Pelatihan Penanggulangan Bencana Bagi Wartawan

141wartawan cetak, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor, Pelatihan tanggap bencana tersebut, adalah upaya untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan para wartawan akan penanggulangan bencana.

TNI KUAT RAKYAT SEJAHTERA

DARI RAKYAT OLEH RAKYAT UNTUK RAKYAT

Presiden Jokowi Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

Instuksi Presiden untuk Tembak Ditempat Bandar Narkoba

Forum Wartawan Kebencanaan

141 Wartawan cetak,Online, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor

Megawati Andi Paturusi Bersama PERNUSA, Siap Membangun Indonesia Timur

Megawati Andi Paturusi Bersama PERNUSA, Siap Membangun Indonesia Timur

Pedesaan dikenal sebagai tempat yang nyaman, indah, adem ayem dan penuh kedamaian, namun tidak dipungkiri bahwa desa identik dengan sebuah potret buram yaitu “kemiskinan”. Citra buruk itulah yang hendak dihapus oleh seluruh jajaran Perjuangan Rakyat Nusantara (PERNUSA), dengan membangun masyarakat desa yang tangguh dan ekonominya meningkat, guna memperkuat perkotaan, hal tersebut diungkapkan Megawati Andi Paturusi sebagai Ketua Harian DPP Pernusa Bidang Ekonomi dan Gotong Royong.

Lebih jauh Megawati menilai bahwa pembangunan desa yang diamanatkan dalam Undang-Undang tentang Desa telah dilaksanakan dengan baik oleh Pemerintahan Jokowi, seperti penggelontoran dana desa serta pembangunan sarana dan prasarana desa, seperti akses jalan maupun irigasi di pedesaan, untuk itu PERNUSA akan memfasilitasi dalam memberikan pelatihan ketrampilan dalam mengolah produk pertanian, perkebunan maupun kerajinan masyarakat, serta membantu memasarkan melalui jaringan PERNUSA yang ada di seluruh Indonesia, fasilitas pembangunan jalan maupun pelabuhan saat ini harus kita maksimalkan dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat desat, tegasnya.


Megawati Andi Paturusi juga mengaku akan terus berjuang bersama PERNUSA untuk melakukan kegiatan-kegiatan dalam pemberdayaan masyarakat kecil, seperti membentuk koperasi kebutuhan pokok masyarakat kecil di beberapa desa, sehingga masyarakat pedesaan dapat memberoleh kebutuhan pokok dengan harga murah.

Disamping itu Koperasi juga akan dibentuk dalam upaya memasarkan produk-produk masyarakat pedesaan, dengan sarana jalan dan pelabuhan di beberapa daerah, agar dapat di pasarkan di perkotaan, melalui Koperasi Simpan Pinjam juga diharapkan akan membantu masyarakat dibidang permodalan, PERNUSA juga akan memfasilitasi kerjasama dunia perbankkan untuk memberikan pembinaan pada UKM dan Koperasi, tegas Megawati.


Sementara Ketua Umum Perjuangan Rakyat Nusantara, Kanjeng Pangeran Norman Hadinegoro juga menambahkan, bahwa Megawati Andi Paturusi memiliki rekam jejak yang bagus dalam membangun ekonomi kerakyatan di Makassar. Dan penunjukkan sebagai pengurus DPP PERNUSA bidang Ekonomi dan Gotong-royong, maupun Koordinator PERNUSA wilayah Indonesia Timur, hal tersebut guna membesarkan PERNUSA melalui program nyata berbasis pemberdayaan ekonomi kerakyatan serta ekonomi berbasis pedesaan yang selama ini telah dilakukan Megawati Andi Paturusi.

Yang tidak kalah penting adalah semangat gotong-royong masyarakat desa yang harus tetap di lestarikan bahkan dikembangkan, karena gotong royong adalah budaya traditional Indonesia, warisan bangsa yang telah diakui dunia dan sangat dibanggakan di Indonesia itu sendiri. Bagaimana dengan Gotong-royong kita bisa kerja sama untuk suatu tujuan tertentu untuk kepentingan bersama, demi kebahagian hidup bersama dan bermasyarakat. Bahkan sejarah Indonesia mencatat bahwa gotong royong telah menjadi element penting dalam kehidupan bernegara di Indonesia, betapa dahsyatnya pengaruh gotong royong dalam bangsa Indonesia, semangat gotong-royong inilah yang akan terus dikembangkan DPP PERNUSA di seluruh Indonesia, tegasnya.


