Pelatihan Penanggulangan Bencana Bagi Wartawan

141wartawan cetak, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor, Pelatihan tanggap bencana tersebut, adalah upaya untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan para wartawan akan penanggulangan bencana.

TNI KUAT RAKYAT SEJAHTERA

DARI RAKYAT OLEH RAKYAT UNTUK RAKYAT

Presiden Jokowi Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

Instuksi Presiden untuk Tembak Ditempat Bandar Narkoba

Forum Wartawan Kebencanaan

141 Wartawan cetak,Online, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor

Endang Sulastri, SE, MM Siap Berjuang Dalam Pelestarian dan Pengembangan Budaya Nusantara

Endang Sulastri, SE, MM Siap Berjuang Dalam Pelestarian dan Pengembangan Budaya Nusantara

UNESCO pada tanggal 7 November 2003, telah mengakui Wayang Kulit sebagai Karya Kebudayaan yang mengagumkan dalam bidang cerita narasi dan warisan yang indah dan berharga ( Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity ), sehingga Wayang Kulit telah menjadi Warisan Budaya Dunia yang berasal dari Indonesia, demikian juga Presiden Jokowi, pada tanggal 7 November sudah ditetapkan sebagai Hari Wayang di Indonesia, untuk itu seluruh masyarakat Indonesia memiliki tanggungjawab untuk melestarikan dan mengembangkan Kesenian Tradisi Wayang Kulit, hal tersebut diungkapkan Caleg DPRRI Daerah Pemilihan Jawa Tengah 4 (Wonogiri, Sragen dan Karanganyar) dari Partai Golkar nomor urut.5, Endang Sulastri, SE,MM saat ditemui wartawan disela acara Sedekah Bumi dan Pergelaran Wayang Kulit, Paguyuban Jawa Tengah di Monumen Tugu Proklamasi, Menteng Jakarta Pusat, yang juga dihadiri Ketua Umum PJT, Leles Sudarmanto dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Jenderal TNI Wiranto, Jendral TNI (Purn) Museno, serta Tokoh Jawa Tengah di Jakarta lainnya.


Lebih jauh Endang Sulastri juga mengaku, bahwa sebagai warga Jawa Tengah dirinya sejak kecil memang telah aktif dalam berkesenian, beberapa Tari Jawa yang dahulu tumbuh dan berkembang di daerah Jawa Tengah juga telah di kuasainya, bahkan hingga hari ini masih sering tampil di panggung, untuk mempergelarkan tari tradisi masyarakat Surakarta tersebut.



Paguyuban Jawa Tengah juga memiliki kelompok Seni Tradisi Ketoprak/Wayang Orang, dan dirinya juga aktif bersama komunitas Ketoprak/Wayang Orang PJT untuk latihan bersama, dan tampil disetiap iven khusus PJT, ini semua dilakukan sebagai komitmen dirinya, jika nanti diberi amanah oleh masyarakat Wonogiri, Sragen dan Karanganyar sebagai Wakil Rakyat di DPRRI dari Partai Golkar, akan berjuang dalam pelestarian dan pengembangan Seni Tradisi Nusantara, tegas Endang Sulastri, SE, MM.

Sikapi Politik Identitas, Forum Nasional Jurnalis Indonesia Gelar Diskusi Publik

Sikapi Politik Identitas, Forum Nasional Jurnalis Indonesia Gelar Diskusi Publik

Dengan tema “Evaluasi Akhir Tahun, Pemilu Ditengah Menguatnya Politik Identitas, Rakyat Untung apa Buntung ?", Forum Nasional Jurnalis Indonesia (FNJI), menggelar diskusi buka, dengan Keynote speaker Irjen Pol Dr Gatot Eddy Pramono,MSi.

Dalam paparannya, Kasatgas Nusantara Mabes Polri, Irjen Pol Dr Gatot Eddy Pramono,MSi menegaskan bahwa politik identitas saat ini banyak disebarkan melalui Media Sosial, untuk itu Wartawan harus hadir meluruskan informasi hoax tersebut, karena banyak pemberitaan yang tidak menggunakan cara penulisan sebagaimana karya jurnalistik (5W+1H), mari tetap jaga Persatuan dan Kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Bangsa Indonesia sudah sepakat untuk memilih Demokrasi, untuk itu proses Demokrasi seperti Pemilu dan Pilpres juga harus kita kawal dengan baik untuk menghasilkan perwakilan rakyat di DPRD, DPRRI maupun DPDRI serta Presiden dan Wakil Presiden, Pemilu 2019 Rakyat harus mencoblos 5 surat suara, untuk itu Wartawan memiliki peran besar akan suksesnya Pemilu maupun Pilpres 2019, paparnya.

TIBA DI TURKI, DANSATGAS MARITIM (MTF) TNI KONTINGEN GARUDA XXVIII-K COURTESY CALL KE COMMANDER MEDITERRANEAN REGION COMMAND

TIBA DI TURKI, DANSATGAS MARITIM (MTF) TNI KONTINGEN GARUDA XXVIII-K COURTESY CALL KE COMMANDER MEDITERRANEAN REGION COMMAND

Setibanya di Turki, Dansatgas Maritim (MTF) TNI Kontingen Garuda XXVIII-K/Unifil, Letkol Laut (P) Cecep Hidayat, S.E.,M.Si melaksanakan courtesy call ke Markas Mediterranean Region Command di Mersin, Turki, Jumat (21/12).

Kunjungan ini diterima langsung oleh Commander Mediterranean Region Command Rear Admiral Onder Gurbuz. 

Dansatgas Maritim TNI menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan sekaligus memperkenalkan satgas MTF XXVIII-K/Unifil KRI Sultan Hasanuddin yang saat ini sedang melaksanakan penugasan misi perdamaian PBB di Perairan Lebanon.

Pada kesempatan tersebut, Onder Gurbuz juga mengucapkan selamat datang kepada Satgas Maritim TNI di Mersin Turki dan berharap kedepannya kerjasama antara TNI Angkatan Laut dengan Angkatan Laut Turki dapat terjalin dan ditingkatkan lebih baik lagi sehingga dapat mempererat hubungan Angkatan laut kedua negara

Kegiatan kunjungan diakhiri dengan pertukaran cinderamata dan foto bersama. Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Atase Pertahanan (Athan) RI untuk Turki Kolonel Inf Sjaiful Thalib, S.H.,M.Si, Kadepsenlek Mayor (E) Prasetyo Agung Budianto, Kadepops Kapten Laut (P) Dimas Wira P., dan Pilot Kapten (P) Muhammad Al Amin.

TIM KESENIAN SATGAS MARITIM (MTF) TNI KONTINGEN GARUDA (KONGA) XXVIII-K/KRI SULTAN HASANUDDIN-366 BERHASIL PUKAU RATUSAN WARGA NEGARA INDONESIA DI TURKI

TIM KESENIAN SATGAS MARITIM (MTF) TNI KONTINGEN GARUDA (KONGA) XXVIII-K/KRI SULTAN HASANUDDIN-366 BERHASIL PUKAU RATUSAN WARGA NEGARA INDONESIA DI TURKI

Tim kesenian prajurit Satgas Maritim (MTF) TNI Kontingen Garuda XXVIII-K yang terdiri dari Band, tim Angklung, dan tim Rampak Gendang berhasil memukau ratusan warga negara Indonesia di Turki, Sabtu (22/12) di Wisma KBRI, Ankara Turki.



Kegiatan ini merupakan kegiatan perpisahan dari Duta Besar RI untuk Turki HE. Wardana yang akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Dubes dalam waktu dekat. Dubes juga menyampaikan terima kasih atas kedatangan tim kesenian prajurit Satgas MTF ke Ankara Turki yang sudah hadir dan menghibur Warga Negara Indonesia yang berdomisili di Turki.


Selain tim kesenian satgas, acara juga dimeriahkan berbagai penampilan dari akademisi mahasiswa yang melaksanakan tugas belajar di berbagai kampus di Turki dan staf KBRI

Suasana mulai panas dan antusiasme mulai terlihat saat dilantunkannya tembang Bojo Galak, Ditinggal Rabi, dan Gemu Famire yang membuat para mahasiswa, staf KBRI dan prajurit satgas bergoyang bersama-sama. Suasana haru mulai terasa saat dipenghujung acara ditutup dengan lagu Kemesraan sembari melepas Dubes RI.


Komandan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-K/Unifil dan sekaligus Komandan KRI Sultan Hasanuddin-366 Letkol Laut (P) Cecep Hidayat, S.E., M.Si. menyampaikan bahwa kesenian ini selain sebagai misi diplomasi budaya juga sebagai media untuk bersilaturahmi dengan para warga negara Indonesia yang berdomisili di Turki.



Satuan Tugas Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-K/Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon) yang dipimpin oleh Letkol Laut (P) Cecep Hidayat, S.E.,M.Si , adalah satgas yang bertugas sebagai pasukan pemeliharaan perdamaian dunia dibawah naungan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) selama satu tahun di wilayah perairan Lebanon dengan menggunakan KRI Sultan Hasanuddin-366.

Reuni Akbar SMP PGRI 129/11 Bogor "Meriah"

Reuni Akbar SMP PGRI 129/11 Bogor "Meriah"

Dalam upaya membangun tali Sulaturahmi sesama Alumni SMP PGRI angkatan 75 hingga sekarang, bertempat di Lapangan Rangga Mekar Bogor menggelar Reoni Akbar Seasion 1 SMP PGRI 129/11.

Ketua Panitia Reoni Akbar Muhammad Tohir dalam sambutannya menegaskan, dengan tema "Menyambung, Mempererat, Tali Silaturahmi dan Meningkatkan Kebersamaan , Kekompakan Alumni SMP PGRI 129/11" diharapkan akan meningkatkan peran Alumni dalam meningkatkan kualitas Pendidikan di SMP PGRI 129/11 Bogor.


