Pelatihan Penanggulangan Bencana Bagi Wartawan

141wartawan cetak, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor, Pelatihan tanggap bencana tersebut, adalah upaya untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan para wartawan akan penanggulangan bencana.

TNI KUAT RAKYAT SEJAHTERA

DARI RAKYAT OLEH RAKYAT UNTUK RAKYAT

Presiden Jokowi Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

Instuksi Presiden untuk Tembak Ditempat Bandar Narkoba

Forum Wartawan Kebencanaan

141 Wartawan cetak,Online, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor

Rully Chairul Azwar Tokoh Nasional, Putra Terbaik dari Provinsi Bengkulu

Ir. Rully Chairul Azwar, M.Si adalah anggota DPR RI masa bakti tahun 2009 hingga 2014 dari Fraksi Partai Golongan Karya. Dia berhasil melaju ke Senayan setelah dirinya memperoleh suara sebanyak 50.546 suara untuk daerah pilihan Bengkulu. Di DPR RI, Chairul Azwar di percaya untuk menjadi wakil ketua Komisi X yang fokus di persoalan Pendidikan, Pemuda, Olahraga, Pariwisata, Kesenian dan Kebudayaan. Di partai Golkar sendiri, Chairul Azwar dipercaya untuk menjadi ketua DPP partai Golkar.

Pada tanggal 26 Maret 2012, Rully Chairul Azwar resmi dilantik menjadi Ketua Fraksi Partai Golkar MPR, menggantikan Agun Gunandjar Sudarsa yang kini memimpin Komisi II DPR. Pelantikannya sendiri dilakukan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie disaksikan Ketua MPRRRI, Wakil Ketua MPR Hadjriyanto Y Thohary dan Farhan Hamid, pimpinan Fraksi Golkar DPR Setya Novanto dan Ade Komaruddin, di Gedung DPR/MPR. Rully berharap, MPR bisa mengawal pembentukan karakter bangsa yang menurutnya sudah sangat mendesak untuk dilaksanakan. Karena, indikasi terjadinya konflik horizontal sudah mulai mencuat.

Selain sibuk di organisasi, Rully sangat menyukai seni. Dia senang sekali bernyanyi dan melukis. Sejak SD, Rully kecil sering mendengarkan kakaknya (alm) menyetel piringan hitam berbagai jenis musik. Menurut Rully, musik adalah pergerakan yang kala itu bagi anak-anak muda menjadi letupan suara hati untuk sebuah perubahan dan dinamika hidup. Kecintaannya pada musik sangatlah besar. Tahun 2008, Rully mulai mencoba untuk menciptakan lagu.


dia bekerja sama dengan beberapa musisi dan penyanyi Indonesia seperti Nicky Astria, Yanni Libels, KSP, Emil S.Praja, dan lain-lainya dalam sebuah album CD non komersial bertema “Hai Pemimpin”  di bungkus dalam RCA Project. Selain hobi bermusik, seni lain yang digemari adalah melukis. Bagi Rully, melukis merupakan aktualisasinya pada momen-momen tertentu yang dapat diabadikan lewat sebuah gambar.

Pada tahun 2009, Rully juga telah menerbitkan sebuah buku berjudul Politik Komunikasi Partai Golkar di Tiga Era. Buku ini merupakan hasil pelacakan terhadap model politik komunikasi Partai Golkar di tiga era kepemimpinan yang berbeda, yaitu era Harmoko (1993-1998), era Akbar Tandjung (1998-2004) dan era Jusuf Kalla (2004-2009).

 Rully Chairul Azwar, merupakan salah satu tokoh senior di Golkar. dalam politik, beliau selalu melakukan pendidikan politik di masyarakat. Dalam setiap kesempatan anggota DPR RI ini selalu mengingatkan pada masyarakat, khususnya pemilih untuk tidak tejebak dalam politik praktis. Dalam pilkada misalnya, dia selalu mengingatkan agar masyarakat jangan sampai memilih seseorang karena disogok dengan uang yang jumlahnya tidak seberapa dan mengorbankan jangka panjang, yaitu pembangunan bangsa.

