Pelatihan Penanggulangan Bencana Bagi Wartawan

141wartawan cetak, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor, Pelatihan tanggap bencana tersebut, adalah upaya untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan para wartawan akan penanggulangan bencana.

TNI KUAT RAKYAT SEJAHTERA

DARI RAKYAT OLEH RAKYAT UNTUK RAKYAT

Presiden Jokowi Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

Instuksi Presiden untuk Tembak Ditempat Bandar Narkoba

Forum Wartawan Kebencanaan

141 Wartawan cetak,Online, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor

Pergelaran Seni Budaya BNN Kota Jakarta Timur

Sebagai Puncak Kegiatan BNN Kota Jakarta Timur, bertempat di halaman Kantor Walikota Jakarta Timur, digelar kegiatan Pergelaran Seni Budaya dan aneka lomba, ratusan pelajar dari berbagai SMA dan SMK se-Jakarta Timur hadir menyaksikan kegiatan serta meramaikan dengan menampilkan beberapa kesenian tradisional dan modern dalam panggung hiburan tersebut, bahkan yang lebih menarik, Walikota Jakarta Timur, HR Krisdianto turut menyumbangkan suaranya.

Dalam sambutannya Walikota Jaktim mengaku mendukung penuh upaya pencegahan dari BNNK Jakarta Timur, khususnya di kalangan pelajar, karena masalah Narkotika saat ini memang luar biasa, oleh sebab itu perlu adanya upaya bersama dan menyatu dengan masyarakat, harus ada keterpaduan semua unsure termasuk aparat dan masyarakat.


Jakarta Timur meskipun kasus narkoba juga masih tinggi, namun upaya pencegahan juga sudah cukup baik, dan Pergelaran Seni Budaya dan aneka lomba yang diikuti para pelajar ini juga sebagai bagian pencegahan bahaya narkoba, melalui pendekatan seni dan budaya, para pelajar daripada bermain yang tidak karuan, seperti tawuran atau trek-trekan motor, lebih baik berprestasi dan berseni, ini kreatif dan positif, sehingga akan bermanfaat pada diri sendiri dan masyarakat luas, sehingga kedepan akan muncul seniman maupun musisi kenamaan dari Jakarta Timur, oleh sebab itu Pemerintah Kota Jakarta Timur mengapresiasi kegiatan BNNK Jaktim ini, tegas HR Krisdianto.

Sementara dalam sambutannya, Kepala BNN Kota Jakarta Timur, Supardi, SH,MH menegaskan, bahwa Jakarta Timur juga menjadi salahsatu Tim Assesment terpadu dalam penanggulangan narkoba, dimana dalam tim ini terdiri dari Tim Medis, Psikolog maupun ahli Hukum, untuk melakukan penilaian terhadap seseorang yang tertangkap dalam penyalahgunaan Narkoba, kalau mereka terbukti sebagai penguna maka akan dilakukan rehabilitasi, tetapi kalau mereka adalah pengedar maka akan diproses secara hukum, dan jika ada saudara maupun tetangga yang mengkonsumsi narkoba, agar segera diajak untuk lapor diri ke BNNK Jakarta Timur, sehingga mereka bisa di sembuhkan melalui program rehabilitasi, paparnya.

Kasie Pencegahan BNNK Jaktim, Anton S Siagian SH, MH juga menambahkan bahwa Pergelaran Seni Budaya kali ini mengambil tema “Show Your Talent With Love And No Drugs”, dimana BNNK Jakarta Timur ingin mengajak para pelajar untuk menampilkan talenta atau bakat dibidang Seni Musik, Seni Tari dan Seni Karikatur.

Disamping itu dengan lomba Penyuluh Bahaya Narkoba, kita berharap para peserta disamping dapat menjaga diri dari penyalahgunaan Narkoba, juga bisa menjadi penyuluh di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal mereka, harapnya.

Ketua Tim Lomba yang juga Sekretaris GRANAT DPCK Kota Jakarta Timur Drs H Masdi Supriatik disela acara tersebut pada wartawan juga mengaku bangga dengan tingginya partisipasi para pelajar, dimana seluruh peserta berjumlah 150 pelajar, dan hari ini adalah peserta terbaik untuk mengikuti Final, dari paparan seluruh peserta cukup membanggakan, karena mereka mampu menjelaskan bahaya penyalahgunaan Narkoba, dan diharapkan mereka akan menjadi penyuluh narkoba di masyarakat, ungkapnya.