Alhamdulillah karena pada hari ini alumni juga bisa memberikan santunan 120 anak yatim disekitar sekolah, selama 3 bulan panitia menyiapkan acara dan bisa mengumpulkan lebihdari 530 alumni, hadir hari ini, selama ini alumni berada pada grub per-angkatan, untuk itu dengan Reuni Akbar ini kita akan satukan dengan database yang baik melalui website alumni SMP PGRI 129/11 Bogor, Ikatan Alumni juga media sosial seperti Facebook, Instagram dan WA, kedepan harus berlanjut  kalau dari reoni akber pertama sudah banyak yang hadir dan berpartisipasi, hari ini bukan yang terakhir tapi kedepan harus lebih baik lagi, dan akan kita gelar tiap tahun, ungkap Muhammad Tohir.


Dedek Wahyu, Kepala Sekolah SMP PGRI 11 juga menegaskan bahwa sebelumnya adalah SMP PGRI 129, namun dengan perubahan nomenklatur dari PGRI Jawa Barat, saat ini SMP PGRI 129 berubah menjadi SMP PGRI 11 Bogor, acara hari ini sangat luar biasa, ini bukan pekerjaan yang gampang untuk mengumpulkan alumni sebanyak ini, untuk itu saya memberikan apresiasi yang cukup tinggi kepada Panitia Reuni Akbar SMP PGRI 129/11, tegasnya.



Diakuinya pihak sekolah sendiri kesulitan mencari data alumni, namun luar biasa buat panitia, dor to dor langsung turun ke rumah-rumah, ini bukan pekerjaan gampang dan sangat membantu sekolah kedepan, tingkatkan terus kebersamaan dan Silaturahmi, ungkap Dede Wahyu.


Rasa Syukur jugadiungkapkan Pendiri yang juga Sesepuh SMP PGRI 129 Bogor, Raden Sutrisna Yoga Prana, bahwa berdirinya SMP PGRI 129 saat itu karena di daerah ini banyak lulusan Sekolah Dasar yang ingin melanjutkan ke SMP, dan disini belum ada sekolah SMP swasta, untuk itu bersama H Facrudin dan para pendiri lainnya kami mendirikan SMP PGRI 129 yang saat ini menjadi SMP PGRI 11 ini.

Saat ini yang dibutuhkan sekolah adalah perluasan sekolah juga gedung sekolah, untuk itu dirinya berharap para alumni untuk dapat berpartisipasi dalam pengadaan tanah maupun pembangunan gedung sekolah, harapnya.(Nurul)

Padepokan Pencak Silat Seskoal Resmi Jadi Cabang Khusus PS Betako Merpati Putih

Padepokan Pencak Silat Seskoal Resmi Jadi Cabang Khusus PS Betako Merpati Putih

Padepokan Pencak Silat Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) secara resmi menjadi Cabang khusus PS Betako Merpati Putih yang disahkan langsung oleh Pewaris  PS Betako Merpati Putih mas Amos Priono Tri Nugroho dan Mas Ir. Nehemia Budi Setyawan, Peresmian ditandai dengan penyerahan Bendera Cabang Khusus Dharma Wiratama Seskoal dari Pewaris kepada Komandan Seskoal Laksda TNI Dr. Amarulla Octavian, ST, M.Sc., DESD selaku Pembina..

bersamaan dengan  kegiatan tersebut Seskoal menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional Merpati Putih Pengda DKI Open, Sabtu(22/12/2018) di GOR Romli Seskoal Cipulir Jakarta Selatan.

Komandan Seskoal seusai dinobatkan sebagai Pembina Cabang Khusus Merpati Putih Dharma Wiratama Seskoal,  membuka secara resmi  Kejurnas Pengda DKI Open yang diikuti 713 peserta terdiri dari pelajar SD, SMP, SMA, padepokan, serta Satuan TNI dengan empat kategori yang dipertandingan yaitu, petarungan, getaran, kombinasi, serta power (kekuatan). Sedangkan personel Seskoal mengikuti kategori power atau lebih dikenalkan dengan demonstrasi.

 Laksda TNI DR. Amarulla Octavian, S.T, M.Sc., D.E.S.D.   mengatakan  bahwa sejak dari awal sudah mengenal dan dilatih pencak silat Merpati Putih, bahkan  saat pertama kali lulus menjadi  Perwira, bela diri yang dikuasai adalah Merpati Putih. Dan selaku tentara, prajurit diperintahkan untuk bela negara, tapi sebelum bisa bela negara dengan baik tentunya kita harus bisa bela diri. “Omong kosong kalau mau bela negara tapi tidak bisa bela diri, jadi tentara itu bela dirinya harus bagus, dan banyak satuan lain berlatih dengan cabang bela diri yang lain, namun khusus di Seskoal ini saya memutuskan kita memperdalam, menggali, dan mengembangkan pencak silat Merpati Putih”, tegasnya.

Saat peresmian Cabang Khusus Seskoal, Danseskoal memperagakan hasil latihannya selama ia mengenal pencak silat tersebut. Ia mampu mematahkan pipa pompa ‘Dragon’ hanya sekali pukul, serta kedua lengannya mampu menahan hantaman pipa ‘dragon’ yang diayunkan dari arah belakang dirinya. Demonstrasi itu disaksikan ratusan peserta Kejurnas, juri dan penonton yang hadir.
Sebagai bentuk pengukuhan Cabang Khusus, para pembina dan pengurus Merpati Putih Seskoal dikenakan sabuk merah ciri khas bela diri tersebut oleh Pengurus Daerah DKI dengan dilanjutkan pembacaan ikrar selaku cabang bela diri tersebut.

Lebih lanjut dikatakan, Seskoal selaku lembaga penelitian pihaknya yakin Merpati Putih ini punya ‘rahasia’, untuk itu pihaknya akan melakukan pengkajian, bagaimana Merpati Putih  menjadi bela diri yang paling unggul dan dikenal secara menyeluruh oleh dunia.
Laksda TNI Amarrulla berharap  dengan Kejurnas ini semoga Merpati Putih lebih dikenal secara nasional, dan meningkat peminatnya.  Sebagian besar generasi muda Indonesia menguasai pencak silat, dan tentaranya juga kalau dia menguasai pencak silat itu lebih bagus. Selain punya bela diri kita juga punya ciri khas.

Seskoal berupaya menjadi penyelenggara kejuaraan Merpati Putih dan mengembangkan pencak silat ini dengan harapan  dari kejurnas ini akan lahir pendekar baru yang memiliki jiwa kesatria serta siap mengembangkan ilmu bela diri ini.

Universitas Islam Jakarta Gelar Wisuda Ke 54

Universitas Islam Jakarta Gelar Wisuda Ke 54


Wajah Ceria penuh haru terpancar pada para Wisudawan maupun keluarga wisudawan yang hadir mengikuti upacara Wisuda ke 54 Universitas Islam Jakarta, Rabu 19 Desember 2018 yang digelar di Balai Sudirman Jakarta.


Menurut Rektor UIJ, Prof Raihan, M.Si bahwa seluruh wisudawan berjumlah 492 orang, dan terdiri dari 314 orang program S1, serta 176 orang untuk program S2, dan kita bersyukur juga turut diwisuda 3 orang program Doktor S3, hari ini adalah hari bersejarah, karena UIJ pertama kali mewisuda S3.


Keberhasilan meraih Sarjana maupun Magister, merupakan hasil kerja keras dalam menuntut ilmu yang hari ini berakhir, Namun demikian keberhasilan tersebut baru merupakan langkah awal bagi keberlanjutan studi ke jenjang yang lebih tinggi dan turut berpartisipasi di bidang profesi masing-masing untuk mengaplikasikan keilmuan ke tengah masyarakat, sehingga bagi yang ingin melanjutkan ke program S2 (Magister) maupun S3 (Doktor) diharapkan meniliki pandangan ilmu dan ketajaman berfikir, terutama dalam menghadapi problema kehidupan masyarakat di era digitalisasi 4.0 yang tidak hanya memerlukan keahlian, tetapi juga keterampilan dan kearifan serta keteladanan sebagai pengembangan nilai-nilai keilmuan berdasarkan nilai-nilai Agama sesuai dengan visi dan misi Universitas Islam Jakarta.

Jadilah Sarjana yang mempunyai etos kerja Islam dalam bidang profesi masing-masing, berasaskan ilmu Amaliah dan amal ilmiah, tingkatkan terus kompetensi Sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi serta berakar budaya bangsa dilandasi dengan nilai-nilai agama, Pinta Prof Raihan.


Didepan para wartawan, Prof Raihan mengaku bersyukur dimana hari ini baru pertama kalinya UIJ wisuda S3 Prodi Pendidikan Agama Islam, ini menjadi sejarah bagi UIJ, dan tentunya dengan harapan, disamping dia bisa lebih bermakna di masyarakat dengan ide-idenya melalui penelitian tersebut, tentunya juga menjadi semangat bagi program-program studi lain untuk mengikuti jejak program S3, harapan Kita sebagai perguruan tinggi di Indpnesia, bisa tidak bisa dituntut harus meningkatkan kualitas dalam kompetisi.


 Kemudian di dalam cluster Dikti tiap tahun memberikan peringkat terhadap perguruan tinggi di seluruh Indonesia, dengan indikator yang berkaitan dengan sumber daya manusia,  kemudian jumlah mahasiswa, Penelitian, publikasi jurnal internasional, dan kegiatan pengabdian masyarakat, dan UIJ di peringkat 188 dari 3.042 perguruan tinggi yang bisa di cluster, berarti ada 1000 perguruan tinggi yang tidak bisa di cluster, mudah-mudahan di tahun 2018-2019 ini, bisa memberikan peningkatan, tentunya kita tidak puas dengan 188 itu yang di Cluster oleh Dikti di tahun 2017 mau tidak mau juga harus meningkatkan kepada empat indikator tersebut, kemudian yang lainnya bulan Oktober kemarin kita mendapat akreditasi institusi dengan nilai B, dan kita bersyukur sehingga seluruh civitas dan mahasiswa lebih percaya diri, dalam berkompetisi di masyarakat maupun dunia kerja.


