Pelatihan Penanggulangan Bencana Bagi Wartawan

141wartawan cetak, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor, Pelatihan tanggap bencana tersebut, adalah upaya untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan para wartawan akan penanggulangan bencana.

TNI KUAT RAKYAT SEJAHTERA

DARI RAKYAT OLEH RAKYAT UNTUK RAKYAT

Presiden Jokowi Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

Instuksi Presiden untuk Tembak Ditempat Bandar Narkoba

Forum Wartawan Kebencanaan

141 Wartawan cetak,Online, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor

HUT PGRI Ke 72 Tahun, Pemerintah Harus Tingkatkan Kesejahteraan Guru

HUT PGRI Ke 72 Tahun, Pemerintah Harus Tingkatkan Kesejahteraan Guru

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) kini genap berusia 72 tahun, Usia yang cukup matang dan dewasa bagi sebuah organisasi, banyak hal yang telah diperjuangkan bagi para Guru, namun demikian masih ada PR yang perlu di kerjakan, karena pada kenyataannya masih banyak guru yang berpenghasilan rendah, karena Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah masih menganggap sebelahmata pada guru Honor, meskipun telah mengabdi puluhan tahun.

Rektor Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA), Prof H Sumaryoto, saat ditemui Wartawan di ruang kerjanya menegaskan, bahwa di usia PGRI yang ke 72 tahun ini, diakuinya masih banyak Guru yang digaji atau diberi honor yang sangat minim, ada yang 500 ribu/bulan ada juga yang 700 ribu.

Prof Sumaryoto melihat, masalah Guru memang masalah yang fenomenal, masalah yang berlarut-larut dan tidak kunjung selesai, padahal kalau dilihat dari segi kepegawaian, saya kira itu hal yang simpel, dimana kalau ada guru yang mengajar, berarti ada Job-nya, ada pekerjaannya (Mengajar), yang jadi masalah kenapa dibayar yang nilainya kita anggap tidak pantas, yaitu dibawah 1juta/bulan, padahal Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah terus mendengungkan bahwa untuk anggaran Pendidikan mencapai 20% dari APBN maupun APBD di beberapa daerah, berarti ada permasalahan yang tidak beres, karena jawabannya tidak pernah tegas, bahkan antara Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah saling lempar tanggung jawab.

Untuk pengangkatan guru honor seharusnya juga tidak begitu sulit, ini tinggal niat Pemerintah, jangan saling lempar antara tanggung jawab Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah yang punya kewenangan untuk mengangkat jadi PNS, banyak guru yang telah mengajar lebih dari 10 tahun, dan memang ada pekerjaannya yaitu mengajar, tapi nasibnya tidak tentu, jadi yang mengerti masalah tersebut, ya Pemerintah itu sendiri, inilah yang terus di perjuangkan PGRI.

Yang pasti PGRI akan terus memberikan masukan-masukan sesuai prosedur yang berlaku, dan meminta pada pemerintah untuk bisa memberikan solusi secepatnya, sesuai hak-hak kepegawaian yang dimiliki, bagaimana keberadaan guru honor, bisa secepatnya untuk di proses pengangkatan menjadi CPNS/PNS, ini semua berpulang kepada kewenangan Pemerintah.

Prof Sumaryoto melihat, seharusnya kalau memang benar anggaran pendidikan telah mencapai 20%, inikan tidak sedikit, tinggal menghitung berapa untuk belanja tetap (Gaji) maupun anggaran lain, ini tinggal mengatur anggaran dan hanya pemerintah dan wakil rakyat yang tau, yang pasti hal seperti berlarut-larutnya proses pengangkatan guru, tidak boleh terjadi, dan pemerintah harus secepatnya menyelesaikan masalah pengangkatan PNS tersebut. Pendidikan adalah masa depan bangsa, dan bicara pendidikan, bahwa Pendidikan harus dikembangan untuk kemajuan bangsa dan negara, ini investasi jangka panjang, coba kita lihat Malaysia, maupun negara ASEAN lainnya, tingkat pendidikannya sangat maju, dan gurunya juga sejahtera, sementara kesejahteraan guru di Indonesia jauh dari cukup, sebenarnya PGRI tidak ingin menuntut banyak, hanya janganlah guru di telantarkan, guru honor hanya diberi 300ribu/bulan atau 500ribu, ini jauh dari cukup untuk memenuhi hidup para guru.

Pemberian Honor Guru bagi guru tidak tetap terkadang dilempar ke kebijakan/keiklasan Kepala Sekolah, namun seharusnya dengan program Pemerintah yang telah mengeluarkan kebijakan Wajib Belajar 9 tahun (Wajar 9 tahun), ini berarti kebijakan itu harus didukung dengan hal-hal terkait, khususnya Gaji Guru/Honor Guru SD dan SMP yang jadi bagian Wajar 9 tahun, itu sudah harus jadi tanggungjawab Pemerintah, tidak seharusnya menyerahkan honor kepada sekolah, karena sekolah hanya melaksanakan aturan tentang pendidikan, tetapi tanggung jawab konstitusional Wajar 9 tahun tetap ada pada Pemerintah. Dan amanat Pembukaan UUD 45 sudah jelas, apa tujuan kita membentuk negara, yang pertama adalah Mencerdaskan dan memajukan kesejahteraan umum, jadi “Mencerdaskan” adalah tanggungjawab Pemerintah., jadi kalau Pemerintah tidak mampu menggaji Guru yang masih honor, maupun tidak bisa mengangkat guru SD, SMP menjadi PNS, pasti ada sesuatu yang salah.

Di Hari Guru ini, diakuinya Unindra sangat jelas dalam turutserta Mencerdaskan bangsa, melalui peningkatan Sumber Daya Manusia generasi penerus bangsa, belum lagi meningkatkan kompetensi Guru sebagaimana yang diatur dalam UU Sisdiknas, Kontribusi Unindra sangat jelas, dengan biaya kuliyah yang murah dan terjangkau, dimana dengan gaji/honor guru yang kecil, namun mereka bisa meningkatkan standar kualitas maupun kualifikasi pendidikan, dari yang sebelumnya PGSD, saat ini sudah Sarjana S1, demikian juga yang sebelumnya DII maupun DIII Kependidikan, kini sudah minimal S1 dan banyak yang sudah S2, saat ini sudah lebih dari 40.000 guru yang dulu belum S1, kini sudah S1, Unindra terus berbuat secara nyata.

Saat disinggung akan adanya perbedaan penghasilan Guru di Jakarta dengan-daerah lain cukup mencolok, Prof Sumaryoto menilai, bahwa Indonesia adalah negara kesatuan, seharusnya hal seperti itu tidak boleh terjadi, karena guru di Jakarta dan daerah sama-sama mengajar, sama tanggungjawabnya, kenapa hasilnya bisa berbeda, mestinya jika minus maka Pemerintah Pusat mensubsidi Pemerintah Daerah, demikian juga jika Surplus, maka Pemerintah Daerah harus mensubsidi Pemerintah Pusat, sehingga bisa dikembangkan di seluruh wilayah, jangan daerah yang besar APBD-nya kemudian memberikan tunjangan pegawai besar, sementara daerah lain hanya jadi penonton, ini seharusnya tidak perlu terjadi. Kalau di Tangerang, Bekasi, Bogor, Depok maupun daerah lain ada yang honor guru 500 atau 700 ribu, sementara Jakarta Tunjangan Guru (TKD) mencapai 10juta ini sangat tidak adil, Pemerintah harus serius dalam menciptakan kompetisi yang berkeadilan.

Prof Sumaryoto berharap bagi para Guru, mari syukuri rezeki yang kita terima serta tetap tingkatkan kewajiban dan tanggungjawab profesi sebagai seorang Guru. Dan pada Aparatur Sipil Negara sebagai pemegang dan pelaku kebijakan, di hari Guru saat ini, hendaknya betul-betul memperhatikan hak-hak guru secara proporsional dan tidak usah memperbanyak aturan yang akan mempersulit para guru, jangan karena kenapa mereka menerima, tetapi berikan hak atas apa yang telah mereka lakukan/kerjakan, jangan menzolimi guru, jangan menyengsarakan guru, tanggungjawab pekerjaan akan dipertanggung jawabkan dunia maupun akhirat, tegasnya.(Pry)

PERNUSA Dukung Bhaksos Yayasan Glaukoma Indonesia dan Lions Club

PERNUSA Dukung Bhaksos Yayasan Glaukoma Indonesia dan Lions Club

Adanya penyakit Glaukoma di Indonesia, hingga saat ini masih belum banyak di mengerti masyarakat secara luas, padahal penyakit Glaukoma merupakan penyakit yang bisa mengakibatkan kebutaan secara permanen, dan Glaukoma juga belum ada obatnya namun bisa dicegah, untuk itu Yayasan Glaukoma Indonesia (YGI) bersama Lions Club dan didukung jajaran Perjuangan Rakyat Nusantara (Pernusa), akan menggelar Bhakti Sosial ke masyarakat dengan pemeriksaan Mata Gratis dan Bantuan Kaca Mata bagi yang membutuhkan.