Rayakan Hari Guru dan HUT PGRI, Kasudin Dikmen Berikan Motivasi Para Guru

Kasudin Dikmen Jakarta Timur Drs. Budiana, MM, merayakan Hari Guru tahun 2014 di SMA Negeri 21 Jakarta. Perayaan Hari Guru diawali dengan melaksanakan upacara pengibaran bendera. Budiana bertindak sebagai Pembina upacara. Semua petugas upacara, pemimpin upacara, pengibar bendera, pembaca naskah UUD 1945, pembaca Ikrar Guru, paduan suara, semuanya  adalah para guru Guru.

Pada akhir kegiatan upacara dilaksanakan pemberian cindera mata oleh para siswa kepada para guru. Para siswa memberikan cindera mata kepada guru-guru pilihannya berupa handuk kecil dan pulpen.  Salah seorang siswa yang memberikan cindera mata, menjelaskan bahwa pemberian handuk kecil filosofinya handuk tersebut untuk mengelap keringat setelah para guru bekerja keras mengajar dan memajukan pendidikan. Sedangkan pemberian pulpen maknanya agar guru terus berkarya menuliskan gagasannya untuk memajukan pendidikan di sekolahnya.

Budiana menjelaskan bahwa pilihannya merayakan Hari Guru di sekolah karena ingin memberikan dukungan dan apresiasi kepada para guru dalam melaksanakan tugasnya mencerdaskan generasi muda sebagai calon pemimpin Indonesia di masa yang akan datang. Lebih lanjut Budiana menjelaskan bahwa selaku Kepala Suku Dinas ia juga menugaskan kepada seluruh para kepala sub bagian, kepala seksi tingkat Suku Dinas dan kepala seksi tingkat kecamatan menjadi pembina upacara di sekolah dan member apresiasi kepada guru di sekolah. 

Dengan penugasan para pejabat tersebut menjadi Pembina upacara untuk menunjukkan besarnya perhatian Sudin Dikmen Jakarta Timur terhadap profesi guru. Guru merupakan pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada jenjang pendidikan anak usia dini, dasar, dan menengah. Aktualitas fungsi guru sebagai tenaga profesional merupakan prasyarat untuk meningkatkan kualitas proses dan luaran pembelajaran.

Sebagai tenaga profesional, guru berperan dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Tujuan pendidikan nasional adalah untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggungjawab.

Kemajuan suatu bangsa tergantung dari besarnya perhatian dan upaya bangsa yang bersangkutan dalam mendidik generasi muda. Jika anak bangsa memperoleh kesempatan yang seluas-luasnya untuk mengembangkan bakat dan kecakapannya, mendalami pengetahuan, serta mengembangkan disiplin, watak, kepribadian dan keluhuran budinya, maka bisa dikatakan bangsa tersebut akan memiliki masa depan yang cerah. Oleh karena itu, berbagai upaya untuk meningkatkan profesionalitas guru, harkat dan martabat bagi bangsa yang sedang membangun mutlak diperlukan.

Sebagai penghormatan kepada guru, Pemerintah Republik Indonesia menetapkan tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional yang tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 yang dikuatkan oleh Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru, tanggal tersebut juga merupakan hari lahirnya Persatuan Guru Indonesia (PGRI). Dengan demikian peringatan HGN dilakukan bersamaan dengan HUT PGRI. 

Henri Yosodiningrat : BNN Harus Utamakan Pencegahan dan Pemberantasan Jaringan Narkoba

Badan Narkotika Nasional (BNN) telah mencanangkan tahun 2014 sebagai tahun penyelamatan bagi pengguna Narkoba dengan memprioritaskan upaya rahabilitasi para pengguna Narkoba, namun menurut Ketua Umum DPP Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT), Henri Yosodiningrat SH, BNN diharapkan lebih mengutamakan Pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap Narkoba daripada memprioritaskan rehabilitasi.