Di tahun ini kita juga terus mendorong dalam peningkatan guru besar dosen-dosen UIJ serta mendorong untuk secepatnya menyelesaikan S3, demikian juga bidang kepangkatan fungsional dari Lektor Kepala menjadi Lektor dan Guru Besar, sehingga ditahun yang akan datang ada peningkatan jumlah Guru Besar, Lektor Kepala dan Lektor, sehingga pemerintah memberikan pengakuan melalui Sertivikasi Dosen, dan saat ini sebagian besar dosen UIJ sudah tersertivikasi, untuk yang belum terus kita dorong agar tersertifikasi dosen perguruan tinggi, tegas Prof Raiman, M.Si.


Diera digital saat ini Universitas Islam Jakarta juga mengikuti perkembangan yang ada, dimana UIJ mau tidak mau harus mengikuti perubahan itu, bentuknya ada konsep e-learning kemudian semua pelayanan akademik di UIJ juga melalui elektronik, kemudian juga dosen juga dipacu untuk memasukkan bahan mengajarnya dan diskusi secara insentif di media elektronik, sehingga kedepan kita merencanakan ada 2 atau 3 kali melalui e-learning, dan kita siapkan pola pengajaran melalui era digital, tagas Rektor UIJ, Prof Raihan. (Nurul)

1.350 Anak Nalayan Muara Angke Terima Bantuan Dari Yayasan Ibnu Sina Peduli


1.350 Anak Nalayan Muara Angke Terima Bantuan Dari Yayasan Ibnu Sina Peduli

Yayasan Ibnu Sina Peduli sebagai yayasan yang bergerak pada bidang sosial, dan didukung Tim Hands For Help pada Minggu 16 Desember 2018 hadir di Rusunawa Nelayan Muara Angke Jakarta.


Ketua Yayasan Ibnu Sina Peduli, yang juga Ketua Hands For Help, hj Melina Alaydrus disela baksos tersebut menjelaskan, bahwa hari ini dari Yayasan Ibnu Sina Peduli yg berdiri Agustus 2017, telah banyak membantu warga dalam kebutuhan pokok, kalau sebelumnya telah membantu Kursi Roda dan bazar sembako murah di rusunawa Muara Angke ini, hari ini kita membantu kebutuhan anak-anak berupa tas sekolah dan peralatan sekolah lainnya.

Jumlah kupon yang sudah disebar di 2 RW berjumlah 1.350 kupon untuk mengambil tas dan alat sekolah lainnya.



Disamping itu seluruh anak yang hadir juga diberikan susu dan makanan sarapan pagi, karena Yayasan Ibnu SinaPeduli juga terus mengkampanpanyekan sarapan pagi, dimana tiap jumat dan sabtu kita turun ke sekolah-sekolah membagikan menu sarapan, ini agar siswa-siswi lebih bersemangat dalam sekolah serta tetap sehat dalam bersekolah.

Kehehadirannya di daerah padat penduduk nelayan Muara Angke ini juga untuk memberikan semangat kepada anak-anak, karena program KJP dan KJS di daerah Muara Angke ini sudah cukup bagus membantu siswa siswi dalam belajar, hanya saja kita hadir untuk memberi semangat kepada anak-anak agar giat dalam belajar dan berprestasi, tegas Hj Melina Alaydrus.(Nurul)

Sadek Sriwijaya : Kami Rakyat Indonesia, Khusus Keluarga Besar Sriwijaya Tidak Sudi Dipimpin Presiden dan Wapres Yang Pemain Sandiwara dan Bertangan Besi

Sadek Sriwijaya : Kami Rakyat Indonesia, Khusus Keluarga Besar Sriwijaya Tidak Sudi Dipimpin Presiden dan Wapres Yang Pemain Sandiwara dan Bertangan Besi

Suhu politik di tanah air terus meningkat, dukungan dan penolakan mewarnai pemberitaan saat kampanye Capres maupun Cawapres, namun tidak sedikit yang menanggapi penolakan kehadiran kandidat hanyalah setingan atau sekedar sandiwara belaka, hal tersebut juga diungkapkan Ketua Umum Laskar Sriwijaya yang juga Ketua Dewan Pembina DPP GM Sriwijaya, Bung Sadek Sriwijaya, berikut petikan wawancaranya



 Apa alasan Bung Sadek tidak mau dipimpin Presiden yang pemain sandiwara dan bertangan besi ?

Sadek : alasannya, bukankah kita sama-sama mengetahui Kita pernah dipimpin oleh Bung Karno selama 25 tahun, kita iklas karena memang beliau jasa-jasanya tidak bisa ditukar dengan apapun, beliau Perintis Kemerdekaan, pada masa-masa perjuangan Masa lalu itu, tidak bisa kita bayar pakai apapun, jasa-jasa para pahlawan yang dipimpin Bung Karno. dan di sebelumnya dipimpin oleh Kyai Haji Agus Salim dan Kyai Ahmad Dahlan yang melahirkan Sumpah Pemuda dan lain-lain.

Kemudian di era berikutnya kita dipimpin oleh seorang Kyai (KH Abdurrahman Wahid), Ya sudahlah itu tidak perlu kita bahas, kemudian kita dipimpin oleh Ibu Megawati, itu juga tidak perlu kita bahas, karena jangkanya sangat pendek. dan kemudian kita dipimpin oleh Pak SBY selama 10 tahun, selama 10 tahun itu  pembangunan-pembangunan tidak ada yang istimewa sifatnya, Pada masa itu tol sudah dimulai di Palembang, tapi di hentikan sampai akhir jabatannya  dan dimasa bapak Jokowi kita sama-sama juga tahu siapa Joko Widodo dan sepak terjangnya.

Alasannya adalah dimasa lalu kita pernah mengalami selama 32 tahun, bagaimana pada saat itu ?, saya tidak perlu ceritakan, terutama kepada anak-anak muda yang lahir di masa-masa transisi, pada waktu itu di lahir di sekitar tahun 92, 93, 94 sampai 99, itu tidak banyak tahu apa sebenarnya yang namanya tangan besi, jadi sulit dibayangkan kalau itu terulang, mau bicara politik saja sulit, apalagi mau bertindak atau pun mau mengusulkan sesuatu melalui aksi demo dan lain-lain.

Kemudian pemain sandiwara, kita sama-sama mengetahui, juga bukan fitnah ini, Ratna Sarumpaet bermain sandiwara, sandiaga Uno juga bermain sandiwara, masak ada spanduk penolakan tepat didepanya saat masuk pasar..., tidak mungkin itu !
Sebelum ia masuk pasti kan sudah dibersihkan oleh timnya, kami menolak hal itu, karena yang masang siapa ?, yang baca siapa ?, Kalau ini jadi pemimpin negeri ini, sudah bisa dibayangkan, pasti akan terulang penderitaan, terbungkam nya demokrasi di mana-mana, jangankan namanya mau ngomong di koran, bisik-bisik juga bisa ditangkap, itulah pada zaman kepahitan itu, zaman yang gelap gulita pada waktu itu.

Nah, sekarang kita sudah berada pada zaman reformasi, Demokrasi sudah berjalan mulus, bagaimana kita ?, mau diteruskan demokrasi ini atau kita mau berpindah pada jalur lain. jadi hal seperti inilah yang kita takutkan ke depan, karena pemimpin-pemimpin yang bertangan besi dan pintar bersandiwara, rakyat yang akan celaka.

Kenapa masih ingin Presiden Jokowi ?

Sadek : Dari mulai kemerdekaan sampai pada zaman Orde baru, baru presiden inilah yang tidak premedheolisme ataupun anti kesukuan, pada Presiden inilah banyak jenderal-jenderal, putra-putra daerah bermunculan dan dipakai oleh negara, karena presiden ini tidak sekali-kali ada KKN dalam masalah tingkat tinggi, jadi siapa yang mampu dan bagus, itu dipakai, dimanapun dia lahir, dari manapun, itu pokoknya yang betul-betul mempunyai loyalitas dan dedikasi serta mampu dan terbaik, pasti dipakai sama presiden ini. Yang kedua tidak pernah bisa membayangkan pada presiden yang lalu-lalu yang puluhan tahun memerintah, tidak bisa membangun jalan raya, jalan tol, jalan Trans Papua, Trans Sulawesi dan Kalimantan, Trans Sumatera. jadi dari Palembang menuju Jakarta, akan ada jalan tol sampai bakahuni yang hanya punya jarak tempuh sekitar 3 jam, Nah... itu kan membahagiakan rakyat dan akan mampu membuat ekosistem pengembangan ekonomi, apabila diiringi dengan percetakan sawah, kemudian kelistrikan dan lain-lain, jadi yang paling penting itu ya jalan raya, kelistrikan dan air. pasti secara otomatis akan memakmurkan masyarakat sekitar, yang dinamakan community development.

Kemudian adanya listrik desa yang sedang dibangun 35.000 MW, yang artinya mampu melistrikkan seluruh desa-desa di Indonesia, kemudian ada lagi yang namanya Tunjangan Pendidikan, Kartu Indonesia Pintar, ada BPJS, Ada lagi macam-macam kebijakan untuk untuk kesejahteraan rakyat, peningkatan SDM dan lain-lain, pokoknya seluruhnya sudah dibangun oleh Pak Jokowi. Itu semua bukan bohong, dan dia tidak korupsi. Bahkan saat anaknya nikah pun dia tidak mau terima kado.dan kami tahu persis di dalam hati yang paling dalam, Pak Jokowi itu betul-betul mencintai rakyat, betul-betul hidupnya untuk kepentingan bangsa dan negara, itulah alasannya, kita menginginkan kembali Pak Jokowi, melanjutkan kepemimpinannya untuk melunasi janji-janjinya, yaitu kemakmuran dan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Apa harapan kedepan pada kepemimpinan Bapak Jokowi ?

