Pelatihan Penanggulangan Bencana Bagi Wartawan

141wartawan cetak, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor, Pelatihan tanggap bencana tersebut, adalah upaya untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan para wartawan akan penanggulangan bencana.

TNI KUAT RAKYAT SEJAHTERA

DARI RAKYAT OLEH RAKYAT UNTUK RAKYAT

Presiden Jokowi Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

Instuksi Presiden untuk Tembak Ditempat Bandar Narkoba

Forum Wartawan Kebencanaan

141 Wartawan cetak,Online, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor

Bakamla RI Tanda Tangani Nota Kesepahaman dan PKS dengan Unhan

Bakamla RI Tanda Tangani Nota Kesepahaman dan PKS dengan Unhan


Jakarta, 31 Juli 2017
Bakamla RI selenggarakan acara penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) dengan Universitas Pertahanan (Unhan) di Ruang Serba Guna Kantor Bakamla RI, Jalan Dr. Sutomo No. 11, Jakarta Pusat, Senin (31/7/2017).

Nota Kesepahaman antara Bakamla RI dan Unhan tentang Kerja sama pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang keamanan dan keselamatan laut ditandatangani oleh Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. dan Rektor Unhan Letjen TNI Dr. I Wayan Midhio, M.Phil.

Pada waktu dan tempat yang sama, penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut ditindaklanjuti secara langsung dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama oleh Sestama Bakamla RI Laksda TNI Agus Setiadji, S.AP. dan Ketua Lembaga Pengembangan, Pendidikan, dan Penjaminan Mutu (LP3M) Unhan Laksma TNI Dr. Ir. Suyono Thamrin, M.Eng.Sc. Ruang lingkup Perjanjian Kerja Sama meliputi pemanfaatan dan pembinaan sumber daya, penyediaan, pertukaran data dan informasi serta publikasi, pengembangan teknologi, pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengkajian, dan pengabdian masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Bakamla RI menyampaikan harapan agar melalui nota kesepahaman ini tidak saja dapat membina hubungan kelembagaan yang erat antara Bakamla RI dengan Unhan, namun juga mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan kompetensi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Bakamla RI, khususnya dalam menjalankan tugas pokok mewujudkan keamanan di wilayah perairan yurisdiksi nasional Indonesia, memperkuat kemandirian bangsa di laut, serta turut mendukung terwujudnya Indonesia sebagai poros maritim dunia. (Humas Bakamla RI)

Sinergikan Keamanan Laut, Bakamla RI Adakan Sosialisasi di SPKKL Kupang

Sinergikan Keamanan Laut, Bakamla RI Adakan Sosialisasi di SPKKL Kupang

Dalam rangka mengoptimalkan sinergi antara Bakamla RI dengan instansi mitra maritim terkait, nelayan, serta masyarakat pesisir dan perbatasan, Bakamla RI melalui Subdit Pengembangan Potensi Keamanan dan Keselamatan Laut dipimpin Kombes Pol Suharwiyono, S.H., M.H. mengadakan Sosialisasi Potensi Keamanan Laut III Wilayah Timur, di SPKKL Kupang, Provinsi NTT, beberapa hari lalu.

Di depan puluhan nelayan/masyarakat pesisir setempat serta undangan antara lain dari perwakilan Lantamal Kupang, Polair NTT, Dinas Perhubungan Kota kupang, Dinas KKP Kupang, dan HNSI, Kombes Pol. Suharwiyono menjelaskan tentang Bakamla RI serta tugas, fungsi dan struktur organisasinya.

Menurutnya, sangat penting mengoptimalkan sinergitas antara Bakamla RI dengan semua pihak terkait keamanan laut. Melalui sosialisasi ini aparat yang memiliki kewenangan di laut dapat saling memberikan pencerahan dan pemahaman mengenai potensi-potensi keamanan laut.

Menyambung keterangannya, bahwa Bakamla RI memfasilitasi melalui kegiatan ini sehingga dapat menjadi media yang efektif untuk bertukar pikiran, pengalaman, saran dan pendapat.

Dengan demikian terjalin koordinasi yang semakin baik dan solid diantara kita guna mengatasi serta memecahkan persoalan dan kendala yang mungkin terjadi di lapangan serta sharing information antara masyarakat pesisir/nelayan dengan aparat pemerintah yang memiliki kewenangan di laut, jelasnya lebih lanjut.

Pada akhirnya diharapkan dapat tercipta kesamaan pola pikir, pola sikap dan pola tindak untuk menjaga keamanan laut dalam upaya mendukung penengakan hukum di laut, pungkasnya.

Menyambung sesi berikutnya, Kasi potensi keamanan Laut Anton Hilman.,S.H, M.H juga berkesempatan menyampaikan tentang sejarah serta hukum laut internasional.  Dijelaskannya, bahwa Indonesia sudah meratifikasi UNCLOS 1982 melalui Undang-Undang Nomor 17 Tahun 1985 tentang Pengesahan UNCLOS, sehingga Indonesia harus mentaati peraturan tersebut. Artinya, bangsa dan negara indonesia berkewajiban untuk menjaga dan memelihara keamanan laut. Oleh karena itu, kegiatan ini diadakan dengan tema "Sosialisasi Potensi Keamanan Laut Guna Penguatan Potensi Maritim Dalam Rangka Mewujudkan Keamanan laut".

Kegiatan sosialisasi yang diadakan pada Kamis (27/7) di halaman gedung SPKKL Kupang Bakamla RI ini diawali koordinasi dan silaturahmi dipimpin Kombes Pol Suharwiyono ke berbagai instansi terkait antara lain ke Kantor Walikota Kupang diterima oleh Assisten I kota kupang Josep Rarabeka. Selanjutnya kunjungan Ke Lantamal VII Kupang diterima Komandan Lantamal VII Kupang Brigjen TNI (Mar)Dedi Suhendar dan terakhir kunjungan ke Polair Polda NTT dterima oleh AKBP I Ketut Gede. Ikut serta dalam rombongan yaitu Kasi Potensi Keamanan Laut Anton Hilman Fatoni, S.H., M.H. dan Kepala SPKKL Kupang Rudi Purnomo, S.Kom., M.si(pRY)

Bakamla RI: Kami Siap Kawal Program Poros Maritim

Bakamla RI: Kami Siap Kawal Program Poros Maritim

Jakarta, 28 Juli 2017 Humas Bakamla RI
Pernyataan tersebut dilontarkan oleh Kasubdit Monitoring dan Evaluasi Penelitian dan Pengembangan Kombes Pol. Effiantara Brata Mandala dalam kesempatan wawancara live di program Semangat Pagi Indonesia, Televisi Republik Indonesia (TVRI). Wawancara dilakukan di studio TVRI, Jl. Gerbang Pemuda, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (28/7/2017).
Saat ditanya mengenai pengawalan program Poros Maritim yang digagas oleh Presiden Joko Widodo, Kombes Pol. Brata Mandala menyatakan kesiapan Bakamla RI dan menyampaikan capaian yang dihasilkan dari operasi Bakamla RI. “Dari target tangkapan sebanyak 45 kasus di tahun 2017, kita sudah dapat menangkap 55 kasus sampai dengan Juli 2017”, ungkapnya.
Bakamla RI terbentuk sesuai dengan amanat Presiden yang tertuang di dalam UU No. 32 Tahun 2014 tentang Kelautan dan Peraturan Presiden No. 178 Tahun 2014 tentang Bakamla RI, dengan tugas utama melaksanakan patroli keamanan dan keselamatan laut. Program Poros Maritim merupakan implementasi dari Undang-undang mengenai pengelolaan ruang laut.
“Saat ini isu yang sedang hangat adalah konflik mineral dan konflik protein”, lanjut Kombes Pol. Brata Mandala. Banyak sekali negara-negara yang kebutuhan proteinnya, dalam hal ini ikan, yang sangat bergantu.