KARIR
•    Ketua Komisi II DPR
•    Wakil Ketua Komisi X DPR RI
•    Ketua DPP partai Golkar


Nama Lengkap : Rully Chairul Azwar
Profesi : -
Agama : Islam
Tempat Lahir : Jakarta
Tanggal Lahir : Minggu, 22 November 1953
Zodiac : Scorpion
Hobby : Golf | Melukis | Menyanyi
Warga Negara : Indonesia


H Amirullah H.AG : Tokoh Betawi Pemersatu Warga Jakarta

Sosok Tokoh Betawi yang satu ini memiliki karakter yang berbeda, karena keinginan yang kuat pada H Amirullah H. AG adalah menyatukan seluruh warga Jakarta menjadi satu kesatuan dalam organisasi kemasyarakatan  Front Betawi Bersatu (FBB), dimana H Amirullah melihat, bahwa siapapun orangnya, darimanapun datangya, apapun agama dan sukunya kalau sudah menjadi warga Jakarta, dia adalah anak Betawi yang harus bertanggung jawab menjaga Kota Jakarta serta mengisi pembangunan ibukota dengan cara yang baik dan benar.

Meskipun kesibukannya sebagai Pengusaha besar yang bergerak di perdagangan Daging Sapi di Ibukota Jakarta, namun H Amirullah H.AG yang juga Presiden Front Betawi Bersatu ini lebih berkonsentrasi mengurus ormas yang dia pimpin. Bagaimana seluruh Ormas dapat bersatu dan tidak perlu adanya gesekan yang dapat meresahkan masyarakat Jakarta.

Diakuinya kehadiran Front Betawi Bersatu sebenarnya hanyalah ingin menciptakan wilayah ibukota Jakarta yang aman dan nyaman, kita tidak ingin Jakarta ada kerusuhan, oleh sebab itu FBB akan bersama-sama pemerintah dan jajaran Kepolisian untuk terus melakukan koordinasi menekan kerusuhan yang selama ini terjadi di Jakarta.

Sebagai Putra Betawi, H Amirullah H.AG juga mengaku sedih akan perilaku anak-anak pelajar maupun mahasiswa yang masih sering tawuran, seharusnya sebagai calon penerus bangsa, para pelajar maupun mahasiswa bisa mengejar  prestasi, baik dibidang ilmu pengetahuan maupun ketrampilan, para pemuda harus memiliki intelektual tinggi dan penuh kreativitas untuk mengisi pembangunan bangsa kedepan. Oleh sebab itu peranserta warga juga diharapkan akan turutserta mengawasi adanya tawuran pelajar maupun mahasiwa, kita harus cegah sedini mungkin sehingga tawuran dapat dihindarkan dan korban materi maupun jiwa dapat dihindari, tegasnya.

Sebagai Tokoh Masyarakat, H Amirullah H.AG juga sering turun tangan, mendamaikan konflik antar suku di Jakarta ini, apalagi diera demokrasi saat ini telah banyak muncul organisasi pemuda maupun organisasi masyarakat yang bersifat kedaerahan di Jakarta ini, sehingga terkadang hanya masalah kecil, akhirnya dibesar-besarkan sehingga menimbulkan konflik yang serius, oleh sebab itu kehadiran FBB akan terus berupaya menyatukan mereka, agar bersatu dan tidak menciptakan ketidak tentraman di Jakarta, paparnya saat ditemui di Markas Besar FBB dibilangan Cipinang Jaktim.

Saat disinggung masalah keanggotaan, H Amirullah H Ag mengaku FBB merupakan organisasi kemasyarakatan yang menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman, kepengurusan maupun anggota FBB merupakan lintas etnis, suku dan lintas agama, kita tidak membeda-bedakan agama mupun kesukuan, kita disini bersatu untuk berjuang bersama, menuju masyarakat Jakarta yang adil dan sejahtera. Perjuangan bagi masyarakat Betawi, menurut Tokoh Betawi yang banyak memiliki anak asuh dan anak yatim piatu ini menegaskan, sebagaimana visi dan misi FBB, pihaknya ingin mengangkat harkat dan martabat masyarakat Betawi, baik dibidang ekonomi, sosial maupun budaya. Dimana di Markas Besar FBB, akan didirikan tempat latihan ketrampilan kewirausahaan serta sanggar seni betawi, seperti Silat, Musik dan Tari, papar H Amirullah.

