Pelatihan Penanggulangan Bencana Bagi Wartawan

141wartawan cetak, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor, Pelatihan tanggap bencana tersebut, adalah upaya untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan para wartawan akan penanggulangan bencana.

TNI KUAT RAKYAT SEJAHTERA

DARI RAKYAT OLEH RAKYAT UNTUK RAKYAT

Presiden Jokowi Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

Instuksi Presiden untuk Tembak Ditempat Bandar Narkoba

Forum Wartawan Kebencanaan

141 Wartawan cetak,Online, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor

Saka Bhakti Husada Kwarda DKI Gelar Persami

Bertampat di bumi perkemahan Cibubur Jakarta, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta bekerjasama dengan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Provinsi DKI Jakarta, menggelar Kemah Bhakti Husada, acara yang dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan PRovinsi DKI Jakarta tersebut, diikuti oleh Anggota Gerakan Pramuka Saka Bhakti Husada dari 5 wilayah Kota dan Kabupaten Kepulauan Seribu.

Seusai membacakan sambutannya Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Kepala Bidang Kesehatan masyarakat Dinkes DKI, Kak Yani pada wartawan menegaskan, bahwa kegiatan Kemah Saka Bhakti Husada Provinsi DKI Jakarta ini merupakan kegiatan rutin yang digelar tiap tahun, salahsatu tujuannya adalah meningkatkan ilmu pengetahuan dibidang kesehatan, dimana anggota Saka Bhakti Husada adalah Pramuka yang khusus membantu Pramuka dibidang Kesehatan, oleh sebab itu Dinas Kesehatan terus melakukan kerjasama dengan Kwarda maupun Dinas Pendidikan dalam upaya meningkatkan ketrampilan Pramuka dibidang Kesehatan, ungkapnya.

Menanggapi akan himbauan Kakwarnas Kak Adyaksa Dault  agar Pramuka membatu dalam Penanggulangan Bencana, Kak Yani mengaku bahwa peran Saka Bhakti Husada selama ini sudah cukup besar dalam membantu korban bencana di Jakarta ini, apalagi dengan kemampuan dibidang kesehatan, maka keberadaan Pramuka Bhakti Husada sangat dibutuhkan, oleh sebab itu pihaknya menyambut baik ajakan Ketua Kwarnas yang baru tersebut.

Diakuinya saat ini memang belum seluruh Puskesmas di DKI Jakarta memberikan pembinaan pada Pramuka Saka Bhakti Husada, namun dari seluruh Puskesmas yang ada di Jakarta ini, sudah 27 Puskesmas yang aktif membina Pramuka Saka Bhakti Husada, namun demikian yang lain bukan berarti tidak melakukan pembinaan, karena koordinasi antara Kwaran dan Kwarcap terhadap Puskesmas yang ada juga sudah berjalan, oleh sebab itu dengan telah ditetapkannya Pramuka sebagai Ekstra Kuriluker Wajib di sekolah, maka jumlah Pramuka Saka Bhakti Husada juga akan meningkat, sehingga pembinaan Puskesmas juga dapat ditingkatkan, dalam peranserta Pramuka membantu masyarakat dibidang Kesehatan, tegas Kak Yani.

Hj Ernawati Ratma, SE, MM Relawan Kotak – kotak Bangun Kekuatan Dukung Program Jokowi – Ahok

Wanita Pengusaha dibidang Pendidikan, Kesehatan dan Travel Biro Haji ini, dikenal sebagai motor penggerak pemenangan Cagub Jokowi – Ahok, yang tergabung dalam Relawan Kotak-kotak Wilayah Jakarta Timur, dan untuk mengawal Program Gubernur DKI Jakarta tersebut, Hj Ernawati Ratma, SE, MM terpanggil maju sebagai Caleg DPRD DKI untuk mendukung Program Jokowi yang sudah dicanangkan saat ini.

Ketika ditemui di Posko Relawan Kotak – kotak dibilangan Cipinang Jakarta Timur yang kini menjadi tempat berkumpulnya pendukung Jokowi, Hj Ernawati Ratma telah menyiapkan strategi untuk membangun dukungan warga Jakarta, untuk bergabung menjadi kader dan simpatisan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), guna meraih suara PDI Perjuangan menjadi partai pemenang dalam Pemilu Legeslatif yang akan digelar 9 April 2014 mendatang, khususnya di DKI Jakarta.

