraih juara umum ke-12 kalinya,” ucapnya.

Menurut Kasad, capaian prestasi tersebut menunjukkan potensi TNI AD yang sangat besar dan hal tersebut dicapai berkat tekad, ketekunan dan kerja keras semua pihak untuk mempersembahkan prestasi yang terbaik, tidak hanya bagi TNI AD namun juga bagi rakyat dan bangsa Indonesia.

 “Torehan rekor tersebut menjadi suatu trademark dan cerminan kemampuan prajurit TNI AD yang disegani di dunia internasional,” tegas pucuk pimpinan TNI AD ini.

Lebih lanjut, dalam rangka mempertahankan prestasi dan supremasi sebagai juara umum yang telah diraih sebelumnya, Kasad menyampaikan bahwa kontingen TNI AD harus memiliki sikap, mental dan tekad yang kuat serta didukung dengan semangat juang yang tinggi. Namun demikian, Kasad berharap agar tuntutan tersebut tidak dijadikan sebagai beban yang dapat mengganggu konsentrasi lomba, akan tetapi dijadikan sebagai pemacu semangat untuk menunjukkan prestasi terbaik. 

Diakhir sambutan tertulisnya, Kasad juga menyampaikan penghargaan kepada para pelatih dan pendukung serta pimpinan PT Pindad atas dukungan dalam penyiapan dan pembinaan petembak TNI Angkatan Darat. 

“Ingat, negara peserta lainnya tentu tidak akan membiarkan kita terus mendominasi lomba. Mereka juga akan berusaha dengan sangat keras untuk merebut kehormatan yang kita raih tahun lalu,” tegas Kasad.

“Oleh karenanya, jangan pernah lengah atau terlalu percaya diri. Jagalah sportivitas dan kehormatan kita sebagai Ksatria bangsa, sehingga dapat menghadirkan kembali prestasi dan kehormatan serta harga diri rakyat dan bangsa Indonesia,” pungkasnya. (Dispenad)

Kasad : Proliferasi Penggunaaa Medsos, Menguatkan Isu Pemecah Belah Bangsa

Kasad : Proliferasi Penggunaaa Medsos, Menguatkan Isu Pemecah Belah Bangsa

Jakarta-tniad.mil.id - Proliferasi penggunaan media sosial (Medsos) di seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya memudahkan komunikasi dan pemantauan berbagai situasi namun juga dapat semakin menguatkan isu pemecah belah bangsa. Hal tersebut dikatakan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman pada laporan korp kenaikan pangkat Perwira Tinggi (Pati) Angkatan Darat yaitu Letjen TNI Agus Surya Bakti dan  26  orang  lainnya di Guest House Mabesad, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (6/11/2018).

Diawal amanatnya yang dibacakan oleh Wakasad, Jenderal TNI Mulyono menyatakan bahwa kenaikan pangkat akan membawa konsekuensi terhadap tugas dan tanggung jawab yang diemban oleh setiap orang yang menyandangnya.

" Untuk mempersembahkan pengabdian yang terbaik, saya harapkan agar kehadiran para perwira sekalian dapat menjadi panutan dan teladan serta mampu membawa organisasi menuju ke arah perubahan yang lebih baik, " tegas Kasad.

Dalam amanatnya tersebut, Kasad juga menyinggung tentang pengaruh pesatnya perkembangan teknologi informasi terhadap dinamika tugas dan perkembangan situasi bangsa, khususnya tentang proliferasi penggunaan media sosial.

“Saat ini tidak ada satu negara di dunia yang tidak terpengaruh gelombang Medsos, bahkan negara-negara besar dan maju sekalipun. Proliferasi penggunaannya (Medsos) di seluruh lapisan masyarakat telah mempermudah pemantauan setiap perkembangan situasi dan kondisi apa pun di dunia ini, "ujar Kasad.

Diungkapkan Kasad, setiap individu dapat dengan mudah melihat dan menilai serta memublikasikannya dengan sangat cepat tanpa harus melalui proses seleksi atau penyaringan sedikitpun.