Bakamla RI Kembali Tangkap Kapal Tongkang Muat Batu Bara Ilegal

Bakamla RI Kembali Tangkap Kapal Tongkang Muat Batu Bara Ilegal

Kaltim, 28 Juli 2017 Humas Bakamla RI
Sehari setelah berhasil mengamankan kapal tongkang yang diduga memuat batubara, kini Operasi Nusantara Bakamla RI melalui unsur Kapal Robin XII kembali berhasil mengamankan kapal tongkang yang diduga juga memuat batu bara ilegal, di Perairan Pasir Wisata Kab. Pasir, Kaltim, Jumat (28/7/2018).

Kali ini, unsur patroli milik Polair tersebut menangkap kapal tongkang Valencia memuat batu bara sebanyak 1.435 MT. Tongkang ditarik oleh Tugboat BLM 01.

Pada saat diperiksa, nakhkoda kapal tidak dapat memperlihatkan surat-surat kapal dan Surat Keterangan Asal Barang (SKAB) serta dokumen batu bara lainnya. Dugaan sementara, batu bara yang dibawa masih bermasalah, dan ilegal.

Sehari sebelumnya (27/7), kapal patroli yang sama juga menangkap kapal tongkang muat 5.500 MT batu bara ilegal di Perairan Pelabuhan Pondong, Kab. Paser, Kaltim. Seperti telah diberitakan sebelumnya, tongkang Tobby 221 diadhoc ke Dit. Polairud Polda Kaltim. Usai penyerahan kapal dan muatan, kapal patroli yang dikomandani oleh Brigadir Polisi Satrio Utomo itu melanjutkan giat patroli pengamanan di wilayah Perairan Indonesia.

Tidak lama berselang, kapal patroli yang juga diawasi secara langsung oleh Direktur Operasi Laut Bakamla RI Laksma TNI Rahmat Eko Raharjo itu kembali menjumpai tongkang yang bermasalah.

Atas temuan tersebut, kapal dan barang bukti muatan diserahkan ke Polairud Polda Kaltim guna proses penyidikan lebih lanjut.(Py)

Munas IPKI Tegakkan Pancasila Kuatkan NKRI

Munas IPKI Resmi Dibuka 

Bertempat di Gedung Juang 45 Jakarta, Ikatan Pendukung Kemerdakaan Indonesia (IPKI) menggelar Musyawarah Nasional.

Ketua Panitia yang juga Ketua Umum IPKI 2017-2022 Drs.Bambang Sulistomo, MM.MSC. menegaskan bahwa dari Kepengurusan Provinsi hingga saat ini ada 18 Provinsi yang aktif serta terus berkomunikasi dengan DPP.

IPKI saat ini terus memperjuangkan Roh Kemerdekaan yaitu memperjuangkan Kemerdekaan dari Kebodohan, Kemerdekaan dari Kemiskinan, dari penindasan antar manusia dan kemeederdekaan dari upaya penghancuran bangsa ini. Dan Roh Kemerdekaan tersebut tertuang dalam Pembukaan UUD 45.

Satu kata adalah Keadilan, dimana Indonesia terdiri dari beberapa Suku, Ras dan Agama yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia, dimana saat ini kita telah merdeka, maka pembangunan jarus berkeadilan, untuk itu Pancasila harus ditegakkan dengan sistem pembangunan Pendidikan, Politik, ekonomi, Hukum yang berkeadilan, tegas Bambang Sulistomo yang juga Putra Bung Tomo.

Sementara Prof. Dr . M .H . Matondang SE ,MH . Dalam amanat menyampaikan diusia yang sudah tidak layak lagi ( 85 th ) memimpin organisasi yang kita banggakan ini Beliau Berharap agar kader kader IP-KI Dapat melanjutkan perjuangan bangsa ini yang telah ditorehkan oleh para pendahulu-pendahulu Kader IP-KI dan telah mempertahankan PANCASILA sebagai Dasar dan kekuatan Bangsa ini.

Salah satu peninggalan para pendahulu kita mereka banyak berharap agar IP-KI dapat membawa dan mempertahankan agar peninggalan luhur Bangsa ini yaitu PANCASILA dapat tetap bertahan dan dipertahankan sebagai kekuatan serta sebagai landasan Dasar bangsa ini.

Sejarah berdirinya IP-KI dari mulai proses pendiriannya sampai proses perjalanannya hidup dan tidurnya organisasi ini disampaikan oleh Profesor Matondang. IP-KI merupakan Ormas yang Konsisten dan berkomitmen dalam melaksanakan perjuangan kemerdekaan bangsa ini.

Hadir dalam acara ini bapak Akbar Tanjung , Mendagri bpk Cahyo Kumolo , UKP PIP Bpk Fredy , sekjen Kermahudarata bpk Ir . Santiamen , ketua DHN Drs Edi Sapuan , bapak Bhaskara , ketua persatuan profesor Indonesia profesor Gimbal , Mayjen TNI ( pur) Syarif Kadi, Ketua panitia pelaksana .bpk Drs Bambang Sulistomo , Msc .menyampaikan pesan pesannya agar dalam pelaksanaan musyawarah nasional dapat menghasilkan keputusan keputusan yang dapat memberikan kesejahteraan dan kesuksesan bangsa ini melalui pengamalan ,penghayatan Pancasila ungkap ketua panitia pelaksana diakhiri dengan Pekik semangat semboyan IP-KI yang disuarakan oleh pak Bambang panggilan akrabnya diikuti oleh para peserta Munas IP-KI . "SEKALI LAYAR TERKEMBANG SURUT KITA BERPANTANG".((Nurul)

