Pelatihan Penanggulangan Bencana Bagi Wartawan

141wartawan cetak, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor, Pelatihan tanggap bencana tersebut, adalah upaya untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan para wartawan akan penanggulangan bencana.

TNI KUAT RAKYAT SEJAHTERA

DARI RAKYAT OLEH RAKYAT UNTUK RAKYAT

Presiden Jokowi Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

Instuksi Presiden untuk Tembak Ditempat Bandar Narkoba

Forum Wartawan Kebencanaan

141 Wartawan cetak,Online, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor

Pergelaran Seni Budaya BNN Kota Jakarta Timur

Sebagai Puncak Kegiatan BNN Kota Jakarta Timur, bertempat di halaman Kantor Walikota Jakarta Timur, digelar kegiatan Pergelaran Seni Budaya dan aneka lomba, ratusan pelajar dari berbagai SMA dan SMK se-Jakarta Timur hadir menyaksikan kegiatan serta meramaikan dengan menampilkan beberapa kesenian tradisional dan modern dalam panggung hiburan tersebut, bahkan yang lebih menarik, Walikota Jakarta Timur, HR Krisdianto turut menyumbangkan suaranya.

Dalam sambutannya Walikota Jaktim mengaku mendukung penuh upaya pencegahan dari BNNK Jakarta Timur, khususnya di kalangan pelajar, karena masalah Narkotika saat ini memang luar biasa, oleh sebab itu perlu adanya upaya bersama dan menyatu dengan masyarakat, harus ada keterpaduan semua unsure termasuk aparat dan masyarakat.


Jakarta Timur meskipun kasus narkoba juga masih tinggi, namun upaya pencegahan juga sudah cukup baik, dan Pergelaran Seni Budaya dan aneka lomba yang diikuti para pelajar ini juga sebagai bagian pencegahan bahaya narkoba, melalui pendekatan seni dan budaya, para pelajar daripada bermain yang tidak karuan, seperti tawuran atau trek-trekan motor, lebih baik berprestasi dan berseni, ini kreatif dan positif, sehingga akan bermanfaat pada diri sendiri dan masyarakat luas, sehingga kedepan akan muncul seniman maupun musisi kenamaan dari Jakarta Timur, oleh sebab itu Pemerintah Kota Jakarta Timur mengapresiasi kegiatan BNNK Jaktim ini, tegas HR Krisdianto.

Sementara dalam sambutannya, Kepala BNN Kota Jakarta Timur, Supardi, SH,MH menegaskan, bahwa Jakarta Timur juga menjadi salahsatu Tim Assesment terpadu dalam penanggulangan narkoba, dimana dalam tim ini terdiri dari Tim Medis, Psikolog maupun ahli Hukum, untuk melakukan penilaian terhadap seseorang yang tertangkap dalam penyalahgunaan Narkoba, kalau mereka terbukti sebagai penguna maka akan dilakukan rehabilitasi, tetapi kalau mereka adalah pengedar maka akan diproses secara hukum, dan jika ada saudara maupun tetangga yang mengkonsumsi narkoba, agar segera diajak untuk lapor diri ke BNNK Jakarta Timur, sehingga mereka bisa di sembuhkan melalui program rehabilitasi, paparnya.

Kasie Pencegahan BNNK Jaktim, Anton S Siagian SH, MH juga menambahkan bahwa Pergelaran Seni Budaya kali ini mengambil tema “Show Your Talent With Love And No Drugs”, dimana BNNK Jakarta Timur ingin mengajak para pelajar untuk menampilkan talenta atau bakat dibidang Seni Musik, Seni Tari dan Seni Karikatur.

Disamping itu dengan lomba Penyuluh Bahaya Narkoba, kita berharap para peserta disamping dapat menjaga diri dari penyalahgunaan Narkoba, juga bisa menjadi penyuluh di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal mereka, harapnya.

Ketua Tim Lomba yang juga Sekretaris GRANAT DPCK Kota Jakarta Timur Drs H Masdi Supriatik disela acara tersebut pada wartawan juga mengaku bangga dengan tingginya partisipasi para pelajar, dimana seluruh peserta berjumlah 150 pelajar, dan hari ini adalah peserta terbaik untuk mengikuti Final, dari paparan seluruh peserta cukup membanggakan, karena mereka mampu menjelaskan bahaya penyalahgunaan Narkoba, dan diharapkan mereka akan menjadi penyuluh narkoba di masyarakat, ungkapnya.

Rayakan Hari Guru dan HUT PGRI, Kasudin Dikmen Berikan Motivasi Para Guru

Kasudin Dikmen Jakarta Timur Drs. Budiana, MM, merayakan Hari Guru tahun 2014 di SMA Negeri 21 Jakarta. Perayaan Hari Guru diawali dengan melaksanakan upacara pengibaran bendera. Budiana bertindak sebagai Pembina upacara. Semua petugas upacara, pemimpin upacara, pengibar bendera, pembaca naskah UUD 1945, pembaca Ikrar Guru, paduan suara, semuanya  adalah para guru Guru.

Pada akhir kegiatan upacara dilaksanakan pemberian cindera mata oleh para siswa kepada para guru. Para siswa memberikan cindera mata kepada guru-guru pilihannya berupa handuk kecil dan pulpen.  Salah seorang siswa yang memberikan cindera mata, menjelaskan bahwa pemberian handuk kecil filosofinya handuk tersebut untuk mengelap keringat setelah para guru bekerja keras mengajar dan memajukan pendidikan. Sedangkan pemberian pulpen maknanya agar guru terus berkarya menuliskan gagasannya untuk memajukan pendidikan di sekolahnya.

Budiana menjelaskan bahwa pilihannya merayakan Hari Guru di sekolah karena ingin memberikan dukungan dan apresiasi kepada para guru dalam melaksanakan tugasnya mencerdaskan generasi muda sebagai calon pemimpin Indonesia di masa yang akan datang. Lebih lanjut Budiana menjelaskan bahwa selaku Kepala Suku Dinas ia juga menugaskan kepada seluruh para kepala sub bagian, kepala seksi tingkat Suku Dinas dan kepala seksi tingkat kecamatan menjadi pembina upacara di sekolah dan member apresiasi kepada guru di sekolah. 

Dengan penugasan para pejabat tersebut menjadi Pembina upacara untuk menunjukkan besarnya perhatian Sudin Dikmen Jakarta Timur terhadap profesi guru. Guru merupakan pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada jenjang pendidikan anak usia dini, dasar, dan menengah. Aktualitas fungsi guru sebagai tenaga profesional merupakan prasyarat untuk meningkatkan kualitas proses dan luaran pembelajaran.

Sebagai tenaga profesional, guru berperan dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Tujuan pendidikan nasional adalah untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggungjawab.

Kemajuan suatu bangsa tergantung dari besarnya perhatian dan upaya bangsa yang bersangkutan dalam mendidik generasi muda. Jika anak bangsa memperoleh kesempatan yang seluas-luasnya untuk mengembangkan bakat dan kecakapannya, mendalami pengetahuan, serta mengembangkan disiplin, watak, kepribadian dan keluhuran budinya, maka bisa dikatakan bangsa tersebut akan memiliki masa depan yang cerah. Oleh karena itu, berbagai upaya untuk meningkatkan profesionalitas guru, harkat dan martabat bagi bangsa yang sedang membangun mutlak diperlukan.

Sebagai penghormatan kepada guru, Pemerintah Republik Indonesia menetapkan tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional yang tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 yang dikuatkan oleh Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru, tanggal tersebut juga merupakan hari lahirnya Persatuan Guru Indonesia (PGRI). Dengan demikian peringatan HGN dilakukan bersamaan dengan HUT PGRI. 

Henri Yosodiningrat : BNN Harus Utamakan Pencegahan dan Pemberantasan Jaringan Narkoba

Badan Narkotika Nasional (BNN) telah mencanangkan tahun 2014 sebagai tahun penyelamatan bagi pengguna Narkoba dengan memprioritaskan upaya rahabilitasi para pengguna Narkoba, namun menurut Ketua Umum DPP Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT), Henri Yosodiningrat SH, BNN diharapkan lebih mengutamakan Pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap Narkoba daripada memprioritaskan rehabilitasi.

Anggota DPRRI Komisi III ini menilai, ibarat perahu yang bocor, BNN saat ini lebih mengutamakan menguras air di perahu daripada menutup kebocoran air yang masuk, sehingga permasalahan penyalahgunaan narkotika tiada henti-hentinya, dan penyelunduk narkoba ke Indonesia semakin besar,  bahkan dirinya pesimis tahun 2015 Indonesia bisa bebas dari Narkotika.

KRH Henri Yosodiningrat mendesak BNN untuk meningkatkan pengawasan di Bandara, Pelabuhan maupun daerah perbatasan Indonesia dengan Negara tetangga, bahkan BNN harus menempatkan disemua pelabuhan besar maupun kecil, seluruh container yang masuk ke Indonesia harus diperiksa dengan teliti, bisa saja Narkoba diselipkan pada produk impor atau bahkan pada mobil mewah dalam Kontainer,  anjing pelacak harus ditempatkan di pelabuhan maupun bandara, untuk mendeteksi setiap produk impor yang masuk ke Indonesia.

Dari laporan pengurus GRANAT di daerah, Narkoba juga sudah masuk lewat pelabuhan nelayan maupun jalan tikus perbatasan yang tidak terjaga dengan baik, ini semua harus di antisipasi dengan cepat, belum lagi para pengedar Narkoba justru dikendalikan dari dalam Rutan/Lapas, dirinya yakin saat ini ada persekongkolan oknum Lapas dengan Bandar Narkoba, karena untuk memberi makan saja diperiksa dengan ketat, tapi kenyataannya Narkoba bisa beredar di Lapas dan bahkan peredaran di luar lapas juga dikendalikan dari dalam Lapas,  Kementrian Hukum dan HAM seharusnya melakukan blank spot area di Lapas, sehingga tidak boleh ada komunikasi antara Napi dengan pihak luar, harapnya.

Politisi Partai PDI Perjuangan yang saat ini dipercaya partai, di Komisi II DPRRI ini, pada wartawan juga mengaku akan segera menemui Jaksa Agung HM Prasetyo dengan membawa data terpidana mati kasus Narkoba yang sudah berkekuatan hukum tetap atau inkrah, dan DPP GRANAT mendesak Jaksa Agung untuk segera melakukan eksekusi, dan meminta Presiden tidak mengeluarkan GRASI pada para Bandar Narkoba, tegas Pengacara Kondang ini

H Mandra dan H Syahrial Terima Penghargaan KOMBET AWARD 2014

KOMBET AWARD sebagai penghargaan tertinggi dari Yayasan Komedi Betawi pada Seniman maupun Tokoh Masyarakat yang telah berjasa dalam melestarikan dan mengembangkan seni budaya Betawi, pada tahun 2014 kali ini diberikan pada seniman Betawi H Mandra serta Tokoh Masyarakat yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan DKI dan saat ini menjadi anggota DPRD DKI, H Syahrial.