Ketua Umum Perjuangan Rakyat Nusantara (Pernusa), KP Norman Hadinegoro menegaskan, bahwa Glaukoma adalah penyebab kebutaan tertinggi ke dua setelah katarak di Indonesia maupun di dunia, Masalah kebutaan di Indonesia merupakan masalah sosial. Penanggulangan kebutaan tidak dapat dilakukan oleh Kementerian Kesehatan saja, tetapi harus dilaksanakan bersama lintas sektoral terkait, swasta, dan masyarakat, untuk itu YGI, PERNUSA dan LIONS CLUB akan terus mensosialisasikan akan penyakit Glaukoma, ungkapya.

KP Norman menegaskan, bahwa Glaukota memang belum ada obatnya, namun kebutaan karena penyakit glaucoma, dapat dicegah dengan melakukan deteksi dini dan pengomatan yang rutin, Untuk itu dalam upaya mencegah adanya kebutaan akibat Glaukota, PERNUSA, Yayasan Glaukoma Indonesia, dan Lions Club merasa tergerak untuk memberikan pelayanan kesehatan mata dan bantuan khususnya dalam mengatasikebutaan mata permanen karena glaukoma.

KP Norman Hadinegoro juga menambahkan, bahwa Pernusa juga akan turut melakukan sosialisasi yang lebih luas, PERNUSA diseluruh daerahdi Indonesia juga siap mendukung dalam kegiatan bhaksos bersama Yayasan Glaukota Indonesia dan Lions Club, yaitu pemeriksaan mata dan bantuan kaca mata, pemeriksaan mata secara dini diharapkan akan membantu anak-anak SD maupun SMP untuk lebih waspada dalam menggunakan HP/Android maupun Komputer agar tidak berlebihan, kita juga akan memberikan penyuluhan tentang penyakit mata, ungkapnya.


Sementara Ketua Yayasan Glaukoma Indonesia, Arleen Djohan, SH pada wartawan juga menegaskan, bahwa salahsatu upaya sosialisasi tentang Glaukota, YGI kini menggelar Quiz seputar penyakit Glaukoma, peserta terbuka bagi warga Indonesia di seluruh daerah, dengan cukup mendaftar lewat website www.glaukoma.or.id dan masuk ke Quiz, disitu bisa mendaftar dan akan memperoleh pertanyaan seputar Glaukoma, tegasnya.

Saat ini sudah 200 peserta yang mendaftar, namun pendaftaran masih terbuka, ini dalam upaya memberitahukan pada masyarakat luas, akan pentingnya deteksi dini terhadap penyakit mata glaucoma penyebab kebutaan permanen. Untuk Quiz mengambil tema, “Mata Kita Jendela Dunia”, peserta cukup mendaftar dan mengirimkan Foto Copy KTP dan mengirimkan tentang Jawaban, untuk informasi lengkap juga bisa diperoleh dari Facebook.com/Glaukoma, Instagram @yayasanglaukoma serta twitter @glaukomaindo, untuk pemenang juara 1 akan memperoleh hadiah uang 30 Juta Rupiah, juga II mempeleh 20 Juta dan juara III memperoleh uang tunai 10 Juta, silahkan bagi masyarakat juga Mahasiswa yang ingin berpartisipasi dalam Quiz World Glaukoma Week, papar Arleen Djohan, SH.

Saat ini seluruh peserta harus menjawab pertanyaan yang dikirim panitia, dan akan dilakukan seleksi awal atau penyisihan, pertanyaan cukup mudah multi polchoise dan mengirim foto, karena jawabannya juga sudah tersedia, nantinya akan dilanjutkan ke babak Semifinal dan akan diambil 50 orang dengan harus menjawab 5 pertanyaan, dan akan disaring menuju penjaringan Finalis, bagi masyarakat yang tertarik silahkan turutserta, dibuka hingga 30 November 2017, tegasnya.


Arleen Djohan SH juga menegaskan, bahwa Quiz World Glaukoma Week ini digelar juga dalam upaya menyadarkan masyarakat serta memberikan kesadaran akan resiko Glaukoma, karena kebutaan karena penyakit Glaukoma akan berdampak pada kebutaan permanen, karena itu semua orang harus tau, kalau memang ada yang terkena Glaukoma maka harus jaga, jangan sampai ruas panjang menjadi menyempit, kalau masyarakat memahami, maka jika menderita Glaukoma harus menjaga aturan yang benar, ke dokter yang benar dan meminum obat yang benar, Kalau seseorang sudah tau, maka harus mawas diri, ungkapnya.

Arleen Djohan SH yang juga dari Komite Multifel Distrik MD 307 Lions Club Indonesia, juga mengaku telah banyak berbuat untuk membantu masyarakat, dan kegiatan yang segera digelar antara Lions Club, Yayasan Glaukoma Indonesia serta PERNUSA adalah bhakti sosial memberikan Kaca Mata gratis di beberapa sekolah di Jakarta Timur dan Jakarta Utara, serta melakukan pemeriksaan mata gratis. Dan pemeriksaan mata maupun bantuan kacamata akan digelar serantak di seluruh Indonesia, oleh Distrik-distrik wilayah masing-masing, tambahnya. (Pry).

DPP PERNUSA Segera Serahkan Data Dugaan Korupsi Di PT Amarta Karya Ke KPK dan Kejagung

Organisasi Perjuangan Rakyat Nusantara (PERNUSA) Sebagai organisasi perjuangan para relawan Jokowi yang saat ini diberi mandat untuk mengawal, mengawasi juga mensosialisasikan program-program pemerintahan Jokowi, terus melaksanakan tugas pokok dan fungsinya.

Salahsatu laporan yang masuk belum lama ini adalah kejanggalan salahsatu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT AMARTA KARYA Tbk, yang dinilai telah mempermainkan mitranya yaitu CV Lintas Graha Mandiri yang telah menyelesaikan pekerjaan sub kontraktor dari PT AMARTA KARYA Tbk.

Pada para Wartawan yang menemuinya di Sekretariat PERNUSA, Ketua Umum DPP Perjuangan Rakyat Nusantara, KP Norman Hadi Negoro, SE, MM menjelaskan, bahwa PERNUSA mendesak pada KPK dan BPK untuk melakukan audit di BUMN PT AMARTA KARYA, karena PERNUSA melihat banyak kejanggalan di manajemen PT AMARTA KARYA, Perusahaan milik Negara ini seharusnya bisa turut mendorong mitra kerjanya agar lebih biak, namun justru sebaliknya, Perusahaan kecil yang telah mensup pekerjaan milik PT AMARTA KARYA, tidak bisa menarik dana sebagai hak miliknya untuk menggaji karyawannya, tetapi justri saat meminta hak tersebut, dipermainkan bagai pengemis di perusahaan PT AMARTA KARYA.


KP Norman menegaskan, bahwa saudara Titin Mandasari, direktur CV Lintas Graha Mandiri adalah Anggota PERNUSA, dan Perusahaan CV Lintas Graha Mandiri yang dipimpinnya tersebut telah menyelesaikan pekerjaan proyek Jembatan Gantung diwilayah Banten di tahun 2015 lalu, pekerjaan tersebut adalah Sub dari PT AMARTA KARYA Tbk, dimana CV Lintas Graha Mandiri telah melaksanakan kewajibannya dari PT AMARTA KARYA Tbk, namun kenapa perusahaan milik negara tersebut belum memberikan RETENSI 5%, bahkan dari tahun 2015 sampai saat ini November 2017. Perjuangan Rakyat Nusantara melihat ada kejanggalan yang dilakukan oleh Oknum PT AMARTA KARYA Tbk, ini tidak boleh dibiarkan, karena disamping merusak hubungan kemitraan dibutuh PT AMARTA KARYA Tbk, juga diduga ada oknum yang sengaja mencari keuntungan pribadi, dibalik kasus-kasus penagihan mitra PT AMARTA KARYA.