Bakamla RI Tangkap Kapal Muat Cagar Budaya Ilegal

Bakamla RI Tangkap Kapal Muat Cagar Budaya Ilegal

Jakarta, 27 Juli 2017
Operasi Nusantara Bakamla RI melalui unsur KAL Tarihu milik TNI AL mengamankan kapal yang diduga muat cagar budaya ilegal di Perairan Belawan, kemarin.
Bermula sekira pukul 08.30 wib, Rabu (26/7), kapal yang dikomandani oleh Mayor Laut (P) Daris Hardian melihat dari pantauan berjarak 1,5 NM, keberadaan sebuah tugboat bergandeng dengan kapal tongkang sedang melakukan lego jangkar. 
Karena tidak ada jawaban dari komunikasi yang dilakukan, maka kapal patroli yang sedang berada dalam operasi dibawah bendera Bakamla RI tersebut merapat haluan lambung kanan pada lambung kiri Tugboat dan melaksanakan peran pemeriksaan dan penggeledahan.
Dari hasil pemeriksaan oleh aparat, diketahui kapal sedang melaksanakan pengangkutan bangkai besi kapal perang Belanda. Temuan ini diperkuat dengan adanya slongsong dan beberapa proyektil yang telah diamankan oleh petugas, serta satu proyektil besar berukuran 40 mm masih berada ditengah tumpukan bangkai kapal tenggelam yang merupakan muatan tongkang, dan diduga sebagai muatan illegal.
Saat petugas menanyakan surat ijin loading muatan dari syahbandar setempat, nakhkoda berinisial K tersebut tidak dapat menunjukkannya. Menurut pengakuannya, hal ini dilakukan 2 kali di Perairan Belawan dan 2 kali di Perairan Pandan, tanpa izin syahbandar setempat.
Selain itu didapati pula bahwa pada saat diperiksa, kapal anjungan putih lambung hitam tersebut tidak dilengkapi dengan dokumen-dokumen, seperti Surat Persetujuan Berlayar tugboat maupun tongkang, surat ijin gandeng, sertifikat bebas tindakan sanitasi kapal, surat pengoperasian kapal tramper/TB, sertifikat pengoperasian kapal tramper, perjanjian kerja laut, buku kesehatan, buku sijil, sertifikat keselamatan perlengkapan kapal, sertifikat klasifikasi lambung, serta tidak ada pula surat olah gerak kapal.
Menurut keterangan Nakhkoda, dikatakan bahwa dokumen kapal maupun muatan sudah diserahkan oleh perwakilan agen dari PT. IL pada saat melaksanakan loading muatan di Perairan Belawan dan Pulau Pandan.
Bukan itu saja, dari hasil pemeriksaan juga ditemukan adanya indikasi pengisian BBM yang tidak semestinya. Pasalnya, kapal tidak dapat menunjukkan DO, dan berdasarkan pengakuan Kepala Kamar Mesin telah berlangsung pengisian BBM sejumlah 40 ton, dan sebanyak 20 ton ditransfer ke kapal lain berinial AS.

Guna proses penyidikan lebih lanjut, kapal TB berbobot 148 GT yang membawa 9 ABK dan tongkang 1610 GT, berikut seluruh muatan dikawal dan diamankan ke Lantamal I Belawan.(Py)

Siapkan Munas IPKI, Matondang Sebut Ada Kelompok Mengaku Pancasilais, Tetapi Abu-abu

Siapkan Munas IPKI, Matondang Sebut Ada Kelompok Mengaku Pancasilais, Tetapi Abu-abu

IPKI (Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia) organisasi masyarakat yang berazaskan Pancasila ini tengah bersiap menggelar Musyawarah Nasional di Jakarta 28 Juli 2017.

Ketua Umum IPKI, Prof. DR. M H Matondang MA mengatakan, IPKI adalah salah satu organisasi yang konsekwen, Konsisten memperjuangkan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara.

Perkembangan politik sekarang ini selalu terjadi perpecahan. Kesenjangan juga makin lebar antara miskin dan kaya, padahal di Pembukaan UUD 1945 , cita-cita bangsa kita adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Ujar Matondang kepada Wartawan, Rabu (26/7/2017).

Menurut Dia, semua partai-partai politik sekarang ini sepertinya sibuk dengan gayanya masing-masing. Banyak juga kelompok-kelompok yang mengaku pancasilais namun ternyata, Bermain, di Area Abu-abu.

Ada kelompok yang Pancasilais tetapi ternyata abu-abu. Intinya kami IPKI, ingin membantu Pemerintah mempertahankan Pancasila, Pungkas Matondang. (Red)

Laksdya TNI Ari Soedewo: Bakamla RI Utamakan Sinergitas

Laksdya TNI Ari Soedewo: Bakamla RI Utamakan Sinergitas


Jakarta, 26 Juli 2017

Dalam melaksanakan tugasnya, Bakamla RI lebih mengedepankan  Sinergitas.Hal tersebut dikatakan Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H., saat melakukan kunjungan ke Televisi Republik Indonesia (TVRI), dalam rangkaian kegiatan Safari Media, di Kantor Pusat TVRI, Jl. Gerbang Pemuda, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (26/72017).

Pada awalnya, lanjutnya, slogan kita memang Single Agency, Multi Task. Namun untuk menyesuaikan kondisi aktual di organisasi saat ini, saya ubah menjadi Multi Agent, Single Task, ujarnya. Single Task-nya itu berupa tugas mengamankan laut dengan output tangkapan kapal yang sebanyak-banyaknya, lanjut pati berbintang tiga itu saat memberikan penjelasan mengenai tupoksi Bakamla RI.

Kepala Bakamla RI dan rombongan disambut hangat oleh Direktur Utama (Dirut) TVRI Iskandar Achmad beserta jajarannya di ruang pertemuan yang telah disiapkan. Dalam kesempatan ini, Dirut TVRI juga membukakan pintu yang sebesar-besarnya untuk melakukan kerja sama dengan Bakamla RI. Ini semua demi kepentingan berbangsa dan bernegara. Kami akan bantu hal-hal terkait pemberitaan kepada masyarakat, ujarnya.

Stasiun televisi pemerintah yang telah berdiri sejak tahun 1962 ini, telah memiliki total 30 stasiun dan 471 lemancar yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia.

Kepala Bakamla RI juga menyampaikan ucapan terima kasihnya atas  pemberitaan positif yang sudah beberapa kali  ditayangkan TVRI, terutama selama Bakamla RI dalam masa kepemimpinannya.

Diharapkan di masa mendatang dapat terjalin kerja sama yang lebih baik lagi. Bakamla RI juga menyatakan kesiapannya untuk membantu TVRI jika ditemui kendala, misalnya kendala dalam peliputan di daerah terpencil. Jika Bakamla RI bisa bantu, akan kami bantu", pungkas Kepala Bakamla RI.

Masih di hari yang sama, kegiatan Safari Media dilanjutkan ke Surya Citra Televisi (SCTV). Kepala Bakamla RI beserta rombongan disambut dengan apik di SCTV Tower Lt 22, Jl. Asia Afrika, Jakarta Selatan.

Tidak hanya para unsur pimpinan SCTV, pertemuan ini turut melibatkan sejumlah penggedenya Indosiar dan liputan6.com.

Kepala Bakamla RI memberikan penjelasan mengenai tupoksi Bakamla RI dan prestasi yang telah dicapai.

Tahun lalu kita diberi target tangkapan kapal sebanyak 15 kasus, alhamdulillah kita bisa dapat 84 kasus. Tahun ini kita diberi target 45 tangkapan kapal, sampai dengan Bulan Juli 2017 kita sudah bisa dapat 55 kasus, jelas Kepala Bakamla RI.

