H Rustam Effendi Minta Ulama dan Tokoh Masyarakat Bantu Program Pemda

Program Pemerintah akan berjalan dengan baik, apabila dalam mensosialisasikan didukung oleh Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, untuk itu dalam mengisi kegiatan peringatan Hari Raya Idul Fitri 1435 H, Plt Wali Kota Jakarta Pusat, H Rustam Effendi disela kesibukannya sebagai Walikota Jakarta Pusat, melakukan kegaitan Silaturahmi serta Halal Bihalal ke Ulama dan Tokoh Masyarakat di wilayah Jakarta Pusat, salahsatunya yang dikunjungi adalah kediaman Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Jakarta Pusat KH AD Kusumah, dibilangan RW.06 Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakpus. dalam kunjungannya tersebut juga hadir Camat Johar Baru, Masroni serta jajaran pejabat Pemkot Jakpus dan seluruh Lurah di wilayah Johar Baru.

Disela acara tersebut, Plt Wali Kota Jakarta Pusat, H Rustam Effendi mengaku ingin mengajak Ulama dan Tokoh Masyarakat untuk dapat membantu tugas Pemerintah, khususnya dalam membina Masyarakat Ibukota Jakarta, apalagi Ulama adalah Pemimpin non formal yang suara maupun tindakannya menjadi tauladan di masyarakat, kita berharap agar Ulama turut membantu menekan ketegangan di masyarakat, serta menciptakan situasi dan kondisi Jakarta yang tetap tenang, nyaman dan damai. Ulama serta Tokoh Masyarakat diharapkan dapat memberikan pencerahan pada masyarakat, harapnya.

Saat disinggung banyaknya masyarakat luar Jakarta yang masuk ke Ibukota, H Rustam Effendi mengaku tidak masalah, asalkan para pendatang baru memiliki ketrampilan yang cukup, serta tingkat pendidikan yang memadai serta ada jaminan tempat tinggal, kalau mereka akan melanjutkan belajar di Jakarta silahkan, yang pasti mereka tidak akan menggelandang atau tinggal di kolong jembatan, Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil hanya ingin menertipkan administrasi kependudukan, kalau akan ada operasi kependudukan, hanyalah ingin menertibkan agar mereka bisa tertib administrasi kependudukan, jadi kita tidak melarang orang ke Jakarta, karena Jakarta bukan kota tertutup, tegasnya.

Upaya lain yang dilakukan Pemerintah Kota Jakarta Pusat adalah penertiban pedagang yang berjualan di jalan serta trotoar, karena hal tersebut bukan saja mengganggu ketertipan, tetapi juga mengganggu masyarakat pengguna jalan, jadi Pemerintah bukan memusuhi pedagang, tetapi ingin menertibkan sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Daerah tentang Ketertiban Umum, dan kita juga melakukan pembinaan pada para pedagang melalui pemindahan berdagang ke Lokasi Binaan (Lokbin) serta pasar-pasar yang ada, oleh sebab itu kita mengajak para Ulama dan Tokoh Masyarakat untuk bisa mendukung program Pemda yang ada, ungkap H Rustam Effendi.

Hal senada juga diungkapkan Camat Johar Baru, Masroni. bahwa Halal Bihalal meningkatkan tali   Silaturahmi saat Idul Fitri merupakan tradisi yang baik, bahwa selama ini seluruh jajaran Kecamatan Johar Baru juga terus membangun hubungan kerjasama dengan tokoh masyarakat dan Tokoh Agama, karena untuk membangun Jakarta Baru, peran Ulama sangat dibutuhkan, karena Ulama ibarat obor yang akan memberikan terang di masyarakat, ungkapnya.

Sementara sebagai tuan rumah, KH. AD Kusumah saat ditemui wartawan disela kunjungan Walikota Jakpus tersebut, mengaku bersyukur atas kunjungan Walikota dan seluruh jajarannya ini, sehingga kedepan kerjasama antara Umaro (Pemerintahan) dan Ulama dapat semakin ditingkatkan, dimana salah satu kunci dalam membangun masyarakat dan bangsa yaitu umaro  dan ulama itu harus bersatu, Umaro kalau ditunjang Ulama, maka pembangunan masyarakat akan kuat. Sebaliknya, jika hubungan antara Umaro dengan Ulama jauh atau renggang, maka semua program pemerintah tidak akan berjalan sebagaimana yang diharapkan bersama, bahkan akan sia-sia, oleh sebab itu kita berharap kerjasama DMI bersama Pemerintah  Kota Administrasi Jakarta Pusat dapat terus terbangun, apalagi dengan silaturahmi maka kita akan di panjangkan umur serta banyak rezeki, ungkapnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.