Pelatihan Penanggulangan Bencana Bagi Wartawan

141wartawan cetak, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor, Pelatihan tanggap bencana tersebut, adalah upaya untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan para wartawan akan penanggulangan bencana.

TNI KUAT RAKYAT SEJAHTERA

DARI RAKYAT OLEH RAKYAT UNTUK RAKYAT

Presiden Jokowi Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

Instuksi Presiden untuk Tembak Ditempat Bandar Narkoba

Forum Wartawan Kebencanaan

141 Wartawan cetak,Online, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor

Puluhan Siswa Tak Berseragam, Kasudin Dikdas Jaktim Bantu Peralatan Sekolah

Kondisi sejumlah pemukiman di Jakarta Timur yang terkena banjir, membuat ratusan siswa terpaksa tidak masuk sekolah. Selain karena faktor rumahnya kebanjiran, siswa ditengarai tidak percaya diri sekolah tanpa seragam, karena rata-rata seragamnya basah dan hanyut terbawa air, demikian juga yang terjadi di SDN Bidaracina 05, saat siswa masuk sekolah pasca banjir, dari 430 siswa, 10% anak tak berseragam, oleh sebab itu dalam membantu anak didik Suku Dinas Pendidikan Dasar Kota Administrasi Jakarta Timur memberikan bantuan peralatan sekolah.

Seusai menjadi Pembina Upacara di SDN Bidaracina 05 Jaktim, Kepala Suku Dinas Pendidikan Dasar Kota Administrasi Jakarta Timur, Drs. H Nasruddin M.Pd pada wartawan menjelaskan, bahwa  di Kelurahan Bidaracina ada tiga sekolah terdampak banjir Yakni, SDN Bidaracina 05, SD As-Saadah dan SD Baitul Khoir. Sedangkan se-Kecamatan Jatinegara, seluruhnya ada 10 sekolah. Tujuh sekolah lainnya adalah, SMPN 26, SDN Bali Mester 01, 02, 06, 07. Selanjutnya SDN Bidaracina 06 dan 07. Demikian juga sekolah TK ada 5 sekolah yang terandam banjir. Dan di SDN Bidaracina 05 inilah yang terparah, sehingga saat banjir harus belajar disekolah lain dan hari ini hari pertama masuk pasca banjir, Dengan kondiri tersebut hari ini kita bantu siswa disini berupa 50 paket peralatan pendidikan, berupa Sepatu, Seragam, Buku Tulis, Sabuk dan peralatan sekolah lain, tegasnya.

H Nasruddin juga mengaku bahwa selama banjir, anak-anak yang sekolahnya terandam banjir belajar kesekolah lain, hanya saja pada siang hari, sementara sekolah yang dijadikan tempat pengungsian adalah SDN 1 dan 2 Bidaracina, SDN 1 dan 2 Bali Mester serta SDN 3 dan 4 Bidaracina, demikian juga di SMP Negeri 26 Jaktim. Dan Sudin Dikdas juga telah memberikan pengarahan pada Kasie, Pengawas, Kepala Sekolah maupun Guru agar tetap mengajar meskipun sekolahnya terendam banjir, apakah di tempat sekolah lain maupun di tempat penampungan, demikian juga pada anak didik dihimbau tetap sekolah ketempat sekolah yang ditunjuk,  atau belajar sendiri sehingga saat masuk,  guru dapat melakukan evaluasi, tegasnya.

Saat disinggung akan peran Kwarcab Jakarta Timur dalam pengumpulan bantuan korban banjir, H Nasruddin mengaku sangat berterimakasih pada seluruh relawan Pramuka Peduli Banjir yang telah bersusah payah membantu korban banjir serta menyalurkan bantuan dari Gugus Depan, demikian juga Kwartir Ranting Duren Sawit yang telah membantu melalui Kwaran Jatinegara, demikian juga Kwaran Maraman yang juga menyalurkan lebih dari 1000 kantong, tegasnya.

Kwaran Matraman Bantu Siswa Korban Banjir

Seperti tahun-tahun sebelumnya saat banjir melanda Jakarta, Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Matraman aktif memberikan bantuan pada siswa-siswi korban banjir, bahkan dengan pengumpulan yang cukup banyak, Kwaran Matraman Jaktim juga membantu korban banjir di Kabupaten Bekasi. Hal tersebut diungkapkan Ketua Kwartir Ranting Matraman, kak Budi Ichtiari , S.Pd disela acara penyerahan simbolis pada siswa korban banjir diwilayah Kecamatan Matraman Jaktim.

Lebih jauh dijelaskan, bahwa Pramuka Kwaran Matraman saat ini mampu mengumpulkan lebih dari 1.200 paket bingkisan, dimana pendistribusian untuk korban banjir diwilayah Kecamatan Matraman sebanyak 950 siswa, dan sisanya akan didistribusikan di Kecamatan Bekasi, khususnya di Kelurahan Cibitung yang saat ini juga terkena musibah banjir, dan Kwaran Matraman sudah berkoordinasi dengan Lurah Cibitung Bekasi, ungkap Kak Budi Ichtiari.

Hal senada juga diungkapkan Camat Matraman yang juga Ketua Majelis Pembimbing Ranting Kecamatan Matraman Kak Ir.Hari Nugroho, MM, bahwa pihaknya bersyukur dengan partisipasi dan aktifitas Gerakan Pramuka di wilayah Matraman, dan Pemerintah Kecamatan Matraman akan terus mendukung peran Pramuka dalam turutserta membantu pemerintah akan program-program di masyarakat, karena keberadaan Pramuka mulai dari Gugus Depan Sekolah Dasar hingga SMA/K sangat membantu program Pemda DKI Jakarta, dan pihaknya berharap Pramuka bisa berada digaris depan untuk membantu kegiatan sosial di masyarakat, termasuk juga dalam program Kewaspadaan Dini Masyarakat, seperti mencegan kejadian yang tidak diinginkan, misalkan ada kejahatan, agar Pramuka juga berani bertindak mencegah terjadina kejahatan di lingkungan mereka, harapnya.

DWP Kanwil Kemenag DKI Jakarta Bantu Korban Banjir Jakarta

Banyaknya korban banjir di Jakarta telah mengundang keprihatinan seluruh masyarakat, salahsatunya yang memiliki kepedulian tinggi adalah Rombongan Dharma Wanita Persatuan Kantor Wilayah Kemenag Provinsi DKI Jakarta, didukung oleh Tim Holiday Comunication, sejumlah Pengurus DWP Kemenag DKI Jakarta berkesempatan menyerahkan bantuan pada korban banjir.

Disela acara tersebut,  Ketua DWP Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta DR.dr. Hj.Titi Masrifahati,M.Kes didampingi pimpinan Holiday Comunication,  Holidah Fauziah, M.Ag pada wartawan menjelaskan, bahwa kegiatan kali ini merupakan bentuk kepedulian sesama, kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari agenda DWP Kemenag DKI Jakarta, kalau sebelumnya bantuan akan diberikan pada yayasan dan Panti, namun karena Pengungsi Korban banjir lebih membutuhkan uluran tangan, maka dengan ini jajaran DWP Kemenag DKI membantu mereka yang sedang terkena musibah banjir.

