Pelatihan Penanggulangan Bencana Bagi Wartawan

141wartawan cetak, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor, Pelatihan tanggap bencana tersebut, adalah upaya untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan para wartawan akan penanggulangan bencana.

TNI KUAT RAKYAT SEJAHTERA

DARI RAKYAT OLEH RAKYAT UNTUK RAKYAT

Presiden Jokowi Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

Instuksi Presiden untuk Tembak Ditempat Bandar Narkoba

Forum Wartawan Kebencanaan

141 Wartawan cetak,Online, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor

Bisham Sambut Tahun Baru Bersama Anak Yatim

Bisham Sambut Tahun Baru Bersama Anak Yatim

Malam ini hampir seluruh lapisan masyarakat sedunia menyambut datangnya tahun baru 2018 dengan penuh suka cita, tentu dengan cara yang berbeda-beda.

Bisham misalnya. Sebuah PT yang memiliki nama sangat unik yakni Bismillah Alhamdulillah (Bisham) di bawah pimpinan Muhamad Ainurrofiq, S.Pdi yang akrab dipanggil Gus Rofiq ini menyambut datangnya malam tahun baru dengan menggelar istighotsah dan berbagi santunan kepada 60 anak yatim, di Cenoa Water Park, Desa Kedawung, Kecamatan Nglegok, Blitar, Jawa Timur.

Acara yang digelar di atas panggung permanen warna merah bercorak hitam dan putih, dengan ukuran kurang lebih 15x4 meter itu dihadiri sedikitnya 1000 pengunjung dari berbagai strata dan status, mulai dari Camat hingga masyarakat yang bertempat tinggal di Kedawung dan sekitarnya.

Para undangan dan seluruh pengunjung dijamu dengan makan gratis oleh panitia yang memang sudah disiapkan oleh Bisham.

Hal ini rupanya bukan hal baru bagi Bisham. Pasalnya, PT yang baru saja merayakan ulangtahunnya yang ke-dua ini tak jarang menggelar istighotsah dan tak jarang pula berbagi kepada sejumlah anak yatim.

"Rupanya itulah kunci kesuksesan Bisham. Sesuai janji Allah SWT, barang siapa yang mau bersyukur pasti ditambah kenikmatannya", ucap salah satu pengunjung yang enggan disebut namanya.

PT. Bisham tak saja bergerak di bidang penyedia sarana pembangunan, namun Bisham juga sudah mulai mengembangkan sayapnya di sektor pariwisata.

Beberapa bulan yang lalu Bisham telah sukses launching water park di Cenoa, Kedawung, Nglegok, kendatipun saat ini masih dalam masa perluasan pembangunan (pemandian air panas, water boom, kolam renang kusus wanita, dll).

Menurut Gus Rofiq, dalam waktu dekat Bisham juga akan segera merampungkan proyek pembangunan water park dengan ukuran yang lebih besar di Udanawu.

Kepala Bakamla RI Lantik Sestama dan Direktur Operasi Udara Maritim

Kepala Bakamla RI Lantik Sestama dan Direktur Operasi Udara Maritim

Jakarta, 29 Desember 2017 (Humas Bakamla RI) Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. melantik Sekretaris Utama (Sestama) dan Direktur Operasi Udara Maritim yang baru di Kantor Pusat Bakamla RI, Jl. Dr. Sutomo No. 11, Jakarta Pusat, Jumat (29/12/2017).

Pejabat yang dilantik adalah Marsekal Pertama TNI D. Widiantoro, M.B.A. untuk jabatan Sestama Bakamla RI. Sebagaimana diketahui Pejabat Tinggi TNI AU tersebut sebelumnya menjabat sebagai Direktur Operasi Udara Maritim dan Plt. Sestama Bakamla RI.

Selain itu, Kolonel Laut (P) Guntur Wahyudi dilantik untuk jabatan Direktur Operasi Udara Maritim yang sebelumnya menjabat sebagai Wadan Puspenerbal.

“Kepada seluruh Pejabat Bakamla RI, terutama pejabat yang baru saja dilantik, diharapkan dapat mengawal program kerja Bakamla RI agar lebih tepat guna, tepat sasaran, efektif, akuntabel dan terukur dengan awal yang baik di pembukaan tahun 2018”, ungkap Kepala Bakamla RI dalam sambutannya. “Hal yang sudah berjalan dengan baik, diharapkan dapat ditingkatkan dan segala kelemahan dan kekurangan di tahun 2017 agar secepatnya diperbaiki”, lanjutnya.

Dengan dilantiknya Sestama dan Direktur Operasi Udara Maritim, melengkapi susunan jabatan struktural di Bakamla RI. Hal ini juga menambah kekuatan strategi Bakamla RI dalam menjalankan tugas dan fungsinya dalam mengamankan perairan nusantara.

Masih dalam sambutannya, Kepala Bakamla RI menjelaskan bahwa jabatan merupakan amanah, kehormatan, dan kerpercayaan yang diberikan oleh negara. Namun di sisi lain merupakan tantangan yang senantiasa harus siap dihadapi dengan segenap kemampuan yang dimiliki. “Aplikasikan segala kemampuan tersebut dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, sehingga etos kerja Bakamla RI dapat ditingkatkan dengan hasil yang membanggakan”, ucapnya seraya menutup sambutan.

Turut hadir pada acara tersebut Sesmenko Polhukam Mayjen TNI Yoedhi Swastono, Kadisminpers AU Marsma TNI Diah Yudanardi, Deputi Administrasi Sekretariat Kabinet Farid Utomo, Deputi Bidang Operasi dan Latihan Bakamla RI Laksma TNI Semi Djoni Putra, Deputi Bidang Kebijakan dan Strategi Irjen Pol. Drs. Arifin, M.H., Deputi Bidang Informasi, Hukum dan Kerja Sama Irjen Pol. Dr. Abdul Gofur, Drs., M.H., Direktur Operasi Laut Bakamla RI Laksma TNI Rahmat Eko Raharjo, S.T., M.Tr(Han), Kepala Biro Umum Bakamla RI Laksma TNI Suradi A.S., S.T., S. Sos., M.M., serta sejumlah undangan lainnya.


Autentikasi:
Kasubbag Humas Bakamla RI, Mayor Marinir Mardiono

Foto:
Humas Bakamla RI

Bakamla RI Sosialisasikan Perka Kode Etik Pegawai di Bangka Belitung

Bakamla RI Sosialisasikan Perka Kode Etik Pegawai di Bangka Belitung

Bangka, 22 Desember 2017 (Humas Bakamla RI) Sebagai bentuk pembinaan pegawai, Kelompok Kerja (Pokja) Bakamla RI melakukan sosialisasi Peraturan Kepala Bakamla RI (Perka Bakamla RI) kepada personel Stasiun Bumi Bangka Belitung, Jl. Dusun Batu Belubang, Bangka Tengah, Provinsi Kep. Bangka Belitung, Jumat (22/12/2017).

Sosialisasi Perka Bakamla RI kali ini, difokuskan kepada Perka Kepala Bakamla RI Nomor 3 Tahun 2017 tentang Kode Etik Pegawai Bakamla RI. Hal ini dimaksudkan untuk terus membina kualitas personel Bakamla RI agar selalu dalam kondisi maksimal dan sesuai dengan peraturan yang ditetapkan dalam melaksanakan tugas.

Materi yang disampaikan meliputi Etika Kepribadian, Etika Sesama Pegawai, Etika dalam Hubungan Bermasyarakat, Etika Kelembagaan, dan Etika Kenegaraan. Peserta sosialisasi yang terdiri dari personel Stasiun Bumi Bangka Belitung cukup aktif dalam melakukan diskusi, terlebih lagi dengan kaitannya pada kondisi personel saat ini. 

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk melakukan pemeriksaan operasional kantor dan implementasi dari prosedur standar operasi yang diterapkan di Stasiun Bumi Bangka Belitung.

Turut hadir dalam kegiatan ini Staf Ahli Pokja Bidang Pendidikan Keamanan Laut Laksma TNI (Purn) FX. Eddi Santoso, Staf Ahli Pokja Bidang Monitoring dan Evaluasi Sistem Kerja Joko Cahyo, Kasubbag TU Sestama, Nurul Yudho, S.H., Kasubbag Protokol Leonardi Hilman, S.E., M.T., dan Kepala Stasiun Bumi Bangka Belitung Ibnu Mufid, S.T.


Autentikasi: 
Kasubbag Humas Bakamla RI, Mayor Marinir Mardiono

Sekilas Pandang KN. Tanjung Datu Bakamla RI

Sekilas Pandang KN. Tanjung Datu Bakamla RI

Batam, 23 Desember 2017 (Humas Bakamla RI) Dalam memaksimalkan tugas utama Bakamla RI yaitu melaksanakan patroli keamanan dan keselamatan laut, Bakamla RI memproduksi patroli terbesar yang dimiliki saat ini dengan ukuran 110 meter.

Sesuai dengan tahapan proses pembuatannya, Bakamla RI dan PT. Palindo Marine Shipyard bersama-sama melaksanakan pengawasan dan pengamatan manajemen muti terhadap pembangunan kapal 110 meter tersebut. Hal yang paling menentukan adalah hasil dari serangkaian uji kapal yang dilangsungkan di galangan kapal PT. Palindo Marine Shipyard, Batam, Sabtu (23/12/2017). 

Terdapat beberapa hal yang menjadi tolak ukur dalam penjaminan mutu suatu kapal, antara lain penggunaan material, peralatan, dan perlengkapan kapal yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia atau bahkan berstandar internasional.

Selain itu, proses pengerjaan pemasangan peralatan dan perlengkapan kapal juga harus dilakukan oleh tenaga yang kompeten sehingga kapal yang dibangun memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh Bakamla RI. 

Pelaksanaan pengawasan dan pengamatan itu sendiri melalui beberapa tahapan, yaitu tahap pembangunan dan pengujian kapal. Tahap pembangunan kapal sudah selesai dengan sangat baik, ditandai dengan launching kapal dimana pertama kalinya kapal diapungkan di air.

Tahap pengujian kapal dilaksanakan dalam tiga tahap. Yang pertama adalah tahap Factory Acceptance Test (FAT/Uji Kelaikan Pabrik) yang dilaksanakan oleh galangan dalam rangka uji seluruh peralatan dan kesiapan kapal setelah selesai pembangunan. Tahap kedua yaitu uji Harbour Accepted Test (HAT/Uji Kelaikan Dermaga), adalah pelaksanaan uji fungsi seluruh peralatan pokok kapal meliputi peralatan keselamatan dan peralatan kapal yang tergabung pada kondisi teknis dan kelaikan material dalam melaksanakan fungsi kemampuan keselamatan, kemampuan apung, kemampuan gerak, kemampuan layar dan kemampuan fungsi asasi. Tahap terakhir yaitu pelaksanaan pengujian Sea Accepted Test (SAT/Uji Kelaikan Laut), yang merupakan pengujian puncak meliputi pengujian keseluruhan materi HAT di laut dengan ditambahkan dengan materi–materi olah gerak kapal/manuver.