Dengan telah diberinya mandat oleh DPD serta DPP PDI Perjuangan untuk menjadi Caleg DPRD DKI daerah pemilihan Jakarta IV yang meliputi Kecamatan Pulogadung, Matraman dan Cakung, nomor urut 6, Hj Ernawati Ratma, SE, MM telah banyak berbuat bagi masyarakat, baik dengan kegiatan bhakti sosial, pendeteksian dini penyakit (Medical Cek up), bantuan Sembako pada Yatim piatu dan Dhuafa, pelatihan terapi kesehatan masyarakat, Pelatihan ketrampilan Guru TK dan PAUD, peningkatan kreativitas anak serta kegitan sosial lainnya.

Diakuinya selama setahun Jokowi – Ahok memimpin Pemprov DKI, banyak terobosan yang sudah di gulirkan, sejumlah persoalan yang sebelumnya mustahil bisa dilakukan Pemprov DKI Jakarta, ternyata sukses di tangan Jokowi - Ahok, mulai dari Program Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Sehat (KJS), penanganan Waduk Pluit, Penataan PKL di Jakarta, khususnya Pasar Blok G Tanah Abang, relokasi kawasan kumuh ke Rumah Susun, memberikan tempat bagi PKL untuk mengembangkan usahanya dengan menggelar Kaki Lima Night Market setiap Sabtu malam, normalisasi Waduk Ria Rio dan Waduk Tomang, kebijakan untuk meneruskan pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) dan monorel, penataan birokrasi melalui program Lelang Camat dan Lurah serta terobosan lain dibidang transportasi dan penanganan banjir Jakarta.

Hj Ernawati Ratma, SE, MM melihat upaya Jokowi dan Basuki dalam membela Wong Cilik tersebut ternyata tidak semulus sebagaimana yang kita harapkan, ada juga pihak-pihak yang ingin mengganjal, dengan alasan belum ada Perda seperti Program KJS dan KJP, hal tersebut dapat dimaklumi karena partai pollitik maupun anggota dewan dari partai pendukung pasangan Jokowi – Ahok jumlahnya sedikit, oleh sebab itu pada Pemilu 2014 mendatang, diharapkan perolehan kursi partai pendukung Jokowi – Ahok dapat meningkat, sehingga akan dapat mendukung secara politis melalui dewan/legeslatif, oleh sebab itu dirinya meminta pada seluruh warga Jakarta, khususnya yang saat Pilkada telah menghantarkan Jokowi – Ahok ke Kursi Gubernur DKI Jakarta, untuk dapat kembali memberikan dukungan pada PDI Perjuangan, sehingga upaya Jokowi dalam meningkatkan kesejahteraan warga Jakarta dapat berjalan dengan baik, dan didukung DPRD DKI yang kuat, pinta Caleg PDI Perjuangan dapil Kecamatan Pulogadung, Matraman dan Cakung nomor urut 6 ini. 

Petrus Tukimin Pimpin Unit Angkungan Lingkungan Organda DKI


Musyawarah Pemekaran Unit Bus Kecil dan Angkupat Organda Provinsi DKI Jakarta yang digelar di Gedung Joang 45 Jakarta beberapa waktu lalu, akhirnya memilih, Petrus Tukimin sebagai Ketua Unit Angkutan Lingkungan Organda DKI Jakarta, bahkan pengusaha Bajaj ini terpilih secara aklamasi.

Seusai pengukuhan pengurus Unit Angling tersebut, Petrus Tukimin pada wartawan menegaskan, bahwa pihaknya akan terus membangun kerjasama dengan Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta dalam menata angkutan lingkungan, bagaimana angkutan Bajaj nantinya dapat beroperasi di lingkungan dan tidak masuk jalur protokol lagi.

Saat disinggung akan tindak lanjut peremajaan Bajaj, Petrus mengaku telah melakukan koordinasi dengan seluruh koperasi Bajaj yang ada di Jakarta ini, pihaknya akan secepatnya melakukan negosiasi untuk pengadaan Bajaj BBG, apalagi dibawah pimpinan Jokowi – Ahok saat ini, sudah tidak ada lagi monompoli merek, sehingga jenis kendaraan pengganti Bajaj oranye juga bisa secepatnya dilakukan, dan koperasi Bajaj juga akan dilibatkan dalam pengadaan Bajaj BBG nantinya, tegasnya.

Sementara Ketua Organda DKI Shafruhan Sinungan juga berharap pengurus Unit Angkutan Lingkungan yang baru terbentuk ini, dapat bekerja secara professional, dan dapat bekerja sebagaimana yang sudah digariskan, baik dalam membina angkutan lingkungan maupun menyusun program kerja, harapnya.