"Saat ini sangat mudah di rasakan adanya sekat-sekat perbedaan dan kaburnya hal-hal yang dapat mempersatukan bangsa. Terlebih dalam perhelatan Pilkada Serentak lalu dan menjelang Pemilihan Presiden dan Legislatif tahun 2019 yang akan datang "kata Kasad.

Bahkan menurutnya, di Medsos ditemukan dan bahkan dapat dirasakan jurang perbedaan semakin dipertajam. Kemudian menurut Kasad, pembiakan isu dan opini dapat semakin menguatkan berbagai sentimen yang dapat memecah belah persatuan bangsa.

"Untuk itu, dalam kesempatan ini, tidak henti-hentinya saya ingatkan untuk tetap menjunjung tinggi netralitas TNI dan tetap memegang komitmen kebangsaan. Kita harus menjadi penyejuk situasi serta perekat persatuan dan kesatuan," tegas Kasad. (Dispenad)

Kasad : Prajurit Harus Takut Jika Tugasnya Tidak Dilaksanakan Dengan Baik

Kasad : Prajurit Harus Takut Jika Tugasnya  Tidak Dilaksanakan Dengan Baik

Sintang - Usai melaksanakan kunjungan kerja di Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono melanjutkan kunjungan kerjanya ke Batalyon Infanteri 642/Kapuas, Jalan MT. Haryono Km 4, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Selasa (6/11/2018).

Kedatangan Kasad berserta rombongan ke Yonif 642/Kps, disambut dengan Jajar Kehormatan oleh prajurit dan tradisi penyambutan dengan tarian adat. Usai tradisi penyambutan, Kasad Jenderal TNI Mulyono menerima paparan satuan dari Komandan Batalyon Infanteri 642/Kps, Mayor Infanteri Chondro Edi Wibowo, S.Sos., di ruang Yudha Yonif 642/Kps dan dilanjutkan dengan meninjau pangkalan.

Kasad Jenderal TNI Mulyono juga memberikan pengarahan kepada prajurit Satuan Tempur dan Satuan Bantuan Tempur jajaran Kodam XII/Tpr di Lapangan Hitam Yonif 642/Kps. Dalam arahannya Kasad mengatakan bahwa prajurit tidak boleh takut kepada Kasad, karena menurutnya yang harus ditakuti adalah ketika prajurit tidak dapat melakukan tugas dengan sebaik-baiknya.

" Selain itu, yang hebat bukanlah pimpinannya tapi  prajuritlah. Kita ini satu kesatuan utuh, jika kalian tidak mampu menjalankan perintah dengan sebaik-baiknya maka itu semua tidak ada artinya," tegas Kasad.

“Saya tegaskan kembali, dimanapun kalian berada jangan pernah takut sama saya. Kalian semua, baik militer maupun PNS merupakan kekuatan saya. Kita semua mempunyai tanggung jawab yang sama untuk menjalankan tugas pokok dan membesarkan Angkatan Darat,” ujar Kasad.

Dalam kesempatan tersebut, Jenderal TNI Mulyono juga memberikan apresiasi kepada para Babinsa, yang menurutnya telah memberikan kontribusi yang luar biasa tidak hanya bagi  TNI AD  namun juga bagi masyarakat secara langsung.

"Apa yang kalian lakukan telah menjadikan TNI, khususnya Angkatan Darat sebagai institusi yang paling di percaya oleh rakyat. Ini menunjukan keberadaan kita senantiasa dirindukan dan dicintai rakyat," terang Kasad.

“Sekali lagi, terima kasih kepada para Babinsa dan semuanya yang telah melakukan tugas dengan baik, karena selama tiga tahun saya menjadi Kasad tidak pernah ada masalah,” tutur Kasad.

Menyikapi situasi sekarang ini,  Kasad juga mengingatkan agar para  prajurit harus mampu berdiri ditengah-tengah masyarakat dengan tidak memihak kelompok manapun serta lebih mengutamakan kepentingan rakyat dan bangsa diatas kepentingan apapun.