Pelaksanaan uji HAT dan SAT pada kapal 110 meter menggunakan jasa dari Dinas kelaikan TNI AL (Dislaikmatal) dengan pertimbangan fungsi dari kapal 110 meter adalah melaksanakan patroli keamanan dan keselamatan di laut. 

Pelaksanaan uji HAT dan SAT ini dihadiri dan diawasi oleh beberapa pejabat Bakamla RI diantaranya Kepala Biro Sarana dan Prasarana Laksma TNI Tugas Eko, Staf Ahli Bidang Operasi Laksda TNI (Purn) Busran Kadri, Kasubdit Operasi Laut Kolonel Laut (P) Imam hidayat, dan Tim Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) Ujang Rusmana, S.Si. Selain itu, terdapat pula Tim Uji Kelaikan Kapal dari Dislaikmatal yang dipimpin oleh Letkol Laut (T) Hilman. 

Selanjutnya, kapal 110 meter akan memasuki tahap pemasangan senjata dan peralatan khusus.

Pemilihan nama KN. Tanjung Datu merupakan representasi tugas yang diemban oleh Bakamla RI yang turut menjangkau pulau-pulau terluar di wilayah Indonesia. Sebagaimana diketahui, Tanjung Datu merupakan daerah perbatasan Indonesia dengan Malaysia. Di kawasan hutan lindung lereng Gunung Datu terdapat menara mercusuar setinggi 43 meter, yang sekaligus menandakan batas kepemilikan wilayah NKRI. 

Dengan segala daya dan upaya yang dimiliki, Bakamla RI akan berjuang untuk mengamankan lautan nusantara. Raksamahiva Camudresu Nusantarasya - Kami Penjaga Lautan Nusantara. 

Autentikasi: 
Kasubbag Humas Bakamla RI, Mayor Marinir Mardiono



Yayasan Juang Anak Bangsa Bersama Bataliyon Arhanudse 6/BAY Bagikan 750 Paket Sembako

Yayasan Juang Anak Bangsa Bersama Bataliyon Arhanudse 6/BAY Gelar Bhaksos

Bertempat di Aula Bataliyon Arhanudse 6/BAY Rangkong, Priuk Jakut pada Sabtu (23/12) Yayasan Juang Anak Bangsa Bersama Bataliyon Arhanudse 6/BAY menggelar kegiatan Bhaksos berupa Donor Darah, pemeriksaan golongan darah serta Santunan Anak Yatim juga Lansia, acara tersebut juga merupakan kegiatan memperingati HUT Arhanudse ke 55 dan memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial (HKSN).

Ketua Panitia Bhaksos Jennet Soplanit juga menambahkan, bahwa dirinya bersyukur bisa menyelenggarakan bakti sosial dalam memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial ini, dengan membagikan 750 paket kebutuhan pokok, serta beberapa hadiah untuk anak-anak seperti Buku Tulis dan alat sekolah lainnya, kita juga menghibur anak-anak dengan manampilkan kesenian. kegiatan lain adalah Donor darah untuk membantu sesama, yang dilakukan oleh Prajurit Bataliyon Arhanudse 6 BAY, paparnya.


Sementara Mayor Arh Jimmy Hutapea M.I.Pol komandan Bataliyon Arhanudse 6/BAY disela Bhaksos tersebut juga mengaku menyambut baik acara ini, karena bisa membantu masyarakat, saya mengucapkan terima kasih kepada Fachruddin Dani, ibu Jennet selaku ketua panitia penyelenggara juga sponsor yang saat ini juga hadir mewakili BRI maupun sponsor yang lain mungkin dan tidak bisa kamu sebutkan, semoga kegiatan ini di hari-hari yang akan datang bisa kita perbanyak supaya Memberikan manfaat Barokah bagi kita semua, paparnya.

Sementara Ketua Yayasan Juang Anak Bangsa, Much Fachrudin Gani menjelaskan bahwa pihaknya bersyukur hari ini bisa berbagi sesama, pada saat ini Sabtu 23 Desember 2017, kita dapat berkumpul di ruangan Aula Rangkok Arhanudse Dam Jaya Jakarta Utara dalam rangka acara peringatan Hari Hesetiakawanan Sosial Nasional tahun 2017 dengan tema "Bersatu Bersama Keluarga".



Kita bersyukur bahwa peringatan HKSN hari ini dapat terlaksana dengan baik, harapan kami kegiatan ini dapat menanamkan rasa kesetiakawanan sosial dalam berbangsa dan bernegara di antara komponen masyarakat, baik Umaro, Ulama Tokoh adat, tokoh masyarakat maupun tokoh-tokoh Pemuda Harapan Bangsa. bahwa bangsa Indonesia mencapai kemerdekaan berkat semangat kesetiakawanan sosial yang tinggi.

Oleh karena itu kita peringati HKN ini merupakan bentuk rasa syukur setiap tanggal 20 desember, merupakan upaya untuk mengenal kembali menghayati dan meneladani semangat nilai persatuan dan kesatuan juga nilai kegotongroyongan serta nilai kekeluargaan seluruh rakyat Indonesia dalam mengisi kemerdekaan.

Hari ini kami mengadakan beberapa kegiatan sosial seperti donor darah pemeriksaan golongan darah gratis, pembagian doorprize melalui permainan-permainan dan pembagian paket sembako. panitia penyelenggara akan memberikan bingkisan kepada masyarakat yang berdomisili di wilayah Jakarta Utara Kecamatan Tanjung Priok berupa minyak goreng, tepung terigu, gula, susu dan sebagainya, papah Fachrudin Gani.(Pry)

Bakamla RI Tinjau Hasil Operasi Penyapuan Rumpon di Perairan Seram

Bakamla RI Tinjau Hasil Operasi Penyapuan Rumpon di Perairan Seram

Ambon, 20 Desember 2017 (Humas Bakamla RI)--- Direktur Operasi Laut Bakamla RI Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo, S.T., M.Tr(Han) dan Kepala Zona Kamla Timur Bakamla RI Vetty Viona Salakay, S.H., M.Si. beserta jajaran Satgas 115 melaksanakan peninjauan rumpon hasil operasi penyapuan rumpon Perairan Seram, di Dermaga Halong, Ambon, Rabu (20/12/2017).

Berdasarkan hasil laporan yang disampaikan dalam paparan Asops Danguskamlatim beberapa saat sebelumnya di Posko Penanggulangan Bersama Rumpon di Mako Lantamal IX, sebanyak 60 rumpon berhasil ditertibkan di perairan Maluku selama operasi yang digelar sejak 1 Desember 2017 hingga saat ini.

Sebelumnya, rombongan yang dipimpin Deputi Operasi Satgas 115 Laksma TNI Wahyudi Hendro Dwiyono, M.M. tersebut diterima Komandan Lantamal IX Laksma TNI Nur Singgih Prihartono, S.E., M.Tr (Han) di Ruang Utama Lobbi VIP Lantamal IX. Turut hadir dalam rombongan antara lain Direktur Opsla Bakamla RI Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo, S.T., M.Tr(Han), Kepala Zona Kamla Maritim Timur Bakamla RI Vetty Vionna Salakay, SH., M.Si., Dir Polair Polda Maluku Kombes Pol. Amier Supeno, dan Kepala Stasiun PSDKP Ambon Harlym Raya Makarbhakti, S.Pi, M.Si.
Pertemuan tersebut dihadiri pula oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Maluku, Asops Danguskamlatim, Aslog Danlantamal IX dan Aspers Danlantamal IX.

Operasi pengamanan rumpon yang digelar pada akhir tahun 2017 ini melibatkan beberapa unsur dari TNI AL dan PSDKP, antara lain unsur utama yaitu KRI Soputan-923 dan KP Orca -04, serta unsur pendukung yaitu KP HMT-01, KP Hiu -03, KP Hiu-08, KP Hiu-13, dan Pesud P-851. Operasi khusus ini dilaksanakan guna mendukung Satgas 115 dalam pemberantasan penangkapan ikan secara ilegal dan pembersihan rumpon selama 30 hari di Laut Seram dalam rangka penegakan hukum di wilayah yurisdiksi nasional.

Beberapa kegiatan ilegal di laut yang menjadi potensi ancaman adalah kapal-kapal yang melakukan kegiatan illegal fishing dengan memanfaatkan fish attracted device (fad) atau rumpon sebagai alat bantu mengumpulkan ikan. Dalam operasi tersebut, kapal TNI AL KRI Soputan-923 yang dikomandani oleh Mayor Laut (P) Petrus Indra Cahyadi dan melibatkan tim Satgas 115 berhasil mengangkat dan mengamankan 11 (sebelas) rumpon ilegal yang tidak memiliki ijin dan menyalahi aturan yang berlaku seperti peletakan rumpon melebihi batas 12NM sehingga banyak merugikan nelayan tradisional.

Berbagai jenis rumpon laut yang diamankan KRI Soputan-923 adalah rumpon rakit, rumpon besi, dan rumpon gabus. Rumpon rakit berbentuk rumah yang terbuat dari bambu dengan alat bantu utama drum plastik, sebagai pemberat menggunakan bahan beton. Sebaran wilayah dari 11 rumpon ilegal di perairan Seram Utara tersebut diantaranya 6 (enam) rumpon di Kab. Seram Bagian Barat dan 5 (lima) rumpon di Kab. Maluku Tengah.

Sementara itu, KP Orca 04 berhasil mengamankan 16 rumpon besi dan rumpon gabus, KP HMT 01 mengamankan 14 rumpon gabus dan 3 rumpon besi, KP Hiu 08 mentertibkan 7 rumpon besi, sedangkan KP Hiu 13 mengmankan 9 rumpon besi.

Peletakan rumpon di laut dalam, banyak dilakukan oleh para nelayan, baik rumpon laut yang illegal maupun legal untuk memudahkan menangkap ikan. Penempatan rumpon banyak terjadi di laut seram dan dapat menimbulkan masalah baik diantara para nelayan kecil serta mengganggu keamanan berlayar dan navigasi bagi kapal – kapal. Hingga saat ini kegiatan operasi rumpon tersebut masih berlanjut. Bakamla RI sebagai salah satu anggota Satgas 115 turut serta mendukung kebijakan pemberantasan penangkapan ikan secara ilegal dan penertiban rumpon-rumpon ilegal ini.


Autentikasi :
Kasubbag Humas Bakamla RI, Mayor Marinir Mardiono
Foto : Humas Bakamla RI

Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Harus Dilandasi Iman Taqwa

Wisuda Universitas Islam Jakarta
Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Harus Dilandasi Iman Taqwa

JAKARTA - Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) harus dilandasi Iman dan Taqwa( Imtaq) demikian dikatakakan Rektor Universitas Islam Jakarta Prof. Dr.Ir. Raihan , M.si. disela acara Wisuda UIJ di Balai Sudirman , Jakarta (20 Des 2017).

