Sudin Dikmen Jaktim Terapkan Media Animasi untuk pembelajaran SMA dan SMK

Untuk membekali siswa dalam penguasaan keterampilan digital, tahun 2015 Sudin Dikmen Jakarta Timur akan menerapkan media pembelajaran animasi untuk SMA dan SMK di Jakarta Timur. Sejalan dengan pelaksanaan kurikulum 2013 yang mengedepankan pembentukan keterampilan siswa melalui pengalaman belajar, Sudin Dikmen Jakarta Timur akan menerapkan media animasi untuk pembelajaran pada semua mata pelajaran di SMA maupun SMK. Upaya tersebut diawali dengan pelatihan pembuatan animasi bagi 50 orang Guru. Pelatihan ini dilakukan bekerjasama dengan Oracle Education Foundation (OEF). Demikian diungkapkan oleh Kasudin Dikmen Jakarta Timur, Budiana, di SMK 46 Jakarta Timur, Kamis (16/10).

Lebih lanjut Budiana menjelaskan bahwa pelatihan tersebut pada dasarnya berbasis pemrograman. Pelatihan ini ada 3 program yaitu : program Alice, Basic Programming, dan Java Fundamental. Bahasa pemrograman itu sulit, tetapi dengan program Alice yang disiapkan oleh OEF, maka programming menjadi lebih mudah dirasakan oleh para guru. . Selanjutnya nanti para guru yang mengikuti pelatihan diminta menerapkan dalam pembelajaran pada masing-masing mata pelajaran yang diampunya dan melatihkan kepada para siswa agar siswa juga bisa membuat animasi tersebut. Dalam pelaksanaan kurikulum 2013, para siswa dilatih dan dibiasakan untuk presentasi, maka dalam presentasi itu siswa diminta menampilkan presentasinya dengan gambar dan animasi. Kalau sekarang kebanyakan tulisan maka nanti lebih banyak ilustrasi, gambar dan animasi.

Pelatihan itu sendiri merupakan tindak lanjut dari kerjasama antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan PT. Oracle Indonesia dengan nama Program Oracle Academy. Sebanyak 50 peserta yang mengikuti program Oracle Academy di bidang Ilmu Teknologi (IT) yang berlangsung di SMK Negeri 46 Jakarta, pada tahap ini berasal dari guru SMK. pelatihan dibagi dalam dua sesi yakni sesi pertama 25 peserta berlangsung selama dua hari tanggal 15-17 Oktober 2014 sedangkan sesi kedua tanggal 22-24 Oktober 2014.

Untuk kali ini para peserta berasal dari guru SMK Negeri dan Swasta di wilayah Jakarta Timur. Selanjutnya nanti akan merambah ke SMA. Pelatihan ini merupakan bagian dari peran serta anggung jawab sosial PT. Oracle Indonesia atau Corporate Social Responsibilit (CSR). Dengan adanya program ini diharapkan dapat menyiapkan para siswa membangun fondasi yang kuat dalam penguasaan teknologi informasi dan komunikasi. Kalau para siswa sudah menguasai program Java untuk pemrograman maka bisa mengikuti ujian dan akan mendapatkan sertifikat yang diakui oleh perusahaan-perusahaan IT.

Kepada para peserta pelatihan, Budiana menyampaikan bahwa program ini sudah dilirik namun baru sekarang dapat dilaksanakan. Lebih lanjut Budiana berpesan agar para Guru menguasai materi, sehingga dapat di shere ke yang lain sehingga terbangun kebiasaan kratfi dan inovatif. Karena kreatif dan inovatif menjadi kunci keberhasilan kita. Ia berharap, untuk kedepannya supaya diadakan lomba kepada siswa-siswi dalam pembuatan animasi demi meningkatkan kreatif mereka.

Budiana menambahkan, kedepannya menjadi dunia kerja dan peserta yang mengikuti program ini bisa menjadi pelatih di tahun-tahun yang akan datang. Penguasaan keterampilan animasi bisa menjadi pemicu berkembangnya industri kreatif seperti yang saat ini berkembang pesat di berbagai negara.

Salah seorang pesrta yang mengikuti program Oracle Academiy, Adel B, mengatakan, sangat mendukung dan senang mengikuti program mendasar. Kedepannya lebih meningkat lagi karena sertifikatnya sudah terkenal dan diakui secara internasional. Ia berharap pelatihan seperti dapat terus ditingkatkan.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.