KP Norman Hadinegoro juga berharap agar Kiprah PERNUSA dapat semakin luas, dan kini telah dibentuk kepengurusan di Provinsi Sulawesi Selatan, sehingga program Pemerintah Jokowi yang saat ini menggenjot pembangunan infrastuktur Jalan, Pelabuhan dan Tol Laut dapat di manfaatkan dengan baik, untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat pedesaan.

Tokoh Nasional yang juga Tim Sukses Independen Jokowi ini melihat bahwa Pembangunan Indonesia saat ini adalah wujud nyata dari program Presiden Jokowi dalam pembangunan daerah tertinggal maupun daerah pedesaan, agar konektivitas antar kabupaten/kota, provinsi dan nasional menjadi mudah dan praktis sehingga akan menaikkan dinamika sosial dan ekonomi, yang berdampak pada naiknya pendapatan masyarakat secara luas, tegasnya.(SP)

LETKOL LAUT (P) MUHAMMAD DIMMI OUMRY, S.E., JABAT KOMANDAN KN. TANJUNG DATU 1101

LETKOL LAUT (P) MUHAMMAD DIMMI OUMRY, S.E., JABAT KOMANDAN KN. TANJUNG DATU 1101

Putra kelahiran Medan, 18 Januari 1976 dikukuhkan sebagai Komandan Kapal Negara (KN) Tanjung Datu 1101 yang baru saja diresmikan oleh Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Ari Soedewo, di Galangan Kapal PT. Palindo Marine Shipyard hari ini Kamis, (18/1).

Sebelum didaulat menjadi Komandan KN. Tanjung Datu 1101, Letkol Laut (P) Muhamad Dimmi Oumry sempat berdinas di Pusat Latihan Kapal Perang, Kolat, Koarmabar.

Pria yang memiliki tanda jasa Satya Lencana Kestiaan delapan tahun dan Satya Lencana Kesetiaan 16 tahun, Satya Lencana Wira Nusa dan Dharma Nusa ini pernah mengenyam berbagai pendidikan militer dan sipil antara lain Lulus AAL-44 tahun 1998 kemudian mengikuti pendidikan Dikpasis Angkatan-11 tahun 1999.

Lanjut Sus PWO tahun 2006, kemudian Diklapa Koum Angkatan 12 tahun 2008, dilanjutkan KIBI Refresher Tahun 2011, KIBI LXXIX tahun 2013. Letkol Laut (P) Muhammad Dimmi lulusan Seskoal Angkatan-51 tahun 2013.

Sedangkan pedidikan sipil yang pernah diikuti yakni tamat SD tahun 1988, SMP tahun 1991, SMA tahun 1994, kemudian dilanjut ke jenjang perguruan tinggi S1. Ekonomi, Unkris Jakarta tahun 2011.
Komandan kapal patroli milik Bakamla yang baru ini juga memiliki riwayat penugasan yang cukup lumayan antara lain Dik Pasis Denma Kodiklatal tahun 1999, Kolinlamil Satlinlamil Jakarta KRI  Karimata-960, KRI Teluk Hading-538, KRI Teluk Sibolga, Denmako Kolinlamil DPB Diklapa I, KRI Teluk Sibolga-536, KRI Teluk Kau-504.

Sukses meniti karies di jajaran Satuan Kapal Amfibi (Satfib) Koarmabar melanjutkan penugasan di jajaran Satuan Kapal Patroli (Satrol) menjabat Komandan KRI-859 kemudian menempati jabatan di Gugus Tempur Laut Wilayah Barat (Guspurlabar) selanjutnya masuk Denmako Koarmabar setelah mengikuti Dikseskoal Angkatan LI.

Setelah lulus Dikseskoal Angkatan LI Letkol Dimmi masuk ke jajaran Satfib Koarmabar di bagian Staf Operasi, kemudian menjabat Komandan KRI Teluk Celukan Bawang-532, pindah ke jajaran Satuan Kapal Eskorta bagian Staf Operasi kemudian menjabat sebagai Paban Ops Guspurlabar dan  terahir di Puslar Kaprang Kolat Koarmabar.

Usai upacara pengukuhan Komandan KN. Tanjung Datu 1101, Letkol Laut Muhammad Dimmi Oumry mendapat ucapan selamat secara khusus dari Kepala Bagian Umum (Kabagum) Zona Kamla Barat Bakamla RI Kolonel Marinir Sandi Latief di VIP Room Bandara Hang Nadim Batam,

Kepala Bakamla RI Resmikan Kapal Patroli Terbesar Karya Anak Bangsa

Kepala Bakamla RI Resmikan Kapal Patroli Terbesar Karya Anak Bangsa

Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Kepala Bakamla RI) Laksmana madya TNI Ari Soedewo, S.E.M.H meresmikan kapal patroli  terbesar karya anak bangsa bernama KN Tanjung Datu-1101 di Dermaga PT. Palindo Marine Shipyard,Tanjung Uncang Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau pada Kamis (18/01/2018).

