Pelatihan Penanggulangan Bencana Bagi Wartawan

141wartawan cetak, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor, Pelatihan tanggap bencana tersebut, adalah upaya untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan para wartawan akan penanggulangan bencana.

TNI KUAT RAKYAT SEJAHTERA

DARI RAKYAT OLEH RAKYAT UNTUK RAKYAT

Presiden Jokowi Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

Instuksi Presiden untuk Tembak Ditempat Bandar Narkoba

Forum Wartawan Kebencanaan

141 Wartawan cetak,Online, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor

Dengan Kelembagaan Baru dari STMT Trisakti Menjadi Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, ITL Trisakti Siap Cetak Tenaga Ahli Transportasi dan Logistik

Dengan Kelembagaan Baru dari STMT Trisakti Menjadi Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, ITL Trisakti Siap Cetak Tenaga Ahli Transportasi dan Logistik

Sejak disahkannya permohonan menjadi Institut Transportasi dan Logistik Trisakti (ITL Trisakti) pada 26 Februari 2018, yang  sebelumnya Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi dan Logistik Trisakti (STMT Trisakti), kini ITL Trisakti telah memasuki bulan ke 4, dimana selama 3 bulan seluruh jajaran Institut Transportasi dan Logistik Trisakti telah banyak menyiapkan stuktur, Kurikulum maupun Buku-buku bahan ajar sebagaimana yang diatur dalam statuta ITL Trisakti, ini upaya menyiapkan menyambut Tahun ajaran baru, akademik 2018 – 2019 didalam perkuliahan Institut Transportasi dan  Logistik Trisakti.

Dengan kelembagaan baru Institut Transportasi dan Logistik Trisakti ini, menurut Rektor ITL Trisakti, Dr Tjuk Sukardiman, bahwa dengan 3 Fakultas yaitu Fakultas Bisnis dan Manajemen, Fakultas Sains dan Sistem serta Fakultas Teknik, dimana masing-masing fakultas memiliki prodi, dimana Fakultas Manajemen dan Bisnis telah berjalan lama, dan untuk fakultas baru adalah Sains dan system, baik sistem logistik maupun sistem transportasi, dan ditambah Teknik Kedirgantaraan dengan kekhasan Kebandarudaraan, Teknik Kelautan dengan kekhasan Kepelabuhanan serta Teknik Infrastruktur dan Lingkungan dengan kekhasan Infrastruktur Perkeretaapian.

Dalam memasuki tahun akademik 2018-2019 perkuliahan perdana pada 4 September 2018 yang akan datang, untuk kesiapan 3 Fakultas tersebut, telah dilakukan pengintegrasian sebagai muatan kuliah yang relevan satu sama lain, harus ada irisan yang mengaitkan satu sama lainnya untuk menghasilkan suatu Learning outcum Institut Transportasi Logistik dan Transportasi Trisakti, jadi secara keseluruhan suatu yang integralistik proses pendidikan di ITL Trisakti, dengan demikian dosen-dosen yang telah direkrut dengan memiliki keahlian, kesisteman maupun keteknikan adalah para akademisi yang luar biasa memiliki pengalaman dan pengetahuan dibidang Transportasi dan Logistik, demikian juga dosen Teknik Kedirgantaraan dengan kekhasan Kebandarudaraan, Teknik Kelautan dengan kekhasan Kepelabuhanan serta Teknik Infrastruktur dan Lingkungan dengan kekhasan Infrastuktur Perkeretaapian, semuanya memiliki keahlian dibidang sistem dan keteknikan sesuai bidang ilmu masing-masing. Dan dosen untuk sistem dan teknik adalah pakar-pakar akademisi yang memiliki keahlian dibidang masing-masing.


Dalam menyiapkan Generasi penerus bangsa yang akan memimpin negeri ini, ITL Trisakti juga membekali mahasiswa baru, akan materi dasar kuliah utama, yaitu Agama, Pancasila, Bahasa Indonesia dan Kewarganegaraan, yang membentuk suatu wawasan kebangsaan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dengan implementasi pendidikan Bela Negara.

