Pelatihan Penanggulangan Bencana Bagi Wartawan

141wartawan cetak, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor, Pelatihan tanggap bencana tersebut, adalah upaya untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan para wartawan akan penanggulangan bencana.

TNI KUAT RAKYAT SEJAHTERA

DARI RAKYAT OLEH RAKYAT UNTUK RAKYAT

Presiden Jokowi Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

Instuksi Presiden untuk Tembak Ditempat Bandar Narkoba

Forum Wartawan Kebencanaan

141 Wartawan cetak,Online, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor

STIE ADHY NIAGA

Sidang Senat Terbuka STIE ADHY NIAGA dalam rangka melepas Wisudawan ditahun 2014 kali ini, diikuti oleh Wisudawan program Sarjana Ekonomi (S1) maupun Dimploma III, taksedikit dari mereka adalah dari program Beasiswa yang diberikan Yayasan maupun beberapa Perusahaan yang telah bekerjasama dengan STIE ADHY NIAGA, pada putra-putri terbaik bangsa untuk meraih cita-citanya,

 Menurut Ketua Yayasan H. Adhy Firdaus, M.Sc bahwa para wisudawan telah menyelesaikan keahliannya dibidang Ekonomi, Akutansi, Perpajakan dan Manajemen, sehingga diharapkan setelah mereka menyelesaikan tugas Akademik di STIE ADHY NIAGA, dapat kembali mengabdikan diri ketengah masyarakat.

Sebagai ketua yayasan pihanya terus menyiapkan sarana akademik untuk menghadapi globalisasi, dimana STIE ADHY NIAGA telah menerapkan pendidikan berbasis kebutuhan, serta kewirausahaan, dimana pihaknya terus menjalin kerjasama dengan para pengusaha dan dunia industry, apalagi para alumni juga telah banyak mengisi posisi penting di beberapa perusahaan khususnya di Bekasi, sehingga mereka dapat berkontribusi dalam menyiapkan tenaga kerja sesuai kebutuhan pasar kerja industri.

STIE ADHY NIAGA juga telah banyak melakukan kerjasama/MOU dengan dunia industri, demikian juga dalam memenuhi tuntutan kompetensi dosen dan perguruan tinggi, dimana seluruh dosen di STIE ADHY NIAGA sudah menyelesasikan S2, dan taksedikit yang S3 maupun Proffesor, serta sesuai kompetensi dosen, dan seluruh dosen juga turut membantu dalam menjalin kerjasama dengan dunia usaha. STIE Adhy Niaga bertekad untuk selalu mampu menjaga keberadaannya dan berkembang secara berkesinambungan dalam proses keseimbangan yang dinamik, kreatif, inovatif dan futuristik, sehingga mampu malakukan upaya untuk memperbaharui diri dan lingkungannya serta secara konsisten dan terus-menerus berorientasi kepada peningkatan mutu dalam konteks kesejagadan yang amat dinamik. Lembaga ini dikembangkan dengan semangat kewirausahaan sebagai Sekolah Tinggi yang religius, modern, efisien dan mampu bersaing dan bekerjasama dalam tatanan global., tegas H Adhy Firdaus.

Milad ke 3 Tahun, Front Betawi Bersatu Gelar Tablig Akbar dan Santunan Yatim

Bertempat di Markas Front Betawi Bersatu dibilangan Cipinang Jakarta Timur, dalam memperingati hari jadinya ke 3 tahun (Milad) Front Betawi Bersatu menggelar Tablig Akbar bersama Majelis Nurul Musthofa, bersama Al Habib Abdullah Bin Ja’far Assegaf, hadir juga dalam kegiatan tersebut Walikota Jakarta Timur HR Krisdianto mewakili Gubernur DKI Jokowi, serta hadir juga Dandim 0505 Jakarta Timur, serta perwakilan dari Polres Jakarta Timur.

Dalam keterangan PERS Presiden FBB KH Amirullah H.Ag menegaskan, bahwa dalam Milad ke 3 tahun Front Betawi Bersatu ini juga digelar Santunan buat 1000 anak yatim dan kaum Dhuafa, dan yang ketiga adalah doa serta zikir bersama para Ulama dan Habaib untuk mendoakan agar Bangsa Indonesia yang sebentar lagi masuk dalam Pesta Demokrasi memilih Presiden RI, khususnya di kota Jakarta ini tetap aman dan kondusif, dan kita berdoa juga untuk bangsa Indonesia agar tidak salah dalam memilih pemimpin.

 Diakuinya FBB tidak mendukung salahsatu calon Presiden maupun Wakil Presiden, tetapi FBB meminta pada calon Presiden/Wapres yang masih aktif di Pemerintahan untuk mundur dari jabatanya yang saat ini masih mereka emban, jangan sampai mereka nanti tidak terpilih kemudian kembali ke jabatan sebelumnya, ini jelas tidak adil dan tidak konsekuen. Karena bangsa ini butuh pemimpin yang berani, tegas, jujur, adil dan amanah, karena bangsa ini membutuhkan perbaikan dibidang Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, Penegakan Hukun serta Keamanan yang kundusif, oleh sebab itu saat ini bersama Majelis Nurul Mustofa untuk mendoakan bangsa Indonesia, tegas Presiden FBB KH Amirullah H.Ag.