H Mandra adalah sosok seniman  Betawi yang turut membesarkan Komedi Betawi (Kombet), suatu kesenian Lenong Modern yang saat ini semakin digemari masyarakat, dan berkat jasa H Mandra saat ini Kesenian tradisional Komedi Betawi telah mampu melahirkan seniman dan Komedian Betawi yang sejajar dengan artis ibukota.

H Syahrial saat menjabat Kepala Dinas Kebudayaan DKI serta dua periode dipercaya masyarakat menjadi wakil rakyat di DPRD DKI, juga telah banyak berjasa dalam mendukung pergelaran kesenian Komedi Betawi, sebagai bentuk pengembangan dan pelestarian budaya Betawi, inilah yang menjadi pertimbangan Yayasan Komedi Betawi memberikan penghargaan Kombet Award, ungkap Syaiful Amri Sutradara yang juga Ketua Yayasan Kombet.

Tingkatkan Daya Jual, Dinas Koperasi dan UMKMP Gelar Promosi Mebel dan Furniture

Sebagaimana tugas Upt Pusat Promosi UKM Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan DKI Jakarta, bertempat di Pusat Promosi Industri Kayu & Mebel (PPIKM) Jalan Raya Jatinegara Kaum nomor 3 Kecamatan Pulogadung, Kota Jakarta Timur, menggelar kegiatan Promosi Produk Kayu, Mebel dan Furniture. Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Walikota Jaktim HR Krisdianto.

Dalam sambutannya, Walikota Jakarta Timur HR Krisdianto menegaskan, melalui pameran ini diharapkan mampu memotivasi pengrajin Mebel, karena Furniture saat ini masih digemari masyarakat bukan saja di Indonesia tetapi dunia, dimana banyak Eksportir maupun kolektor dari luar negeri berkunjung ke Indonesia seperti ke Jepara untuk membeli produk Furniture, bahkan nilai ekspor Indonesia dibidang Mebel dan Furniture semakin meningkat, oleh sebab itu dengan pameran di Pusat Promosi Industri Kayu dan Mebel ini dapat meningkatkan animo masyarakat berjunjung kemari, dan diharapkan Dinas Koperasi, UMKMP akan terus melakukan pembinaan para pengrajin Kayu dan Mebel, dan ditempat ini akan semakin dikenal sebagai pusat industri Kayu, Mebel, Furniture dan ukiran di Provinsi DKI Jakarta, harapnya
Sementara

Kepala Pusat Promosi UKM yang juga panitia acara, Ety Sartika dalam laporannya menjelaskan, bahwa kegiatan kali ini diikuti 46 pedagang mebel dan furniture serta didukung produk kerajinan lainya, melalui kegiatan Promosi seperti ini diharapkan kunjungan masyarakat akan semakin banyak, kita ingin memperkenalkan keberadaan Gedung, karena meskipun keberadaannya sudah cukup lama, namun masyarakat masih belum mengenalnya, dan memang disamping pembinaan pengrajin UKM juga perlu promosi kepada masyarakat luas, paparnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Koperasi Industri Kayu dan Mebel (KIKM) Jakarta, H Ade Firman juga menambahkan, bahwa kegiatan promosi adalah kegiatan rutin yang digelar KIKM bersama Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan DKI serta Dinas tekait, sebenarnya melalui Pusat Promosi Produk Kayu dan Mebel ini akan memudahkan masyarakat yang ingin membeli produk Mebel dan Furniture, karena disamping lahan parkir yang luas, juga terdapat 40 lebih pengrajin Kayu dan Mebel/Furniture yang menjual disini, yang pasti harganya juga lebih murah, karena pembeli langsung berhubungan dengan produsen/pengrajin mebel, paparnya.

Sudin Dikmen Jaktim Rayakan Hari Anak Nasional 2014

Sudin Dikmen Kota Administrasi Jakarta Timur menyelenggarakan perayaan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2014  di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka Wiladatika, Cibubur Jakarta Timur., Kamis (27/11), Perayaan HAN diikuti oleh sekitar  300 anak yang merupakan perwakilan dari PAUD se Jakarta Timur.  Perayaan HAN kali ini mengambil tema : "Dengan Hari Anak Nasional Kita Tingkatkan Kreatifitas dan Kemandirian". 

Dalam sambutan pembukaan, Kepala Sudin Dekmen Jaktim, Drs. Budiana, MM, mengatakan : " Perayaan HAN ini kita selenggarakan dalam rangka merangsang perkembangan anak dan meletakkan dasar-dasar ke arah perkembangan sikap, pengetahuan, keterampilan dan daya cipta dalam penyesuaian diri dengan lingkungan sesuai dengan efek bangun anak."  Lebih lanjut Budiana menjelaskan bahwa dalam abad 21, Kreatifitas dan kemandirian anak sangat menentukan  daya saing bangsa. Peran keluarga sangat penting dalam memberikan dukungan  terhadap tumbuh kembang anak.

Anak merupakan individu yang unik, maka setiap anak membutuhkan stimulasi pendidikan yang berbeda-beda. Pembelajaran pada anak dilakukan dengan cara menyenangkan. Melalui bermain anak-anak belajar tentang nilai agama, moral, sosial, budaya, bahasa, konsep-konsep matematika, sains, seni dan kreativitas.

Setiap tahun Sudin Dikmen Jakarta Timur merayakan Hari Anak Nasional (HAN) yang merupakan bagian dari Perayaan HAN di seluruh Indonesia. Peringatan HAN bermula dari sebuah gagasan untuk mewujudkan kesejahteraan anak. Di tingkat pusat HAN diperingati setiap tanggal 23 Juli sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984 pada tanggal 19 Juli 1984. Peringatan dan Perayaan HAN di berbagai daerah di Indoensia dilaksanakan berbeda- beda waktunya. 

Peringatan HAN sebagai momentum penting untuk menggugah kepedulian dan partisipasi seluruh bangsa Indonesia dalam menghormati, menghargai, dan menjamin hak-hak anak tanpa  diskriminatif, memberikan yang terbaik untuk anak, serta menjamin semaksimal mungkin kelangsungan hidup dan tumbuh kembangnya. Peringatan HAN juga untuk menggugah dan meningkatkan kesadaran anak akan hak, kewajiban, dan tanggung jawabnya kepada orang tua, masyarakat, serta kepada bangsa dan negara.

Hari Anak tidak hanya diperingati dan dirayakan di Indonesia. Hari anak juga diperingati dan dirayakan di berbagai negara. Hari Anak Internasional diperingati setiap tanggal 1 Juni. Sedangkan Hari Anak Universal diperingati setiap tanggal 20 November.

Kepala Seksi PNFI, Dra. Hj. Syamsiah selaku Ketua Panitia menjelaskan bahwa kegiatan HAN kali ini diisi dengan berbagai kegiatan lomba yang bersifat sederhana, khidmat, tertib, dan penuh makna, serta memberi kesan yang mendalam dan bermanfaat bagi anak sebagai generasi penerus bangsa.  Lomba yang diselenggarakan antara lain : Lomba menari, menyanyi, memindahkan air dengan spon, lari estafet putra, lari estafet putri, memindahkan. bola, memindahkan bendera, senam, memasang kancing baju, dan lomba makan kerupuk.  Kegiatan HAN kali ini  aangat semarak. Selain dihadiri  para Kepala PKBM, Ketua Himpaudi dan PKG Kota Administrasi Jaktim, ketu Himpaudi dan PKG Kecamatan, serta para penilik PNFI. Kota Administrasi Jakarta Timur juga dihadiri oleh para orang tua

BAZIS Jaktim Kembali Salurkan Santunan Pada Guru Ngaji, Guru Madrasah, Guru TPA dan Merbot

Disela kegiatan Peringatan 1 Muharam 1436 H/2014 M, bertempat di Ruang Serba Guna Blok C Kantor Walikota Jakarta Timur, Bazis Kota Administrasi Jakarta Timur kembali menyalurkan dana Zakat, Infaq dan Shadaqah (ZIS).

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Jakarta Timur Drs. H.R. Krisdianto, M.Si berkesempatan menyerahkan secara simbolis pada anak-anak yatim piatu, serta perwakilan dari lembaga keagamaan.

sambutannya, Walikota Jakarta Timur Drs. H.R. Krisdianto, M.Si menegaskan, bahwa penyerahan bantuan oleh BAZIS Jakarta Timur. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp 233.600.000,- ini sebagai pertanggungjawaban Bazis Jakarta Timur dalam menyalurkan beasiswa dengan tepat sasaran, dimana disamping bantuan pendidikan juga disalurkan pada kaum dhuafa, dan Bazis Jakarta Timur juga terus membantu tempat Ibadah (Masjid) sesuai kebutuhan untuk ranovasi, dan Bazis juga melakukan survey akan kelayanan penerima bantuan, tegasnya.

Sementara pada peserta Peringatan Tahun Baru Hijriyah, HR Krisdianto meminta pada jajarannya untuk terus meningkatkan pelayanan masyarakat, dengan cepat baik dan benar, serta tidak korupsi, salahsatu upaya yang sudah dilakukan adalah dengan pelayanan satu atap, paparnya.

Sementara ditempat yang sama, Kepala BAZIS Jakarta Timur Drs. Dwi Busara disela acara tersebut menjelaskan, bantuan yang diserahkan pihaknya merupakan rangkaian kegiatan program kerja BAZIS Jakarta Timur pada tahun 2014.   Bantuan disalurkan kepada 33 guru ngaji, 132 guru madrasah, 7 guru TPA, 97 merbot, 11 lembaga keagamaan dan 32 anak yatim.

“Untuk guru ngaji, guru madrasah, guru TPA dan merbot, masing-masing menerima bantuan sebesar Rp 500 ribu. Sementara untuk lembaga keagamaan jumlah totalnya Rp 89.500.000 dan anak yatim jumlah bantuan keseluruhan Rp 9.600.000,” katanya.

RAPAT KERJA I DEWAN PENGURUS BAMUS BETAWI 2013-2018

Setelah dilakukannya islah (penyatuan) dua versi kepengurusan Bamus Betawi periode 2013-2018 pasca-Mubes VI, kini Bamus Betawi bersiap untuk melaksanakan berbagai program-program yang tertunda lebih dari setahun. Dalam kaitan tersebut, Bamus Betawi menggelar Rapat Kerja (Raker) pertamanya dari tgl 14 novemer sd 16 november di Hotel Grand Prioritas Cisarua, Jawa Barat, pada

Dalam Raker ini diikuti oleh seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas) yang bernaung di bawah Bamus Betawi. Berdasarkan data hasil verifikasi terakhir, ormas kebetawian itu kini berjumlah 98. Dari setiap ormas, akan mengikutsertakan seorang pengurusnya yang akan menjadi peserta raker.

