Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru, STIH IBLAM Akan Berikan Beasiswa

Di era Globalisasi dan perkembangan teknologi serta IT, ternyata berdampak serius di semua sektor, untuk itu Yayasan Lembaga Pengembangan Ilmu Hukum dan Manajemen IBLAM sebagai pendiri Sekolah Tinggi Ilmu Hukum “IBLAM”, terus berupaya meningkatkan kualitas Akademikan di STIH IBLAM agar para alumni mampu berkompetisi dan mandiri dalam penegakan hukum di Indonesia.

Ketua Yayasan LPIHM IBLAM, Dr. H. Edy Susanto, S.H.,MH.,MA saat ditemui Wartawan di ruang kerjanya menegaskan, bahwa Ilmu Hukum memiliki hubungan luas pada bidang ilmu yang lain, sehingga para lulusan Sarjana Hukum maupun Magister Hukum memiliki kesempatan yang luas di semua jabatan pekerjaan, bahkan untuk mandiri bisa berkarier di Advokat/Pengacara atau di Notaris, jadi lulusan Sarjana Hukum bisa bekerja di seluruh lini, misalkan Ekonomi ada Hukum Bisnis, di lingkungan ada Hukum Lingkungan, Dibidang Kedirgantaraan ada Hukum yang mengatur tentang Udara, Cyber, Hukum Agama, Hukum Tenaga Kerja dan Hukum selalu menempel pada setiap profesi, jadi Ilmu Hukum ini sangat fleksibel, sehingga dimana-mana membutuhkan Sarjana Hukum, untuk itulah STIH IBLAM tahun Akademik 2018-2019 ini akan membuka kesempatan pada Generasi Penerus Bangsa agar bisa berkarier serta menimba ilmu Hukum di IBLAM, bahkan kita akan berikan beasiswa bagi para Mahasiswa, baik yang memiliki Prestasi secara akademik maupun Non Akademik, bahkan bagi yang tidak mampu juga akan kita berikan beasiswa pengurangan biaya kuliyah, ini sesuai visi dan misi STIH IBLAM dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, ungkapnya.


Saat disinggung dengan telah diberikannya ijin Perguruan Tinggi Asing untuk beroperasi di Indonesia, Dr. H. Edy Susanto juga mengaku bahwa dirinya tidak takut bersaing, karena keputusan tersebut adalah keputusan pemerintah dengan maksud dan tujuan yang baik juga, agar perguruan tinggi di Indonesia dapat meningkatkan kualitas akademiknya, kita tetap patuh pada azas dan kebijakan pemerintah, namun demikian STIH IBLAM juga akan siap menghadapinya dengan persaingan yang baik, saya yakin kita siap untuk itu, apa yang terjadi kita tidak perlu protes, karena apa kebijakan pemerintah merupakan kebijakan yang diambil oleh para petinggi di Indonesia yang harus kita ikuti, STIH IBLAM yakin pendidikan dari luar belum tentu baik buat rakyat Indonesia, karena pendidikan asing mungkin dinilai baik untuk orang asing, sementara untuk orang Indonesia harus didasari dengan idiologi Pancasila, menjunjung tinggi Kebhineka Tunggal Ika-an, setia pada NKRI serta UUD45 bahkan perlunya nilai-nilai Aqlak dan Silaturahmi, jadi kita tidak perlu takut dengan Universitas Asing di Indonesia, sistem pembelajaran dan Kurikulum STIH IBLAM berpegang teguh pada Pancasila dalam membangun bangsa ini, sesuai kultur budaya bangsa Indonesia yang patriot, nasionalisme, paham kebangsaan dan siap Bela Negara, karena Kemerdekaan Indonesia tidak sertamerta dilakukan  oleh para Pejuang, tetapi Atas Rahmad Allah SWT, jadi kunci pokok kita semua adalah “Ibadah”, ungkapnya tegas.

Kaprodi S1 Sekolah Tinggi Ilmu Hukum IBLAM, Agnes Harvelinan, SH, LLM juga menjelaskan, bahwa pihaknya terus berupaya menjadikan STIH IBLAM, menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Terbaik di Jakarta dengan standar internasional, bahkan mulai 6 Maret telah membuka kesempatan bagi para Lulusan SMA/K untuk meneruskan ke jenjang Sarjana S1 bidang Ilmu Hukum dengan gelar Sarjana Hukum (SH) maupun para lulusan S1 Ilmu Hukum untuk bisa meneruskan ke jenjang Pasca Sarjana Magister Hukum (MH) di STIH IBLAM.

Bagi calon mahasiswa STIH IBLAM, untuk Tahun Akademik 2018 – 2019 ini, bisa mendaftar langsung ke 2 kampus, yaitu Kampus A berada di jalan Kramat Raya, No.25 Senen, Jakarta Pusat dengan telpon (021-21392851) atau ke Kampus B di Jalan Raden Sanim, No.99 Tanah Baru, Kecamatan Beji, Kota Depok dengan telpon (021-7764310) pendaftaran telah dimulai sejak tanggal 6 Maret dan akan ditutup pertengahan Agustus, dimana penerimaan Mahasiswa Baru dibagi dalam dua gelombang, untuk gelombang pertama dibuka Maret sampai Juni, dan gelomban ke dua, mulai Juli sampai Agustus, bagi calon mahasiswa program Sarjana maupun Pascasarjana, juga bisa melakukan pendaftaran melalui online di www.iblam.ac.id.

Untuk calon mahasiswa baru STIH IBLAM, bisa memilih kelas Reguler maupun kelas Karyawan, ini untuk memberikan kesempatan pada mereka yang telah bekerja namun ingin melanjutkan studi lanjut dibidang ilmu hukum, baik program Sarjana maupun Pascasarjana Magister Hukum, dimana untuk program S1 Ilmu Hukum dengan konsentrasi Hukum Bisnis dan Praktisi Hukum, dengan biaya yang sangat terjangkau, bahkan bisa dengan cara diangsur tiap bulan Rp. 400.000,- bahkan bagi mereka yang kurang mampu, namun yang memiliki rata-rata nilai raport 8, atau nilai UN 8 akan memperoleh beasiswa khusus dari Yayasan Lembaga Pengembangan Ilmu Hukum dan Manajemen IBLAM, ini semua dilakukan untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya pada Generasi Penerus Bangsa untuk menyelesaikan Pendidikan Tinggi Ilmu Hukum di IBLAM, tegas Agnes Harvelinan, SH, LLM yang juga lulusan salahsatu Universitas di Australia ini. (Py/NK)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.