Buku ajar yang menyangkut keempat mata kuliah tersebut telah disusun dan saat ini sudah selesai, yang nantinya juga akan digunakan pada Sekolah Tinggi dibawah Yayasan Trisakti, keempat materi MKDU tersebut nantinya bisa juga digunakan bukan sebagai mata kuliah, tetapi lebih dari itu sebagai stadium general yang bisa diberikan secara periodik ke mahasiswa, karena keempat mata kuliah dasar utama ini sebagai upaya membangun wawasan kebangsaan, maka keempatnya harus terintegrasi satu sama lain, untuk memberikan inspirasi pada mahasiswa tentang wawasan kebangsaan NKRI, tegas Dr Tjuk Sukardiman.
Saat disinggung tentang Penerimaan Mahasiswa baru pada Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, sebagaimana kebijakan Yayasan maupun ITL Trisakti, akan menerima 1.200 mahasiswa baru, dan mulai saat ini sudah dilakukan pendaftaran bagi calon mahasiswa baru ITL Trisakti yang sebelumnya adalah STMT Trisakti, sehingga bagi yang sebelumnya calon mahasiswa ingin masuk ke Bisnis dan Manajemen Transportasi dan Logistik, maka nantinya bisa memilih prodi Sains maupun Teknik, sehingga mereka nantinya menjadi tenaga ahli dibidang transportasi dan Logistik yang akan mengisi pembangunan Indonesia saat ini dan masa depan. Dalam penerimaan mahasiswa baru saat ini juga disediakan beasiswa bagi Siswa-siswi yang berprestasi, baik Prestasi akademik maupun non akademik, baik prestasi ditingkat Provinsi, Nasional maupun Internasional, ini semua juga diatur sebagaimana regulasi pemerintah melalui Kemenristek dan Dikti, jenis beasiswapun bervariasi, dari pengurangan biaya kuliah hingga bebas biaya kuliah sampai selesai, papar Dr Tjuk Sukardiman. (Pry)

Isak Tangis Haru Warnai Reuni Keluarga Besar Sahid-Kartini

Isak Tangis Haru Warnai Reuni Keluarga Besar Sahid-Kartini

Kediri,RNC.Temu kangen atau yang biasa dikenal banyak orang dengan sebutan reuni, kini marak terselenggara di hampir seluruh pelosok desa, apalagi lebaran Idul Fitri kali ini banyak masyarakat yang tengah menikmati liburan yang cukup panjang.

Hal ini tak terkecuali bagi sebuah keluarga besar yang menamakan dirinya "Paguyuban Keluarga Besar Sahid-Kartini", yang beralamat induk di Dusun Pojok, Desa Selosari, Kecamatan kandat, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Pada reuni ke-tiga ini diselenggarakan di kediaman Sumiharjo, yang merupakan putra ke-dua dari Almarhum Sahid dan Almarhumah Kartini, di Dusun Nglarangan, Desa Selosari, Kecamatan kandat, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Jumat (15/6/2018)

Kegiatan tahunan tersebut diselenggarakan bertepatan dengan acara pamitan Sumiharjo dan Istrinya yang bernama Kasmilah, dan Siswoto (putra ke-9 dari Almarhum Sahid dan Almarhumah Kartini) beserta istrinya, Siti Nafifah.

Hujan tangispun tak dapat dielakkan manakala putri pertama dari Sumiharjo-Kasmilah yang bernama Sundariati bersama suaminya, Martin, tiba-tiba hadir tepat pada saat ayahanda Sumiharjo menyampaikan pituahnya  terhadap para keluarga yang hadir dengan membawa suasana tangisan dan langsung memeluk ibu dan bapaknya.

Sementara itu tujuan utama dari digelarnya reuni tahunan ini sebagai sarana meningkatkan hubungan silaturrahim antar keluarga yang sebagian besar telah memiliki keturunan putra-putri bahkan sebagian diantaranya telah dikaruniai cucu laki-laki maupun  perempuan.

Sebagaimana diketahui,  Almarhum Sahid dan Almarhumah Kartini telah meninggalkan keturunan 12 anak (6 pria dan 6 wanita),  33 cucu ( 19 pria dan 14 wanita), serta 50  buyut ( 30 pria dan 20 wanita).
Daftar nama putra putri dari mantan pamong desa (Kamituwo Pojok) tersebut adalah sbb:
Sumali (Alm), Sumiharjo, Suparmi, Kamaji (Alm), Sri Minatun (Almh), Purnami, Harnoko, Mariyatun, Siswoto, Jumiati, Mardiono, dan Suprapti.