"Terkait pelaksanaan  Pilpres dan Pileg tahun 2019, sesuai perintah Panglima TNI setiap prajurit harus menjaga netralitas TNI. Itu menjadi hal yang pokok yang tidak boleh dilanggar prajurit. Kita semua  harus pandai menyikapi serta tidak mudah terpancing dengan provokasi-provokasi," tegas Kasad.

“Politik TNI adalah politik negara, kita akan bertindak jika sudah jelas sasarannya akan mengganti ideologi negara Pancasila serta akan merusak persatuan dan kesatuan bangsa,” sambungnya.

Kasad Jenderal TNI Mulyono juga berpesan agar selalu menjaga sinergitas antara TNI dan Polri dan harus diimplementasikan oleh seluruh prajurit karena menurutnya hal tersebut diperlukan untuk menjaga keutuhan NKRI.

Dalam rangka mendukung operasional satuan dan memacu semangat serta meningkatkan profesionalisme prajurit, usai memberikan pengarahan Kasad Jenderal TNI Mulyono memberikan bantuan  berupa sembilan unit sepeda motor kepada satuan jajaran Kodam XII/Tpr dan pembangunan kolam renang untuk Yonif 642/Kps. (Dispenad)
SATGAS MTF TNI KONGA XXVIII J/UNIFIL KRI USMAN HARUN–359 TIBA KEMBALI DI TANAH AIR

KRI Usman Harun-359 telah menyelesaikan tugasnya selama satu tahun, menjadi Pasukan Perdamaian Dunia dalam Satuan Tugas Maritime Task Force (MTF) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-J United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Satgas tersebut tiba kembali di tanah air dan disambut secara resmi oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bertempat di Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Jakarta Utara, Senin (05/11).

Selain Panglima TNI, turut hadir dalam upacara penyambutan Satgas MTF para unsur pimpinan TNI, antara lain Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., S.Sos., M.M., Kasum TNI Laksamana Madya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letnan Jenderal TNI Tatang Sulaiman, Komandan Jenderal Akademi TNI Laksamana Madya TNI Aan Kurnia, S.Sos., dan pejabat terkait lainnya.

KRI Usman Harun-359 dikomandani oleh Kolonel Laut (P) Alan Dahlan, S.H., M.Si., yang sekaligus merupakan Komandan Satgas MTF Konga XXVIII-J UNIFIL mengemban misi perdamaian di Lebanon sejak tanggal 23 September 2017 hingga 30 September 2018. Satgas ini berjumlah 100 Prajurit yang terdiri dari 94 pengawak KRI, 1 Perwira Intelijen, 1 Perwira Psikologi, 1 Dokter Militer, 1 Perwira Penerangan, 1 Kopaska, dan 1 Penyelam TNI AL.

Selama menjalankan tugasnya sebagai Pasukan Perdamaian PBB, KRI Usman Harun memiliki tugas membantu Lebanese Armed Forces (LAF) Navy untuk mencegah masuknya senjata atau peralatan terkait lainnya menuju Lebanon secara ilegal melalui laut. Selain itu juga melatih LAF Navy untuk dapat melaksanakan operasi keamanan maritim di wilayah laut teritorialnya.

Panglima TNI saat upacara penyambutan mengatakan bahwa, TNI saat ini sedang meningkatkan diplomasi militer. Diplomasi militer yang kuat dibutuhkan  dalam rangka mendukung diplomasi luar negeri guna memperkuat posisi Indonesia pada percaturan dunia internasional.

 "Terlebih saat ini Indonesia dipercaya sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. Posisi ini memungkinkan kita berperan lebih aktif dalam rangka mewujudkan perdamaian dunia”, ungkap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.

Masih menurut Panglima TNI, tugas yang sudah dilaksanakan di bawah naungan PBB adalah tugas yang mulia dan membanggakan. Tugas sebagai diplomat TNI semacam itu sesungguhnya tidak hanya membawa nama baik negara dan memberi pengalaman secara individu. “Apa yang telah di dapat dimedan penugasan harus dapat digunakan untuk meningkatkan keberhasilan misi berikutnya”, tegasnya.