Dalam sambutannya, HR Krisdianto menegaskan, bahwa Pemerintah Daerah mendukung upaya FBB untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di ibukota Jakarta, khususnya di Jakarta Timur ini. Menurutnya, organisasi yang selalu menciptakan ketertiban dan kedamaian maka organisasi itu akan dicintai oleh masyarakat. Untuk itu diharapkan FBB bisa menjaga suasana lingkungan tetap kondusif. Diusia yang ke 3 tahun ini, hendaknya FBB, terus berbuat untuk masyarakat dan pembangunan kota Jakarta, kegiatan santunan anak yatim serta tablig akbar merupakan kegiatan mulia, yang harus terus didukung oleh semua pihak,

sebagai pimpinan kepala dearah kota Jakarta TImur, HR Krisdianto juga berharap agar dalam memperingati hari jadinya FBB juga melakukan kegiatan sosial lainya, seperti membersihkan kampung halaman, seluruh anggota FBB harus mampu menjaga kebersihan lingkungan, disamping menjaga ketertiban dan keamanan, sehingga kedepan FBB semakin dicintai warga Jakarta, harapnya. Sementara

Panglima Barisan Angkatan Pemuda Indonesia (BARA API) FBB, Zen Januar juga mengajak seluruh Pemuda Indonesia untuk tetap bersatu dan tidak terpecah belah dalam Pilpres 9 Juli mendatang, dengan Pemilu dan Pilpres 2014 ini hendaknya para pemuda memberikan kontribusi yang baik bagi kemajuan bangsa, untuk menjadi bangsa yang bersatu, berdaulad adil dan makmur, BARA API menghimbau pada seluruh pengurus DPD, DPC, PAC hingga Ranting se-Indonesia untuk terus membangun kualitas kehidupan berbangsa dan bernegara, marilah kita menggali potensi pemuda untuk mewujudkan pemuda sebagai harapan bangsa, dalam mengisi pembangunan saat ini dan dimasa depan, papar Zen.

Penghuni 27 Panti Sosial DKI, terima BPJS Kesehatan

Dalam upaya mempermudah proses pelayanan kesehatan, sesuai standar yang ada pada Rumah Sakit di DKI Jakarta, khususnya bagi keluarga kurang mampu yang selama ini menggunakan KJS maupun BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan bekerjasama dengan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta memberikan Kartu BPJS Kesehatan.

Disela acara serah terima Kartu BPJS Kesehatan yang digelar di Panti Sosial Bina Insan, Ceger, Cipayung, Jakarta Timur, Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Masrokhan, pada wartawan mengatakan, bahwa seluruh Warga Binaan Sosial (WBS) yang menghuni 27 Panti Sosial binaan Dinsos DKI, saat ini telah menerima BPJS Kesehatan, sehingga mereka berhak memperoleh pelayanan kesehatan di beberapa Rumah Sakit yang telah bekerjasama dengan Pemda DKI, serta seluruh Puskesmas di DKI Jakarta.

Kartu bantuan pemeliharaan jaminan sosial dari Pemprov DKI tersebut dapat digunakan untuk berobat ke puskesmas secara gratis. Bahkan, jika mengalami sakit yang cukup parah maka dapat dirujuk ke rumah sakit terdekat. Dengan adanya kartu BPJS, seluruh warga binaan sosial (WBS) dapat berobat gratis karena sudah ditanggung Pemprov DKI, tegasnya. Penggunaan kartu BPJS tersebut menggunakan sistem yang sama seperti saat diberlakukannya jaminan kesehatan daerah (Jamkesda).

Hanya saja, dalam BPJS ini pasien tidak bisa langsung berobat ke rumah sakit, namun ditangani di tingkat puskesmas. Jika kondisinya tak memungkinkan barulah dirujuk ke rumah sakit terdekat. “Kami telah meminta pada Dinas Kesehatan DKI agar di panti ini perlakuannya dibedakan. Karena kan mereka sedang menjalani rehabilitasi, jadi dokternya yang berkunjung ke panti. Karena kalau kita yang membawa keluar, repot. Misalnya untuk orang mengalami gangguan jiwa, banyak kendalanya saat dibawa keluar untuk berobat,” imbuh Masrokhan.

 Sementara, Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, John Marbun, menambahkan, pemegang kartu BPJS dari kalangan panti sosial akan mendapatkan perlakuan sama. Tidak ada istilah dianaktirikan, karena mereka mendapatkan hak sama dalam pelayanan kesehatan. “Jadi bagi warga binaan sosial ini, selama memegang kartu BPJS dan berada di dalam panti sosial maka akan tercover biaya pengobatan baik fisik maupun psikis. Namun jika mereka sudah keluar dari panti, maka hanya akan tercover sampai tiga bulan,” ujar John Marbun.