Kita prihatin atas kasus yang menimpa saudari Titin Mandasari yang juga anggota PERNUSA, direksi seorang wanita dibuat seperti pengemis membayar RETENSI dengan cicilan 5 juta dan 10 juta, dan dijanjikan tahap ketiga harus dilunasi, paparnya.


Saat disinggung langkah-langkah yang akan diambil DPP PERNUSA atas kasus tersebut, KP Norman Hadi Negoro menegaskan, bahwa jajaran DPP PERNUSA akan segera menyerahkan seluruh berkas kejanggalan yang ditemukan pada PT AMARTA KARYA Tbk, ke Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), Kejaksaan Agung dan meminta BPK untuk kembali melakukan audit pada PT AMARTA KARYA Tbk, kasus ini juga akan kita laporkan ke Menteri BUMN dan tembusan ke Presiden Jokowi, kita akan siapkan Tim Investigasi untuk meminta data-data pada PT AMARTA KARYA Tbk, sebagaimana amanat Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik no.14 tahun 2008, tegasnya.(Red) 

PERNUSA Minta Program Tol Laut Prioritaskan Perusahaan Perkapalan Swasta Nasional

PERNUSA Minta Program Tol Laut Prioritaskan Perusahaan Perkapalan Swasta Nasional

Program Tol Laut yang sudah dicanangkan Presiden RI, Ir H Joko Widodo (Jokowi), yang akan menambah sejumlah Kapal angkut barang, serta merangkul Armada Laut milik Swasta dalam program Tol Laut tersebut, hendaknya memprioritaskan perusahaan Nasional yang menggunakan tenaga ahli putra-putra terbaik bangsa, masyarakat luar harus melihat bahwa Bangsa Indonesia yang juga dikenal sebagai bangsa Bahari, mampu mandiri dalam pembangunan transportasi laut, tegas Ketua Umum Perjuangan Rakyat Nusantara (Pernusa), KP Norman Hadinegoro.

Lebih jauh Tokoh Nasional yang banyak berjuang untuk rakyat kecil tersebut menegaskan, bahwa Pernusa mendukung penuh upaya Presiden Jokowi dalam membangun Percepatan pembangunan daerah dengan mempermudah pengiriman barang antar pulau, sehingga saat ini masyarakat terluar dan yang tinggal di daerah perbatasan dengan negara lain, bisa membeli barang seperti Semen maupun Minyak BBM serta barang lain, bisa memperoleh harga sama dengan di kota lain.

Program tol laut Presiden Joko Widodo telah menyediakan jaringan angkutan laut dengan pola subsidi dan peningkatan fasilitas pelabuhan, sehingga mampu menekan biaya logistik dan membuat harga murah, karena kapal kini terjadwal untuk datang sehingga pembangunan di daerah juga lebih cepat terlaksana, karena Tol laut merupakan jalur pelayaran bebas hambatan, menghubungkan pelabuhan-pelabuhan antar pulau di Indonesia, sehingga diharapkan tidak ada lagi kelangkaan barang seperti sembako, kelangkaan BBM, dan semen, tegasnya.

tol laut sebagai konektivitas angkutan laut yang efektif secara terjadwal melayani kapal dari Barat ke Timur Indonesia, juga harus didukung dengan keberadaan Kapal-kapal baik milik Pemerintah maupun Swasta, namun PERNUSA berharap Pemerintah juga akan memberikan porsi yang besar buat swasta untuk berpartisipasi, sebagaimana himbauan Presiden Jokowi agar pembangunan Tol Laut akan mampu menyerap tenaga kerja dan memanfaatkan potensi kemaritiman Indonesia, hendaknya Pemerintah juga memperioritaskan Perusahaan Nasional, karena didalamnya adalah tenaga kerja Indonesia yang professional dan trampil dibidangnya, demikian juga program pembelian kapal untuk mendukung program Tol Laut tersebut, hendaknya Pemerintah juga membeli dari Perusahaan Nasional seperti PT Krakatau Shipyard yang mampu membuat Kapal berbagai ukuran dan jenis, yang tidak kalah dengan produk dari negara luar, Pinta KP Norman Hadinegoro.

Pernusa berharap Pemerintah Pusat baik itu Kementerian Kelautan dan Perikanan, TNI Angkatan Laut, Kementerian Perhubungan maupun Bea Cukai dan Bakamla serta Pemerintah Daerah Provinsi maupun Kabupaten/Kota dapat memprioritaskan pengadaan sarana Perkapalan hasil karya anak-anak bangsa, ini untuk menunjukkan kepada dunia, bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa Bahari yang mampu memproduksi sendiri Kapal untuk kebutuhan Kemaritiman Indonesia, dengan pemberdayaan masyarakat Bahari yang tinggal di daerah terluar, tertinggal dan terdepan, maka diharapkan potensi kelautan yang selama ini dicuri oleh asing, akan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, untuk kemajuan perekonomian bangsa Indonesia, tambah KP Norman Hadinegoro.

Sementara salahsatu Manager di PT Krakatau Shipyard, Endang Surya juga menjelaskan, bahwa

PT Krakatau Shipyard adalah perusahaan yang didalamnya adalah putra-putra terbaik bangsa, yang memiliki kemampuan untuk membuat Kapal berbagai jenis, mulai dari Kapal Patroli, Kapal Tongkang 180, 270 hingga 300, serta Tug Boat sampai dengan kapasitas 240HP. Dan lokasi Galangan Kapal berada di Banten, Samarinda dan Cirebon.

PT Krakatau Shipyard mulai beroperasi sejak tahun 2008 dan telah mempunyai pengalaman dalam bidang pekerjaan pembuatan Tugboat serta Tongkang dan perbaikan berbagai jenis kapal, dalam menjalankan usaha mengembangkan industri kelautan, PT Krakatau Shipyard telah dilengkapi dengan peralatan kerja dan sarana fasilitas yang memadai, serta didukung oleh tenaga tenaga ahli putra-putra Indonesia yang telah berpengalaman dalam pengerjaan pembuatan kapal baru maupun perbaikan/reparasi berbagai jenis kapal.

Dengan karya anak bangsa dibidang Kemaritiman ini, merupakan partisipasi aktif PT Krakatau Shipyard dalam upaya mendukung percepatan pembangunan daerah terluar, atau yang disebut Terdepan, Tertinggal, dan Terluar (3T) di Indonesia, dimana daerah 3T tersebut kebanyakan adalah daerah kepulauan yang sangat membutuhkan transportasi laut, untuk itu PT Krakatau Shipyard kini hadir dalam upaya mendukung pertumbuhan Ekonomi Masyarakat di Pulau terluar tersebut, ungkapnya.

Endang Surya juga melihat, bahwa aktivitas ekonomi masyarakat di Pulau Terluar banyak dilakukan di laut, seperti mencari ikan, menyelam, budidaya rumput laut, sementara untuk kebutuhan pokok seperti Beras dan Sayuran mereka membutuhkan pasokan dari luar, inilah PT Krakatau Shipyard dengan produk karya anak bangsa, berupa Kapal berbagai jenis dan ukuran, hadir membantu masyarakat di daerah terluar dan tertinggal agar ekonominya lebih maju dan sejahtera.

Bukan hanya kapal barang dan jasa angkutan orang, tetapi PT Krakatau Shipyard juga siap memproduksi Kapal pelayanan Kesehatan atau Kapal Rumah Sakit yang didalamnya dilengkapi peralatan medis yang bisa memberikan layanan kesehatan di Pulau-pulau terluar dan terdepan di wilayah Indonesia, jika ada yang sakit tidak perlu jauh-jauh ke pulau lain, sehingga diharapkan akan mempermudah pelayanan Kesehatan masyarakat kepulauan, juga produk Kapal untuk pelayanan Perbankkan juga keuangan dalam mempermudah investasi di Kepulauan, maupun Kapal jenis lain.

Saat ini PT Krakatau Shipyard memiliki 3 lokasi untuk memproduksi maupun memperbaiki Kapal dengan berbagai ukuran, yaitu di Banten, Samarinda dan Cirebon, untuk mendukung industri Perkapalan Indonesia, dengan skala Nasional maupun internasional, sehingga dalam memberdayakan potensi kelautan di Indonesia dapat dilakukan secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat dan bangsa, karena di laut tersimpan kekayaan alam yang luar biasa dan bisa untuk mendukung Ekonomi Nasional, tegas Endang Surya.