Hasanudin Hadi Suryo Ciptakan Keteladanan Keluarga Sejahtera

Masyarakat Indonesia selama ini menganggap banyak anak banyak rezeki, hal tersebutlah yang membuat adanya ledakan penduduk selama ini, oleh sebab itu sebagaimana Program KB 2 Anak Cukup, sebagai PNS di Kantor KB saat masuk di PNS ditempatkan sebagai Widyaswara pada Kantor Diklat Keluarga Berancana, Hasanudin mengaku harus kerja ekstra merubah perilaku masyarakat tersebut, karena pada kenyataanya kualitas anak dari keluarga yang memiliki anak lebih dari 5 dengan yang memiliki 2 anak, jauh berbeda, baik perilaku anak, kesehatan maupun pendidikannya.

Sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS)  yang sudah melayani masyarakat serta mengabdi  di Provinsi DKI Jakarta  lebih dari 25 tahun, Hasanudin Hadi Suryo adalah sosok PNS yang bisa menjadi contoh bagi jajaranya maupun masyarakat Jakarta, Program Keluarga Berancana dengan pencanangan 2 anak cukup,  juga dipegang teguh hingga 2 anaknya, hasil pernikahan dengan Ny Atya, kini bisa dibilang sukses dan mandiri. Dimana Anak pertama Ajeng Dewanti Putri telah mandiri menjadi seorang Pengusaha, sementara anak kedua Arjuna Surya Putra telah menyelesaikan pendidikan Pilot disalahsatu Perusahaan Penerbangan di Indonesia.

Setelah beberapa lama menjadi Widyaswara, Hasanudin Hadi Suryo dipercaya untuk menjadi salahsatu kepala seksi di Kantor KB Jakarta Utara, amanah tersebut diemban dengan baik, sehingga Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Daerah (BKKBD)  Provinsi DKI Jakarta yang saat ini berubah menjadi Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan dan Keluarga Berencana Provinsi DKI Jakarta (BPMPKB DKI) memberikan amanah menjadi Kepala Kantor KB Jakarta Barat, kemudian Kepala Kantor KB Jakarta Pusat dan kini kembali ke kantor awal yaitu di Kantor KB Jakarta Utara untuk kembali melayani masyarakat Jakarta Utara.

Terobosan terus dilakukan, apalagi masyarakat Jakarta Utara yang beraneka Suku, Ras dan Agama membutuhkan strategi tersendiri dalam mendekatkan pelayanan KB ke masyarakat, salahsatu keyakinannya adalah sistem yang baik dan berkelanjutan akan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat ber-KB.

Beberapa terobosan dilakukan mulai dari pelayanan KB Khusus,seperti pelayanan KB daerah kumuh, pelayanan KB daerah perbatasan, pelayanan KB Grebek Pasar hingga pelayanan KB rutin yang dilakukan ditingkat RW bersama PPKB RW, PPKB RT serta pelayanan KB bersama Organisasi Kemasyarakatan, semua dilakukan pelayanan KB secara gratis.

Sebagaimana Peraturan Gubernur  DKI Jakarta, nomor 162 tahun 2010, tentang pelayanan KB, menegaskan bahwa pelayanan KB diseluruh pelayanan kesehatan di DKI Jakarta, baik Puskesmas, RSUD, RSUP hingga RS Swasta yang telah bekerjasama dengan Pemprov DKI Jakarta, untuk warga yang ingin KB, baik Pria maupun wanita tidak dipungut biaya atau gratis, karena biaya akan ditanggung Penda DKI Jakarta. Sehingga untuk sosialisasi ke warga Jakarta Utara, Kantor KB Jakut menggandeng tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Ketua Ormas, maupun seluruh Petugas Penyuluh Keluarga Berancana RW dan RT untuk dapat turut serta mengajak warga Jakarta untuk melaksanakan program KB, sehingga tidak heran kalau target aseptor KB Pria di Jakarta Utara, meskipun targetnya tertinggi diantara Kota Administrasi lain di Jakarta, target tersebut selalu tercapai bahkan diatas target.