Kepala Bakamla RI menyadari bahwa peran media publikasi sangatlah penting. "Bagaimana masyarakat bisa tahu apa yang sudah kita perbuat kalau tidak melalui channel publikasi, ucapnya.

Wakil Komisaris SCM,  holding dari SCTV dan Indosiar Suryani Zaini beserta jajarannya beberapa kali  melontarkan pertanyaan dan berdiskusi dengan Kepala Bakamla RI dengan suasana keakraban.

Laksdya Ari Soedewo maupun Suryani berharap, pertemuan ini tidak berhenti sampai disini saja, tetapi dapat berlanjut ke jenjang kerja sama yang lebih solid.

Turut mendampingi Kepala Bakamla RI dalam kegiatan Safari Media antara lain: Sestama Bakamla RI Laksda TNI Agus Setiadji, S.AP., Plt. Deputi Inhuker Sandi S.H., M.H., Direktur Operasi Laut Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo, S.T., M.Tr., Direktur Hukum Laksma TNI Yuli Dharmawanto, S.H., M.H., Kepala Biro Umum Laksma TNI Suradi A.S., S.T., S.Sos., M.M., dan Kepala Inspektorat Brigjen Pol Drs. Muchlis A.S., M.H.(Nrl)

Megawati Soekarno Putri : TNI Mengabdi Pada Tujuan Nasional Indonesia

Megawati Soekarno Putri : TNI Mengabdi Pada Tujuan Nasional Indonesia

TNI tidak hanya garda terdepan di dalam membela kedaulatan wilayah Indonesia tetapi juga benteng negara yang mengabdi pada tujuan nasional Indonesia dengan jelas dinyatakan dalam Konstitusi kita, untuk mewujudkan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur dalam ideologi Negara Pancasila.
Hal tersebut disampaikan DR. (H.C) Hj. Megawati Soekarno Putri(Presiden RI ke-5) selaku Ketua Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden RI Pembinaan Ideologi Pancasila saat membErikan pembekalan kepada 437 Calon Perwira Remaja (CapajaTNI di Aula Gatot Subroto Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (21/7/2017).

Lebih lanjut Ibu Megawati menyampaikan bahwa, Tentara Nasional Indonesia sebagai alat negara harus benar-benar mengabdi pada tujuan bernegara dengan menunjukan profesionalisme. “Karena itulah  kita berjuang bersama mewujudkan TNI yang solid, tangguh,terlatih, profesional, modern dan memiliki postur yang efisien untuk mampu melakukan tugas-tugas negara, termasuk menjalankan misi perdamaian bagi persaudaraan bangsa-bangsa, jelasnya.

Ibu Megawati Soekarno Putri mengatakan bahwa pemerintahan negara Republik Indonesia memiliki tanggung jawab melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia berdasarkan Pancasila. Tugas ini memerlukan kekuatan pertahanan yang solid, dengan TNI sebagai tulang punggung utama,” ucapnya.

“Kita memimpikan kembali kejayaan kekuatan militer bangsa kita, dimana pada masa pemerintahan Presiden Sukarno, Indonesia dikenal sebagai negara paling kuat di belahan bumi bagian selatan. Sudah saatnya kita rancang kedaulatan dan keberdikarian angkatan perang Indonesia, agar disegani kembali di dunia internasional,” harapnya.

Pada kesempatan tersebutIbu Megawati Soekarno Putri kembali mengingatkan bahwa Tentara harus menyatu dengan rakyat, karena Rakyat adalah sumber lahirnya Angkatan Bersenjata Indonesia. Beliaumengutip pernyataan Bung Karno ketika meresmikan terbentuknya Badan Keamanan Rakyat (BKR) tanggal 23 Agustus 1945. “Angkatan perang Indonesia tidak bisa dipisahkan kedudukannya dari rakyat Indonesia. Sebab pada awalnya mereka adalah rakyat, kemudian rakyat Indonesia  menyatakan dirinya merdeka, dan mendirikan Negara Republik Indonesia. Selanjutnya, republik yang baru merdeka itu membentuk angkatan perangnya, guna menjamin keamanan dari segenap rakyat penduduknya, demikian amanat Bung Karno” katanya.

Semasa menjabat sebagai Presiden RI ke-5Ibu Megawati Soekarno Putri sangat konsern dalam membangun kekuatan militer walaupun sebenarnya Negara dalam keadaan sulit, tidak hanya ekonomi tetapi ancaman multi dimensional.  Dalam situasi yang serba sulit tersebut, kesadaran untuk terus memperkuat Angkatan Bersenjata tetaplah menjadi skala prioritasnya, dengan menghadirkan Alutsista  berupa Sukhoi SU-27 dan SU-30; Helikopter MI-35; Kapal Tempur Korvet Sigma Class III dan IV; serta Retrofit Kapal Tempur Angkatan Laut.(Nrl)

DR. Bimo Prakoso Bekali Mahasiswa Baru STMT Trisakti Dengan Wawasan Kebangsaan

DR. Bimo Prakoso Bekali Mahasiswa Baru STMT Trisakti Dengan Wawasan Kebangsaan

Perpeloncoan Mahasiswa Baru dari Senior ke Yunior saat ini sudah tidak boleh lagi dilakukan di Kampus, dan untuk program Pengenalan Kampus bagi Mahasiswa Baru Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi Trisakti diserahkan oleh Lembaga Diklat, di Pusdik Intelijen Kodiklat TNI AD yang berlokasi di Bogor. dan pembekalan Wawasan Kebangsaan dari Yayasan Trisakti, diberikan oleh Ketua Yayasan Trisakti DR Bimo Prakoso.

Didepan Mahasiswa Baru STMT Trisakti, Mayjen TNI (Purn) DR Bimo Prakoso juga banyak berbagi pengalaman dalam meniti karier di Militer maupun di bidang Pendidikan Akademik hingga gelar Doktor, ungkapan kerja dan kerja telah menjadi motivasi khusus buat Mahasiswa yang sebentar lagi masuk bangku kuliah di STMT Trisakti.

Banyak cara yang bisa dilakukan dalam Bela Negara, karena untuk Bela Negara tidak harus angkat senjata, namun belajar yang rajin, berprestasi serta mengisi pembangunan juga bagian dari Bela Negara, saat ini seluruh Mahasiswa Baru STMT berkesempatan mengikuti Diklat Bela Negara di Pusdik Intelijen Kodiklat TNI AD, dengan melatih disiplin, kerja Tim dan kemandirian, ikuti apa yang di ajarkan para Pelatih disini, sehingga saat nanti masuk kuliyah akan terasa manfaatkannya dengan kerja tim dalam memecahkan setiap masalah.

Dengan disiplin akan bisa mendukung anda dalam meraih keberhasilan, karena tidak akan bisa diraih kesuksesan, kalau tidak disiplin, jadi kalau mau berhasil Study di STMT Trisakti maka kalian harus kedisiplinan, tegasnya.



Dr Bimo Prakoso juga mengingatkan bahwa ancaman bagi generasi muda saat ini adalah Narkoba,untuk itu Mahasiswa STMT Trisakti jangan sampai ada yang memakai Narkoba, karena apabila terjerat Narkoba maka prestasi akan hancur dan sulit bisa meraih cita-cita.