Menurut Bendahara Bamus Betawi H.Azis Ambadar, Raker kali ini bertujuan untuk mengevaluasi program-program yang tertunda selama lebih-kurang 1,5 tahun akibat dualisme kepemimpinan di Bamus Betawi. Selain itu, Raker juga akan membahas rencana program ke depannya pasca islah dua kepengurusan yang sekarang sudah bersatu dan solid di bawah kepemimpinan Ketua Umum H Djan Faridz yang akrab di sapa (DF) dengan Wakil Ketua Umum H Zainuddin yang akrab di sapa Bang Haji Oding,dan Wakil Ketua Umum H Abraham Lunggana yang akrab di sapa HL,

"Pada raker nanti, seluruh peserta yang terdiri dari perwakilan pengurus ormas yang bernaung di bawah Bamus Betawi akan membahas program-program yang tujuan akhirnya adalah untuk memajukan Seni Budaya dan mengangkat derajat kaum Betawi," Ujar Haji Azis Ambadar.

"Sebagai Bendahara Bamus Betawi, saya sangat berharap para peserta Raker memunculkan ide-ide dan gagasan-gagasan cerdas untuk bisa diaplikasikan menjadi program Bamus yang bermanfaat bagi kaum Betawi. Baik ide tentang pengembangan seni, pengembangan budaya, maupun pemberdayaan dan Peningkatan ekonomi masyarakat Betawi," ujar Haji Azis Ambadar .

Selain evaluasi program 2014 dan penyusunan rencana program 2015, pada Raker yang bertema 'Dengan Raker Kita Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bamus Betawi untuk Kemajuan Masyarakat Betawi dan Bangsa Indonesia', Panitia juga menggelar diskusi yang di Hadiri sejumlah Tokah dan narasumber yang berkompeten di bidangnya masing-masing seperti Dr H Edy M Nalapraya, H Effendi Yusuf SH, Dr Bahrul Akbar (Anggota BPk RI),H.Saifullah (sekda Dki),Prastyo Edi Marsudi (Ketua DPRD Dki)Dr Azis Khafia (DPD RI),Prof Firdaus Dailami (DPD RI),Kapolda Metro Jaya,Pangdam Jaya.

PATA Dan STP Trisakti Promosikan Pariwisata Pada Generasi Muda

Pacific Asia Travel Association (PATA) Indonesia Chapter bersama Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Trisakti Jakarta menggelar PATA Indonesia Youth Forum di Pullman Central Park Hotel Jakarta, kegiatan tersebut didukung penuh oleh Kementrian Pariwisata Republik Indonesia, menurut CEO PATA Indonesia Purwo Siswoprasejo, kegiatan ini merupakan upaya untuk memberikan informasi kepada Generasi Muda khususnya para Pelajar SMA/K tentang peluang karir dan bisnis dalam industri Pariwisata nasional dan global.

PATA Indonesia sangat berterimakasih pada Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti yang telah lama membangun Sumber Daya Manusia dibidang Pariwisata, oleh sebab itu STP Trisakti juga harus membangun kerjasama dengan steak holders pariwisata termasuk Kementrian Pariwisata dan PATA Indonesia maupun PATA Internasional, sehingga upaya dalam melatih generasi muda menjadi tenaga professional dibidang turism maupun Kepariwisataan dapat maksimal, harapnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua STP Trisakti  Fetty Asmaniati, SE, MM, bahwa PATA Indonesia Youth Forum ini sebagai upaya memperkenalkan dunia parisata kepada Generasi Muda, dan kita sengaja mengundang siswa-siswi SMA/K dari Jakarta, Bogor, Depok, Tengerang dan Bekasi, sehingga diharapkan mereka semakin mengetahui dan mengenal tentang Turism dan Hospitality, dan kita juga menampilkan para pembicara yang selama ini menggeluti industry pariwisata, sehingga kedepan akan lebih banyak lagi siswa-siswi yang berminat menekuni ilmu pariwisata.

Diakuinya saat ini dalam pengelolaan kepariwisataan di beberapa daerah belum banyak yang ditangani oleh tenaga professional dibidang Turism dan Hospitality, padahal Indonesia kaya tentang pariwisatanya, oleh sebab itu STP Trisakti membuka kerjasama dengan Pemerintah Daerah dalam meningkatkan SDM Turism dan Hospitality, uangkap Fetty Asmaniati.

Sementara  Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata Kementrian Pariwisata, Prof. Dr. IG De Pitana, Msi dalam sambutanya didepan peserta PATA Indonesia Youth Forum menjelasakan, bahwa Pariwisata dalah masa depan bangsa, demikian juga tenaga Profesional Pariwisata, yang baru diwisuda tidak takut tidak bekerja, karena tenaga kerja Pariwisata sangat dibutuhkan, bahkan banyak yang belum selesai kuliah, tetapi sudah bekerja, dan banyak permintaan tenaga kerja dari Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten yang mempunyai kompetensi pendidikan pariwisata, sehingga peluang kedepan sagat besar, paparnya.

Director Of Marketing & Business Development PATA Indonesia Chapter, Agus H Canny juga menegaskan, bahwa Indonesia memiliki potensi pariwisata terbaik di dunia, oleh sebab itu Indonesia kedepan juga butuh tenaga professional dibidang pariwisata, diakuinya saat ini pemasaran pariwisata memang sangat lemah, oleh sebab itu dengan kemajuan teknologi informatika melalui internet yang telah dikuasai para mahasiswa Program Studi Pariwisata di Universitas maupun Sekolah Tinggi Pariwisata, kedepan dirinya yakin melelui promisi dengan IT akan mampu meningkatkan kunjungan pariwisata di tanah air, ungkapnya tegas.

1000 Pelajar dan Mahasiswa Terima Beasiswa Bazis dan Sosialisasi P4GN

Keberadaan siswa-siswi dan Mahasiswa yang memiliki semangat belajar tinggi, namun tidak memiliki biaya pendidikan, telah menjadi agenda rutin Badan Amal Zakat, Infaq dan Shadaqah (BAZIS) Kota Administrasi Jakarta Timur untuk membantunya agar mereka dapat meneruskan pendidikan dengan baik, dan bertempat di Ruang Serbaguna Kantor Walikota Jaktim, Bazis Jakarta Timur kembali menyalurkan bantuan beasiswa pada Pelajar SMA dan Mahasiswa dengan jumlah 1000 anak, penyerahan beasiswa secara simbolis dilakukan oleh  Walikota Jakarta Timur Drs. H.R. Krisdianto, M.Si, didampingi Askesmas Ibnu Hadjar, Kepala Bazis Jakarta Timur, Dwi Busara dan Kepala BNNK Jakarta Timur, Supardi, SH,MH

Kepala Baziz Jakarta Timur Dwi Busara disela acara tersebut pada wartawan menjelaskan, bahwa penyerahan bantuan bea siswa tahap kedua kepada siswa SMA dan Mahasiswa S1 Jakarta Timur tahun 2014 ini, dimaksudkan dalam rangka efektifitas dan ketepatan sasaran bantuan hasil ZIS tahun 2013 yang didayagunakan tahun 2014, dan sebagai investasi di bidang pendidikan yang merupakan investasi jangka panjang sehingga para siswa dan mahasiswa dapat melanjutkan pendidikan, karena prioritas penerima bantuan pendidikan, adalah mereka dari keluarga kurang mampu.

“Besarnya bantuan yang diserahkan sebesar Rp. 675.000.000,-  dengan sasaran penerima bantuan kepada 500 orang siswa SMA swasta yang masing masing menerima bantuan sebesar  Rp. 600.000 per triwulan, dan 500 orang Mahasiswa yang masing masingnya menerima Rp. 750.000 per triwulan. Pendistribusian bantuan bea siswa ini melalui sistem perbankan yaitu Bank DKI Syariah, dana tersebut langsung ditransfer ke rekening masing masing penerima bea siswa,” pemberian bea siswa juga diharapkan akan meningkatkan semangat belajar, untuk meraih cita-citanya, sehingga dapat mewujudkan kehidupan yang lebih baik lagi dimasa depan, tegas Dwi Busara.

Hal yang sama juga diungkapkan Walikota Jakarta Timur, HR Krisdianto M.Si, bahwa penyerahan bantuan pendidikan pada Pelajar SMA dan Mahasiswa ini merupakan bantuan rutin dari Bazis dalam menyalurkan dana yang dihimpun dari masyarakat, dan dengan beasiswa ini akan mampu memotivasi mereka agar selalu giat belajar, dan ini sebagai pertanggungjawaban Bazis Jakarta Timur dalam menyalurkan beasiswa dengan tepat sasaran, dimana disamping bantuan pendidikan juga disalurkan pada kaum dhuafa, korban bencana banjir atau kebakaran serta tempat ibadah yang memang membutuhkan bantuan.

Dalam pesanya pada seluruh penerima beasiswa, HR Krisdianto juga meminta pada anak-anak untuk mengikuti penyuluhan bahaya Narkoba dari BNNK Jakarta Timur, karena apabila ditemukan penerima bantuan Bazis menggunakan Narkoba, maka akan langsung di coret, dan manfaatkan bantuan ini untuk keperluan pendidikan, pintanya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNNK Jakarta Timur, Dr Supardi, SH,MH mengajak pada seluruh pelajar dan mahasiswa untuk tidak mencoba-coba menggunakan Narkoba, karena sekali mencoba maka akan terjerat, dan berdampak serius dalam masa depan mereka, karena Narkoba akan merusak sendi-sendi kehidupan dan tubuh pemakai, bahkan dapat mengakibatkan kematian, oleh sebab itu teruslah berprestasi tanpa Narkoba, ajaknya.

Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa II Over Kapasitas

Penghuni Panti Sosial Bina Laras  Harapan Sentosa II (PSBL-HS2) dibilangan Cipayung Jakarta Timur terus bertambah, hal tersebut disebabkan razia penyandang masalah kerawanan sosial diwilayah DKI Jakarta oleh Satuan Polisi Pamong Praja yang juga terus ditingkatkan, bahkan penambahan warga binaan dari  penyandang masalah kerawanan sosial, khususnya penyandang masalah kejiwaan (Psikotik), juga mengalami peningkatan, hingga 30% pertahun, hal tersebut mendorong jajaran Panti Sosial Bina Laras  Harapan Sentosa II Cipayung bekerja keras memberikan pelayanan yang baik pada warga binaan, hal tersebut diungkapkan Kepala Panti PSBL HS II Cipayung Jakarta Timur, Andy Muchdar saat ditemui di kantornya bebarapa hari lalu.

Lebih jauh Andy Muchdar  menjelaskan, bahwa penghuni PSBL HS II Cipayung saat ini jumlahnya mencapai 691 warga binaan, padahal idealnya 350 orang sebagaimana kapasitas panti, oleh sebab itu upaya-upaya dilakukan seperti merubah ruang ketrampilan dijadikan barak tempat tidur.

Kalau dari segi makanan tetap diberikan sesuai standar asupan, demikian juga pelayanan kesehatan, Rumah Sakit Duren Sawit memberikan perawatan rutin 2 kali seminggu, namun apabila ada yang sakit maka akan dirujuk ke RS Duren Sawit, sehingga semua bisa terpenuhi, pengelola panti terus berupaya melakukan pelayanan yang baik.