Pengunjung Mall Kasablanka Padati Area Indonesia Jaya Expo 2017

Pengunjung Mall Kasablanka Padati Area Indonesia Jaya Expo 2017

Musik Tradisional Rampak Gendang yang di kolaborasi dengan musik Elektrik dan disajikan Taruna serta Taruni Angkatan Udara yang Gagah bergema di Ground Floor, Fashion, Mall Kota Kasablanka mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung Mall tersebut, apalagi Pergelaran berbagai kesenian tradisional dan modern lainnya dapat disaksikan dari lantai 1, 2 dan 3, sehingga acara Indonesia Jaya Expo 2017 terlihat meriah.

Informasi tentang Kedirgantaraan juga dapat diperoleh para Pengunjung Mall Kota Kasablanka mulai tanggal 17 hingga 19 November 2017, selain itu, untuk memeriahlan HUT PIA Ardya Garini ke 61 para Taruna Akademi Angkatan Udara (AAU) unjuk kebolehan dari peragaan fashion show, pertunjukan tari daerah, breakdance dan simulasi pembebasan sandera dari Den Bravo 90 Paskhas TNI AU yang secara langsung mendapat antusiasme dari pengunjung Mal Kota Kasablanka, iven khusus “Indonesia Jaya Expo 2017”, merupakan persembahan dari TNI Angkatan Udara dan PIA Ardhya Garini, berkesempatan membuka acara tersebut, Kepala Staf TNI Angkatan Udara, Marsekal TNI Hadi Tjahyanto.

Usai membuka Indonesia Jaya Expo 2017, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI Hadi Tjahyanto pada Wartawan menjelaskan, bahwa acara Indonesia Jaya Expo TNI AU yang berlangsung dari tanggal 17-19 November di Mal Kota Kasablanka, Jakarta ini merupakan rangkaian dari kegiatan HUT PIA Ardya Garini yang ke 61.

Ini bagian dari rangkaian kegiatan HUT PIA Ardya Garini, dimana PIA Ardya Garini adalah nama persatuan Ibu-ibu TNI AU dan bulan ini diperingati yang ke-61, Dalam HUT Pia Ardya Garini kali ini juga digelar berbagai rangkaian kegiatan diantaranya menyanyikan lagu Indonesia Raya serentak dalam 3 Stanza di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke dimana ada lanud-lanud TNI AU, mereka akan menyanyikan lagu yang sama pada waktu yang juga sama, tegasnya.



TNI AU juga menggelar Air Force Run yang di pusatkan di Halim Perdanakusuma pada tanggal 19 November 2017. Kemudian Air Force Run di sekitar lanud Halim Perdanakusuma, ada beberapa kelas yaitu 10 Km dan 5 Km, dan bisa diikuti oleh masyarakat umum, Kasau berharap, Event Indonesia Expo TNI AU 2017 menjadikan inspirasi generasi muda TNI AU yang berinovasi.

“Indonesia Expo 2017 juga diharapkan akan menjadi inspirasi yang bisa memberikan perubahan untuk Angkatan Udara. Yang lebih besar lagi, menjadikan TNI AU yang lebih profesional dan modern demi menjaga negara republik Indonesia,” tandasnya.

Sementara Ketua Panitia Indonesia Jaya Expo 2017, Kolonel Penerbang Ali Gusman juga menambahkan, bahwa Indonesia Jaya Expo juga menampilkan aksi dari Band RAN, Bravo, Kolone Senapan, Taruna Akademi Angkatan Udara, Jupiter Aerobatik Team (JAT), film animasi Serangan Kadet 47, Stand Up Comedy Comics VS TNI AU. Bahkan yang sangat memukau penonton adalah penampilan Musik Rampak Gendang yang disajikan oleh Taruna/Taruni Angkatan Udara serta Gelar Seni Persenjataan dari Paskhas TNI AU.

Informasi berbagai perkembangan Kedirgantaraan juga dipamerkan berbagai Miniatur Pesawat Canggih yang dimiliki TNI AU saat ini, Hadir juga memeriahkan acara Dinas Kesehatan AU, dengan memberikan pelayanan Tensi Darah, cek Gula Darah. Dinas Psikologi Angkatan Udara Kohanudnas maupun pameran produk UKM PIA Ardhya Garini, maupun berbagai olahraga Kedirgantaraan, ungkapnya.(Priyono).

Prianti Pimpin Lokakarya Kelangsungan Produk Kelapa Internasional di Manado

Prianti Pimpin Lokakarya Kelangsungan Produk Kelapa Internasional di Manado

Suasana di ruang Tondano Swiss-Bel Hotel Maleosan Manado, Sulut, Senin (14/11/2017), terlihat sedikit berbeda. Pasalnya, di hotel berbintang 5 yang terletak di jantung kota Manado tersebut telah digunakan untuk berkumpulnya para delegasi dari 13 negara dalam rangka membahas kelangsungan produk kelapa melalui International Workshop on Coconut Development dengan tema, Innovation and Collaboration to Sustain Coconut Sector, yang akan berlangsung 14-17 November 2017.

13 negara peserta lokakarya itu terdiri dari: Bangladesh, Fiji, Kiribati, Kamboja, Myanmar, Nauru, Papua Nugini, Sri Lanka, Solomon Islands, Timor Leste, Tonga, Samoa dan Indonesia.

Kegiatan yang diprakarsai Pusat Non-Aligned Movement Centre For South-South Technical Cooperation (NAM CSSTC), Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) dan Badan Litbang Kementerian Pertanian (Kementan) RI serta Balai Risert Tanaman Palma Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), sebagai upaya capacity building. Mengingat Indonesia menempati posisi pertama untuk produksi kelapa dan nomor dua untuk produksi minyak kelapa.

Pada kesempatan tersebut, Duta Besar Direktur Non Aligned Movement-Centre for South-South Cooperation (NAM SSTC), Prianti Gagarin Djatmiko Singgih saat memimpin kegiatan tersebut dengan menyampaikan opening statement mengatakan, melalui lokakarya ini, diharapkan diperoleh berbagai masukan, potensi kerjasama dan program pembangunan kapasitas dengan organisasi dan institusi baik nasional maupun intemasional. 

Yang paling utama, lanjutnya, adalah meningkatkan standarisasi produksi kelapa khususnya bagi para petani kelapa di Indonesia. Diharapkan pula metode dan strategi pertanian/perkebunan kelapa berkelanjutan dari sebelum sampai sesudah panen ini dapat diaplikasikan di negara-negara berkembang lainnya. Ke depannya, para petani kelapa secara optimal dapat mengelola hasil panennya dengan lebih bernilai tambah atau added value.

Menurut Prianti yang juga merupakan Staf Ahli Menteri Luar Negeri Bidang Politik, Hukum dan Keamanan menambahkan, lokakarya diselenggarakan dalam format diskusi panel dengan berbagai presentasi ilmiah beberapa Lembaga Riset (Badan Litbang Kementan RI, Puslitbang Palma Provinsi, Pusat Riset dan Pengembangan Perkebunan Kelapa), pelaku industri kelapa dan sektor swasta yang menekuni komoditas kelapa sebagai produk komersial baik untuk konsumsi, nutrisi dan kesehatan/kecantikan serta berbagi pengalaman sukses (success stories) kerjasarna teknis mengenai perkebunan kelapa berkelanjutan dan manajemen perkebunan kelapa yang efektif untuk meningkatkan hasil produksi kelapa.
Lokakarya ini, lanjut Prianti, juga membahas berbagai kendala dan keterbatasan pengelolaan perkebunan kelapa, penanggulangan hama kelapa, optimalisasi produksi kelapa serta upaya dan strategi peningkatan kesejahteraan petani kelapa baik secara ekonomi, sosial maupun aspek lingkungan. Di hari terakhir Lokakarya, diselenggarakan pula program kunjungan dan studi banding ke pabrik produksi gula kelapa di Winuri Likupang dan unit produksi kelapa (coconut processing unit) serta pembibitan kelapa unggulan di Balai Riset Palma Manado.

