Siswa-siswi se Indonesia kirim SURAT TERBUKA Untuk Presiden

Beredar broadcast curhat atas nama siswa-siswi se Indonesia yang merasa keberatan dengan Kurikulum 2013 yang mulai diberlakukan secara nasional oleh Kemendiknas.

Kebijakan penambahan hari masuk sekolah bahkan dianggap tidak bijak karena akan dirasa angat memberatkan siswa. Dan libur atau istirahat 1 hari dianggap tidak akan memberi kesempatan anak untuk mengembalikan kebugaran otak maupun fisiknya.

Berikut petikannya Surat Terbuka yang diterima redaksi  :


SURAT TERBUKA UNTUK PAK SBY DARI KAMI SISWA SISWI SE-INDONESIA

Kpd Yth Bapak Presiden SBY yang kami cintai.

Bapak Presiden, Kami capek pak Dengan kurikulum 2013 yang memaksa kami untuk menguasai hampir 18 pelajaran. Kami butuh tidur, refreshing otak, kami bukan robot kami manusia pak, kami makan nasi bukan makan besi.

Tolong kami pak. Masuk jam 06.30. Kami harus bangun lebih pagi dari orang kantoran pak. Belum lagi macet yang mengelilingi kami.

Kenapa kita harus menguasai seluruh mata pelajaran yang bukan minat kita pak? Pembelajaran di negri ini sangat aneh, tidak mendidik apa yang anak bakati, malah di suruh mati-matian untuk menguasai materi yang kadang bikin kita bosen.

Pak, kami itu manusia pak, bukan tikus Percobaan. Kami itu ingin mengejar cita-cita dengan bakat kita pak, bukan mengejar nilai yang semua pelajaran nya harus di atas kkm.

Tolong katakan pada Menteri Pendidikan pak. Kami bukan robot !!

Udah UN 20 paket. Kurikulum 2013 kurang fasilitas. Masuk pukul 06.30 pulang pukul 15.30 . Exclude les dan ngerjain PR. Sekarang MAU SABTU juga MASUK SEKOLAH?

Pak.. Bu.. Kami PELAJAR hanyalah manusia!! Bukan ROBOT yg bisa berfungsi 24 jam nonstop!! Gak semua anak kapasitas belajarnya sama!! Gak semua anak kapasitas otaknya sama!! Lelah fisik? IYA!! Capek batin? IYA!!


Semoga Surat Terbuka tersebut direspon positif oleh para pemangku kepentingan demi kemajuan dunia pendidikan nasional.



0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.