Diakuinya penghuni panti yang terus bertambah, sudah dilakukan upaya pemulangan pada mereka yang sudah sembuh ke keluarga, hanya saja banyak keluarga yang tidak mau menerima kembali warga binaan yang pernah menderita Psikotik tersebut, bahkan penghuni panti ada yang sudah 4 tahun tinggal disini, dan kita tidak akan lepas meskipun mereka sembuh, karena kalau tidak memiliki tempat tinggal yang jelas, bisa menimbulkan masalah kerawanan sosial di Jakarta, ungkapnnya tegas.

Upaya lain yang dilakukan Panti Sosial Bina Laras  Harapan Sentosa II Cipayung ini adalah bekerjasama dengan dunia usaha untuk meningkatkan ketrampilan warga binaan untuk mandiri, dan ada juga pengusaha yang bekerjasama memberikan kesempatan pada warga binaan yang sudah baik, untuk bekerja berkebun di perkebunan mereka di Bogor, dan apabila sudah ada hasilnya maka hasilnya bisa dinikmati warga binaan, terobosan terus dilakukan agar warga binaan bisa kembali ke masyarakat dengan baik.

Saat disingguna akan kondisi panti, Andy Muchdar  mengaku perlunya ranovasi total bangunan panti, karena Panti Sosial Bina Laras  Harapan Sentosa II Cipayung ini dibangun tahun 80an, sehingga stuktur bangunan sudah tidak kuat lagi, demikian juga kapasitas seharusnya direnovasi dengan standar kelayakan, baik fasilitas tempat tidur, ruang kesehatan, ruang makan, dapur maupun ruang ketrampilan, sehingga upaya pemulihan penderita Psikotik dapat maksimal, harapnya.

Kakwarda DKI Kukuhkan Mabisaka dan Pimpinan Saka Kencana Keluarga Berancana

Setelah sekian lama Saka Kencana Keluarga Berencana Kak Deded Sukandar, Kwartir Daerah Provinsi DKI Jakarta kurang aktif, kini kepengurusan Saka Kencana Keluarga Berencana Kwarda DKI Jakarta Periode  2014 – 2019 telah kembali aktif dengan beberapa program kegiatan 4 Krida dalam Saka Kencana Keluarga Berencana, dan bertempat di Aula Kantor BPMPKB, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Provinsi DKI Jakarta, Prof. Dr Hj Sylviana Murni, secara resmi mengukuhkan kepengurusan Majelis Pembimbing Saka Kencana Keluarga Berencana serta Pimpinan Saka Kencana Keluarga Berencana Provinsi DKI Jakarta.

Dalam pesannya Kakwarda Kak Prof Hj Sylviana Murni menegaskan, bahwa seluruh pengurus Mabisaka serta Pimpinan Saka Kencana Keluarga Berencana Provinsi DKI Jakarta harus bekerja sesuai dengan visi dan misi Gerakan Pramuka Kwarda DKI Jakarta, yaitu Praja Muda Karana yang berkarakter Cinta Tanah Air, Inovatif, Berkepribadian Luhur serta mengabdikan diri pada Masyarakat.

Seluruh anggota Pramuka DKI Jakarta termasuk anggota dan pengurus Saka Kencana Keluarga Berencana dalam melaksanakan Gerakan Pramuka haruslah dilakukan dengan Profesional, Transparan, Konsisten serta Dicintai Masyarakat, jadi apa yang dilakukan harus bermanfaat bagi pendidikan serta bermanfaat bagi masyarakat, disamping itu dalam meningkatkan kualitas Saka haruslah ada sarana dan prasarana dan didukung SDM sesuai standar Pembina Pramuka atau Instuktur Saka, oleh sebab itu haruslah memiliki sertifikasi Pembina, Pamong Saka maupun Instuktur Saka, dengan mengikuti Kursus Mahir Dasar (KMD) serta Kursus Mahir Lanjutan (KML) atau Kursus Mahir Saka, hal tersebut bisa dilakukan secara perseorangan atau swadaya dalam pembiayaan KMD atau KML, pintanya.
Disamping itu untuk melaksanakan program haruslah didukung dengan kerjasama dengan Dinas terkait, Pemerintah Kota/Kabupaten, Provinsi bahkan kerjasama antara regional maupun internasional, sehingga kalau sudah ada kemitraan maka akan mempermudah program kegiatan sebagaimana visi dan misi yang ada,  pinta Kak Sylvi.

Ketua Majelis Pembimbing Saka Kencana Keluarga Berencana Kwarda DKI Jakarta,  Kak Deded Sukandar juga menambahkan, bahwa Kepengurusan Saka Kencana Keluarga Berencana 2014 -2019 ini merupakan upaya revitalisasi Saka Kencana Keluarga Berencana Provinsi DKI Jakarta, serta sebagai saraka berkumpulnya Pramuka Penegak dan Pandega untuk membekali diri dalam kegiatan Pendidikan Esktrakurikuler, serta meningkatkan moral, fisik, pengetahuan dan ketrampilan peserta didik, untuk menumbuhkan tunas-tunas bangsa yang lebih baik, serta mampu mengisi kemerdekaan Indonesia saat ini dan masa mendatang, tegasnya.
Hal senada juga diungkapkan Pimpinan Saka Kencana Keluarga Berencana Kwarda DKI Jakarta, Kak Poltak Monte, bahwa BPMPKB DKI Jakarta, mendukung penuh pendidikan Kepramukaan melalui Saka Kencana Keluarga Berencana, untuk pembinaan diri sendiri maupun yang dibangun dalam kegiatan ekstrakurikuler, dimana melalui Satuan Karya Kencana Keluarga Berencana ini diharapkan akan membantu program BPMPKB, untuk bersama-sama menyebarluaskan informasi tentang Program Keluarga Berancana, Keluarga Sejahtera serta Pendewasaan Usia Perkawinan, seluruh anggota Saka Kencana Keluarga Berencana Gerakan Pramuka, haruslah memahami akan generasi berancana untuk menyiapkan diri maupun menyebarluaskan informasi perencanaan perkawinan, termasuk mengetahui resiko jika melakukan perkawinan di usia muda, karena angka kematian ibu saat melahirkan masih tinggi, oleh sebab itu perlu penyebarluasan perlunya perencanaan yang baik tentang usia perkawinan maupun jumlah kelahiran anak, seluruh anggota Saka Kencana Keluarga Berencana harus benar-benar paham akan kesehatan reproduksi, dan kita juga berharap anggota Saka Kencana Keluarga Berencana dapat bergabung dengan Pusat Informasi Kesehatan (PIK) yang sudah terbentuk di 300 tempat se-DKI Jakarta, ungkap Kak Poltak Monte.

FKMB Gelar Pra Kongres

Kongres Forum Komunikasi Mahasiswa Betawi (FKMB) akan digelar 28 hingga 30 November, dan untuk menyiapkan acara tersebut, bertempat di Museum Thamrin jalan Kenari II Jakarta, seluruh pengurus FKMB menggelar Pra Kongres untuk melakukan evaluasi dan program kedepan, hadir juga dalam kegiatan tersebut, Asisten Deputi Kepemudaan Kementrian Pemuda dan Olahraga Abdul Muslim.

Ketua FKMB Nasrulloh disela acara tersebut menjelaskan, bahwa kepengurusan saat ini telah banyak berbuat bagi organisasi, seperti Pendidikan dalam meningkatkan komunitas FKMB yang kokoh, salahsatunya adalah perlunya pengkaderan dalam kepengurusan yang baru nanti, FKMB juga senantiasa mengajarkan politik yang santun, serta terus mengangkat Budaya Betawi, ungkapnya.

Sementara dalam pesannya Abdul Muslim meminta pada seluruh jajaran Forum Komunikasi Mahasiswa Betawi agar dapat melakukan evaluasi guna menyusun program kedepan yang bermanfaat bagi organisasi serta Masyarakat khususnya Betawi, penguatan pengurus kedepan juga harus menjadi prioritas sehingga organisasi ini semakin berperan di masyarakat.

Indonesia yang akan menghadapi ASEAN Community Devolepment pada 2015, menjadi tantangan Forum Komunikasi Mahasiswa Betawi agar mampu berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi bangsa, mari bersama-sama pemerintah untuk membangun system yang kokoh dan lebih baik, pintanya.

Hal senada juga diungkapkan Mantan Ketua Umum FKMB, Bang Boim, dirinya berharap aka nada upaya membangun eksistensi sehingga organisasi ini tidak mati, yang kedua adalah perlunya organisasi ini membuat karya ilmiah tentang Budaya Betawi atau sejarah tentang kebetawian, kemudian mensinergikannya dengan Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta, harapnya.

Pekan Museum Thamrin Gelar Aneka Kesenian Betawi

Alunan Musik Gambang Kromong dengan lagu-lagu Bens Benyamin, di areal Museum Thamrin jalan Kenari II Jakarta Pusat, telah mengundang perhatian masyarakat yang tinggal disekitar museum, mereka beramai-ramai menyaksikan aneka kesenian tradisional Betawi serta pameran produk unggulan masyarakat dalam bazar yang digelar dalam iven “Pekan Museum Thamrin”, mulai 10 November hingga 15 Noverber 2014.

Dalam sambutannya, Wakil Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, DR Tinia Budiarti  mengaku mendukung penuh upaya Museum Juang 45 dan Museum Thamrin dalam meningkatkan kecintaan pada tokoh-tokoh Pahlawan, apalagi banyak kegiatan lomba dan diskusi MH Thamrin yang diikuti oleh siswa-siswi, hal tersebut sebagai upaya menanamkan nilai kepahlawanan pada generasi penerus bangsa, serta dengan aneka pergelaran kesenian, juga diharapkan akan memberi kesempatan pada para seniman Betawi untuk mengapresiasikan karya seninya, sehingga makin dicintai masyarakat tegas Wakadisparbud DKI ini. 

Sementara dalam laporannya, Kepala Museum Juang 45 yang juga Kepala Museum Thamrin, H Imron S.Pd, MM disela acara tersebut menjelaskan, bahwa kegiatan ini yang juga bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, digelar serangkaian Pekan Museum Thamrin dengan beberapa Lomba, seperti Lomba Pidato, Lomba Berbusana Kebaya, Lomba Baca Puisi Perjuangan, lomba Gangsing serta pergelaran aneka kesenian Betawi, seperti Palang Pintu, Gambang Kromong, Ondel-ondel, Lenong serta kesenian lain.

Kalau dalam memperingati Hari Pahlawan saat ini masyarakat lebih banyak merayakan dengan Upacara Bendera,  namun di Museum Thamrin kali ini, lebih menekankan pada Kreativitas,  menurutnya banyak pejuang yang bekerja tanpa pamrih dan tidak pernah menyebut dirinya sebagai pahlawan, oleh sebab itu pada para pelajar dan mahasiswa hendaknya mengisi kemerdekaan yang sudah diperjuangkan oleh para pejuang ini, dengan karya-karya yang bermanfaat bagi masyarakat banyak, kalau saat menjadi Gubernur DKI, Jokowi melakukan blusukan dan kebijakan merehabilitasi kawasan kumuh, hal tersebut dahulu sudah dilakukan MH Thamrin, dengan memperjuangkan kesejahteraan rakyat melalui penataan kawasan kumuh, membangun penyediaan air bersih serta karya-karya yang lain, tegas Imron S.Pd,MM

Peringati Hari Pahlawan, BNN Adakan Gerak Jalan Sehat

Dalam menyambut Hari Pahlawan yang jatuh pada hari Senin 10 November 2014, pada hari minggu pagi, jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) didukung seluruh Ormas dan LSM yang peduli terhadap Bahaya Penyalahgunaan Narkoba, bertempat di Areal Parkir Utara Tugu Monas menggelar kegiatan Jalan sehat, hadir juga dalam kegiatan sosialisasi bahaya narkoba tersebut, Menteri Olahraga dan Pemuda, Imam Nahrawi.

