Dinsos dan Dinkes DKI Siapkan Panti PSBL HS2 Tangani Caleg Stress

Data Kementerian Kesehatan menyebut, pada Pemilu 2009 lalu ada 7.736 calon anggota legislatif yang stres karena gagal menjadi anggota dewan. Rinciannya caleg untuk DPR RI sebanyak 49 orang, DPRD I sebanyak 496 orang, caleg DPD sebanyak 4 orang, dan caleg DPRD II sebanyak 6.827. Fenomena caleg stres pasca pemungutan suara kembali terjadi pada pemilihan umum 9 April 2014 ini.

Menurut analisa, sistem pemilihan umum tahun ini memicu terjadinya persaingan tidak sehat di antara para caleg. Sistem suara terbanyak memaksa mereka mengeluarkan dana jor-joran selama masa kampanye. Wal hasil ketika gagal terpilih, peluang para politisi itu mengalami gangguan kejiwaan cukup tinggi, karena taksedikit dari caleg yang menyiapkan uang untuk pencalegkannya dengan uang pinjaman yang harus dipulangkan, oleh sebab itu untuk mengantisipasi terdapatnya Caleg Stress di DKI Jakarta dan sekitarnya, Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta bersama Dinas Kesehatan, menyiapkan fasilitas untuk pengotaban dan pemulihan bagi mereka yang mengalami depresi berat akibat proses Pemilu 2014 ini, salahsatunya adalah Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 2, dibilangan Cipayung Jakarta Timur.

Saat wartawan Progresif mencoba mendatangi Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 2 (PSBL HS 2) tersebut, memang di Panti Sosial milik Pemda DKI tersebut  belum terlihat pasien dari Caleg, yang ada adalah penderita gangguan kejiwaan hasil rasia di jalan-jalan serta binaan korban NARKOBA.

Kepala Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 2, Andi Muchdar mengaku, telah mendapat instuksi dari pimpinan untuk mengantisipasi manakala ada caleg yang ingin berobat di PSBL HS 2 ini, diakuinya, saat ini pihaknya memberikan pelayanan sama pada seluruh warga Jakarta, tetapi manakala ada pasien khusus dan dari kalangan tertentu, pihaknya siap memberikan sarana dan fasilitas penyembuhan mereka yang mengalami gangguan kejiwaan.

Untuk tenaga medis di PSBL HS2 saat ini adalah 2 dokter jiwa, 2 dokter umum, 1 psikiater serta beberapa perawat yang siap memberikan pelayanan bagi caleg yang mengalami stress atau depresi, mereka bisa datang kapan saja, untuk melakukan konsultasi kejiwaan, Bagi pihak keluarga juga bisa membawa caleg yang stress, karena kalau tidak segera ditangani, orang yang sedang stress bisa mengalami depresi berat, hingga gangguna kejiwaan lainnya, oleh sebab itu sebaiknya bagi yang terkena stress agar segera dilakukan upaya penangangan secara dini.

Beberapa metode penyembuhan bagi penderita depresi berat, baik melalui terapi maupun penanganan medis hingga pembinaan mental keagamaan, semua dilihat dari tingkat penyakit yang mereka derita,yang pasti penanganan dini lebih baik daripada nantinya merembat ke kejiwaan lain, dan tenaga dokter jiwa, psikiater maupun ahli terapi siap membantu mereka, tegas Andi Muchdar.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.