     Kedepan Universitas Islam Jakarta (UIJ) melakukan pengembangan Sytem Manajemen Kampus baik administrasi akademik, keuangan, kemahasiswaan dan umum secara on line pada mahasiswa dan dosen untuk meningkatksn efektifitas.

     Program kedepan UIJ juga akan meningkatkan bidang Pengembangan Riset Penelitian baik nasional maupun Internasional.
        Untuk Tridharma Perguruan Tinggi UIJ selalu melakukan Pengabdian Masyarakat ke beberapa daerah. UIJ juga merupakan mitra Kecamatan untuk pembinaan anak jalanan dan pembinaan sosial keagamaan. (BAYU).

Paguyuban Jawa Tengah Apresiasi Duta Seni Kabupaten Karanganyar

Duta Seni Kabupaten Karanganyar Tampilkan Aneka Seni dan Potensi Daerah

Pemerintah Daerah Kabupaten Karanganya bertempat di Anjungan Jawa Tengah TMII, menggelar Duta Seni, Pergelaran tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan Kantor Penghubung Jawa Tengah di Jakarta bekerjasama dengan 35 Pemerintah Kabupaten/ Kota se-Jawa Tengah dalam mempromosikan potensi daerah, baik Potensi Budaya, Wisata maupun Produk unggulan masyarakat.

Berbagai kesenian masyarakat Karanganyar ditampilkan, serta aneka kerajinan di Anjungan Jawa Tangah TMII tersebut.


Hadir dalam Duta Seni warga Karanganyar Jabodetabek, perwakilan beberapa Paguyuban Kabupaten serta Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah H Leles Sudarmanto,SE.MM.

Dalam sambutannya, H Leles Dudarmanto mengapresiasi pengiriman duta seni dan pameran potensi daerah ke Jakarta, bagaimana kedepan Pemerintah Kabupaten Karanganyar bisa bekerjasama dengan Paguyuban Jawa Tengah maupun paguyuban Kabupaten melalui jaringan yang terkoordinasi dengan baik, untuk memasarkan produk unggulan maupun potensi Wisata di Karanganyar, sehingga produk daerah bisa dipasarkan di Jakarta maupun daerah lainnya, jaringan kerjasama inilah yang harus dibangun dengan baik, tegasnya.(Humad PJT)

LIONS CLUB JAKARTA JAYAKARTA, PERINGATI HUT 40 TAHUN DAN 100 TAHUN LIONS CLUBS INTERNASIONAL

LIONS CLUB JAKARTA JAYAKARTA, PERINGATI HUT 40 TAHUN


Lions club lahir di Amerika Serikat pada tahun 1917, ketika sejumlah club independen menanggapi secara positif gagasan Melvin Jones – seorang agen perusahaan asuransi, untuk mempersatukan diri mengabdi pada tugas-tugas kemanusiaan tanpa mempersoalkan politik,agama, kebangsaan dan kepentingan pribadi para anggotanya. Gagasan ini merupakan sikap yang bertolak belakang dengan tujuan kebanyakan klub pada waktu itu yang lebih bermotivasi komersial. Dimana pada tanggal 7 Juni 1917, diselenggarakanlah sebuah pertemuan yang dihadiri oleh 25 klub independen, yang melahirkan kesepakatan untuk mendirikan sebuah organisasi pengabdian pada masyarakat yang pada waktu itu dinamai The Assosiation Of Lions Clubs.

Kini pada setiap tanggal 17 Desember diperingati oleh seluruh anggota Lions Club, dan bertempat di Restoran Eka Ria, Ketapang Gajah ada Jakarta Pusat, Lions Club Jakarta Jayakarta menggelar Peringatan 100 tahun hari jadi Lions Clubs Internasional, serta memperingati 40 tahun Lions Club Jakarta Jayakarta. Dan dalam kesempatan tersebut juga dilakukan peresmian Lions Club Jakarta Centennial Batavia serta pengukuhan Pengurus dan Anggota Lions Club Jakarta Centennial Batavia.



Ketua Panitia Pelaksana HUT Lions Clubs Toni Harjadinata pada Wartawan menjelaskan, bahwa organisasi Lions Club Jakarta Jayakarta, telah banyak membantu masyarakat, khususnya bantuan korban bencana yang terjadi di Indonesia serta kegiatan bhakti sosial seperti membantu anak yatim dan mereka yang kurang mampu, bahkan Lions Club Jakarta Jayakarta selama ini juga telah menyalurkan bantuan dari Lions Clubs Internasional sebesar 8.700.000 USD (delapan juta tujuh ratus ribu dollar Amerika) yang tujuannya untuk membantu apabila ada bencana alam yang terjadi di Indonesia, seperti saat Bencana, Aceh, Jogja juga Belitung, sementara untuk bantuan sosial dan bencana di Jakarta dari Lions Club Jakarta juga cukup banyak, seperti bencana Banjir yang kerap menimpa warga Jakarta, Lions Club Jakarta Jayakarta selalu hadir membantu masyarakat.





Dan dengan dibentuknya Lions Club Jakarta Centennial Batavia ini, diharapkan perannya membantu masyarakat yang membutuhkan dapat ditingkatkan, tegas Toni Harjadinata.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Umum PERNUSA yang juga anggota LIONS CLUB Jakarta Jayakarta, Kanjeng Pangeran Norman Hadinegoro, bahwa Lions Club adalah organisasi yang didalamnya adalah orang-orang yang berjiwa sosial,dan memiliki kepedulian dibidang Sosial, Budaya dan tata susila untuk kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, disini kita dalam ikatan persahabatan kerjasama dan saling pengertian, tanpa membedakan suku, ras maupun agama, ungkapnya. (Nurul).

HUT ke-3 Bakamla RI, Zona Kamla Barat Gelar Kegiatan Peduli Masyarakat dan Lingkungan

HUT ke-3 Bakamla RI, Zona Kamla Barat Gelar Kegiatan Peduli Masyarakat dan Lingkungan


Batam, 16 Desember 2017 (Humas Bakamla RI)--- Dalam rangka menyemarakkan HUT ke-3 Bakamla RI yang diperingati setiap 15 Desember, Kantor Kamla Zona Maritim Barat melaksanakan serangkaian acara sebagai wujud kepedulian Bakamla RI kepada lingkungan dan masyarakat sekitar, tepat pada hari ulang tahunnya, di beberapa titik di Batam, Kepri, kemarin.

Komitmen Bakamla RI untuk menjaga kelestarian lingkungan menjadi salah satu agenda yang dilaksanakan dalam peringatan HUT di Zona Barat tahun ini, yaitu dengan melakukan penanaman bibit mangrove sebanyak 200 bibit diwilayah Tanjung Piayu, Kec. Sungai Beduk, Kota Batam. Hal ini merupakan langkah awal untuk memulihkan dan melindungi kelestarian ekosistem sebagai upaya pemulihan konservasi wilayah Batam.

Pada hari yang sama, Kantor Bakamla RI zona barat di bawah pimpinan Laksamana Pertama TNI Eko Murwanto ini juga menggelar kegiatan donor darah di Kantor Zona Batam, bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Batam. Kegiatan donor darah ini merupakan wujud kepedulian Bakamla RI kepada sesama karena setetes darah yang diberikan sangat berarti bagi kehidupan orang lain. Laksma TNI Eko yang merupakan Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat mengungkapkan, kegiatan donor darah ini berhasil menghimpun 100 kantong darah.

"Jumlah ini mungkin tidak signifikan untuk membantu pemenuhan kebutuhan stok darah diwilayah Kota Batam. Namun jumlah tersebut merupakan wujud sumbangsih nyata dari Pegawai kantor Keamanan Laut Zona Maritim Barat, mitra maritim TNI AL, Polair Polda Kepri dan masyarakat sekitar", katanya.

Melalui kegiatan donor darah ini, Laksma TNI Eko Murwanto mengharapkan adanya semangat dan kesadaran dalam diri masing-masing akan pentingnya persaudaraan dan saling tolong-menolong antar sesama manusia.

Selain itu, kantor zona kamla Batam juga mengadakan acara Bakti Sosial di salah satu panti asuhan yang bernama panti asuhan 5 Roti 2 lkan. Tujuannya adalah untuk memupuk rasa peduli dan kepekaan sosial terhadap sesama.

Autentikasi :
Kasubbag Humas Bakamla RI, Mayor Marinir Mardiono
Foto-foto : Humas Bakamla RI

Humas Bakamla RI Gelar Pameran di Gedung Proklamasi

Humas Bakamla RI Gelar Pameran di Gedung Proklamasi

Jakarta, 15 Desember 2017 (Humas Bakamla RI)--- Sebagai bagian dari rangkaian akhir kegiatan HUT ke -3, Humas Bakamla RI menggelar pameran foto yang mengiringi acara tasyakuran di Gedung Proklamasi, Jalan Perintis Kemerdekaan No. 56, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/12/2017).

Gelaran pameran foto-foto prestasi dan kinerja Bakamla ini berjajar disepanjang pintu masuk menyambut para tamu undangan yang hadir, seperti Menkopolhukam, Mendesa PDTT, Sesmenko Maritim, para mantan Kalakhar dan Kabakamla, serta tamu undangan lainnya. Pada acara tasyakuran tersebut juga dilakukan penyerahan piagam ucapan HUT dari Mendagri kepada Bakamla RI yang diserahkan oleh Wagub IPDN Donny Moeneg kepada Kepala Bakamla RI.

Berbagai macam foto ditampilkan, yaitu kiprah Bakamla RI dalam kegiatan kemanusiaan berupa kunjungan ke kamp pengungsi Siaga Gunung Agung di Bali, dukungan Bakamla RI pada kegiatan Mendesa PDTT di Sebatik, serta beberapa foto latihan dan tangkapan pada saat Operasi Patroli Bakamla RI. Selain itu ada pula foto yang setia menemani pada setiap pameran yang digelar Bakamla RI yaitu sinergi antara Bakamla RI dengan 14 instansi maritim, antara lain TNI AL, Kemendagri, Kemenlu, TNI, Kemenkeu, Kemenhan, KKP, Perhubungan Laut, Polri, Kemenko Polhukam, Kemenko Maritim, dan Kejaksaan RI, BIN, dan Kemenkumham.


Bukan hanya itu, pameran hasil karya tim Humas Bakamla RI dibawah pimpinan Kasubbag Humas Mayor Marinir Mardiono ini telah berhasil menarik perhatian tamu undangan dengan penataannya yang menarik, dengan kehadiran maket-maket kapal Bakamla RI antara lain kapal KN Tanjung Datu 1101 yang baru dilunjurkan beberapa waktu lalu, KN 4801 Bintang Laut dan KN 4804 Gajah Laut serta miniatur pesawat Bakamla RI.