Hingga kini telah terdapat dua putra dan satu putri yang telah meninggal dunia, yakni putra pertama yang bernama Sumali, Kamaji (putra ke 4), dan Sriminatun (anak ke 5).

Adapun cucu yang sudah meninggal dunia ada 2 jiwa pria semua,  serta satu buyut wanita. Sehingga saat ini masih tersisa 4 putra, 5 putri,  31 cucu, serta  49 buyut.

Sementara  itu pada waktu dan tempat yang sama, telah berlangsung  pula reuni keluarga besar Ngali-Suminah, yang pelaksanaannya sengaja disatukan dengan reuni keluarga besar Sahid-Kartini, berkaitan dengan rencana keberangkatan ke tanah suci untuk melaksanakan ibadah haji, yakni Sumiharjo beserta istrinya, Kasmilah, dan Siswoto yang juga beserta istrinya yang bernama Siti Nafifah.

Dua pasang suami istri tersebut rencana akan berangkat ke Makkah pada 5 Agustus mendatang.(mar).

Agun Gunandjar Sudarsa Dukung Program “Pernusa Peduli Yatim Dan Dhuafa”, Siapkan 1000 Paket Kebutuhan Idul Fitri

Agun Gunandjar Sudarsa Dukung Program “Pernusa Peduli Yatim Dan Dhuafa”, Siapkan 1000 Paket Kebutuhan Idul Fitri

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh pahala dan berkah. Selain menjalankan puasa, banyak bentuk ibadah lain yang dilakukan, salah satunya menyantuni anak yatim piatu dan kaum duafa.

Bertepatan dengan momen Ramadhan 1439H, Ormas Perjuangan Rakyat Nusantara (PERNUSA) berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim piatu dan kaum duafa. Anak-anak yatim piatu yang diundang berasal dari yayasan yatim piatu yang berada di wilayah Cipayung.


Menurut Ketua Umum Pernusa Kanjeng Pangeran Norman Hadinegoro, bahwa kegiatan santunan ini merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan PERNUSA di setiap bulan suci Ramadhan. Dan ini adalah hasil saweran dari anggota dan pengurus Pernusa, yang ingin berbagi kebahagiaan pada anak-anak yang kurang beruntung di bulan Ramadhan. “Kami juga ingin kegiatan ini menjadi ajang komunikasi untuk mempererat silaturahim anggota Pernusa dengan masyarakat, paparnya.

PERNUSA bersama Agun Gunandjar Sudarsa serta anggota dan para simpatisan Pernusa akan memberikan bantuan sosial berupa kebutuhan pokok sebanyak 1.000 Paket, kepada para masyarakat di beberapa wilayah khususnya Jakarta, kalau hari ini digelar di Cipayung Jakarta Timur dan Masjid Agung Al Hikmah, besuk akan digelar di wilayah lain, ini merupakan kepedulian sesama untuk membantu mereka memenuhi kebutuhan Idul Fitri, ungkap KP Norman Hadinegoro.


Hal yang sama juga diungkapkan Politisi Senior Partai Golkar, Drs. Agun Gunandjar Sudarsa, Bc.IP., M.Si bahwa Santunan Yatim Puatu dan Kaum Dhuafa merupakan ajaran agama, dan ini merupakan bentuk kepedulian sosial dan Gotong Royong yang telah ada sejak dahulu.

Kalau kita konsisten dengan paham kebangsaan dan menempatkan agama menjadi tuntunan, maka ini adalah bentuk pengamalan sila pertama Pancasila, memberikan santunan adalah bentuk karya nyata sebagai ralitas, dan bukan ngomong doang, untuk itu kita berharap pada mereka yang memiliki rezeki berlebih, maupun yang berpenghasilan tetap, seperti Aparatur Sipil Negara (ASN/PNS) mau mengeluarkan zakat, infaq dan shodaqoh maka permasalah kemiskinan di negeri ini bisa diatasi, untuk itu peningkatan pemahaman tentang ajaran agama harus di perkuat dan jangan dipolitisir untuk kepentingan tertentu, ungkap Agun Gunandjar Sudarsa.

