Pelatihan Penanggulangan Bencana Bagi Wartawan

141wartawan cetak, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor, Pelatihan tanggap bencana tersebut, adalah upaya untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan para wartawan akan penanggulangan bencana.

TNI KUAT RAKYAT SEJAHTERA

DARI RAKYAT OLEH RAKYAT UNTUK RAKYAT

Presiden Jokowi Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

Instuksi Presiden untuk Tembak Ditempat Bandar Narkoba

Forum Wartawan Kebencanaan

141 Wartawan cetak,Online, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor

SPANDUK GELAP PENOLAKAN ADHYAKSA DAULT, CIDERAI MUNAS GERAKAN PRAMUKA

SPANDUK GELAP PENOLAKAN ADHYAKSA DAULT, CIDERAI MUNAS GERAKAN PRAMUKA

Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka, yang salahsatu agendanya adalah pembentukan Pengurus Nasional Gerakan Pramuka serta pemilihan Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas), yang diharapkan berlangsung demokratis, namun dirasakan terjadi ketidaknyamanan peserta, dimana dalam Monas ke 10 yang digelar di Kendari Sulawesi Tenggara tersebut, diduga ada kelompok pendukung salahsatu calon, yang melakukan penekanan agar mendukung salahsatu kandidat. Sehingga membuat Munas Gerakan Pramuka semakin tidak kondusif.

Sepanjang sejarah Gerakan Pramuka sudah banyak yang mencalonkan diri jadi Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, namun semua mereka menghormati dan mengikuti norma-norma yang berlaku di Gerakan Pramuka.

Beberapa Kwarda mengaku sangat tertekan karena sejak Gerakan Pramuka didirikan tahun 1961 belum pernah ada gaya intervensi dalam pemilihan seperti ini kepada Gerakan Pramuka. “Ini belum pernah terjadi sepanjang sejarah Pramuka, tidak ada calon Ketua Kwarnas yang menggunakan orang yang bukan peserta Munas untuk memanggil, menekan, memaksa Kwarda untuk mendukung calon tertentu”, ujar Pengurus Kwarda yang tidak mau disebutkan namanya di Kendari, Jumat 28 September 2018

Situasi ini sudah berlangsung sejak hari pertama Munas Gerakan Pramuka pada Rabu, 26 September 2018. Berbagai spanduk gelap dipasang untuk menyudutkan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault. Adhyaksa Daut terus dikaitkan dengan alumni 212 dan pendukung tim sukses Prabowo-Sandiaga Uno. Spanduk ini tiba-tiba muncul di beberapa lokasi di Kota Kendari yang hingga hari ini tidak diketahui siapa aktor dan donatur di belakangnya.

Para Ketua Kwarda merasa sangat terganggu dan beberapa ingin pulang karena tertekan untuk mendukung salahsatu calon, dengan dipaksa menandatangani pernyataan bermaterai dan cap jempol.(red)

Unit Pengelola Museum Kesejarahan Jakarta Gelar Seminar Budaya Pertemuan Barat dan Timur

Unit Pengelola Museum Kesejarahan Jakarta Gelar Seminar Budaya Pertemuan Barat dan Timur

Bertempat di Gedung Juang 45, Menteng, Jakarta, pada Rabu dan Kamis 26-27 September 2018, Unit Pengelola Museum Kesejarahan Jakarta, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta menggelar Seminar Budaya dengan tema Pertemuan Budaya Timur dan Barat.


Acara yang digelar 2 hari tersebut diikuti oleh siswa siswi SMA/SMK se-DKI Jakarta dengan menampilkan narasumber Prof Yasmin Zaki shahab, Adolf hauken, Asep kambali, Doktor Bondan kanumayoso, Udaya Halim, Yahya Andi Saputra, Ir Dori Herlambang, Anisa Sintawati, Abdul Khair, Andri Michele, Gj Nawi.



Dr Bondan juga menjelaskan Dibidang arsitektur, dimana seluruh peserta juga diajak menyaksikan bangunan dengan arsitektur Timur dan Barat, dimana dahulu banyak orang Barat tinggal di Menteng, sehingga arsitektur Barat.