Dengan bantuan korban banjir kali ini juga sebagai wujud kebersamaan, kita ingin seluruh jajaran DWP Kemenag DKI Jakarta juga tergugah untuk terus peduli pada masyarakat yang kurang beruntung atau sedang terkena musibah, meskipun nilainya tidak besar namun diharapkan akan bermanfaat bagi penerima bantuan, oleh sebab itu jangan dilihat nilainya tetapi bentuk kebersamaan dan kepedulian.

Hal senada juga diungkapakan pimpinan Holiday Comunication,  Holidah Fauziah, M.Ag bahwa pihaknya bersyukur dapat bersama-sama DWP Kemenag DKI Jakarta dalam program bakti sosial, melalui kegiatan pemberian bantuan pada pengungsi di Yayasan Pendidikan Islam At-Tahiriyah kali ini juga diharapkan dapat meringankan beban para korban banjir, harapnya.

Majelis Ta’lim Al-Rosyidi Gelar Maulid dan Haul Akbar

Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad SAW wafat. Secara subtansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad. Bagi umat muslim di Indonesia, memperingati hari Maulid Nabi Muhammad SAW sudah menjadi tradisi sejak jaman nenek moyang, hal tersebut juga dilakukan Majelis Ta’lim Al-Rosyidi, Kwitang, Senen, Jakpus, dan bertempat di Kediaman Pengusaha Muda, Muhammad Jauhari (Alex) digelar kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW serta Haul Akbar.

Ribuan warga Kecamatan Senen maupun Kecamatan Cempaka Putih memenuhi jalan Kembang Sepatu Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, mereka dengan khusus  mengikuti Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, dengan diawali pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an serta doa-doa, Al Habib Kama meminta pada seluruh umat Islam tidak terpecahbelah dengan adanya kelompok yang tidak setuju dengan peringatan Maulid Nabi, harapnya.

Sementara Ketua panitia kegiatan Maulid Majelis Ta’lim Al-Rosyidi dan Haul Akbar Muhammad Jauhari (Alex) disela acara tersebut pada wartawan menjelaskan, bahwa kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, merupakan sarana yang baik sekaligus sebagai upaya menempa jiwa umat Islam. Rasulullah Nabi Muhammad SAW telah menunjukkan keteladannya di permukaan bumi ini. Dan Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW  agar dijadikan wahana silaturrahim,  karena silaturahim dapat meningkatkan ukhuwah islamiyah, toleransi, persatuan dan kesatuan dalam rangka mempererat persaudaraan sesama muslim, paparnya.

Waka Kwarnas Kunjungan Korban Banjir Jakarta

Pramuka sebagai organisasi kepanduan di Indonesia yang berorientasi pada pendidikan karakter anak, juga memberikan kontribusi yang besar dalam penanganan bencana banjir di Jakarta, disamping melakukan evakulasi Pramuka juga mengumpulkan bantuan dari Gugus depan maupun partisipasi masyarakat yang peduli, demikian juga diwilayah Kota Jakarta Timur, Pramuka juga terlihat aktif membantu korban banjir mulai dari Evakuasi banjir, menyiapkan makanan serta membantu kebutuhan makan dan membersihkan sekolah maupun tempat ibadah disaat air surut.

Jajaran  Kwartir Nasional Gerakan Pramuka,  yang dipimpin  Andalan Nasional Kwarnas, Kak Marsdya TNI (Purn) Eris Heryanto juga melakukan peninjauan kesiapan Posko Bencana Pramuka Kwarcab Jaktim, serta melakukan pendataan bantuan yang akan diberikan, meskipun tidak besar nilai bantuan dari Pramuka, namun kepedulian ini juga sebagai wujud pendidikan Pramuka mulai dari Siaga, Penggalang, Penegak, Pembina dan Pandega sebagai implementasi dari Dasa Darma Pramuka serta Tri Satya yaitu menolong sesama.

Melalui kegiatan Peduli Bencana dengan melibatkan seluruh anggota Pramuka baik berupa bantuan pertolongan saat bencana dan pasca bencana nanti setelah banjir usai, juga sebagai upaya Pramuka dalam membentuk Karakter anggota Pramuka, untuk saling tolong menolong serta sebagai bentuk pengabdian masyarakat, sehingga para Penggalang dan Siaga saat mereka besar nanti untuk tetap menjadi orang yang peduli sesama dan cinta tanah air, ungkap Kak Eris Heryanto.

H Kusnoto : Hari Kesepuluh, PMI Jaktim Telah Distribusikan 40.000 nasi box

Hingga Selasa (21/1) PMI Jakarta Timur sudah mengalokasikan sedikitnya 40.000 boks nasi kotak kepada korban banjir di wilayah Jakarta Timur.  Pihak PMI juga masih mengirim relawan untuk membantu korban banjir  di lapangan, “Selain nasi kotak, PMI Jaktim juga memberikan bantuan evakuasi dan bantuan pemulihan keceriaan anak-anak korban banjir,” ungkap H Kusnoto Ketua PMI Kota Jakarta Timur saat ditemui Wartawan di Pengungsian GOR New Center Otista Jaktim.

Lebih jauh ditegaskan , bahwa disamping nasi Box, PMI Jaktim juga mendistribusikan Bubur Kacang Ijo dan Susu serta Roti setiap pagi, untuk pengiriman nasi PMI Jaktim bekerjasama dengan Sudin Sosial Jaktim, dimana untuk sarapan dikirim Bubur atau Susu namun untuk makan siang penyediaan makanan pengungsi disediakan oleh Sudinsos Jaktim, sementara untuk makan Malam diberikan oleh PMI Jaktim, sehingga semua nasi yang disediakan dapat tersalurkan dan dikonsumsi oleh pengungsi bencana banjir.

Untuk menghindari nasi yang terbuang, pihaknya melakukan pendataan sesuai jumlah pengungsi dimana menu yang diberikan juga cukup bizi dan nikmat untuk disantap, terkadang dengan lauk ayam dan terkadang dengan telur, sehingga menu yang diberikan diharapkan akan mampu memberikan kalori yang cukup bagi pengungsi yang sudah lelah menghadapi banjir, tegasnya.


Disamping itu dalam upaya menghilangkan kejenuhan pada anak korban banjir PMI Jaktim juga memberikan hiburan-hiburan, dimana melalui Tim PMI Jaktim memberikan Trauma Healing anak pengungsian tersebut, dengan menghibur anak-anak dan mengembalikan kepercayaan diri mereka kembali, karena pada umumnya anak-anak tidak memiliki aktifitas sehingga dengan kegaitan seperti ini anak-anak dapat terhibur dan tetap bersemangat menghadapi musibah banjir ini, seusai kegiatan anak-anak juga diberi kue-kue, susu serta makanan ringan lainnya, papar H Kusnoto.

