Pelatihan Penanggulangan Bencana Bagi Wartawan

141wartawan cetak, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor, Pelatihan tanggap bencana tersebut, adalah upaya untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan para wartawan akan penanggulangan bencana.

TNI KUAT RAKYAT SEJAHTERA

DARI RAKYAT OLEH RAKYAT UNTUK RAKYAT

Presiden Jokowi Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

Instuksi Presiden untuk Tembak Ditempat Bandar Narkoba

Forum Wartawan Kebencanaan

141 Wartawan cetak,Online, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor

Ramadhan Ceria Berbagi Kebahagiaan, Wujud Kepedulian PMI Jakpus

Ramadhan Ceria Berbagi Kebahagiaan, Wujud Kepedulian PMI Jakpus
PMI Kota Jakarta Pusat melalui Program "Ramadhan Ceria Berbagi Kebahagiaan", mengadakan buka puasa bersama.
Kegiatan Ramadhan Ceria Berbagi Kebahagiaan ini sebagai upaya membangun silaturahmi, kegiatan ini dihadiri oleh Walikota Jakarta Pusat pengurus PMI DKI Jakarta, Pengurus di 6 wilayah PMI di DKI Jakarta, KSR, PWR, Pembina PWR, Relawan dan masyarakat di lingkungan PMI Kota Jakarta Pusat.

Ramadhan Ceria Berbagi Kebahagiaan merupakan kegiatan yang dilakukan setiap tahun Semoga dengan adanya acara silaturahmi dan berbuka puasa ini dapat memperkuat hubungan antara PMI dengan pemda PMR, KSR, Relawan dan masyarakat di lingkungan kota Jakarta Pusat, acara yang digelar pada Kamis 31 Mei 2018 ini dengan tema Ramadan ceria berbagi kebahagiaan diadakan di gedung markas PMI Kota Jakarta Pusat jalan Pecenongan No 82 Jakarta Pusat yang dihadiri sekitar 200 orang unsur PMI.

Dalam sambutannya H Wardi Sulaiman selaku Ketua PMI Kota Jakarta Pusat menjelaskan bahwa dengan adanya Ramadhan Ceria Berbagi Kebahagiaan ini, PMI Kota Jakarta Pusat dapat berbagi kasih dengan masyarakat sekitarnya, sementara dalam siaga Lebaran kali ini PMI Kota Jakarta Pusat juga memberikan dukungan lebaran untuk para pemudik yang akan datang, dengan mendirikan pos pertolongan pertama dan ambulans PMI menyiapkan tenaga bertugas pada H- 7 sampai H + 7 lebaran, PMI Jakarta Pusat selanjutnya juga melakukan pelayanan pertolongan pertama bergerak dengan menggunakan ambulans dan motor first responder di wilayah Jakarta Pusat, diharapkan sukarelawan maupun medis PMI Jakarta Pusat siap untuk mendukung kegiatan bantuan PMI di lebaran ini.


Dalam kegiatan berbuka puasa ini dibagikan pula paket bantuan lebaran sehingga keluarga besar PMI dan masyarakat merasakan kebahagiaan dan kehangatan berbuka puasa di bulan Ramadhan ini paparnya.(Red)

SESKOAL PERINGATI HARKITNAS KE-110 TAHUN 2018

SESKOAL PERINGATI  HARKITNAS KE-110 TAHUN 2018

Seskoal, 21 Mei 2018, Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal) melaksanakan upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-110 Tahun 2018, bertindak selaku inspektur upacara Komandan Seskoal Laksamana Muda TNI Sulistiyanto, S.E., M.M., M.Sc., dengan Komandan Upacara Letkol Marinir Drs. Firdaus, M.Pd di Lapangan Apel Laut Jawa Bumi Cipulir Seskoal, Jakarta Selatan, Senin (21/5).

Adapun tema peringatan Hari Kebangkitan Nasinal yang ke-110  tahun 2018 adalah ” Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional Indonesia di Era Digital “.

Dalam amanat tertulis Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara yang dibacakan Komandan Seskoal Laksamana Muda TNI Sulistiyanto, S.E., M.M., M.Sc., mengatakan bahwa Peringatan Hari Kebangkitan Nasional, merupakan momentum perjuangan seluruh rakyat Indonesia, dimana pada saat itu adalah masa bangkitnya semangat nasionalisme, persatuan, kesatuan dan kesadaran sebagai sebuah bangsa untuk memajukan diri melalui gerakan organisasi modern yang sebelumnya tidak pernah muncul selama  penjajahan. Semangat kebangkitan nasional tidak pernah memudar, namun justru semakin menunjukkan urgensi bagi kehidupan berbangsa kita sehari hari, padahal semangat itu sudah tercetus 110 tahun yang lalu, di tandai dengan berdirinya Boedi Oetomo, namun sampai sekarang tetap sangat ampuh menyatukan dan menyemangati gerak kita sebagai bangsa, lanjut dari Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

Lebih lanjut dikatakan bahwa Presiden Joko Widodo selalu mendorong dunia pendidikan melalui berbagai terobosan baru baik di tingkat pendidikan tinggi maupun menengah, guna menciptakan tenaga trampil yang siap kerja. Untuk itu, mari maknai peringatan tahun ini di lingkungan kita masing-masing, sesuai lingkup tugas kita masing-masing, untuk semaksimal mungkin memfasilitasi peningkatan kapasitas sumber daya manusia, terutama generasi muda, yang akan membawa kepada kejayaan bangsa di tahun-tahun mendatang.