Kegiatan ini adalah wadah untuk saling bertukar pikiran dan merupakan tempat untuk sumbang saran mengenai baik-buruknya pohon kelapa itu sendiri. Kegiatan ini adalah kegiatan lanjutan setelah Training, yang diselenggarakan pada waktu lalu, bedanya saat ini kegiatan bukan lagi Training, tapi Workshop. Dimana disini para peserta tidak lagi berlatih, atau kami latih, melainkan sudah bisa mempresentasikan hasil tanaman kelapa dengan segala kemungkinan terburuknya, seperti saling berbagi tentang bahaya hama kumbang kelapa dan sebagainya, Ujar Prianti.
Putri daerah Tondano ini selanjutnya menyampaikan bahwa lokakarya diselenggarakan dalam format diskusi panel dengan berbagai presentasi ilmiah beberapa Lembaga Riset (Badan Litbang Kementrian RI, Puslitbang Palma Provinsi, Pusai Riset dan Pengembangan Perkebunan Kelapa), pelaku industri kelapa dan sektor swasta yang menekuni komoditas kelapa sebagai produk komersial baik untuk komsumsi, nutrisi dan kesehatan/kecantikan serta berbagi pengalaman kerjasama teknis mengenai perkebunan kelapa berkelanjutan dan manajemen perkebunan kelapa yang efektif untuk meningkatkan basil produksi kelapa.

Pohon kelapa dijuluki Tree of Life (pohon kehidupan), oleh karena seluruh bagian dari pohon kelapa mulai dari sabut, daging, batok, daun, tulang daun, hingga batang kelapa, sangat berguna dan memang sering dipakai oleh manusia. bahkan, kelapa juga bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan, lanjut Prianti.

NAM CSSTC berharap, penyelenggaraan lokakarya internasional ini dapat membangun kesadaran yang kuat terhadap pengentasan kemiskinan dengan memastikan bahwa petani kelapa menjadi bagian dalam upaya penting meningkatkan kesejahteraan petani kecil serta pengentasan kemiskinan melalui identiflkasi faktor-faktor penghambat pelaksanaan perkebunan kelapa berkelanjutan.

Perwakilan negara-negara berkembang tersebut, berlatar belakang akademisi dan periset/peneliti di bidang pertanian kelapa dan produk-produk kelapa serta turunannya, kelompok tani, pemerhati pertanian kelapa serta pelaku industri perkebunan kelapa dan sektor swasta di bidang produk-produk kelapa, imbuhnya.)

Kepala Biro Umum Dukung Pemilikan Rumah Bagi Personel Bakamla RI

Kepala Biro Umum Laksma TNI Suradi A.S., S.T., S.Sos., M.M. menghadiri Sosialisasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera dengan Skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), di Kantor Bakamla RI Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (16/11/2017).

Dalam sambutannya, Laksma TNI Suradi sangat mendukung adanya program ini. "Ini adalah kesempatan langka sehingga harus ditanggapi serius untuk memenuhi kebutuhan mendasar, yaitu sandang, pangan, dan papan", ujarnya.

Dengan adanya skema FLPP ini, Pegawai Negeri Sipil (PNS) diberikan proses yang mudah dan juga penetapan DP yang ringan, mulai dari 1%. Selain itu bunga yang dikenakan oleh bank yang berpartisipasi dalam program FLPP terbilang cukup rendah dan rentang waktu kredit dapat disesuaikan dengan kemampuan pembeli.

Pada kesempatan ini, turut hadir pula Direktur Layanan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) D.T. Saraswati. Saraswati menyampaikan apresiasinya kepada Bakamla RI yang telah memfasilitasi pertemuan ini, yang cukup penting bagi personel Bakamla RI. "Kebutuhan papan melalui program FLPP sangatlah dibutuhkan bagi PNS maupun TNI/Polri untuk mensejahterakan masyarakat agar lebih mudah dalam mendapatkan rumah", imbuhnya. "Kebutuhan sandang dan pangan sudah terpenuhi, namun kebutuhan papan masih dirasa sulit untuk dimiliki oleh semua orang" tambahnya.

Turut hadir pula perwakilan dari 8 pengembang perumahan yang tersebar di wilayah Jabodetak. Tidak hanya memasarkan produk perumahannya, pengembang juga mengedukasi personel dalam memilih properti yang tepat baik dalam hal lokasi dan juga pembiayaannya. Tidak ketinggalan, terdapa pula perwakilan 5 bank nasional yang berpartisipasi dalam program FLPP untuk dapat langsung memberikan simulasi kredit kepada personel yang berminat untuk memiliki rumah.


Autentikasi:
Kasubbag Humas Bakamla RI, Mayor Marinir Mardiono

Bakamla RI Bersama Pemkab Sambas Fasilitasi Forkom Kamkesla

Bakamla RI Bersama Pemkab Sambas Fasilitasi Forkom Kamkesla



Sambas, 16 November 2017 (Humas Bakamla RI)--- Dalam rangka memfasilitasi pembentukan Forum Komunikasi Keamanan dan Keselamatan Laut (Forkom Kamkesla), Bakamla RI bekerjasama dengan Pemkab Sambas menggelar rapat koordinasi di Hotel Sambas Indah, Kab. Sambas, Kalimantan Barat, Kamis (16/11/2017).

Selaku nara sumber sekaligus membuka acara yaitu Direktur Kerja Sama Bakamla RI Sandi, S.H.,M.H. Hadir pula tiga nara sumber lainnya yaitu Asisten II Bidang Administrasi dan Pembangunan Pemkab Sambas Ir. Uray Santoso, Kasubdit Kerja sama Dalam Negeri Kolonel Kav. M. Irawadi, S.E., dan Kadis Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kab Sambas Ir. Ilham Sehan.

Selaku moderator, yaitu pakar ilmu pemerintahan dari Unpad Drs. Pipin Hanapiah, M.Si. menyampaikan, dalam pertemuan ini nara sumber akan berbagi wawasan, dilanjutkan curah pikir dari peserta. Disini peserta dapat mengemukakan masalah untuk dicarikan solusi bersama. Dalam hal ini Bakamla RI menawarkan gagasan pembentukan forum komunikasi, dan mendorong adanya kesepakatan bersama tentang pentingnya forum ini.

Menurut Direktur Kerja Sama, Forkom Kamkesla merupakan konsekuensi Bakamla RI terhadap tanggung jawab tugas pengamanan perairan Indonesia yang diemban.
Dalam melaksanakan tugas itu Bakamla RI tidak bisa mengerjakan sendiri, lanjutnya, perlu kolaborasi dan sinergi. Nantinya forum itu diharapkan dapat menjadi sarana silaturahmi, tukar pikiran, dan tukar informasi. Untuk itu perlu adanya kesepakatan terlebih dahulu dari semua pihak yang hadir sebagai perwakilan dari instansi masing-masing sebelum Bakamla RI menindaklanjuti dan menjalankan gagasan tersebut.

Senada dengan hal itu, Ir. Uray menegaskan perlunya ada rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap laut dengan segala potensi yang dimilikinya dan permasalahan yang menyertainya untuk diselesaikan bersama. Jangan sampai setelah terjadi hal-hal buruk baru bergerak. Semua itu harus dipikirkan oleh semua instansi terkait, himbaunya.

Jangan biarkan Badan Keamanan Laut bekerja sendiri, harus kita bantu, ujarnya. Nelayan juga perlu diberdayakan untuk berpartisipasi menjaga keamanan laut. Persatuan nelayan di titik titik yang ada bisa difungsikan, katanya. Harapannya juga, jika ada fasilitas yang diberikan untuk mendukung kegiatan tersebut, bisa difungsikan sesuai peruntukannya. Lebih lanjut ditegaskan pula dukungannya terhadap pembentukan forkom kamkesla yang digagas Bakamla RI ini.

Untuk memberikan pemahaman lebih mendalam tentang Bakamla RI, Kolonel Irawadi berbagi wawasan melalui paparan yang disampaikannya. Dijelaskannya tentang tupoksi Bakamla RI, bahwa laut Indonesia yang begitu luas dengan ancaman dan tantangan yang ada membutuhkan penjaga laut semacam Coast Guard yang bersinergi dengan instansi dan mitra maritim terkait. Perlu sinergi dengan berbagai komponen untuk mewujudkan keamanan keselamatan laut, salah satunya dalam bentuk forum komunikasi, yang sangat mendesak, sangat penting, dan bisa memberikan kemashlahatan bersama.