Sudin Dikmen Jaktim Fasilitasi Anak-anak Pengungsi Untuk Tetap Sekolah

Wilayah Jakarta Timur merupakan daerah yang banyak tergenang air hujan maupun air banjir kiriman dari Bogor, Sukabumi dan Depok, sehingga banyak juga siswa-siswi yang kesulitan mengikuti proses belajar mengajar atau bersekolah, hal tersebut disebabkkan peralatan sekolah maupun seragam sekolah yang hancur ditelan banjir, oleh sebab itu untuk memberikan dorongan agar anak-anak korban banjir tetap belajar, Suku Dinas Pendidikan Menengah Kota Administrasi Jakarta Timur menggelar Proses belajar mengajar di tempat Penampungan. Hal tersebut diungkapkan Kasudin Dikmen Kota Administrasi Jaktim Drs. Budiana, MM saat ditemui ditengah pembelajaran siswa-siswi korban banjir di GOR New Center Jaktim

Disamping itu banyak juga sekolah yang terkena banjir, baik PAUD, TK, SD, SMP serta SMA, oleh sebab itu Sudin Dikmen mengajak pada seluruh komponen masyarakat, baik Organisasi Sosial Kemasyarakatan, LSM, OKP serta para aktifis yang peduli bencana, termasuk dunia usaha agar memberikan bantuan khusus buat kebutuhan sekolah anak korban bencana banjir, seperti Buku, Tas, Seragam Sekolah hingga Sepatu, agar anak-anak dapat kembali ke sekolah, demikian juga banyaknya sarana pendidikan termasuk Gedung Sekolah yang rusak terkena banjir, termasuk tumpukan sampat dan lumpur di dalam sekolah agar bersama-sama gotong-royong bahu-membahu membersihkan sekolah yang belum bisa difungsikan, agar dapat kembali digunakan untuk proses belajar mengajar.

Saat ini Sudin Dikmen Jaktim tengah menyiapkan tempat belajar bagi anak korban banjir di tempat penampungan, yaitu di GOR New Center, Kantor Sudin Dinas Kesehatan dan didepan Yayasan Pendidikan Santa Maria, anak-anak bisa belajar disana dan kita akan siapkan guru pengajar, yang juga sudah dibekali dengan ilmu kejiwaan yang diharapkan juga memberikan pemulihan kejiwaan anak yang terkena musibah banjir saat ini, kita akan terjunkan guru untuk mengajar mereka, namun demikian jika anak didik masih bisa masuk sekolah meskipun tidak mengenakan seragam sekolah, kita juga berikan dispensasi agar anak-anak dapat tetap belajar,  papar Drs. Budiana,MM.

Kwarcab Gerakan Pramuka Jaktim Bantu Korban Banjir

Kwarcab Gerakan Pramuka Jaktim, sebagai salahsatu kepanduan di Kota Administrasi Jakarta Timur yang memiliki jaringan terbesar di Jakarta Timur adalah relawan bencana yang aktif sejak banjir melanda ibukota, para Pramuka menyebar di beberapa titik-titik banjir dan pengungsian, mereka turut melakukan evakuasi dengan perahu karet hingga di dapur umum menyiapkan makanan, sebagian pramuka yang terjun adalah Penggalang, Penegak, Pandega dan Pembina dibawah koordinasi Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Administrasi Jakarta Timur. Hal tersebut diungkapkan Waka Kwarcab Jaktim, Kak Karyono saat ditemui wartawan disela acara pembagian bantuan bagi pengungsi di Posko Pramuka di GOR Otista Jaktim Senin (20/1).

Lebih jauh ditegaskan bahwa dalam membantu korban Bencana, Pramuka memang tidak berpakaian lengkap, tetapi menggunakan kaos dan celana pramuka coklat, mereka berbaur dengan relawan lainya, namun ada juga dengan seragam Saka masing-masing,  dan menyebar di Posko BNPB, Posko PMI, Tagana, Dinsos dan Posko bantuan kemanusiaan lainnya, serta membantu arus lalu lintas, kesiapan pramuka taklepas dari pembinaan dalam Gerakan Pramuka di Gugus Depan masing-masing serta Kwaran, paparnya.
Kak Karyono juga menegaskan, bahwa Kwarcab Jaktim telah memprogramkan pendidikan kebencanaan bagi Pramuka di Jakarta Timur, bagaimama agar pramuka juga trampil dan sigab memberikan pertolongan saat ada bencana dilingkungannya, apakah itu bencana banjir, longsor  maupun bencana kebakaran.
Disamping itu Kwarcab juga telah menghimbau pada seluruh Kwaran maupun Gugus Depan Gerakan Pramuka untuk terus mengumpulkan bantuan kemanusiaan, apakah berupa uang, mie instan, air mineral, beras maupun susu balita  yang nantinya akan kita salurkan kepada mereka yang membutuhkan, baik Korban Banjir di Jakarta Timur maupun diwilayah lain, Kita juga telah membantu membersihkan sekolah-sekolah yang selama ini tergenang air, bantuan yang terkumpul di Posko di GOR New Center ini,  kita akan salurkan bantuan tersebut secepatnya ke warga yang benar-benar membutuhkan, tegasnya.

Mahmud, MS Andalan Urusan Kegiatan dan Penggalang Kwarcab Kota Administrasi Jakarta Timur,  juga menambahkan, bahwa Pramuka pada Pasca banjir ini akan memberikan bantuan untuk membersihkan lingkungan,  kita akan prioritaskan membersihkan sampah dan lumpur, di Sekolah, Masjid dan sarana umum lainya, namun demikian jika memungkinkan akan membantu rumah warga yang harus dibersihkan. Peranserta Penggalan dan Penegak ini juga ingin menanamkan rasa sosial sejak usia dini, sehingga kedepan mereka menjadi Generasi Bangsa yang Jujur, Patriot, Sopan dan Kesatria, tegasnya.

H Muhammad Guntur SE,MM Bantu Korban Banjir

Hujan di Jakarta, Depok dan Bogor telah membuat wilayah Jakarta tergenang air, rumah warga dan harta benda hancur diterjang air sungai, beberapa korban banjir mengungsi ketempat yang lebih aman, wargapun mulai kesulitan terhadap bahan makanan, oleh sebab itu Politisi Partai Hanura yang juga anggota DPRD DKI, H Mumammad Guntur, SE, MM bersama Tim Relawan H.M Guntur Center hadir ditengah warga korban banjir.

Dengan berjalan kaki mengunjungi rumah warga yang terandam banjir, H Muhammad Guntur juga menurunkan bantuan Sembako serta menyapa warta yang masih tinggal di rumah, bahkan air yang surut disebagian tempat, juga banyak warga mulai membersihkan rumahnya, menyelmatkan harga yang tersisa, serta agar bisa kembali  ditempati keluarganya.

Disela kegiatan Baksos tersebut, H Muhammad Guntur, SE, MM pada wartawan mengaku kehadirannya di wilayah Kampung Melayu adalah bentuk perhatian dirinya pada warga Kampung Melayu yang kerap kali terkena banjir, beberapa hari sebelumnya, dirinya bersama Tim Muhammad Guntur Center (MGC) turun ke wilayah Makasar, Cibubur dan Lubang Buaya yang terkena dampak banjir jebolnya tanggul di Depok, dengan pendistribusian bahan sembako.