Pada Upacara penerimaan Satgas MTF ini juga, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., menyematkan Satyalancana Santi Dharma kepada tiga orang prajurit TNI yang telah selesai melaksankan tugas internasional sebagai Kontingen Garuda dan Militery Observer.
Demikian berita Dinas Penerangan Angkatan Laut.

KASAL KUNJUNGI KRI USMAN HARUN -359

KASAL KUNJUNGI KRI USMAN HARUN -359

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., mengunjungi KRI Usman Harun -359 yang baru saja menyelesaikan misinya dalam Satuan Tugas Maritime Task Force (MTF) TNI KONGA XXVIII-J United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL) 2017 bertempat di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (4/11/2018).

Kedatangan orang nomor satu di Angkatan Laut ini disambut oleh Dansatgas MTF TNI KONGA XXVIII-J UNIFIL 2017 Kolonel Laut (P) Alan Dahlan,S.H.,M.Si. serta 100 prajurit yang tergabung dalam satgas tersebut.

Kunjungan Kasal ke KRI Usman Harun-359 tersebut dalam rangka syukuran selesainya penugasan Satgas MTF TNI KONGA XXVIII-J UNIFIL 2017 yang telah menyelesaikan misinya selama satu tahun terhitung mulai tanggal 23 September 2017 sampai dengan 30 Okt 2018.

Pada kesempatan ini Kasal menyampaikan rasa syukur sekaligus mengucapkan selamat datang kepada Satuan Tugas Maritime Task Force (MTF) TNI KONGA XXVIII-J United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL) 2017 yang telah berhasil mengemban tugas di Lebanon serta atas berkah keselamatan sehingga KRI Usman Harun-359 beserta pengawaknya dapat kembali ke NKRI tanpa kendala suatu apapun.

"Banyak pelajaran yang berharga yang didapat dari satgas ini, sehingga diharapkan hal-hal positif yang telah diperoleh dapat diimplementasikan untuk meningkatkan kualitas dan profesionalitas prajurit guna kemajuan TNI Angkatan Laut ke depan", ujar Kasal.

Pada kegiatan ini Kasal didampingi oleh Para Asisten Kasal, Para Pimpinan Kotama TNI AL, serta Kepala Dinas di jajaran Mabesal.

Kontak Tembak Dengan Satgas Gakkum TNI-Polri, Dua Orang KKSB Tewas

Kontak Tembak Dengan Satgas Gakkum TNI-Polri, Dua Orang KKSB Tewas

Jayapura -  Kontak tembak kembali terjadi antara Satgas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum) Gabungan TNI-Polri dengan KKSB Pimpinan Porum Okiman Wenda (POW) pada tanggal 3 November  2018 di Distrik Balingga Kab. Lanny Jaya, Papua. Berita tersebut dibenarkan oleh Kapendam XVII/Cenderawasi Kolenel Inf Muhammad Aidi saat dikonfirmasi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa pada tanggal 2 November 2018 di Kampung Wuyumbur, Distrik Balingga Kab. Lanny Jaya Papua telah terjadi pembantaian secara biadab tak berprikemanusiaan oleh KKSB Pimpinan Porum Okiman Wenda terhadap tukang Ojek atas nama  Yanwar (38 thn), mengakibatkan korban meninggal dunia dengan luka tembak, serta jenazahnya dibiarkan tergeletak di TKP.

Pada 3 November 2018 Satgas Gakkum TNI-Polri dipimpin oleh AKBP Tonny Ananda Swadaya, SH (Kapolres Lanny Jaya) bersama masyarakat bermaksud menjemput jenazah  korban dari TKP untuk dievakuasi ke RSUD Lanny Jaya selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga.

"Kita bisa bayangkan korban warga sipil, seorang tukang ojek yang tak berdosa dibantai oleh KKSB secara biadab dan jenazanya masih tergeletak di TKP sejak kemarin, sehingga harus Kapolres yang langsung turun tangan memimpin pasukan TNI-Polri beserta masyarakat untuk melaksanakan evakuasi, " ujar Aidi

Sebelum berangkat, AKBP Tonny selaku pimpinan tim evakuasi terlebih dahulu melaksanakan briefing pasukan dalam rangka pembagian tugas, menyusun tekhnis dan taktis serta langkah-langkah khusus dalam rangka kelancaran proses evakuasi.