Sadek :  harapan kedepan, karena musuh-musuh ini sangat nekat, dan sangat berbahaya, supaya Pak Jokowi lebih berhati-hati, baik saat melakukan perjalanan maupun kunjungan, kemudian adalah perwujutan Jalan-jalan raya, Jalan tol di seluruh Kalimantan, Sulawesi, Papua, Sumatera, itu tolong diutamakan, karena dari situlah akan terbangun secara otomatis ekosistem Apabila ada listriknya, Apabila ada airnya, pasti kehidupan akan berjalan dengan sendirinya secara otomatis, tanpa disuruhpun rakyat membangun sendiri, kemudian ada cerita yang sulit dimengerti oleh akal sehat, bahwa membangun infrastruktur itu katanya tidak perlu utang, itu ndak bisa kayak begitu berpikirnya, dari mana jalannya, ya kalau untuk membangun toilet di desa di Kecamatan, ya nggak perlu utang, tetapi untuk trans Papua, Sumatera dan yang lain, itu mau pakai apa, kalau ndak pakai utang luar negeri, tapi kan sudah diatur systemnya, sudah dihitung segala plus-minusnya, sudah di dibuatkan agreement dengan pihak pemegang keuangan, Sehingga nantinya akan lahir suatu pembangunan yang sudah jelas-jelas dipikirkan matang, sematang-matanya oleh pemerintah, jadi kalau mau cerita membangun infrastruktur yang ribuan kilometer dangan nilai raturan trilyun, kalau tanpa utang, itu omong kosong atau pepesan kosong, itu yang namanya sandiwara.

300 Mahasiswa Universitas Tujuh Belas Agustus 1945 Tanamkan Semangat Persatuan dan Kesatuan Diruang Publik

300 Mahasiswa Universitas Tujuh Belas Agustus 1945 Tanamkan Semangat Persatuan dan Kesatuan Diruang Publik

Kuliah Ruang Publik Universitas Tujuh Belas Agustus 1945 (UTA45) yang diselenggarakan Minggu 08 Desember 2018 di area Car Free Day (CFD) posisi sekitar patung Jend. Sudirman, Kelompok 17 dengan tema “ PERSATUAN INDONESIA : Sanggup Dan Rela Berkorban Untuk Kepentingan Bangsa Dan Negara Apabila Diperlukan”.


Kelompok 17 Menampilkan Parade Butir – Butir sekaligus menyanyikan lagu Nasional Garuda Pancasila, Medley Tarian Tradisional & Modern, dilanjutkan kegiatan sosialisasi “ MENGENAL, MEMAHAMI, MELAKSANAKAN PANC ASILA, Tujuan kegiatan ini adalah memperkenalkan cara yang ringkas untuk mengajarkan Pancasila kepada generasi muda melalui puzzle Pancasila, Puzzle Pancasila dibagikan kepada masyarakat yang melintas di sekitar lokasi kegiatan.


Masyarkat juga diminta untuk memberikan apresiasi dengan menorehkan tanda tanda tangan pada spanduk yang disediakan, kelompok 17 mendapat aprsiasi dari masyarakat kurang lebih 150 orang, Kegiatan ini diikuti 300 an mahasiswa yang dibagi dalam 9 Kelompok, Kelompok 17 di pandu Johannes Hendra Batubara, Golmer H.H, Jan Rais. (Gm)



Go Prabu: Reuni 212 Bukti Arus Besar Rakyat Ingin Perubahan

Go Prabu: Reuni 212 Bukti Arus Besar Rakyat Ingin Perubahan

Reuni Akbar Mujahid 212 yang berpusat di Monas Jakarta pada hari Minggu (2/12) bisa dibilang sebagai gerakan demokrasi terbesar di dunia.

Sebagian kalangan bahkan mengartikan agenda yang diikuti jutaan rakyat itu mencerminkan arus besar keinginan rakyat untuk perubahan.

Kordinator Nasional Golkar untuk Prabowo-Sandiaga Uno (Go Prabu), Cupli Risman, mengatakan, Reuni 212 adalah gerakan yang santun, damai dan ramah terhadap lingkungan di sekitarnya.

"Gerakan ukhuwah islamiyah yang sangat tertib. Apalagi Reuni 212 dihadiri lintas agama", ungkapnya.

Menurut Caleg Partai Golkar Dapil Jakarta 4 ini, ketidakadilan dalam bidang hukum, kesenjangan ekonomi, dan tingginya angka utang negara, juga kriminalisasi tokoh agama adalah semangat besar yang melahirkan Reuni 212.

"Kehadiran rakyat dari berbagai lapisan membuktikan bahwa Jokowi sudah tidak pantas dipertahankan. Apalagi, banyak janji kampanye 2014 yang tidak dilaksanakan", ujar mantan Sekjen PB PMII itu.

Berkaitan dengan sikap Golkar yang sudah memutuskan mendukung Joko Widodo pada Pilpres 2019, Cuplis berharap DPP Golkar segera putar haluan.

"Saya berharap DPP Golkar mendukung Prabowo-Sandi di Pilpres. Masih ada waktu untuk kembali ke jalan yang benar supaya suara Golkar tidak hancur di pemilihan legislatif 2019", jelasnya. (R.Mol)

Terapi Pengobatan Listrik Sehat (lihat) 786 Hj Erna, Berikan Pengobatan Dan Pelatihan Teraphis

Terapi Pengobatan Listrik Sehat (lihat) 786 Hj Erna, Berikan Pengobatan Dan Pelatihan Teraphis

Pengobatan alternatif dengan terapi di Indonesia terus berkembang, dan Hj Ernawati Ratma kini telah mengembangkan pengobatan berbagai penyakit melalui terapi listrik sehat (lihat) 786.

Melalui penyaluran energi listrik, akan dapat melancarkan penyempitan pembuluh darah pada diri anda, disamping itu melalui terapi ini juga bisa membakar lemak dan kolesterol yang ada tubuh kita.

bagi masyarakat yang memiliki keluhan penyakit seperti vertigo, sakit kepala, asam urat, bahkan stroke ringan, dapat datang langsung ke Rumah Sehat Hj Erna 786 di jalanraya Bekasi Timur Nomor 5, RT 005 RW 008 Cipinang Lontar Pulogadung Jakarta Timur, tepatnya di depan Sarpras Mabes Polri Logistik atau bisa menghubungi melalui telepon ke 082125184450 atau 083892140888 dan 0878 8195 6288.

Hj Erna juga mengaku ingin memberdayakan masyarakat melalui program OK OC Pemda DKI program terapi kesehatan dengan energi listrik ini. kami mengajak mereka yang ingin jadi terapis untuk mengikuti pelatihan disini, papar Hj Ernawati Ratma yang juga Caleg DPRD DKI Partai Gerindra Dapil Jakarta 4 (Kecamatan Cakung, Pulogadung, Matraman) nomor urut 8. (Pry)

Laksdya Taufiq Serahkan Jabatan Kalakhar Satgas 115

Laksdya Taufiq Serahkan Jabatan Kalakhar Satgas 115

Jakarta, 21 November 2018 (Humas Bakamla RI) Setelah beberapa hari lalu dirinya dilantik menjadi Kepala Bakamla RI, Laksdya TNI A. Taufiq R. secara resmi menyerahkan jabatan Kepala Pelaksana Harian Satgas 115 kepada penggantinya, Laksdya TNI Wuspo Lukito, S.E.,M.M., di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan Gedung Bina Bahari IV ruang Auditorium Tuna, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (21/11/2018).

Kepala Bakamla RI Laksdya TNI A. Taufiq R., dalam sambutannya antara lain mengatakan,”terkait satgas 115 saya ikut dari awal pembentukan pertama dan saat itu kita sedang mencari bentuk bagaimana pelaksanaan satgas tersebut, kalau kita mengikuti Perpres, satgas 115 memiliki power full mengendalikan, hanya saja ditengah jalan tidak semudah diatas kertas dan saat itu saya sedang menjabat Panglima Armada tetapi dengan mengedepankan azas-azas operasi perang yaitu lebih mengedepankan unit of effort sehingga kita terjalin suatu kerjasama yang luar biasa dan mungkin kiprah pertama yang betul-betul menggemparkan saat itu adalah pada saat saya mendapatkan informasi dari Satgas 115 ada pergerakan kapal yang sudah lama dicari, informasi didapatkan kapal berada di selatan pulau Jawa kemudian kita kerahkan kapal lalu kita tangkap dan saya serahkan langsung ke KKP, ini merupakan bentuk sinergitas”.

Setelah itu berturut-turut Satgas 115 menangkap kapal-kapal besar dan itu menunjukan prestasi yang luar biasa. Baginya, suatu kesempatan yang luar biasa untuk bisa bertugas dalam Satgas 115 sampai sekarang walau tidak di Wakasal tetap berlanjut di Satgas 115 dan pada kesempatan kali ini, tentu sebagai manusia tidak luput dari kesalahan dan kekurangan.  Semua yang saya lakukan sepenuhnya untuk kepentingan organisasi dan saya ucapkan terima kasih kepada Ibu Susi Selaku Komandan Satgas 115, mudah mudahan Satgas 115 terus berkembang dibawah kepemimpinan Ibu2”, ungkapnya.

Sementara itu menteri  Susi Pudjiastuti Selaku Komanda Satgas 115 memberikan sambutan, Susi mengatakan Satgas 115 ini terus menunjukkan peningkatan kinerja sejak awal dibuat pada 2015. Meskipun saat ini masih ada beberapa pihak yang meragukan kinerja Satgas 115.