UID Lepas 658 Wisudawan Sarjana dan Magister

Universitas Islam Jakarta (UID), sebagai Lembaga Perguruan Tinggi Swasta Tertua di Jakarta, yang didirikan dan dibina oleh Yayasan Wakaf Perguruan Tinggi Islam Jakarta (YWPTID) yang berkedudukan di Jakarta.  merupakan penjelmaan dari Perguruan Tinggi Islam yang didirikan pada tanggal 14 November 1951. Dan bertempat di Balai Sudirman Jakarta, pada Rabu (18/12), kembali melepas Wisudawan Program Sarjana dan Magister.

Disela acara tersebut Ketua Yayasan Wakaf Perguruan Tinggi Islam Jakarta (YWPTID), Prof. DR. Raihan, MSi pada wartawan menjelaskan, bahwa Wisudawan kali ini diikuti oleh 658 alumni dari Program Sarjana (S1) dan Pasca Sarjana (S2), yang terdiri dari Fakultas Hukum, Fakultas Teknik Industri, Fakultas Ekonomi, Fakultas Pendidikan Agama Islam, Magister Hukum, Magister Manajemen serta Magister Pendidikan Agama Islam. Dan wisudawan tahun ini lebih banyak dari pada tahun 2012 lalu, dan kami berterimakasih pada keluarga Wisudawan yang telah memberikan kepercayaan pada Universitas Islam Djakarta untuk menjadikan mereka menjadi Sarjana  yang unggul, professional dan berakhlak baik, sehingga diharapkan mereka akan terjun ke dunia kerja dan menjadi tauladan di masyarakat maupun dilingkungan kerja mereka, harapnya.

Sebagai pimpinan yayasan, Prof Raihan juga mengaku bersyukur, dimana para Wisudawan khususnya Magister Hukum, mereka telah bekerja pada instansi Pemerintah maupun Swasta, dengan penguatan kurikulum yang berbasis pengatan moral dan Akhlak, berdasarkan etos kerja Islam, diharapkan mereka akan mampu menghindarkan diri dari Korupsi, serta berperilaku jujur dan adil, serta turut memerangi korupsi dilingkup pekerjaan mereka, ungkapnya.

Saat disinggung akan upaya memberikan kesempatan pada masyarakat kurang mampu serta bagi mereka yang sudah bekerja, Prof Raihan mengaku Yayasan telah menyediakan beasiswa bagi anak Yatim dan Piatu, dan bagi yang kurang secara ekonomi, UID juga memberikan keringanan biaya dengan cara di angsur, sementara untuk yang sudah bekerja dapat mengikuti program belajar kelas karyawan, yaitu kuliah pada malam hari, dengan tidak mengurangi kualitas akademik sebagaimana program pagi hari, tegasnya.

BENGAWAN SOLO MELUAP, WILAYAH BOJONEGORO, TUBAN, MOJOKERTO DAN GRESIK BANJIR

Hujan berintensitas tinggi di bagian hulu dan tengah DAS Bengawan Solo dan DAS Lamong telah menyebabkan debit sungai meluap. Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Dr. Ir, Sutopo Purwo Nugroho, bahwa banjir menggenangi  Wilayah di sekitar sungai di Bojonegoro, Tuban, Mojokerto dan Gresik Jawa Timur,  banjir Sabtu (14/12) pukul 18 wib hingga Minggu sore (15/12) masih terendam banjir. Banjir di Bojonegoro dan Tuban disebabkan kombinasi antara hujan lokal dan kiriman dari hulu kiriman hulu Bengawan Solo yaitu Wonogiri, Solo, Sragen, Ngawi, Ponorogo dan Madiun. Sedangkan banjir di Mojokerto dan Gresik akibat meluapnya Kali Lamong di Jawa Timur.

Banjir di Bojonegoro merendam 30 desa di 7 kecamatan. Akibatnya 1.705 KK dan 1.727 hektar sawah terendam banjir. Banjir terparah di Kecamatan Padangan yang merendam 9 desa dengan 823 KK dan 250 ha sawah terendam. Sedangkan di Kecamatan Bojonegoro merendam 3 desa meliputi 585 KK dan 28 ha sawah. Tinggi muka air Bengawan Solo di titik pantau Karangnongko (barat laut Bojonegoro) pada posisi 29,30 m atau Siaga 1 pada siang tadi. BNPB dan BPBD Bojonegoro telah membangun shelter untuk pengungsi banjir di Bojonegoro sehingga dapat digunakan menampung sebagian pengungsi.

Di Tuban banjir merendam 13 desa di 4 kecamatan yaitu Kecamatan Semanding, Suko, Parengan, dan Singgahan. Banjir menyebabkan 2.249 rumah terendam. Di desa Sambung Rejo Kecamatan Semanding sekitar 800 rumah terendam. Sedangkan di Mojokerto dan Gresik banjir di 6 kecamatan dengan 920 rumah terendam. Satu orang hanyut di Kecamatan Benjeng. Hingga saat ini belum ditemukan.