Dan kini di Kampung Melayu meskipun bukan daerah pemilihannya, namun H Muhammad Guntur mengaku sebagai anggota dewan di DPRD DKI yang dulu wilayah pemilihannya se Jakarta Timur, Kampung Melayu juga sebagai basis suara, oleh sebab itu pihaknya juga berkewajiban membantu warga Kampung Melayu.


HM Guntur juga menegaskan, bahwa wilayah Kampung Melayu merupakan daerah yang lama terendam banjir, kalau partai membantu mungkin hingga air surut, tetapi pihaknya akan membantu hingga pasca banjir. Saat ini yang dikirim adalah bahan-bahan untuk dapur umum, mulai dari Beras, Mie instan, Air Mineral, Telor serta kebutuhan lain, dan sembako ini diberikan langsung ke dapur umum warga, agar mereka sendiri yang memasak dan menyalurkan, dan pasca banjir nanti juga akan dikirim kebutuhan lain sesuai permintaan warga, tegasnya.  (   )

Indo Jalito Peduli Bantu Korban Banjir Jakarta, Prioritaskan Wanita dan Anak

Korban banjir Jakarta khususnya Perempuan dan anak kini tinggal dipengungsian di beberapa titik, karena suami banyak yang menjaga rumah serta menyelamatkan harta benda yang masih terselamatkan dari banjir, di pengungsianpun mereka hidup sesuai kondisi darurat, dan mereka membutuhkan kebutuhan khusus wanita, hal tersebutlah yang kini menjadi perhatian organisasi perempuan di Jakarta.

Salahsatu organisasi ibu-ibu asal Minang Sumatera Barat atau yang bersuamikan asli Minang, yang tergabung dalam Organisasi Sosial Kemasyarakatan “Indo Jalito Peduli”, beberapa waktu lalu hadir ditengah pengungsi di Cawang dan Gelanggang Remaja New Center Otista, dibawah koordinasi Ketua Umum Indo Jalito Peduli, Astri Asgani menuruhkan 520 paket bantuan seperti Makanan, Kue Kering, Pembalut Wanita dan Susu anak, serta bantuan lain seperti Selimut dan Mie Instan. Dan diserahkan pada koordinator Penanganan Pengungsi Wilayah Jatinegara yang juga Wakil Camat Jatinegara, Manson.


Asti Asgani juga mengaku bantuan ini diharapkan dapat meringankan korban banjir khususnya kaum ibu dan anak yang tinggal di pengungsian, kehadiran kali ini juga untuk meminta masukan kebutuhan yang diperlukan pengungsi, dan sebagaimana masukan Wakil Camat Manson, bahwa warga membutuhkan selimut dan masih membutuhkan mie instan, pihaknya pada bantuan kedua akan kembali memberikan bantuan sebagaimana yang dibutuhkan pengungsi disini, tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Bidang sosial, Indo Jalito Peduli, Anis Manistri, bahwa bantuan ini adalah bantuan yang kesekian kalinya, karena organisasi Indo Jalito Peduli sudah berdiri 13 tahun, dengan anggota 110 orang, diakuinya saat ini memang banyak orang kaya, namun kita hanya menghimpun ibu-ibu yang mau peduli pada sesama dan lingkungannya, kalau bulan Desember kita menggelar Sunatan Masal di Sumatera Barat yang diikuti oleh 1.500 anak, kini kita berikan bantuan sekitar 75 juta untuk korban banjir Jakarta, dan kita terus kumpulkan bantuan guna meringankan warga korban banjir, ungkapnya. ( )

1.990 Wisudawan Unindra, Siap Kembali Mengabdi ke Masyarakat

Sebagaimana tradisi dalam melepas Mahasiswa yang telah menyelesaikan proses Akademika di Kampus Univesitas Indraprasta ( UNINDRA ), bertempat di gedung Sasono Utomo Taman Mini Indonesia Indah Jakarta, pada Sabtu (18/1), UNINDRA kembali menggelar Wisuda.

Sementara itu, orasi ilmiah pada wisuda kali ini  disampaikan oleh Adhi Susano, M.Kom (Ketua Program Studi Teknik Informatika Unindra) dengan tema “Peran Universitas Indraprasta PGRI dalam Perkembangan Teknologi Informasi untuk Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean 2015.

Dalam acara jumpa PERS Rektor Unindra Prof. H Sumaryoto menjelaskan, bahwa peserta Wisuda hari ini merupakan wisudawan dengan jumlah terbanyak jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yaitu 1.990 dari program Sarjana S1 dengan Pasca Sarjana S2, dimana untuk Program Srata1 berjumlah 1.849 wisudawan dan untuk program Pasca Sarjana S2 berjumlah 141 Wisudawan, Unindra mendorong pada seluruh wisudawan untuk terus menimba ilmu, serta terus belajar baik di masyarakat maupun ke program yang lebih tinggi.

Untuk menyiapkan wisudawan agar mampu berdiri sendiri dalam dunia usaha, Prof Sumaryoto mengaku telah membekali seluruh wisudawan dengan Kewirausahawanan, dimana sebagaimana kurikulum yang ditetapkan, disamping mahasiswa memperoleh pembelajaran sebagaimana jurusan, tetapi juga diberikan pendidikan Entrepreneurship, sehingga diharapkan mereka setelah lulus bukan mencari kerja, tetapi justru membuka lapangan kerja.demikian juga bagi mereka yang akan bekerja juga dibekali dengan iman dan Taqwa, sehingga mereka akan mampu menghindarkan diri dari korupsi, paparnya.

Prof Sumaryoto juga menambahkan, bahwa untuk lebih mendukung proses kuliah, saat ini Unindra sedang menyelesaikan gedung baru yang berada di Kampung Tengah, Pasar Rebo, Jakarta Timur. “Ada 3 gedung yang sudah hamper rampung, dengan fasilitas yang memadai, selain itu terdapat juga ruang koperasi kampus,” ujarnya. (Priyono)

Ir. H. Wahyu Dewanto, M.Hum dan Ustad Solmed Bantu Korban Banjir

Musibah banjir yang melanda sejumlah kawasan di Jakarta pada Senin 13 Januari 214 lalu menjadi keprihatinan Politisi Muda Partai Hanura, Ir. H Wahyu Dewanto, M Hum dan Ustadz Solmed. Bersama Rombongan Majelis Zikir Syafir Hidayatullah keduanya langsung mendatangi beberapa titik lokasi banjir dan mengunjungi para korban banjir diantaranya di kawasan Bukit Duri, Jakarta Selatan.