Mengamini pendapat ketiganya, Ir. Ilham Sehan menyatakan gagasan yang disampaikan pada rakor ini sangat tepat. Menurutnya, keterbatasan yang ada harus dikelola dengan baik dengan melibatkan institusi terkait. Ide Bakamla untuk bekerja sama dengan Pemda Sambas seperti menjawab kebutuhan saat ini,. yang mengharapkan adanya pihak untuk mengkoordinor pengamanan, guna mengantisipasi konflik horisontal di daerah pesisir terkait pemakaian alat tangkap yang dilarang. Oleh karenanya gagasan ini dapat menjadi wadah bagi dinas perikanan untuk bergerak. Ilham menyatakan sangat mendukung dibentuknya forum komunikasi dalam rangka pengamanan dan keamanan daerah pesisir kab sambas. 

Berbagai tanggapan diberikan peserta yang hadir, dimana pada dasarnya mereka juga membutuhkan forum itu ada, mengingat lokasi Sambas di perbatasan dengan banyak permasalahan yang membutuhkan respon cepat.

Menyusul tercapainya kesepakatan tersebut, Bakamla RI telah membuat konsep kepengurusan yang melibatkan Basarnas sintete, bea cukai, imigrasi PPN, Kodim Singkawang, bagian ops polres sambas, kejaksaan negeri, satwas sdkp, posda sambas, kesbangpol, kominfo, pos au, satpol pp, ksop, dll. Selaku penasehat adalah Kepala Bakamla RI dan Forkopimda Kab Sambas. Selaku ketua adalah Sekda Kab. Sambas, sekretaris yaitu Kadis PPKH dan Kepala SPKKL Sambas. Hal-hal lain atau adanya perubahan akan diacarakan pada kesempatan lain. Di akhir acara peserta yang hadir menandatangani berita acara pembentukan forum komunikasi keamanan keselamatan laut yang telah disepakati hari ini.

Acara rakor pembentukan forum koordinasi dihadiri pula oleh Kepala SPKKL Sambas Bakamla RI Arief Purwantono, S.E. dan perwakilan Kantor Pusat Bakamla RI di Jakarta yaitu Ahmad Firdaus, S.IP., M.Si, Ariana Listyawati, S.Pd., Tri Rah Astuti, S.E., dan Riyandi Yudha, S.Ip., M.Si(Han), serta diikuti oleh 34 peserta yang merupakan perwakilan berbagai instansi antara lain Basarnas, SROP Sintete, Polair, HNSI, Imigrasi, Bea Cukai, perwakilan Dandim 1202/Singkawang, Polres, Kesbangpol, Kominfo, Kejari Sambas, DKP, PPN Pemangkat, Satwas PSDKP Sambas.


Autentikasi :

Kasubbag Humas Bakamla RI, Mayor Marinir Mardiono 

Pengabdian Masyarakat di Hari Pahlawan, Universitas Prof. Dr Moestopo (Beragama)

Pengabdian Masyarakat di Hari Pahlawan, Universitas Prof. Dr Moestopo (Beragama)

Sebagai lembaga pendidikan yang didirikan oleh seorang Pejuang Kemerdekaan yang telah dianugerahi gelar Pahlawan Nasional, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) dalam memperingati Hari Pahlawan melakukan serangkaian kegiatan Pengabdian Masyarakat sebagaimana yang tertuang pada Tridarma Perguruan Tinggi.

Dalam sambutannya pada acara Press Gatering yang digelar di Kampus Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Warek III, Bambang Winarso menjelaskan, bahwa kegiatan yang digelar merupakan upaya meneruskan perjuangan Prof Moestopo, kalau dahulu berjuang secara fisik, namun saat ini kita berjuang melawan kebodohan dan kemiskinan, dalam mengisi pembangunan sebagaimana cita-cita perjuangan kemerdekaan.

Sosok Prof. Dr Moestopo adalah seorang dokter gigi Indonesia, pejuang kemerdekaan, dan pendidik. Dia memperoleh Gelar Pahlawan Nasional yang diberikan negara. dan pada tahun 1961 Prof. Dr Moestopo mendirikan Universitas Prof. Dr Moestopo (Beragama), dan saat ini Civitas Akademika Universitas Prof. Dr Moestopo (Beragama) meneruskan perjuangan beliau dalam mencerdaskan bangsa, dan di hari Pahlawan ini kita memberikan pelayanan pengobatan gigi gratis di beberapa daerah, serta memberikan penyuluhan-penyuluhan hukum, dan ilmu komunikasi politik ke masyarakat, ungkapnya.

Disela acara tersebut, Dosen Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama) Dwi Ajeng Widarini juga menegaskan, bahwa Universitas Prof. DR Moestopo (Beragama) kini terus membangun jaringan Literasi Digital bersama beberapa Perguruan Tinggi maupun lembaga pemerintah serta dunia usaha untuk bersama-sama memerangi informasi/berita hoax , terorisme, hingga cyber bullying di era digital saat ini.

Diakuinya berbagai upaya terus dilakukan jajaran Dosen maupun Mahasiswa serta Alumni Universitas Prof. DR Moestopo (Beragama), dalam melakukan sosialisasi dan edukasi literasi digital ke tengah masyarakat, baik ke sekolah-sekolah, Majelis Taklim, Kelompok Ibu-ibu PKK, Workshop, Seminar, bahkan memberikan Konsultasi gratis bagi yang menginginkan, ini semua adalah bagian pengabdian masyarakat sebagai salah satu tiang Tridarma Perguruan Tinggi, paparnya.

Dwi Ajeng Widarini juga menegaskan, bahwa Penyebar maupun yang mengkonsumsi Hoax saat ini mulai dari anak-anak hingga orang yang berpendidikan tinggi, hal ini sungguh sangat mengkawatirkan karena banyak yang percaya begitu saja informasi hoax meski latar pendidikannya Sarjana bahkan Magister, kita akan terus memcerdaskan masyarakat, agar mereka bisa memilah apakah itu berita benar atau sebagai informasi Hoax atau mungkin Bullying, bagaimana menumbuhkan pemahaman masyarakat akan literasi digital, kita lakukan bertahap mulai dari keluarga, karena ibu-ibu sebagai pengambil keputusan di keluarga juga harus dibekali dengan pemahaman literasi digital, paparnya.

Di kalangan anak-anak dalam menerima informasi saat ini masih menerima begitu saja, tanpa ada seleksi kebenarannya, apalagi saat mereka bermain Games Online, tidak bisa membedakan mana yang baik dan yang tidak baik, namun untuk Remaja dan Dewasa sudah kita masukkan resiko dan ancaman hukuman, untuk itu dalam penyampaian kita berikan sesuai tingkatan.


Dalam menyampaikan literasi digital, harus jadi tanggungjawab bersama, untuk itu Universitas Prof. Dr Moestopo (Beragama) juga merangkul berbagai pihak, disamping lembaga pendidikan lain, juga Institusi Pemerintah seperti Kominfo, Perpustakaan Nasional, Media Cetak, TV dan Online serta instansi maupun lembaga lainnya.

FISIP MOESTOPO MENYELENGGARAKAN SEMINAR HUBUNGAN INDONESIA DENGAN NEGARA-NEGARA AMERIKA LATIN

FISIP MOESTOPO MENYELENGGARAKAN SEMINAR HUBUNGAN INDONESIA DENGAN NEGARA-NEGARA AMERIKA LATIN 

JAKARTA, Indonesia 8 November 2017 Program Studi Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), melalui Pusat Kajian Amerika Latin (CeLA Center for Latin America) Moestopo. akan menyelenggarakan seminar intemasional bertema Hubungan Indonesia dengan Negara-negara Amerika Latin bersama dengan Departemen Asia Pasifik Institut Hubungan lnternasional serta Center for Southeast Asian Studies (CESEA), Universitas La Plata Argentina di Kampus Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Jakarta, pada Kamis, 16 November 2017.
“Hubungan baik Indonesia dan negara-negara Amerika Latin yang telah terjalin lama, dimunculkan kembali melalui tawaran Free Trade Area oleh negara-negara Amerika Latin kepada Indonesia”, jelas Wakil Dekan I Bidang Akademik FISIP Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) sembari melanjutkan bahwa “dapat dikatakan bahwa Amerika Latin sebagai sebuah kawasan memiliki signifikansi bukan hanya untuk negara-negara lain, tapi juga untuk Indonesia." 
Kegiatan yang akan menghadirkan Sekretaris akademik Departemen Asia Pasifik Institut Hubungan Internasional, Universitas Nasional La Plata Argentina, ini akan menyampaikan hasil temuannya sehubungan dengan penelitiannya tentang Hubungan Indonesia dan negara-negara Amerika Latin dan telah didukung Kedutaan Besar Republik Indonesia Buenos Aires.
”Sejak terbentuknya CESEA tahun 2012, salah satu tujuan yang ingin dicapai adalah untuk membangun hubungan dengan perguruan tinggi-perguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara yang memiliki pusat kajian dan ketertarikan dengan studi wilayah Amerika Latin," ujar Ezequiel Ramoneda, Sekretaris Akademik Departemen Asia Pasifik Institut Hubungan internasional, Universitas Nasional La Plata Argentina. 

