SMKN 22 Jakarta Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Mandiri

Sebagaimana program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yang kini memprioritaskan pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk membentuk dan menyiapkan lulusan yang siap kerja dan mandiri, serta didukung kurikulum 2013 yang tahun ajaran 2014 – 2015 harus sudah digunakan dalam mendidik dan mengajar siswa-siswi, SMK Negeri 22 Jakarta terus membangun sistem pembelajaran yang semakin baik dan sesuai kebutuhan pasar kerja di Perusahaan-perusahaan.

Menurut Kepala SMKN 22 Jakarta, Drs. Prihatin Gendra Priyadi, MPd, bahwa proses pembelajaran di  SMKN 22 Jakarta sudah cukup bagus, hal tersebut dibuktikan dengan nilai setiap kelulusan siswa yang tinggi, demikian juga disetiap lomba bidang studi, siswa-siswi SMKN 22 Jakarta selalu memperoleh juara, hal tersebut membuktikan proses belajar mengajar telah sesuai dengan program pendidikan yang diatur dalam kurikulum yang ada.

Sebagaimana tuntutan era globalisasi, seluruh siswa memperoleh tambahan pendidikan Komputer dan Teknologi Informatika;  dan SMKN 22 Jakarta memiliki Guru yang memang benar-benar ahli dibidang IT, sehingga lulusan tidak buta internet maupun teknologi informatika, demikian juga bidang studi bahasa Inggris telah menyiapkan lulusan yang menguasai bahasa internasiontal yaitu bahasa Inggris, dan untuk mendukung dalam persaingan global pada pasar bebas Asean 2015, kini SMKN 22 Jakarta akan menambahkan pelajaran Bahasa Jepang, sehingga saat mereka lulus nanti sudah menguasai bahasa Inggris dan bahasa Jepang, tegas Gendra.

Upaya lain untuk menyiapkan lulusan siap kerja, pihak sekolah juga terus mendorong anak didik untuk mengikuti program Praktek Kerja Lapangan (PKL) yang disesuaikan dengan minat siswa sesuai jurusan masing-masing, hal tersebut juga sebagai pembelajaran program belajar-mengajar, kita akan evaluasi dalam kegiatan PKL tersebut apakah sudah sesuai dengan tuntutan dunia industri.

Disamping itu ada juga program Magang Kerja di Perusahaan-perusahaan, SMKN 22 Jakarta juga membangun jaringan dengan mitra kerja dalam penempatan magang anak didik, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta juga telah melakukan MOU dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dalam penempatan Magang Kerja ke Luar negeri, hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi, sampai sejauhmana lulusan kita mampu bersaing dengan tenaga kerja asing, paparnya.

Peran alumni dalam membantu yuniornya juga cukup tinggi, dimana setiap ada lowongan kerja ditempat mereka bekerja selalu menginformasikan pada pihak sekolah melalui website SMAKN 22 Jakarta yang juga menyediakan informasi lowongan kerja, dan banyak juga perusahaan yang tertarik untuk meminta lulusan SMKN 22 Jakarta agar bersedia bekerja di perusahaanya.

Sebagai sekolah kejuruan dibidang ilmu ekonomi dan bisnis, SMKN 22 Jakarta juga menyiapkan lulusan untuk mandiri berwirausaha, dimana mata pelajaran Kewirausahaan juga di dukung dengan Bisnis Center maupun praktek usaha, saat ini SMKN 22 Jakarta telah bekerjasama dengan salahsatu Perusahaan yang menghasilkan produk, dan siswa-siswi setelah di training, dituntut untuk mampu membuat produk serta memasarkannya sendiri, dimana produk siswa-siswi harus di uji coba di pasar, hal tersebut mendorong siswa-siswi untuk bisa memproduksi, melakukan uji coba, memasarkan serta melakukan evaluasi, apa kekurangan dan kelebihannya, termasuk mengevaluasi harga, desain dan kemasan, sehingga diharapkan mereka benar-benar bisa mandiri serta mengetahui akan resiko yang mungkin timbul, papar Prihatin Gendra Priyadi, MPd.


0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.