 Hal senada juga diungkapkan Kepala Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 2 (PSBL HS 2), Andi Muchdar, bahwa pihaknya bersyukur atas kunjungan Tim dari Dinas Kesehatan serta Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta ini, kegiatan tersebut, sebagai bentuk perhatian khusus dalam pelayanan kesehatan bagi WBS dalam Pelayanan terpadu, baik dari RS Duren Sawit maupun Puskesmas ini, Diakuinya kegiatan kunjungan Kadinsos dan Dinkes ini, sangat baik dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, apalagi di Panti PSBL HS2, dimana penghuninya sudah mencapai 600 orang, sehingga pemeriksaan dapat dilakukan setiap hari, sehingga target pemenuhan kesehatan WBS dapat terpenuhi,

Kepengurusan DPCK GRANAT Jakarta Timur Dikukuhkan

Pada tahun 2014 ini sudah ada 4 juta lebih pecandu narkoba, dan ada sekitar 50 jiwa anak bangsa yang mati sia-sia setiap harinya. Untuk itulah dibentuknya GRANAT di 33 Provinsi di Indonesia dengan melakukan kegiatan anti narkoba dengan memberdayakan masyarakat, hal tersebut diungkapkan Sekretaris Jenderal DPP Nasional GRANAT, Drs. H. Ashar Soerjobroto, M.Si, disela acara pengukuhan Kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang Khusus Gerakan Nasional Anti Narkotika dan Madat (DPCK GRANAT) Kota Jakarta Timur, di Gedung Logistik Mabes Polri, Cipinang Lontar, Kecamatan Pulogadung Jaktim.

 Lebih jauh H. Ashar Soerjobroto, menegaskan, sebagaimana Misi GRANAT adalah untuk membantu Pemerintah dalam upaya pencegahan dan pemberantasan terhadap kejahatan narkoba. Dalam upaya pemberantasan narkoba ini, GRANAT mempunyai beberapa strategi yaitu dengan melakukan sistem jaringan ketahanan masyarakat karena tanpa melakukan pemberdayaan masyarakat GRANAT tidak mungkin bisa memberantas kejahatan narkoba karena mereka merupakan kejahatan yang terorganisir jadi tidak bisa dilakukan sendiri,” paparnya.

Menurut Ashar, saat ini BNN sudah mempunyai program rehabilitas bagi pecandu narkoba. Karena lebih baik direhab dari pada dipenjara karena generasi muda masih mempunyai masa depan dan masih punya harapan untuk itu cara yang lebih baik adalah dengan merehab mereka sampai sembuh. ”Saya berharap para anak muda agar meninggalkan gaya hidup bebas, gaya hidup yang cenderung mendekati kepada bahaya narkoba, dan untuk mencegah itu semua adalah dimulai dari dalam keluarga kita masing masing,” ujarnya.

Sementara Ketua Dewan Pimpinan Cabang Khusus (DPCK) GRANAT Jakarta Timur Periode 2014-2019, Hj. Ernawati Ratma, SE, MM, juga menambahkan, dengan terbentuknya pengurus DPCK GRANAT Jakarta Timur ini diharapkan bisa bekerja sama memberdayakan masyarakat dalam memerangi bahaya Narkoba bersama dengan Pemerintah. “Kami siap membantu apabila ada masyarakat yang terjerat narkoba untuk direhabilitas, menurut kami mereka yang terjerat narkoba lebih baik direhabilitasi dari pada dipenjara. Karena pada dasarnya mereka banyak yang ingin sembuh, namun sering ditakuti akan masuk penjara, kami jamin jika melapor tidak akan dipenjara tetapi akan kita bantu untuk rehab sampai sembuh,” papar Hj Ernawati yang juga pimpinan Rumah Sehat 786 ini.

Sementara dalam sambutannya, Wakil Walikota Jakarta Timur, Drs. H. Husein Murad, M.Si, mengatakan, bencana narkotika saat ini sudah dalam taraf sangat mengkhawatirkan, sehingga harus segera dicegah bahkan dihilangkan. Penyalahgunaan narkoba menurutnya, dapat merusak masa depan generasi muda harapan bangsa. “Bangsa ini adalah bangsa yang besa, baik itu sumber daya alamnya maupun sumber daya manusianya. Untuk itu bangsa yang besar ini perlu dipimpin oleh generasi yang berkualitas, oleh karena itu generasi muda saat ini harus dilindungi agar tidak terjerumus bahaya narkoba,” katanya.