BPBD Kabupaten Bojonegoro, Tuban, Mojokerto dan Gresik bersama TNI, Polri, SKPD dan relawan telah melakukan penanganan darurat. Sebagian masyarakat telah dievakuasi. Dapur umum telah didirikan dan makan siap saji dibagikan. Pendataan masih dilakukan.

Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dengan ancaman banjir dan longsor. Puncak hujan sebagian besar wilayah Indonesia pada Januari – Februari, paparnya.

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Adhy Niaga Kembali Gelar Wisuda

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Adhy Niaga, sebagai salahsatu Perguruan Tinggi Swasta yang ada di Bekasi, yang didirikan oleh Yayasan Adhy Firdaus. Dengan  Kegiatan pendidikan yang diselenggarakan berdasarkan Satuan Kredit Semester (SKS), yaitu sistem pendidikan yang memberikan keleluasaan kepada mahasiswa untuk memilih mata kuliah yang bersifat fleksibel dan bervariasi. Semester adalah satuan waktu terkecil untuk menyatakan lamanya suatu pendidikan dalam suatu jenjang pendidikan SKS dan menjamin mahasiswa yang rajin akan lulus tepat pada waktunya. Bertempat di Gedung Pewayangan Jakarta, beberapa waktu lalu kembali menggelar Wisuda.

Menurut Ketua Yayasan H. Adhy Firdaus, M.Sc bahwa Wisuda kali ini merupakan Wisuda yang ke XVI, dengan mewisuda Program Diploma III dan Sarjana Ekonomi (S1), mereka telah menyelesaikan keahlian  dibidang Ekonomi, Akutansi, Perpajakan dan Manajemen, sehingga mereka diharapkan setelah kembali ke masyarakat, akan mengabdikan diri sesuai  ilmu dan keahliannya.

Sebagai Pimpinan Yayasan yang mengelola STIE ADHY NIAGA, H Adhy Firdaus juga mengaku akan terus meningkatkan sarana dan prasarana Akademika sebagaimana yang diamanatkan dalam UU Sisdiknas, dalam upaya Akreditasi Perguruan Tinggi, maupun Akreditasi Prody, hal tersebut juga dalam menyongsong era Pasar Bebas 2015 mendatang.

Diakuinya saat ini STIE ADHY NIAGA juga telah banyak membantu masyarakat, khususnya mereka yang kurang mampu, karena Yayasan Adhy Firdaus telah memberikan beasiswa pada mereka yang secara ekonomi kurang, oleh sebab itu beasiswa gratis hingga mereka mampu menyelesaikan Sarjana, dan saat ini STIE ADHY NIAGA juga terus membuka kesempatan pada Genarasi Bangsa untuk dapat mengejar cita-citanya, meskpun ekonominya masih kurang, hingga selesai S1, silahkan para lulusan SMA/H maupun Aliyah untuk kuliah gratis di STIE ADHY NIAGA, tegasnya.

Hal yang  juga diungkapkan Guru Besar STIE ADHY NIAGA, Prof. DR. H. Agustitin Setyobudi, MM, bahwa STIE  ADHY NIAGA dengan didukung banyak tenaga ahli, dimana para Dosen banyak dari Doktor hingga Profesor,  yang siap mendidik Generasi Penerus Bangsa menjadi tenaga Ahli dibidang Ekonomi, Akuntansi maupun Perpajakan, para Wisudawan adalah tenaga ahli yang siap mengabdikan diri di Perusahaan maupun Pemerintahan, tegasnya.

Prof. DR. H. Agustitin Setyobudi, MM yang juga Tokoh Pendidikan yang juga telah mengabdikan di PGRI Pusat ini, juga menegaskan, bahwa Wisudawan  STIE ADHY NIAGA, juga telah membekali mereka dengan Entrepreneurship sehingga mereka setelah lulus ini juga akan menjadi Wirausahawan yang siap bersaing di era persaingan pasar bebas, mereka adalah Sarjana yang memiliki jiwa Mandiri dan menguasai teknologi, mereka adalah  teknopreneur, yang siap menjadi pengusaha yang membangun bisnisnya dengan pemanfaatan teknologi internet, papar Caleg DPRRI dari PPP Daerah Pemilihan Jakarta Timur nomor urut 3 ini.

Kecelakaan Kereta di Bintaro Kembali Telan Korban

Kecelakaan kereta api yang melibatkan kereta Commuter Line jurusan Serpong-Tanah Abang nomor 1131 dengan truk tangki bensin PT. Pertamina terjadi karena ketidakdisiplinan pengemudi truk, kata Kepala Daerah Operasi I PT. KAI Heru Isnadi

Heru juga memaparkan kronologi tragedi di Bintaro yang untuk kesekian kalinya dalam kurang dari tiga dekade terakhir ini ditimpa kecelakaan kereta api.