Melalui pendidikan Bela Negara, para mahasiswa juga harus siap jika dipanggil tugas membela bangsa dan negara, kagiatan ini merupakan pendidikan awal untuk Bela Negara, tegas Purnawirawan Jenderal bintang dua tersebut.

Saat ini Indonesia sudah masuk pasar bebas Asean, untuk itu kita harus semangat belajar dan bekerja dengan penuh disiplin, kedepan Mahasiswa STMT harus bisa jadi pemimpin dan harus berhasil dalam menyelesaikan Kuliyah dengan hasil yang baik, tingkatkan kompetensi agar sukses, pinta DR Bimo Prakoso.(Nrl).

MISS EARTH INDONESIA 2017 TINGKATKAN PARIWISATA DAN JAGA LINGKUNGAN HIDUP

MISS EARTH INDONESIA 2017 TINGKATKAN PARIWISATA DAN JAGA LINGKUNGAN HIDUP



Malam Grand final Miss Earth Indonesia telah sukses di Iaksanakan di gedung DR. SOEDJARWO MANGGALA WANABAKTI, KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN Jakarta, ini menunjukan bahwa tidak hanya Yayasan EL JOHN Indonesia saja yang peduli kepada masalah lingkungan. tapi pemerintah dan segenap masyarakat sudah semakin ambil bagian dalam masalah Iingkungan kita, papar Johnnie Sugiarto, Founder and Chairmen Yayasan El John Indonesia.

Lebih jauh dijelaskan bahwa Proses karantina yang sudah di mulai dari tanggal 08 Juli dan berakhir malam ini 20 Juli, ke 30 finalis telah di berikan pembekalan lebih dari 30 kelas dengan berbagai isu lingkungan dan kepribadian, yang akhirnya telah menempatkan Finalis Dinda Kusuma Dewi sebagai The Best Coustum serta Kontestan No.1 atas nama  Mike Apriyani sebagai pemenang MISS Earth Indonesia 2017.

Sebagai Ketua Umum Yayasan EL JOHN Indonesia yang telah menyelenggarakan Miss Earth Indonesia ke 5 ini, saya dengan segala hormat menyampaikan terima kasih kepada Ibu Dr. Ir. Slti Nurbaya Bakar, M.Sc ., Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan atas kesediaannya bertindak sebagai Ketua Juri Kehormatan, dan kepada para dewan juri yang telah bekerja keras dengan penuh dedikasi sehingga tahapan prosesi penjurian telah berjalan dengan Iancar.

Semoga dengan terselenggarakannya pemilihan MISS Earth Indonesia ini, para putri-putri yang semuanya tergabung dalam EL JOHN Pageants dapat memberikan kontribusi yang Iebih besar bagi masyatakat dan bisa terus mendukung program-program pemerintah dalam masalah lingkungan dalam negeri maupun isu-isu hangat di dunia lnternasional, dalam era digital seperti sekarang ini, semua isu tentu harus kita tangani dengan cepat dan transparan, maka para putri-putri cantik dan cerdas serta bertanggung jawab dari EL JOHN Pageants ini siap bersama-sama dengan pemerintah, masyarakat, dan media untuk mengambil bagian mengatasi isu-isu tersebut dengan kerja nyata, papar Johnnie Sugiarto.

Sementara dalam sambutannya Menteri LH dan Kehutanan, Siti Nurbaya dalam sambutan tertulisnya mengaku mengapresiasi acara Miss Earth Indonesia karena akan dapat mendukung wisata di Indonesia, khususnya wisata lingkungan hidup, sehingga dapat memperkenalkan potansi wisata di seluruh Indonesia, dan Finalis dapat menjadi motivator untuk menjaga lingkungan hidup serta menjaga kekayaan alam Indonesia, ungkapnya.(Nrl)

Bakamla RI Jalin Sinergi dengan Media Penyiaran

Bakamla RI Jalin Sinergi dengan Media Penyiaran


Jakarta, 25 Juli 2017 (Humas Bakamla RI)--- “ Ketika negara-negara maju berbondong-bondong menampilkan kekuatan di Perairan Indonesia, Bakamla RI hadir berdasarkan UU 32/2014 dan Perpres 178/2014, yang dapat diartikan sebagai satuan operasional untuk melakukan tindakan pengamanan di laut, mencegah dan menindak pelanggaran di laut tanpa mengenal zona laut”.

Hal itu disampaikan Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. pada saat melakukan kunjungan ke Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI), di Gedung RRI, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (25/7/2017).
Kunjungan ke RRI ini merupakan salah satu dari rangkaian kunjungan yang dilakukan Bakamla RI ke berbagai media. 
Selain untuk bersilaturahmi, Bakamla RI berupaya untuk selalu bersinergi dengan berbagai pihak dan stakeholder terkait untuk menunjang tupoksi terkait pengamanan perairan Indonesia, salah satunya yaitu media. 

Kedatangan Kepala Bakamla RI beserta rombongan diterima dan disambut baik oleh Dirut LPP RRI M. Rohanuddin. Menurutnya, hal ini dapat menjadi sinergi yang bagus antara Bakamla RI dengan RRI, sebagai dua sisi yang berbeda namun harus bertemu. Sebagai lembaga penyiaran publik yang memiliki keberpihakan pada negara dengan system multikultur, RRI mengudara pada 220 stasiun relay dan 92 stasiun di seluruh Indonesia dimana hampir 25 persen berada di perbatasan. Hal ini sejalan dengan tugas pengamanan oleh Bakamla RI untuk pengamanan laut perbatasan. Selain itu, RRI sebagai safety belt information, lanjutnya, jangan sampai budaya-budaya masyarakat dari negara yang berdekatan menguasai budaya masyarakat Indonesia.

Dalam pertemuan ini, RRI memberi peluang kepada Bakamla RI untuk aktif bersuara, khususnya yang sifatnya pencerahan kepada masyarakat tentang Bakamla RI dan keamanan perairan Indonesia. Menanggapi hal tersebut, Kepala Bakamla RI juga menyampaikan tentang keberadaan Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) yang tersebar diseluruh Indonesia, dermaga dan Kantor Zona, sehingga dapat bersinergi dengan RRI dalam memberikan penerangan yang memiliki makna kepada publik.

Sementara itu, dalam rangkaian kegiatan berikutnya di Kantor Pos Kota, Jalan Gajah Mada 98-100, Jakarta Pusat, rombongan Bakamla RI diterima oleh Direktur Utama PT Media Antarkota Jaya Dimas Azisoko Harmoko. Selain itu hadir pula Pemimpin Redaksi Pos Kota/poskotanews.com H. Toto Irianto, penasihat ahli Pos Kota, H.Sofyan Lubis, Wakil Pemimpin Umum, H. Joko Lestari, Wakil Pemimpin Redaksi, Hj. Irdawati, Sekretaris Redaksi, Sutiyo serta H. Saiful Rahim dan H. Kamsul Hasan.