Sementara Dorri Herlambang banyak menjelaskan Arsitektur Tradisional Betawi, dimana arsitektur tradisional Betawi sebagai kearifan lokal harus dipertahankan, seperti ornamen Betawi seperti Gigi Balang, Pagar Langkan, Jendela Krepyak, konsol besi dan ornamem hias. Dan secara model ada rumah Bapang, Rumah Gudang, Rumah Joglo/Limasan dan Rumah Panggung, paparnya.

Seluruh peserta juga di ajari masak kue tradisional seperti Kembang Mayang dan Bir Pletok. Arsitektur tersebut harus dilestarikan sebagai identitas kota Jakarta untuk bangunan pemerintahan, paparnya.

Bang Yahya Andi Saputra juga memaparpan tentang sejarah bir pletok (Nrl)

UNINDRA Senantiasa Tingkatkan Kualitas Pendidikan

UNINDRA Senantiasa Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Jakarta - Universitas Indraprasta PGRI ( UNINDRA) senantiasa terus meningkatkan kualitas pendidikan  Tinggi , dengan meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan baik gedung atau kampus hingga kualitas SDM para tenaga dosen demikian dikatakan Rektor UNINDRA Prof. Dr. H. Sumaryoto dalam sambutan Wisuda ke 63 di Sasono Utomo , Taman Mini , Jakarta (22 Sept 2018).

Lebih lanjut Rektor Sumaryoto berpesan kepada para wisudawan agar mempermudah urusan orang lain serta jika kita memberi harus melebihi dari yang diminta.

Wisuda yang ke 63 kali ini berjumlah 1315 mahasiswa baik program Sarjana maupun pasca sarjana. Dengan Orasi Ilmiah berjudul " Mencetak Generasi 4.0 " oleh Hendro Prasetyono . Intisari nya Dalam era globalisasi Teknologi perlu SDM yang handal , mengikuti perkembangan Teknologi. Tetapi IPTEK harus dilandasi Iman Taqwa.

Sedangkan Sekretaris Kopertis Wilayah 3 yaitu Dr. Syamsuri berpesan agar para wisudawan rendah hati , mau menerima kritik saran serta Jangan Berhenti Menuntut Ilmu hingga akhir hayat . ( B A Y U )

Relawan Wahana Cinta NKRI Dukung JOKOWI- MARUF AMIEN Kursi Presiden dan Wapres

Relawan Wahana Cinta NKRI Dukung JOKOWI- MARUF AMIEN Kursi Presiden dan Wapres

Disela acara Pengambilan nomor pasangan Capres dan Cawapres untukp pemilu 2019 berlangsung, Jumat 21/09/2018 di Komisi Pemilihan Umum Pusat. Ribuan relawan yang ingin mengantar dan mendoakan pasangan Jokowi-Maruf Amin berkumpul di rumah aspirasi Jokowi-Maruf Amin di jalan Proklamasi, Jakarta.

Disela acara tersebut pendiri Wahana Cinta NKRI (WIN), Pak Toni menegaskan, bahwa kehadiran kami mala mini, sengaja datang pada pengambilan nomor urut adalah untuk memeriahkan serta mendoakan juga mengharapkan agar pemilu 2019 dapat berjalan tertib, aman dan tidak terjadi perpecahan karena kita semua satu, katanya kepada awak media di depan rumah aspirasi pasangan presiden dan wakil Jokowi- Maruf Amin, Jumat 21/09/2018.


WIN sampai saat ini tidak ingin mengatakan belum ada pemimpin yang lain, menurut WIN pemimpin saat ini yang terbaik adalah Pak Jokowi.

Relawan WIN semangat sambil yel yel Jokowi menang lagi.

Soal nomor kami tidak mempersalahkan antara dua nomor yang ada, kami berharap bisa mendapat nomor satu, karena nomor satu pasti menang, tambah Pak Toti.

Secara bersamaan dalam pengundian pasangan Jokowi dan Ma’ruf Amin mendapatkan nomor undian satu, gerangan apa ini ?