Metode dan upaya menjaring  kaum pria menjadi akseptor KB, Hasanudin juga membentuk paguyuban KB Pria, Dari 31 kelurahan yang ada sudah seluruh kelurahan  membentuk paguyuban tersebut. Dimana Paguyuban KB pria merupakan. Komunitas / perkumpalan bapak-bapak yang telah ber KB pria, khususnya operasi pria dalam satu wadah yang kemudian dilatih untuk menjadi motivator KBM, dan Alhamdulillah salahsatunya yaitu seorang PNS dari Satpol PP Jakarta Utara memperoleh penghargaan dari Pemerintah yang diberikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dan seluruh jajaran Kantor KB Kota Jakarta Utara akan terus bekerja melayani masyarakat sebaik-baiknya, sehingga upaya Pemerintah,khususnya Pemprov DKI Jakarta dalam menciptakan keluarga kecil sejahtera dapat terwujud, ungkapnya penuh keyakinan.

FGD BNN - Media, Bangun Kesadaran Masyarakat


Dalam memaksimalkan penanganan pecandu Narkoba di Masyarakat, Direktorat Penguatan Lembaga Rehabilitasi Masyarakat, Deputi Rehabilitasi Badan Narkotika Naional, bertempat di Aula Kelurahan Gelora, Senayan, Jakarta Pusat menggelar  pertemuan dengan beberapa wartawan media Cetak dan Elektronik melakukan kegiatan Focus Group Discusion (FGD). Acara tersebut menghadirkan pembicara  Kombes Pol Drs Sumirat Dwiyanto M.Si (Kabag Humas), Kusman Surya Kusuma (Deputi Rehabilitasi Narkoba),  Dr.Budy Prastio (Direktur Penguatan Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat BNN), dan perwakilan media  Dirut Gardi (Suara Pembaruan).

Kabag Humas Kombes Pol.Drs Sumirat Dwiyanto M.Si menjelaskan,  yang di lakukan oleh Humas BNN Dalam Penanggulangan Bahaya Narkotika cukup banyak, ini mengingat masalah narkotika bersifat multi dimensional. Humas BNN tidak akan mampu melaksanakan tugasnya secara koordinasi Badan Narkotika Nasional. Dalam hubungan ini Humas BNN berperan sebagai penyebar informasi. intinya Fungsi Humas yaitu menyampaikan pesan kepada masyarakat luas,  dan Media Massa memiliki kemampuan untuk mempengaruhi opini publik dan perilaku masyarakat oleh sebab itu kerjasama seperti ini agar terus ditingkatkan, Humas BNN siap menerima masukan serta aspirasi yang diinginkan oleh media dalam mencari solusi bagaimana kedepan untuk dapat bersama-sama melakukan kegiatan yang terkait dengan pecandu maupun tulisan mantan pecantu untuk memberikan inspirasi dan gambaran pada masyarakat, khususnya keluarga pecandu yang belum pernah bersentuhan terkait dengan Narkoba, paparnya.

Sementara Deputi Bidang Rehabilitasi BNN dr Kusman Suriakusumah SpKj, MPH dalam acara tersebut mengaku menyambut baik peningkatan kerjasama dengan para Jurnalis dalam meningkatkan informasi serta untuk dapat memberikan pencerahan pada masyarakat, serta mengajak masyarakat dan keluarganya yang terkena Narkoba atau Pengguna Narkoba untuk dapat melaporkan ke pusat rehabilitasi, untuk dilakukan rehabilitasi atau penyembuhan.

Diakui dr Kusman saat ini pengguna Narkoba di Jakarta yang harus di rehabilitasi sekitar 490.000 orang, namun belum banyak yang  “Lapor Diri”, padahal kalau mereka atau keluarganya membawa pengguna Narkotika lapor diri, maka mereka tidak akan di proses secara hukum, dan akan memperoleh pengobatan medis dan sosial secara gratis, oleh sebab itu dibutuhkan peranserta masyarakat yang lebih luas lagi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, sehingga proses rehabilitasi dan proses penyembuhan akan lebih cepat dan program Indonesia bebas Narkoba  sebagaimana visi dari BNN yaitu, “Terwujudnya masayarakat Indonesia yang bebas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, psikotropika dan bahan adiktif lainnya (narkoba) 2015” akan lebih cepat, paparnya.

