Dialog Kepala Sekolah dan Orang Tua Murid SMKN 22, Bangun Keterbukaan

Bertempat di Aula SMK Negeri 22 Jakarta, jajaran Pengelola Sekolah melakukan kegiatan dialog bersama seluruh orang tua murid, kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala SMKN 22 Jakarta Drs Eko Wahyu Wibowo tersebut, banyak membahas masalah kependidikan maupun pengelolaan keuangan sekolah, hal tersebut menunjukkan adanya transparansi pengelola sekolah pada masyarakat.

Pada wartawan Kepala SMKN 22 Jakarta Drs Eko Wahyu Wibowo mengaku mengudang orang tua murid seperti ini, merupakan upaya meningkatkan tanggung jawab bersama, antara orang tua murid bersama pengelola sekolah, karena dalam mendidik anak bukan saja tanggung jawab Pemerintah/Sekolah, tetapi juga tanggung jawab orang tua murid serta masyarakat.

Sebagaimana program SMK Negeri 22 Jakarta, dalam menjadikan sekolah unggul serta memiliki budi pekerti luhur, pihak sekolah/guru bukan saja mengajar anak menjadi pandai, tetapi juga mendidik agar anak didik menjadi anak yang berbudi pekerti luhur, oleh sebab itu pendidikan karekter anak juga menjadi prioritas utama.

Kalau dilihat prestasi anak didik saat ini kita boleh bangga, karena tahun ajaran 2013 – 2014 siswa-siswi SMKN 22 Jakarta mampu meraih prestasi luar biasa, dimana dalam Lomba Ketrampilan Siswa (LKS) SMK tingkat Kota Administrasi Jakarta Timur, mampu meraih 5 kejuaraan, yaitu LKS bidang Akutansi, Administrasi Perkantoran, Web Desain dan Animasi, dan kita berharap untuk tingkat Provinsi anak didik SMKN 22 Jakarta mampu tampil terbaik, sehingga bisa mewakili Provinsi DKI Jakarta untuk tingkat Nasional, oleh sebab itu perlu adanya dukungan dari seluruh orang tua murid, tegasnya.

Drs Eko Wahyu Wibowo juga mengaku untuk jurusan Animasi dan Web Desain sebenarnya SMKN 22 Jakarta tidak memiliki jurusan tersebut, keberhasilan anak didik karena pihak sekolah memiliki program pengembangan bakat, jadi jika siswa tidak ingin pulang cepat, maka anak didik bisa belajar sesuai bakatnya, apakah dibidang Komputer, Seni maupun Olahraga, pihak sekolah memfasilitasi sesuai keinginan anak, jadi daripara anak pulang awal dan berkeliaran di jalan, maka pihak sekolah memfasilitasi siswa untuk pengembangan bakat, ungkapnya didepan orang tua yang menyetujui program tersebut.

Sementara Drs H.M. Yahya Siregar yang juga ketua panitia pembangunan Mushollah SMKN 22 juga menambahkan, kalau Pendidikan di Sekolah ini sudah baik, oleh sebab itu dibidang Budi Pekerti juga akan terus ditingkatkan, dimana setiap jumat, guru maupun siswa Sholat Berjamaah, demikian juga tiap mau pulang sekolah, digelar kegiatan Mengaji bersama, dan saat ini renovasi Mushollah terus dilakukan dan belum seluruhnya selesai, kalau orang tua ingin berinvestasi untuk akherat, silahkan membantu dalam penyelesaian Mushollah di SMKN 22 ini, paparnya.

Disamping itu untuk informasi masalah program Kartu Jakarta Pintar (KJS), H.M Yahya juga menegaskan, bahwa yang berhak mengajukan KJS adalah warga Jakarta dengan menunjukkan KK maupun KTP DKI Jakarta, jadi tidak berlaku bagi anak yang berpenduduk Depok atau Bekasi, serta disertakan SKTM asli, tambahnya

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.