Pak Jokowi mendapat no 1 berarti menjadi bangsa Pemenang yg berarti 1 kali lagi JELAS dan PASTI, iti petikan dari, Pak Toti.
Dari anggota WIN yang datang ke jalan Proklamasi terdiri dari Baja Merah Putih, muslim milenia dengan jumlah kuota yang ditetapkan hanya 160 orang, dan mereka memang orang pilihan dan militan, pungkas Toti.(Red)


Sidang MK Sengketa Pilkada Mimika Tolak Gugatan Pemohon

Sidang MK Sengketa Pilkada Mimika Tolak Gugatan Pemohon

Proses persidangan sengketa pilkada Kabupaten Mimika Papua akhirnya diputus sudah dan Hakim Konstitusi menyatakan menolak Eksepsi permohonan pemohon.

Ketua tim pemenangan pasangan yang juga pengurus Partai Golkar Kabupaten Mimika Rizal Patadan menegaskan, bahwa Kabupaten Mimika merupakan miniatur Indonesia yang ada di Papua, di mana di Mimika masyarakatnya terdiri dari berbagai suku maupun agama yang semuanya bersatu.

Untuk itu dengan selesainya proses persidangan Mahkamah Konstitusi diharapkan seluruh masyarakat Kabupaten Mimika kembali bersatu, bersama-sama membangun Mimika yang kita cintai bersama, dengan simbol bersatu bersaudara, bersama membangun Mimika, tegas Rizal Patadan.(Nrl).

Sengketa Pilwakot Tegal, Sidang MK Putuskan Tolak Esepsi Pemohon

Sengketa Pilwakot Tegal, Sidang MK Putuskan Tolak Esepsi Pemohon

Gugatan paslon nomor 4 pada Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Tegal, Habib Ali-Tanty (Hati) ditentukan pada sidang Mahkamah Konstitusi (MK) Selasa, 17 September 2018, menyusul selesainya sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi.

Berdasar hasil rekapitulasi surat suara yang dilakukan KPU Kota Tegal, pasangan nomor urut 3 Dedy Yon Supriyono-Muhammad Jumadi memenangkan Pilkada Koya Tegal. Pasangan itu memeroleh 38.091 suara.

Sementara pasangan nomor 4, Habib Ali-Tanty Prasetyoningrum meraih 37.775 suara. Selisih perolehan suara antar dua pasang calon itu hanya 316 suara.

Dari hasil putusan akhir, Sidang Konstitusi memutuskan bahwa menolak seluruhnya gugatan pemohon dan mensyahkan putusan termohon (KPU Kota Tegal).

Dedy Yon Supriyono-Muhammad Jumadi usai menyaksikan putusan MK pada wartawan menegaskan, bahwa apa yang diputuskan Hakim Konstitusi sudah benar dan diputuskan seadil-adilnya, karena proses Pilkada memang telah berjalan dengan baik dan demokratis, kita bersyukur akan putusan MK tersebut, ungkapnya.

Wisuda Ke 62, Unindra Terus Tingkatkan Kualitas Mutu Pendidikan

Wisuda Ke 62, Unindra Terus Tingkatkan Kualitas Mutu Pendidikan

Jakarta, Universitas Indraprasta PGRI ( UNINDRA) terus berusaha meningkatkan kualitas mutu pendidikan  tinggi dengan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana gedung kampus hingga para dosen pengajar atau kualitas SDM demikian ungkap Rektor UNINDRA Prof. Dr. H . Sumaryoto di hadapan para wisudawan program Strata 1 dan pasca Sarjana di Jakarta ( 12 Sept 2018 ).

Wisuda ke 62 kali ini berjumlah 1349 mahasiswa , untuk Sarjana berjumlah 1153 orang , pasca Sarjana (S2) berjumlah 196 orang. Dengan Orasi Ilmiah berjudul " Metafora Sebagai Inti Bahasa Dalam Abad ke 21" oleh Drs. Zulfa Hanum , MA , M.si
selaku Dosen Filsafat UNINDRA.

Kedepannya UNINDRA akan mengembangun gedung kampus yang ke 8 dan 9 . Serta memberikan beasiswa bagi para dosen pengajar untuk program Doktor (S3) tiap tahun 45 dosen . Sehingga UNINDRA kedepannya Menjadi "Excellence Teaching University”.

Sedangkan Dr. Syamsuri dari Sekretaris Kopertis wilayah 3 , berpesan kepada para wisudawan agar para Alumni UNINDRA atau wisudawan agar berprilaku dan berfikir melayani masyarakat serta siap menerima saran atau kritik  dan harus Rendah hati . ( B A Y U ).