Disela acara tersebut, Menpora Imam Nahrawi meminta kepada semua lapisan masyarakat, terutama generasi muda, agar tidak tergiur ajakan penyalahgunaan narkoba. Generasi muda, mempunyai masa depan yang cemerlang yang harus diraih agar menjadi manusia Indonesia berkualitas. " Saya meminta kepada generasi muda agar meraih prestasi dan hidup sehat tanpa narkoba," tegas Nahrawi.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Anang Iskandar, disela acara tersebut juga menegaskan, bahwa melalui acara olahraga seperti ini, kami ingin menyampaikan kepada masyarakat tentang bahaya narkoba dan mengajak menanggulangi bersama-sama, sampai saat ini telah 4 juta jiwa manusia Indonesia yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba. Kondisi itu akan semakin parah, jika tidak ada tindakan nyata mengingatkan sesama masyarakat agar tidak terjerat narkoba. " Jadi bahaya narkoba harus terus dikampanyekan kepada masyarakat melalui berbagai cara, agar jumlah angka penggunanya tidak semakin meningkat," paparnya.
Sementara saat dimintai tanggapan akan kegiatan olahraga jalan sehat BNN, Ketua DPCK  Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT), Hj Ernawati Ratma, SE,MM saat ditemui wartawan juga mengaku terus berupaya mendukung Program BNN dalam Pemberdayaan Masyarakat untuk turutserta memerangi Narkotika dan zat adektif lainnya, beberapa kegiatan seperti Advokasi Kader Anti Narkoba serta kegiatan Focus Groub Discution (FGD) P4GN, di kalangan Pelajar, Pemuda dan masyarakat terus dilakukan, ini semua dilakukan agar masyarakat tidak acuh dengan adanya penyalahgunaan Narkoba, tetapi dapat aktif dalam pencegahan dan pemberantasan Narkoba, tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan Brigjen Pol Drs Siswandi, Direktur Peran Serta Masyarakat BNN, bahwa Gerak Jalan Sehat Tanpa Narkoba ini  dimaksudkan dalam rangka menyambut peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada Senin (10/11). acara seperti ini, BNN ingin menyampaikan pesan kepada masyarakat tentang bahaya narkoba dan mengajak menanggulangi bersama-sama, juga dengan upaya penanganan terhadap pengguna dan pecandu narkoba, hendaknya masyarakat dapat aktif mengajak Lapor Diri bagi seseorang Pengguna Narkoba untuk segera dilakukan Rehabilitasi, karena Rehabilitasi adalah jalan terbaik bagi pengguna narkoba, upaya pemulihannya telah digariskan dalam UU dan disepakati pemerintah lintas sektor, tegas Siswandi.

Bimba AIUEO Cipinang Adakan Wisata Alam dan FGD P4GN

Pembelajaran di alam terbuka sangat dibutuhkan dalam mendukung pembelajaran di kelas, karena dengan terjun langsung mengamati dan bahkan turun langsung seperti menanam pohon, beternak ikan, membajak sawah serta kegiatan alam yang lain, diharapkan akan menanamkan semangat untuk melestarikan lingkungan dan menghargai produk hasil bumi, hal tersebut yang dilakukan pengelola lembaga pendidikan usia dini “Bimba AIUEO” Cipinang dalam pembelajaran anak.

Keceriaan terpancar pada anak-anak, meskipun harus naik turun di alam terbuka kawasan Wisata Alam Cibalung Bogor, mereka bersemangat mengikuti arahan instukture untuk menanam sayur mayur,  menangkap ikan di kolam serta membajak sawah dan melukis Caping, bahkan pihak pengelola wisata alam memberikan hasil alam seperti ikan dan ubi untuk dibawa anak-anak ke rumah, seakan mereka habis pulang kampung dengan oleh-oleh hasil bumi.

Disaat anak-anak mengikuti kegiatan di alam terbuka, pimpinan Bimba AIUEO Cipinang, yang juga Ketua DPCK GRANAT Kota Jakarta Timur, Hj Ernawati Ratma, SE, MM didukung Sekretaris Granat Jaktim Drs. H Masdi Supriatik juga memberikan bekal pada orang tua siswa, akan apa itu Narkoba dan upaya pencegahannya, diskusi tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba tersebut juga diteruskan dengan pembentukan kader Granat anti Narkoba dikalangan masyarakat  Cipinang Kecamatan Pulogadung, Jaktim.

Hj Ernawati mengaku akan terus memberdayakan masyarakat dan Pemuda, untuk bersama-sama BNN dan Pemerintah dalam memerangi bahaya penyalahgunaan Narkoba, khususnya di Jakarta Timur, tegasnya.

KMP Melupakan Amanat Rakyat


Perseteruan Kubu Koalisi Merah Putih (KMP) dengan Koalisi Indonesia Hebat makin memanas,  aklibat seluruh komponen DPRRI mulai dari Pimpinan Dewan hingga pimpinan Fraksi dikuasai oleh Koalisi Merah Putih telah membuat Koalisi Indonesia Hebat mengeluarkan Mosi Tidak Percaya pada Pimpinan Dewan, bahkan KIH membuat pimpinan dewan tandingan, hal tersebut telah membuat masyarakat prihatin, melilhat hal tersebut,  wartawan SKIH mencoba meminta komentar Tokoh Masyarakat, yang juga Ketua Dewan Pembina GM Sriwijaya yang juga Ketua Relawan Sriwijaya For Jokowi – JK, berikut petikan wawancaranya.

SKIH : Apa Komentar Bung Sadek soal dualisme pimpinan DPRRI saat ini  ?

Sadek : saya mengamati dari awal sejak kepemimpinan Republik ini saat Pilpres, Sidang MK hingga Pelantikan Presiden Ir. H Joko Widodo (Jokowi) bersama Wapres H Moch Jusuf Kalla (JK), kelompok Koalisi Merah Putih sudah merencanakan sesuatu, yaitu ingin memonopoli dalam perlengkapan Dewan Perwakilan Rakyat, seperti pimpinan Komisi didalamnya, dan ternyata memang betul, setelah penyusunan perlengkapan dewan DPRRI, seluruhnya diisi oleh kelompok Koalisi Merah Putih, bahkan taksatupun anggota dewan dari kelompok Indonesia Hebat tidak disertakan untuk duduk di pimpinan fraksi, padahal jumlah Koalisi Merah Putih dari 5 Partai Politik peserta Pemilu yaitu Gerindra, Golkar, PKS, PAN dan Partai Demokat, demikian juga dari Koalisi Indonesia Hebat juga terdiri dari 5 partai Peserta Pemilu yaitu, PDI Perjuangan, Partai Nasdem, Partai Hanura, PKB dan PPP, namun dari Koalisi Merah Putih menyapu bersih pimpinan dewan,pimpinan Komisi serta kelangkapan dewan, ini sidah benar-benar keterlaluan, benar-benar tak tau diri dan melupakan azas – azas yang ada pada Pancasila, hal tersebut secara structural sudah tidak dibenarkan, karena Roh yang ada di DPRRI itu adalah Musyawarah Mufakat, dan secara kultural sudah tidak ada keadilan dan tidak ada sportivitas, Kelompok Koalisi Merah Putih sudah benar-benar lupa diri dan lupa segala-galanya, ini tidak dibenarkan dalam kehidupan demokrasi di Indonesia.

SKIH :  Bagaimana sebaiknya menurut Bung Sadek masalah dualisme pimpinan DPRRI tersebut  ?   

Sadek :  sebaiknya dikembalikan pada rohnya, yaitu strukturalnya dengan cara Musyawarah, Mufakat, Keadilan dan Sportifitas, jadi dasarnya adalah 4, yaitu Rasional, Adil, Sportif dan Manusiawi, dan kelompok Indonesia Hebat itu juga sama derajatnya dengan kelompok Koalisi Merah Putih, dan dasar kulturalnya yaitu kita ini sama-sama bangsa Indonesia, sama-sama ingin memajukan kesejahteraan rakyat Indonesia, jadi kita harus sama-sama membantu dan mendukung tugas Presiden Jokowi serta bapak Jusuf Kalla agar program-programnya yang pro rakyat bisa terwujud, sehingga tidak ada lagi hal-hal yang akan membuat perpecahan,  kalau Roh Rasional, Adil, Sportif dan Manusiawi dihilangkan, maka semuanya tidak akan selesai, oleh sebab itu satu-satunya jalan adalah kembali pada Roh nya, dan jangan lagi percaya dengan argumentasi-argumentasi yang mengacu pada tata tertib, maupun MD3, itu tidak perlu, karena yang perlu adalah bagaimana caranya mewujudkan keadilan dalam penyusunan pimpinan Komisi dan kelengkapannya di DPRRI, dengan menyertakan anggota 5 Partai atau Fraksi yang ada di Koalisi Indonesia Hebat,  sesuai azas-azas yang ada didalam negara kita.

SKIH : Bagaimana Kalau Koalisi Merah Putih tetap pada Pendiriannya seperti saat ini  ?

Sadek :  Kalau mereka tetap pada pendiriannya, ya… mudah saja, jadi nanti komponen Negara maupun masyarakat yang pro rakyat, apakah KPK, Polri, Kejaksaan serta PPATK  mulai mencari kasus-kasus mereka, dari oknum-oknum koalisi merah putih, harus mengangkat kembali kasus mereka, Bank Indonesia juga harus secepatnya melaporkan kredit-kredit macet milik Oknum KMP, demikian juga LSM, Ormas serta komponen rakyat yang pro Pemerintah yang sah, agar mencari penyakit mereka, supaya mereka juga Drow, kalau mereka tetap ngotot harus kita lawan, karena mereka telah berkhianat pada bangsa dan Negara ini, mereka tidak mau membantu pemerintah, sebagai pimpinan Dewan Pembina GM Sriwijaya dan selaku Ketua Umum Relawan Sriwijaya For Jokowi – JK mulai saat ini akan bergerak.