Ada segelintir elite yang mencoba underestimate Satgas 115, tapi semestinya ini tak membuat kita kecil hati. Harus bisa membuat kita lebih berani. Saya ucapkan terima kasih diberi kesempatan untuk memberikan arahan sebagai Komandan Satgas 115. Dan hanya dengan kekompakanlah nama satgas 115 ada pengakuan kepada saya tentu ini bukan untuk saya tapi kepada seluruh elemen yang berada di Satgas 115 bukan kepada saya secara pribadi, jadi tanpa kekompakan elemen dibawah saya bukan siapa-siapa, ujarnya.

Acara serah terima Jabatan  dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada personel Satgas 115 yang berprestasi salah satunya adalah Kepala Bakamla RI Laksdya TNI A. Taufiq R.

PPP Merapat, Tanda Kemenangan Prabowo-Sandi Semakin Dekat

PPP Merapat, Tanda Kemenangan Prabowo-Sandi Semakin Dekat

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hasil Muktamar Jakarta merekomendasikan mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno pada Pemilu 2019. Keputusan tersebut dibacakan Ketua Umum PPP hasil Muktamar Jakarta, Humphrey R Jemat, usai musyawarah kerja nasional (Mukernas) III yang diselenggarakan di Jakarta, pada 15-16 November 2018.

Menurut Humphprey, terkait Pilpres 2019, Forum Mukernas III PPP hasil Muktamar Jakarta merekomendasikan kepada pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, pada pemilu presiden 2019. Terkait pemilu presiden 2019, PPP hasil Muktamar Jakarta sepakat untuk berjuang bersama dengan pasangan capres-cawapres nomor urut 01, dan Surat Rekomendasi akan segera dikirimkan keseluruh DPW, DPC se-Indonesia, katanya.

Menanggapi keputusan PPP hasil Muktamar Jakarta tersebut, juga direspon positif oleh Relawan Go Prabu, Sekretaris Nasional Go Prabu, Fadhly secara tegas mengaku mendukung penuh PPP dibawah pimpinan Humphrey Djemat yang telah mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Fadly menegaskan bahwa Go Prabu, berisi caleg Golkar yang berseberangan dengan arah politik pimpinan pusat. Mereka menyatakan dukungan kepada Prabowo-Sandi, sementara DPP Golkar tegas mendukung Joko Widodo-Maruf Amin.

“Kami Go Prabu sangat mendukung dan mengapresisasi positif dukungan PPP kepada capres/cawapres nomor urut 2. Ini keputusan yang sesuai dengan keinginan akar rumput PPP” ujar Sekretaris Nasional Go Prabu, Fadhly.

Baginya, langkah PPP itu merupakan tanda kemenangan Prabowo-Sandi semakin dekat. Sebab dia yakin, akar rumput PPP akan ikut arahan Humphrey.

“Alhamdulillah elit PPP merespon positif keinginan akar rumput dan kondisi ekonomi bangsa yang semakin terpuruk era Jokowi,” sambungnya.

Dia berharap, para pendukung Jokowi ikut sadar dan memindahkan dukungan kepada Prabowo-Sandi, demi menyelematkan ekonomi bangsa dan negara.

Menurut Fadli, semenjak Joko Widodo memimpin, pertumbuhan ekonomi Indonesia terus memburuk. Hal ini semakin diperparah dengan kebijakan ekonomi liberal yang terus dipertontonkan Jokowi.

“Teranyar, pemerintahan memperbolehkan asing menguasai 100 persen bidang-bidang usaha ekonomi di Indonesia,” tukasnya.(Red).

Panwas tidak Kooperatif, Caleg DPRD DKI Perindo DKI 2, Nomor Urut 2, David Rahardja, “Dipidanakan”

Panwas tidak Kooperatif, Caleg DPRD DKI Perindo DKI 2, Nomor Urut 2, David Rahardja, “Dipidanakan”

Jakarta, SP
“Terompet Kampanye” yang ditiupkan Presiden RI, Ir H Joko Widodo (Jokowi), sebagai tanda dimulainya kampanye Pemilu dan Pilpres 2019, disambut positif oleh seluruh Caleg DPRD maupun DPRRI, hal tersebut juga disambut Caleg DPRD DKI dari Partai Perindo nomor urut 2, dari daerah pemilihan Kecamatan Kelapa Gading, Cilincing dan Koja, beberapa hari setelah resmi sebagai hari kampanye, David Rahardja bersama Organisasi Kepemudaan Baja Perindo menggelar Operasi Pasar Minyak Goreng di daerah padat penduduk pada Minggu 23 September 2018 di Posko Rt 04 Kelurahan Rawa Indah, Kelapa Gading, dari 200 kantong minyak goreng yang dijual Rp. 12.000,- tersebut laku habis terjual dan tersisa 5 plastik, dan sisa tersebut akhirnya diberikan pada warga setempat yang tidak mampu mendatangi lokasi bazar minyak murah, karena sedang sakit dan hamil tua tersebut, yang akhirnya 5 minyak goreng kemasan tersebut dibayar oleh yang menerima.

Namun demikian, niat baik memang tidak selalu berbuah nikmat, dimana David Rahardja dipanggil Panwaslu dan ditegur, karena kegiatan bazar minyak tersebut tidak memberitahukan Panwas, meskipun dalam bazar minyak murah tersebut tidak menggunakan atribut Partai dan hanya Organisasi Kepemudaan, yang dilakukan oleh David Rahardja dan kawan-kawan, dari pantauan wartawan Koran Sinar Pagi di lapangan, mulai sebelum bazar digelar (Persiapan), saat Bazar Minyak hingga blusukan dan selesai bazar, Minggu 23 September pada Sore hari tersebut adalah kegiatan OKP Baja Perindo, dimana tidak hanya David Rahardja saja yang datang, namun juga beberapa Pemuda dengan Kaos BAJA Perindo.


Dari pernyataan Panwas saat jumpa PERS di KPUD dan dirileas beberapa media, terlihat menyudutkan Caleg Perindo David Rahardja dan tidak sesuai fakta di lapangan, karena dalam pernyataan tersebut Panwas mengaku menegur saat bazar serta melihat bahwa minyak yang dibagikan lebih banyak dari yang dijual, hal tersebut sangat mengada-ada, karena sebagaimana wartawan Koran Sinar Pagi melihat sendiri dan merekam juga ikut blusukan, bahwa bazar tersebut memang terjadi jual beli minyak seharga 12 ribu, sebagaimana sejumlah minyak goreng yang dibawa, dan yang dibagikan ke mereka yang sedang sakit, hanya beberapa kantong saja, dan tidak ada petugas Panwas di lokasi, apalagi menegur panitia Bazar maupun David Rahardja.

Dari Proses persidangan David Rahardja juga mengaku telah di panggil Panwas dan membuat pernyataan untuk tidak membuat kegiatan serupa, dan akan melaporkan Panwas jika akan menggelar sosialisasi ke Warga, dan surat pernyataan tersebut juga diterima Panwas Kecamatan Kelapa Gading, bahkan 5 kantong yang saat itu diberikan juga sudah diganti atau dibayar oleh yang menerimanya, jadi sebenarnya permasalahan Bazar Minyak Goreng tersebut sudah diselesasikan oleh Panwas, namun David Rahardja sangat terkejut, ternyata masalah tersebut dibawa ke ranah hukum (Persidangan di PN Jakarta Utara).
Sandy K Singarimbun, SH, MH, Kuasa Hukum caleg Perindo David Rahardja, usai Persidangan di PN Jakut pada wartawan mengaku heran atas tuduhan pada kliennya, dimana David Rahardja yang saat ini menjadi Caleg DPRD DKI Partai Perindo DKI 2, Nomor Urut 2 tersebut dituduh melakukan Money Politic, padahal Bazar atas nama Baja Perindo dan tanpa ada bendera partai tersebut, memang  terjadi jual beli, dan yang 5 sisa akhirnya juga dibayar oleh penerima, sehingga didalam kegiatan bazar tidak ada politik uang, yang ada adalah jual beli minyak goreng, dan menyangkut administrasi yang katanya sudah ditegur sebelum acara bazar adalah tidak benar, karena menang tidak ada teguran panwas maupun KPUD, karena kegiatan kampanye memang baru diijinkan beberapa saat dari bazar, dan itu adalah kegiatan pertama saat kampanye, jadi pada persidangan hari ini kita menegaskan dan menjelaskan kepada Yang Mulia, Majelis Hakim Pengadilan Jakarta Utara, bahwa sebenarnya tidak ada Money Politic dari kegiatan Bazar Baja Perindo tersebut, tegasnya.


David Rahardja juga mengaku bahwa usai panggilan Panwas Kecamatan tanggal 1 Oktober dirinya sudah meminta permohonan maaf dan surat pernyataan bahwa yang dilakukan dengan tidak memberitahukan panwas maupun KPU seperti kegiatan bazar, dan sebenarya per-23 September itu Kampanye sudah diijinkan, dan setelah ada penjelasan, bahwa setiap kegiatan harus dilaporkan Panwas, juga sudah diterima dengan tidak lagi menggelar kegiatan sosialisasi, jadi seharusnya hal tersebut sudah selesai, tetapi dirinya bingung kenapa kasus ini berlanjut hingga BAP dan kepengadilan, padahal sudah tidak ada minyak gratis, karena semua sudah membayar, untuk itu hari ini saya mengungkapkan fakta-fakta di persidangan didepan Majelis Hakim, dan saya berharap bisa dibebaskan dari segala tuntutan atas dakwaan politik uang dari kegiatan Bazar Minyak Goreng tersebut, ungkap David Rahardja. (Red) 

Diskusi Kebangsaan, Pahlawan Dahulu, Sekarang Dan Nanti, Bangun Semangat Juang Generasi Muda

Diskusi Kebangsaan, Pahlawan Dahulu, Sekarang Dan Nanti, Bangun Semangat Juang Generasi Muda


Bertempat di Gedung Juang 45 Menteng Jakarta pada Jumat 16 november 2018, Ikatan Pejuang Kemerdekaan Indonesia (IPKI) bersama Uniting Indonesia (UNITI) menggelar diskusi kebangsaan, dengan tema "Pahlawan Dahulu, Sekarang Dan Nanti".