Disela acara tersebut dan seusai memberikan bantuan Sembako ke warga, Ir. H Wahyu Dewanto, M Hum yang juga Caleg Partai Hanura Jaksel VIII tersebut pada wartawan menjelaskan, bahwa kehadirannya di Kampung Melayu Kecil, Bukit Duri Jaksel ini merupakan bentuk kepedulian pada sesama warga Jakarta, dengan bantuan ini diharapkan akan membantu mereka yang terkena musibah banjir kali ini, kita ingin menunjukkan bahwa kita harus saling bahu-membahu mengatasi masalah yang ada, dan dengan kejadiran Ustad Solmed ini juga dapat menghibur warga korban banjir, kita berharap Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah lebih sigap lagi dalam mengatasi masalah banjir di Jakarta, kita tidak ingin banjir datang lagi di Jakarta, karena ongkosnya mahal, baik kerugian materi maupun infrastukture, belum lagi jika ada yang sakit, oleh sebab itu seluruh steak holders harus turutserta membantu mengatasi banjir, termasuk masyarakat agar tidak membuang sampah di sungai, pinta H Wahyu Dewanto.

Hal senada juga diungkapkan Ustad Solmed, "Alhamdulillah saya berkesempatan mengunjungi saudara-saudara dan sahabat semua yang terkena banjir. Lebih ngeri itu pascabanjir. Seperti kampung mati.. Sampah di mana-mana, berantakan.. Tapi badai pasti berlalu," ujar Ustadz Solmed.

Sang ustadz berharap para korban banjir tak putus asa dan terus bersemangat. "Doakan kami agar tetap kompak di tengah musibah banjir," harap Ustadz Solmed.

Raker RCC Mantapkan Dukungan Drs H Rukun Santoso, MM, MSi Ke DPRD DKI

Rukun Santoso Community Center (RCC) yang didirikan 2 tahun lalu, sebagai organisasi kemasyarakatan dalam menyalurkan aspirasi warga Jakarta Selatan untuk berkontribusi dalam membangun Jakarta dan didirikan oleh Politisi Partai Hanura  Drs H Rukun Santoso, MM, MSi, bertempat di Sekretariat RCC jl TB Simatupang Jaksel beberapa waktu lalu menggelar Rapat Kerja, disela acara tersebut juga dikukuhkan pengurus Tim Penyantun Anak Yatim  Piatu dan Pengajian RCC serta Tim Pengamanan RCC yang akan turut mengawal Pemilu 2014 yang segera digelar.

Pendiri RCC, Drs H Rukun Santoso, MM, MSi, disela acara tersebut pada wartawan menegaskan, bahwa RCC yang saat berdiri beranggotakan 10 orang ini, saat ini sudah memiliki Koordinator wilayah sebanyak 100 orang yang tersebar di 5 wilayah daerah pemilihan Jakarta Selatan VIII, (KECAMATAN TEBET, MAMPANG PRAPATAN, PASAR MINGGU, PANCORAN, JAGAKARSA), mereka akan mengawal proses Pemilu 2014 dengan menjadi Saksi ditiap TPS.

Diakuinya masing-masing koordinator wilayah juga memiliki warga binaan pendukung Partai Hanura, masing-masing koordinator membawahi 50 hingga 200 orang, namun ada juga yang mampu membina hingga 600 orang, yang kini sudah menjadi anggota RCC serta telah memperoleh asuransi dari Asuransi Jiwa Sraya yang diberikan RCC maupun Asuransi dari Hary Tanoe,dan hingga saat ini sudah terealisasi dukungan pemenangan H Rukun Santoso hingga 9.448 orang, yang sudah di asuransikan, kita akan targetkan akhir januari warga yang ikut program Asuransi RCC dan Hary Tahoe mencapai 13.000 orang, dan Maret paling tidak ada 15.000 orang telah bergabung di RCC dan siap memenangkan Partai Hanura di Jakarta Selatan VIII ini, tegas H Rukun yang juga Caleg DPRD DKI Dapil Jaksel VIII nomor urut 10 ini.

Seluruh anggota RCC saat Pemilu digelar pada 9 Arpil mendatang mereka akan tugas ditiap TPS sebagai tim pengawas Pemilu dari Partai Hanura, dan akan menjadi koordinator RCC, guna menjaga keamanan suara partai Hanura ditiap TPS, kita akan tempatkan mereka hingga proses coblosan usai.

Saat disinggung akan program pemenangan dirinya sebagai Caleg DPRD DKI, H Rukun Santoso mengaku optimis Jakarta Selatan VIII mampu meraih 2 kursi DPRD DKI, karena dukungan dirinya hingga saat ini sudah berkisar 10.000 pemilih, dan akan terus bertambah hingga akhir Maret dan 9 April, hal tersebut ditambah 9 Caleg Partai Hanura Jaksel VIII yang lain, yang juga memiliki konstituen pendukung, maka Jakarta Selatan akan mampu memperoleh dukungan lebih baik dari Pemilu 2009 lalu, oleh sebab itu koordinator dan relawan RCC akan terus bekerja keras untuk meraih dukungan riil buat Partai Hanura, tegasnya.

HUT PDI Perjuangan Ke 41, Hj Ernawati Ratma, SE, MM Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis Bagi Warga Matraman, Cakung dan Pulogadung

Dalam upaya memperingati Hari Jadi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) yang ke 41 tahun 2014 ini, Caleg DPRD DKI Daerah Pemilihan Jakarta IV  yang meliputi Kecamatan Cakung, Matraman dan Pulogadung nomor urut 6, Hj Ernawati Ratma, SE, MM bersama Tim Rumah Sehat 768 dan Relawan Kotak-kotak menggelar kegiatan Bakti Sosial, acara tersebut juga sebagai bentuk dukungan Program Gubernur Jokowi dalam pelayanan kesehatan warga Jakarta.

Pelayanan kesehatan yang dilakukan diawali dengan pendeteksian Fungsi Organ Tubuh atau  yang lebih dikenal dengan istilah medis “MEDICAL CHECK UP”, apakah ada gangguan pada organ tubuh atau tidak, selama ini banyak masyarakat yang enggan memeriksakan kesehatannya, karena dirinya mengaku tidak memiliki gangguan tubuh, padahal bisa jadi orang tersebut ada organ tubuh yang terganggu, dan bisa secara mendadak menyerang, hal tersebutlah yang harus di waspadai.

Keengganan dalam melakukan Check Up kesehatan, juga disebabkan tingginya biaya Medical Check Up tersebut, karena harus di cek satu-persatu, namun dengan teknologi peralatan kesehatan yang ada pada Rumah Sehat 768 Cipinang Jaktim, kini masyarakat dapat melakukan cek Kesehatan untuk mengetahui fungsi organ tubuh dengan cepat, dan dilakukan tanpa dipungut biaya alias gratis, sehingga masyarakat tidak perlu ragu-ragu untuk mengetahui kondisi kesehatan dirinya.

Disela acara Baksos HUT PDI Perjuangan ke 41 tersebut, Hj Ernawati Ratma, SE, MM pada wartawan juga menegaskan, bahwa mencegah lebih baik daripada Mengobati. Mengapa demikian ? karena Jika kita sakit, pasti mengeluarkan biaya pengobatan yang tidak pernah direncanakan sebelumnya. Lalu apakah kita bisa melakukan pencegahan agar kita tetap sehat dan tidak terserang penyakit? Jawabannya pasti BISA, tegas Pimpinan Rumah Sehat 768 Hj Ernawati Ratma.