KAKWARDA DKI KUNJUNGI KWARCAB JAKTIM

Setelah resmi dikukuhkan oleh Ketua Kwarnas, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Provinsi DKI Jakarta, Kak.Sylviana Murni, melakukan kunjungan ke Kwarcab Jakarta Timur, Rabu (23/4), meski kehadiranya mundur akibat terjebak macet di Tol hingga 3 jam, namun seluruh jajaran Kwartir Cabang Kota Jakarta Timur, tetap antusias menyambut hingga acara usai.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Jakarta Timur, Drs. H. Ibnu Hajar, dalam paparannya didepan jajaran Kwarda DKI Jakarta mengatakan, kegiatan kepramukaan di wilayah Jakarta Timur mulai meningkat, hal ini dikarenakan adanya kerjasama antara Walikota selaku Ketua Mabicab, Kwarcab, Sudin Dikdas, Sudin Dikmen dan Sudin Olahraga dan Pemuda Jakarta Timur.


Peningkatan itu juga dikarenakan dengan adanya Undang-Undang No. 12/2010 tentang Gerakan Pramuka dan Peraturan Mendiknas No. 81a/2013 tentang kurikulum wajib Pramuka di sekolah. “Dengan adanya dua hal tersebut diatas gerakan Pramuka janganlah terlena dan ketergantungan, mengingat masih banyak kekuarangan sumber daya manusianya, yaitu para pembina di sekolah-sekolah serta masih banyak memakai seragam Pramuka hanya sebagai simbol,” ujar Ibnu.

Menurutnya, atas dasar tersebut perlu dukungan dan kerja sama semua pihak baik kwartir, aparat pemerintahan, masyarakat dan elemen-elemen lainnya sehingga gerakan pramuka dapat lebih meningkat dan dekat dihati masyarakat. “Dari masalah tersebut maka perlu adanya gedung kwartir sekretariatan ditiap-tiap kwartir ranting, kecamatan dan kota, cabang yang mandiri, adanya kursus-kursus yang beroreinatasi kepada sumber daya bagi para pelatih dan pembina, adanya kegiatan yang menarik bagi peserta didik murahnya tempat berkemah bagi anggota pramuka sehingga dapat mengembangkan keterampilan, adanya dukungan moril dan materil dari pihak pemerintah dan masyarakat serta elemen-elemen lainnya,” papar Ibnu.

Dalam acara kunjungan tersebut, Kak Sylviana Murni mengaku kegiatan ini sebagai bentuk silaturahmi pada seluruh anggota pramuka, apalagi Pramuka sudah menjadi ekskul wajib di sekolah, sehingga nilai-nilai kepramukaan akan kian dikembangkan dalam dada pramuka,” tegasya.

Dalam pesannya “Pramuka harus profesional, punya jaringan kuat dan sehat,” sebagaimana Kwarda setelah dikukuhkan langsung menjalin kerjasama dengan LIONS CLUB maupun Artha Graha Peduli serta lembaga lain untuk mendukung kegiatan kepramukaan,

oleh sebab itu Kwarcab Jakarta Timur juga harus mampu membangun networking dengan pihak lain, baik dunia usaha maupun instansi terkait di tingkat kota Jakarta Timur, seluruh Sudin harus mampu memanfaatkan kerjasama dengan Pramuka, dan saya yakin pramuka akan siap mendukung program yang ada, tegas Deputi Gubernur DKI Jakarta bidang Pariwisata dan Kebudayaan ini. Sebagaimana keluhan Kwarda Jaktim yang sekretariatnya masih nebeng di kantor Walikota Jaktim, Kak Sylviana Murni mengaku akan terus melakukan koordinasi dengan Walikota maupun BKD DKI, untuk secepatnya memberikan sarana bagi Pramuka Kwarcab Jaktim, apalagi banyak gedung milik Pemda DKI di Jakarta Timur yang tidak termanfaatkan dengan baik, oleh sebab itu untuk mendukung kegiatan Kepramukaan dalam membantu masyarakat, hendaknya bisa memfasilitasi Kwarcab Jakarta Timur agar memiliki sekretariat sendiri, tegasnya.

Dinsos dan Dinkes DKI Siapkan Panti PSBL HS2 Tangani Caleg Stress

Data Kementerian Kesehatan menyebut, pada Pemilu 2009 lalu ada 7.736 calon anggota legislatif yang stres karena gagal menjadi anggota dewan. Rinciannya caleg untuk DPR RI sebanyak 49 orang, DPRD I sebanyak 496 orang, caleg DPD sebanyak 4 orang, dan caleg DPRD II sebanyak 6.827. Fenomena caleg stres pasca pemungutan suara kembali terjadi pada pemilihan umum 9 April 2014 ini.

Menurut analisa, sistem pemilihan umum tahun ini memicu terjadinya persaingan tidak sehat di antara para caleg. Sistem suara terbanyak memaksa mereka mengeluarkan dana jor-joran selama masa kampanye. Wal hasil ketika gagal terpilih, peluang para politisi itu mengalami gangguan kejiwaan cukup tinggi, karena taksedikit dari caleg yang menyiapkan uang untuk pencalegkannya dengan uang pinjaman yang harus dipulangkan, oleh sebab itu untuk mengantisipasi terdapatnya Caleg Stress di DKI Jakarta dan sekitarnya, Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta bersama Dinas Kesehatan, menyiapkan fasilitas untuk pengotaban dan pemulihan bagi mereka yang mengalami depresi berat akibat proses Pemilu 2014 ini, salahsatunya adalah Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 2, dibilangan Cipayung Jakarta Timur.