Anggota DPRRI Komisi III ini menilai, ibarat perahu yang bocor, BNN saat ini lebih mengutamakan menguras air di perahu daripada menutup kebocoran air yang masuk, sehingga permasalahan penyalahgunaan narkotika tiada henti-hentinya, dan penyelunduk narkoba ke Indonesia semakin besar,  bahkan dirinya pesimis tahun 2015 Indonesia bisa bebas dari Narkotika.

KRH Henri Yosodiningrat mendesak BNN untuk meningkatkan pengawasan di Bandara, Pelabuhan maupun daerah perbatasan Indonesia dengan Negara tetangga, bahkan BNN harus menempatkan disemua pelabuhan besar maupun kecil, seluruh container yang masuk ke Indonesia harus diperiksa dengan teliti, bisa saja Narkoba diselipkan pada produk impor atau bahkan pada mobil mewah dalam Kontainer,  anjing pelacak harus ditempatkan di pelabuhan maupun bandara, untuk mendeteksi setiap produk impor yang masuk ke Indonesia.

Dari laporan pengurus GRANAT di daerah, Narkoba juga sudah masuk lewat pelabuhan nelayan maupun jalan tikus perbatasan yang tidak terjaga dengan baik, ini semua harus di antisipasi dengan cepat, belum lagi para pengedar Narkoba justru dikendalikan dari dalam Rutan/Lapas, dirinya yakin saat ini ada persekongkolan oknum Lapas dengan Bandar Narkoba, karena untuk memberi makan saja diperiksa dengan ketat, tapi kenyataannya Narkoba bisa beredar di Lapas dan bahkan peredaran di luar lapas juga dikendalikan dari dalam Lapas,  Kementrian Hukum dan HAM seharusnya melakukan blank spot area di Lapas, sehingga tidak boleh ada komunikasi antara Napi dengan pihak luar, harapnya.

Politisi Partai PDI Perjuangan yang saat ini dipercaya partai, di Komisi II DPRRI ini, pada wartawan juga mengaku akan segera menemui Jaksa Agung HM Prasetyo dengan membawa data terpidana mati kasus Narkoba yang sudah berkekuatan hukum tetap atau inkrah, dan DPP GRANAT mendesak Jaksa Agung untuk segera melakukan eksekusi, dan meminta Presiden tidak mengeluarkan GRASI pada para Bandar Narkoba, tegas Pengacara Kondang ini

H Mandra dan H Syahrial Terima Penghargaan KOMBET AWARD 2014

KOMBET AWARD sebagai penghargaan tertinggi dari Yayasan Komedi Betawi pada Seniman maupun Tokoh Masyarakat yang telah berjasa dalam melestarikan dan mengembangkan seni budaya Betawi, pada tahun 2014 kali ini diberikan pada seniman Betawi H Mandra serta Tokoh Masyarakat yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan DKI dan saat ini menjadi anggota DPRD DKI, H Syahrial.

H Mandra adalah sosok seniman  Betawi yang turut membesarkan Komedi Betawi (Kombet), suatu kesenian Lenong Modern yang saat ini semakin digemari masyarakat, dan berkat jasa H Mandra saat ini Kesenian tradisional Komedi Betawi telah mampu melahirkan seniman dan Komedian Betawi yang sejajar dengan artis ibukota.

H Syahrial saat menjabat Kepala Dinas Kebudayaan DKI serta dua periode dipercaya masyarakat menjadi wakil rakyat di DPRD DKI, juga telah banyak berjasa dalam mendukung pergelaran kesenian Komedi Betawi, sebagai bentuk pengembangan dan pelestarian budaya Betawi, inilah yang menjadi pertimbangan Yayasan Komedi Betawi memberikan penghargaan Kombet Award, ungkap Syaiful Amri Sutradara yang juga Ketua Yayasan Kombet.

Tingkatkan Daya Jual, Dinas Koperasi dan UMKMP Gelar Promosi Mebel dan Furniture

Sebagaimana tugas Upt Pusat Promosi UKM Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan DKI Jakarta, bertempat di Pusat Promosi Industri Kayu & Mebel (PPIKM) Jalan Raya Jatinegara Kaum nomor 3 Kecamatan Pulogadung, Kota Jakarta Timur, menggelar kegiatan Promosi Produk Kayu, Mebel dan Furniture. Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Walikota Jaktim HR Krisdianto.