Hadir dalam upacara tersebut Wadan Seskoal Laksamana Pertama TNI TSNB.Hutabarat, M.MS., Seklem Seskoal Kolonel Laut (S) Hardiko, S.Sos., M.M, para pejabat utama Seskoal, Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS serta Pasis Dikreg Seskoal Angkatan Ke-56 TP. 2018. Upacara Harkitnas ke-110 Tahun 2018 ini diakhiri dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri dan Satu Nusa Satu Bangsa.(Nurul)

64 Tahun IPKI Siap di Garda Terdepan Perjuangkan Nilai-nilai Proklamasi 17 Agustus 1945

Peringati HUT 64, Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pendukung kemerdekaan Indonesia Menggelar Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Bertempat di aula Gedung Dewan Harian Daerah 45 Provinsi DKI Jakarta, seluruh dewan Pembina, Penasehat, Pengurus DPP, DPD dan OKP dibawah Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia menggelar kegiatan buka Puasa bersama serta memperingati Hari Kebangkitan Nasional.


Disela acara tersebut Ketua Umum Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia, Bambang Sulistomo Sip. MSi.menegaskan, bahwa kegiatan hari ini disamping buka puasa bersama dan memperingati HUT IPKI Ke 64, juga dalam upaya menyikapi situasi yang berkembang saat ini, dimana DPP IPKI menyatakan sikap mengutuk semua bentuk terorisme dan mengajak semua elemen bangsa untuk bersatu dalam memerangi terorisme, serta meminta Pemerintah agar meningkatkan kewaspadaan tingkat tinggi terhadap berkembangnya paham dan ideologi impor yang bertentangan dengan ideologi Pancasila.

Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia beserta seluruh mitra juang akan senantiasa berada di Garda terdepan dengan segala Resiko yang ada dalam perjuangan nilai-nilai Proklamasi 17 Agustus 1945. Lebih jauh Bambang Sulistomo menegaskan, bahwa saat ini perlunya dibangun "Semangat Kebangkitan Nasional", dan DPP IP-KI akan selalu merumuskan agar bangsa ini semakin baik dan IPKI siap menghadapi upaya-upaya yang akan meruntuhkan bangsa ini.


Hari Kebangkitan Nasional ini harus menjadi dasar utama dari gerakan gerakan kebangsaan, dan IPKI akan selalu mengingatkan kesadaran hidup berbangsa dan bernegara. ini semua untuk keutuhan nasional, bangsa ini harus berdaulat sebagai bangsa yang Merdeka, untuk itu kita membutuhkan keutuhan bangsa. Karena tanpa keutuhan bangsa; bangsa ini tidak bisa dihormati dan tidak bisa berdaulat dan bersatu ini seluruh unsur bangsa, tegasnya.

Pelajar dan Mahasiswa Pariwisata Ikuti Seminar MICE STP Trisakti

Pelajar dan Mahasiswa Pariwisata Ikuti Seminar MICE STP Trisakti

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan aneka ragam wisata alam, kuliner dan budaya serta wisata buatan yang semakin menarik, saat ini obyek-obyek wisata tersebut telah menjadi tujuan wisatawan domestic maupun Mancanegara, sehingga pertumbuhan industi wisata juga meningkat cepat, dan pengembangan sektor pariwisata Indonesia juga tidak terlepas dari sektor wisata bisnis, yaitu usaha jasa MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition). Dan kini Pemerintah telah menempatkan MICE sebagai produk unggulan pariwisata nasional, karena berhasil meningkatkan kunjungan wisatawan yang tentunya turut berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan devisa negara, hal tersebut diungkapkan Direktur Travel bisnis Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, Drs Amrullah SM, M.Hum. M.Si. Par disela acara Seminar MICE di Auditorium STP Trisakti Jl. IKPN Bintaro No. 1, Tanah Kusir Jakarta Selatan.

Lebih jauh dijelaskan, bahwa dari hasil penelitian dari pemetaan destinasi MICE, Indonesia memiliki keunggulan di sektor incentive travel (wisata insentif). Setidaknya, dari 16 destinasi MICE yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata mayoritas memiliki potensi yang kuat di bidang wisata insentif. Di Indonesia, konsep perjalanan wisata insentif masih belum dipahami secara teknis oleh SDM pariwisata serta minim pengetahuan dan pengembangannya, begitu pula dengan pelaku usahanya. Padahal Indonesia memiliki keindahan alam luar biasa, potensi budaya beragam dan keramah-tamahan yang dapat ditawarkan kepada perusahaan-perusahaan besar nasional maupun internasional.