Berlebaran di TMII Serasa Berlebaran di Kampung Halaman

Berlebaran di TMII Serasa Berlebaran di Kampung Halaman

Tidak Mudik jangan sedih dan risau, karena Menejemen Taman Mini Indonesia Indah akan menyajikan aneka kesenian dan sajian kuliner di beberapa anjungan, serasa berlebaran di Daerah anda, dimana pada Hari Raya Idul Fitri 1439 Hujriah, tanggal 15 Juni hingga 1 Juli 2018, Taman Mini Indonesia Indah bersama seluruh Anjungan dan Museum di TMII, akan menyuguhkan aneka pergelaran kesenian maupun tradisi masyarakat sebagaimana biasa di gelar di daerah.

Bagi anda yang tidak menggunakan kendaraan Mobil, dengan sepeda motorpun dapat dengan nyaman masuk ke areal anjungan daerah maupun museum, menurut Ketua panitia Pekan Lebaran Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Diono, untuk mengantisipasi membludaknya pengunjung, pihaknya melalukan beberapa upaya, salah satunya dengan menyediakan kantung-kantung parkir, serta menambah jumlah armada shuttle gratis, kami juga upayakan untuk sepeda motor bisa parkir di beberapa anjungan agar tidak terjadi penumpukan. Yang jelas, faktor kenyamanan dan keamanan tetap kami utamakan bagi pengunjung.

Diakuinya untuk Pekan Lebaran ini pihaknya menargetkan sekitar 400.000 pengunjung untuk datang ke tempat wisata TMII ini, yang tahun lalu hanya 350.000 pengunjung, jumlah tersebut hanya perkiraan awal, karena umumnya jumlah pengunjung tiap tahun selalu mengalami peningkatan yang cukup drastis, terutama saat musim liburan. Kami optimis angkanya akan labih dari 400.000, karena jumlah libur cukup panjang, ada cuti bersama, lalu di tambah dengan libur sekolah, ujar Diono.

Hal yang sama juga diungkapkan Direktur Penelitian, Pengembangan, dan Budaya TMII, Putu Supadma Rudana mengajak pada masyarakat untuk berlebaran di Taman Mini Indonesia Indah Jakarta, sehingga diharapkan akan mengobati rasa kengen pada kampung halamannya.

Berbagai kuliner di sekitar Anjungan Daerah, juga banyak menyajikan kuliner lebaran, demikian juga suasana di anjungan-anjungan daerah akan menyajikan kesenian tradisional, demikian juga museum yang ada di TMII, memiliki sejumlah acara hiburan selama libur Lebaran, mulai tanggal 15 Juni hingga 1 Juli 2018 dimulai dengan Parade Bedug dan Perkusi Islami, sehingga akan membuat pengunjung merasakan Lebaran seperti di kampung halaman bakal didapatkan pengunjung, tegas Putu Supadma Rudana.

Di beberapa panggung hiburan juga akan digelar Gambang Kromong dengan bintang tamu Omaswati akan menghibur pengunjung di panggung parkir selatan, Tanggal 17 Juni musik Congdut oleh Yuo Wish Band dengan bintang tamu Sonny Joss di panggung parkir selatan, dan pengunjung juga bakal disajikan musik dangdut Aseloley Sagita di panggung parkir selatan.

Di TMII terdapat 33 anjungan daerah akan mempergelarkan aneka kesenian tari dan lagu di anjungan masing-masing sesuai jadwal unit-unit rekreasi seperti kereta gantung teater Keong Mas, SnowBay, Skyworld, Aeromovel, Taman Burung, Dunia Air Tawar, Istana anak-anak, kereta api mini, Taman legenda Keong Mas juga siap melayani pengunjung.

"Demi kenyamanan para pengguna Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menyiapkan petugas-petugas di setiap titik keramaian, baik dari unsur satuan pengamanan, Polri Satpol PP dan TNI kurang lebih berjumlah 200 personel," ungkap Putu Supadma Rudana. (Pry)

Wujud Ungkapan Syukur, STP Trisakti Gelar Bukber dan Berikan Penghargaan

Wujud Ungkapan Syukur, STP Trisakti Gelar Bukber dan Berikan Penghargaan

Dibulan Ramadhan, sebagai bulan yang penuh berkah, juga menjadi hari terbaik seluruh Civitas Akademika Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti (STP Trisakti), dimana STP Trisakti memperingati Dies Natalis yang ke 49, rasa ungkapan syukur juga dilakukan dengan buka pasa bersama dan Tausyiah Ramadhan. Disela acara tersebut Yayasan Trisakti juga memberikan penghargaan pada Dosen maupun Karyawan yang telah mengabdi selama 15, 25 dan 30 tahun di STP Trisakti.

