ITL Trisakti Menyelenggarakan Upacara Bendera 17-an dan Coffee Morning

ITL Trisakti Menyelenggarakan Upacara Bendera 17-an dan Coffee Morning


Jakarta- Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti menyelenggarakan Upacara Bendera 17-an dan Coffee Morning yang diisi dengan Ceramah Umum oleh  Dr. Illah Sailah, MS selaku Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III, bertempat di Auditorium ITL Trisakti, Rabu,(17/10/2018).

Upacara Bendera 17-an itu dihadiri oleh para Dosen, Staf dan para mahasiswa ITL Trisakti. Dalam Upacara Bendera 17-an Mayjen (Purn) Bimo Prakoso selaku Inspektur upacara menjelaskan bahwa " Kenapa kita melakukan upacara 17-an, karena itu sangat penting sebab kita bisa melakukan pencapaian - pencapaian sampai saat ini dan kedepan kita mau kemana. Selain itu kita juga memberikan penghargaan kepada yang patut diberi penghargaan", ujar Bimo dalam amanatnya.

Saat Coffe Morning di Auditorium lantai 7 ITL Trisakti diisi Ceramah Dr. Illah Sailah, MS  yang kali ini dengan tema "Meningkatkan  Komunikasi  Yang Dialogis Antar Civitas Akademika ITL Trisakti Guna Membangun Komunitas Akademis Yang Transformasional Untuk Memberikan Pelayanan Pembelajaran Digital Kepada Generasi Milenial".

Menurut Illah, yang dilakukan oleh ITL Trisakti dalam menghadapi era digital yang pertama adalah orientasi dari para dosennya tidak hanya berfokus kepada pengajar tetapi juga harus melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

" Kinerja yang kedua darma itu nanti kita akan lihat dari publikasi- publikasi yang dibuat oleh ITL Trisakti. Apalagi publikasi itu bisa masuk kejurnal- jurnal yang bereputasi, itu kan sesuatu yang luar biasa kinerja yang diukur secara internasional", ujar Illah saat diwawancarai oleh awak media usai acara.

" Jadi semakin banyak orang yang meneliti dan hasil penelitiannya dipublikasikan lalu jurnalnya terakreditasi atau internasional bereputasi semakin membuktikan bahwa ITL itu bisa masuk ke arena internasional.

Dan kalau publikasi itu dibaca orang, maka situasi indexnya akan meningkat dan ranking akan terlihat. Kita bisa melihat 5 sampai 10 tahun yang akan datang ITL Trisakti harus sejajar dengan Perguruan Tinggi yang sekarang masuk kepada 100 besar", tutur Illah.

Saat yang sama Rektor ITL Trisakti DR. Ir. Tjuk Sukardiman mengatakan " Ceramah ini untuk memberikan penekanan kepada seluruh civitas akademika bahwa sangat diperlukan adanya komunikasi dialogis untuk akademisi, jadi apabila kita tumbuh menjadi seorang pemimpin maka komunikasi dialogis itu perlu dikembangkan", terang Rektor.

" Dan itulah yang membentuk karakter sebagai seorang pemimpin yang memiliki komunikasi dialogis tadi. Seperti tadi bagaimana sangat peduli pada lingkungan kemudian yang memperbaiki kedepan. Contohnya ITL Trisakti dengan susah payah dibentuk dan tanggung jawab mengembangkan kedepan itulah dituntut adanya kehadiran pimpinan dan pemimpin yang transformasional", pungkas Rektor ITL Trisakti itu.
(RD)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.