Global Research on Sustainable Transport and Logistics Hari Ke- 2 di ITL Trisakti Resmi Ditutup

Global Research on Sustainable Transport and Logistics Hari Ke- 2 di ITL Trisakti Resmi Ditutup

Jakarta, Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti menyelenggarakan Global Research on Sustainable Transport and Logistics (GRoSTLog) hari ke-2 bertempat di Auditorium Kampus ITL Trisakti, Kamis (25/10/2018).

Tujuan diadakannya GRost adalah agar bisa memberikan saran kepada pemerintah berdasarkan masukan dari ahli transportasi dan logistik di Eropa juga Asia dan secara akademis bisa dipertanggungjawabkan.

Menurut Bimo Prakoso selaku Ketua Yayasan Trisakti usai menutup GRost hari ke-2 dihadapan awak media mengatakan bahwa " industri logistik sangat dekat dengan kumpulan data dan melibatkan pada masalah birokrasi, pergudangan tetapi dengan teknologi blockchain ini seluruh data di industri logistik dapat ditangani, sehingga mampu mencegah adanya kejahatan seperti penyelundupan dan kegiatan terlarang lainnya yang tidak mematuhi undang-undang yang berlaku," tuturnya.

Bimo menambahkan "Sebagaimana hasil kajian selama dua hari ini,  teknologi transportasi dan logistik dengan Sistem pengiriman barang Berbasis Blockchain harus terus dikembangkan di Indonesia, dimana teknologi blockchain akan memberikan efisiensi pada pengaturan serta penyederhanaan dalam pekerjaannya," ujar Bimo.

Menurutnya blockchain menawarkan teknologi untuk berbagi informasi yang aman.

 "Blockchain akan membuat sebuah "Buku Besar" digital yang dibuat secara permanen diantara jaringan komputer yang terdistribusi," paparnya

"Teknologi blockchain ini akan memastikan bahwa transaksi yang disimpan di dalam general ledger akan aman dari gangguan hacking atau adanya upaya perubahan data transaksi,"tegas Bimo.

Saat yang sama Rektor ITL Trisakti  DR.Ir.Tjuk Sukardiman mengatakan " Dengan GRoSTLOG 2018 ini diharapkan dapat meningkatkan bahan kajian -kajian ilmiah bagi para dosen dan mahasiswa ITL Trisakti sebab kegiatan ini merupakan tujuan untuk menjadikan ITL Trisakti menjadi World Class Institute and Research base, Learning Centre of Transportations and Logistics Study, yang berkelas dunia dan bereputasi global," terang Rektor ITL Trisakti itu.

 "Untuk itu Konferensi Internasional ini sudah menjadi hal yang wajib, oleh sebab itu kita mengundang para ahli bidang transportasi dan logistik dari berbagai negara agar membentuk kolaborasi antar negara, serta tukar menukar tentang penelitian bidang transportasi dan logistik antar negara," paparnya.

Menurut Rektor, sustainability adalah hal yang mutlak dibutuhkan, oleh sebab itu dalam membangun bangsa dan negara, ITL Trisakti akan terus berkontribusi dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat," tegasnya.

Rektor juga memaparkan bahwa masih banyak regulasi yang harus diperbaiki oleh pemerintah, seperti low carbon emission yang harus diterapkan di Indonesia.

" Meskipun sudah ada aturan tersebut namun hasil kajian akademik belum diterapkan secara optimal, disinilah ITL Trisakti bekerjasama dengan para ahli maka mahasiswa ITL Trisakti akan memberikan masukan kepada pemerintah pusat maupun daerah dalam pengimplementasiannya, agar lebih optimal dalam penerapan low carbon emission khususnya dalam penggunaan BBM pada bidang transportasi untuk menjaga keberlangsungan transportasi dan logistik di negara ini," pungkasnya.
(RD)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.