Pernusa DKI Jakarta Ajak Masyarakat Perangi Narkoba Serta Perkuat Persatuan dan Kesatuan


Pernusa DKI Jakarta Ajak Masyarakat Perangi Narkoba Serta Perkuat Persatuan dan Kesatuan

Sumpah Pemuda telah mengingatkan bangsa Indonesia bahwa kita adalah Satu Tanah Air, Satu Bangsa dan Satu Bahasa yaitu Indonesia, dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan menurut Ketua DPD Perjuangan Rakyat Nusantara (Pernusa) Provinsi DKI Jakarta, Suripto, bahwa dengan semangat Sumpah Pemuda, bangsa Indonesia harus kembali pada Landasan Negara yaitu Pancasila dan UUD 1945.

Menurutnya seluruh Komponen Masyarakat termasuk Ormas/LSM maupun Partai Politik di Indonesia, perlu untuk kembali pada nilai-nilai Luhur yang terkandung dalam Pancasila,  dimana pada Sila Pertama, “Ketuhanan yang Maha Esa”, mempunyai makna bahwa setiap warga negara berhak menganut dan menjalankan ibadah sesuai agama masing-masing. Karena itu, perlu dibangun toleransi antarumat beragama. Sikap toleran seperti ini tentu saja dapat menghindari konflik antarumat beragama.

Semangat Sumpah Pemuda diharapkan juga akan mampu mencegah adanya intoleransi dan radikalisme di Indonesia, karena kita semua sudah sepakat untuk bersatu dalam wadah NKRI, demikian juga Ibukota Jakarta sebagai miniatur Indonesia, harus bisa menjadi contoh daerah lain, Pluralisme di Ibukota Jakarta dengan berbagai Suku, Ras, Budaya, Tradisi maupun Agama, harus di jaga dengan baik, Kebhinekaan ini adalah asset bangsa, karena hanya ada di Indonesia, untuk itu toleransi harus menjadi landasan kehidupan bermasyarakat yang Bhineka Tunggal Ika.


Saat disinggung akan Bahaya Penyalahgunaan Narkotika yang kian marak, Pengusaha Muda dibidang Telekomunikasi ini mengaku akan meningkatkan peran Pernusa DKI Jakarta dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Jakarta, sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dimana pada pasal 104 hingga 108, tertuang masyarakat mempunyai kesempatan seluas-luasnya dalam upaya P4GN tersebut. Bangsa ini tidak boleh hancur karena Narkoba, China pernah hancur dengan Narkoba, untuk itu kita akan tegaskan, bahwa Narkoba adalah musuh bangsa dan harus kita perangi bersama, tegas Suripto.

Sebagai organisasi Kemasyarakatan, PERNUSA akan berperan aktif dalam pergerakan, untuk kembali menanamkan nilai-nilai Patriotisme dan Cinta Tanah Air, serta menumbuhkan semangat bela Negara maupun Budi Pekerti luhur dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, Revolusi Mental harus diawali dari usia anak, remaja dan Pemuda, disinilah peran Ormas dibutuhkan untuk mensukseskan program tersebut.

Untuk membangun karekter bangsa yang diawali dengan membangun karakter Generasi Penerus Bangsa, maka dibutuhkan semangat gotong-royong, menanamkan nilai-nilai integritas maupun etos kerja yang dilandasi dengan budaya Nusantara.



Bahkan Presiden Jokowi juga telah mencanangkan Revolusi Mental melalui lima program yang harus digalakkan, yaitu Program Gerakan Indonesia Melayani, Program Gerakan Indonesia Bersih, Program Gerakan Indonesia Tertib, Program Gerakan Indonesia Mandiri, dan Program Gerakan Indonesia Bersatu. Inilah yang akan dilakukan Dewan Pimpinan Daerah Perjuangan Rakyat Nusantara Provinsi DKI Jakarta, paparnya.

Kondisi masyarakatan perkotaan seperti Jakarta saat ini memang sangat memprihatinkan, dari hal kecil seperti untuk tertip di jalan saja susah, banyak pengendara motor masuk trotoar pejalan kaki, bahkan ada yang memanfaatkan trotoar untuk berdagang, disetiap lampu merah selalu saling serobot bahkan lawan arus, padahal disamping membahayakan diri sendiri juga sangat membahayakan orang lain, di jalan kerap kali kita lihat pengendara mobil main buang sampah di jalanan tanpa merasa salah, padahal pasukan Orange sudah membersihkan sejak pagi, untuk itu 5 Geralan Revolusi Mental tersebut harus digiatkan serta diawali dari diri sendiri dan keluarga.

Ketua Umum Pernusa, Kanjeng Pangeran Norman Hadinegoro, SE,MM, juga menambahkan, bahwa Perjuangan Rakyat Nusantara atau yang disingkat Pernusa, sengaja menyiapkan Tokoh-tokoh Muda untuk mengisi kepengurusan di DPD Pernusa DKI Jakarta, kita selalu menyiapkan figur-figur yang mau bekerja keras, kerja Cerdas dan Kerja Iklas, Pemuda Harus bisa jadi Pelopor dan jangan mengekor, Pemuda harus bisa tampil di depan.

Sebagai Ormas yang independen, Pernusa butuh orang-orang yang mau kerja iklas membawa visi dan misi organisasi, dan tidak ada kepentingan apa-apa, bagaimana seluruh jajaran Pengurus Pernusa mau berjuang menanamkan nilai-nilai Pancasila dengan aksi-aksi dan Karya Nyata di Masyarakat, bagaimana kita bisa menanamkan tata nilai yang dibangun para pendiri bangsa ini, pintanya.(Pry).

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.