Satu tim dari TNI AD dipimpin oleh Lettu Inf Zulmi dengan jumlah 10 orang terlebih dahulu masuk kedudukan secara senyap dan menguasai ketinggian di sekitar TKP sebagai kelompok pengamanan.

Selanjutnya tim evakuasi gabungan TNI-Polri dan masyarakat dipimpin langsung oleh Kapolres bergerak menuju TKP menggunakan tiga unit kendaraan roda empat. Namun pada saat proses evakuasi berlangsung, pada pukul 15.40 WIT, tim evakuasi tiba-tiba mendapatkan serangan tembakan oleh KKSB dari arah ketinggian sehingga kontak tembak tidak bisa dihindari.

Rupanya KKSB pimpinan POW tidak hanya puas membantai rakyat yang tak berdosa, tetapi jenazah korban sekaligus dijadikan umpan untuk menjebak pasukan TNI-Polri agar dengan mudah dapat diserang pada saat sedang mengevakuasi korban.

Kelompok pengaman TNI berjumlah 10 orang pimpinan Lettu Inf Zulmi yang sebelumnya telah siap di atas ketinggian segera bergerak mendekati kedudukan KKSB. Terjadi kontak tembak yang cukup gencar hingga akhirnya KKSB berhasil dipukul mundur dan secara terpencar mereka melarikan diri ke arah hutan.

Sementara itu tim evakuasi pimpinan Kapolres berhasil mengevakuasi jenazah korban almahrum Yanwar ke RSUD Tiom Kab. Lanny Jaya dalam keadaan aman. Meskipun mendapatkan serangan gencar dari KKSB.

Berdasarkan laporan dari TKP, dengan mengidentifikasi suara tembakan yang dilancarkan oleh pihak KKSB Pimpinan POW, dan jejak yang ditinggalkan saat dilaksanakan penyisiran, diperkirakan KKSB berjumlah 50 orang lebih dengan persenjataan standar militer berbagai jenis.

"Saat dilaksanakan penyisiran ditemukan 2 orang anggota KKSB tewas di tempat dan berhasil di identifikasi bernama Gomes (Pengawal POW) dan Kulomabuk Wonda. Selain itu ditemukan 2 pucuk senjata jenis SS 1 dan US Karabin serta sejumlah barang bukti diantaranya: ratusan butir munisi berbagai kaliber, 3 buah Handy Talky (HT), teropong, bendera bintang kejora dan lain-lain," Aidi menuturkan.

Dengan menganaliasa kejadian, korban adalah seorang warga sipil, profesi tukang ojek dibantai secara biadab oleh KKSB, jenazahnya dibiarkan tergeletak di TKP sejak kemarin.  Dan saat gabungan TNI-Polri melaksanakan evakuasi, KKSB segera melancarkan serangan secara membabi buta  kepada pasukan TNI-Polri dan masyarakat yang sedang melaksanakan evakuasi. Ini adalah cara-cara yang sangat biadab dan merupakan tindakan pengecut.

"Mereka membantai rakyat yang tidak berdosa kemudian jenazahnya dijadikan umpan guna menjebak pasukan TNI-Polri,"  kata Aidi menambahkan

Kasad tinjau kesiapan AARM 2018 di Makopassus

Kasad tinjau kesiapan AARM 2018 di Makopassus

Jakarta - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono didampingi Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus)  Mayjen TNI Eko Margiyono meninjau kesiapan tim  The ASEAN  Armies Rifle Meet (AARM) ke 28  Tahun 2018  yang sedang melaksanakan latihan akhir di Lapangan Tembak B. Sudaryanto Makopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Senin (5/11/2018).

Dalam peninjauan tersebut, Kasad Jenderal TNI Mulyono melihat langsung latihan yang dilakukan para petembak tim AARM-28 tahun 2018, mulai dari menembak Pistol Putra – Putri, Tembak Senapan dan Tembak Karaben.