Sudin Dikmen Jaktim Terapkan Media Animasi untuk pembelajaran SMA dan SMK

Untuk membekali siswa dalam penguasaan keterampilan digital, tahun 2015 Sudin Dikmen Jakarta Timur akan menerapkan media pembelajaran animasi untuk SMA dan SMK di Jakarta Timur. Sejalan dengan pelaksanaan kurikulum 2013 yang mengedepankan pembentukan keterampilan siswa melalui pengalaman belajar, Sudin Dikmen Jakarta Timur akan menerapkan media animasi untuk pembelajaran pada semua mata pelajaran di SMA maupun SMK. Upaya tersebut diawali dengan pelatihan pembuatan animasi bagi 50 orang Guru. Pelatihan ini dilakukan bekerjasama dengan Oracle Education Foundation (OEF). Demikian diungkapkan oleh Kasudin Dikmen Jakarta Timur, Budiana, di SMK 46 Jakarta Timur, Kamis (16/10).

Lebih lanjut Budiana menjelaskan bahwa pelatihan tersebut pada dasarnya berbasis pemrograman. Pelatihan ini ada 3 program yaitu : program Alice, Basic Programming, dan Java Fundamental. Bahasa pemrograman itu sulit, tetapi dengan program Alice yang disiapkan oleh OEF, maka programming menjadi lebih mudah dirasakan oleh para guru. . Selanjutnya nanti para guru yang mengikuti pelatihan diminta menerapkan dalam pembelajaran pada masing-masing mata pelajaran yang diampunya dan melatihkan kepada para siswa agar siswa juga bisa membuat animasi tersebut. Dalam pelaksanaan kurikulum 2013, para siswa dilatih dan dibiasakan untuk presentasi, maka dalam presentasi itu siswa diminta menampilkan presentasinya dengan gambar dan animasi. Kalau sekarang kebanyakan tulisan maka nanti lebih banyak ilustrasi, gambar dan animasi.

Pelatihan itu sendiri merupakan tindak lanjut dari kerjasama antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan PT. Oracle Indonesia dengan nama Program Oracle Academy. Sebanyak 50 peserta yang mengikuti program Oracle Academy di bidang Ilmu Teknologi (IT) yang berlangsung di SMK Negeri 46 Jakarta, pada tahap ini berasal dari guru SMK. pelatihan dibagi dalam dua sesi yakni sesi pertama 25 peserta berlangsung selama dua hari tanggal 15-17 Oktober 2014 sedangkan sesi kedua tanggal 22-24 Oktober 2014.

Untuk kali ini para peserta berasal dari guru SMK Negeri dan Swasta di wilayah Jakarta Timur. Selanjutnya nanti akan merambah ke SMA. Pelatihan ini merupakan bagian dari peran serta anggung jawab sosial PT. Oracle Indonesia atau Corporate Social Responsibilit (CSR). Dengan adanya program ini diharapkan dapat menyiapkan para siswa membangun fondasi yang kuat dalam penguasaan teknologi informasi dan komunikasi. Kalau para siswa sudah menguasai program Java untuk pemrograman maka bisa mengikuti ujian dan akan mendapatkan sertifikat yang diakui oleh perusahaan-perusahaan IT.

Kepada para peserta pelatihan, Budiana menyampaikan bahwa program ini sudah dilirik namun baru sekarang dapat dilaksanakan. Lebih lanjut Budiana berpesan agar para Guru menguasai materi, sehingga dapat di shere ke yang lain sehingga terbangun kebiasaan kratfi dan inovatif. Karena kreatif dan inovatif menjadi kunci keberhasilan kita. Ia berharap, untuk kedepannya supaya diadakan lomba kepada siswa-siswi dalam pembuatan animasi demi meningkatkan kreatif mereka.

Budiana menambahkan, kedepannya menjadi dunia kerja dan peserta yang mengikuti program ini bisa menjadi pelatih di tahun-tahun yang akan datang. Penguasaan keterampilan animasi bisa menjadi pemicu berkembangnya industri kreatif seperti yang saat ini berkembang pesat di berbagai negara.

Salah seorang pesrta yang mengikuti program Oracle Academiy, Adel B, mengatakan, sangat mendukung dan senang mengikuti program mendasar. Kedepannya lebih meningkat lagi karena sertifikatnya sudah terkenal dan diakui secara internasional. Ia berharap pelatihan seperti dapat terus ditingkatkan.

Inilah 34 Menteri Kabinet Kerja Jokowi - JK

Presiden Ir H Joko Widodo didampingi Wakil Presiden H Jusuf Kalla secara resmi memperkenalkan calon menteri yang besuk akan resmi dilantik, mereka adalah putra terbaik bangsa dari Akademisi, Politisi serta Profesional, Presiden Jokowi mengaku mereka adalah orang-orang yang akan bekerja keras dalam membangun rakyat, bangsa dan Negara. Pengumuman ini 8 hari lebih cepat dari yang diamanatkan Undang-Undang tentang Kementerian Negara, yang mengamanatkan pembentukan hingga 14 hari.

Sementara ke 34 Menteri “Kabinet Kerja” tersebut, diantaranya  : 

01. Menteri Sekretaris Negara: Pratikno
02. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Ketua Bappenas: Andrinof Chaniago
03. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman: Indroyono Soesilo
04. Menko Politik Hukum dan Keamanan: Tedjo Edy Purdjianto
05. Menko Perekonomian: Sofyan Djalil
06. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan SDM : Puan Maharani
07. Menteri Perhubungan: Ignatius Jonan
08. Mentreri Kelautan dan Perikanan: Susi Pudjiastuti
09. Menteri Pariwisata : Arief Yahya
10. Menteri ESDM: Sudirman Said
11. Menteri Dalam Negeri: Tjahjo Kumolo
12. Menteri Luar Negeri: Retno Lestari Priansari Marsudi
13. Menteri Pertahanan: Ryamizard Ryacudu
14. Menteri Hukum dan HAM: Yasonna H. Laoly
15. Menteri Komunikasi dan Informatika: Rudi Antara
16. Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi: Yuddy Chrisnandi
17. Menteri Keuangan: Bambang Brodjonegoro
18. Menteri BUMN: Rini M. Soemarno
19. Menteri Koperasi dan UMKM: Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
20. Menteri Perindustrian: Saleh Husin
21. Menteri Perdagangan: Rahmat Gobel
22. Menteri Pertanian: Amran Sulaiman
23. Menteri Ketenagakerjaan: Hanif Dhakiri
24. Menteri PU dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadimuljono
25. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya
26. Menteri Agraria dan Tata Ruang: Ferry Mursyidan Baldan
27. Menteri Agama: Lukman Hakim Saifudin
28. Menteri Kesehatan: Nila F Moeloek
29. Menteri Sosial: Khofifah Indar Parawansa
30. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Yohanan Yambise
31. Menteri Kebudayaan Pendidikan Dasar dan Menengah: Anies Baswedan
32. Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi: M Nasir
33. Menteri Pemuda dan Olahraga: Imam Nahrawi
34. Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi: Marwan Djafar

Ryamizard Ryacudu Menteri Pertahanan Sosok Pemikir Yang Demokratis

Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu menegaskan, selama meniti karirnya di TNI, dirinya sama sekali tidak pernah terlibat dalam kasus pelanggaran HAM.

"Kamu tahu almahrum Munir? Dia mengatakan satu-satunya jenderal yang tidak terlibat HAM yaitu Ryamizard," kata Ryamizard di halaman Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Minggu (26/10/2014).

Ryamizard mempertanyakan sejumlah tudingan yang menyebut dia sebagai pelanggar HAM. "Semua tuduhan itu tidak terbukti, selama 35 tahun saya jadi tentara, saya tidak pernah melanggar HAM," sambungnya.

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini menambahkan, dirinya juga tidak pernah meminta jabatan sebagai menteri kepada Jokowi. "Saya juga tidak meminta-minta, saya baru tahu dan dirayu untuk menjadi menteri," pungkasnya.

Nama Ryamizard Ryacudu masuk dalam kabinet Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK). Dia dipilih sebagai menteri pertahanan.

"Ryamyzard Ryacudu, militer pemikir, demokratis, dan loyal ke NKRI. Pernah jadi KSAD, dan saya minta jaga kebijakan pertahanan kita," ujar Jokowi saat mengumumkan nama menterinya di halaman belakang Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10/2014).

Pria asal Palembang, Sumatera Selatan tersebut memiliki latar belakang militer. Ryamizard mengawali karir militernya sebagai Komandan Peleton Kodam XII/Tanjung Pura pada 15 November 1976. Karir militer Ryamizard di TNI tergolong moncer. Beberapa posisi strtegis pernah diembannya. Salah satunya, pernah menjabat Pangdam Jaya/Jayakarta di era pemerintahan Presiden Abdurachman Wahid (Gus Dur).

Saat terjadinya gesekan elit nasional pada masa Presiden Gus Dur, sebagai Pangdam Jaya Ryamizard dengan ketegasannya mengancam siapa saja yang akan mengganggu keamanan di wilayahnya. Selepas dari Kodam Jaya, Ryamizard mendapat promosi bintang tiga sebagai Panglima Kostrad menggantikan Letjen TNI Agus Wirahadikusumah.

Ryamizard pun dikenal piawai dalam merangkul teman. Hal ini dibuktikan saat suami dari anak mantan Wakil Presiden Try Sutrisno tersebut mendapat promosi sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Lulusan AKABRI 1974 ini berhasil merangkul unsur TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara, saat apel siaga di Lapangan Monas pada Juli 2001. Hal ini menarik KSAD Endriartono Sutarto untuk menunjuknya sebagai Wakil KSAD dan kemudian mengantikannya menjadi KSAD pada periode 2002-2005.



Arak-arakan Jokowi-JK

Usai dilantik secara resmi di gedung DPR-MPR pada 20 Oktober 2014, pasangan presiden terpilih dan wakilnya, Joko Widodo dan Jusuf Kalla, akan diarak dua kereta kencana. Arak-arakan pasangan ini mendapat kawalan dari pasukan berkuda Polri.

"Kami minta pasukan kavaleri yang mengawal Jokowi dan JK tidak memakai seragam polisi, tapi pakaian daerah atau pakaian karnaval," kata Panitia Pesta Rakyat #Salam3Jari Jay Wijayanto dalam konferensi pers di sekretariat relawan Jokowi di Jalan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 18 Oktober 2014. "Jangan pakai seragam polisi lah biar enggak angker dan tidak berjarak dengan warga yang melihat."

Arak-arakan Jokowi-JK ini merupakan acara pembuka pesta rakyat yang diinisiasi para relawan. Jokowi-JK diarak dari Bundaran Hotel Indonesia menuju Istana Merdeka. Kuda yang menarik kereta kencana keduanya didatangkan khusus dari Solo. "Dikawal pasukan berkuda polisi supaya lebih aman, tapi bukan berarti membuat jarak dengan warga yang hadir," kata Jay.

Selama arak-arakan nanti warga diperbolehkan menyaksikan dari sisi kiri dan kanan jalan. Tidak ada barikade untuk membatasi warga dengan rombongan presiden dan wakilnya itu. "Tapi kami siapkan pagar betis supaya warga tidak merengsek ke rombongan." Rencananya, Jokowi dan JK diarak mulai pukul 12.45 dan tiba di Istana sekitar pukul 14.00 untuk kemudian mengikuti upacara militer pisah sambut dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Jokowi - JK Presiden ke-7

Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla sah dinyatakan sebagai Presiden dan Wakil Presiden ke-7 Republik Indonesia. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan secara sah menetapkan Jokowi-JK sebagai Presiden ke-7 RI melalui proses pengambilan sumpah dan jabatan.
 