MICE Discovery yang terdiri dari seminar dan pameran telah sukses diadakan selama empat tahun berturut-turut mulai dari 2015. Kini, mahasiswa-mahasiswi Diploma 4 Usaha Perjalanan Wisata angkatan 2014 Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti hari ini menyelenggarakan Seminar “MICE DISCOVERY” yang ke-lima dengan mengangkat pembahasan mengenai peluang usaha industri MICE dalam tema “Incentive Travel: Necessity Beyond Luxury” dan Seminar ini juga diharapkan akan mampu mengedukasi para SDM Pariwisata untuk memahami pentingnya pengetahuan dasar MICE, sertifikasi kompetensi yang wajib dimiliki untuk bergelut di bidang MICE, dan peningkatan strategi sukses penyelenggaraan wisata insentif maupun kebijakan terkait MICE di Indonesia, papar Amrullah.

Hal yang sama juga diungkapkan Panitia Seminar yang juga Mahasiswa STP Trisakti, Harwin, bahwa dalam Seminar MICE ini digelar disamping diikuti Mahasiswa STP Trisakti juga hadir para mahasiswa Pariwisata dari beberapa Lembaga Pendidikan Tinggi Pariwisata Jakarta, Bandung, Jogja dan Sumatera, serta hadir juga siswa-siswi SMK Pariwisata yang akan menggali ilmu MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition). Panitia menghadirkan pembicara Sudarno, SE., M. Si. (Akademisi dan Assesor MICE), Reitha Fariza Hanividya (Kepala Sub. Bidang Olahraga dan MICE Kementerian Pariwisata Republik Indonesia) serta Ida Bagus Lolec (Director of External Relations Pacific World Nusantara dengan Moderator Monalisa Eka Shinta S.ST, M. Par, selaku Ketua Penyelenggara yang juga Dosen STP Trisakti, paparnya.


Dalam paparannya Sudarno, SE, MM Assesor MICE selaku pembicara seminar mengungkapkan, bahwa pertumbuhan sector pariwisata di dunia mengalami peningkatan signifikan, bahkan diatas pertumbuhan ekonomi dunia, yaitu berada pada angka 4,6%, mencapai 850 juta perjalanan wisata, demikian juga di Indonesia bahwa Sektor Pariwisata saat ini mampu memberikan kontribusi pada pemasukan APBN nomor 2 setelah Kelapa Sawit, bahkan sektor Migas yang dulu berada diatas, namun saat ini dibawah sector Pariwisata.

Kalau dilihat kondisi Kelapa Sawit saat ini yang memperoleh penolakan di Eropa, karena pembukaan lahan dengan menebang hutan serta merusak ekosistem didalamnya, maka ekspor Kelapa Sawit juga akan menurun, sehingga sektor Pariwisata akan menjadi sektor unggulan dalam penerimaan APBN Indonesia, sehingga peluang kerja maupun peluang usaha bidang pariwisata semakin terbuka lebar, demikian juga industri MICE akan semakin tumbuh dan berkembang seiring dengan pertumbuhan ekonomi dunia, seperti kemajuan pesat di India, China dan Korea, tegasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Director of External Relations Pacific World Nusantara, Ida Bagus Lolec, yang terus mendorong pada mahasiswa untuk bisa mandiri berwirausaha bidang MICE, kalau bekerja di industry MICE cukup 2 atau 3 tahun, dan anda harus berani untuk mandiri, untuk itu mahasiswa harus siap bersaing dan menghadapi setiap tantangan, bangun terus semangat berkompetisi dan kuasai setiap perkembangan yang berhubungan dengan industri MICE, harapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan panitia Dies Natalis STP Trisakti, Nur Baiti, bahwa Seminar Nasional Pariwisata ini merupakan kegiatan rutin STP Trisakti, ditahun 2018 ini kita sengaja membahas masalah MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition), dalam upaya meningkatkan wasasan para Mahasiswa akan industri MICE, sebagai bagian dari Kepariwisataan, agar para mahasiswa dapat melakukan pengayaan akademis serta para mahasiswa memperoleh bekal saat nanti terjun ke dunia industri pariwisata.

Kegiatan Seminar ini juga sebagai rangkaian acara Dies Natalis maupun HUT STP Trisakti yang ke 49 tahun dan MICE kedepan diharapkan lebih besar lagi dengan skala internasional dengan menghadirkan peserta maupun pembicara dari negara-negara lain, dalam upaya membangun kerjasama pariwisata internasional dan turut mempromosikan pariwisata Indonesia ke mancanegara, kita juga berharap seluruh mahasiswa mampu meningkatkan pencapaian pembelajaran dan sarana praktik bidang MICE guna penguatan ilmu yang selama ini diperoleh di bangku kuliah STP Trisakti, papar Nur Baiti. (Red)
Diberdayakan oleh Blogger.