Usai melaksanakan peninjauan,  Kasad berkesempatan memberikan pengarahan  kepada para petembak.

Dalam pengarahannya,  Kasad meminta kepada seluruh atlet untuk melakukan evaluasi dan koreksi  terhadap diri sendiri dengan hasil menembak selama latihan.

" Masing-masing introspeksi diri, apakah hasil perorangan maupun beregunya sudah mencapai target yang ditetapkan, " ucap Kasad.

Kasad mengatakan, target waktu atau nilai dapat ditentukan dari hasil juara-juara pada pertandingan menembak pada AARM-27 tahun 2017  yang harus dapat ditingkatkan.

"Setiap petembak harus bisa menjawab sendiri kekurangannya apabila tidak bisa mencapai nilai atau target yang di tentukan. Cari tahu faktor-faktor yang mempengaruhi dalam latihan dan saat bertanding. Petembak harus mempunyai mental yang kuat sehinggal bisa mendapatkan hasil menembak yang maksimal dan meraih juara. Gaya dalam bertanding nantinya harus sama dengan gaya pada saat latihan”, tambah Kasad.

Untuk itu Kasad berpesan kepada Komandan latihan  AARM-28 Mayor Inf Amril untuk mencari tahu kondisi tempat bertanding serta peraturan yang berlaku pada saat pertandingan menembak AARM-28 tahun 2018. 

Kepada petembak yang baru sekali mengikuti AARM harus mau bertanya kepada petembak senior agar dapat meningkat kemampuannya.

"Semua atlet dalam bertanding harus fokus dan happy, tidak boleh ada dalam pikiran atlet AARM  permasalahan apapun, baik permasalahan keluarga ataupun permasalahan tempat bertanding. Berikan kebanggaan kepada saya selaku Kasad  dan negara untuk menjadi juara umum AARM-28 di Malaysia, terutama saat pertandingan terakhir materi Senapan Otomatis (SO) harus menang,   karena saat itu seluruh Kepala  Staf Angkatan Darat se-Asean melihat dan akan mengucapkan selamat ke Kasad pemenang," ungkap Kasad.

Mengakhiri pengarahannya Kasad meminta seluruh tim AARM-28 untuk selalu berdoa kepada Allah SWT, karena hanya dengan pertolongan Tuhan  seluruh tim bisa meraih yang  diinginkan dan menjadi juara.

Jadilah juara, tetap berlatih dan tetap semangat, harap Kasad.

Pelaksanaan Lomba Tembak antar Angkatan Darat negara-negara ASEAN atau The ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) ke 28 Tahun 2018 yang diikuti seluruh negara anggota Asia Tenggara ini akan berlangsung  mulai pada tanggal  9 sampai dengan 30 November 2018 di Malaysia.

Dalam peninjauan tersebut Kasad di dampingi Danjen Kopassus Mayjen TNI Eko Margiyono, Asops Kasad Mayjen TNI M. Fachruddin, Pangdam Jaya Mayjen TNI Joni Supriyanto, Asops Danjen Kopassus Kolonel Inf Fery Irawan dan Danlat AARM-28 Mayor Inf Amril.

Vegan Vaganza Digelar Di Mangga Dua Square, Masyarakat Bisa Mengenal Hidup Vegan

Vegan Vaganza Digelar Di Mangga Dua Square, Masyarakat Bisa Mengenal Hidup Vegan

Pemanasan Global saat ini sudah diambang mengkhawatirkan, salahsatu penyumbang emisi adalah peternakan hewan, untuk itu sekelompok pemuda peduli lingkungan menggelar Iven Vegan Vaganza yang digelar di Mangga Dua Square mulai Jumat 2 hingga Minggu 4 November 2018, berbagai produk makanan Vegetarian, sayuran serta produk ramah lingkungan lainnya digelar pada acara khusus tersebut, bahkan masyarakat pengunjung Mangga Dua Square juga bisa belajar memasak Vegetarian dan mengikuti Talk Show dari beberapa Artis Ibukota.