Upacara yang melibatkan ratusan pasukan upacara gabungan dari Bakamla RI Kantor Kamla Zona Barat, Batalyon Infanteri 10 Korps Marinir, Korps Pol Airud, Korps Brimob, PSDKP, dan Basarnas wilayah Batam itu ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Kepala Bakamla RI,Ketua Komisi-1 DPR RI, Wakil Ketua Komisi-1 DPR RI,Kapolda Kepri dan Danlantamal IV Tanjung Pinang yang dibarengi dengan  pengibaran bendera isyarat yang terbentang mulai haluan, anjungan, hingga buritan KN Tanjung Datu-1101.
Selain peresmian kapal tersebut,kepala Bakamla RI juga melantik Letkol Laut (P) Muhammad Dimmi Oumry, S.E sebagai Komandan KN Tanjung Datu-1101.

Peresmian Kapal Negara (KN) bernomor lambung 1101 tersebut juga diwarnai  dengan  pemotongan pita oleh Kabakamla RI  dan pemecahan kendi oleh Ketua Komisi 1 DPR RI Dr. H. Abdul  Kharis Almasyhari yang  dilanjutkan dengan peninjauan ke semua ruangan kapal.

Menurut Kabakamla RI,Laksmana Madya TNI Ari Soedewo menjelaskan bahwa kapal patroli dibuat sejak bulan Maret 2016 lalu itu, merupakan jenis kapal patroli terbesar dan pertama dibangun di Indonesia,dimana seluruh tahapan pembangunan kapal mulai perencanaan desain hingga konstruksi fisik dan instalasi system murni dilaksanakan oleh tenaga ahli putra-putri bangsa  dengan pengawasan penuh oleh Satgas pembangunan kapal Bakamla RI serta disertifikasi oleh Bureau Veritas sebagai badan klasifikasi kapal internasional.

Ari menambahkan,kapal yang dibangun oleh PT. Palindo Marine melalui proses lelang ini dikerjakan dalam waktu 636 hari sejak tanggal 15 Maret 2016 dengan biaya sebesar Rp. 208.267.000.000.
Kapal yang memiliki panjang keseluruhan 110 meter, dan lebar maksimal 15,5 meter ini,menggunakan mesin penggerak pokok sebanyak 2 unit masing-masing bertenaga 5.300 tenaga kuda yang memiliki kecepatan maksimal 18 knot dan kecepatan jelajah 15 knot.
Dengan kecepatan tersebut kapal ini memiliki kemampuan jelajah sejauh 4.600 nautical mile (endurance 14 hari terus menerus) dan diawaki 76 orang.

Kapal Tanjung Datu telah melalui serangkaian tahapan dengan sangat baik selama proses pembuatannya di galangan, mulai tahap pembangunan, launching pengapungan kapal pertama kalinya di air, hingga tahap pengujian yang terdiri atas tiga rangkaian yaitu Factory Acceptance Test (FAT/Uji Kelaikan Pabrik), Harbour Accepted Test (HAT/Uji Kelaikan Dermaga), dan Sea Accepted Test (SAT/Uji Kelaikan Laut).
Dengan berbagai rangkaian uji tersebut,Kapal Negara 110 meter Tanjung Datu telah memenuhi persyaratan kelayakan untuk diserahterimakan dari galangan kepada Bakamla RI.

Dengan keberadaan kapal ini sebagai pendukung Bakamla RI dalam meningkatkan kekuatan dan kemampuan unsur operasional dalam mengemban tugas patroli di laut diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Awal Tahun, Bakamla RI Awali Dengan Kegiatan Sosial Bersama Anak Yatim

Awal Tahun, Bakamla RI Awali Dengan Kegiatan Sosial Bersama Anak Yatim

Sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap tunas bangsa, Bakamla RI melaksanakan kegiatan sosial dengan memberikan santunan kepada 25 orang anak yatim di Mushola Kantor Bakamla RI, Gedung Perintis Kemerdekaan, Jl. Pegangsaan Timur, No.56 Jakarta Pusat, Rabu (10/1/2018).

Kegiatan sosial ini diselenggarakan oleh Pengurus Mushola Kantor Bakamla RI, bekerja sama dengan masyarakat sekitar dari Kampung Anyar dan Kampung Bonang, Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat.

