AKIJT Tingkatkan Daya Saing Industri

Dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean yang mulai berlaku 2015, merupakan tantangan bagi dunia industri di Indonesia, disamping persaingan yang kuat, tetapi juga menjadi ajang pasar bebas Asean untuk dapat memasarkan produknya ke 10 Negara anggota Asia Tenggara, oleh sebab itu untuk membantu dunia usaha diwilayah Kota Administrasi Jakarta Timur, Sudin Perindustrian dan Energi Kota Jaktim menggelar Ajang Kreasi Industri Jakarta Timur (AKIJT).

Disela acara tersebut, Dra Tuty Kurniati M.Si Kasudin Perindustrian dan Energi Kota Administrasi Jakarta Timur pada wartawan menjelaskan, bahwa Ajang Kreasi Industri Jakarta Timur ini merupakan upaya peningkatan daya saing Industri melalui Kreatifitas Proses Bisnis, yang digelar di halaman Kantor Walikota Jakarta Timur, dengan diikuti oleh 30 peserta yang menampilkan produk unggulan industri kreatif masing-masing peserta.

Para peserta diantaranya menampilkan produk industry mebel, Handy Craft, Fashion, Kuliner hingga Batu aji, dan produk lain, dalam mendukung AKIJT tersebut juga diramaikan dengan pergelaran kesenian Budaya Betawi dari Sudin Kebudayaan Jaktim, Musikalisasi Puisi, Parade Taklshow, Lomba Body painting serta demo produk kreasi industri para peserta.

Tuty Kurniati juga menegaskan, bahwa dengan demo produk kreasi tersebut, maka masyarakat bisa memahami cara membuatnya. Selama ini orang membeli topeng 3 dimensi hanya membayar dan menggunakan namun tidak tau cara membuatnya, demikian juga minuman bir Pletok, Batu Aji serta produk lainnya, oleh sebab itu ajang ini masyarakat akan memahami proses pembuatannya. Papar Tuti Kurniati.

Sementara Walikota Jakarta Timur, HR Krisdianto seusai meninjau stan AKIJT juga berharap iven ini akan menjadi ajang rutin tahunan dengan jumlah peserta lebih banyak lagi, sehingga industri kreatif semakin dikenal masyarakan dan mampu meningkatkan nilai jual produk yang dibuatnya, serta berdampak positif bagi peningkatan ekonomi masyarakat.

Menurut Walikota pada kegiatan ini diundang para pengrajin industri kreatif yang ada di Jakarta Timur, mereka tidak hanya memamerkan hasil karyanya, namun juga mempertontonkan kepada masyarakat proses pembuatan produk karya mereka. “banyak barang-barang yang tidak terpakai namun diolah sedemikian rupa dapat menjadi suatu produk yang menarik dan sangat bermanfaat. Inilah yang namanya industri kreatif,” katanya.

Penjualan produk hasil industri kreatif juga tidak hanya lokal, namun juga sampai di ekspor ke luar negari. Tidak hanya berbentuk barang, hasil industri kratif juga berupa tarian, musik dan sebagainya. “Ekonomi kreatif itu, hasil ekonomi yang tidak mengambil dari sumber daya alam sehingga tidak habis-habis. Kratifitas itu tidak habis-habis dan inilah yang sedang digalakkan oleh pemerintah,” Dirinya berharap, bangsa Indonesia tidak ketinggalan dari luar negeri di bidang industri ekonomi kreatif. “Saya harapkan kegiatan ini dapat memacu para pelaku industri ekonomi kreatif di Jakarta Timur, sehingga usaha mereka dapat terus berkembang. Selain itu akan pula bermunculan pelaku-pelaku industri ekonomi yang baru lewat kegiatan seperti ini,” ujar HR Krisdianto.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.