Perdalam Intelligent Transport System, Mahasiswa dan DOsen ITL Trisakti Studi Banding Ke Taiwan

Perdalam Intelligent Transport System, Mahasiswa dan DOsen ITL Trisakti Studi Banding Ke Taiwan

Era teknologi Modern saat ini telah menuntut seluruh sistem transportasi untuk bisa menyesuaikan dengan perkembangan teknologi yang berkembang begitu pesat, apalagi Pemerintah Indonesia yang saat ini sedang berkonsentrasi dalam pembangunan infrastruktur transportasi darat, laut dan udara, telah mendorong jajaran akademika Institut Transportasi dan Logistik Trisakti (ITL Trisakti) untuk dapat menyediakan sumber daya manusia yang ahli dibidang transportasi dan logistik, dan pada Jumat 23 Maret 2018, ITL Trisakti telah memberangkatkan 20 Mahasiswa dan Dosen untuk memperdalam ilmu transportasi, khususnya ilmu Intelligent Transport System atau ITS, ITS adalah integrasi antar sistem informasi dan teknologi komunikasi dengan infrastruktur transportasi, kendaraan dan pengguna jalan,

hal tersebut diungkapkan Wakil Rektor IV, Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, bidang Kerjasama dan Pemasaran, Dr Juliater Simarmata disela acara pembekalan Mahasiswa di Ruang Rapat Kampus Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, jalan IPN No. 2 Kebon Nanas, Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur.

Lebih jauh Dr Juliater Simarmata menegaskan, bahwa rasio jumlah kendaraan dengan petugas Kepolisian, khususnya Polisi lalu lintas sudah tidak berimbang, apalagi di jam padat, jumlah kendaraan khususnya di Ibukota Jakarta mencapai 3 juta kendaraan, sementara jumlah petugas sangat sedikit, sehingga pelanggara lalu lintas sudah tidak bisa dikendalikan bahkan sulit ditindak, disinilah Intelligent Transport System akan mengakomodir hal tersebut, mulai dari pengaturan lalu lintas, menindak pelanggaran lalulintas dengan sistem elektronik, penindakan hukum berlalulintas (Tilang) dengan cara manual sudah waktunya ditinggalkan, semua harus dilakukan dengan dengan sistem yang baik, yaitu dengan elektronik.

Nantinya dengan Intelligent Transport Sistem setiap pelanggaran lalu lintas seperti melanggar lampu merah, masuk jalur buswey, parkir di areal larangan parkir, lawan arus dan pelanggaran lain, akan terekam oleh sistem, dan pelanggar lalu lintas akan menerima tagihan ke rumah, ini kedepan akan membuat masyarakat semakin tertib dan dapat menekan adanya kebocoran keuangan di lapangan, karena denda harus dibayar melalui Bank atau e-money, tegasnya.


Pengiriman Mahasiswa dan dosen ini juga untuk mengembangkan sumber daya manusia di Indonesia, program ini atas kerjasama Institut Transportasi dan Logistik Trisakti bekerjasama dengan ITS Taiwan beserta organisasi transportasi ITS Indonesia, dibawah pimpinan Ibu Noni Purnomo (Presdir Blue Bird Grub dan Dr Elly Sinaga), ini merupakan beasiswa kepada 20 mahasiswa dan 5 dosen Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, setelah memperoleh ijin perubahan dari Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi (STMT) Trisakti menjadi Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti, seluruh Mahasiswa dan Dosen ITL Trisakti juga akan mengikuti konferensi internasional mengenai Intelligent Transport System di National University Taiwan, Taiwan. Kegiatan tersebut akan diselenggarakan pada tanggal 24 Marat 2018 sampai dengan 1 April 2018.

Kegiatan yang dilakukan dalam konferensi tersebut di rangkai sedemikian rupa oleh penyelenggara dalam bentuk Lactating, Group Discussion, Expo dan Technical Tour. Lecture atau ceramah mengenai Sustainable Urban Transport Policy, New Generation of ERP in Singapore, dan Smart Mobility dan Liveable City. Setiap ceramah akan ditutup dengan diskusi kelompok. Selama ceramah dan diskusi akan ada Technical Tour yaitu mengunjungi Taipei Public Bike, Taipei Metro, Taipei High Speed Rail, Taoyuan Metro, Transportation Bus Station. Berbagai tema dari yang dikembangkan dan disajikan di dalam konferensi tersebut adalah mengenai. MaaS (Mobility as a Service) Development in Taiwan, ITS Smart City, Smart Highway dan Autonomous Vehicle. keynote dari konferensi ini benema Smart Mobility Development in Japan, sens Expo dengan tema-tema lainnya yang mendukung kegiatan Studi mengenai ITS.

Dengan diadakannya kegiatan tersebut. diharapkan agar mahasiswa ITL Trisakti dapat menjadi pilar-pilar dan sumber ide bagi implementasi dan pengembangan teknologi dalam dunia transportasi dan Logistik. bukan hanya di Jakarta melainkan Indonesia, papar Dr Juliater Simarmata.

Mahasiswa ITL Trisakti, Novel Fathurahman (Prodi Manajemen Transportasi Udara) disela acara tersebut, pada wartawan mengungkapkan bahwa seluruh mahasiswa telah mempelajari alur transportasi, baik darat, udara maupun transportasi laut, semua disini saling berkaitan dan tidak bisa berdiri sendiri-sendiri, dan keberangkatan ke Taiwan ini adalah upaya belajar lebih jauh, sistem apa yang telah berjalan di Taiwan maupun di Indonesia, studi banding ini akan kita serap sejauhmana kelebihan sistem transportasi di Taiwan, hal tersebut akan kita pelajari dan kita kontribusikan bagi pembangunan sistem transportasi di Indonesia, hasil riset, studi banding serta Konferensi ini nantinya akan kita serahkan kepada Pemerintah Indonesia yaitu Kementerian Perhubungan maupun Dinas Perhubungan melalui Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, paparnya. (PY)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.