Beberapa pembicara dihadirkan diantaranya Profesor Matondang, selaku Ketua Dewan Pembina IP-KI, Profesor Doktor Magnis Suseno dari Rohaniawan dan b

Budayawan, Inayah Wulandari Wahid, Putri Presiden RI ke-4, juga seorang dewan Tiri Asep Animosity generasi muda dari Uniting Indonesia, dimoderatori oleh Royal selaku wakil Sekjen DPP IP-KI. Hadir dalam acara diskusi kebangsaan dari lintas generasi mulai dari para Pemuda, pelajar Mahasiswa dan Pelaku kejuangan, Putra-putri Pahlawan dan anggota DHN, DHD dan IP-KI.

Ketua Umum UNITI,H Baskara Sunarya dalam sambutannya menegaskan bahwa pihaknya prihatin melihat para elit politik berseteru menggunaka isu ras maupun agama, yang bisa memecah belah masyarakat dan bangsa, untuk itu UNITI akan terus berupaya memelihara persatuan di Indonesia, serta menciptakan masyarakat yang demokratis, yang bisa menghormati nilai-nilai luhur Pancasila, ungkapnya.

Sementara Ketua Umum IP-KI Bambang Sulastomo yang juga Putra Pahlawan Nasional Bung Tomo, dalam paparannya juga banyak menceritakan tentang sejarah berdirinya ikatan pejuang kemerdekaan Indonesia (IP-KI), dan kini sebagai penerus akan turut berjuang seperti orang tua kita, apalagi disini banyak keluarga Pahlawan yang hadir.

IP-KI Lahir didirikan oleh laskar-laskar pejuang karena rasa kekuatiran akan jauh dari cita-cita nasional, dimana Revolusi harus dilanjutkan untuk itu semangat Proklamasi harus dikobarkan kembali, tegasnya.

Romo Magnis Suseno dalam paparannya menegaskan bahwa Pahlawan adalah mereka yang telah berjuang untuk kepentingan masyarakat dan bangsa tanpa pamrih, sehingga Koruptor bukanlah pahlawan, karena koruptor mencuri uang rakyat untuk mementingkan kepentingan pribadi dan golongan.

Inayah Wulandari Wahid dalam pesannya meminta pada para Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa untuk mengangkat senjata, tetapi lebih pada mengangkat buku dan pena untuk mengisi kemerdekaan. Saat ini kita juga prihatin banyak kelompok yang mengadu domba anak bangsa melalui media sosial, namun merilah kita tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, pintanya.

Prof Matondang juga menegaskan bahwa kita sebagai Generasi Tua selalu berusaha untuk meneruskan nilai-nilai kepahlawanan pada anak-anak muda sebagai penerus bangsa, para Pemuda harus mengetahui nilai-nilai kepahlawanan.

Sekarang nilai-nilai etika atau kejujuran, kesetiaan sepertinya sudah tidak ada lagi pada Pemuda, bahkan orang sekarang nggak takut sama Tuhan lagi, Coba lihat kejadian minggu yang lalu, satu keluarga dibunuh, juga anak yang tidak tau masalah turut dibunuh, padahal anak tersebut masih hidup bisa berguna untuk bangsa dan negara, untuk itu nilai-nilai Kepahlawanan itu harus ditularkan pada generasi penerus bangsa, papar Prof Matondang.

Industrial Bank Of Korea, Child Fund Indonesia serta YPSI Gelar Bhakti Sosial di SDN 09 Lenteng Agung, Jagakarsa

Industrial Bank Of Korea, Child Fund Indonesia serta YPSI Gelar Bhakti Sosial di SDN 09 Lenteng Agung, Jagakarsa

Setelah tahun 2017 lalu membantu SDN13 Pagi, Duren Tiga Jakarta Selatan, pada Selasa 13 hingga 15 November 2018, Industrial Bank Of Korea (IBK) bersama Child Fund Indonesia serta dibantu YPSI kembali hadir ke Jakarta dengan memberikan bantuan perbaikan sarana pendidikan di SD Negeri Lenteng Agung 09 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, kegiatan Bakti Sosial CSR IBK tersebut adalah kegiatan yang ke 3 kali digelar di Indonesia.

Turut hadir dalam acara pembukaan, Kasie Dikdas dan PKLK Sudin Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan, Ramli, Sekcam Jagakarsa, Mundari, Kepala satuan dan Pelaksana Pendidikan Kecamatan Jagakarsa, Nurlaela Chaerani, Lurah Lenteng Agung, Satria, Direktur IBK Indonesia, Jae Myung Kim, Direktur IBK Korea, Kyung Il Kim, Ketua Tim IBK, Hae Gyun Yoon, serta Manajer Childfund Korea, Hee Hurn Roh.


Kepala Sekolah SDN 09 Lenteng Agung, Jagakarsa, Jaksel, Siti Hawa, disela acara tersebut pada wartawan menjelaskan, bahwa dirinya sangat bersyukur atas bantuan renovasi sarana pendidikan ini, kehadiran Rombongan dari Korea ini merupakan Anugerah dari Allah SWT, karena sebelumnya pihak sekolah memang tidak menghubungi siapapun, namun mereka hadir sendiri ke SDN 09 Lenteng Agung, untuk itu kami sangat bersyukur karena bantuan diberikan tanpa harus melalui prosedur, ungkapnya.


SDN 09 Lenteng Agung dibantu perbaikan Lapangan Basket, Parkir di aspal dan memperindah  sekolah dengan lukisan, serta bangunan panggung kesenian, intinya kami tidak menerima bantuan uang, tetapi bantuan dalam bentuk fisik, ini akan mendukung program pendidikan, khususnya Ekstrakurikular di SDN Lenteng Agung 09 ini, dimana siswa selama ini mengikuti Ekskul Pencak Silat, Tari maupun kesenian lain oleh Guru Kesenian, kita bersyukur prestasi anak non akademik juga cukup banyak, mudah-mudahan kegiatan non akademik lebih maju dari tahun sebelumnya, harapnya.


Kasie Dikdas dan PKLK Sudin Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan, Ramli, dalam sambutannya juga menjelaskan, bahwa Sudin Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan menyambut baik IBK, YPSI dan Child Fund yang telah membantu SDN Lenteng Agung 09, dimana sekolah ini merupakan Sekolah Dasar yang telaknya sangat strategis sehingga setiap kegiatan bisa diakses dengan baik, dan diharapkan kedepan dengan bantuan peningkatan ini, dapat berdampak pada peningkatan mutu pendidikan, dan bisa juga meningkatkan sekolah lain di Jagakarsa.

Bantuan ini tentunya sangat membantu kegiatan Estrakurikuler seperti yang barusan ditampilkan oleh anak-anak, sehingga diharapkan juga berdampak pada peningkatan 8 standar mutu pembelajaran, harapnya.


Ketua Child Fund Indonesia, Bridgette juga menegaskan, bahwa kegiatan bhakti sosial dari Industrial Bank Of Korea, bersama Child Fund ini merupakan kesempatan yang baik dalam membangun kemitraan serta kerjasama dengan organisasi lokal maupun sekolah-sekolah di Indonesia, dimana IBK dan Child Fund untuk meningkatkan fasilitas sekolah serta memperbaiki sarana olahraga dan kesenian, hal ini sangat baik untuk memperkuat hubungan antara Korea dan Indonesia, banyak relawan yang akan bekerja untuk perbaikan sekolah ini, mereka ingin memberikan yang terbaik serta untuk memahami kondisi dan budaya serta masyarakat Indonesia, paparya.


Sementara Direktur Industrial Bank Of Korea Indonesia, Ju Yong Park menegaskan, bahwa pihaknya bersyukur dan bisa senang bersama anak-anak selama 3 hari disini serta bisa membantu sekolah SDN 09 Lenteng Agung ini, meskipun nilainya tidak besar namun diharapkan dapat belajar lebih maju lagi serta meningkatkan kesenian tradisional/Budaya yang semakin baik. Dan Ju Yong Park juga berharap melalui kegiatan ini masyarakat Indonesia, khususnya anak-anak, guru dan orang tua siswa akan merasa semakin dekat dengan masyarakat Korea, sehingga kedepan kerjasama Korea dengan Indonesia dapat semakin baik, kami sangat senang bisa berada di Indonesia karena masyarakat Indonesia sangat ramah dan menyambut kehadiran ini dengan hangat, ungkapnya.


Ketua Yayasan Pemerhati Sosial Indonesia, Titin Kustini disela acara tersebut menegaskan, bahwa YPSI terus berupaya memfasilitasi kerjasama antara Korea dengan Indonesia melalui Industrial Bank Of Korea bersama Organisasi Internasional Child Fund Korea serta didukung Child Fund Indonesia. YPSI ingin memperkenalkan budaya Indonesia yang disajikan Siswa-siswi SDN 09 Lenteng Agung, Jagakarsa, Jaksel pada masyarakat internasional, khususnya Korea, karena dengan mengenal budaya maka mereka juga akan mencintai Indonesia, sehingga diharapkan berdampak pada peningkatan kunjungan wisata warga Korea ke Indonesia serta ada peningkatan investasi dari Korea ke Indonesia.


Industrial Bank Of Korea bersama Child Fund Korea ingin membantu kebutuhan sekolah dalam sarana fisik kemudian salah satunya lagi bagaimana mereka bisa membangun relasi khususnya di sekolah yang menjadi salah satu tujuan dari Volunteer ini, kami sangat senang sekali bisa memfasilitasi bantuan untuk sekolah-sekolah di Indonesia dengan CSC Industrial Bank Of Korea bersama Organisasi Internasional Child Fund Korea ini, sehingga apa yang menjadi kebutuhan sekolah dengan program Industrial Bank of Korea bisa tercapai, melalui program Voluenteer Day yang dilakukan oleh SCR mereka.