"Kereta 11.31 WIB berangkat dari Serpong," kata Heru pada jumpa pers di Bintaro, Jakarta Selatan, Senin.

Pada pukul 11.09 WIB kereta berangkat dari Stasiun Pondok Ranji di Tangerang Selatan menuju stasiun Kebayoran Lama, Jakarta Pusat.

"Pukul 11.15 WIB kereta ditabrak oleh truk berisi BBM," katanya.

Dia melanjutkan, lima belas menit kemudian, tegangan listrik di atas kereta api dimatikan demi keselamatan.

"Posisinya memang truk ada di depan gerbong, hanya saja truk masuk perlintasan saat palang pintu sudah mau ditutup," katanya.

Akibat kecelakaan, jalur hilir dan hulu tidak bisa dilintasi oleh kereta lain, sedangkan pintu perlintasan di daerah ini tidak bisa dilalui oleh kendaraan bermotor.

"Truk elpiji sendiri menutupi jalur hulu," katanya.

Heru belum bisa memastikan jumlah korban yang meninggal dunia dan luka-luka karena seluruh korban dibawa ke beberapa rumah sakit.

Namun dia memastikan korban meninggal dunia akan dibawa ke rumah sakit Polri di daerah Kramat Jati, Jakarta Timur.



Daftar nama korban selamat kecelakaan kereta Bintaro

Berikut nama korban selamat dan meninggal dari data Polres Jakarta Selatan. Usia korban mengikuti nama masing-masing.

Data korban RS Suyoto : 1. Tuti Nurbaiti (57/rujuk Pd Aren), 2. Ny Cucu (26), 3. Aslinda (32) 4. Salvin (29), 5. Anna (21/rujuk Fatmawati) 6. Dewi Sartika (23/dirawat di Kenanga) 7. Reni (23-dirawat di Kenanga) 8. Ratna Agustin (24), 9. Sri Endayani (62), dan 10. Sri Hardina (66/rujuk RS Bintaro).

11. Trully Handarini (59/rujuk RS Bintaro), dan 12. Arina (21/rujuk RS Bintaro), 13. Mariani (60), 14. Linda (60), 15. Sri Hartinah (66), 16. Talita (6), 17. Renita, 18. Jumirah, 19. Varila (17), dan 20. Reni (31).

21. Leni Dayu (26), 22. Tika Juliani (35), 23. Mafiera (21), 24. Nurmila, 25. Parno, 26. Ny X-Luka berat, 27. Rahmadi Arifandi (29), 28. Hastuti (27), 29. Yuliani (60), dan 30. Lilis Setiawati (27).

31. Ny X Luka sekujur tubuh (RS Fatmawati), 32. Jumilah (31), 33. Dwi Prayetno (27), 34. Puspo Negoro, 35. Putri-Ciputat, 36. Amelia (14/Sudimara) 37. Dinda Irmawati (21), 38. Mursani (48), 39. Enny Rustini (36), dan 40. Nani N (48).

41. Nurhayati,  42. Nani, 43. Sugiarti (43), 44. Astuti (17), 45. Ratna Ria K (33), 46. Sri Rahayu (39), 47. Lina (41), 48. Duhifa (32), 49. Edvi (25) 50. Cahya (39), 51. Eka (25), 52. Sutinah (65), 53. Atik Haryati (45) 54. M Apoh (43), 55. Eni Rustin (34), 56. M Mursai (48), 57. Sadar (40).

58. Yoseph (59/BSD-pulang), 59. Rasiken (32), 60. Ratna Ria (33), 61. Lisa (35/rujuk RS Bintaro), 62. Dinda (21) 63. Saodah (41/RS Fatmawati) 64. Iska Andini (47), 65. Lilis (Ciputat-pulang), 66. Mursanih (pulang), 67. Maryadi Natalia, 68. Ruji (37), 69. Anasiani (60), 70. Leni (26), 71. Ivo, 72. Juli Rani Doni (37), 73. Safini, 74. Najwa, 75. Misya, 76. Puji Rahayu (57).

Di RS Pertamina: 1. Sopir truk tanki PT Pertamina: Cosimin, (Luka bakar-PT Pertamina), Warga Cibitung 2. Kondektur: Mujiono (luka bakar-pertamina), Alamat Bantar Gebang, 3. Slamet, 54/patah tulang kaki kanan, rujukan dari klinik pesanggrahan.

4. Anike Yolanda, 39 warga Jl Rajawali RT03/17 Serua Ciputat, 5. Iskak Andini, 37 warga Perum Pondok Nenda Indah Blok 11/11 RT09/15 Ciputat RS Kramatjati (meninggal).