Sejumlah 25 orang anak yatim yang mendapat santunan berasal dari Kampung Anyar sebanyak 15 orang,  serta dari Kampung Bonang sebanyak 10 orang.

Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan yang dibacakan oleh Pengurus Mushola Kantor Bakamla RI Wakhid Mamun yang sehari-hari menjabat sebagai Kasubbag TU Inhuker Bakamla RI.

Penyerahan santunan kepada anak yatim ini merupakan program rutin yang dilakukan oleh kepengurusan Mushola Kantor Bakamla RI, meneruskan program dari kepengurusan Mushola,  sebelumnya, kata Kasubag TU Inhuker.

Dijelaskan oleh Kasubag TU Inhuker, tiap anak yatim menerima santunan berupa uang tunai, serta paket makan siang. Dana yang diberikan kepada anak yatim tersebut merupakan infaq dari jamaah sholat Jumat di Mushola Kantor Bakamla RI.

"Program santunan ini merupakan program kepengurusan Mushola Bakamla RI dan penyaluran dana infaq tersebut dibacakan rutin tiap menjelang sholat Jumat.

Usai acara pembukaan, kegiatan  dilanjutkan dengan dzikir dan tahlil serta doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Sandi Komara, S.P.d.I., dari Kampung Bonang, Kelurahan Menteng Jakarta Pusat.

Puncak acara yakni penyerahan santunan oleh Pengurus Mushola Kantor Bakamla RI Wakhid Mamun kepada anak-anak yatim. Sebanyak 25 orang anak yatim tersebut sebagian datang didampingi orang tua masing-masing, mengingat masih ada yang berusia balita.

Bakamla RI Bersama Telkom Kembangkan Sistem Informasi Maritim Karya Anak Bangsa

Bakamla RI Bersama Telkom Kembangkan Sistem Informasi Maritim Karya Anak Bangsa

Jakarta, 10 Ja nuari 2018 (Humas Bakamla RI)--- Bakamla RI didukung Telkom mengembangkan sistem karya anak bangsa untuk melakukan pemantauan dan monitoring Keamanan dan Keselamatan Laut (Kamkesla) seluruh NKRI yang disajikan melalui Bakamla Integrated Information System (BIIS). Hal itu dikatakan Kepala Kantor Pengelolaan Informasi Marabahaya Laut (KPIML) Kolonel Laut (P) Berkat Widjanarko, S.E. dalam kegiatan Pelatihan dan FGD di Hotel All Season, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.
Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari ini merupakan bagian dari pembangunan sistem integrator BIIS yang memiliki fungsi sebagai Command Control Communication, monitoring Kamkesla, dan Sharing Information dalam rangka mewujudkan Sistem Peringatan Dini (SPD) diwilayah laut Indonesia dari berbagai sumber informasi.
Dalam melaksanakan tugas pemantauan tersebut, saat ini Bakamla RI memiliki stasiun pemantauan di daerah-daerah yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia di Zona Kamla Barat, Zona Kamla Tengah dan Zona Kamla Timur, antara lain 14 Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL), 3 Pangkalan Zona Kamla, dan 2 Stasiun Bumi.
Oleh karena itu kegiatan menghadirkan peserta perwakilan personel di daerah. Hal ini dimaksudkan agar personel terkait memiliki kemampuan yang memadai untuk mengoperasionalkan sistem integrator BIIS tersebut, disamping juga sebagai aparat yang bertugas di lapangan/daerah dapat memberikan masukan untuk mengoptimalisasi sistem yang sedang dibangun ini.
Melalui sistem ini Bakamla RI menyediakan wadah bagi Bakamla RI dan mitra maritim terkait untuk terlaksananya pertukaran informasi sekaligus integrasi sarana SPD di seluruh perairan Indonesia secara terpadu, bertahap dan berkesinambungan. Dengan wadah ini pula permasalahan di laut yang meliputi aspek keamanan, keselamatan dan penegakan hukum dapat diidentifikasi lebih awal sehingga dapat diaksi lebih cepat.
Menurut Sandy Arkossand, lulusan Geodesi ITB yang merupakan salah satu pemateri dalam acara tersebut, Sistem yang dibangun dan dikembangkan oleh anak bangsa dan dikhususkan untuk mendukung tugas Bakamla RI ini sama sekali tidak ada unsur dari asing. Sistem ini dibangun untuk melakukan integrasi kaskemla, yaitu monitoring keamanan keselamatan laut, yang memiliki kemampuan untuk melaksanakan monitoring perairan dan tracking kapal. Ada history dalam rentang waktu tertentu yang dapat dianalisis dengan menggunakan 9 parameter anomali yang dikelola sistem BIIS. Hal ini memungkinkan untuk dilakukannya identifikasi terhadap kapal-kapal yang melakukan pelanggaran.
Kegiatan ini diikuti oleh antara lain Kabag Humas dan Protokol Kolonel Laut (KH) Drs. Toni Syaiful, Kabag Kepegawaian Kolonel (Mar) Budi Santoso, M.A.P., Kabid Operasi Zona Kamla Barat, Kolonel Laut (P) Eko Wahjono, Kabid Hukum dan Informasi Zona Kamla Tengah Yospendi, S.T., S.H., S.Sos., M.Si., dan Kasubbid Patroli Zona Kamla Timur David Ferdinandus, serta diikuti pula oleh personel Bakamla RI di daerah yaitu Sambas, Manembo nembo, Tarakan, Karang Asem, Kupang, Tual, Ambon, Jayapura, Natuna, Aceh, TBK, Kema, Merauke, dan Serei.
Autentikasi :