Dengan gelaran pameran oleh Humas Bakamla RI pada acara tasyakuran yang dihadiri perwakilan mitra maritim ini, selain untuk menyajikan penataan acara yang lebih menarik, lebih penting lagi yaitu diharapkan dapat memberikan wawasan baru kepada tamu yang hadir agar lebih mengenal Bakamla RI, baik dalam tugas fungsi maupun kinerjanya.


Autentikasi :
Kasubbag Humas Bakamla RI, Mayor Marinir Mardiono
Foto-foto : Humas Bakamla RI

KETUA PEMBINA YHT HADIRI PELETAKAN BATU PERTAMA SMP HANG TUAH 6 EXCELLENT

KETUA PEMBINA YHT HADIRI PELETAKAN BATU PERTAMA SMP HANG TUAH 6 EXCELLENT

Surabaya, 5 Desember 2017,--- Ketua Pembina Yayasan Hang Tuah (YHT) Ny. Dra. Endah Ade Supandi didampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan SMP Hang Tuah 6 Excellent, bertempat di jl. Tangkuban Perahu no. 5, Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (5/12/2017).

BAKAMLA RI TANGKAP KAPAL BARANG BERDOKUMEN KADALUWARSA

BAKAMLA RI TANGKAP KAPAL BARANG BERDOKUMEN KADALUWARSA

Ambon, 5 Desember 3017 (Humas Bakamla RI) — KAL PANANA I-9-13 yang merupakan salah satu unsur (kapal patroli) dalam Operasi Bakamla RI di wilayah Timur berhasil menangkap kapal barang bernama KM. Y 02 di perairan Teluk Ambon, Maluku, Selasa (05/12/2017).

Penangkapan terhadap kapal barang yang memiliki dokumen sudah habis masa berlaku (kadaluwarsa) sebagaimana mestinya itu berawal saat KAL PANANA I-9-13 yang sedang patroli tiba-tiba melihat gelagat yang janggal dari kapal tersebut. Komandan KAL PANANA I-9-13 Kapten Laut (P) Wahyu Widarta segera memerintahkan kapal tersebut untuk merapat. Setelah kapal motor tersebut merapat, Tim Pemeriksa melaksanakan pemeriksaan baik terhadap kapal, anak buah kapal (ABK), dan muatan serta kelengkapan dokumen.

Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan bahwa Nakhoda KM. Y 02, AW, menunjukan dokumen kapal yang sudah kadaluwarsa, berupa sertifikat keselamatan perlengkapan kapal barang, keselamatan konstruksi kapal barang, keselamatan radio kapal barang, garis muat dan Surat Persetujuan Berlayar (SPB).

Menindaklanjuti hal tersebut, Komandan KAL PANANA I-9-13 melakukan koordinasi dengan Kabid Penyelenggara Operasi Bakamla RI Kolonel Laut (P) Imam Hidayat. Selanjutnya, kapal tersebut diperintahkan untuk menurunkan barang muatan berupa barang kebutuhan pokok fan hasil kebun. Selain itu, kapal beserta 8 orang ABK dibawa menuju Dermaga Bakamla RI Halong, Ambon untuk diserahkan kepada Pangkalan Bakamla Zona Maritim Timur guna penyelesaian perkara lebih lanjut.

Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Timur Vetty Vionna Salakay, S.H., M.Si., didampingi Kabid Inhuker Zona Maritim Timur Bakamla RI Julius M. Aponno, SH., turut terjun ke lapangan untuk inspeksi kapal saat tiba di pangkalan.

Autentikasi: Kasubbag Humas Bakamla RI
Mayor Marinir Mardiono

Foto: Humas Bakamla RI

Bapak Soponyono Menyegarkan Pengurus Pernusa Puteri Hijau Bengkulu Utara

Bapak Soponyono Menyegarkan Pengurus Pernusa di Puteri Hijau Bengkulu Utara

Untuk menggerakkan masyarakat memang tidak mudah dan butuh kesiapan matang dan harus dilakukan dengan struktur yang baik dan profesional, demikian juga yang dilakukan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Pendukung Jokowi, Perjuangan Rakyat Nusantara (PERNUSA), yang dipimpin oleh Ketua Umum sosok Tokoh Nasional, Kanjeng Pangeran Norman Hadinegoro. Ini saat ini terus melakukan pembenahan stuktural organisasi Pernusa, khususnya di daerah-daerah.

Ketua Pernusa Puteri Hijau, Bengkulu Utara, Bapak Suradi, mantan Kepala Desa yang selalu busana Sarung ini mengatakan, bahwa pihaknya ingin memberdayakan masyarakat dalam program-program membangun Desa, sebagai roda perekonomian, apa lagi Bapak Presiden Jokowi sangat peduli terhadap masyarakat petani, perkebunan yang sangat potensi mendongkrak Ekonomi Pedesaan menuju masyarakat sejahtera berdasarkan Pancasila. Pembangunan desa adalah untuk mendukung pembangunan perkotaan, sehingga berdampak positif dalam pembangunan secara nasional, tegasnya.


Hal senada juga diungkapkan Ketua Umum DPP Pernusa KP Norman Hadinegoro, bahwa dengan penyegaran kepengurusan, juga diharapkan para pengurus menjadi militan sebagai agen-agen pembangunan yang transparan dan jangan takut untuk menyatakan BENAR dan SALAH dalam perjuangan Anggota Pernusa dimanapun dia berada, tegasnya.

Sebagai Relawan yang telah menghartarkan Jokowi menjadi Presiden RI, saat ini Pernusa juga turut menyukseskan agenda-agenda pembangunan yang telah di canangkan Presiden Jokowi, baik yang disampaikan di Nawacita maupun program yang sudah ada di masyarakat, bagaimana membangun masyarakat yang berkarakter nasionalis, berjiwa Patriot, Cinta Tanah Air dan berbudaya, serta program lain yang membutuhkan peranserta masyarakat, seperti Pemberantasan Narkoba, Penberantasan Pungutan Liar (Pungli), Pemberantasan Korupsi, Budaya hidup sehat dan bersih, serta bidang Kepariwisataan dan peningkatan Ekonomi produk Kreatif.

Untuk menghadapi Pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2018 serta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 maupun Pemilihan Presiden RI (Pilpres) tahun 2019, jajaran DPP Permusa maupun Kepengurusan PERNUSA Provinsi dan Kabupaten/Kota terus melakukan pembenahan untuk kembali menghantarkan Presiden Jokowi menjadi Presiden RI periode 2019-2024.



Atas SK DPP PERNUSA yang diketua Kanjeng Pangeran Norman Hadinegoro telah menunjuk dan mengukuhkan Bapak Soponyono, seorang Tokoh Masyarakat dan Pengusaha Rumah Makan Soponyono yang cukup dikenal dari Kecamatan Puteri Hijau, Bengkulu Utara, masuknya Soponyono ke jajaran DPP PERNUSA, diharapkan dapat memaksimalkan kinerja organisasi maupun perolehan suara untuk Ir H Joko Widodo pada Pilpres 2019 mendatang, tegas KP Norman Hadinegoro pada sejumlah insan Media beberapa saat lalu.

Diakui KP Norman, bahwa antusias tokoh-tokoh masyarakat yang ingin bersama-sama Pernusa untuk menghantarkan kembali Jokowi pada Pilpres mendatang kini terus menguat, penyegaran kepengurusan Pernusa akan sangat membantu untuk membesarkan Organisasi tingkat nasional ini, namun demikian untuk posisi kepengurusan Pusat maupun Daerah juga tetap dilakukan melalui musyarawah, kami sangat bersyukur dengan proses yang baik, dan atas usulah dari Pengurus Daerah Bengkulu Utara, akhirnya Bapak Soponyono bisa dikukuhkan menjadi Pengurus DPP Pernusa, tegasnya.

DANLANTAMAL IV TERIMA TIM WASRIK BPK RI

DANLANTAMAL IV TERIMA TIM WASRIK BPK RI

 Tanjungpinang 4 Desember 2017. Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., menerima Tim Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) di Ruang Rapat Markas Komando (Mako) Lantamal IV, Jalan Yos Sudarso No. 1 Batu Hitam, Tanjungpinang, Kepri. Senin (1/12).

 Danlantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., pada kesempatan tersebut mengatakan, kegiatan Wasrik BPK RI di jajaran Lantamal IV yang dimulai hari ini mempunyai dua makna strategis yang pertama sebagai wahana yang tepat untuk memberikan informasi-informasi baru tentang berbagai kebijakan dan arahan yang digariskan pemerintah, serta untuk menyampaikan hasil temuan-temuan dan koreksi yang perlu disampaikan secara dini. Yang kedua, sebagai sarana yang efektif untuk menerima masukan dari Lantamal IV tentang berbagai kendala dan permaslahan yang menghambat pencapaian tugas pokok guna diteruskan kepada pemerintah.

Danlantamal mengikstruksikan kepada seluruh sataun kerja yang menjadi objek pemeriksaan Tim Wasrik BPK RI untuk membantu pelaksanaan dengan memberikan data-data sebenarnya yang diperlukan selama Tim Wasrik BPK RI melaksanakan tuas di Lantamal IV.



Selanjutnya Pengendali Teknis Tim Wasrik BKP RI Iwan Gunawan, S.E., M.Si, CA., Ak., pada acara taklimat awal mengatakan, sasaran Wasrik ini antara lain meliputi kegiatan perencanaan pemeliharaan, kegiatan pelaksanaan pemeliharaan dan hasil pengadaan (suku cadang, danbahan bakar minyak dan pelumas/BMP unutk kegiatan pemeliharaan). Sedangkan tujuan pemeriksaan, tim akan menilai aspek efektivitas, efisiensi, dan ekonomis pemeliharaan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dalam mendukung operasi TNI AL.

Ditambahkan Pengendali Teknis Tim Wasrik BKP RI diperlukan kerja sama yang baik antara Pimpina Satuan KErja dengan Tim Pemeriksa dalam menyediakan data, dokumen dan informsai yang diperlukan. Kerana dengan ketidakcukapan data yang diterima dapat berdampak pada ketidakcukupan bukti yang dapat mempengruhi kesimpulan.

 Tim Wasrik BPK RI yang berjumlah tujuh orang, akan melaksanakan kegiatan di jajaran Lantamal IV selama tiga hari sejak tanggal 4 – 6 Desember 2017.

Hadir pada kegiatan tersebut Para Asisten Danlantamal IV, Kafasharkan Mentigi, Kepala Dinas dan Kepala Satuan Kerja serta Komandan di lingkungan Lantamal IV. (Penlantamal IV)

HUT PGRI Ke 72 Tahun, Pemerintah Harus Tingkatkan Kesejahteraan Guru

HUT PGRI Ke 72 Tahun, Pemerintah Harus Tingkatkan Kesejahteraan Guru

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) kini genap berusia 72 tahun, Usia yang cukup matang dan dewasa bagi sebuah organisasi, banyak hal yang telah diperjuangkan bagi para Guru, namun demikian masih ada PR yang perlu di kerjakan, karena pada kenyataannya masih banyak guru yang berpenghasilan rendah, karena Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah masih menganggap sebelahmata pada guru Honor, meskipun telah mengabdi puluhan tahun.