”Dengan pengambilan sumpah dan jabatan, maka Joko Widodo dan Jusuf Kalla sah dinyatakan sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia,” ujar Zulkifli dalam sidang paripurna MPR, pengambilan sumpah jabatan Jokowi JK di ruang sidang paripurna MPR, Jakarta, Senin (20/10).

Proses pengambilan sumpah jabatan Jokowi-JK berlangsung singkat. Tidak sampai satu menit, Jokowi dan JK telah melakukan pengambilan sumpah dan jabatan dengan lancar, tanpa ada satu kendala. Setelah pengambilan sumpah dilakukan penandatanganan keputusan MPR terkait pelantikan Jokowi-JK, yang juga disaksikan langsung oleh mantan Presiden Susilo Bambang Yudhyono dan Wakil Presiden Boediono.

Zulkifli dalam sambutannya menyatakan, dirinya bersyukur bahwa peralihan kekuasaan berjalan secara dami dan bermartabat. Dirinya yakini jika seluruh rakyat Indonesia saat ini menyaksikan proses pelantikan yang bersejarah. ”Pemilu kita aman, damai, luber, jurdil adalah bukti bahwa kita telah melangkah maju menuju demokrasi yang lebih baik,” kata Zulkifli.
Zulkifil juga memuji proses pemerintahan Presiden SBY. Selama 10 tahun, stabilitas dan ketertiban terjaga. Pelantikan Jokowi-JK sebagai Presiden dan Wapres periode 2014-2019 harus didukung penuh. ”Kita berharap tantangan yang makin berat ke depan, akan dapat kita atasi bersama dengan sinergitas,” tandasnya.

Sri Rachma Chandrawati, SH Siap Dukung Program Jokowi – JK

Sri Rachma Chandrawati SH, Ketua Umum Perempuan Indonesia Hebat, sebagai salahsatu Ormas Pendukung Capres Jokowi – JK pada Pemilu lalu, yang juga organisasi otonom di bawah Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH) yang merupakan transformasi dari Relawan Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK). merupakan satu calon Kepala Badan Pertanahan Nasional dalam Kabinet Indonesia Hebat, saat ditemui di kantornya di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu menegaskan, bahwa pihaknya siap mengemban amanah tersebut, jika memang Presiden Jokowi –JK memberikan amanah menjadi Kepala Badan Pertanahan Nasional.

Diakuinya sebagai seseorang yang berprofesi sebagai Notaris, yang saat ini menjabat Ketua Umum Pusat Organisasi Profesi Ikatan Notaris Indonesia, DPP-INI, hasil Kongres XXI di Balai Sudirman Jakarta priode 2012-2015, serta dua kali memimpin organisasi Pejabat Pembuat Akte Tanah yaitu menjabat Ketua Umum PP-IPPAT, pihaknya akan bekerja mendukung program Pemerintahan Jokowi – JK yang bekerja untuk kepentingan rakyat, bangsa dan Negara. Salahsatunya adalah membantu para Petani serta Nelayan untuk melakukan sartifikasi tanah, sehingga mereka akan dapat meningkatkan usaha mereka serta dapat berusaha dengan tenang.

Diakuinya dalam bekerja selama ini Sri Rachma Chandrawati SH selalu bekerja secara professional dan proporsional, langkah pasti dengan program jangka panjang dan jangka pendek, dan prioritas yang akan dilakukan jika memimpin BPN adalah untuk nelayan dan petani sebagaimana program Presiden terpilih Jokowi, dengan pengsertifikatan tanah milik Nelayan dan Petani serta pengusaha kecil dan menengah akan mudah diakses pada dunia perbankan, sehingga penambahan modal kerja juga dapat ditingkatkan.

Disamping itu perlu juga “Program Mandiri”, dimana siapapun yang memiliki tanah namun belum melakukan sertifikasi tanah, maka akan kita dorong untuk mengseritikatkan, sehingga akan berdampak baik dalam peningkatan Negara maupun daerah dengan pajak-pajak yang berhubungan dengan tanah, seperti peningkatan Pajak Bumi Bangunan, PPNPB, BPHTB serta pajak tanah lainnya.

Disamping itu ada juga Penyelenggara PRONA (Proyek Operasi Nasional Agraria)  bertugas memproses pensertipikatan tanah secara masal, yang dibiayai oleh Negara, ini juga akan dilakukan, sebagai pemimpin harus mampu menjalankan tugas dan amanah dengan baik, sehingga ada kepastian hukum dalam kepemilikan tanah, sehingga masyarakat juga tenang dalam bekerja dan berusaha, karena sebagaimana Kebutuhan Pokok yaitu Sandang, Pangan dan Papan. Ungkapnya tegas.

Sebagaimana program kerja Jokowi –JK adalah ketahanan pangan, oleh sebab itu peranserta Badan Pertanahan Nasional baik ditingkat Pusat maupun Daerah harus bersinergi, kalau memang lahan tersebut adalah lahan pertanian agar tidak semudah itu dialih fungsikan untuk perumahan ataupun industri, tanah yang belum jelas keperuntukannya akan kita mapping, sehingga kita akan dapat membuka lahan pertanian baru, dan kita akan targetkan 1 juta lahan pertanian dalam satu tahun.

Menanggapi akan masih tingginya sengketa dibidang pertanahan, Sri Rachma Chandrawati SH mengaku akan melakukan penataan di Kantor Pertanahan dengan Pejabat Pembuat Akte Tanah di daerah, untuk bersama-sama menyatukan visi dan misi meningkatkan pelayanan publik, kita semua harus bekerja untuk kepentingan rakyat, bangsa dan Negara, ungkapnya tegas.

Sudin Dikmen Jaktim Gelar LKS SMK, Tim SMKN 22 Jakarta Raih Juara Umum

Kasudin Dikmen Jaktim Drs. Budiana MM secara resmi menutup kegiatan Lomba Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Tingkat Kota Jakarta Timur, serta mengukuhkan Tim LKS SMK Jakarta Timur untuk mengikuti Lomba Kompetensi Siswa SMK tingkat Provinsi.

Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kasie SMK Drs Wurdhono, M.Pd menjelaskan, bahwa dengan Lomba Kompetensi Siswa SMK ini diharapkan akan memperoleh masukan, guna meningkatkan proses pembelajaran dan kompetensi pendidikan di SMK yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri saat ini, dan dengan telah terpilihnya para pemenang tingkat kota ini juga diharapkan akan mampu tampil terbaik ke tingkat Provinsi serta kembali menjadi juara umum, tegasnya.

Drs. Wurdono, MPd disela acara tersebut pada wartawan juga mengaku bersyukur telah menyelesaikan kegiatan lomba kompetensi siswa ini, meskipun tidak semua SMK di Jakarta Timur untuk mengirimkan siswa terbaiknya, namun lomba ini mampu menghasilkan pemenang lomba LKS terbaik, dan upaya untuk menyiapkan peserta LKS SMK ke tingkat Provinsi pihaknya akan melibatkan sekolah yang bersangkutan serta TIM Guru pendamping yang juga melibatkan para professional yaitu dari dunia industri, sehingga mereka benar-benar siap untuk berkompetensi ditingkat Provinsi maupun nasional, tegasnya.

SMKN 22 Juara Umum

Dalam penutupan Lomba Kompetensi Siswa SMK dengan pemberian hadiah serta Tropy kejuaraan, SMK Negeri 22 Jakarta mampu tampil terbaik sebagai juara umum, menurut Kepala SMKN 22 Jakarta, Gendra, pihaknya berterimakasih pada seluruh Guru SMKN 22 Jakarta yang telah bekerja keras untuk menyiapkan siswa terbaik, hingga tampil menjadi Juara Umum dalam LKS tingkat Kota Jakarta Timur ini.

Namun demikian predikat juara umum ini sebenarnya adalah tantangan bagi seluruh guru, orang tua maupun siswa itu sendiri untuk bisa membawa kejuaraan ketingkat yang lebih tinggi, karena tingkatan lomba Kompetensi Siswa SMK akan digelar ke tingkat Provinsi, Nasional,  ASEAN hingga internasional, demikian juga tahun depan apakah kita masih bisa menjadi juara umum, oleh sebab itu kita akan memotivasi dan meningkatkan kemampuan anak didik agar dapat berkompetensi dengan baik, serta memiliki semangat untuk juara, tegas Gendra.

ORARI JAKTIM PEDULI KORBAN KEBAKARAN

Setelah kepengurusan tingkat Kota Jakarta Timur yang baru terbentuk, ORARI sebagai wadah bagi pecinta dan pengguna Radio Amatir di Indonesia, yang juga memiliki program sosial kemasyarakatan, bertempat di Kantor Sekretariat RW 03 Kelurahan Kebon Manggis, Komplek Angkatan Darat Berland, Matraman Jakarta Timur, Ketua ORARI Kota Jakarta Timur,  Hj Andi Ani Nurhani, SE, HM Yusi Icramsyah SE, MH serta pengurus ORARI Jaktim lainnya melakukan kegiatan sosial, dengan memberikan bantuan bahan makanan bagi korban kebakaran.

Dalam sambutannya  Ketua ORARI Kota Jakarta Timur,  Hj Andi Ani Nurhani, SE, HM mengaku bahwa bantuan beras dan Mie instan ini merupakan upaya untuk membantu meringankan beban korban kebakaran, selama ini kita membantu melalui koordinasi radio komunikasi, namun dengan banyaknya korban maka seluruh jajaran ORARI Jakarta Timur ingin membantu meringankan beban mereka, disamping bantuan untuk korban kebakaran di Berland kita juga akan distribusikan bantuan ke korban kebakaran warga Utan Kayu Utara Kecamatan Matraman, paparnya.

Sementara Lurah Kebon Manggis, Zaenal Arifin, SE menambahkan, bahwa pihaknya selaku wakil warga mengucapkan terimakasih pada jajaran ORARI Jakarta Timur atas kepeduliannya membantu sesama, dimana korban kebakaran di Kebon manggis ini telah meludeskan lebih dari 270 rumah beserta isinya, sehingga 1632 jiwa tidak memiliki tempat tinggal, oleh sebab itu dirinya terus berkoordinasi dengan Sudin terkait, demikian juga PMI dan ORARI, dan besuk akan kita angkat puing-puing kebakaran agar secepatnya dapat dibangun kembali tempat tinggal mereka yang terkena musibah kebakaran ini, tegasnya.

H RATIYONO BUKA FESTIVAL PENCAK SILAT BETAWI 2014

Bertempat di Gelanggang Olahraga Ciracas Jakarta Timur, bersamaan dengan kegiatan Olahraga Masyarakat Indonesia, Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi DKI Jakarta, H Ratiyono berkesempatan membuka kegiatan Festival Pencak Silat Betawi 2004, dan kegiatan yang melibatkan beberapa perguruan Silat Betawi di Jakarta dan sekitarnya tersebut  merupakan kegiatan yang ke empat kalinya.