Dalam kesempatan tersebut juga akan diresmikan perjanjian kerja sama antara Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Indonesia dengan Universitas La Plata Argentina serta CeLA Moestopo dan Pusat Kajian Asia Tenggara Universitas La Plata Argentina sebagai kelanjutan dari peranan CeLA Moestopo yang telah membantu pembentukan CAMCAI (Camara de Comercio Argentino-Indonesia) di Indonesia dan menghubungkan dengan KADIN lndonesia pada tahun 2011.

Belum Kerja sesuai keinginan anda, Silahkan Gabung di Loving Environment Solution

Belum Kerja sesuai keinginan anda, Silahkan Gabung di Loving Environment Solution

Untuk mempercepat gerakan lingkungan di dunia, Loving Environment Solution menawarkan pada anda untuk bekerja sama dalam hal peduli lingkungan:

urgently required :
- Sales (for Environment Solution Projects)
- Manager (for Environment Solution Projects)
- Kitchen staffs (for  Green Restaurant Projects Application)
- Waitress (for Green Restaurant Projects Application)
- Assistant Cooks (for Green Restaurant Projects Application)
- partners
Interested please come and bring your resume for walk-in interview to :
Loving Environment Solution
Ruko Premier Park II AC-11, Modernlan ,Tangerang.
t : +62 21-59728680, WA : +62 8123610729,
email : loving.environment.solution@gmail.com
urgently required :
- Sales (for Environment Solution Projects)
- Manager (for Environment Solution Projects)
- Kitchen staffs (for  Green Restaurant Projects Application)
- Waitress (for Green Restaurant Projects Application)
- Assistant Cooks (for Green Restaurant Projects Application)
- partners
Interested please come and bring your resume for walk-in interview to :
Loving Environment Solution
Ruko Premier Park II AC-11, Modernlan ,Tangerang.
t : +62 21-59728680, WA : +62 8123610729,
email : loving.environment.solution@gmail.com

KN Belut Laut Bakamla RI Sosialisasikan Keamanan Laut di Dumai

KN Belut Laut Bakamla RI Sosialisasikan Keamanan Laut di Dumai

Dumai, 5 November 2017 (Humas Bakamla RI)--- Komandan KN Belut Laut 4806 Bakamla RI Mayor Laut (P) Hadi Syafruddin, S.E., S.T. menyampaikan pentingnya pemahaman tentang keamanan laut dan batas wilayah perairan kepada nelayan Dumai pada acara sosialisasi di atas kapal di Pelabuhan Dumai, Sabtu (4/11/2017).

Puluhan nelayan terlihat memadati area dek kapal yang sedang sandar tersebut, dipimpin ketua kelompok nelayan Dumai, untuk mendapatkan pengetahuan yang lebih baik sebagai bekal mereka yang sehari harinya menggunakan laut sebagai mata pencahariannya. Hadir pula personel pendamping nelayan Dumai dari KKP dan Lanal Dumai.

Beberapa hal disampaikan Komandan kapal, diawali dengan tugas Bakamla RI melaksanakan patroli di wilayah perairan Indonesia dan yurisdiksi Indonesia, beserta unsur-unsur Bakamla RI. Selanjutnya dijelaskan pula tentang daerah/wilayah yang diperbolehkan bagi para nelayan untuk melakukan penangkapan ikan, jangan sampai para nelayan tersebut melanggar batas wilayah karena ketidaktahuannya.

Lebih lanjut dijelaskan pula tentang point-point dari Common Guide Line yang merupakan kesepakatan antara RI - Malaysia dikarenakan adanya batas wilayah yang belum jelas. Dalam hal ini nelayan diharapkan mengerti tentang grey area di Selat Malaka dan Natuna, Kepri. Oleh karenanya, pada kesempatan tersebut nelayan juga diberikan edukasi tentang batas-batas wilayah perbatasan perairan dengan negara tetangga.

Untuk memberikan gambaran yang lebih baik tentang situasi keamanan laut, disisipkan juga sesi pemutaran film dan foto-foto pemeriksaan kapal di laut, penangkapan, dan latihan operasi bersama Seacat 2017 yang telah dilaksanakan KN Belut Laut.

Seluruh rangkaian berlangsung dengan lancar. Diakhir acara berlangsung ramah tamah antar seluruh peserta yang hadir dilanjutkan foto bersama di depan kapal. Melalui kegiatan ini, diharapkan para nelayan mendapatkan pemahaman lebih baik tentang kondisi laut, dan kesadaran agar bersikap tertib di laut, menjauhi pelanggaran.

Pelantikan Pengurus Paguyuban Jawa Tengah Periode 2017-2022

Pelantikan Pengurus Paguyuban Jawa Tengah Periode 2017-2022

Setelah beberapa waktu lalu Paguyuban Jawa Tengah (PJT) mengadakan Mubes dan Pemilihan Ketua PJT 2017-2022 yang kini dijabat oleh Drs. Leles Sudarmanto, pada Sabtu 28 Oktober 2017 di Anjungan Jawa Tengah TMII diadakan Pelantikan Pengurus Paguyuban Jawa Tengah 2017 – 2022.

Dengan Visi  Ketua PJT terpilih, Mewujudkan Paguyuban sebagai sarana memperkokoh kesatuan dan solidaritas warga Jawa Tengah di Kawasan Jabodetabek maupun warga Jawa Tengah pada umumnya dan mendorong partisipasi nyata seluruh potensi sumber daya paguyuban dalam rangka menjaga eksistensi dan peran Paguyuban sebagai aset propinsi Jawa Tengah serta Misi menjadikan PJT sebagai sarana SOS-PROM” berbagai potensial sosial ekonomi budaya dan lain-lain yang dimiliki prop Jateng dengan seoptimal mungkin melibatkan potensi anggota Paguyuban yang kompeten, menjadikan PJT sebagai sarana meningkatkan kwalitas dan kapasitas SDM khususnya kalangan generasi muda sehingga dapat menjamin kelangsungan dan bahkan perkembangan paguyuban selaras tuntutan jaman, mendorong “kerja nyata” seluruh komponen dan potensi paguyuban dalam rangka mewujudkan kemandirian organisasi.

Dengan program kerja Ketum PJT “5 M” antara lain membangun simbiosa mutualistis antara senior dengan uinior di lingkungan organisasi PJT sebagai upaya menjaga keberlanjutan organisasi, meningkatkan kualitas komunikasi dan kerja sama serta memperkuat jejaring dengan pemerintah pusat, propinsi Jateng serta Kabupaten/kota, mendorong terbentuknya pusat pemasaran produk-produk unggulan daerah Jawa Tengah dalam satu sentra pemasaran yang hasilnya dapat digunakan untuk mendukung kegiatan operasional organisasi PJT, mengambil bagian secara aktif dalam mempromosikan berbagai potensi yang dimiliki Jawa Tengah sehingga dapat menarik investor skala nasional maupun internasional, dan menyelenggarakan pelatihan dan kegiatan lain yang bertujuan meningkatan SDM generasi muda PJT dalam rangka upaya merespon persaingan global di berbagai bidang.

Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah,Leles Sudarmanto, SE,MM disela acara tersebut menegaskan, bahwa sebagai wadah Orang Jawa Tengah di Perantauan akan terus memfasilitasi seluruh Warga Jateng di perantauan untuk bersama-sama membangun.

Kita semua akan terus berbuat untuk pembangunan dan kemajuan Jawa Tengah banyak hal yang bisa kita lakukan untuk daerah, oleh sebab itu melalui Paguyuban ini, kita akan mensinergikan program di Jawa Tengah, dengan warga Jateng di perantauan, sehingga kita dapat bersama-sama untuk berkarya demi kepentingan pembangunan Jateng tegas Leles.