Dengan deteksi dini jika kita memiliki gejala penyakit, kita bisa segera mengatasi dengan pola hidup sehat, seperti menjaga asupan  makanan dan minuman yang sehat, olahraga secara rutin, waktu istirahat cukup dan bekerja yang teratur dan banyak lagi cara agar tubuh kita tetap sehat. Dengan alat Deteksi Fungsi Organ Tubuh yang kita miliki dan kini kita lakukan, maka semua organ tubuh akan terdekteksi fungsinya, seperti paru-paru, EKG, jantung, dll. Semakin lengkap pemeriksaan yang dilakukan, maka akan semakin banyak  informasi tentang kondisi tubuh kita. Semakin banyak informasi yang ada tentang tubuh kita, maka akan semakin memudahkan kita dalam mengelola kesehatan diri sendiri.

Lebih jauh ditegarkan, bahwa kegiatan  pelayanan pengecekan fungsi Organ tubuh gratis ini,  adalah upaya kita agar warga Jakarta tetap sehat, sehingga dapat terus bekerja untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat, papar Hj Ernawati Ratma, SE, MM yang juga Caleg Partai PDI Perjuangan daerah pemilihan Jakarta IV yang meliputi Kecamatan Pulogadung, Matraman dan Cakung, nomor urut 6 ini.

Cegah Banjir BNPB - BPBD DKI Dan TNI AU, Gunakan Teknologi Modifikasi Cuaca

Hujan deras yang mengguyur dalam beberapa hari terakhir menyebabkan bencana banjir di Jabodetabek. Selain menewaskan lima warga, banjir juga melumpuhkan sebagian wilayah Jakarta. Upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan pemerintah pusat belum optimal mengendalikan banjir di Ibu Kota.

Ribuan warga DKI Jakarta masih mengungsi di titik-titik pengungsian, Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebutkan, 2.466 orang mengungsi. Adapun Polda Metro Jaya menyebutkan, ada 10.523 warga yang tinggal di pengungsian. BPBD DKI Jakarta mencatat 175 rukun warga di 33 kelurahan terendam. Semua pihak kembali diingatkan bahwa bencana ini adalah akibat kesalahan pengelolaan lingkungan Jabodetabek.

Dalam prakiraan cuaca BMKG memprediksi tanggal 19 Januari dan tanggal 22,23 dan 24 Januari Curah Hujan di Bogor, Depok dan Jakarta sangat tinggi, hal tersebut memungkinkan air yang melintas melalui Jakarta juga semakin tinggi, hal tersebut memungkinkan Jakarta akan membali dilanja banjir yang lebih besar dari beberapa hari lalu, inilah yang kini perlu di waspadai semua pihak.
Upaya pencegahan

Sebagai langkah jangka pendek mengurangi potensi banjir di Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BPPT, dan TNI Angkatan Udara, mulai melaksanakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk mendistribusikan hujan keluar daerah Jakarta. Selasa siang, teknologi rekayasa itu telah digunakan dan akan dilaksanakan selama dua bulan ke depan hingga Maret, dengan menelan biaya Rp 20 miliar.

Satu pesawat Hercules dan dua pesawat Casa akan diberangkatkan guna menyemai NaCl (natrium klorida) dan bahan kimia lainnya untuk melakukan modifikasi hujan.

Kepala BNPB Samsul Maarif saat jumpa PERS di Lanud Halim Perdanakusuma mengatakan, modifikasi cuaca ini tak akan merugikan daerah lain. Penyemaian NaCl yang berguna mempercepat hujan akan dilaksanakan di atas perairan Laut Jawa dan Selat Sunda. Rekayasa hujan ini akan dilakukan pada waktu tertentu, tergantung cuaca, selama dua bulan mendatang. Hingga saat ini telah diproduksi NaCl dan bahan kimia pendukungnya sebanyak 42 ton.

Semestinya, menurut Samsul, modifikasi cuaca ini sudah dapat dilaksanakan pada bulan Desember untuk mengurangi potensi banjir di Jakarta. Itu terjadi karena penetapan status Siaga Darurat dari Gubernur DKI Jakarta baru dikeluarkan 13 Januari.

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi DKI Wiriatmoko menjelaskan, keterlambatan penetapan Siaga Darurat itu antara lain disebabkan belum juga disahkannya APBD DKI Jakarta, sehingga Pemda DKI belum bias mengucurkan dana APBD untuk kegiatan TMC ini. Modifikasi cuaca saat ini akan dibiayai oleh BNPB serta bantuan dari APBD DKI, oleh sebab itu dirinya berharap DPRD DKI untuk dapat segera mengesahkan APBD DKI, harapnya.



Sudarmanto (Leles) Center Wonogiri Diresmikan

Caleg DPR RI Dapil Jateng IV (Wonogiri, Karanganyar, Sragen) dari Partai Gerindra, Drs H. Sudarmanto, M.M. atau yang biasa dikenal sengan sebutan Leles, meresmikan Sudarmanto (Leles) Center, di Jl. R.M. Said Brumbung, Selogiri.

Acara peresmian Sudarmanto (Leles) Center ini dihadiri oleh berbagai kalangan, antara lain pejabat sipil dan militer Kabupaten Wonogiri, DPC Gerindra se-Dapil IV Jateng, Komunitas Vespa Wonogiri, PSHT Ngadirojo, Indonesian Basist Family Wonogiri, Komunitas Magician Wonogiri,  kader Gerindra dari kecamatan di Wonogiri, dan masyarakat sekitar. Kaum muda dari komunitas musik wonogiri pun antusias menghadiri acara ini.

Acara inti dimulai sekitar pukul 21.00 WIB.  Diawali dengan doa, dilanjutkan dengan sambutan dari Kantor Kesbanglinmas Kab. Wonogiri. Kesbanglinmas Kabupaten Wonogiri mengingatkan agar para Caleg dan Parpol dalam berkampanye dan memasang atribut tidak melanggar aturan yang telah ditetapkan.

Setelah sambutan dari kantor Kesbanglinmas, diputar film pendek tentang profil Drs. Sudarmanto, M.M.

Drs. Sudarmanto, M.M. (Leles) dilahirkan di salah satu kecamatan di Wonogiri, yaitu Nguntoronadi. Setelah lulus SLTA di Wonogiri, berjuang mencari penghidupan dan kehidupan yang lebih baik. Saat itu ia berfikir bahwa jika terus di Wonogiri, impiannya untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik susah terwujud. Dengan tekad bulat ia keluar dari Wonogiri dan akhirnya mendapatkan tempat di Jakarta, menjadi Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Pernah kuliah di Kuliah di Unas Jurusan Teknik Akustik, namun tidak sampai lulus. Menamatkan S-1 nya di FISIP Universitas Terbuka. Gelar Magister Managemen juga ia raih di Universitas Terbuka.

Demi pengembangan diri, pengembangan bisnis, dan pengembangan jiwa sosialnya, Drs. Sudarmanto Leles, M.M. memutuskan pension dini dari PNS dan menekuni bisnisnya. Kini berbagai bidang bisnis berada di genggamannya, di antaranya Kontraktor, Percetakan, Advertising, dan Broadcasting.

