DR Arie Budiman : Jokowi Adalah Budayawan, Pengembangan Pariwisata dan Budaya Akan Lebih Baik

Silaturahmi merupakan upaya kebersamaan dan ibadah yang sangat mulia, karena Silaturahmi dapat menyempurnakan rasa cinta dan interaksi sosial antar umat manusia, yang menandakan tingginya akhal seorang manusia, demikian juga Halal Bihalal di hari raya Idul Fitri ini sebagai bentuk saling menguatkan serta saling mengasihi, agar kita bisa saling mengasihi, saling tolong menolong, saling menguatkan dalam kebenaran maupun keimanan, dengan Silaturahmi diharapkan akan memberikan kemudahan dalam tugas yang akan kita lakukan,  oleh sebab itu melalui Halal Bihalal ini kita juga berharap etos kerja di jajaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta juga semakin baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, hal tersebut merupakan pesan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, DR H Arie Budiman, dalam sambutannya pada kegiatan Halal Bihalal Disparbud di Gedung Nyai Ageng Serang, Kuningan Jakarta beberapa waktu lalu.

Saat disinggung para wartawan, akan pasca Keputusan KPU yang menetapkan Jokowi – JK sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2014 – 2019 yang berdampak pada peningkatan Kepariwisataan Indonesia, Dr Arie Budiman mengaku optimis, akan ada peningkatan kunjungan pariwisata ke Indonesia, oleh Turis Asing maupun wisatawan domestik, karena sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI yang selama ini mendampingi Gubernur Jokowi, melihat bahwa sosok Ir. H Joko Widodo juga adalah sosok Budayawan yang memiliki wawasan luas akan Budaya Indonesia,

Selama memimpin Ibukota Jakarta H Jokowi banyak memberikan prioritas terhadap pengembangan kebudayaan dan kepariwisataan Ibukota, jadi apa yang beliau ungkapkan di Jakarta akan bisa direalisasikan secara nasional, sehingga nantinya berbagai Festival Seni Budaya pasti akan semakin marak dan bersifat nasional, sehingga dapat berdampak positif bagi peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara maupun domestik, ke Indonesia khususnya ke Jakarta, papar Dr Arie Budiman

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.