Saat wartawan Progresif mencoba mendatangi Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 2 (PSBL HS 2) tersebut, memang di Panti Sosial milik Pemda DKI tersebut  belum terlihat pasien dari Caleg, yang ada adalah penderita gangguan kejiwaan hasil rasia di jalan-jalan serta binaan korban NARKOBA.

Kepala Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 2, Andi Muchdar mengaku, telah mendapat instuksi dari pimpinan untuk mengantisipasi manakala ada caleg yang ingin berobat di PSBL HS 2 ini, diakuinya, saat ini pihaknya memberikan pelayanan sama pada seluruh warga Jakarta, tetapi manakala ada pasien khusus dan dari kalangan tertentu, pihaknya siap memberikan sarana dan fasilitas penyembuhan mereka yang mengalami gangguan kejiwaan.

Untuk tenaga medis di PSBL HS2 saat ini adalah 2 dokter jiwa, 2 dokter umum, 1 psikiater serta beberapa perawat yang siap memberikan pelayanan bagi caleg yang mengalami stress atau depresi, mereka bisa datang kapan saja, untuk melakukan konsultasi kejiwaan, Bagi pihak keluarga juga bisa membawa caleg yang stress, karena kalau tidak segera ditangani, orang yang sedang stress bisa mengalami depresi berat, hingga gangguna kejiwaan lainnya, oleh sebab itu sebaiknya bagi yang terkena stress agar segera dilakukan upaya penangangan secara dini.

Beberapa metode penyembuhan bagi penderita depresi berat, baik melalui terapi maupun penanganan medis hingga pembinaan mental keagamaan, semua dilihat dari tingkat penyakit yang mereka derita,yang pasti penanganan dini lebih baik daripada nantinya merembat ke kejiwaan lain, dan tenaga dokter jiwa, psikiater maupun ahli terapi siap membantu mereka, tegas Andi Muchdar.

Politik Uang Merusak Tatanan Demokrasi, DPRD DKI Minta Panwaslu/Bawaslu Bertindak Tegas

Politik uang adalah suatu bentuk pemberian atau janji menyuap seseorang baik supaya orang itu tidak menjalankan haknya untuk memilih maupun supaya ia menjalankan haknya dengan cara tertentu pada saat pemilihan umum. Pembelian suara bisa dilakukan menggunakan uang atau barang. Politik uang adalah sebuah bentuk pelanggaran kampanye, Politik uang umumnya dilakukan simpatisan, kader, tim sukses caleg, atau bahkan pengurus partai politik menjelang hari H pencoblosan pemilihan umum. Praktik politik uang dilakukan dengan cara pemberian berbentuk uang, kepada masyarakat dengan tujuan untuk menarik simpati masyarakat agar mereka memberikan suaranya untuk partai maupun nama caleg  yang bersangkutan.

Pasal 73 ayat 3 Undang Undang No. 3 tahun 1999 berbunyi, Barang siapa pada waktu diselenggarakannya pemilihan umum menurut undang-undang ini dengan pemberian atau janji menyuap seseorang, baik supaya orang itu tidak menjalankan haknya untuk memilih maupun supaya ia menjalankan haknya dengan cara tertentu, dipidana dengan pidana hukuman penjara paling lama tiga tahun.

Dalam aturan Pemilu sudah tegas, bahwa Politik Uang merupakan bentuk pelanggaran pemilu, dimana pelaku pemberi uang dapat dipidanakan, bahkan jika terbukti politik uang tersebut dilakukan oleh seorang Caleg, maka yang bersangkutan bisa di diskualifikasi dari pencalegkannya, oleh sebab itu berdasarkan laporan dari Masyarakat, Panwaslu serta Badan Pengawas Pemilu agar bertindak aktif serta menindaklanjuti sebagaimana tugas pokok dan fungsi Bawaslu, hal tersebut diungkapkan Politisi Partai Demokrat. yang juga anggota Komisi A DPRD DKI, H Taufiqurrahman.

Lebih jauh Taufiqurrahman melihat, bahwa Pesta Demokrasi saat ini sudah tercoreng dengan banyaknya kasus politik uang, yang nyata-nyata melanggar aturan Pemilu, bagi pihak Panwaslu atau Bawaslu, agar benar-benar menegakkan aturan yang ada, baik pelaku maupun aktor pelaku yaitu caleg yang bersangkutan juga harus dihukun, hingga diskualifikasi sebagai caleg, harapnya. 

Hal senada juga diungkapkan Anggota Komisi A DPRD DKI yang juga Ketua Bidang UKM dan BUMN, DPP Partai Hanura, H Rukun Santoso, saat ditemui para wartawan  menegaskan, bahwa pihaknya mengaku prihatin terhadap caleg Hanura yang melakukan money politic karena cara seperti itu tidak dibenarkan oleh aturan dalam Pemilu, dan kita tau selama ini partai Hanura adalah partai yang bersih, kenapa caleg seperti itu bisa menjadi caleg Partai Hanura, belum jadi saja sudah tidak jujur, bagaimana kalau mereka jadi anggota dewan ?, tanyanya.

