National Trisakti Hospitality Competition 2017 Tingkatkan Kompetensi Bidang Pariwisata

Peringati HUT RI Ke 72 dan Dies Natalis ke 48, STP Trisakti Gelar TRISCHO 2017

National Trisakti Hospitality Competition 2017 (TRISCHO 2017), suatu kegiatan kompetisi lomba dibidang Kepariwisataan yang digelar Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Trisakti dan diikuti para Pelajar SMA maupun SKM, peserta lomba kali ini, yang mengikuti lomba berkisar antara 100 sampai 125 peserta, kami berharap dengan adanya kegiatan yang terus kami lakukan, mudah-mudahan bisa meningkatkan siswa-siswa khususnya siswa SMA/K, karena kompetisi ini difokuskan untuk siswa-siswi agar memiliki jiwa berkompetisi yang baik, karena dalam suatu kehidupan nantinya mereka diharuskan memiliki jiwa-jiwa kompetisi, hal tersebut, diungkapkan Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, Fetty Asmaniati,SE,MM usai membuka kegiatan TRISCHO 2017 di halaman Kampus STP Trisakti, Bintaro Jakarta Selatan.

Lebih jauh dijelaskan, bahwa mata lomba yang diadakan diantaranya adalah Guding Competition, Pastry Competition, Live Cooking Competition, Making Bed Competition, Creative Table Set Up Competition dengan total hadiah puluhan juta rupiah serta akan kita berikan sertivikat, bahkan kita akan memberikan kesempatan pada pemenang, jika setelah lulus SMA/K nanti, ingin meneruskan di STP Trisakti, kita berharap para pemenang akan mengembangkan minat/bakatnya dibidang Pariwisata, dan kita akan fasilitasi, tambahnya.

Fetty Asmaniati,SE,MM juga menegasakan, bahwa kegiatan TRISCHO 2017 ini digelar, sebagai rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-48 STP Trisakti yang juga dalam memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 72 tahun, Disamping kegiatan lomba juga akan diadakan kegiatan lainnya diantaranya temu alumni STP Trisakti, Bazar, serta Food Truck Festival.

Acara ini terbuka bagi masyarakat luas yang ingin menyaksikan dan melihat TRISCHO 2017 yang juga dalam rangkaian kegiatan menyambut mahasiswa baru STP Trisakti tahun akademik 2017–2018 sebagai kegiatan orientasi mahasiswa baru dan sebelum menjelang perkuliahan dimulai, kita juga akan mengajak Orang Tua Mahasiswa Baru untuk melihat dari dekat kegiatan Kepariwisataan.

Fetty Asmaniati,SE,MM menambahkan, bahwa National Trisakti Hospitality Competition 2017 merupakan iven lomba, sebagai upaya menjaring bibit-bibit unggul dibidang hospitality, mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat berdampak positif bagi pembangunan bangsa, khususnya dibidang Pariwisata.

Kita bersyukur kegiatan ini peminatnya cukup besar, bahkan datang dari beberapa daerah dan melalui lomba ini, STP Trisakti juga ingin menjadikan ajang evaluasi bagi pembelajaran mahasiswa, kami juga mengucapkan banyak terimakasih pada dunia industri yang turut mensuport kegiatan ini, ungkapnya.


Saat disinggung akan usia SPT Trisakti yang telah memasuki usia 48 tahun, Fetty Asmaniati, SE,MM menegasakan, bahwa STP Trisakti mengaku sangat bersyukur, apalagi salahsatu dosen STP Trisakti, yaitu Anak Agung Gede Agung, memperoleh gelar Guru Besar (Profesor), untuk itu STP Trisakti akan terus mendorong  para dosen untuk bisa memperoleh gelar Guru Besar dibidang Ilmu Pariwisata.

Program lain dalam menyambut usia ke 50 tahun, STP Trisakti juga menyiapkan para Mahasiswa untuk mampu bersaing di kancah internasional, sebagaimana hasil pertemuan dengan Orang Tua Mahasiswa Baru, bahwa seluruh mahasiswa diharapkan akan bisa mengikuti program internasionalisasi, sehingga mereka kedepan bisa berkiprah di luar negeri, baik bekerja maupun mengembangkan kemampuan serta keahlian dibidang Pariwisata di luar negeri, untuk memajukan bangsa dan Negara, sebagaimana program Pemerintah, yaitu menjadikan sektor Pariwisata sebagai sumber devisa Negara, untuk itu STP Trisakti terus berupaya melahirkan SDM yang unggul, khususnya dibidang Pariwisata, tegasnya.


Menanggapi akan telah dijadikannya Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Persatuan di Asia Tenggara, Fetty Asmaniati mengaku bangga, karena hal tersebut juga akan membantu meningkatkan kunjungan Wisatawan ke Indonesia, bahkan saat ini bagi Mahasiswa dari luar negeri yang belajar ke STP Trisakti, juga diwajibkan belajar Bahasa Indonesia, demikian juga program kerjasama luar negeri dengan STP Trisakti, juga disamping dikenalkan Seni Budaya Indonesia, Kuliner maupun Obyek Wisata di tanah air, mereka juga kita kenalkan dengan bahasa Indonesia, ini adalah kewajiban kami untuk mengenalkan bahasa Indonesia pada mereka, kita bersyukur kerjasama STP Trisakti dengan luar negeri, tiap tahun ada penambahan, baik institusi maupun dunia industry, paparnya.(SP).

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.