Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa II Over Kapasitas

Penghuni Panti Sosial Bina Laras  Harapan Sentosa II (PSBL-HS2) dibilangan Cipayung Jakarta Timur terus bertambah, hal tersebut disebabkan razia penyandang masalah kerawanan sosial diwilayah DKI Jakarta oleh Satuan Polisi Pamong Praja yang juga terus ditingkatkan, bahkan penambahan warga binaan dari  penyandang masalah kerawanan sosial, khususnya penyandang masalah kejiwaan (Psikotik), juga mengalami peningkatan, hingga 30% pertahun, hal tersebut mendorong jajaran Panti Sosial Bina Laras  Harapan Sentosa II Cipayung bekerja keras memberikan pelayanan yang baik pada warga binaan, hal tersebut diungkapkan Kepala Panti PSBL HS II Cipayung Jakarta Timur, Andy Muchdar saat ditemui di kantornya bebarapa hari lalu.

Lebih jauh Andy Muchdar  menjelaskan, bahwa penghuni PSBL HS II Cipayung saat ini jumlahnya mencapai 691 warga binaan, padahal idealnya 350 orang sebagaimana kapasitas panti, oleh sebab itu upaya-upaya dilakukan seperti merubah ruang ketrampilan dijadikan barak tempat tidur.

Kalau dari segi makanan tetap diberikan sesuai standar asupan, demikian juga pelayanan kesehatan, Rumah Sakit Duren Sawit memberikan perawatan rutin 2 kali seminggu, namun apabila ada yang sakit maka akan dirujuk ke RS Duren Sawit, sehingga semua bisa terpenuhi, pengelola panti terus berupaya melakukan pelayanan yang baik.

Diakuinya penghuni panti yang terus bertambah, sudah dilakukan upaya pemulangan pada mereka yang sudah sembuh ke keluarga, hanya saja banyak keluarga yang tidak mau menerima kembali warga binaan yang pernah menderita Psikotik tersebut, bahkan penghuni panti ada yang sudah 4 tahun tinggal disini, dan kita tidak akan lepas meskipun mereka sembuh, karena kalau tidak memiliki tempat tinggal yang jelas, bisa menimbulkan masalah kerawanan sosial di Jakarta, ungkapnnya tegas.

Upaya lain yang dilakukan Panti Sosial Bina Laras  Harapan Sentosa II Cipayung ini adalah bekerjasama dengan dunia usaha untuk meningkatkan ketrampilan warga binaan untuk mandiri, dan ada juga pengusaha yang bekerjasama memberikan kesempatan pada warga binaan yang sudah baik, untuk bekerja berkebun di perkebunan mereka di Bogor, dan apabila sudah ada hasilnya maka hasilnya bisa dinikmati warga binaan, terobosan terus dilakukan agar warga binaan bisa kembali ke masyarakat dengan baik.

Saat disingguna akan kondisi panti, Andy Muchdar  mengaku perlunya ranovasi total bangunan panti, karena Panti Sosial Bina Laras  Harapan Sentosa II Cipayung ini dibangun tahun 80an, sehingga stuktur bangunan sudah tidak kuat lagi, demikian juga kapasitas seharusnya direnovasi dengan standar kelayakan, baik fasilitas tempat tidur, ruang kesehatan, ruang makan, dapur maupun ruang ketrampilan, sehingga upaya pemulihan penderita Psikotik dapat maksimal, harapnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.