STP Trisakti Ajak Orang Tua Mahasiswa Baru Ikuti Wisata Budaya Betawi

STP Trisakti Ajak Orang Tua Mahasiswa Baru Ikuti Wisata Budaya Betawi

Wisata merupakan salahsatu kegiatan akademik bagi Mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti (STP Trisakti) mulai dari persiapan program perjalanan, Guide Tour, Mengisi Hiburan saat berwisata hingga penyajian aneka makanan kecil maupun Makan Siang, semua disajikan oleh Mahasiswa STP Trisakti, hal tersebutlah pesan yang ingin disampaikan pada orang tua mahasiswa baru STP Trisakti, akan kegiatan anaknya saat mendalami ilmu Pariwisata di kampus.

Ketua Yayasan Trisakti, DR Bimo Prakoso disela acara tersebut menegaskan, bahwa STP Trisakti dalam upaya memperkenalkan budaya melalui Wisata Budaya Betawi, merupakan kegiatan sebagaimana yang diamanatkan oleh Trisakti, yang salahsatunya adalah “Mempertahankan Budaya Bangsa”, dimana kita boleh belajar budaya dari luar, namun kita harus tetap mempertahankan budaya sendiri, jangan kita malah hanyut akan budaya asing, kita harus cinta budaya sendiri dan kalau perlu turut mengembangkannya.

Kalau kita datang ke Korea maupun Jepang selalu ditawarkan untuk menggunakan pakaian tradisi mereka, dan harus menyewa, mungkin pengelola Perkampungan Budaya Betawi alangkah baiknya juga menyiapkan pakaian tradisi Betawi dan disewakan setiap tamu yang hadir di sini, sehingga tamu dari dalam dan luar negeri juga ada kebanggaan mengenakan pakaian tradisional Betawi, harapnya.

Disini semua sudah didesain rumah adat Betawi, termasuk rumah milik warga sekitar Perkampungan Budaya Betawi, belum lagi menu jajaran diaeral wisata ini juga aneka makanan khas Betawi, demikian juga seluruh mahasiswa STP Trisakti juga belajar bahkan mengembangkan aneka kue tradisional Betawi agar semakin dikenal, menarik untuk dinikmati dan dicintai masyarakat, ini wujud jatidiri bangsa yang harus dilestarikan, harapnya.

Dr Bimo Prakoso juga bersyukur STP Trisakti sudah go internasional, dimana hari ini 13 negara telah mengirimkan mahasiswa ke STP Trisakti, bahkan para mahasiswa juga memiliki prestasi bukan saja nasional tetapi internasional, dimana saat pemilihan Mahasiswa Berprestasi untuk Vokasi, mahasiswa SPT Trisakti meraih juara 1 mahasiswa Berprestasi tingkat Nasional, di Thailand meraih juga 2 dan 3, untuk itu kedepan Kurikulum juga harus disertakan masukan dari Industri, dan kita godog bersama agar bisa saling mendukung, dan dirinya berharap orang tua akan mendorong anak-anaknya untuk juga menambah program pembelajaran tentang Bahasa Mandarin, Bahasa Jepang, Inggris, Perancis atau Korea hingga level 4, sehingga kompetensinya juga meningkat, mahasiswa harus belajar, belajar, belajar hingga Sukses, paparnya.

Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, Fetty Asmaniati, SE,MM dalam kesempatan tersebut juga mengucapkan terimakasih pada seluruh orang tua mahasiswa yang mempercayakan pada anaknya untuk di didik di STP Trisakti, Wisata Budaya hari ini adalah ajang Silaturahmi antar sesama orang tua mahasiswa, maupun dengan para dosen maupun pembimbing akademik serta dunia industri Mitra STP Trisakti, agar kedepan bisa bersama-sama membangun kualitas pembelajaran akademik yang semakin baik, dalam menyiapkan para mahasiswa menjadi tenaga ahli dan professional dibidang Pariwisata.