Kasubbag Humas Bakamla RI, Mayor Marinir Mardiono

PERKUAT KEAMANAN PERBATASAN LAUT, BAKAMLA RI - ABF RESMI TANDA TANGAN KERJA SAMA

PERKUAT KEAMANAN PERBATASAN LAUT, BAKAMLA RI - ABF RESMI TANDA TANGAN KERJA SAMA

Jakarta, 8 Januari 2018 (Humas Bakamla RI), Sebagai bentuk ketegasan antara Republik Indonesia dan Australia dalam pengamanan wilayah perbatasan laut, Bakamla RI dan Australian Border Force (ABF) resmi menandatangani kerja sama dalam bentuk Bakamla RI - ABF Arrangement on Maritime Security Cooperation di Kantor Pusat Bakamla RI, Jl. Dr. Sutomo No. 11, Jakarta Pusat, Senin (8/1/2018).

Dengan ditanda tanganinya dokumen kerja sama oleh Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. dan Australian Charge d’Affairs Allaster Cox menandakan bahwa bentuk kegiatan yang telah direncanakan untuk diadakan bersama dapat segera diimplementasikan. Hal ini juga menunjukkan komitmen kedua negara dan kedua instansi dalam memerangi ancaman yang timbul di kawasan perbatasan laut Indonesia - Australia.

Kegiatan tersebut antara lain berupa kegiatan tahunan yang bertajuk Maritime Security Desktop Exercise (MSDE) yang diperkirakan akan dilaksanakan pada bulan Mei 2018, patroli terkoordinasi yang turut mengikutsertakan stakeholder Bakamla RI, serta berbagai kegiatan pelatihan seperti pelatihan Bahasa Inggris dan pelatihan teknis di kapal.

Dalam kesempatan ini Kepala Bakamla RI juga menyampaikan usulan untuk menyelenggarakan sebuah kegiatan dalam diskusi forum terbaru yang melibatkan beberapa negara ASEAN.

Bersamaan dengan ditanda tanganinya dokumen kerja sama, hari ini telah dimulai pelatihan Bahasa Inggris untuk membekali personel dengan sertifikasi International English Language Testing System (IELTS) dan Business English. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mempersiapkan personel dalam memenuhi kebutuhan studi di luar negeri.

Dari pihak ABF, kegiatan ini juga dihadiri oleh ABF South East Asia Regional Director Commander Chris Waters, ABF First Secretary Ben Honey, Superintendent Pam Radin dan Australian Embassy Officer Karl Brandt.

Sestama Bakamla RI Marsma TNI D. Widiantoro, M.B.A., Deputi Bidang Operasi dan Latihan Bakamla RI Laksma TNI Semi Djoni Putra, Deputi Bidang Kebijakan dan Strategi Irjen Pol. Drs. Arifin, M.H., Deputi Bidang Informasi, Hukum dan Kerja Sama Irjen Pol. Dr. Abdul Gofur, Drs., M.H., Direktur Operasi Laut Bakamla RI Laksma TNI Rahmat Eko Raharjo,  S.T., M.Tr(Han), dan Kasubdit Kerja Sama Luar Negeri Satya Pratama, S.Sos., M.Sc. juga turut menyaksikan salah satu kegiatan bersejarah bagi Bakamla RI di awal tahun 2018.

Autentikasi:
Kasubbag Humas Bakamla RI, Mayor Marinir Mardiono.
Diberdayakan oleh Blogger.