Ini adalah program SCR IBK yang ingin berkontribusi dalam peningkatan sarana pendidikan di Indonesia, mereka hadir dari Korea, mereka merasa bahwa pendidikan sangat penting dan organisasi tersebut juga memang mengkhususkan dalam peningkatan kualitas pendidikan, karena mereka melihat pendidikan adalah penting dalam tumbuh kembang anak di masa depan, mereka juga memperkenalkan budaya Korea terhadap anak-anak, dan hari ini mereka menikmati penampilan kesenian Indonesia yang disajikan Siswa SDN 09 Lenteng Agung, selain itu nanti juga ada kegiatan bersama anak, baik indoor maupun out door, disamping bantuk perbaikan lapangan olahraga, memperbaiki lapangan basket, pengaspalan jalan di sekolah, serta membangun Pangung Pentas Seni, serta perbaikan fasilitas sekolah lainnya, dan YPSI berharap apa yang sudah dilakukan Industrial Bank Of Korea ini nantinya bisa dimanfaatkan Siswa maupun sekolah dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di SDN 09 dan 10 Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan ini, ungkap Titin Kustini. (Pry).

Unindra Gelar Wisuda Ke 66

Unindra Gelar Wisuda Ke 66

Universitas Indraprasta PGRI ( UNINDRA) terus berusaha meningkatkan kualitas mutu pendidikan Tinggi dengan meningkatkan kualitas SDM atau Sumber Daya Manusia para dosen pengajar untuk program Doktor , serta meningkatkan sarana dan prasarana gedung perkuliahan demikian dikatakan Prof. Dr. H. Sumaryoto Selaku Rektor UNINDRA dalam sambutan Wisuda UNINDRA ke 66 di Sasono Utomo , Taman Mini , Jakarta (14 Nov 2018).

Untuk saat ini UNINDRA mengembangkan kerja sama dengan Jawaharlal Nehru University (JNU) New Delhi , India untuk bidang budaya dan bahasa serta lainnya . Sedangkan untuk kedepannya UNINDRA diharapkan menjadi " Excellence Teaching University " Ungkap Rektor Prof Sumaryoto .

Sedangkan para Alumni agar mandiri dibekali ilmu Kewirausahaan serta Agama , sehingga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang dimiliki para Alumni dilandasi Iman Taqwa . IPTEK  harus dilandasi Imtaq .

Banyaknya Animo Mahasiswa atau masyarakat untuk berkuliah di UNINDRA karena UNINDRA punya motto " Peduli , Mandiri , Kreatif dan Adaptif . Dalam arti biaya kuliah terjangkau bagi mahasiswa , tetapi mengutamakan kualitas mutu pendidikan tinggi . Sedangkan Wisuda ke 66  Universitas Indraprasta ( UNINDRA) kali ini berjumlah 1127 mahasiswa dengan orasi Ilmiah oleh Prof. Gautam  Kumar beliau Dosen Jawaharlal Nehru University , New Delhi , India . ( B A Y U ).

DPP GM SRIWIJAYA DAN FORUM PEDULI SRIWIJAYA DUKUNG JOKOWI – KH MARUF AMIN

DPP GM SRIWIJAYA DAN FORUM PEDULI SRIWIJAYA DUKUNG JOKOWI – KH MARUF AMIN

Pesta Demokrasi Pemilihan Presiden telah memasuki tahap kampanye, upaya pemenangan kedua Capres-Cawapres juga dilakukan Tim Pemenangan maupun Simpatisan, Dukungan OKP Generasi Muda Sriwijaya maupun  Ormas Forum Peduli Sriwijaya pada pasangan nomor urut 1, Capres Jokowi – KH Maruf Amin juga telah di deklarasikan, berikut petikan wawancara Ketua Dewan Pembina DPP GM SRIWIJAYA yang juga Ketua Umum Forum Peduli Sriwijaya.

Apa alasan Bung Sadek untuk memutuskan dukungan buat pasangan Capres Ir H Jokowi dan Cawapres KH Maruf Amin ?

Sadek SH : satu alasan utama adalah selama kepemimpinan pak Jokowi, Pancasila benar-benar di dilaksanakan dengan utuh dan dalam kepemimpinan Presiden Jokowi, Pancasila benar-benar terwujud, demikian juga tokoh daerah bisa tampil ditingkat nasional, dimana dalam pengangkatan pejabat negara benar-benar dipilih orang-orang yang mampu dan pantas di posisi jabatannya, seleksi melalui proses dengan tahapan-tahapan yang baik, yang kedua adalah keberhasilan pembangunan Infrastuktur di daerah-daerah di Indonesia, seperti dibangunya Trans Papua, Trans Sulawesi, Trans Kalimantan serta dibangunnya Tok di Sumatera, dimana saat ini Tol di Sumatera Selatan sudah difungsikan meskipun belum seluruhnya, namun masyarakat Sumatera sudah bisa menikmatinya. Itu adalah wujud implementasi Pancasila dan pelaksanaan pasal 33 UUD 1945. Disamping itu era Kepemimpinan Presiden Jokowi harga Minyak dan Semen saat ini di Papua sudah sama dengan Sumatera maupun daerah-daerah lain di Indonesia, yang ketiga adalah banyaknya masalah berkaitan dengan keresahan dan kesulitan rakyat sudah bisa diatasi, baik masalah pendidikan, kesehatan, pembangunan pedesaan maupun apa saja, ini bukan dongeng tetapi Riil terjadi, disamping itu alasan lain adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia ini harus dipimpin oleh orang yang sempurna di segala bidang, baik lahir maupun batik dan betul-betup pro Rakyat, itu semua terbukti ada pada Jokowi, beliau adalah Pemimpin yang memiliki darah kepemimpinan, menguasai Ilmu Kepemimpinan, memiliki jiwa Kepemimpinan, memiliki Karisma Pemimpin dan menguasai Manajemen Kepemimpinan, ke lima hal tersebut hanya ada pada pak Jokowi, ini perlu kita renungkan/lihat dan jangan mendengarkan hal-hal yang sifatnya fitnah, berita bohong atau menjelak-jelekkan.

Apa saja yang di Sarankan buat pak Jokowi, jika kedepan menang dalam Pilpres 2019 nanti ?

Sadek SH : kita sama-sama mengetahui bahwa di daerah seperti wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi maupun daerah lainnya masih sangat kurang infrastuktur jalan, baik jalan darat seperti raya, jalan Tol maupun transportasi laut dan udara, kalau hal tersebut sudah diwujudkan maka akan terjadi ekosistem pembangunan, seperti terbukanya persawahan pertanian, perkebunan, pembangunan pemukiman baru serta pertumbuhan ekonomi rakyat di daerah-daerah, hingga meningkatkan kecerdasan anak bangsa, karena fasilitas pendidikan otomatis juga meningkat mengikuti kemajuan zaman, yang kedua adalah masalah pendidikan, karena Pendidikan sangat penting, untuk itu Pemerintah juga bisa memperbaiki bukan saja sekolah negeri, tetapi juga sekolah Swasta, Madrasyah maupun Pondok Pesantren,  perijinan pembangunan lembaga pendidikan tinggi juga harus dipermudah juga peningkatan kualitas pendidikan tinggi harus jadi perhatian khusus pemerintah, termasuk juga perlu secepatnya mengangkat Guru Honor agar mempercepat pembangunan disemua sektor.

Masalah lain di Negeri dan Bangsa ini, apa saja yang harus di Komentari ?

Sadek SH : ada satu yang sangat fatal adalah bagaimana mengatasi masalah NARKOBA, dimana masalah Narkoba bukan saja permainan oknum atau Bandar Narkoba, tetapi negara-negara luar yang berniat ingin menguasai Indonesia, Mendikte Indonesia, untuk menghancurkan generasi bangsa Indonesia maupun ingin menguasai Indonesia, kita semua tau, sudah berton-ton Narkoba masuk Indonesia, dengan Narkoba akan menyedot uang rakyat dan negara bertrilyunan, untuk itu perlu dibuat kebijakan antisipasi dan perlunya hukuman berat untuk Bandar-bandar Narkoba dan Pengedar Narkoba, Peranserta Masyarakat juga harus ditingkatkan serta diberi pemahaman bagaimana hancurkan negara ini, manakala Generasi Muda hancur otaknya, hancur pemikirannya, hancur cita-citanya, jadi Generasi Muda harus diberikan wawasan dan kekebalah terhadap pengaruh Narkoba.

Masalah Apa yang sangat serius yang perlu diantisipasi ?

Sadek SH : masalah serius adalah bagaimana Pemerintah dapat mengurangi atau meminimalisir terhadap Korupsi, karena korupsi akan menghancurkan semuanya, merusak segalanya, untuk itu Pemerintah harus berani membuat kebijakan, peraturan atau undang-undang,  manakala nilai kerugian negara mencapai 5 milyar atau lebih, maka koruptor bersangkutan harus dihukum mati, inilah masalah yang serius. (Red)


Dari Indo Defence 2018, Booth Bakamla RI Hipnotis Kepala Zona Maritim Timur

Dari Indo Defence 2018, Booth Bakamla RI Hipnotis Kepala Zona Maritim Timur

Jakarta, 10 November 2018 (Humas Bakamla RI) Keikutsertaan Bakamla RI pada pameran Indo Defence 2018 Expo dan Forum pada hari ke-empat (terakhir) yang berlangsung di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, semakin mampu menghipnotis para pengunjung tak terkecuali Kepala Zona Maritim Timur Bakamla RI Vetty V. Salakay, S.H.,M.Si, yang jauh-jauh dari Ambon untuk melihat  booth Bakamla RI, Sabtu (10/11/2018).

Apa gerangan kedatangan Vetty  di ajang pameran indo Defence 2018 ini?  Tak lain, untuk melihat secara langsung  kemeriahan pameran Humas Bakamla RI yang sejak hari pertama selalu manggung di berbagai media online, cetak, maupun radio.