Korban tewas, yakni 1. Masinis kereta Commuter Line, Sudarmanto (24) beralamat di Jalan Flores Baru 4 nomor 37 RT 03 RW 011, Panggung Tegal Timur, Tegal. dan 2. Asisten Masinis kereta Commuter Line yakni Agus Suroto (24) beralamat di Desa Sambong Blora RT 03 RW 01, Sambong Blora.

3. Petugas Pelayanan KRL (PPK) kereta Commuter Line Sofyan Hadi beralamat di Jalan RA Kartini Gang Mawar 3 RT 02 RW 02, nomor 14, Bekasi, 4. Pengguna jasa kereta Rosa Elizabeth, 73, dengan alamat jalan Camar 10 Blok AJ nomor 2, RT 01 RW 08, Pondok Betung, 5. Pengguna jasa kereta Commuter Line, Yuni 16 thn.



BLK Jaktim Gelar Pelatihan Management Seni Pertunjukan


Panggung sebagai salahsatu komponen dalam sebuah pertunjukan kesenian, terkadang kurang terperhatikan, dan terkadang tidak banyak yang memanfaatkan sarana panggung untuk mendukung artistic secara acountable, sehingga hasil pertunjukan kurang sempurna, oleh sebab itu dalam meningkatkan ilmu dan ketrampilan bagi para pelaku seni, Balai Latihan Kesenian (BLK) Kota Jakarta Timur menggelar Pelatihan Management Seni Pertunjukan tahun2013.

Menurut Kepala UPT BLK Jakarta Timur, Abdilah, bahwa kegiatan kali ini merupakan bentuk pembekalan para pelaku seni tingkat lanjut, dimana mereka sebelumnya telah mengikuti pelatihan seni, baik Tari, Musik maupun Teater oleh sebab itu mereka juga perlu memperoleh bekal dalam memanage pertunjukan, sehingga kualitas penampilan juga semakin baik.

Bagaimana para seniman mampu memahami tentang management dalam mengelola sebuah pertunjukan seni, agar para pelaku seni mampu menyajikan pertunjukan secara terancana, terukur dan berkualitas, dan kegiatan kali ini diikuti oleh 30 pelaku seni pertunjukan, dengan materi dari para kakar dan pelaku seni dibidang desain artistic, Seting Dekor, Latar belakang panggung sesuai peristiwa, tat arias, busana ciri ketokohan yang dibawakan, serta cahaya pemberi suasana, tegas Abdilah. 

STP Trisakti Sosialisasikan 30 Kuliner Indonesia

Sebagai salahsatu Pendidikan Tinggi Pariwisata di Jakarta dalam turutserta membantu Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti kembali menggelar sosialisasi icon 30 Kuliner asli Indonesia, menurut Ketua STP Trisakti Fetty Asmaniati, SE, MM, kegiatan kali ini lebih ditekankan akan upaya untuk meningkatkan peran mahasiswa dalam menguasai ilmu dalam menyajikan menu khas nusantara.

Diakuinya 30 menu yang ditampilkan kali ini adalah menu yang mudah didapatkan di Rumah Makan atau pedagang makanan, STP Trisakti sengaja pengundang ibu-ibu serta pelajar SMP dan SMA/K untuk hadir dalam seminar dan pameran produk makakan khas Indonesia, karena kegiatan ini juga sebagai bentuk promosi meningkatkan kecintaan masyarakat pada makanan khas Indonesia, bagi mahasiswa STP Trisakti yang selama ini banyak belajar Menu Eropa dan makanan Negara lain, namun untuk saat ini sudah dirubah persentasenya dengan memperbanyak belajar makanan tradisional khas daerah di Indonesia, haltersebut karena Indonesia memiliki aneka masakan yang cukup nikmat dan menarik dan STP Trisakti juga berkewajiban untuk melestarikan dan mengembangkannya, sehingga masakan Indonesia tetap dicintai masyarakat sendiri, pinta  Fetty Asmaniati, SE, MM.

Hal senada juga diungkapkan kasubdit Pengambangan Wisata Kuliner dan Belanja Kemenparekraf,  Agustin Mulyani, bahwa Indonesia memiliki banyak kuliner yang dapat menjadi daya tarik wisata, hanya saja para turis belum banyak mengetahui aneka masakan tersebut, oleh sebab itu Kementerian Pariwisata dan Ekonomi kreatif mendukung penuh upaya STP Trisakti dalam mempromosikan icon 30 kuliner Indonesia ini, sehingga diharapkan masakan Indonesia semakin dikenal di nusantara dan dunia internasional, pintanya,

Persami SMKN 22 Jakarta Sarana Evaluasi Pelatihan Kepramukaan

bertampat di Bumi Perkemahan Cibubur Jakarta, siswa-siswi SMK Negeri 22 Jakarta mengikuti kegiatan Perkemahan Sabtu – Minggu (Persami), menurut Ketua Panitia Persami Kak Zulkifli acara ini sebagai tindak lanjut dari Kurikulum 2013 yang mewajibkan siswa-siswi untuk mengikuti kegiatan Kepramukaan.