Rektor Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA), Prof H Sumaryoto, saat ditemui Wartawan di ruang kerjanya menegaskan, bahwa di usia PGRI yang ke 72 tahun ini, diakuinya masih banyak Guru yang digaji atau diberi honor yang sangat minim, ada yang 500 ribu/bulan ada juga yang 700 ribu.

Prof Sumaryoto melihat, masalah Guru memang masalah yang fenomenal, masalah yang berlarut-larut dan tidak kunjung selesai, padahal kalau dilihat dari segi kepegawaian, saya kira itu hal yang simpel, dimana kalau ada guru yang mengajar, berarti ada Job-nya, ada pekerjaannya (Mengajar), yang jadi masalah kenapa dibayar yang nilainya kita anggap tidak pantas, yaitu dibawah 1juta/bulan, padahal Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah terus mendengungkan bahwa untuk anggaran Pendidikan mencapai 20% dari APBN maupun APBD di beberapa daerah, berarti ada permasalahan yang tidak beres, karena jawabannya tidak pernah tegas, bahkan antara Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah saling lempar tanggung jawab.

Untuk pengangkatan guru honor seharusnya juga tidak begitu sulit, ini tinggal niat Pemerintah, jangan saling lempar antara tanggung jawab Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah yang punya kewenangan untuk mengangkat jadi PNS, banyak guru yang telah mengajar lebih dari 10 tahun, dan memang ada pekerjaannya yaitu mengajar, tapi nasibnya tidak tentu, jadi yang mengerti masalah tersebut, ya Pemerintah itu sendiri, inilah yang terus di perjuangkan PGRI.

Yang pasti PGRI akan terus memberikan masukan-masukan sesuai prosedur yang berlaku, dan meminta pada pemerintah untuk bisa memberikan solusi secepatnya, sesuai hak-hak kepegawaian yang dimiliki, bagaimana keberadaan guru honor, bisa secepatnya untuk di proses pengangkatan menjadi CPNS/PNS, ini semua berpulang kepada kewenangan Pemerintah.

Prof Sumaryoto melihat, seharusnya kalau memang benar anggaran pendidikan telah mencapai 20%, inikan tidak sedikit, tinggal menghitung berapa untuk belanja tetap (Gaji) maupun anggaran lain, ini tinggal mengatur anggaran dan hanya pemerintah dan wakil rakyat yang tau, yang pasti hal seperti berlarut-larutnya proses pengangkatan guru, tidak boleh terjadi, dan pemerintah harus secepatnya menyelesaikan masalah pengangkatan PNS tersebut. Pendidikan adalah masa depan bangsa, dan bicara pendidikan, bahwa Pendidikan harus dikembangan untuk kemajuan bangsa dan negara, ini investasi jangka panjang, coba kita lihat Malaysia, maupun negara ASEAN lainnya, tingkat pendidikannya sangat maju, dan gurunya juga sejahtera, sementara kesejahteraan guru di Indonesia jauh dari cukup, sebenarnya PGRI tidak ingin menuntut banyak, hanya janganlah guru di telantarkan, guru honor hanya diberi 300ribu/bulan atau 500ribu, ini jauh dari cukup untuk memenuhi hidup para guru.

Pemberian Honor Guru bagi guru tidak tetap terkadang dilempar ke kebijakan/keiklasan Kepala Sekolah, namun seharusnya dengan program Pemerintah yang telah mengeluarkan kebijakan Wajib Belajar 9 tahun (Wajar 9 tahun), ini berarti kebijakan itu harus didukung dengan hal-hal terkait, khususnya Gaji Guru/Honor Guru SD dan SMP yang jadi bagian Wajar 9 tahun, itu sudah harus jadi tanggungjawab Pemerintah, tidak seharusnya menyerahkan honor kepada sekolah, karena sekolah hanya melaksanakan aturan tentang pendidikan, tetapi tanggung jawab konstitusional Wajar 9 tahun tetap ada pada Pemerintah. Dan amanat Pembukaan UUD 45 sudah jelas, apa tujuan kita membentuk negara, yang pertama adalah Mencerdaskan dan memajukan kesejahteraan umum, jadi “Mencerdaskan” adalah tanggungjawab Pemerintah., jadi kalau Pemerintah tidak mampu menggaji Guru yang masih honor, maupun tidak bisa mengangkat guru SD, SMP menjadi PNS, pasti ada sesuatu yang salah.

Di Hari Guru ini, diakuinya Unindra sangat jelas dalam turutserta Mencerdaskan bangsa, melalui peningkatan Sumber Daya Manusia generasi penerus bangsa, belum lagi meningkatkan kompetensi Guru sebagaimana yang diatur dalam UU Sisdiknas, Kontribusi Unindra sangat jelas, dengan biaya kuliyah yang murah dan terjangkau, dimana dengan gaji/honor guru yang kecil, namun mereka bisa meningkatkan standar kualitas maupun kualifikasi pendidikan, dari yang sebelumnya PGSD, saat ini sudah Sarjana S1, demikian juga yang sebelumnya DII maupun DIII Kependidikan, kini sudah minimal S1 dan banyak yang sudah S2, saat ini sudah lebih dari 40.000 guru yang dulu belum S1, kini sudah S1, Unindra terus berbuat secara nyata.

Saat disinggung akan adanya perbedaan penghasilan Guru di Jakarta dengan-daerah lain cukup mencolok, Prof Sumaryoto menilai, bahwa Indonesia adalah negara kesatuan, seharusnya hal seperti itu tidak boleh terjadi, karena guru di Jakarta dan daerah sama-sama mengajar, sama tanggungjawabnya, kenapa hasilnya bisa berbeda, mestinya jika minus maka Pemerintah Pusat mensubsidi Pemerintah Daerah, demikian juga jika Surplus, maka Pemerintah Daerah harus mensubsidi Pemerintah Pusat, sehingga bisa dikembangkan di seluruh wilayah, jangan daerah yang besar APBD-nya kemudian memberikan tunjangan pegawai besar, sementara daerah lain hanya jadi penonton, ini seharusnya tidak perlu terjadi. Kalau di Tangerang, Bekasi, Bogor, Depok maupun daerah lain ada yang honor guru 500 atau 700 ribu, sementara Jakarta Tunjangan Guru (TKD) mencapai 10juta ini sangat tidak adil, Pemerintah harus serius dalam menciptakan kompetisi yang berkeadilan.

Prof Sumaryoto berharap bagi para Guru, mari syukuri rezeki yang kita terima serta tetap tingkatkan kewajiban dan tanggungjawab profesi sebagai seorang Guru. Dan pada Aparatur Sipil Negara sebagai pemegang dan pelaku kebijakan, di hari Guru saat ini, hendaknya betul-betul memperhatikan hak-hak guru secara proporsional dan tidak usah memperbanyak aturan yang akan mempersulit para guru, jangan karena kenapa mereka menerima, tetapi berikan hak atas apa yang telah mereka lakukan/kerjakan, jangan menzolimi guru, jangan menyengsarakan guru, tanggungjawab pekerjaan akan dipertanggung jawabkan dunia maupun akhirat, tegasnya.(Pry)

PERNUSA Dukung Bhaksos Yayasan Glaukoma Indonesia dan Lions Club

PERNUSA Dukung Bhaksos Yayasan Glaukoma Indonesia dan Lions Club

Adanya penyakit Glaukoma di Indonesia, hingga saat ini masih belum banyak di mengerti masyarakat secara luas, padahal penyakit Glaukoma merupakan penyakit yang bisa mengakibatkan kebutaan secara permanen, dan Glaukoma juga belum ada obatnya namun bisa dicegah, untuk itu Yayasan Glaukoma Indonesia (YGI) bersama Lions Club dan didukung jajaran Perjuangan Rakyat Nusantara (Pernusa), akan menggelar Bhakti Sosial ke masyarakat dengan pemeriksaan Mata Gratis dan Bantuan Kaca Mata bagi yang membutuhkan.

Ketua Umum Perjuangan Rakyat Nusantara (Pernusa), KP Norman Hadinegoro menegaskan, bahwa Glaukoma adalah penyebab kebutaan tertinggi ke dua setelah katarak di Indonesia maupun di dunia, Masalah kebutaan di Indonesia merupakan masalah sosial. Penanggulangan kebutaan tidak dapat dilakukan oleh Kementerian Kesehatan saja, tetapi harus dilaksanakan bersama lintas sektoral terkait, swasta, dan masyarakat, untuk itu YGI, PERNUSA dan LIONS CLUB akan terus mensosialisasikan akan penyakit Glaukoma, ungkapya.

KP Norman menegaskan, bahwa Glaukota memang belum ada obatnya, namun kebutaan karena penyakit glaucoma, dapat dicegah dengan melakukan deteksi dini dan pengomatan yang rutin, Untuk itu dalam upaya mencegah adanya kebutaan akibat Glaukota, PERNUSA, Yayasan Glaukoma Indonesia, dan Lions Club merasa tergerak untuk memberikan pelayanan kesehatan mata dan bantuan khususnya dalam mengatasikebutaan mata permanen karena glaukoma.

KP Norman Hadinegoro juga menambahkan, bahwa Pernusa juga akan turut melakukan sosialisasi yang lebih luas, PERNUSA diseluruh daerahdi Indonesia juga siap mendukung dalam kegiatan bhaksos bersama Yayasan Glaukota Indonesia dan Lions Club, yaitu pemeriksaan mata dan bantuan kaca mata, pemeriksaan mata secara dini diharapkan akan membantu anak-anak SD maupun SMP untuk lebih waspada dalam menggunakan HP/Android maupun Komputer agar tidak berlebihan, kita juga akan memberikan penyuluhan tentang penyakit mata, ungkapnya.


Sementara Ketua Yayasan Glaukoma Indonesia, Arleen Djohan, SH pada wartawan juga menegaskan, bahwa salahsatu upaya sosialisasi tentang Glaukota, YGI kini menggelar Quiz seputar penyakit Glaukoma, peserta terbuka bagi warga Indonesia di seluruh daerah, dengan cukup mendaftar lewat website www.glaukoma.or.id dan masuk ke Quiz, disitu bisa mendaftar dan akan memperoleh pertanyaan seputar Glaukoma, tegasnya.