Sebagaimana tradisi dalam membuka acara digelar tradisi Palang Pintu, acara penyambutan tersebut juga sebagai bagian dari Seni Pencak Silat Betawi, karena sebelum masuk ke lokasi tamu kehormatan harus bisa mengalahkan pesilat tuan rumah, dengan pukulan-pukulan sebuah warisan para jawara/pendekat Betawi Tempo dulu, disamping bermain pantun.

H Ratiyono mengaku bangga dengan para pesilat Betawi yang hingga saat ini tetap melestarikan Silat Betawi sebagai budaya bangsa, demikian juga prestasi pesilat Betawi yang telah mampu membawa nama harum Provinsi DKI Jakarta, di kancah olahraga nasional maupun internadional, ungkapnya.

Kekosongan Wagub DKI, H Nachrowi Ramli Siap Dampingi Ahok


Disela acara kegiatan Idul Qurban, seusai mengikuti Sholat Idul Adha, seluruh jajaran DPD Partai Demokrat Provinsi DKI Jakarta, berkumpul di sekretariat DPD Partai Demokrat di jalan Pemuda, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, dengan melakukan pemotongan hewan Qurban 15 Sapi dan 56 Kambing yang dagingnya dibagikan ke warga yang berhak menerimanya,  seusai rapat terbatas kegaitan Qurban tersebut, digelar jumpa PERS di aula kantor DPD.

Dalam paparannya, Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi DKI Jakarta, H Nachrowi Ramli menegaskan, bahwa dengan terpilihnya Gubernur DKI Jakarta Jokowi sebagai Presiden RI, dan pengunduran Gubernur Jokowi, maka Wagub Basuki Tjahaya Purnama akan dikukuhkan sebagai Gubernur DKI Jakarta, sehingga akan terjadi kekosongan Wakil Gubernur, sebagaimana aturan yang diatur dalam Undang-Undang tentang Daerah Khusus Ibukota Jakarta, maka Partai Pengusung Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih akan mengajukan calon penggantinya, sehingga dalam hal ini Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) dan Partai Gerindra berhak mencalonkan siapa yang akan menduduki jabatan Wakil Gubernur, jika calonnya lebih dari satu, maka akan dilakukan pemilihan ditingkat DPRD DKI, namun jika nama yang diusulkan kedua partai tersebut muncul satu nama, maka DPRD DKI wajib melantik atau mengukuhkannya, oleh sebab itu dirinya menyambut baik keinginan Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) yang menginginkan dirinya mendampingi sebagai Wakil Gubernur.

Mantan Ketua Umum BAMUS Betawi ini mengaku menyambut baik keinginan pak Ahok tersebut, namun dirinya akan tetap mengikuti mekanisme yang ada, karena yang pasti itu semua berpulang pada 2 partai pendukung, yaitu PDI Perjuangan serta Partai Gerindra, dan komunikasi dengan kedua partai tersebut juga sudah dilakukan, hanya belum mengarah pada pencalonan, yang pasti sejauhmana untuk kepentingan rakyat, bangsa dan Negara, dirinya siap menjadi Wagub DKI Jakarta, tegas H Nachrowi Ramli.

Sementara ditempat terpisah, disela acara pemotongan Hewan Qurban di sekretariat Bamus Betawi, Ketua VI Bamus Betawi,  Muhammad Ichsan, pada wartawan juga menegaskan, bahwa saat ini dualisme kepengurusan Bamus Betawi sudah melakukan islah, dan kepengurusan yang baru sudah kita laporkan ke Kesbangpol DKI maupun Dirjen Kesbangpol Kemendagri, dan kini Bamus Betawi terus melakukan upaya pendekatan pada Partai Gerindra maupun PDI Perjuangan, kita ingin meyakinkan, bahwa hanya H Nachrowi Ramli yang pantas mengisi kekosongan Wagub setelah Ahok diangkat sebagai Gubernur DKI Jakarta, tegasnya.

Jakarta sebagai ibukota dengan masyarakat inti yaitu masyarakat Betawi, dalam kekosongan wagub, seluruh partai di DPRD DKI juga harus bisa memilih dari putra daerah, apalasi H Nachrowi Ramli saat Pilkada beberapa waktu lalu, juga sudah resmi menjadi Calon Wakil Gubernur dengan dukungan 7 parpol di DPRD DKI (Partai Demokrat, Partai Golkar, PPP, PKB, PKS, Hanura dan PAN) oleh sebab itu Bamus Betawi juga akan meyakinkan pada PDI Perjuangan serta Partai Gerindra untuk meyakinkan bahwa H Nachrowi Ramli adalah sosok yang pantas mendampingi Gubernur Basuki Tjahaya Purnama/Ahok, sehingga pembangunan Jakarta akan semakin baik, dan tetap aman serta nyaman bagi seluruh warga Jakarta maupun investor, tegas Muhammad Ichsan.

Universitas Prof. Dr. Moestopo Beragama bersama IAEI Gelar Seminar Nasional

Bertempat di Aula Kampus Universitas Prof. Dr. Moestopo Beragama (UPDM-B), di jalan Bintaro Raya, Jakarta Selatan,  jajaran Akademika UPDM (B) menggelar Seminar Nasional Ekonomi Syariah, disela acara tersebut juga dilakukan pengukuhan pengurus Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) cabang UPDM (B).

Pakar Ilmu Syariah yang juga pendiri Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia, Mustafa Edwin Nasution, Ph.D, disela acara tersebut pada wartawan menjelaskan,  bahwa permintaan dunia industri terhadap tenaga ahli dibidang ekonomi dan perbankan Syariah saat ini cukup tinggi, apalagi saat ini pengelola Bank Syariah banyak yang bukan dari jurusan Ekonomi Syariah, ini menjadi tantangan bagi lembaga pendidikan tinggi untuk berkontribusi dalam penyediaan tenaga ahli dibidang Ekonomi Syariah.

Permintaan SDM dengan kompetensi Syariah bahkan tidak berimbang dengan suplai SDM tersebut, oleh sebab itu perlu juga dilakukan berbagai peningkatan kompetensi dibidang Syariah dalam jangka pendek, seperti dengan Diklat, training, palatihan2 karyawan Perbankan Syariah serta seminar-seminar, sehingga kita juga benar-benar siap bersaing dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN yang sebentar lagi berlaku juga di Indonesia, pinta Mustafa Edwin Nasution Ph.D.

Sementara ditempat yang sama, Rektor UPDM (B) Prof DR H Sunarto juga menjelaskan, bahwa acara Seminar Nasional dengan tema "Penyiapan SDM Berbasis Kompetensi Syariah dalam Pengembangan Perbankan Syariah ERA MEA 2015", ini merupakan upaya awal,  dalam penambahan Program Study Ekonomi dan Perbankan Syariah, Prodi baru ini dibentuk juga dilakukan sesuai dengan cita-cita para Pendiri dalam mencetak kader penerus bangsa yang bercirikan agama, dengan ilmu ekonomi syariah maka diharapkan lulusan Universitas Prof. Dr. Moestopo Beragama juga menjadi pamacu pelayanan berbasis agama, ungkapnya.

Diakuinya saat ini pihaknya juga sudah melakukan kerjasama dengan dunia industry Perbankan Syariah, seperti Bank BNI Syariah, Bank Panin Syariah serta Bank Syariah lain, demikian juga kerjasama seluruh alumni Universitas Prof. Dr. Moestopo Beragama, yang nantinya juga akan menggunakan konsep Syariah, hal tersebut juga sebagai tanggapan dan jawaban atas permintaan masyarakat akan jurusan Ekonomi Syariah, papar Prof Sunaryo.

90% Sengketa Informasi DKI Jakarta, Masalah APBD

Disela acara Forum Duscussion Group (FGD) Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta, pada Selasa (7/10), Ketua Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta, Farhan Basyarahil, S.Sos, M.Si pada wartawan menjelaskan, bahwa hingga saat ini masih banyak Lembaga Publik/Badan Publik yang belum mau membuka akses informasi publik pada masyarakat¸ sehingga pengaduan ke Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta terus berdatangan.

Diakuinya sampai saat ini terbanyak kasus informasi publik atau sengketa informasi terjadi di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta 90% menyangkut masalah anggaran APBD dan  70% nya sengketa di Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, kedua Pemerintahan Kecamatan dan Kelurahan,  ketiga pada Dinas Kesehatan serta Dinas PU DKI, dimana pada Dinas Pendidikan terbanyak adalah sengketa informasi pada permintaan informasi penggunaan dana BOS atau BOP di sekolah-sekolah, sementara untuk Pemerintahan Kecamatan serta Kelurahan adalah permohonan informasi perencanaan dan penggunaan dana Penguatan Kelurahan atau dana Penguatan Kecamatan.


Sebagaimana amanat Undang-Undang No. 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik, dimana pada intinya semua badan publik berkewajiban untuk membuka akses bagi setiap pemohon informasi publik, baik perorangan maupun lembaga atau organisasai,  kecuali beberapa informasi tertentu, dimana setelah permohonan informasi publik tersebut hingga 47 hari tidak ditanggapi, maka bisa disengketakan di Komisi Informasi,  namun dengan minimnya pengetahuan serta informasi akan UU No.14 tahun 2008 tersebut, sehingga banyak pimpinan Badan Publik yang tidak mau memberikan informasi publik pada pemohon, disinilah peran Komisi Informasi untuk meyelesaikan sengketa Informasi Publik yang ada.

Diakui Farhan, bahwa kurangnya pemahaman UU tentang Keterbukaan Informsi Publik juga disebabkan kurangnya sosialisasi undang-undang tersebut, inilah peran pemerintah untuk mensosialisasikan pada lembaga atau badan publik di pemerintah itu sendiri, memang masih banyak pimpinan kepala daerah seperti Gubernur, Bupati/Walikota yang tidak ingin membuka informasi publik, atau tidak ada niat baik untuk membuka, termasuk di jajarannya di Dinas, Kantor  serta badan dibawahnya, namun kita bersyukur pada Pemerintahan Gubernur Jokowi – Basuki Tjahaya Purnama (Ahok), keterbukaan informasi publik di DKI Jakarta lebih baik, dari kepemimpinan sebelumnya.


 Ketua Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta ini juga mengaku telah menyelesaikan banyak sengketa Informasi Publik di DKI Jakarta, dengan keputusan yang mengikat, dimana kalau yang disengketakan tersebut memang sebagai informasi publik dan harus dibuka, maka yang bersangkutan harus membukanya, dan kalau tidak mau membuka, maka yang bersangkutan bisa terkena sangsi pidana dan denda.

Oleh sebab itu Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta berharap seluruh badan atau lembaga¸khususnya di jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk segera melakukan klasifikasi informasi publik, mana yang terbuka dan mana yang terkecuali, sehingga tidak ada lagi sengketa informasi publik, dan kita akan terus mendorong keterbukaan informasi sebagaimana amanat  Undang-Undang No. 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik, Tegas Ketua Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta, Farhan Basyarahil, S.Sos, M.Si

Diberdayakan oleh Blogger.