Wisata Budaya Betawi hari ini adalah kegiatan keempat, dimana sebelumnya sudah dihadirkan orang tua mahasiswa baru ke Wisata Kota Tua dan Monas, kedua ke Kampung Betawi Pamulang, Ketiga ke Taman Mangrow serta Budha Tsu Chi dan hari ini ke Perkampungan Budaya Betawi, Setu Babakan, dimana Indonesia memiliki aneka ragam Seni Budaya yang tumbuh dan berkembang hingga saat ini, dan diharapkan kita semakin menggenal ragam budaya ini, sehingga budaya Betawi akan tetap dipertahankan, bahkan hari ini mahasiswa STP Trisakti dari 13 Negara juga turut serta dalam Wisata Budaya Betawi agar mengenal salahsatu budaya di Indonesia, beberapa waktu lalu STP Trisakti juga telah mengirim mahasiswa untuk memperdalam ilmunya ke Hongkong dan China, serta rombongan STP Trisakti sebentar lagi juga akan berangkat ke China untuk terus membangun kerjasama dengan beberapa Universitas di luar negeri, sehingga diharapkan kedepan mahasiswa baru nantinya juga bisa ikut program kerjasama untuk pertukaran mahasiswa ke China, Hongkong serta negara lain, harapnya.

Dukungan juga diberikan oleh Dunia Usaha, dimana Perusahaan Sinar Meadow melalui program CSR-nya juga memberikan beasiswa maupun dukungan praktik bagi mahasiswa STP Trisakti, perusahaan produsen Minyak Goreng dan Margarine ini sengaja masuk ke institusi pendidikan untuk turutserta mencetak tenaga baru dibidang kuliner, karena bisnisnya juga bergerak untuk mendukung usaha kuliner, ungkap Regina Iskandar, Manajer Tehnical Aplikasi PT Sinar Meadow.

Lebih jauh dijelaskan bahwa PT Sinar Meadow dengan teknologi mengadopsi Australia tetapi seluruh bahan baku yang diolah adalah asli dari Indonesia sendiri, kalau impor mahal, tetapi kita lokal dengan kualitas tidak kalah dengan impor, dan kerjasama STP Trisakti dengan Sinar Meadow sudah 4 tahun lalu, dan juga binaan Komunitas UKM bersama institusi, dimana para alumninya adalah pengusaha dibidang Kuliner, kita terus mengedukasi, dan hari ini Makanan Tradisional Betawi juga banyak di produkti dengan bahan produk Sinar Meadow, karena kita bersama-sama menggali menu tradisional yang mulai disukai turis asing, dan ternyata orang asing sangat tertarik dengan produk jajanan kita yang beraneka ragam dan rasa, kita punya jajanan unik dan mengadopsi minyak gorang padat produk kami, tegasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Marketing Coco Mas, Adi Mulyanto, bahwa kerjasama Coco Mas dengan STP Trisakti telah lama untuk bersama-sama membangun kualitas akademika khususnya untuk praktek dengan produk Coco Mas seperti Santen Kelapa dan produk lainnya, karena Coco Mas sangat peduli dengan pendidikan, disamping itu Beasiswa juga diberikan pada Mahasiswa STP Trisakti berprestasi, bahkan Coco Mas juga selalu hadir pada setiap iven di STP Trisakti dengan produk unggulan seperti Kemasan Air Kelapa Murni dan Es Doger yang memperoleh penghargaan MURI, bahkan sudah ke pangsa Ekspor ke Mancanegara, dan Coco Mas sangat bangga dengan kegiatan hari ini untuk bersama-sama mengembangkan Kuliner Betawi dan mengajak seluruh orang tua mahasiswa baru STP Trisakti untuk juga belajar membuat kue-kue tradisional Betawi, paparnya.

Kehadiran juga disambut Kepala Penerangan Perkampungan Budaya Betawi, Bayu, bahwa awalnya diresmikan oleh Gubernur Sutiyoso 18 tahun silam, dan hingga saat ini masih terus berbenah, dimana saat ini kita kelola 289 hektar dengan berbagai perencanaan namun belum selesai semua, baik Museum, Theater, Setu, Gedung Serbaguna, Rumah Betawi, Kuliner serta aneka seni lainnya, da nada juga whokshop membatuk, membuat ondel-ondel dan makanan tradisional, sementara pengelolaan Setu masih dikelola masyarakat, zona B untuk kuliner masih kosong, namun saat ini khusus untuk membatik dan masyarakat bisa belajar membatik, untuk zona C akan dibangun Replika Budaya Betawi, dan zona pengembangan lainnya yang semua masih kurang potensinya, termasuk pelaku mengisi kekosongan, untuk itu diharapkan akan ada masukan kajian akademik serta pembinaan untuk pengembangan Perkampungan Budaya Betawi kedepan, kita sangat mengharapkan kerjasama kedepan untuk meningkatkan potensi di lokasi ini maupun binaan-binaan bagi masyarakat Setu Babakan, harapnya. (Nk).