Selepas momentum pelantikan berlanjut dengan ramah tamah. Pada sesi ini sekali lagi Paguyuban Jawa Tengah membuktikan spirit Guyub Gayeng Rukun yang diwujudkan dalam bentuk saweran pengurus dan simpatisan. Berhasil dihimpun sumbangan sukarela sebanyak 150 juta rupiah kurang lebih hanya dalam waktu 30 menit. Sumbangan tersebut akan digunakan sebagai modal kerja organisasi yang memang dilandasi semangat sosial gotong royong.(Red)

Silaturahmi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Dengan Pengurus Paguyuban Jawa Tengah

Silaturahmi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Dengan Pengurus Paguyuban Jawa Tengah

Setelah dikukuhkan, Kepengurusan Paguyuban Jawa Tengah (PJT) dibawah pimpinan Ketua Umum Bapak Leles Sudarmanto, SE.MM mengajak Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk bersilaturahmi dengan seluruh pengurus PJT.
Ganjar Pranowo disela acara tersebut pada wartawan menjelaskan, bahwa Paguyuban Jawa Tengah sebagai tempat kumpulnya warga Jawa Tengah di perantauan, kalau organisasi ini bisa dikelola dengan baik maka akan bisa membangun emosional dengan daerah asal untuk peduli bersama Pemda membangun daerah Jawa Tengah.

Kalau kita lihat lebih dalam individu Pengurus PJT adalah orang-orang hebat dibidangnya masing-masing, jika potensi individu tersebut bisa dihimpun menjadi satu kesatuan maka akan menjadi nilai unggul yang juga bisa kita promosikan pada daerah dan bisa jadi perekat, dan tidak saja guyubnya yang harus dibangun, tetapi nilai-nilai luhur seperti Gotong Royong, tepo sliro dan budi pekerti, inilah yang saat ini dibutuhkan bangsa ini, paparnya.

Ganjar Pranowo juga berharap seluruh warga Jawa Tengah di Perantauan untuk tidak lupa tanah kelahirannya, tanah leluhurnya, dan bisa saling tolong menolong.



Juga ide-ide brilyan untuk membangun daerah, apakah bidang UMKM, Ekonomi Kreatif, Pendidikan, Pelatihan Kewirausahaan, Penanaman nilai-nilai Pancasila, Sosialisasi Bahaya Narkoba dan bidang lain, sebagai Pemerintah Daerah akan akan mensuport dan memfasilitasi, papar Ganjar Pranowo.
Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah Leles Sudarmanto juga mengaku bersyukur dengan kehadiran bapak Gubernur Ganjar Pranowo di sekretariat PJT dan bersilaturahmi dengan para pengurus PJT ini, semoga kerjasama dengan pemerintah daerah bisa lebih baik, kita juga lebih guyub dan bisa fokus pada perbaikan yang jelas, kita bangga pada pak Ganjar yang fokus membangun Jawa Tengah, untuk itu kita juga mendorong untuk mengadvokasi warga Jawa Tengah, kolaborasi warga Jateng di Jakarta maupun di beberapa daerah di Jawa Tengah harus bisa berkolaborasi, tegas Leles.

Sementara Wakil Ketua PJT Dr Slamet Sutrisno.MM juga menambahkan, kehadiran Gubernur hari ini telah membuka cakrawara yang baru dan kita bisa temukan benang merahnya, bagaimana kerjasama kedepan, beliau sangat mendukung program PJT dan kita akan kerja nyata, tambahnya.

RANGKAIAN HUT KE-72 KORPS MARINIR TAHUN 2017

RANGKAIAN HUT KE-72 KORPS MARINIR TAHUN 2017


Hari Ulang Tahun Korps Marinir ke-72 tahun 2017 di bawah kepemimpinan Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr (Han) mengambil tema “Marinir Prajurit Pejuang dan Profesional”.

Bertindak sebagai Ketua Panitia HUT Korps Marinir ke-72 adalah Komandan Pasmar-2 Brigadir Jenderal TNI (Mar) Nur Alamsyah.
Perayaan Hari Ulang Tahun Korps Marinir ke-72 tahun ini berbeda dengan perayaan sebelumnya. Berbagai macam kegiatan akan mewarnai perayaan ulang tahun Korps Baret Ungu. Kegiatan yang terbuka untuk masyarakat umum tersebut adalah sebagai berikut :

1. Pada tanggal 1 November 2017, Korps Marinir menyelengarakan acara silaturahmi dengan Media yang dilaksanakan di Bhumi Marinir Cilandak, Jakarta Selatan.

2. Tanggal 14 Nopember 2017 seluruh jajaran Korps Marinir melaksanakan istighosah di Masjid Al-Ikhlas Cilandak Brigif-2 Marinir Cilandak Jakarta Selatan

3. Upacara Militer dan Difile akan digelar di Lapangan Upacara Brigif-2 Marinir Cilandak Jakarta Selatan pada 15 Nopember 2017.

4. Malam harinya, 15 Nopember 2017 Grup Musik “Slank” akan konser di Bhumi Marinir Cilandak Jakarta Selatan” .

5. Kemudian , 16 Nopember 2017 pagi hingga siang , Korps Marinir akan menggelar “Sarasehan Marinir” di Bapra Brigif- 2 Mar Cilandak.

6. “Marinir Fair” digelar di Lapangan Apel Brigade Infantri -2 Marinir dibuka 16 Nopember 2017 sore dan ditutup 19 Nopember 2017 malam. Marinir Fair menggelar Pameran Alutsista Marinir dari masa ke masa, Produk Ekonomi Kreatif Masyarakat, Bazar Barang dan Kuliner , Paint Ball, Outbond, Terjun Payung, Parade Kendaraan Tempur Amphibi, Demo Taktis Serangan Marinir, Demo Beladiri Pencak Silat, Tarian Tradisional, Military Game.



Dalam “Marinir Fair” tersebut juga dimeriahkan dengan pentas band Prajurit Marinir seperti Badikustik,Gung-ho, Trio Marine dan Dinasty band. Selesai pembukaan Marinir Fair 16 Nopember 2017, pada malam harinya dilanjutkan dengan “Peluncuran Buku Ensiklopedia Korps Marinir TNI AL”.

Kemudian 17 Nopember 2017 dilaksanakan Festifal Band SMA se-Jakarta dan para Finalis “Got Talent Marinir”. Sementara tanggal 18 Nopember 2017 dimeriahkan dengan Panggung “Inbox SCTV” dan “Malam Pentas Dangdut D Academy”.

Pada 19 Nopember 2017 diwarnai dengan “Kegiatan dan Panggung Marine Day” , dan malam penutupan disemarakan denga pesta kembang api serta penampilan T-Koes band ( tribute Koes Plus).

7 . Lomba Menembak Marinir Cup di Jakarta digelar pada 1 s.d. 3 Desember 2017 di Lapangan Tembak Jusman Puger Brigif-2 Marinir Cilandak. Sedangkan Lombak Menembak Marinir Cup di Surabaya diadakan 11 s.d. 12 Nopember 2017 bertempat di Lapangan Tembak Fx. Soepramono Karangpilang Surabaya. Untuk di Lampung , Lomba Menembak Marinr Cup dilaksanakan pada 02 s.d. 03 Desember 2017 di Lapangan Tembak Brigif-3 Mar. Lomba Menembak ini diiukuti oleh anggota TNI, Polri dan Umum.

8. Brigif-3 Marinir di Piabung Lampung menyelenggarakan “ MARINES FUN OFF ROAD & TRAIL ADVENTURE” pada tanggal 2 s.d. 3 Nopember 2017. Sementara itu, di Puslapur Purboyo Jawa Timur pada tanggal 8 Desember 10 Desember 2017 menggelar Circuit Extrem, Circuit Fun Offroad Umum, Circuit Fun Offroad TNI POLRI serta Trail Adventure.

9. Selain itu, kegiatan Ziarah ke Taman Makam Pahlawan antara lain ke TMP Cirebon (7/11/17) , TMP Tegal (7/11/17), TMP Pemalang (7/11/17), TMP Kalibata dan TMP Ciledug (14/11/17),TMP Surabaya (14/11/17), TMP Manado (14/11/17) juga digelar sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan dan pendahulu kita. Satuan Marinir yang tersebar di seluruh Indonesia melaksanakan ziarah ke Taman Makam Pahlawan di tempat satuan masing-masing.

10. Direncanakan pada tanggal 17 Nopember 2017, Wakil Presiden RI Bapak Yusuf Kalla akan meresmikan Masjid At Taqwa Markas Komando Korps Marinir di Kwitang Jakarta Pusat.
Diberdayakan oleh Blogger.