PERNUSA Minta Program Tol Laut Prioritaskan Perusahaan Perkapalan Swasta Nasional

PERNUSA Minta Program Tol Laut Prioritaskan Perusahaan Perkapalan Swasta Nasional

Program Tol Laut yang sudah dicanangkan Presiden RI, Ir H Joko Widodo (Jokowi), yang akan menambah sejumlah Kapal angkut barang, serta merangkul Armada Laut milik Swasta dalam program Tol Laut tersebut, hendaknya memprioritaskan perusahaan Nasional yang menggunakan tenaga ahli putra-putra terbaik bangsa, masyarakat luar harus melihat bahwa Bangsa Indonesia yang juga dikenal sebagai bangsa Bahari, mampu mandiri dalam pembangunan transportasi laut, tegas Ketua Umum Perjuangan Rakyat Nusantara (Pernusa), KP Norman Hadinegoro.

Lebih jauh Tokoh Nasional yang banyak berjuang untuk rakyat kecil tersebut menegaskan, bahwa Pernusa mendukung penuh upaya Presiden Jokowi dalam membangun Percepatan pembangunan daerah dengan mempermudah pengiriman barang antar pulau, sehingga saat ini masyarakat terluar dan yang tinggal di daerah perbatasan dengan negara lain, bisa membeli barang seperti Semen maupun Minyak BBM serta barang lain, bisa memperoleh harga sama dengan di kota lain.

Program tol laut Presiden Joko Widodo telah menyediakan jaringan angkutan laut dengan pola subsidi dan peningkatan fasilitas pelabuhan, sehingga mampu menekan biaya logistik dan membuat harga murah, karena kapal kini terjadwal untuk datang sehingga pembangunan di daerah juga lebih cepat terlaksana, karena Tol laut merupakan jalur pelayaran bebas hambatan, menghubungkan pelabuhan-pelabuhan antar pulau di Indonesia, sehingga diharapkan tidak ada lagi kelangkaan barang seperti sembako, kelangkaan BBM, dan semen, tegasnya.

tol laut sebagai konektivitas angkutan laut yang efektif secara terjadwal melayani kapal dari Barat ke Timur Indonesia, juga harus didukung dengan keberadaan Kapal-kapal baik milik Pemerintah maupun Swasta, namun PERNUSA berharap Pemerintah juga akan memberikan porsi yang besar buat swasta untuk berpartisipasi, sebagaimana himbauan Presiden Jokowi agar pembangunan Tol Laut akan mampu menyerap tenaga kerja dan memanfaatkan potensi kemaritiman Indonesia, hendaknya Pemerintah juga memperioritaskan Perusahaan Nasional, karena didalamnya adalah tenaga kerja Indonesia yang professional dan trampil dibidangnya, demikian juga program pembelian kapal untuk mendukung program Tol Laut tersebut, hendaknya Pemerintah juga membeli dari Perusahaan Nasional seperti PT Krakatau Shipyard yang mampu membuat Kapal berbagai ukuran dan jenis, yang tidak kalah dengan produk dari negara luar, Pinta KP Norman Hadinegoro.

Pernusa berharap Pemerintah Pusat baik itu Kementerian Kelautan dan Perikanan, TNI Angkatan Laut, Kementerian Perhubungan maupun Bea Cukai dan Bakamla serta Pemerintah Daerah Provinsi maupun Kabupaten/Kota dapat memprioritaskan pengadaan sarana Perkapalan hasil karya anak-anak bangsa, ini untuk menunjukkan kepada dunia, bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa Bahari yang mampu memproduksi sendiri Kapal untuk kebutuhan Kemaritiman Indonesia, dengan pemberdayaan masyarakat Bahari yang tinggal di daerah terluar, tertinggal dan terdepan, maka diharapkan potensi kelautan yang selama ini dicuri oleh asing, akan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, untuk kemajuan perekonomian bangsa Indonesia, tambah KP Norman Hadinegoro.

Sementara salahsatu Manager di PT Krakatau Shipyard, Endang Surya juga menjelaskan, bahwa

PT Krakatau Shipyard adalah perusahaan yang didalamnya adalah putra-putra terbaik bangsa, yang memiliki kemampuan untuk membuat Kapal berbagai jenis, mulai dari Kapal Patroli, Kapal Tongkang 180, 270 hingga 300, serta Tug Boat sampai dengan kapasitas 240HP. Dan lokasi Galangan Kapal berada di Banten, Samarinda dan Cirebon.

PT Krakatau Shipyard mulai beroperasi sejak tahun 2008 dan telah mempunyai pengalaman dalam bidang pekerjaan pembuatan Tugboat serta Tongkang dan perbaikan berbagai jenis kapal, dalam menjalankan usaha mengembangkan industri kelautan, PT Krakatau Shipyard telah dilengkapi dengan peralatan kerja dan sarana fasilitas yang memadai, serta didukung oleh tenaga tenaga ahli putra-putra Indonesia yang telah berpengalaman dalam pengerjaan pembuatan kapal baru maupun perbaikan/reparasi berbagai jenis kapal.

Dengan karya anak bangsa dibidang Kemaritiman ini, merupakan partisipasi aktif PT Krakatau Shipyard dalam upaya mendukung percepatan pembangunan daerah terluar, atau yang disebut Terdepan, Tertinggal, dan Terluar (3T) di Indonesia, dimana daerah 3T tersebut kebanyakan adalah daerah kepulauan yang sangat membutuhkan transportasi laut, untuk itu PT Krakatau Shipyard kini hadir dalam upaya mendukung pertumbuhan Ekonomi Masyarakat di Pulau terluar tersebut, ungkapnya.

Endang Surya juga melihat, bahwa aktivitas ekonomi masyarakat di Pulau Terluar banyak dilakukan di laut, seperti mencari ikan, menyelam, budidaya rumput laut, sementara untuk kebutuhan pokok seperti Beras dan Sayuran mereka membutuhkan pasokan dari luar, inilah PT Krakatau Shipyard dengan produk karya anak bangsa, berupa Kapal berbagai jenis dan ukuran, hadir membantu masyarakat di daerah terluar dan tertinggal agar ekonominya lebih maju dan sejahtera.

Bukan hanya kapal barang dan jasa angkutan orang, tetapi PT Krakatau Shipyard juga siap memproduksi Kapal pelayanan Kesehatan atau Kapal Rumah Sakit yang didalamnya dilengkapi peralatan medis yang bisa memberikan layanan kesehatan di Pulau-pulau terluar dan terdepan di wilayah Indonesia, jika ada yang sakit tidak perlu jauh-jauh ke pulau lain, sehingga diharapkan akan mempermudah pelayanan Kesehatan masyarakat kepulauan, juga produk Kapal untuk pelayanan Perbankkan juga keuangan dalam mempermudah investasi di Kepulauan, maupun Kapal jenis lain.

Saat ini PT Krakatau Shipyard memiliki 3 lokasi untuk memproduksi maupun memperbaiki Kapal dengan berbagai ukuran, yaitu di Banten, Samarinda dan Cirebon, untuk mendukung industri Perkapalan Indonesia, dengan skala Nasional maupun internasional, sehingga dalam memberdayakan potensi kelautan di Indonesia dapat dilakukan secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat dan bangsa, karena di laut tersimpan kekayaan alam yang luar biasa dan bisa untuk mendukung Ekonomi Nasional, tegas Endang Surya.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.