22,2% Pemakai Narkoba Mahasiswa, BNN Ajak Menwa Perangi Narkoba

Tingginya angka penyalahgunaan Narkotika saat ini telah membuat seluruh komponen masyarakat geram, apalagi dari 4 juta pengguna Narkoba di Indonesia, 22,2% adalah Mahasiswa, sementara dalam penanganannya jajaran BNN sulit untuk masuk langsung di lingkungan Kampus untuk memerangi penyalahgunaan Narkotika, oleh sebab itu dalam upaya memaksimalkan pencegahan penyalahgunaan Narkoba, Badan Narkotika Nasional (BNN) mengajak Resimen Mahasiswa (Menwa) untuk bersama-sama mengamankan Kampus dari peredaran penyalahgunaan Narkoba. Hal tersebut diungkapkan Kasubdit Masyarakat, Direktorat Advokasi, Deputi Bidang Pencegahan BNN, Siti Alfiasih.

Lebih jauh dijelaskan, bahwa terjebaknya mahasiswa dalam lingkarang Narkoba, karena selama ini mahasiswa memperoleh informasi yang keliru dari teman maupung lingkungan kampus, bahwa dengan Narkoba dapat Maco dan menambah semangat, padahal sebenarnya tidak ada satupun manfaat dalam penyalahgunaan Narkoba, oleh sebab itu melalui kegiatan pelatihan kader anti Narkoba selama 2 hari ini, diharapkan dapat meningkatkan wawasan para Menwa akan bahaya penyalahgunaan Narkotika, sehingga setelah mereka kembali ke Kampus akan bisa menjadi motivator dan memberikan pencerahan pada rekannya akan bahaya penyalahgunaan Narkotika, serta sebagai mahasiswa yang juga pengaman kampus, para Menwa diharapkan akan dapat menjadi pengaman dilingkungan kampus terhadap penyalahgunaan narkoba, kerjasama ini diharapkan akan terus berlanjut antara BNN dengan pihak Universitas, tegas Siti Alfiasih.


Saat disinggung akan peserta pelatihan 2 hari ini, dijelaskan, bahwa peserta berjumlah 72 Menwa dari beberapa Universitas di Jakarta, kita berharap mereka akan menjadi pioneer dalam memerangi Narkoba dilingkungan kampus mereka maupun ditempat tinggal masing-masing, harapnya.

Pelayanan KB Gratis Grebek Pasar 2013 Kantor KB Jakarta Utara

Dalan rangka mendekatkan pelayanan KB pada masyarakat Jakarta Utara, Kantor KB Kota Administrasi Jakarta Utara terus melakukan terobosan, salahsatunya adalah kegiatan Grebek Pasar yang dibelar di Pasar Anyar Bahari,  Tanjung Priuk, Jakarta Utara.

Menurut Kapala Sub Bidang Kesehatan Reproduksi Kantor KB Jakut, Ibnu Soleh menegaskan, bahwa  pelayanan hari ini ditargetkan 200 peserta KB, yang terdiri dari 50 peserta KB Pria dan 150 Wanita, dan sebelumnya sudah kita lakukan sosialisasi ke Pedagang maupun warga sekitar pasar, sehingga diharapkan jumlah tersebut dapat tercapai, paparnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Kepala Kantor KB Kota Jakarta Utara, Hasanuddin, bahwa kegiatan Grebek Pasar ini merupakan upaya Kantor KB Jakarta Utara untuk jemput bola, dimana para pedagang dan pengusaha yang selama ini sibuk dengan kegaitan kesehariannya dan sulit untuk mengantre di Puskesmas maupun Rumah Sakit, kita akan layani mereka untuk ber KB, semua kegaitan jenis KB baik Pria maupun Wanita adalah gratis.

