Laskar Merah Putih Dukung KPU, Siap Amankan Pengumuman Pilpres 22 Juli

“Koalisi Pilpres Bersih” sebagai gabungan beberapa organisasi massa yang siap mengawal hasil Pemilihan Presiden 9 Juli lalu, beramai-ramai mendatangi Kantor KPU Pusat, mereka juga mengaku siap membantu petugas keamanan untuk mengamankan areal KPU saat mengumumkan hasil penghitungan suara nasional, Pilpres yang akan dilakukan pada 22 Juli mendatang, serta meminta KPU Pusat untuk benar-benar netral dan tanpa ada tekanan dari pihak lain, saat mengumumkan hasil Pilpres tersebut.

Orator  demo “Koalisi Pilpres Bersih”,  Luky.  Menjelaskan, bahwa KPU tidak boleh dipengaruhi oleh hasil Quick Count (penghitungan cepat) yang dilakukan oleh beberapa lembaga survei, KPU harus tetap metral dan tanpa intervensi pihak luar, KPU harus berani melawan segala bentuk tekanan termasuk para elit politik, KPU harus tetap menjaga moralitas, integritas dan profesionalitas sebagai lembaga Negara yang menerima mandat dari rakyat untuk melaksanakan pemilu yang bersih dari politik uang dan politik intimidasi, pintanya.

Sementara disela Demo Damai di halaman KPU Pusat tersebut, Ketua Umum LMP, H Adek E Manurung SH, juga menegaskan, bahwa Laskar Merah Putih akan terus memberikan dorongan dan dukungan pada KPU untuk mengumumkan hasil Pilpres tersebut secara jujur dan adil dan tanpa ada intimidasi maupun desakan dari pihak manapun.

"Saya ingin menegaskan, KPU memiliki tanggung jawab penuh dan kewajiban untuk secara sistematis mengumpulkan dan memverifikasi penghitungan suara sesuai dengan undang-undang pemilu nasional. KPU harus dapat melakukan tugas ini bebas dari prasangka atau pengaruh dan sesuai dengan aturan hukum,"  tegas  Ketua Umum LMP, H Adek E Manurung SH saat melakukan demo damai di Kantor KPU Pusat.

Lebih jauh H Adek menegaskan, pihaknya menuntut KPU bersikap netral dalam penyelenggaraan pemilihan presiden (Pilpres) yang sudah dilaksanakan 9 Juli serta dalam penghitungan hasil Pilpres ini, Kami ingin nanti pada waktu pengumuman hasil Pilpres, semua berjalan lancar, KPU tidak mendapat intimidasi dari pihak manapun, ujarnya.

KPU harus bersikap adil dalam menjadi panitia, pasalnya apabila tidak dilakukan, akan membuat bangsa ini kacau dan terjadi konflik horizontal. "KPU harus adil, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kami kesini hanya ingin menegaskan KPU untuk tetap berada di tengah tengah," ungkap H Adek E Manurung SH dengan tegas.

Dalam orasinya H Adek E Manurung SH juga mengaku akan mengerahkan sepuluh ribu anggota Laskar Merah Putih untuk mengamankan pengumuman hasil Pilpres 22 juli mendatang, kita akan membantu pihak Kepolisian RI agar jalannya pengumuman hasil Pilpres berjalan dengan aman, kita akan bantu KPU, dan seluruh Markas Daerah serta Markas Cabang diseluruh Indonesia siap mengamankan daerah masing-masing, pasca pengumuman hasil Pilpres 2014 ini, jangan sampai bangsa ini terpecah-belah, dan sebagai Ketua Umum Laskar Merah Putih menghimbau pada seluruh rakyat Indonesia untuk tetap tenang dan menjaga Persatuan dan Kesatuan, mari kita hormati putusan KPU pada 22 Juli, hingga proses berikutnya. Ungkapnya tegas.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.