Diakuinya selama ini mereka memperoleh ilmu dan ketrampilan di dalam kelas, dan dilingkungan sekolah, saat inilah mereka belajar mandiri di lapangan, kita ingin melakukan ujian pada anak didik sampai sejauhmana mereka menguasai dan dapat mempraktekanya, sebagaimana yang ada pada Dasa Dharma Pramuka dan Tri Satya, dan nilainya juga akan memperngaruhi pada saat kenaikan kelas, ungkapnya.

Materi yang akan dilakukan dalam Kepramukaan ini meliputi Tali temali, Semapor, Surviifel, Api Unggun, Haiking dengan berbagai evaluasi hingga outbond, ini adalah tuntutan kurikulum yang harus dipenuhi, oleh sebab itu tindak lanjut juga akan dilakukan dalam upaya mendidik anak berjiwa Patriot, sopan, Ksatria dan berbudi pekerti luhur serta mandiri, tegas Kak Zulkifli. 

Blueforces Gelar Latihan Kader Kepemimpinan

Bertempat di Hotel Fiducia Jakarta dan Setu Gintung, Komite Markas Nasional Blueforces Indonesia Next Generations (KMN BF ING) menggelar pelatihan Kader Kepemimpinan Nasional, kegiatan tersebut juga didukung oleh Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda, Kementerian Pemuda dan Olahraga RI.

Pada wartawan Ketua Blueforces Erwin Al Jakartaty menjelaskan, bahwa pelatihan Kader Kepemimpinan kali ini diikuti oleh 157 peserta, mereka adalah Pemuda dengan usia 18 hingga 22 tahun, dimana mereka akan menyerap ilmu dari para pembicara di Hotal Fiducia Jakarta ini, dan kemudian mereka akan mengikuti kegitan Outbound acitivty di Setu Gintung.

Politisi Partai Gerindra yang saat ini juga maju sebagai Caleg DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ini juga mengaku bahwa kegiatan Pelatihan ini merupakakn pelatihan angkatan kedua, untuk memberikan pendidikan kepemimpinan kepada Generasi Muda sebagai penerus bangsa, acara yang dibuka oleh oleh Deputi I Bid Pemberdayaan Pemuda Kemenpora RI, DR Alfitra Salam ini juga diikuti oleh beberapa anggota ormas kepemudaan, dan panitia mengambil tema “Membangun Jiwa dan Karakter Kebangsaan Pemuda Indonesia”, kita berharap kedepan mereka akan jadi kader-kader bangsa yang memiliki karakter dan wawasan kebangsaan yang luas, harapnya.

 Kami menghadirkan pembicara yang bermutu untuk membekali ratusan peserta, diantaranya tokoh-tokoh pemuda seperti Ramdan Alamsyah (Pengacara Eyang Subur), Firman Abadi (Ketua Umum relawan Dibo Piss), Taufikurrahman (Anggota DPRD DKI Jakarta komisi A), K.H. Hermanto alias Ustadz Selon yang juga salah satu ketua KMN BF ING, Muchlis Ali (Ketua Umum DPP Himpunan Generasi Muda Madura/HIGEMURA) Nova Fitriansyah (wasekjen KMN BF ING), Aminullah Siagian (Ketua Umum PP Himpunan Mahasiswa Al Washliyah/HIMMAH), Husin Yazid (Pemimpin Redaksi pemilih.com dan juga Direktur survei Puskaptis), dan Blueforces adalah organisasi yang komit pada pemberdayaan SDM dan Leadership Pemuda, tukas Erwin Al Jakartaty.

Sementara ketua panitia LKK 2/BF 2013, Rahmad PS yang juga Ketua KMD Blueforces Jakarta Selatan, kegiatan kaderisasi ini untuk mencetak anggota Blueforces sebagai bagian generasi muda bangsa yang loyal, dinamis dan militan untuk NKRI. “Dengan memiliki wawasan kebangsaan yg mumpuni serta brsemangat bela negara di tengah era globalisasi saat ini,” ajak Rahmad PS.

