13 Kepala SMKN se-Jaktim Lakukan Paparan 10 Program Unggulan

Dalam upaya memaksimalkan program pembelajaran serta dalam menghasilkan lulusan yang unggul dan berkualitas, Suku Dinas Pendidikan Menengah (Sudin Dikmen) Kota Administrasi Jakarta Timur meminta pada seluruh Kepala Sekolah Menengah Kejuruan maupun Sekolah Menengah Atas untuk memaparkan 10 program unggulan untuk meningkatkan program pembelajaran di sekolah masing-masing. Paparan yang disampaikan didepan Kasudin, Kasie Tendik,  Penilik, Pengamat Pendidikan serta Kepala Sekolah lain, yang kemudian dilakukan ujian materi oleh seluruh komponen pendidikan tersebut.

Salahsatu sekolah yang turut memaparkan adalah SMK Negeri 22 Jakarta Timur, menurut Kepala SMKN 22 Jakarta, Drs. Eko Wahyu Wibowo, bahwa paparan yang ia sampaikan adalah mengacu pada Kurikulum 2013 yang kini mulai diterapkan di SMKN 22 Jakarta, karena disini merupakan SMKN yang ditunjuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menerapkan kurikulum terbaru tersebut, dimana guru adalah fasilitator, kita akan memaksimalkan pencapaian target termasuk non akademik.

Lebih jauh Eko Wahyu Wibowo menegaskan,  bahwa dalam paparan program pendidikan kali ini, pihaknya ingin mengupayakan pencapaian lulusan yang dapat diterima di dunia kerja, kalau tahun ajaran 2012 – 2013 lalu, mereka yang tidak tertampung di dunia kerja mencapai 15%, maka lulusan tahun ajaran 2013 – 2014 nanti, kita targetkan 10%, indikator inilah yang kita kejar melalui sistem pendidikan di SMKN 22, ungkapnya tegas.

Sementara Kepala Suku Dinas Pendidikan Tinggi Kota Jakarta Timur Drs. Budiana, MM yang juga hadir di SMKN 22 Jakarta pada wartawan menjelaskan, bahwa kegiatan Paparan 10 program unggulan ini saat ini dilakukan oleh 13 SMKN yang ada di Jakarta Timur, dan beberapa waktu lalu juga sudah dilakukan paparan oleh Kepala SMA Negeri se Jakarta Timur, ini sebagai bentuk optimalisasi proses pembelajaran di sekolah, sehingga akan mampu meluluskan lulusan terbaik, dan mampu bersaing di dunia kerja maupun dalam memasuki Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Vaforit di Jakarta.

Diakuinya untuk tolak ukur program unggulan masing-masing sekolah berbeda, namun program tersebut kita uji bersama, sampai sejauh mana program tersebut bisa dijalankan, dan akan kita evaluasi setiap dua bulan tentang pencapaiannya, dan ini kita lakukan secara berkelanjutan, sehingga hasilnya nanti kita harapkan lebih baik dari sebelumnya, dan Forum ini juga akan melakukan pengawasan maupun evaluasi program masing-masing sekolah, tegas Budiana MM.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.