Perbincangan diawali dengan perkenalan, sekaligus memberikan gambaran umum tentang tupoksi masing-masing. Perbincangan semakin menarik ketika banyak pertanyaan yang diajukan kepada Kepala Bakamla RI tentang peran dan fungsi Bakamla RI dalam pengamanan laut dan perairan Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Kepala Bakamla RI menyampaikan bahwa dalam melaksanakan tugasnya, Bakamla RI mengedepankan sinergi dengan berbagai instansi terkait untuk masalah pengamanan laut. Termasuk upaya pemberantasan narkoba dan penyelundupan, sebagai bagian dari concern Bakamla RI sejak dibentuknya pada tahun 2014 melalui Perpres 178/2014. 

Para pejabat Bakamla RI yang ikut serta mendampingi Kepala Bakamla RI dalam safari media tersebut antara lain Sestama Laksda Agus Setiadji, S.AP., Plt. Deputi Inhuker Sandi S.H., M.H., Direktur Operasi Laut Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo, Direktur Latihan Laksma TNI Muspin Santoso, Kepala Biro Umum Laksma TNI Suradi A.S., S.T., S.Sos., M.M., dan Kepala Inspektorat Brigjen Pol Drs. Muchlis A.S., M.H.

DHD 45 DKI Bersama Kemendagri Ajak Pelajar dan Masyarakat Perangi Trafficking Dan Prostitusi Anak

DHD 45 DKI Bersama Kemendagri Ajak Pelajar dan Masyarakat Perangi Trafficking Dan Prostitusi Anak


Bertempat di Gedung Juang 45 Menteng Jakarta, DHD 45 Provinsi DKI Jakarta bersama Kementerian Dalam Negeri, Kenenterian Sosial dan Komisi Perlindungan Anak menggelar Seminar Trafficking dan Prostitusi Anak Dibawah Umur.

Dalam paparannya, Robert B Triyana Komisi Perlindungan Anak Indonesia menjelaskan, bahwa korban Trafficking dan Prostitusi Anak cukup banyak, dan pelaku trafficing kebanyakan adalah orang sekitar, karena faktor ekonomi keluarga, bahkan terkadang orang tua tega mempekerjakan anak ke luar negri, untuk itu perlu perhatian kita semua, dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia terus bekerjasama dengan instansi terkait untuk memerangi trafficking.

Pemateri ke dua, Drs Dian Setiawan M.Si, dari Kemensos juga menjelaskan, bahwa Kementerian Sosial RI terus melakukan rehabilitasi bagi korban trafficking serta berupaya mengembalikan korban ke keluarganya.

Dalam merehabilitasi sosial, korban prostitusi sebelum dipulangkan ke keluarganya, terlebih dahulu diberikan pelatihan ketrampilan, dan setelah dipulangkan ke keluarga juga diberi bekal hidup serta alat berwira usaha, paparnya.


Dalam mengatasi masalah perdagangan orang, Kemensos juga melakukan kerjasama dalam pencegahan maupun upaya hukum bagi pihak pengirim tenaga kerja, termasuk para perekrut maupun pengirim trafficking, paparnya.(Nrl)

Bakamla RI Tangkap Kapal Tanker di Perairan Jakarta

Bakamla RI Tangkap Kapal Tanker di Perairan Jakarta


Jakarta, 24 Juli 2017 (Humas Bakamla RI)
KAL Petir II-05 yang tengah bergabung dalam Operasi Patroli rutin Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) berhasil menangkap sebuah kapal tanker bernama MT Blue Ocean 5 tanpa kelengkapan dokumen, di Perairan Jakarta, Senin (24/7/2017).

Penangkapan kapal yang dinakhkodai oleh Aswar Akbar oleh KAL Petir ini berlangsung pagi tadi sekira pukul 07.42 wib, ketika kapal patroli milik Angkatan Laut yang dikomandani oleh Kapten Laut (T) Sutrisna sedang melaksanakan patrol rutin di wilayah Alki I dalam Operasi Nusantara Bakamla RI.

Kapal bertonase 206 GT tersebut ditangkap karena saat diperiksa tidak dapat menunjukkan dokumen-dokumen yang diminta, antara lain Surat Persetujuan Berlayar (SPB) tidak berlaku (tertanggal 21 April 2016), tidak dapat menunjukkan buku pelaut dan tidak memiliki sijil serta surat keterangan peneraan yang kadaluarsa. Kapal diketahui membawa muatan solar dan 10 ABK.

Selanjutnya, kapal beserta nakhkoda dan muatan kapal dikawal sampai ke Pelabuhan Tanjung Priok untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (Humas Bakamla RI)

Presiden Jokowi Berikan Pembekalan Calon Perwira Remaja TNI-POLRI Tahun 2017

Presiden Jokowi Berikan Pembekalan Calon Perwira Remaja TNI-POLRI Tahun 2017

Bertempat di Auditotium Ahmad Yani Mabes TNI Cilangkap Jakarta, berlangsung kegiatan Pembekalan bagi Calon Perwira Remaja TNI-POLRI Tahum 2017 yang terdiridari Taruna AU, AD, AL dan Polri.

Presiden menegaskan, 
Bahwa Tantangan kedepan semakin berat dan kompleks, untuk itu setelah dilatih, dididik, dan digembleng selama ini, esok hari kalian semuanya akan mengambil langkah pertama dalam pengabdian total kepada Merah Putih, kepada NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) dan rakyat.

Presiden Joko Widodo kepada Calon Perwira Remaja (Capaja) Akademi TNI dan Polri Tahun 2017, juga berpesan bahwa harapan yang ditaruh di pundak kalian semuanya sangat besar, dan tuntutan juga yang diharapkan dari kalian juga sangat banyak, dan tugas yang diberikan kepada kalian nantinya juga bukan tugas yang ringan, tutur Presiden Jokowi.

Presiden juga mengingatkan bahwa menempuh jalan karir sebagai perwira, berarti semua adalah calon-calon pemimpin masa depan.

Kita harus ingat bahwa dengan perubahan-perubahan global yang sangat cepat sekarang ini, baik perubahan dari sisi ekonomi, dan perubahan-perubahan yang lainnya, landscape politik, landscape pertahanan, landscape keamanan semuanya akan berubah, ujar Presiden ke-7 Republik Indonesia ini.

Kepala Negara juga menyampaikan bahwa semua harus menyadari hal itu, Coba kita lihat perubahan-perubahan itu nyata sudah di depan kita, sudah masuk di negara kita perubahan-perubahan yang ada, tambah Presiden Jokowi.

Saat ini, lanjut Presiden, internet baru masuk dan belajar untuk mendalami kemudian sudah ganti lagi mobile internet. Mobile internet kita baru ingin mempelajari ganti lagi artificial intelligent, tutup Presiden pada pengantar arahan kepada Capaja TNI dan Polri.