Saat ini sudah 200 peserta yang mendaftar, namun pendaftaran masih terbuka, ini dalam upaya memberitahukan pada masyarakat luas, akan pentingnya deteksi dini terhadap penyakit mata glaucoma penyebab kebutaan permanen. Untuk Quiz mengambil tema, “Mata Kita Jendela Dunia”, peserta cukup mendaftar dan mengirimkan Foto Copy KTP dan mengirimkan tentang Jawaban, untuk informasi lengkap juga bisa diperoleh dari Facebook.com/Glaukoma, Instagram @yayasanglaukoma serta twitter @glaukomaindo, untuk pemenang juara 1 akan memperoleh hadiah uang 30 Juta Rupiah, juga II mempeleh 20 Juta dan juara III memperoleh uang tunai 10 Juta, silahkan bagi masyarakat juga Mahasiswa yang ingin berpartisipasi dalam Quiz World Glaukoma Week, papar Arleen Djohan, SH.

Saat ini seluruh peserta harus menjawab pertanyaan yang dikirim panitia, dan akan dilakukan seleksi awal atau penyisihan, pertanyaan cukup mudah multi polchoise dan mengirim foto, karena jawabannya juga sudah tersedia, nantinya akan dilanjutkan ke babak Semifinal dan akan diambil 50 orang dengan harus menjawab 5 pertanyaan, dan akan disaring menuju penjaringan Finalis, bagi masyarakat yang tertarik silahkan turutserta, dibuka hingga 30 November 2017, tegasnya.


Arleen Djohan SH juga menegaskan, bahwa Quiz World Glaukoma Week ini digelar juga dalam upaya menyadarkan masyarakat serta memberikan kesadaran akan resiko Glaukoma, karena kebutaan karena penyakit Glaukoma akan berdampak pada kebutaan permanen, karena itu semua orang harus tau, kalau memang ada yang terkena Glaukoma maka harus jaga, jangan sampai ruas panjang menjadi menyempit, kalau masyarakat memahami, maka jika menderita Glaukoma harus menjaga aturan yang benar, ke dokter yang benar dan meminum obat yang benar, Kalau seseorang sudah tau, maka harus mawas diri, ungkapnya.

Arleen Djohan SH yang juga dari Komite Multifel Distrik MD 307 Lions Club Indonesia, juga mengaku telah banyak berbuat untuk membantu masyarakat, dan kegiatan yang segera digelar antara Lions Club, Yayasan Glaukoma Indonesia serta PERNUSA adalah bhakti sosial memberikan Kaca Mata gratis di beberapa sekolah di Jakarta Timur dan Jakarta Utara, serta melakukan pemeriksaan mata gratis. Dan pemeriksaan mata maupun bantuan kacamata akan digelar serantak di seluruh Indonesia, oleh Distrik-distrik wilayah masing-masing, tambahnya. (Pry).

DPP PERNUSA Segera Serahkan Data Dugaan Korupsi Di PT Amarta Karya Ke KPK dan Kejagung

Organisasi Perjuangan Rakyat Nusantara (PERNUSA) Sebagai organisasi perjuangan para relawan Jokowi yang saat ini diberi mandat untuk mengawal, mengawasi juga mensosialisasikan program-program pemerintahan Jokowi, terus melaksanakan tugas pokok dan fungsinya.

Salahsatu laporan yang masuk belum lama ini adalah kejanggalan salahsatu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT AMARTA KARYA Tbk, yang dinilai telah mempermainkan mitranya yaitu CV Lintas Graha Mandiri yang telah menyelesaikan pekerjaan sub kontraktor dari PT AMARTA KARYA Tbk.

Pada para Wartawan yang menemuinya di Sekretariat PERNUSA, Ketua Umum DPP Perjuangan Rakyat Nusantara, KP Norman Hadi Negoro, SE, MM menjelaskan, bahwa PERNUSA mendesak pada KPK dan BPK untuk melakukan audit di BUMN PT AMARTA KARYA, karena PERNUSA melihat banyak kejanggalan di manajemen PT AMARTA KARYA, Perusahaan milik Negara ini seharusnya bisa turut mendorong mitra kerjanya agar lebih biak, namun justru sebaliknya, Perusahaan kecil yang telah mensup pekerjaan milik PT AMARTA KARYA, tidak bisa menarik dana sebagai hak miliknya untuk menggaji karyawannya, tetapi justri saat meminta hak tersebut, dipermainkan bagai pengemis di perusahaan PT AMARTA KARYA.


KP Norman menegaskan, bahwa saudara Titin Mandasari, direktur CV Lintas Graha Mandiri adalah Anggota PERNUSA, dan Perusahaan CV Lintas Graha Mandiri yang dipimpinnya tersebut telah menyelesaikan pekerjaan proyek Jembatan Gantung diwilayah Banten di tahun 2015 lalu, pekerjaan tersebut adalah Sub dari PT AMARTA KARYA Tbk, dimana CV Lintas Graha Mandiri telah melaksanakan kewajibannya dari PT AMARTA KARYA Tbk, namun kenapa perusahaan milik negara tersebut belum memberikan RETENSI 5%, bahkan dari tahun 2015 sampai saat ini November 2017. Perjuangan Rakyat Nusantara melihat ada kejanggalan yang dilakukan oleh Oknum PT AMARTA KARYA Tbk, ini tidak boleh dibiarkan, karena disamping merusak hubungan kemitraan dibutuh PT AMARTA KARYA Tbk, juga diduga ada oknum yang sengaja mencari keuntungan pribadi, dibalik kasus-kasus penagihan mitra PT AMARTA KARYA.

Kita prihatin atas kasus yang menimpa saudari Titin Mandasari yang juga anggota PERNUSA, direksi seorang wanita dibuat seperti pengemis membayar RETENSI dengan cicilan 5 juta dan 10 juta, dan dijanjikan tahap ketiga harus dilunasi, paparnya.


Saat disinggung langkah-langkah yang akan diambil DPP PERNUSA atas kasus tersebut, KP Norman Hadi Negoro menegaskan, bahwa jajaran DPP PERNUSA akan segera menyerahkan seluruh berkas kejanggalan yang ditemukan pada PT AMARTA KARYA Tbk, ke Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), Kejaksaan Agung dan meminta BPK untuk kembali melakukan audit pada PT AMARTA KARYA Tbk, kasus ini juga akan kita laporkan ke Menteri BUMN dan tembusan ke Presiden Jokowi, kita akan siapkan Tim Investigasi untuk meminta data-data pada PT AMARTA KARYA Tbk, sebagaimana amanat Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik no.14 tahun 2008, tegasnya.(Red) 

PERNUSA Minta Program Tol Laut Prioritaskan Perusahaan Perkapalan Swasta Nasional

PERNUSA Minta Program Tol Laut Prioritaskan Perusahaan Perkapalan Swasta Nasional

Program Tol Laut yang sudah dicanangkan Presiden RI, Ir H Joko Widodo (Jokowi), yang akan menambah sejumlah Kapal angkut barang, serta merangkul Armada Laut milik Swasta dalam program Tol Laut tersebut, hendaknya memprioritaskan perusahaan Nasional yang menggunakan tenaga ahli putra-putra terbaik bangsa, masyarakat luar harus melihat bahwa Bangsa Indonesia yang juga dikenal sebagai bangsa Bahari, mampu mandiri dalam pembangunan transportasi laut, tegas Ketua Umum Perjuangan Rakyat Nusantara (Pernusa), KP Norman Hadinegoro.

Lebih jauh Tokoh Nasional yang banyak berjuang untuk rakyat kecil tersebut menegaskan, bahwa Pernusa mendukung penuh upaya Presiden Jokowi dalam membangun Percepatan pembangunan daerah dengan mempermudah pengiriman barang antar pulau, sehingga saat ini masyarakat terluar dan yang tinggal di daerah perbatasan dengan negara lain, bisa membeli barang seperti Semen maupun Minyak BBM serta barang lain, bisa memperoleh harga sama dengan di kota lain.

Program tol laut Presiden Joko Widodo telah menyediakan jaringan angkutan laut dengan pola subsidi dan peningkatan fasilitas pelabuhan, sehingga mampu menekan biaya logistik dan membuat harga murah, karena kapal kini terjadwal untuk datang sehingga pembangunan di daerah juga lebih cepat terlaksana, karena Tol laut merupakan jalur pelayaran bebas hambatan, menghubungkan pelabuhan-pelabuhan antar pulau di Indonesia, sehingga diharapkan tidak ada lagi kelangkaan barang seperti sembako, kelangkaan BBM, dan semen, tegasnya.

tol laut sebagai konektivitas angkutan laut yang efektif secara terjadwal melayani kapal dari Barat ke Timur Indonesia, juga harus didukung dengan keberadaan Kapal-kapal baik milik Pemerintah maupun Swasta, namun PERNUSA berharap Pemerintah juga akan memberikan porsi yang besar buat swasta untuk berpartisipasi, sebagaimana himbauan Presiden Jokowi agar pembangunan Tol Laut akan mampu menyerap tenaga kerja dan memanfaatkan potensi kemaritiman Indonesia, hendaknya Pemerintah juga memperioritaskan Perusahaan Nasional, karena didalamnya adalah tenaga kerja Indonesia yang professional dan trampil dibidangnya, demikian juga program pembelian kapal untuk mendukung program Tol Laut tersebut, hendaknya Pemerintah juga membeli dari Perusahaan Nasional seperti PT Krakatau Shipyard yang mampu membuat Kapal berbagai ukuran dan jenis, yang tidak kalah dengan produk dari negara luar, Pinta KP Norman Hadinegoro.

Pernusa berharap Pemerintah Pusat baik itu Kementerian Kelautan dan Perikanan, TNI Angkatan Laut, Kementerian Perhubungan maupun Bea Cukai dan Bakamla serta Pemerintah Daerah Provinsi maupun Kabupaten/Kota dapat memprioritaskan pengadaan sarana Perkapalan hasil karya anak-anak bangsa, ini untuk menunjukkan kepada dunia, bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa Bahari yang mampu memproduksi sendiri Kapal untuk kebutuhan Kemaritiman Indonesia, dengan pemberdayaan masyarakat Bahari yang tinggal di daerah terluar, tertinggal dan terdepan, maka diharapkan potensi kelautan yang selama ini dicuri oleh asing, akan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, untuk kemajuan perekonomian bangsa Indonesia, tambah KP Norman Hadinegoro.

Sementara salahsatu Manager di PT Krakatau Shipyard, Endang Surya juga menjelaskan, bahwa

PT Krakatau Shipyard adalah perusahaan yang didalamnya adalah putra-putra terbaik bangsa, yang memiliki kemampuan untuk membuat Kapal berbagai jenis, mulai dari Kapal Patroli, Kapal Tongkang 180, 270 hingga 300, serta Tug Boat sampai dengan kapasitas 240HP. Dan lokasi Galangan Kapal berada di Banten, Samarinda dan Cirebon.

PT Krakatau Shipyard mulai beroperasi sejak tahun 2008 dan telah mempunyai pengalaman dalam bidang pekerjaan pembuatan Tugboat serta Tongkang dan perbaikan berbagai jenis kapal, dalam menjalankan usaha mengembangkan industri kelautan, PT Krakatau Shipyard telah dilengkapi dengan peralatan kerja dan sarana fasilitas yang memadai, serta didukung oleh tenaga tenaga ahli putra-putra Indonesia yang telah berpengalaman dalam pengerjaan pembuatan kapal baru maupun perbaikan/reparasi berbagai jenis kapal.