Dies Natalis UNINDRA ke 14 Tahun

Dies Natalis UNINDRA ke 14 Tahun

Jakarta - Universitas Indraprasta PGRI ( UNINDRA) dalam usia nya yang ke 14 tahun , telah berakreditasi " B " dan telah mempunyai mahasiswa sebanyak 60 ribu Mahasiswa /i dari kawasan Jabodetabek , Banten hingga Cirebon demikian dikatakan Rektor UNINDRA Prof. Dr.H. Sumaryoto disela acara Semarak Pesta Ulang Tahun ke 14 UNINDRA , di Jakarta (6 September 2018)

UNINDRA terus berusaha meningkatkan Mutu pendidikan Tinggi dengan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan , hingga peningkatan kualitas SDM para dosen pengajar yang akan diberi beasiswa untuk program strata 3 atau Doktor , bagi para dosen.

Banyak nya Animo masyarakat atau para mahasiswa untuk kuliah di UNINDRA karena Universitas Indraprasta PGRI menerapkan moto " Peduli , Mandiri , Kreatif dan Adaptif , dalam arti biaya relatif terjangkau bagi masyarakat tetapi Tetap mengutamakan kualitas Pendidikan Tinggi.

Dalam Ulang Tahun ke 14 UNINDRA kali ini dilakukan berbagai kegiatan dari seminar , diskusi, workshop, pentas seni budaya hingga Wayang Kulit untuk pelestarian nilai - nilai budaya . ( B A Y U )

10 MAHASISWA UIJ GELAR NUSANTARA JOURNEY SEVEN SUMMITS

10 MAHASISWA UIJ GELAR NUSANTARA JOURNEY SEVEN SUMMITS

Sebagai salahsatu Unit Kegiatan Mahasiswa di Kampus Universitas Islam Jakarta (UIJ), Bimapala Universitas Islam Jakarta, pada tahun 2018 ini telah menyusun kegiatan pendakian di 7 Pucak Tertinggi Indonesia, program tersebut dikemas dengan program “NUSANTARA JOURNEY SEVEN SUMMITS, BIMAPALA UIJ”, 10 Mahasiswa UIJ akan mendaki 7 gunung tertinggi di Indonesia, yaitu Gunung Kerinci, Provinsi Sumatera Barat dengan ketinggian 3.805 M, Gunung Bukit Raya, Kalimantan Tengah dengan ketinggian 2.278 M, Gunung Semeru, Kabupaten Malang, Jawa Timur dengan ketinggian 3.676 M, Gunung Rinjani Lombok, NTB (3.726 M), Gunung Talimo Jong Sulsel (3.478 M), Gunung Binaiya Maluku (3.207 M) serta Gunung Cartensz Puncak Jaya Wijaya Papua (4.884 M), hal tersebut diungkapkan Sifa, selaku Ketua Bimapala UKM UIJ pada wartawan.

Diakuinya bahwa persiapan untuk pendakian terus dilakukan baik secara fisik maupun non fisik, bahkan dilakukan opservasi terlebih dahulu, bahkan dalam pendakian pihaknya selalu berkoordinasi dengan tokoh masyarakat setempat, dan terkadang harus menggelar ritual khusus sebagaimana tradisi adat masyarakat setempat, ini dilakukan demi keselamatan kita dalam pendakian, paparnya.


