Pekan Museum Thamrin Gelar Aneka Kesenian Betawi

Alunan Musik Gambang Kromong dengan lagu-lagu Bens Benyamin, di areal Museum Thamrin jalan Kenari II Jakarta Pusat, telah mengundang perhatian masyarakat yang tinggal disekitar museum, mereka beramai-ramai menyaksikan aneka kesenian tradisional Betawi serta pameran produk unggulan masyarakat dalam bazar yang digelar dalam iven “Pekan Museum Thamrin”, mulai 10 November hingga 15 Noverber 2014.

Dalam sambutannya, Wakil Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, DR Tinia Budiarti  mengaku mendukung penuh upaya Museum Juang 45 dan Museum Thamrin dalam meningkatkan kecintaan pada tokoh-tokoh Pahlawan, apalagi banyak kegiatan lomba dan diskusi MH Thamrin yang diikuti oleh siswa-siswi, hal tersebut sebagai upaya menanamkan nilai kepahlawanan pada generasi penerus bangsa, serta dengan aneka pergelaran kesenian, juga diharapkan akan memberi kesempatan pada para seniman Betawi untuk mengapresiasikan karya seninya, sehingga makin dicintai masyarakat tegas Wakadisparbud DKI ini. 

Sementara dalam laporannya, Kepala Museum Juang 45 yang juga Kepala Museum Thamrin, H Imron S.Pd, MM disela acara tersebut menjelaskan, bahwa kegiatan ini yang juga bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, digelar serangkaian Pekan Museum Thamrin dengan beberapa Lomba, seperti Lomba Pidato, Lomba Berbusana Kebaya, Lomba Baca Puisi Perjuangan, lomba Gangsing serta pergelaran aneka kesenian Betawi, seperti Palang Pintu, Gambang Kromong, Ondel-ondel, Lenong serta kesenian lain.

Kalau dalam memperingati Hari Pahlawan saat ini masyarakat lebih banyak merayakan dengan Upacara Bendera,  namun di Museum Thamrin kali ini, lebih menekankan pada Kreativitas,  menurutnya banyak pejuang yang bekerja tanpa pamrih dan tidak pernah menyebut dirinya sebagai pahlawan, oleh sebab itu pada para pelajar dan mahasiswa hendaknya mengisi kemerdekaan yang sudah diperjuangkan oleh para pejuang ini, dengan karya-karya yang bermanfaat bagi masyarakat banyak, kalau saat menjadi Gubernur DKI, Jokowi melakukan blusukan dan kebijakan merehabilitasi kawasan kumuh, hal tersebut dahulu sudah dilakukan MH Thamrin, dengan memperjuangkan kesejahteraan rakyat melalui penataan kawasan kumuh, membangun penyediaan air bersih serta karya-karya yang lain, tegas Imron S.Pd,MM

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.