Dengan karya anak bangsa dibidang Kemaritiman ini, merupakan partisipasi aktif PT Krakatau Shipyard dalam upaya mendukung percepatan pembangunan daerah terluar, atau yang disebut Terdepan, Tertinggal, dan Terluar (3T) di Indonesia, dimana daerah 3T tersebut kebanyakan adalah daerah kepulauan yang sangat membutuhkan transportasi laut, untuk itu PT Krakatau Shipyard kini hadir dalam upaya mendukung pertumbuhan Ekonomi Masyarakat di Pulau terluar tersebut, ungkapnya.

Endang Surya juga melihat, bahwa aktivitas ekonomi masyarakat di Pulau Terluar banyak dilakukan di laut, seperti mencari ikan, menyelam, budidaya rumput laut, sementara untuk kebutuhan pokok seperti Beras dan Sayuran mereka membutuhkan pasokan dari luar, inilah PT Krakatau Shipyard dengan produk karya anak bangsa, berupa Kapal berbagai jenis dan ukuran, hadir membantu masyarakat di daerah terluar dan tertinggal agar ekonominya lebih maju dan sejahtera.

Bukan hanya kapal barang dan jasa angkutan orang, tetapi PT Krakatau Shipyard juga siap memproduksi Kapal pelayanan Kesehatan atau Kapal Rumah Sakit yang didalamnya dilengkapi peralatan medis yang bisa memberikan layanan kesehatan di Pulau-pulau terluar dan terdepan di wilayah Indonesia, jika ada yang sakit tidak perlu jauh-jauh ke pulau lain, sehingga diharapkan akan mempermudah pelayanan Kesehatan masyarakat kepulauan, juga produk Kapal untuk pelayanan Perbankkan juga keuangan dalam mempermudah investasi di Kepulauan, maupun Kapal jenis lain.

Saat ini PT Krakatau Shipyard memiliki 3 lokasi untuk memproduksi maupun memperbaiki Kapal dengan berbagai ukuran, yaitu di Banten, Samarinda dan Cirebon, untuk mendukung industri Perkapalan Indonesia, dengan skala Nasional maupun internasional, sehingga dalam memberdayakan potensi kelautan di Indonesia dapat dilakukan secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat dan bangsa, karena di laut tersimpan kekayaan alam yang luar biasa dan bisa untuk mendukung Ekonomi Nasional, tegas Endang Surya.

Pengunjung Mall Kasablanka Padati Area Indonesia Jaya Expo 2017

Pengunjung Mall Kasablanka Padati Area Indonesia Jaya Expo 2017

Musik Tradisional Rampak Gendang yang di kolaborasi dengan musik Elektrik dan disajikan Taruna serta Taruni Angkatan Udara yang Gagah bergema di Ground Floor, Fashion, Mall Kota Kasablanka mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung Mall tersebut, apalagi Pergelaran berbagai kesenian tradisional dan modern lainnya dapat disaksikan dari lantai 1, 2 dan 3, sehingga acara Indonesia Jaya Expo 2017 terlihat meriah.

Informasi tentang Kedirgantaraan juga dapat diperoleh para Pengunjung Mall Kota Kasablanka mulai tanggal 17 hingga 19 November 2017, selain itu, untuk memeriahlan HUT PIA Ardya Garini ke 61 para Taruna Akademi Angkatan Udara (AAU) unjuk kebolehan dari peragaan fashion show, pertunjukan tari daerah, breakdance dan simulasi pembebasan sandera dari Den Bravo 90 Paskhas TNI AU yang secara langsung mendapat antusiasme dari pengunjung Mal Kota Kasablanka, iven khusus “Indonesia Jaya Expo 2017”, merupakan persembahan dari TNI Angkatan Udara dan PIA Ardhya Garini, berkesempatan membuka acara tersebut, Kepala Staf TNI Angkatan Udara, Marsekal TNI Hadi Tjahyanto.

Usai membuka Indonesia Jaya Expo 2017, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI Hadi Tjahyanto pada Wartawan menjelaskan, bahwa acara Indonesia Jaya Expo TNI AU yang berlangsung dari tanggal 17-19 November di Mal Kota Kasablanka, Jakarta ini merupakan rangkaian dari kegiatan HUT PIA Ardya Garini yang ke 61.

Ini bagian dari rangkaian kegiatan HUT PIA Ardya Garini, dimana PIA Ardya Garini adalah nama persatuan Ibu-ibu TNI AU dan bulan ini diperingati yang ke-61, Dalam HUT Pia Ardya Garini kali ini juga digelar berbagai rangkaian kegiatan diantaranya menyanyikan lagu Indonesia Raya serentak dalam 3 Stanza di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke dimana ada lanud-lanud TNI AU, mereka akan menyanyikan lagu yang sama pada waktu yang juga sama, tegasnya.



TNI AU juga menggelar Air Force Run yang di pusatkan di Halim Perdanakusuma pada tanggal 19 November 2017. Kemudian Air Force Run di sekitar lanud Halim Perdanakusuma, ada beberapa kelas yaitu 10 Km dan 5 Km, dan bisa diikuti oleh masyarakat umum, Kasau berharap, Event Indonesia Expo TNI AU 2017 menjadikan inspirasi generasi muda TNI AU yang berinovasi.

“Indonesia Expo 2017 juga diharapkan akan menjadi inspirasi yang bisa memberikan perubahan untuk Angkatan Udara. Yang lebih besar lagi, menjadikan TNI AU yang lebih profesional dan modern demi menjaga negara republik Indonesia,” tandasnya.

Sementara Ketua Panitia Indonesia Jaya Expo 2017, Kolonel Penerbang Ali Gusman juga menambahkan, bahwa Indonesia Jaya Expo juga menampilkan aksi dari Band RAN, Bravo, Kolone Senapan, Taruna Akademi Angkatan Udara, Jupiter Aerobatik Team (JAT), film animasi Serangan Kadet 47, Stand Up Comedy Comics VS TNI AU. Bahkan yang sangat memukau penonton adalah penampilan Musik Rampak Gendang yang disajikan oleh Taruna/Taruni Angkatan Udara serta Gelar Seni Persenjataan dari Paskhas TNI AU.

Informasi berbagai perkembangan Kedirgantaraan juga dipamerkan berbagai Miniatur Pesawat Canggih yang dimiliki TNI AU saat ini, Hadir juga memeriahkan acara Dinas Kesehatan AU, dengan memberikan pelayanan Tensi Darah, cek Gula Darah. Dinas Psikologi Angkatan Udara Kohanudnas maupun pameran produk UKM PIA Ardhya Garini, maupun berbagai olahraga Kedirgantaraan, ungkapnya.(Priyono).

Prianti Pimpin Lokakarya Kelangsungan Produk Kelapa Internasional di Manado

Prianti Pimpin Lokakarya Kelangsungan Produk Kelapa Internasional di Manado

Suasana di ruang Tondano Swiss-Bel Hotel Maleosan Manado, Sulut, Senin (14/11/2017), terlihat sedikit berbeda. Pasalnya, di hotel berbintang 5 yang terletak di jantung kota Manado tersebut telah digunakan untuk berkumpulnya para delegasi dari 13 negara dalam rangka membahas kelangsungan produk kelapa melalui International Workshop on Coconut Development dengan tema, Innovation and Collaboration to Sustain Coconut Sector, yang akan berlangsung 14-17 November 2017.

13 negara peserta lokakarya itu terdiri dari: Bangladesh, Fiji, Kiribati, Kamboja, Myanmar, Nauru, Papua Nugini, Sri Lanka, Solomon Islands, Timor Leste, Tonga, Samoa dan Indonesia.

Kegiatan yang diprakarsai Pusat Non-Aligned Movement Centre For South-South Technical Cooperation (NAM CSSTC), Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) dan Badan Litbang Kementerian Pertanian (Kementan) RI serta Balai Risert Tanaman Palma Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), sebagai upaya capacity building. Mengingat Indonesia menempati posisi pertama untuk produksi kelapa dan nomor dua untuk produksi minyak kelapa.

Pada kesempatan tersebut, Duta Besar Direktur Non Aligned Movement-Centre for South-South Cooperation (NAM SSTC), Prianti Gagarin Djatmiko Singgih saat memimpin kegiatan tersebut dengan menyampaikan opening statement mengatakan, melalui lokakarya ini, diharapkan diperoleh berbagai masukan, potensi kerjasama dan program pembangunan kapasitas dengan organisasi dan institusi baik nasional maupun intemasional. 

Yang paling utama, lanjutnya, adalah meningkatkan standarisasi produksi kelapa khususnya bagi para petani kelapa di Indonesia. Diharapkan pula metode dan strategi pertanian/perkebunan kelapa berkelanjutan dari sebelum sampai sesudah panen ini dapat diaplikasikan di negara-negara berkembang lainnya. Ke depannya, para petani kelapa secara optimal dapat mengelola hasil panennya dengan lebih bernilai tambah atau added value.

Menurut Prianti yang juga merupakan Staf Ahli Menteri Luar Negeri Bidang Politik, Hukum dan Keamanan menambahkan, lokakarya diselenggarakan dalam format diskusi panel dengan berbagai presentasi ilmiah beberapa Lembaga Riset (Badan Litbang Kementan RI, Puslitbang Palma Provinsi, Pusat Riset dan Pengembangan Perkebunan Kelapa), pelaku industri kelapa dan sektor swasta yang menekuni komoditas kelapa sebagai produk komersial baik untuk konsumsi, nutrisi dan kesehatan/kecantikan serta berbagi pengalaman sukses (success stories) kerjasarna teknis mengenai perkebunan kelapa berkelanjutan dan manajemen perkebunan kelapa yang efektif untuk meningkatkan hasil produksi kelapa.
Lokakarya ini, lanjut Prianti, juga membahas berbagai kendala dan keterbatasan pengelolaan perkebunan kelapa, penanggulangan hama kelapa, optimalisasi produksi kelapa serta upaya dan strategi peningkatan kesejahteraan petani kelapa baik secara ekonomi, sosial maupun aspek lingkungan. Di hari terakhir Lokakarya, diselenggarakan pula program kunjungan dan studi banding ke pabrik produksi gula kelapa di Winuri Likupang dan unit produksi kelapa (coconut processing unit) serta pembibitan kelapa unggulan di Balai Riset Palma Manado.