H Rukun Santoso yang juga Caleg DPRD DKI  ini, mengaku menyerahkan sepenuhnya Tim Celag Hanura yang tertangkap RCC maupun Panwas pada proses Pemilu, karena itu bentuk pelanggaran Pemilu,  RCC juga menangkap banyak pelaku pelanggaran lainnya, hal tersebut  juga akan ditindaklanjuti, upaya meraih suara dengan membagi-bagi uang adalah fatal, kalau memang betul dari Caleg Hanura, berarti yang bersangkutan telah mencoreng nama baik Hanura, ini akan menjadi pertimbangan bagi DPP Partai Hanura, tegasnya.


Sementara ditempat terpisah, Sekjen Ormas RCC, Yanwar saat ditemui wartawan juga mengaku telah menangkap pemberi uang untuk pemenangan salahsatu caleg Partai Hanura, dimana mereka memberi uang 100 ribu untuk koordinator yang mengumpulkan 10 orang dengan memberi uang masing-masing 50 ribu rupiah, anggota Ormas RCC berhasil menyita uang berikut data yang menggerakkan untuk pemenangan caleg tersebut.

Yanwar mengaku temuan tersebut telah dilaporkan ke pihak Panwas Kota Jakarta Selatan, dengan tembusan Bawaslu serta pihak terkait, agar ditindaklanjuti lebih lanjut, karena pelanggaran politik uang tersebut disertakan beberapa barang bukti, seperti surat pernyataan, foto, rekaman suara, hingga uang tunai, semua barang bukti ada dipihaknya untuk berkas lebih lanjut, tegasnya. 

Pelaksanaan UN Lancar, Sudin Dikmen Jaktim Targetkan Kelulusan 100%

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SMA dan SMK di wilayah Jakarta Timur secara umum berjalan lancar dan tidak ada kecurangan, dalam pelaksanaan ujian tersebut di jaga ketat oleh para pengawas.

Disela acara kunjungan ke beberapa sekolah di Jakarta, Timur, yakni di SMA Negeri 102 Cakung, SMA Negeri 54 Jatinegara, SMA Negeri 14 Cililitan, SMK Negeri 10 Cililitan dan lokasi peserta ujian Paket C di SMP Negeri 255 Duren Sawit. Kasudin Dikmen Jaktim, Drs. Budiana,MM  pada wartawan menegaskan, bahwa persiapan sudah dilakukan secara maksimal, Sedangkan data kehadiran, untuk  SMA peserta yang hadir 15.687, tidak hadir 13 siswa.  Materi yang diujikan di tingkat SMA  jurusan IPA yakni, Bahasa Indonesia & Biologi. Sedangkan jurusan IPS yakni, Bahasa  Indonesia & Geografi, Program Bahasa, Bahasa Indoensia & Sastra Indonesia. Tingkat SMK peserta yang hadir 21.448, tidak  hadir : 34 siswa.  Yang diujikan :  Bahasa Indonesia.

Lebih jauh jauh Budiana menyatakan, pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada hari pertama ini pihaknya bersyukur, karena  berjalan lancar dan sesuai rencana semula. “Naskah soal tidak ada yang kurang,” ujarnya.

Mulai  dari distribusi soal yang baik, tanpa ada kekurangan maupun soal yang rusak atau cacat. Semua berjalan sesuai petunjuk teknis, sistem pengawasan pun dilakukan dengan sistem silang, tegasnya.

Pada UN tahun ini, kita menargetkan jumlah kelulusan siswa, baik SMA maupun SMK berjumlah 100 persen, untuk memenuhi target tersebut, seluruh siswa telah menjalani beberapa try out di tingkat sekolah dan DKI Jakarta. Selain itu, siswa tersebut menjalani pendalaman materi.

Dia menambahkan, pihaknya telah menganalisa sistem belajar dan mengajar tahun sebelumnya agar target kelulusan 100 persen dapat tercapai. Selain itu, Sudin Dikmen juga telah mengadakan tiga kali try out, agar siswa betul-betul siap menghadapi UN. “Kelulusan memang terlihat pada hasil akhirnya, tetapi kita terus mempersiapkan agar semua anak bisa lulus,” tandasnya.

Lomba Posyandu Tingkat Nasional, Posyandu Dahlia RW 04 Kayu Putih Wakil DKI Jakarta

Setelah menyabet kejuaraan tingkat Kota dan Provinsi DKI Jakarta, Posyandu Dahlia RW 04 Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulo Gadung, maju mewakili Provinsi DKI Jakarta dalam Lomba Kinerja Posyandu tingkat Nasional Tahun 2014. Penilaian dilakukan, di Posyandu Dahlia, dibilangan Kayu Putih Kecamatan Pulogadung, Jaktim.