728 Capaja TNI/Polri
Sementara itu, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian, melaporkan bahwa telah hadir 728 capaja TNI/Polri yang mengikuti pembekalan pada hari ini. Terdiri dari TNI AD 225 capaja, 208 Taruna diantaranya 16 taruni dan satu lulusa NDA (National Defence Academy Jepang). TNI AL ada 94 calon pria remaja terdiri dari 84 taruna dan 10 taruni. TNI AU 118 capaja terdiri dari 105 Taruna, 12 taruni dan satu lulusan NDA. Polri ada 291 capaja, terdiri dari 243 taruna dan 48 taruni, tutur Kapolri.

Pada awal pendidikan, lanjut Kapolri, para capaja TNI telah mengikuti pendidikan dasar secara terintegrasi selama 1 tahun di Akademi Militer Magelang. Ia menambahkan bahwa untuk capaja Polri telah melalui pendidikan dasar Bhayangkara selama tiga bulan di Akademi Kepolisian Semarang dan secara keseluruhan capaja telah menyelesaikan program pendidikan selama 4 tahun di masing-masing Akademi.

Pada masa pendidikan para capai aja ini juga mengikuti serangkaian kegiatan integrasi dalam bentuk Bineka Eka Bakti, pekan integrasi kejuangan Taruna, latihan integrasi Taruna Wresa Nusantara, selama tiga minggu di Provinsi Kalimantan Utara, serta kegiatan badan pimpinan korps taruna setiap tiga bulan, tambah Kapolri.

Saat ini, menurut Kapolri, para capaja telah memperoleh pencapaian prestasi akademik di bidang vokasi atau terapan, dan berhak menyandang gelar kesarjanaan yaitu sarjana terapan pertahanan bagi capaja TNI, dan sarjana terapan kepolisian untuk capaja Polri.

Hadir dalam acara ini Menko Polhukam Wiranto, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Seskab Pramono Anung, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (NRL)

PENGUKUHAN KETUA KAUM AGUNG PEKAL OLEH KETUA MASYARAKAT ADAT MUKO-MUKO,BENGKULU UTARA

PENGUKUHAN KETUA KAUM AGUNG PEKAL OLEH KETUA MASYARAKAT ADAT MUKO-MUKO,BENGKULU UTARA

Sebelum Kedatangan bangsa asing ke Bengkulu sekitar abad ke-14, di Bengkulu sudah berdiri kerajaan-kerajaan dan salah satunya adalah Kerajaan Mukomuko dengan batas Mukomuko dengan Kerinci, ialah darei renah sianit sampai bukit setinjau laut. Raja pertama di Mukomuko adalah Raja Adil, raja ke dua Rajo mudo kawin penekan sang depati laut tawar, raja ke tiga Maharaja gedang dengan penakan sang depati laut tawar, yaitu Tuanku Paduko Sarie Maharaja, Sultan Gadam Sah (1681 – 1761) dilanjutkan Tuanku Sultan Sarie Maharaja, Pasissir Barat Sah (1761 – 1806), Tuanku Sarie Maharaja Sultan, Chalipattullah Indijat Sah (1806 – 1833), Tuanku Sarie Maharaja Sultan, Hidaijat Tula Sah (1833 – 1836) serta Tuanku Sarie Maharaja Sultan, Takadir Chalipattullah Sah (1836 – 1859).

Dan untuk membangun kembali semangat membangun Mukomuko, akan digelar Perhelatan Akbar Pengukuhan Ketua Kaum Agung Pekal oleh Ketua Masyarakat Adat Muko-M uko Bengkulu Utara, Ipuh Sebelat dan Ketahun, pada Sabtu (29 Juli 2017), serta akan dilakukan Penganugerahan Gelar dari Duli Yang Amat Mulia Daulat Yang Di Pertuan Raja Ala Minangkabau Pagaruyung Darul Qoror Sultan H Thaufik Thaib, SH, Tuanku Maharajo Sakti kepada Sultan Bangsa dengan Gelar Sultan Gulamatsyah II.

Acara Penganugerahan serta Pengukuhan Akbar tersebut, rencana akan dihadiri Sultan-sultan dan Raja-raja Nusantara bahkan dihadiri Tamu Agung dari Malaysia.

Menurut YM. H. Sultan Bangsa SH. MH bahwa gelar adat budaya tradisi ini harus dihidupkan dan ditanamkan kepada masyarakat kaum pekal muko-muko. Wilayah Kerajaan Muko-Muko terbentang ketimur berbatasan dengan urai kecamatan ketahun kabupaten Bengkulu Utara, sebelah barat berbatasan dengan lautan Hindia, sebelah timur berbatasan dengan provinsi Jambi, Kerajaan Muko-muko pernah mengalami kejayaannya pada masa lalu.

Seperti kita ketahui bersama Bengkulu di zamannya prakemerdekaan dijajah oleh Kerajaan Inggris dan terjadi tukar-menukar dengan Singapura, Singapura diambil oleh Inggris dan Bengkulu diambil oleh Belanda. Dilihat dari majunya ekonomi Singapura seharusnya Provinsi Bengkulu sudah maju seperti Singapura sejak awal abad ke 17. Dilihat dari potensi alam bengkulu dan potensi Sumber Daya Manusia yang belum banyak tergali melalui Kaum Pekal dan Kesultanan Muko-muko bersama pemerintah daerah akan memajukan Provinsi Bengkulu.

Pada Perhelatan Akbar ini akan dihadiri oleh Organisasi Majelis Agung Raja Sultan Indonesia, Majelis Cendikiawan Keraton Nusantara dan Komunitas Koperasi Mahkota Nusantera Sejahtera, dimana H. Sultan Bangsa SH,MH menjadi ketuanya.

Sementara Raja-raja yang akan hadir, Duli Yang Amat Mulia Daulat Yang Di Pertuan Raja Alam Minangkabau Pagaruyung Darul Qoror Sultan H. Thaufik Thaib SH, Tuanku Maharajo Sakti. Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin, Ketua Umum Yayasan Raja Sultan Nusantara. Prof. Dr. M. Asdar, Ketua Presidium Nasional Majelis Cindikiawan Keraton Nusantara. Dr. Yosand, Kepala Adat Bone Sulawesi Selatan.

Pengeran Nata Adiguna, Masu Thoyib Jayakarta Adiningrat, Sekjen Yarasutra/ Sekretaris Presidium Majelis Cendikiawan Keraton Nusantara dari Kedaton Nusantara Jakarta.

Kanjeng Pangeran Norman Hadinegoro, ketua Umum PERNUSA dan dewan pakar Forum Silahturahmi Keraton Nusantara yang mendapat gelar pengeran dari Keraton Surakarta, serta undangan lainnya yang berdatangan dari segala penjuru tanah air.

Sebuah perhelatan akbar yang akan membangkitkan kejayaan kebudayaan Kaum Agung Pekal yang dahulu pernah jaya. Dengan Kesultanan Muko-muko akan lahir renaissance Budaya Bengkulu. Melalui Kaum Agung Pekal yang wilayahnya meliputi muko-muko, Bengkulu Utara, Ipuh, Seblat dan Ketahun diharapkan menjadi Jaya kembali sehingga bisa menjadi tujuan wisata nusantara (winus) dan wisata mancanegara (wisman).