Dalam sambutannya, Walikota Jakarta Timur HR Krisdianto menegaskan, melalui pameran ini diharapkan mampu memotivasi pengrajin Mebel, karena Furniture saat ini masih digemari masyarakat bukan saja di Indonesia tetapi dunia, dimana banyak Eksportir maupun kolektor dari luar negeri berkunjung ke Indonesia seperti ke Jepara untuk membeli produk Furniture, bahkan nilai ekspor Indonesia dibidang Mebel dan Furniture semakin meningkat, oleh sebab itu dengan pameran di Pusat Promosi Industri Kayu dan Mebel ini dapat meningkatkan animo masyarakat berjunjung kemari, dan diharapkan Dinas Koperasi, UMKMP akan terus melakukan pembinaan para pengrajin Kayu dan Mebel, dan ditempat ini akan semakin dikenal sebagai pusat industri Kayu, Mebel, Furniture dan ukiran di Provinsi DKI Jakarta, harapnya
Sementara

Kepala Pusat Promosi UKM yang juga panitia acara, Ety Sartika dalam laporannya menjelaskan, bahwa kegiatan kali ini diikuti 46 pedagang mebel dan furniture serta didukung produk kerajinan lainya, melalui kegiatan Promosi seperti ini diharapkan kunjungan masyarakat akan semakin banyak, kita ingin memperkenalkan keberadaan Gedung, karena meskipun keberadaannya sudah cukup lama, namun masyarakat masih belum mengenalnya, dan memang disamping pembinaan pengrajin UKM juga perlu promosi kepada masyarakat luas, paparnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Koperasi Industri Kayu dan Mebel (KIKM) Jakarta, H Ade Firman juga menambahkan, bahwa kegiatan promosi adalah kegiatan rutin yang digelar KIKM bersama Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan DKI serta Dinas tekait, sebenarnya melalui Pusat Promosi Produk Kayu dan Mebel ini akan memudahkan masyarakat yang ingin membeli produk Mebel dan Furniture, karena disamping lahan parkir yang luas, juga terdapat 40 lebih pengrajin Kayu dan Mebel/Furniture yang menjual disini, yang pasti harganya juga lebih murah, karena pembeli langsung berhubungan dengan produsen/pengrajin mebel, paparnya.

Sudin Dikmen Jaktim Rayakan Hari Anak Nasional 2014

Sudin Dikmen Kota Administrasi Jakarta Timur menyelenggarakan perayaan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2014  di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka Wiladatika, Cibubur Jakarta Timur., Kamis (27/11), Perayaan HAN diikuti oleh sekitar  300 anak yang merupakan perwakilan dari PAUD se Jakarta Timur.  Perayaan HAN kali ini mengambil tema : "Dengan Hari Anak Nasional Kita Tingkatkan Kreatifitas dan Kemandirian". 

Dalam sambutan pembukaan, Kepala Sudin Dekmen Jaktim, Drs. Budiana, MM, mengatakan : " Perayaan HAN ini kita selenggarakan dalam rangka merangsang perkembangan anak dan meletakkan dasar-dasar ke arah perkembangan sikap, pengetahuan, keterampilan dan daya cipta dalam penyesuaian diri dengan lingkungan sesuai dengan efek bangun anak."  Lebih lanjut Budiana menjelaskan bahwa dalam abad 21, Kreatifitas dan kemandirian anak sangat menentukan  daya saing bangsa. Peran keluarga sangat penting dalam memberikan dukungan  terhadap tumbuh kembang anak.

Anak merupakan individu yang unik, maka setiap anak membutuhkan stimulasi pendidikan yang berbeda-beda. Pembelajaran pada anak dilakukan dengan cara menyenangkan. Melalui bermain anak-anak belajar tentang nilai agama, moral, sosial, budaya, bahasa, konsep-konsep matematika, sains, seni dan kreativitas.

Setiap tahun Sudin Dikmen Jakarta Timur merayakan Hari Anak Nasional (HAN) yang merupakan bagian dari Perayaan HAN di seluruh Indonesia. Peringatan HAN bermula dari sebuah gagasan untuk mewujudkan kesejahteraan anak. Di tingkat pusat HAN diperingati setiap tanggal 23 Juli sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984 pada tanggal 19 Juli 1984. Peringatan dan Perayaan HAN di berbagai daerah di Indoensia dilaksanakan berbeda- beda waktunya. 