Ketua Yayasan Trisakti, DR Bimo Prakoso berharap dengan pemberian penghargaan bagi Dosen dan Karyawanyang memiliki masa pengabdian, 15, 25 dan 30 tahun ini, akan memicu semangat dan kualitas kerja yang lebih baik lagi, dan ini sebagai ungkapan terimakasih ST Pariwisata Trisakti pada mereka yang telah mengabdikan diri dalam pengembangan akademik.

Yayasan Trisakti mengapresiasi seluruh jajaran civitas akademika STP Trisakti, yang telah bekerja keras dengan keberhasilan para dosen maupun Mahasiswa, sebagai Ketua Yayasan Trisakti juga akan terus melakukan evaluasi dan koreksi kinerja seluruh sekolah tinggi di Trisakti, semua dituntut bekerja keras untuk menjadi yang nomor satu, semua harus berbuat kebaikan, berjuang untuk kemajuan STP Trisakti, kita harus bekerja dengan tulus dan harus lebih berjuang untuk lebih baik dan lebih maju lagi, pinta Dr Bimo Prakoso.


Hal yang sama juga diungkapkan Dewan Pembina Yayasan Trisakti Panji Wisaksana, bahwa Yayasan Trisakti mengapresiasi keberhasilan STP Trisakti yang semakin tahun menunjukkan keberhasilan dalam mengembangkan Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti dengan baik, kita memang harus bersatu dalam menghadapi setiap tantangan saat ini dan masa depan, jika ada masalah agar diselesaikan secara internal, manajeman harus terbuka untuk membangun dan mengabdi pada lembaga pendidikan tinggi ini, paparnya.

Sementara Ketua STP Trisakti Fetty Asmaniati, SE.MM juga menegaskan, bahwa STP Trisakti merasa bersyukur saat ini bisa menggelar syukuran Dies Natalis ke 49, dan terobosan-terobosan akan terus dilakukan dalam memasuki usia yang ke 50 tahun, salahsatunya adalah upaya untuk membangun Gedung Kembar di areal STP Trisakti ini, saat ini untuk pembangunan gedung di belakang kampus utama, masih dalam proses perijinan.

Perkembangan STP Trisakti mulai dari Akademi Pariwisata Trisakti hingga berubah bentuk menjadi Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, dengan prestasi yang laur biasa juga atas peran para pendiri maupun kepemimpinan Ketua STP Trisakti sebelumnya, keberhasilan juga atas kerja keras seluruh Civitas Akademika STP Trisakti, para Mahasiswa maupun peran Alumni dan Mitra STP Trisakti, Perguruan Tinggi STP Trisakti akan tetap mengikuti aturan sebagaimana diatur oleh Kementerian Restek dan Dikti, dimana jumlah dosen juga akan terus ditambah, seiring dengan meningkatnya jumlah mahasiswa di STP Trisakti, dimana jumlah dosen dengan mahasiswa, 1 berbanding 40, dan dosen juga harus memiliki jenjang akademik maupun akreditasi dosen, dan kita bersyukur sebagaian besar dosen STP Trisakti telah memiliki Akreditasi Dosen, ungkapnya.

Hasil karya penelitian dosen, setiap tahun juga ada peningkatan, dan terus dilakukan publikasi di Jurnal Nasional maupun Jurnal Internasional, demikian juga dengan kinerja penelitian yang telah dimasukkan kemenristek Dikti, sehingga diharapkan ada peningkatan kinerja penelitian, dan kita bersyukur hibah penelitian juga diberikan pada dosen STP Trisakti.

Keberhasilan juga di peroleh para Mahasiswa STP Trisakti baik prestasi akademik maupun non akademik, baik ditingkat nasional maupun internasional, kita mengapreasiasi karena ditahun ini ada 31 prestasi mahasiswa, demikian juga kerjasama dengan Universitas Luar Negeri melalui jalur beasiswa, STP Trisakti akan memperoleh mahasiswa dari luar negeri, dari 21 Negara Asia dan Eropa, untuk itu hari ini kita menggelar syukuran atas keberkahan yang diberikan Allah SWT, pada STP Trisakti, papar Fetty Asmaniati, SE.MM. (Red)
Diberdayakan oleh Blogger.