Selain itu pejabat tinggi wanita satu-satunya di Bakamla ini adalah untuk melihat beberapa ragam alutsista Bakamla yang dipamerkan serta tak kalah penting dari maksud kunjungannya adalah untuk melihat produk-produk terbaru yang berada pada Indo Defence 2018.

Kabag Humas dan Protokol  Kolonel Laut (KH) Drs. Toni Syaiful mengatakan, "menjadi alasan tepat para tamu khususnya pejabat ingin datang pada stand Bakamla RI. Karena, stand Bakamla RI benar-benar dibuat semenarik mungkin untuk menghipnotis para pengunjung. Lebih menarik lagi kami semua mengambil bagian dalam menyampaikan semua yang ada di stand  kepada pengunjung", ujarnya. 

Mengakhiri kunjungannya, Vetty tidak lupa untuk menyempatkan diri mengabadikan momen pameran Bakamla RI bersama seluruh tim pameran.

Autentikasi : Kepala Sub Bagian Humas Bakamla RI, Mayor Marinir Mardiono.

INSANO : RT/RW GARDA TERDEPAN CEGAH NARKOBS

INSANO : RT/RW GARDA TERDEPAN CEGAH NARKOBS

Jika ada yang mengatakan bahwa narkoba sama dengan bahaya laten, tidak salah karena pengguna narkoba tidak bisa dibedakan jika sudah berada di tengah-tengah kita.

Narkoba tidak kenal saudara, keluarga ataupun sahabat, narkoba akan tetap menghancurkan siapa saja yang mendekatinya.

Peredaran narkoba di Indonesia saat ini sudah sangat memprihatinkan. Sudah saatnya kita mencari solusi untuk menyatukan rakyat agar bersatu padu melawan narkoba.



Untuk mengatasi kekawatiran tersebut, Indonesia Anti Narkoba atau INSANO yaitu sebuah organisasi yang bergerak di bidang anti narkoba  mencari solusi yaitu dengan mensosialisasikan undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika khususnya pasal 104-108.

"Masyarakat mempunyai Hak dan Tanggungjawab seluas luasnya dalam upaya melakukan Pencehahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Nsrkotika (P4GN)

Insano akan mensosialisasikan Bab XIII tersebut sampai masyarakat/rakyat mengetahui apa yg menjadi hak dan kewajibannya yg diatur oleh Undang undang.

Pasal tersebut dapat menggerakkan masyarakat untuk bersatu padu melawan narkoba. Sebagaimana yg diamanatkan Undang undang.

Selama ini masyarakat tdk pernah mengetahui apa yg menjadi Hak dan tanggung jawabnya untuk ikut berperan dalam penanggulangan bahaya narkoba.

 "Bagaimana kita bisa menjadikan narkoba musuh bersama, jika masyarakat/rakyat tidak pernah mendapatkan informasi yang mengatur hak dan kewajiban masyarakat untuk bela negara terhadap penyalahgunaan narkoba. Demikian sismanu ketua umum Indonesia anti narkoba yang melakukan penyuluhan bersama Ruliadi Sekjen insano dan Tb. Dodon salah satu pendiri insano di lingkungan RW 23 Taman Narogong Indah Kelurahan Pengasinan Rawalumbu Bekasi Minggu (4/11/ 2018)

Saya lebih suka melakukan penyuluhan di lingkungan RT RW karena lingkungan tersebut merupakan
Garda terdepan yang berhadapan langsung dengan pengguna, pengedar sampai pada Bandar. Selain itu lingkungan RT/Rw merupakan pintu gerbang keluar dan masuknya peredaran narkoba.

 Imbuh sismanu yang juga menjadi ketua umum Ikatan Ketua Rt/Rw sejak 2007.

Penyuluhan yang dihadiri pengurus RT dan RW karang taruna PKK tokoh masyarakat, tokoh agama juga dari sekretaris Kelurahan  Yudistira dan perwakilan dari polsek RW Rawa Rawalumbu

Acara di akhiri menyerahkan cinderamata dari Ketua Umum Insano Kepada Ketua Rw 023 Pengasinan Rawa Lumbu Bekasi HM. Sartono berupa Benner ukuran 50 X 70 cm yg bingkai.

Adapun tulisan yang ada pada benner adalah cuplikan Pasal 104 - 108 " Masyarakat mempunyai Hak dan Tanggungjawab seluas luasnya dalam upaya melakukan Pencegahan,, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika"

Dan yg lebih menarik foto dalam benner yg dibingkai rapi untuk tujuan Memberikan motivasi kepada siapa saja yg fotonya terpasang pada benner untuk lebih percaya diri.

KRI SULTAN HASANUDDIN-366 LATIHAN MAILBAG TRANSFER DENGAN KAPAL PERANG JERMAN FGS OLDENBURG F-263 DI LAUT MEDITERANIA

KRI SULTAN HASANUDDIN-366 LATIHAN MAILBAG TRANSFER DENGAN KAPAL PERANG JERMAN FGS OLDENBURG F-263 DI LAUT MEDITERANIA

Satgas Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-K/KRI Sultan Hasanuddin-366 melaksanakan latihan mailbag transfer dengan kapal perang Angkatan Laut Jerman FGS Oldenburg F-263 di Laut Mediterania, Rabu (7/11/2018).

Latihan ini dilakukan oleh dua kapal atau lebih dengan salah satu unsur kapal sebagai delivering ship atau kapal pemberi, sedangkan unsur kapal yang lain sebagai receiving ship atau kapal penerima.

Pada kesempatan tersebut Komandan KRI SHN-366 yang juga selaku Komandan Satuan Tugas (Satgas) Maritime Task ForceƂ (MTF) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-K United Nations Interim Forces in Lebanon (UNIFIL) Letkol Laut (P) Cecep Hidayat, S.E.,M.Si., mengatakan bahwa latihan mailbag transfer yang dilaksanakan antara KRI SHN-366 dan FGS Oldenburg F-263 merupakan bagian dari latihan pembekalan di laut.

Menurutnya, kegiatan pembekalan di laut ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan tambahan dukungan logistik kepada unsur kapal yang membutuhkan agar tetap bisa melaksanakan tugas di laut tanpa harus melaksanakan bekal ulang di pangkalan.

Dansatgas juga memberikan apresiasi kepada prajurit KRI SHN-366 yang telah melaksanakan latihan bersama kapal perang Jerman dengan baik. Latihan ini dalam rangka meningkatkan profesionalisme prajurit dan mempererat hubungan diplomasi Angkatan Laut Indonesia dengan Angkatan Laut Jerman tambahnya.

Dalam latihan mailbag transfer ini, Satgas MTF TNI Konga XXVIII-K/UNIFIL melibatkan personel yang terdiri dari 120 prajurit pengawak KRI SHN-366 dan Heli Dauphin AS-365 N3+ untuk pelaksanaan foto udara.

Satuan Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-K/Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon) adalah satgas yang bertugas sebagai pasukan pemeliharaan perdamaian dunia dibawah naungan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) selama satu tahun di wilayah perairan Lebanon dengan menggunakan KRI Sultan Hasanuddin-366.

DIVIF 1 KOSTRAD SELENGGARAKAN BHAKTI SOSIAL MERIAHKAN HUT SAKA WIRA KARTIKA KE-11 TAHUN 2018

DIVIF 1 KOSTRAD SELENGGARAKAN BHAKTI SOSIAL MERIAHKAN HUT SAKA WIRA KARTIKA KE-11 TAHUN 2018

Divif 1 Kostrad bersama peserta Pramuka Saka Wira Kartika binaan Satuan Jajaran Divif 1 Kostrad melaksanakan kegiatan bhakti sosial dan Karya Bhakti dalam rangka HUT ke-11 tahun 2018 Saka Wira Kartika, di Cilodong Depok Jawa Barat,  Kamis (8/11/2018).

Kegiatan tersebut terdiri dari Karya bhakti di TPU Cilodong dan bhakti sosial yaitu pemberian sembako (beras) kepada Yatim Piatu di pesantren At-Toyyibin Pondok Rajeg dan donor darah di Kantor PMI Kota Depok.


Kegiatan bhakti sosial merupakan wujud pengabdian pramuka Saka Wira Kartika Satuan Jajaran Divif 1 Kostrad terhadap masyarakat.

Terlihat adik-adik pramuka yang didampingi pendamping dari anggota Satuan Jajaran Divif 1 Kostrad dengan sangat antusias, bersemangat serta tulus ikhlas melaksanakan gotong royong pembersihan.

Menurut Aster Kasdivif 1 Kostrad Kolonel Inf Tamimi Hendra Kesuma S.H M.A.P, menyampaikan bahwa kegiatan baksos diperuntukkan untuk membantu masyarakat dan menjaga lingkungan tetap bersih. Sekaligus sebagai pembelajaran bagi pelajar pramuka dalam mengamalkan Dasa Darma Pramuka.

"Ini adalah aplikasi pengamalan Dasa Darma Pramuka diantaranya cinta alam dan kasih sayang sesama manusia serta rela menolong sesama," jelasnya.

Selain itu, kegiatan ini merupakan Bakti Pramuka Saka Wira Kartika binaan Satuan Jajaran Divif 1 Kostrad dalam menyambut hari jadi ke-11 tahun 2018.

Lebih lanjut Aster Kasdivif 1 Kostrad menegaskan bahwa Divif 1 Kostrad  dalam rangka HUT Saka Wira ke 11 tahun 2018  mempersembahkan baktinya untuk masyarakat, semoga ini dapat bermanfaat bagi semuanya," pungkasnya.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk mewujudkan rasa semangat kepada seluruh anggota Saka Wira Kartika Binaan Satuan Jajaran Divif 1 Kostrad dalam melaksanakan tugas serta menumbuhkan jiwa juang dan rasa bangga dalam memperingati HUT Saka Wira Kartika ke-11 Tahun 2018.

Diberdayakan oleh Blogger.