Ketua Penyelenggara Vegan Vaganza, Yogan Marchel disela acara tersebut pada wartawan menjelaskan bahwa kegiatan Vegan Vaganza hari 3 hari ini dari tanggal 2 sampai 4 November yaitu hari Jumat sampai hari Minggu acaranya adalah food bazaar vegan, bahkan pengunjung bisa belajar dari public figure dari penyanyi binatang Sibetron yang bicara tentang gaya hidup vegan, jadi kita ingin mengajak orang menyelamatkan bumi, papanya.


Peningkatan suhu temperatur dunia sudah mencapai rata-rata 1 derajat Celcius, bila suhu temperatur dunia mencapai 3 derajat Celcius itu akan sangat berbahaya, di beberapa daerah di muka bumi akan tidak layak lagi bagi kehidupan manusia, karena yang tidak tahan panas akan meninggal. Dan akan terjadi bencana disana sini, karena kerusakan bumi.

Bahaya lain jika peningkatan panas bumi mencapai 6 derajat Celcius, dan apa yang terjadi bila mencapai 6 derajat Celcius ?, bisa dibilang ada tanda kutip hari kiamat, maksudnya adalah bencana alam sangat banyak sekali seperti gempa bumi, badai dan sampai kenaikan suhu kenaikan level permukaan laut, ketika suhu mencapai 3 derajat Celcius saja Kutub Utara mencair seluruhnya, bila Kutub Utara mencair atas permukaan laut ketika 5 derajat Celcius kutub selatan Es akan menjadi Air, apa jadinya kalau Kutub Selatan di permukaan juga mencair, maka kita berebutan makanan serta tempat tinggal. Manusia akan berperang hanya untuk Surfive, belum lagi ketika kenaikan suhu 3 derajat Celcius, iklim menjadi semakin tidak menentu, karena permukaan air laut naik 6 meter dan banyak daratan yang terendam air, untuk itu kita mengedukasi masyarakat untuk ramah lingkungan, karena kalau dengan membuat regulasi maka cukup sulit karena birokrasi yang rumit, tegas Marchel.


Hal yang sama juga diungkapkan Sathya Idananta, bahwa Komunitas Muda Vegan bersyukur saat ini telah banyak komunitas pecinta makanan Vegetarian, untuk itu melalui Bazar Vegan Vaganza ini kita mengedukasi masyarakat agar beralih ke Vegan serta tidak mengkonsumsi Daging dan Susu, pengunjung yang datang ke sini bisa mencoba cicipi makanan vegan, dan kita akan mengulas seputar fakta tentang Vegan dan lingkungan,paparnya.

Sathya Idananta yang juga Direktur Utama Loving Envornment Solution juga ingin mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Energi Matahari/Sel Surya sebagai energi ramah lingkungan untuk energi Listrik di rumah yang dihasilkan dari bahan bakar fosil yang menimbulkan emisi karbon tinggi ke atmosfer. Pengeboran tanah mengambil material dari dalam bumi membuat ketidakstabilan dimana-mana, untuk itu kita mengajak warga Jakarta dan sekitarnya untuk memanfaatkan Sel Surya, mesti dalam jumlah tidak besar namun akan mengurangi emisi gas bumi.

Investasi memanfaatkan Sel Surya sangat membantu penyelamatan lingkungan, dan harga per-KWH sangat murah bahkan bisa membantu masyarakat sekitar, ungkap Sathya.(red)

Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman Tinjau Pembangunan Jalan Paralel di Perbatasan RI-Malaysia

Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman Tinjau Pembangunan Jalan Paralel di Perbatasan RI-Malaysia

Malinau, tniad.mil.id,-  Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), Letnan Jenderal TNI Tatang Sulaiman,  meninjau langsung Pembangunan Jalan Pararel Perbatasan Kalimantan (PJPPK) TA. 2018 sekaligus melaksanakan peninjauan Satgas Pamtas Yonif 144/Jaya Yudha yang menjaga perbatasan RI-Malaysia di wilayah Kodam VI/Mulawarman  Kabupaten Malinau, Kaltara. Jumat (2/11/2018).