Diakuinya jumlah Peserta Aseptor KB Pria terus meningkat, hal tersebut menunjukkan kesadaran masyarakat Jakarta Utara akan pentingnya ber KB sudah cukup besar, bahkan target 570 aseptor Pria pada Akhir Oktober lalu sudah tercapai 530, dan hari ini diharapkan target tersebut akan tertutup dengan banyaknya kaum pria yang tidak ingin punya anak lagi, meskipun target Kantor KB Jakarta Utara selalu terbesar, namun Alhamdulillah semua bisa tercapai, ini berkuat dukungan tokoh Agama,Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda maupun Kader Pengerak KB diseluruh Jakarta Utara, paparnya.

Festival Budaya Anak Bangsa 2013, Tingkatkan Kecintaan Budaya Nusantara

Bertempat di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki, dalam memeriahkan Hari Anak Sedunia, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak serta Kementerian Kominfo mengelar Festival Budaya Anak Bangsa 2013, acara yang diikuti oleh anak-anak dan seniman dalam dan luar negeri tersebut, merupakan kegiatan dalam memperingati Hari Anak Sedunia.

Disela acara tersebut panitia penyelenggara, Oetari S menjelaskan, bahwa kegiatan yang digelar mulai 22 hingga 24 November ini, merupakan upaya untuk meningkatkan kecintaan anak terhadap budaya, apalagi saat era informasi ini diharapkan anak-anak lebih berkreatif dalam turutserta mempromosikan budaya lokal, kita jangan hanya menerima dan mendownload saja tetapi juga harus aktif mengembangkan budaya melalui media sosial tersebut. Indonesia adalah negera kaya akan budaya oleh sebab itu harus punya strategi budaya yang jelas, kami bangga dengan Indonesia, kita ingin asah anak-anak dengan budaya, sehingga sebagai anak Indonesia harus bangsa dengan kekayaan budaya saat ini.


Dengan kegiatan ini kita ingin menampilkan keahlian anak-anak Indonesia untuk menunjukkan kebolehannya dalam berseni, kita hadirkan anak dan remaja dari Jakarta, Kaltim, Kalbar, Jawa Timur, Jawa Barat serta daerah lain, bahkan Negara luar seperti Amerika dan Perancis juga akan turut memeriahkan Hari Anak Sedunia tahun 2013 ini,kegiatan ini diharapkan akan menjadi pemicu dari kegiatan lain, baik tingkat sekolah, tingkat daerah maupun nasional, papar Oetari.

Filipina Hancur Diterpa Topan Haiyan

Topan Haiyan menyerbu sejumlah wilayah di Filipina Jumat 8 November pekan lalu. Dampaknya sangat dahsyat. Korban tewas diperkirakan mencapai 10 ribu orang. Ribuan rumah hancur rata tersapu angin super kencang.

topan 'monster' ini telah melalap habis 6 pulau di Filipina. Banyak bangunan dan perumahan yang hancur. Sebagian besar korban tewas terjadi di Pulau Leyte. Bencana ini juga membuat aktivitas warga lumpuh. Listrik mati dan jalur transportasi tak bisa dilalui.

Besarnya efek dari Topan Haiyan ini disamakan dengan bencana tsunami pada 2004 silam yang menimpa kawasan Samudra Pasifik, di mana dampak terbesar terjadi di Aceh.

"Kerusakannya sangat besar. Banyak mobil rusak seperti dilempar. Jalanan dipenuhi dengan puing-puing. Fenomena ini sama dengan tsunami beberapa tahun lalu," ujar anggota tim penanggulangan bencana PBB, Sebastian Rhodes Stampa mengacu pada tsunami 2004 di Aceh.

Stampa mengatakan hal ini setelah mengunjungi Kota Leyte, salah satu kota yang paling hancur usai dihantam topan Haiyan yang dihuni oleh sekitar 220 ribu orang.

Tsunami 2004 terjadi pada 26 Desember 2004 pukul 7:58:53 WIB, yang diawali gempa bumi dahsyat di Samudra Hindia, lepas pantai barat Aceh.

Gempa berkekuatan 9,3 skala Richter tersebut merupakan yang terdahsyat dalam kurun waktu 40 tahun terakhir. Sekitar 230 ribu orang tewas di 8 negara, di antaranya Indonesia, Sri Lanka, India, dan Thailand. Ombak tsunaminya setinggi 9 meter.