Dalam paparannya, Ketua Posyandu Dahlia, Ery, mengatakan, sudah banyak prestasi yang telah diraih oleh Posyandu Dahlia dan cukup  banyak pula dari daerah lain yang melakukan kunjungan kerja melihat langsung seperti apa kegiatan yang dilakukan Posyandu Dahlia.

“Tahun 2009 kita menerima kunjungan dari Negara China dan Tahun 2010 juga menerima kunjungan dari negara Afganistan untuk belajar tentang posyandu dan PAUD bisa berjalan secara bersamaan dengan baik,” ujar Ery.

beberapa program sudah dilakukan dalam upanya untuk menurunkan angka kematian bayi dan anak balita, serta mewujudkan keluarga kecil bahagia dan sejahtera, pelaksanaannya tidak saja melalui, program-program kesehatan melainkan berhubungan erat dengan program keluarga berencana. yang dikelola oleh masyarakat, yang meliputi unsur PKK, tokoh masyarakat dan Kader kesehatan hingga peranserta dunia usaha, oleh sebab itu pihaknya sangat optimis, Posyandu Dahlia akan menjadi juara Nasional. tegas Ery.

sementara dalam sambutannya didepan Tim Jurri, Wakil Walikota Jakarta Timur, Drs. H. Husein Murad, M.Si, mengatakan, majunya Posyandu Dahlia RW 04 Kelurahan Kayu Putih, merupakan kebanggaan sendiri bagi Jakarta Timur.  Posyandu Dahlia sendiri, merupakan Juara I dalam lomba Posyandu tingkat Provinsi DKI Jakarta beberapa waktu yang lalu.

“Posyandu ini sudah banyak memiliki prestasi yang telah diraih, sudah 10 tahun Posyandu Dahlia berdiri. Walaupun berada di lingkungan tergolong perumahan mewah, tetapi Posyandu ini tetap ada dan masyarakat sekitar masih percaya dengan Posyandu Dahlia,” kata Husein, saat menerima Tim Penilai Lomba Kinerja Posyandu tingkat Nasional.

Dirinya optimis Posyandu Dahlia dapat meraih prestasi terbaik. Pasalnya,  selain mendapatkan dukungan dari masyarakat sekitar dan Pemerintah, Posyandu Dahlia juga mendapat dukungan dari pihak swasta seperti PT. Antam Logam Mulia, PT. Unilever dan PT Kalbe.

“Sudah banyak kerjasama yang dilakukan dengan pihak swasta dalam mendukung Posyandu Dahlia agar semakin maju,” ungkap H Husein Murad.

Sementara ditempat yang sama Holidah Fauziah, Koordinator Sponsor Pendukung Posyandu Dahlia, yang juga pimpinan Holiday Comunication, juga mengaku bangga dengan aktifitas Posyandu Dahlia yang selalu mengajak dunia usaha dalam memajukan warga Jakarta Timur, khususnya di Kecamatan Pulogadung ini, sehingga peran posyandu dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat, harapnya. 


64 Sekolah Dasar se-Kecamatan Matraman Ikuti FLS2N

Kesenian merupakan salah satu wahana bagi manusia untuk mengekspresikan diri pada zamannya dan Kesenian juga memiliki posisi yang strategis dalam dunia pendidikan, diharapkan melalui kegiatan seni siswa akan mampu mengasah kepekaan hati dan nurani yang pada akhirnya akan memperhalus budi pekerti dan tingkah lakunya. Oleh sebab itu dalam memberikan ruang bagi siswa, Sudin Dikdas Jaktim melalui Kasie Kecamatan Matraman menggelar Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), acara tersebut dibuka secara resmi oleh Korwas Kecamatan Matraman, Drs Sumardi.

Dalam laporannya, ketua panitia FLS2N Kecamatan Matraman, Drs Parto menjelaskan, bahwa kegiatan ini diikuti oleh 64 sekolah negeri dan swasta se-Kecamatan Matraman, dan mereka merupakan siswa terbaik yang telah mengikuti seleksi di sekolah masing-masing, dan untuk pemenang tingkat kecamatan akan kita siapkan untuk mengokuti FLS2N tingkat Kota Administrasi Jakarta Timur, paparnya.

Sementara  Korwas SD Kecamatan Matraman Drs. Sumardi seusai  membuka Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kecamatan Matraman, pada wartawan menjelaskan, bahwa kegaitan ini merupakan kegiatan lomba berjenjang yang digelar Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.

Menurut  Sumardi, kegiatan ini digelar secara rutin sebagaimana RAPBS tahunan, untuk hari ini digelar 13 jenil mata lomba, diantaranya Cerita Pendek, Cerita Bergambar, Membatik, Tari Kreasi Baru, Cipta Pantun, Nyanyi Tunggal, Kria Menganyam, Syair, Pantomin, Mendongeng dan Melukis.  dan para pemenang  akan disertakan dalam lomba FLS2N tingkat Kota Administrasi Jakarta Timur, Dan kita berharap anak didik yang menjadi juara dapat tampil mewakili Provinsi DKI Jakarta ke tingkat Nasional, harapnya.