Rektor UIJ Prof. Raihan mengaku mendukung penuh kegiatan Bimapala UKM Universitas Islam Jakarta dalam kegiatannya baik secara individu maupun kelompok, dimana dalam 1 tahun ini telah memprogramkan mendaki gunung di 7 gunung di beberapa daerah Indonesia, dan dalam pendakian juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit, untuk itu dirinya berharap Pemerintah maupun dunia usaha dapat turutserta mendukung kegiatan-kegiatan Mahasiswa khsusunya dalam pendakian gunung, serta pemerintah untuk bisa mencabut larangan sponsor dari perus rokok untuk kegiatan kemahasiswaan, karena bukan hanya buat mahasiswa UIJ saja, tetapi juga mahasiswa dari lembaga pendidikan tinggi lain yang bisa mengajukan bantuan untuk kegiatan kemahasiswaan, keputusan presiden tersebut agar dicabut,karena bantuan atau peranserta dunia usaha dalam kegiatan kemahasiswaan sangat dibutuhkan untuk membantu kegiatan-kegiatan kemahasiswaan, kalau untuk SD, SMP, SMA/K mungkin bisa berpengaruh, tetapi untuk mahasiswa saya rasa tidak begitu berpengaruh, ugkapnya

Seluruh kegiatan mahasiswa UIJ baik individu maupun kelompok, selama mereka masih berstatus mahasiswa UIJ akan terus kita support dan apresiasi, dan prestasi maupun potensi di pundak mahasiswa akan kita dukung serta apresiasi, seperti kegiatan pecinta alam ini akan mengeksplor semua alam yang ada di Indonesia, yang selama ini belum tereksplor maka mereka akan memperkenalkan potensi alam Indonesia ke dunia internasional, bahkan akan berdampak positif dalam peningkatan kunjungan wisata asing ke Indonesia bisa meningkat, UIJ akan memberikan penghargaan khusus pada seluruh mahasiswa unit kegiatan mahasiswa bidang Bimapala ini, yang telah mendaki 4 gunung, serta akan mendaki di 3 gunung tersebut, papar Prof Raihan.



Ketua tim pendakian Mapala UIJ, Andre Ali Akbar juga menjelaskan, bahwa Bimapala UKM UIJ ingin menaklukkan 7 Puncak tertinggi Indonesia, 10 mahasiwa UIJ ingin menancapkan bendera almamater Universitas Islam Jakarta, serta mengibarkan bendera BIMAPALA UIJ, seluruh peserta telah disiapkan secara fisik, mental maupun kerohanian agar mampu mendaki dengan baik serta sesuai petunjuk yang harus dilakukan, termasuk menghargai aturan masyarakat adat, dimana mereka akan mendaki.

Andre mengaku hingga September ini sudah 4 Gungung kita lakukan pendakian yaitu Gungung Kerinci, Gunung Semeru, Gunung Latimo Jong dan Rinjani, sehingga 3 puncak gunung lagi akan kita daki, yaitu Gunung Bukit Raya, Gunung Binaiya dan Gunung Cartensz, untuk itu saat ini kita terus menggalang bantuan pendanaan guna membantu pendanaan kegaitan Nusantara Journey Seven Summits tersebut, paparnya.

Pada 21 September Tim Bimapala UIJ akan mendaki ke Gunung Bukit Raya di Kalimantan, kemudian bulan Oktober akan mendaki ke Gunung Binaiya Maluku dan terakhir akan mendaki ke Gunung Cartensz Puncak Jaya Wijaya Papua, kegiatan tersebut rencana juga akan dilakukan bersama Bimapala kampus lain, karena kerjasama Bimapala se-Indonesia telah kita jalin dengan berbagai kegiatan baik pendakian maupun Dialog Interaktif serta Seminar tentang pendakian gunung, dan Mapala Patimura telah siap membantu kita untuk pendakian Gunung Binaiya, demikian juga dari Mapala Universitas Mulawarkan juga akan mensuport kita dalam ekspedisi pendakian Gunung Bukit Raya, Desember adalah agenda ke Puncak Jaya Wijaya.

Sebelum mendaki juga melakukan opservasi aktivitas masyarakat terlebih dahulu, bagaimana sosiologi kebudayaannya, sosiologi adat, lingkungan sosial ekonomi masyarakat dan hal lain yang bermanfaat untuk kita pelajari, kita bersyukur mahasiswa UIJ ini juga banyak yang dari Tual Maluku, dan kita juga akan mensosialisasikan keberadaan Universitas Islam Jakarta, serta memberikan referensi pada Pemuda Maluku untuk dapat menimba ilmu ke UIJ, tegas Andre Ali Akbar.(Pry)
Diberdayakan oleh Blogger.