Menarmed 1 Kostrad Latih PBB Siswa SMKN 12 Malang

Menarmed 1 Kostrad Latih PBB Siswa SMKN 12 Malang

(Penkostrad. Selasa, 25 Juli 2017).Dalam rangka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMKN 12 Malang, Resimen Artileri Medan 1 Kostrad menyelenggarakan kegiatan pelatihan kedisiplinan kepada siswa siswi SMK N 12 Malang, Kamis (20/7).

Setiap awal tahun ajaran baru, kegiatan MPLS ini selalu diadakan oleh pihak sekolah dan pelaksanaan tahun ini, meminta bantuan Menarmed 1 Kostrad untuk memberikan salah satu materi.

Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai dari tanggal 18 s.d. 20 Juli. Sebanyak 8 orang prajurit yang dipimpin Pelda Dalhari memberikan pelatihan kepada siswa-siswi baru SMKN 12 Malang berupa pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan wawasan kebangsaan.

Bertempat di lapangan Gelora Arjosari Malang, kegiatan ini ditujukan agar para siswa menjadi generasi penerus bangsa yang memiliki moral, watak/perilaku yang baik serta dapat membentuk karakter para siswa.

Dengan adanya kegiatan ini, pihak sekolah mengucapkan terima kasih kepada Menarmed 1 Kostrad  karena telah memberikan ilmu kepada para siswanya. “Saya harap Menarmed 1 Kostrad bersedia kembali memberikan pelatihan-pelatihan kepada para siswa, pintu sekolah terbuka lebar kepada bapak-bapak tentara jika akan melatih kembali”, ujar Dra Lilik Sulistyowati, M.Si. NSS. selaku Kepala Sekolah SMKN 12 Malang.(Nrl)

Wujudkan Sinergitas, Divif 2 Kostrad Gelar Olah Raga Bersama Kodam V Brawijaya

Wujudkan Sinergitas, Divif 2 Kostrad Gelar Olah Raga Bersama Kodam V Brawijaya

(Penkostrad. Selasa, 25 Juli 2017). Dalam rangka meningkatkan dan memantapkan kebersamaan dan rasa kekeluargaan antar instansi militer di wilayah Jawa Timur, Divisi Infanteri 2 Kostrad menggelar kegiatan olah raga bersama dengan jajaran Kodam V Brawijaya yang dilaksanakan di Area Wisata Kebun Teh Wonosari, Lawang, Malang. Sabtu (22/7).

Kegiatan yang mengangkat tema “Bersama Menjalin Soliditas dan Jiwa Korsa” ini dilakukan semata-mata untuk menjalin silaturahmi dan kebersamaan serta menumbuhkan kekompakan antara Divif 2 Kostrad dan Kodam V Brawijaya.

Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Agus Suhardi yang membuka acara tersebut, menyampaikan “Dengan berolahraga kita dapat menjaga kebugaran tubuh dan kesehatan jasmani dan rohani menjadi sehat dan bugar serta dapat membentuk watak kepribadian yang sportif, itu semua adalah merupakan salah satu modal utama untuk  melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara”.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB ini diawali dengan melakukan senam aerobik bersama, yang dipimpin oleh artis ibukota Yurike Prastika, dan dilanjutkan dengan gerak jalan santai berkeliling di area wisata perkebunan teh dan finish di pabrik pengolahan teh.

Tidak hanya itu, pihak penyelenggara juga menyiapkan berbagai games seperti lomba masak nasi goreng, lomba balap bakiak, dan lomba mengambil koin di dalam tepung. Acara fun games ini diikuti oleh seluruh peserta olah raga bersama, tidak terkecuali Pangdam dan Pangdiv. Keduanya tampak saling beradu kecepatan saat mengikuti lomba bakiak.

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko menyampaikan bahwa silaturahmi dan komunikasi dengan cara bertemu dan tatap muka secara personal maupun secara keinstansian akan mempermudah koordinasi dan kerjasama dalam melaksanakan tugas pekerjaan sehari-hari. Dan kebersamaan ini dapat dijadikan wahana soliditas dan jiwa korsa diantara prajurit.

Sementara itu, Pangdivif 2 Kostrad mengatakan bahwa kegiatan olahraga bersama ini dapat memupuk kebersamaan antar prajurit TNI. “Semoga kegiatan seperti ini tidak hanya berhenti sampai disini, tetapi berkelanjutan dengan mewujudkan sinergitas demi menjaga keutuhan NKRI”, harapnya.

Kegiatan olah raga bersama ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Malang, Komandan Lanud Abd Saleh, para Asisten Kasdam V Brawijaya, para Asisten Kasdivif 2 Kostrad, para Kabalak masing-masing satuan, para Komandan satuan jajaran Kodam V dan Divisi 2 Kostrad, serta sejumlah undangan lainnya baik instansi Polri maupun Sipil.(Nrl)

Tanamkan Jiwa Korsa dan Soliditas, Divif 2 Kostrad Gelar Tradisi Satuan

Tanamkan Jiwa Korsa dan Soliditas, Divif 2 Kostrad Gelar Tradisi Satuan

(Penkostrad. Selasa, 25 Juli 2017). Penyelenggaraan tradisi penerimaan warga baru telah diwariskan para pendahulu dan mengakar dalam sendi kehidupan satuan Divisi Infanteri 2 Kostrad. Selain sebagai sarana pengenalan satuan, kegiatan tradisi juga merupakan cara untuk menanamkan jiwa korsa, soliditas dan semangat pengabdian terhadap satuan, sehingga di dalam diri para warga baru tertanam rasa memiliki dan kebanggaan sebagai prajurit Divisi Infanteri 2 Kostrad.

Sebanyak 150 orang Perwira dan Tamtama remaja baru Divif 2 Kostrad melaksanakan tradisi ini. Mereka akan melaksanakan Han Mars sejauh 116 Km menuju gunung Arjuna, mulai tanggal 20 s.d 27 Juli 2017. Selain itu, beberapa pejabat dan prajurit organik yang belum pernah mengikuti tradisi juga turut bergabung.

Sebelumnya, dilaksanakan upacara pemberangkatan yang dilanjutkan pelepasan peserta tradisi oleh Asisten Personel Kasdivif 2 Kostrad, Kolonel inf Ari Aryanto di lapangan Sapta Marga Divif 2 Kostrad, Malang. Kamis (20/7).

Pangdivif 2 Kostrad melalui amanatnya yang dibacakan Asisten Personel Kasdivif 2 Kostrad menyampaikan bahwa kegiatan tradisi ini merupakan wahana untuk membentuk prajurit-prajurit Divisi Infanteri 2 Kostrad yang memiliki watak dan moral yang mencerminkan jati diri prajurit Sapta Marga, yang senantiasa mampu mempersembahkan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara

 “Laksanakan setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, sehingga nantinya kalian dapat menjadi prajurit Divisi Infanteri 2 Kostrad yang profesional, memiliki kemampuan fisik dan kesamaptaan yang prima, berdisiplin dan beretika keprajuritan yang luhur, serta memiliki kebanggaan terhadap satuan”, tegas Pangdivif 2 Kostrad dalam amanatnya.
Diberdayakan oleh Blogger.