Kegiatan ini adalah wadah untuk saling bertukar pikiran dan merupakan tempat untuk sumbang saran mengenai baik-buruknya pohon kelapa itu sendiri. Kegiatan ini adalah kegiatan lanjutan setelah Training, yang diselenggarakan pada waktu lalu, bedanya saat ini kegiatan bukan lagi Training, tapi Workshop. Dimana disini para peserta tidak lagi berlatih, atau kami latih, melainkan sudah bisa mempresentasikan hasil tanaman kelapa dengan segala kemungkinan terburuknya, seperti saling berbagi tentang bahaya hama kumbang kelapa dan sebagainya, Ujar Prianti.
Putri daerah Tondano ini selanjutnya menyampaikan bahwa lokakarya diselenggarakan dalam format diskusi panel dengan berbagai presentasi ilmiah beberapa Lembaga Riset (Badan Litbang Kementrian RI, Puslitbang Palma Provinsi, Pusai Riset dan Pengembangan Perkebunan Kelapa), pelaku industri kelapa dan sektor swasta yang menekuni komoditas kelapa sebagai produk komersial baik untuk komsumsi, nutrisi dan kesehatan/kecantikan serta berbagi pengalaman kerjasama teknis mengenai perkebunan kelapa berkelanjutan dan manajemen perkebunan kelapa yang efektif untuk meningkatkan basil produksi kelapa.

Pohon kelapa dijuluki Tree of Life (pohon kehidupan), oleh karena seluruh bagian dari pohon kelapa mulai dari sabut, daging, batok, daun, tulang daun, hingga batang kelapa, sangat berguna dan memang sering dipakai oleh manusia. bahkan, kelapa juga bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan, lanjut Prianti.

NAM CSSTC berharap, penyelenggaraan lokakarya internasional ini dapat membangun kesadaran yang kuat terhadap pengentasan kemiskinan dengan memastikan bahwa petani kelapa menjadi bagian dalam upaya penting meningkatkan kesejahteraan petani kecil serta pengentasan kemiskinan melalui identiflkasi faktor-faktor penghambat pelaksanaan perkebunan kelapa berkelanjutan.

Perwakilan negara-negara berkembang tersebut, berlatar belakang akademisi dan periset/peneliti di bidang pertanian kelapa dan produk-produk kelapa serta turunannya, kelompok tani, pemerhati pertanian kelapa serta pelaku industri perkebunan kelapa dan sektor swasta di bidang produk-produk kelapa, imbuhnya.)

Kepala Biro Umum Dukung Pemilikan Rumah Bagi Personel Bakamla RI

Kepala Biro Umum Laksma TNI Suradi A.S., S.T., S.Sos., M.M. menghadiri Sosialisasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera dengan Skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), di Kantor Bakamla RI Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (16/11/2017).

Dalam sambutannya, Laksma TNI Suradi sangat mendukung adanya program ini. "Ini adalah kesempatan langka sehingga harus ditanggapi serius untuk memenuhi kebutuhan mendasar, yaitu sandang, pangan, dan papan", ujarnya.

Dengan adanya skema FLPP ini, Pegawai Negeri Sipil (PNS) diberikan proses yang mudah dan juga penetapan DP yang ringan, mulai dari 1%. Selain itu bunga yang dikenakan oleh bank yang berpartisipasi dalam program FLPP terbilang cukup rendah dan rentang waktu kredit dapat disesuaikan dengan kemampuan pembeli.

Pada kesempatan ini, turut hadir pula Direktur Layanan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) D.T. Saraswati. Saraswati menyampaikan apresiasinya kepada Bakamla RI yang telah memfasilitasi pertemuan ini, yang cukup penting bagi personel Bakamla RI. "Kebutuhan papan melalui program FLPP sangatlah dibutuhkan bagi PNS maupun TNI/Polri untuk mensejahterakan masyarakat agar lebih mudah dalam mendapatkan rumah", imbuhnya. "Kebutuhan sandang dan pangan sudah terpenuhi, namun kebutuhan papan masih dirasa sulit untuk dimiliki oleh semua orang" tambahnya.

Turut hadir pula perwakilan dari 8 pengembang perumahan yang tersebar di wilayah Jabodetak. Tidak hanya memasarkan produk perumahannya, pengembang juga mengedukasi personel dalam memilih properti yang tepat baik dalam hal lokasi dan juga pembiayaannya. Tidak ketinggalan, terdapa pula perwakilan 5 bank nasional yang berpartisipasi dalam program FLPP untuk dapat langsung memberikan simulasi kredit kepada personel yang berminat untuk memiliki rumah.


Autentikasi:
Kasubbag Humas Bakamla RI, Mayor Marinir Mardiono

Bakamla RI Bersama Pemkab Sambas Fasilitasi Forkom Kamkesla

Bakamla RI Bersama Pemkab Sambas Fasilitasi Forkom Kamkesla



Sambas, 16 November 2017 (Humas Bakamla RI)--- Dalam rangka memfasilitasi pembentukan Forum Komunikasi Keamanan dan Keselamatan Laut (Forkom Kamkesla), Bakamla RI bekerjasama dengan Pemkab Sambas menggelar rapat koordinasi di Hotel Sambas Indah, Kab. Sambas, Kalimantan Barat, Kamis (16/11/2017).

Selaku nara sumber sekaligus membuka acara yaitu Direktur Kerja Sama Bakamla RI Sandi, S.H.,M.H. Hadir pula tiga nara sumber lainnya yaitu Asisten II Bidang Administrasi dan Pembangunan Pemkab Sambas Ir. Uray Santoso, Kasubdit Kerja sama Dalam Negeri Kolonel Kav. M. Irawadi, S.E., dan Kadis Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kab Sambas Ir. Ilham Sehan.

Selaku moderator, yaitu pakar ilmu pemerintahan dari Unpad Drs. Pipin Hanapiah, M.Si. menyampaikan, dalam pertemuan ini nara sumber akan berbagi wawasan, dilanjutkan curah pikir dari peserta. Disini peserta dapat mengemukakan masalah untuk dicarikan solusi bersama. Dalam hal ini Bakamla RI menawarkan gagasan pembentukan forum komunikasi, dan mendorong adanya kesepakatan bersama tentang pentingnya forum ini.

Menurut Direktur Kerja Sama, Forkom Kamkesla merupakan konsekuensi Bakamla RI terhadap tanggung jawab tugas pengamanan perairan Indonesia yang diemban.
Dalam melaksanakan tugas itu Bakamla RI tidak bisa mengerjakan sendiri, lanjutnya, perlu kolaborasi dan sinergi. Nantinya forum itu diharapkan dapat menjadi sarana silaturahmi, tukar pikiran, dan tukar informasi. Untuk itu perlu adanya kesepakatan terlebih dahulu dari semua pihak yang hadir sebagai perwakilan dari instansi masing-masing sebelum Bakamla RI menindaklanjuti dan menjalankan gagasan tersebut.

Senada dengan hal itu, Ir. Uray menegaskan perlunya ada rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap laut dengan segala potensi yang dimilikinya dan permasalahan yang menyertainya untuk diselesaikan bersama. Jangan sampai setelah terjadi hal-hal buruk baru bergerak. Semua itu harus dipikirkan oleh semua instansi terkait, himbaunya.

Jangan biarkan Badan Keamanan Laut bekerja sendiri, harus kita bantu, ujarnya. Nelayan juga perlu diberdayakan untuk berpartisipasi menjaga keamanan laut. Persatuan nelayan di titik titik yang ada bisa difungsikan, katanya. Harapannya juga, jika ada fasilitas yang diberikan untuk mendukung kegiatan tersebut, bisa difungsikan sesuai peruntukannya. Lebih lanjut ditegaskan pula dukungannya terhadap pembentukan forkom kamkesla yang digagas Bakamla RI ini.

Untuk memberikan pemahaman lebih mendalam tentang Bakamla RI, Kolonel Irawadi berbagi wawasan melalui paparan yang disampaikannya. Dijelaskannya tentang tupoksi Bakamla RI, bahwa laut Indonesia yang begitu luas dengan ancaman dan tantangan yang ada membutuhkan penjaga laut semacam Coast Guard yang bersinergi dengan instansi dan mitra maritim terkait. Perlu sinergi dengan berbagai komponen untuk mewujudkan keamanan keselamatan laut, salah satunya dalam bentuk forum komunikasi, yang sangat mendesak, sangat penting, dan bisa memberikan kemashlahatan bersama.

Mengamini pendapat ketiganya, Ir. Ilham Sehan menyatakan gagasan yang disampaikan pada rakor ini sangat tepat. Menurutnya, keterbatasan yang ada harus dikelola dengan baik dengan melibatkan institusi terkait. Ide Bakamla untuk bekerja sama dengan Pemda Sambas seperti menjawab kebutuhan saat ini,. yang mengharapkan adanya pihak untuk mengkoordinor pengamanan, guna mengantisipasi konflik horisontal di daerah pesisir terkait pemakaian alat tangkap yang dilarang. Oleh karenanya gagasan ini dapat menjadi wadah bagi dinas perikanan untuk bergerak. Ilham menyatakan sangat mendukung dibentuknya forum komunikasi dalam rangka pengamanan dan keamanan daerah pesisir kab sambas. 

Berbagai tanggapan diberikan peserta yang hadir, dimana pada dasarnya mereka juga membutuhkan forum itu ada, mengingat lokasi Sambas di perbatasan dengan banyak permasalahan yang membutuhkan respon cepat.

Menyusul tercapainya kesepakatan tersebut, Bakamla RI telah membuat konsep kepengurusan yang melibatkan Basarnas sintete, bea cukai, imigrasi PPN, Kodim Singkawang, bagian ops polres sambas, kejaksaan negeri, satwas sdkp, posda sambas, kesbangpol, kominfo, pos au, satpol pp, ksop, dll. Selaku penasehat adalah Kepala Bakamla RI dan Forkopimda Kab Sambas. Selaku ketua adalah Sekda Kab. Sambas, sekretaris yaitu Kadis PPKH dan Kepala SPKKL Sambas. Hal-hal lain atau adanya perubahan akan diacarakan pada kesempatan lain. Di akhir acara peserta yang hadir menandatangani berita acara pembentukan forum komunikasi keamanan keselamatan laut yang telah disepakati hari ini.

Acara rakor pembentukan forum koordinasi dihadiri pula oleh Kepala SPKKL Sambas Bakamla RI Arief Purwantono, S.E. dan perwakilan Kantor Pusat Bakamla RI di Jakarta yaitu Ahmad Firdaus, S.IP., M.Si, Ariana Listyawati, S.Pd., Tri Rah Astuti, S.E., dan Riyandi Yudha, S.Ip., M.Si(Han), serta diikuti oleh 34 peserta yang merupakan perwakilan berbagai instansi antara lain Basarnas, SROP Sintete, Polair, HNSI, Imigrasi, Bea Cukai, perwakilan Dandim 1202/Singkawang, Polres, Kesbangpol, Kominfo, Kejari Sambas, DKP, PPN Pemangkat, Satwas PSDKP Sambas.


Autentikasi :

Kasubbag Humas Bakamla RI, Mayor Marinir Mardiono 
Diberdayakan oleh Blogger.