Selama menjalankan bisnisnya, ia tidak pernah lepas dari kegiatan-kegiatan social, terutama yang bersangkutan dengan tanah kelahirannya, Jawa Tengah, dan lebih khusus lagi untuk wilayah Soloraya (Subosukawonosraten).

Ia aktif di dunia sosial karena merasa sudah cukup dari sisi pengembangan diri dan keluarga. Anak-anaknya sudah mampu mandiri dan memiliki usaha sendiri. Oleh karena itu, ia merasa sudah waktunya untuk mengabdikan diri di kegiatan-kegiatan sosial, supaya lebih berguna bagi orang lain, terutama bagi masyarakat Jawa Tengah, baik yang di perantauan maupun yang ada di kampong halaman. Bagi warga Jateng di perantauan, ia aktif di Paguyuban jawa Tengah dan Paguyuban Keluarga Wonogiri. Sedangkan untuk warga Jateng di kampung halaman, ia aktif dalam pendirian Taman Bacaan Masyarakat Wonogiri, pendirian Paguyuban Kelompok Tani Wonogiri, pemberian bantuan Air Bersih, dan lain-lain.


Berbagai aktivitas sosial dan budaya yang berhubungan dengan daerah Jawa Tengah antara lain:
1. Anggota Paguyuban IPKWSI
2. Ketua Alumni STM Wonogiri
3. Pendiri Paguyuban Keluarga Wonogiri (Pakari)
4. Ketua Bidang Kemitraan Paguyuban Kel. Wonogiri
5. Ketua Panitia HUT Kab. Wonogiri Ke-466
6. Ketua Panitia Kerjasama Pagelaran Wayang di UI
7. Ketua Bid Kemitraan / Kerjasama Paguyuban Jateng
8. Pembinaan Asosiasi Campursari Seluruh Indonesia
9. Pembina Taman Bacaan Masyarakat Wonogiri
10. Pembina Paguyuban Keluarga Tani Wonogiri
11. Ketua Panitia Mudik Gratis Paguyuban Jawa Tengah
12. Peresmian Koperasi KAUJE Mandiri Nusantara
13. Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Perantauan
14. Ketua Bidang SDM (Kebudayaan & Agama) Paguyuban Jateng
15. Starring Comitte Mubes Paguyuban Jawa Tengah
16. Bhakti Sosial dan Donor Darah (Pakari)
Di bidang pendidikan, ia saat ini menjadi Sekretaris Jenderal Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA-UT), setelah pada periode sebelumnya menjadi Ketua Umum. Aktivitasnya di IKA-UT mendorongnya membentuk format perkuliahan online, melalui media televise online yang didirikannya.
Setelah beraktivitas di bidang sosial, budaya, dan pendidikan, ia merasa masih ada yang kurang. Berbagai pembangunan yang dilaksanakan pemerintah dirasakan masih kurang maksimal dan kurang menyasar. Oleh karena itu, melalui bidang politik, ia bermaksud lebih memajukan potensi daerah, dengan jalan memaksimalkan jaringan yang telah ia bina. Oleh karena itu, setelah sukses ikut mengantarkan Jokowi-Ahok menjadi Gubernur DKI (saat itu ia menjadi Steering Commite Relawan Jokowi-Ahok), di pemilu 2014 nanti akan turut serta menjadi Calon Anggota Legislatif DPR RI melalui Partai Gerindra, daerah pemilihan Jateng IV (Wonogiri, Sragen, Karanganyar). Nomor urut 4
Setelah pemutaran film profil, Drs. Sudarmanto, M.M. membuka secara resmi Posko Sudarmanto (Leles) Center dengan pemotongan tumpeng. Dalam prakata sebelum pemotongan tumpeng, ia berharap posko Sudarmanto (Leles) Center ini mampu menjadi rumah untuk menampung aspirasi,  melakukan koordinasi, serta konsolidasi dala pemenangan Pemilu 2014 guna membangun Wonogiri pada khususnya dan Jateng pada umumnya.


DKI Segera Umumkan Hasil Kelulusan CPNS

Proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) memasuki tahap akhir. Rencananya pada pekan ini nama-nama CPNS terpilih segera diumumkan. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta akan mengirimkan nama-nama CPNS kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN dan RB), Kamis (9/1) besok.

“Kita segera kirimkan nama-nama CPNS ke KemenPAN dan RB secepatnya. Sekarang sedang persiapan melapor. Nama yang kita kirim sudah final,” kata I Made Karmayoga, Kepala BKD DKI Jakarta, Rabu (9/1).

Diakui Made, pengumuman penerimaan CPNS di Jakarta memang sedikit terlambat. Sejatinya pengumuman dilakukan pada 29 Desember 2013 lalu. Pihaknya meminta perpanjangan waktu kepada KemenPAN dan RB dengan alasan peminat CPNS di DKI cukup banyak yakni mencapai 83 ribu.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 45 ribu pendaftar berhasil mengumpulkan berkas administrasi secara lengkap. Kemudian, sebanyak 29.006 pendaftar lolos seleksi administrasi. Mereka kemudian mengikuti tes kompetensi dasar (TKD).

Setelah melalui TKD, sebanyak 6.035 pendaftar lolos mengikuti tes selanjutnya, yaitu tes kompetensi bidang (TKB). Hasilnya, ada 2.700 pelamar yang lolos dan berhak mengikuti tes terakhir, yaitu psikotes dan wawancara. Dari jumlah itu akan disaring kembali menjadi 1.515 orang sesuai formasi yang telah ditetapkan oleh KemenPAN dan RB.

Selain itu, lanjut Made kendala lainnya, karena secara berbarengan BKD DKI juga melaksanakan lelang kepala sekolah dan kepala puskesmas kecamatan. Izin pun diberikan oleh KemenPAN dan RB. “Nanti pengumuman akan dilakukan oleh kementerian, tapi untuk jumlahnya nantilah,” tandasnya.

SMK Negeri 22 Jakarta Gelar Persami

Bertampat di Bumi Perkemahan Cibubur Jakarta, siswa-siswi SMK Negeri 22 Jakarta mengikuti kegiatan Perkemahan Sabtu – Minggu (Persami), menurut Ketua Panitia Persami Kak Zulkifli acara ini sebagai tindak lanjut dari Kurikulum 2013 yang mewajibkan siswa-siswi untuk mengikuti kegiatan Kepramukaan.

Diakuinya selama ini mereka memperoleh ilmu dan ketrampilan di dalam kelas, dan dilingkungan sekolah, saat inilah mereka belajar mandiri di lapangan, kita ingin melakukan ujian pada anak didik sampai sejauhmana mereka menguasai dan dapat mempraktekanya, sebagaimana yang ada pada Dasa Dharma Pramuka dan Tri Satya, dan nilainya juga akan memperngaruhi pada saat kenaikan kelas, ungkapnya.