JAKARTA TIMUR JUARA UMUM O2SN SMK YANG KE 5 KALI

Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMK, Tingkat Provinsi DKI Jakarta yang digelar di GOR Ragunan Jaksel, telah mengukir prestasi Tim O2SN Kota Administrasi Jakarta Timur, karena selama 5 tahun berturut-turut, Jakarta Timur mampu meraih juara yang ke lima kalinya.

Menurut Kabid SMK Sudin Dikmen Jaktim Drs. Wurdono, M. Pd Tim Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Jakarta Timur, mampu merebut 4 medali emas dari cabang olahraga futsal, volly putra, tenis meja putri dan bulu tangkis putra, 2 perak dan 2 perunggu. Dan kita akan terus melakukam pembinaan pada mereka agar mampu tampil terbaik untuk tingkat Nasional, tegasnya.

Sementara Kasudin Dikmen Kota Administrasi Jakarta Timur Drs. Budiana, MM, saat ditemui wartawan mengaku gembira dengan hasil yang dicapai oleh Tim O2SN SMK Jakarta Timur. Saya pesankan agar  tradisi juara umum dalam bidang olahraga ini dipertahankan dan ditingkatkan terus dan  kepada peserta agar terus berlatih untuk mengikuti O2SN SMK tingkat nasional dibulan Juni 2014 nanti.

Jakarta Timur kata Kasudin sudah merebut juara umum O2SN SMK tingkat provinsi DKI Jakarta ini sejak tahun 2010, sehingga tahun 2014 ini merupakan yang kelima kali gelar juara umum dipertahan. Dan untuk terus membangun prestasi siswa, Sudin Dikmen Jaktim akan terus membangun system pendidikan yang lebih baik, dengan meningkatkan mutu pendidikan secara akademik maupun non akademik, sehingga anak didik memperoleh pelayanan pendidikan berkualitas serta mampu berkompetensi dengan baik, paparnya.

Kecurangan Pemilu, RCC dan Panwas Tangkap Pelaku Politik Uang

Politik Uang atau yang lebih dikenal dengan istilah Money Politic memang benar-benar terjadi di ibukota Jakarta, cara cepat untuk meraih suara dengan melawan aturan Pemilu tersebut terjadi di Dapil Jakarta VIII, atau dapil Jakarta Selatan. Salahsatunya adalah tim pemenangan Caleg DPRD DKI dari Partai Hanura dapil VIII.

Anggota Panwas Kecamatan Jagakarsa, Andi telah menangkap pelaku politik uang dengan bukti sejumlah uang, yang dilakukan tim sukses dari dua partai politik, Panwas tersebut menangkap setelah ada informasi dari warga, dan saat penyerahan tersebut uang sebagai barang bukti mereka sita, dan pelaku sudah di data, pemberi dan penerimanya.

Sekjen Ormas RCC, Yanwar saat ditemui wartawan juga mengaku telah menangkap pemberi uang untuk pemenangan salahsatu caleg Partai Hanura, dimana mereka memberi uang 100 ribu untuk koordinator yang mengumpulkan 10 orang dengan memberi uang masing-masing 50 ribu rupiah, anggota Ormas RCC berhasil menyita uang berikut data yang menggerakkan untuk pemenangan caleg tersebut.

Yanwar mengaku temuan tersebut belum dilaporkan ke pihak berwajib, namun akan menjadi data bagi RCC bila rivalnya ada yang mempermasalahkan ke Mahkamah Konstitusi, sebagai tim relawan Caleg H Rukun Santoso, RCC telah memiliki data bagi caleg lain yang  melanggar aturan, ini antisipasi jika ada gugatan, tegasnya.

Sementara Ketua Bidang UKM dan BUMN, DPP Partai Hanura, H Rukun Santoso saat ditemui pada wartawan menegaskan, bahwa pihaknya mengaku prihatin jika memang ada caleg Partai Hanura yang melakukan politik uang, karena cara seperti itu tidak dibenarkan oleh aturan dalam Pemilu, dan kita tau selama ini partai Hanura adalah partai yang bersih, kenapa caleg seperti itu bisa menjadi caleg Partai Hanura, belum jadi saja sudah tidak jujur, bagaimana kalau mereka jadi anggota dewan ?, tanyanya.

H Rukun Santoso yang juga Anggota DPRD DKI  ini mengaku menyerahkan sepenuhnya Tim Celag yang tertangkap RCC maupun Panwas tersebut pada proses Pemilu, karena itu bentuk pelanggaran Pemilu Legeslatif,  RCC juga menangkap banyak pelaku pelanggaran lainnya, hal tersebut  juga akan ditindaklanjuti, upaya meraih suara dengan membagi-bagi uang adalah fatal, kalau memang betul dari Caleg Hanura, berarti yang bersangkutan telah mencoreng nama baik Hanura, ini akan menjadi pertimbangan bagi DPP Partai Hanura, tegasnya.
Diberdayakan oleh Blogger.