Kedatangan Wakasad beserta rombongan disambut oleh Dandim 0910/Malinau, Letkol Kav Yudi Suryatin, beserta Bupati Malinau Dr. Yansen TP,M.Si dan unsur FKPD Kabupaten Malinau yang diawali dengan acara  Adat Tepung Tawar karena baru pertama kali menginjakkan kaki di wilayah Kalimantan Utara.

Pelaksanaan peninjauan pengerjaan jalan yang dikerjakan prajurit TNI AD diawali dengan menerima paparan dari Mayor Czi Yusuf Fadli selaku Komandan Posko PJPPK wilayah Kaltara kemudian Wakasad melanjutkan dengan meninjau hasil pekerjaan jalan yang telah diselesaikan Satgas PJPPK wilayah Kodam VI/Mulawarman pada tahun 2018 ini.  Dalam pesannya, Wakasad   mengingatkan agar dalam pengerjaan jalan seluruh anggota senantiasa membangun komunikasi dan kerjasama yang harmonis dan humanis dengan masyarakat, serta senantiasa memelihara semangat dan disiplin yang tinggi sehingga program ini dapat terlaksana dengan hasil yang optimal.

“Ingat, apa yang kita lakukan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kita kepada rakyat dan bangsa, khususnya bagi warga yang ada di wilayah perbatasan,”kata Letjen TNI Tatang Sulaiman

“Selain itu, program ini juga pada dasaranya untuk mewujudkan program pembangunan pemerintah yaitu Nawa Cita, dalam rangka peningkatan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat khususnya di daerah perbatasan” sambungnya.

Menurut Letjen TNI Tatang Sulaiman, pembangunan jalan pararel sepanjang perbatasan Kalimantan tersebut  merupakan kerjasama antara TNI AD dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KPUPR) guna mewujudkan Program membangun Indonesia dari pinggiran dalam rangka menjaga NKRI dan juga upaya membuka isolasi di wilayah perbatasan khususnya di Kalimantan.

“Atas nama pimpinan Angkatan Darat, dalam hal ini Kasad Jenderal TNI Mulyono, saya mengucapkan terima kasih dan sangat mengapresiasi atas dedikasi, perjuangan dan pengorbanan kalian dalam mewujudkan program ini,” ujar Alumni Akmil 1986 ini.

Sementara itu, ditempat yang sama Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Subiyanto, menyampaikan bahwa untuk membuka dan membangun enam ruas jalan di ditengah belantara hutan perbatasan RI-Malaysia yang mencapai 1.068 km ini, TNI AD menerjunkan Batalyon Zeni Kontruksi (Yonzikon) 13 dari Jakarta, Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 17/AD dari Balikpapan serta Denzipur 8/Mtg dari Banjarbaru Kalsel, termasuk Bulldozer, excavator, vibro, grader dan Dump Truck.

“Yang dikerjakan oleh TNI AD  dua ruas yakni ruas Kalbar - Tiong Ohang sepanjang 15 Km dan Ruas Long Pahangai - Long Boh 20 Km. Sedangkan empat ruas Kaltara yaitu ruas Long Nawang - Long Pujungan 30 Km, ruas Long Pujungan – Long Alango 30 km, Long Alango-Kemuat 30 dan Long Kemuat – Langap 17 km. Pencapaian pekerjaan sudah hampir seratus persen,” terang Mayjen TNI Subiyanto.

Dalam kunjungannya tersebut selain didampingi Pangdam VI/Mlw, Wakasad juga didampingi Waasops Kasad Brigjen TNI  Untung Budiharto, Dirziad Brigjen TNI Mohammad Munib, Ses Dirziad Kolonel Czi Hastono Djati Sundoro, Waaster Kasad Kolonel Gatot Setyo Utomo, S.IP., dan Sespri Wakasad Letkol Inf Ardriyansyah. Rombongan Wakasad menggunakan pesawat Helly Bell Puspenerbad dengan Captain Pilot Letkol Cpn Yoenda Faisal.
Diberdayakan oleh Blogger.