Materi yang akan dilakukan dalam Kepramukaan ini meliputi Tali temali, Semapor, Surviifel, Api Unggun, Haiking dengan berbagai evaluasi hingga outbond, ini adalah tuntutan kurikulum yang harus dipenuhi, oleh sebab itu tindak lanjut juga akan dilakukan dalam upaya mendidik anak berjiwa Patriot, sopan, Ksatria dan berbudi pekerti luhur serta mandiri, tegas Kak Zulkifli. 

Kemah Paskibra, Upaya Sudin Orda Jaktim Satukan Persepsi TUB

Pelaksanaan Tata Upacara Bendera (TUB) di masing-masing sekolah khususnya di Jakarta Timur, selama ini memiliki tata cara yang masih belum menggunakan acuan yang sama, oleh sebab itu dalam menyamakan persepsi pelaksanaan Tata Upacara Bendera tersebut, Sudin Olahraga dan Pemuda bersama Persatuan Purna Paskibra Indonesia (PPI) Kota Jakarta Timur, bertempat di Bumi Perkemahan Cibubur menggelar Kemah Paskibra.

Disela acara tersebut Ketua Purna Paskibra Kota Jakarta Timur, Yusuf Maulana, pada wartawan menjelaskan, bahwa Kemah Paskibra kali ini merupakan Peserta Latihan Dasar Kepemimpinan yang diikuti perwakilan dari 59 sekolah SMA dan SMK negeri dan  swasta, kalau selama ini pelaksanaan tata upacara bendera satu sama lain berbeda, sehingga terjadi transformasi satu sama lain, dengan kegiatan ini kita akan satukan pelaksanaan upacara Bendera di sekolah, dengan acuap TUB yang benar, tegasnya.

Sementara Kasudin Olahraga dan Pemuda Kota Jaktim Dra. Jasmaniar Jafar, MAP, muga menambahkan, bahwa Kemah Paskibra kali ini diikuti oleh 331 Pelajar dari 59 Sekolah SMA/K Negeri dan Swasta se-Jaktim. seluruh peserta akan mengikuti Pelatihan Dasar Kepemimpinan, baik dibidang Baris berbaris maupun pelatihan kepemimpinan yang didasari dengan nilai-nilai kebangsaan, mereka akan meningkatkan pemahaman wawasan kebangsaan, sehingga kedepan mereka akan menjadi Generasi Penerus Bangsa yang handal, patriot dan cinta tanah air.

Para Pengibar bendera yang kini mengikuti seleksi ini, juga akan disertakan dalam seleksi Paskibra tingkat Provinsi dan tingkat Nasional, kita akan siapkan mereka menjadi paskibra yang siap mengambil alih kepemimpinan nasional, bersama Purna Paskibra Indonesia, kita siap berkontribusi dalam membentuk Pemuda Indonesia yang tangguh dan cinta tanah air dimasa depan, tegas Dra. Jasmaniar Jafar, MAP.

KH Fachrul Rozi Ishak Minta Politisi Takgunakan Tipudaya


Tahun 2014 merupakan tahun Politik bagi bangsa Indonesia, karena ditahun ini masyarakat Indonesia akan memilih wakil-wakil rakyat, baik DPRD, DPRRI maupun DPD RI, serta memilih Presiden RI periode 2014 – 2019,  oleh sebab itu dalam menyambut Tahun baru 2014, para Ulama dan Habaib menggelar zikir dan doa-doa agar bangsa Indonesia dapat keluar dari keterpurukan dan kembali pada jatidiri bangsa.

Panitia Tablig Akbar yang juga Ulama Karismatik, KH Fachrul Rozi Ishak disela acara tersebut pada wartawan menegaskan, bahwa  acara Tablig Akbar kali ini merupakan upaya untuk mengajak warga Jakarta agar tidak merayakan tahun baru dengan hal-hal negatif, seperti berlaku maksiat dan hura-hura serta mabuk-mabukan, oleh sebab itu kita ajak untuk berzikir agar warga Jakarta bisa dijauhkan dari mara bahaya, Ulama dan Habaib ingin terus memperbaiki moral bangsa yang saat ini carut marut akhlaknya, untuk kembali pada kepribadian bangsa yang sudah diperjuangkan oleh para Ulama dan Pejuang agar kembali pada jatidiri bangsa dengan budipekerti yang baik, tegasnya.

Lebih jauh KH Fachrul Rozi Ishak menghimbau pada para politisi yang akan bersaing di Pemilu maupun Pilpres agar tidak menggunakan tipudaya dalam meraih dukungan, karena dalam Islam Politik itu ada 2 yaitu Khadi'ah (tipudaya) dan Siyasah (siasat), jangan sampai ada yang menggunakan cara-cara yang tidak halal seperti politik uang serta melakukan fitnah dengan menjatuhkan lawan politiknya, atau memberikan sesuatu pada pemilih agar di coblos, kalau hal tersebut kita ikuti maka kita telah memilih calon koruptor, karena mereka setelah berkuasa akan menggunakan kekuasaannya untuk mengembalikan uang yang telah mereka keluarkan, sehingga seperti yang kita lihat sekarang, banyak politisi maupun pimpinan kepala daerah yang ditahan karena Korupsi, hal tersebut telah membuat Ulama prihatin.

Oleh sebab itu melalui Tablig Akbar kali ini kita menghimbau pada seluruh Caleg maupun Capres untuk berperilaku Syiasah dalam meraih dukungan masyarakat, dengan cara yang baik, seperti paparan Visi dan Misi memperjuangkan aspirasi rakyat serta untuk berjihad melawan kemiskinan dan penderitaan rakyat, bagaimana saat menjadi wakil rakyat nantinya benar-benar berjuang untuk kemaslahatan umat, dan membawa bangsa ini menjadi bangsa yang waldatun toyibatun gofur, pinta Ulama Betawi ini.

Saat disinggung akan Capres 2014 mendatang, Pendiri Ormas Wasyiat Ulama ini mengaku akan mendukung calon Presiden yang mau melakukan Rafolusi Sistem di Indonesia, karena Reformasi yang sudah diperjuangkan ternyata gagal, dan hanya melahirkan orang-orang yang hanya mementingkan diri sendiri dan kelompoknya, mereka lebih suka memeras, menakut-nakuti pelaku pemerintahan serta mengancam akan membuka aib jika tidak memberi uang, serta berperilaku Korup.

Wasyiat Ulama mendukung Capres yang memiliki Kapabilitas, Kredibilitas dan Elektabilitas tinggi serta jaringan yang luas, seperti H Roma Irama, selama ini masyarakat  hanya mengenal H Roma Irama hanyalah Artis dan Penyanyi, padahal H Roma Irama adalah Kader Partai yang sudah lama di gembleng di Partai Politik serta pernah duduk di DPRRI, bahkan sebelum reformasi bergulir, H Roma Irama sudah memperjuangkan Demokrasi dan Reformasi, bahkan H Roma Irama adalah tokoh Pluralisme yang bergaul dan bekerjasama dengan siapapun tanpa membeda-bedakan suku, ras maupun Agama,oleh sebab itu Ormas Wasyiat Ulama akan mendukung penuh pencapresan H Roma Irama, ungkah KH Fachrul Rozi Ishak.
Diberdayakan oleh Blogger.