Blueforces sebagai organ pemuda independen dibentuk pada 17 September 2006 yang didirikan oleh sejumlah aktivis pemuda Jakarta. Kini organisasi itu dipimpin oleh Erwin H Al Jakartaty M.Si selaku Commandante, sebutan khas anggota Blueforces untuk jabatan Ketua Umum.

SRC PB Wilayah Barat Siap Antisipasi Banjir Jakarta

Sebagaimana data Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG), tingginya curah hujan di Bogor dan Depok pada Desember 2013 dan Januari, Februari 2014, merupakan ancaman terbesar bagi ibukota Jakarta dan sekitarnya, untuk menghadapi kondisi tersebut, bertempat di Sungai Ciliwung, jalan Kalibata Jaksel, Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (SRC PB) sebagai satuan khusus dalam mengantisipasi adanya bencana di Indonesia, dibawah koordinasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar Simulasi dan Gladi antisipasi Bencana.

Kepala Pusat Informasi data dan Humas BNPB, DR. IR. Sutopo Purwo Nugroho disela acara tersebut menjelaskan, bahwa Satuan Reaksi Cepat Wilayah Barat ini memiliki 4.500 personil yang sewaktu-waktu bisa ditugaskan, mereka terdiri dari 3.000 personil TNI dan 1500 personil POLRI, dengan dukungan dana dan logistik oleh BNPB, sementara untuk personil tingkat daerah seperti Satpol PP dan Damkar, Tagana dan Ormas Peduli Bencana,  tergantung daerah masing-masing dibawah binaan BPBD setempat.

Diakuinya cuaca di Jakarta sebagaimana data pada BMG, sampai dengan akhir tahun curah hujan di Jakarta sedang, dan tidak ada ancaman membahayakan seperti gejala Elnino, Lanina maupun suhu air laut juga  dalam kondisi normal, hanya saja curah hujan tinggi akan muncul pada bulan Januari dan Februari, dan hujan besar akan terjadi di Bogor dan Depok,  sehingga Jakarta masih terancam banjir.

Upaya yang dilakukan Pemda DKI sudah sangat bagus, dengan pengerukan sungai, peningkatan pompa air, kesiapan bencana maupun upaya lain dalam menghadapi bencana, tetapi karena banyaknya perubahan penggunaan lahan, serta makin bertambahnya pendidik Jakarta, maka kemungkinan jumlah titik-titik rawan banjir juga meningkat, sekitar 62 titik, ini membutuhkan partisipasi seluruh komponen di Jakarta termasuk dunia usaha dalam menghadapi bencana yang mungkin terjadi.

Sutopo juga mengaku bahwa BNPB telah menyiapkan dana antisipasi hingga 100 milyar yaitu dana siap pakai, jika kurang akan ditambah, karena pada Desember anggaran sudah habis dan  Januari, Februari APBD belum cair, sementara bantuan mendesak dibutuhkan untuk mengatasi bencana yang ada, baik dalam penanganan bencana, membantu  pengungsi serta rekonstuksi pasca banjir, oleh sebab BNPB telah menyiapkan dana siap pakai, oleh sebab itu, kita harapkan koordinasi dengan BPBD dapat terus dilakukan, dalam penanganan setiap terjadi bencana yang ada, untuk peta kemungkinan terjadi bencana sudah didistribusikan ke daedrah, sehingga diharapkan BPBD akan menyiapkan lebih detail, baik personil maupun logistik jika bencana benar-benar terjadi. Gladi sudah dilakukan secara nasional dengan skenario terbutuk, di wilayah Timur digelar di Bojonegoro dan wilayah Barat digelar disini, sementara untuk dareah digelar oleh BPBD setempat. BNPB akan selalu memberikan pendampingan pada BPBD,  baik pendanaan maupun menejemen penangangan bencana, tegas Sutoppo Purwo Nurgroho.

Sementara dalam jumpa PERS,  Sekretaris Utama BNPB, menegaskan, bahwa kegiatan saat ini merupakan peningkatan kapasitas SRC PB,  dengan skenario banjir lahar dingin dan tanah longsor, sampai sejauhmana kesiapan SRC PB wilayah Barat dalam mengantisipasi  banjir lahar dingin dan longsor, bagaimana melakukan evakuasi korban dengan baik dan benar dan terkoordinasi dengan baik, kondiri daerah atas dan bawah harus dievakuasi dengan baik, sehingga korban harta dan jiwa dapat dikurangi, bagi yang sakit agar tidak parah atua meninggal, dan kalau memungkinkan dilakukan rujukan ke rumah sakit terdekat, dan dengan disaksikan warga disekitar sungai yang kerap kali terkena banjir diharapkan mereka juga memiliki kesiapan jika bencana banjir kembali melanda Jakarta, tegasnya.


Diberdayakan oleh Blogger.