UID Lepas 658 Wisudawan Sarjana dan Magister

Universitas Islam Jakarta (UID), sebagai Lembaga Perguruan Tinggi Swasta Tertua di Jakarta, yang didirikan dan dibina oleh Yayasan Wakaf Perguruan Tinggi Islam Jakarta (YWPTID) yang berkedudukan di Jakarta.  merupakan penjelmaan dari Perguruan Tinggi Islam yang didirikan pada tanggal 14 November 1951. Dan bertempat di Balai Sudirman Jakarta, pada Rabu (18/12), kembali melepas Wisudawan Program Sarjana dan Magister.

Disela acara tersebut Ketua Yayasan Wakaf Perguruan Tinggi Islam Jakarta (YWPTID), Prof. DR. Raihan, MSi pada wartawan menjelaskan, bahwa Wisudawan kali ini diikuti oleh 658 alumni dari Program Sarjana (S1) dan Pasca Sarjana (S2), yang terdiri dari Fakultas Hukum, Fakultas Teknik Industri, Fakultas Ekonomi, Fakultas Pendidikan Agama Islam, Magister Hukum, Magister Manajemen serta Magister Pendidikan Agama Islam. Dan wisudawan tahun ini lebih banyak dari pada tahun 2012 lalu, dan kami berterimakasih pada keluarga Wisudawan yang telah memberikan kepercayaan pada Universitas Islam Djakarta untuk menjadikan mereka menjadi Sarjana  yang unggul, professional dan berakhlak baik, sehingga diharapkan mereka akan terjun ke dunia kerja dan menjadi tauladan di masyarakat maupun dilingkungan kerja mereka, harapnya.

Sebagai pimpinan yayasan, Prof Raihan juga mengaku bersyukur, dimana para Wisudawan khususnya Magister Hukum, mereka telah bekerja pada instansi Pemerintah maupun Swasta, dengan penguatan kurikulum yang berbasis pengatan moral dan Akhlak, berdasarkan etos kerja Islam, diharapkan mereka akan mampu menghindarkan diri dari Korupsi, serta berperilaku jujur dan adil, serta turut memerangi korupsi dilingkup pekerjaan mereka, ungkapnya.

Saat disinggung akan upaya memberikan kesempatan pada masyarakat kurang mampu serta bagi mereka yang sudah bekerja, Prof Raihan mengaku Yayasan telah menyediakan beasiswa bagi anak Yatim dan Piatu, dan bagi yang kurang secara ekonomi, UID juga memberikan keringanan biaya dengan cara di angsur, sementara untuk yang sudah bekerja dapat mengikuti program belajar kelas karyawan, yaitu kuliah pada malam hari, dengan tidak mengurangi kualitas akademik sebagaimana program pagi hari, tegasnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.