Peringatan HAN sebagai momentum penting untuk menggugah kepedulian dan partisipasi seluruh bangsa Indonesia dalam menghormati, menghargai, dan menjamin hak-hak anak tanpa  diskriminatif, memberikan yang terbaik untuk anak, serta menjamin semaksimal mungkin kelangsungan hidup dan tumbuh kembangnya. Peringatan HAN juga untuk menggugah dan meningkatkan kesadaran anak akan hak, kewajiban, dan tanggung jawabnya kepada orang tua, masyarakat, serta kepada bangsa dan negara.

Hari Anak tidak hanya diperingati dan dirayakan di Indonesia. Hari anak juga diperingati dan dirayakan di berbagai negara. Hari Anak Internasional diperingati setiap tanggal 1 Juni. Sedangkan Hari Anak Universal diperingati setiap tanggal 20 November.

Kepala Seksi PNFI, Dra. Hj. Syamsiah selaku Ketua Panitia menjelaskan bahwa kegiatan HAN kali ini diisi dengan berbagai kegiatan lomba yang bersifat sederhana, khidmat, tertib, dan penuh makna, serta memberi kesan yang mendalam dan bermanfaat bagi anak sebagai generasi penerus bangsa.  Lomba yang diselenggarakan antara lain : Lomba menari, menyanyi, memindahkan air dengan spon, lari estafet putra, lari estafet putri, memindahkan. bola, memindahkan bendera, senam, memasang kancing baju, dan lomba makan kerupuk.  Kegiatan HAN kali ini  aangat semarak. Selain dihadiri  para Kepala PKBM, Ketua Himpaudi dan PKG Kota Administrasi Jaktim, ketu Himpaudi dan PKG Kecamatan, serta para penilik PNFI. Kota Administrasi Jakarta Timur juga dihadiri oleh para orang tua

BAZIS Jaktim Kembali Salurkan Santunan Pada Guru Ngaji, Guru Madrasah, Guru TPA dan Merbot

Disela kegiatan Peringatan 1 Muharam 1436 H/2014 M, bertempat di Ruang Serba Guna Blok C Kantor Walikota Jakarta Timur, Bazis Kota Administrasi Jakarta Timur kembali menyalurkan dana Zakat, Infaq dan Shadaqah (ZIS).

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Jakarta Timur Drs. H.R. Krisdianto, M.Si berkesempatan menyerahkan secara simbolis pada anak-anak yatim piatu, serta perwakilan dari lembaga keagamaan.

sambutannya, Walikota Jakarta Timur Drs. H.R. Krisdianto, M.Si menegaskan, bahwa penyerahan bantuan oleh BAZIS Jakarta Timur. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp 233.600.000,- ini sebagai pertanggungjawaban Bazis Jakarta Timur dalam menyalurkan beasiswa dengan tepat sasaran, dimana disamping bantuan pendidikan juga disalurkan pada kaum dhuafa, dan Bazis Jakarta Timur juga terus membantu tempat Ibadah (Masjid) sesuai kebutuhan untuk ranovasi, dan Bazis juga melakukan survey akan kelayanan penerima bantuan, tegasnya.

Sementara pada peserta Peringatan Tahun Baru Hijriyah, HR Krisdianto meminta pada jajarannya untuk terus meningkatkan pelayanan masyarakat, dengan cepat baik dan benar, serta tidak korupsi, salahsatu upaya yang sudah dilakukan adalah dengan pelayanan satu atap, paparnya.

Sementara ditempat yang sama, Kepala BAZIS Jakarta Timur Drs. Dwi Busara disela acara tersebut menjelaskan, bantuan yang diserahkan pihaknya merupakan rangkaian kegiatan program kerja BAZIS Jakarta Timur pada tahun 2014.   Bantuan disalurkan kepada 33 guru ngaji, 132 guru madrasah, 7 guru TPA, 97 merbot, 11 lembaga keagamaan dan 32 anak yatim.

“Untuk guru ngaji, guru madrasah, guru TPA dan merbot, masing-masing menerima bantuan sebesar Rp 500 ribu. Sementara untuk lembaga keagamaan jumlah totalnya Rp 89.500.000 dan anak yatim jumlah bantuan keseluruhan Rp 9.600.000,” katanya.
Diberdayakan oleh Blogger.