Indonesia segera kirim bantuan

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstrusikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) segera mengirimkan bantuan kepada korban badai Haiyan di Filipina. Juru Bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha mengatakan, bentuk bantuan Indonesia ini tengah dikoordinasikan dengan pemerintah Filipina.

“Kita juga tentu menyadari bahwa ini situasi yang sulit yang diderita atau yang dialami oleh negara Filiphina. Untuk itu kita akan melakukan dengan koordinasi langsung dengan mereka untuk memberikan bantuan.( Mengirimkan orang atau memberikan dana?) Ya tentu semuanya akan dikoordinasikan lebih lanjut apa yang dibutuhkan oleh mereka,” kata Julian di Taman makam Pahlawan Kalibata. (Red).




Cupli Risman Tokoh Muda, Calon Senator Provinsi Bengkulu

Tokoh muda yang kini maju sebagai calon Senator (DPD RI) daerah pemilihan Provinsi Bengkulu ini, adalah putra daerah Provinsi Bengkulu yang dibesarkan di Desa Kerkap. anak Kepala Desa yang kemudian hijrah ke ibu kota setelah menyelesaikan Sarjana Ilmu Politik, Cupli Risman banyak berkecimpung dalam Organisasi Kepemudaan, dengan bergabung di Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

Di dunia usaha, Cupli Risman juga merintis usaha dibidang Properti dan Perhotelan, keterpanggulannya maju sebagai anggota DPD RI, taklain karena Ingin mengabdikan diri lebih dalamlagi dalam kancah nasional, bagaimana kedepan Pembangunan Daerah Provinsi Bengkulu, melalui penguatan Pembangunan Pedesaan, karena menurutnya kalau Desa Maju maka masyarakatnya juga sejahtera, dan Pembangunan Provinsi semakin kuat, oleh sebab itu Cupli Risman S.Ip jika diberi amanah oleh Masyarakat Bengkulu, maka akan menghibahkan seluruh gajinya untuk pembangunan Pedesaan, serta akan di transfer langsung ke rekening desa.

Diakuinya peran DPD RI kedepan harus benar-benar bisa menjembatani Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Desa, karena saat ini memang banyak program bantuan desa yang belum masuk ke desa-desa di Bengkulu, ini semua karena kurangnya informasi dan komunikasi dengan Pemerintah Pusat, oleh sebab itu sebagai Pengusaha dan Aktifis yang berada di Pusat, akan lebih mudah melakukan komunikasi dengan Kementerian Terkait, untuk pembangunan Bengkulu, paparnya.

Cupli Risman juga yakin, seorang Senator seharusnya bisa melakukan berbagai inovasi untuk memperjuangkan pembangunan Daerah, serta tidakboleh terjebak dengan keterbatasan kewenangan maupun tupoksi, gerakan politik harus jelas dan terarah, sehingga kebijakan pusat nantinya juta taklepas dari peran pemerintah daerah, tegas Cupli Risman, S.Ip yang juga Ketua Umum DPP Garuda KPPRI.

Rumah Sehat 786 Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis Warga Utan Kayu Utara

Mencegah lebih baik daripada Mengobati. Demikian ungkapan yang sering kita dengar dalam dunia kesehatan. Mengapa demikian ?,  karena sehat betapa mahal harganya. Jika kita sakit, pasti mengeluarkan biaya pengobatan yang tidak pernah direncanakan sebelumnya. Lalu apakah kita bisa melakukan pencegahan agar kita tetap sehat dan tidak terserang penyakit? Jawabannya pasti BISA, papar Pimpinan Rumah Sehat 786 Hj Ernawati Ratma saat memberikan pelayanan kesehatan di Utan Kayu Utara secara gratis.

Salahsatunya adalah dengan deteksi dini jika kita memiliki gejala penyakit, dan hal tersebut dilakukan melalui alat teknologi terbaru yang dimiliki Rumah Sehat 786 dibawah pimpinan Hj Ernawati Ratma, sehingga kita bisa segera mengatasi dengan pola hidup sehat, seperti menjaga asupan  makanan dan minuman yang sehat, olahraga secara rutin, waktu istirahat dan bekerja yang teratur dan banyak lagi cara agar tubuh kita tetap sehat.

adalah suatu proses pemeriksaan semua bagian tubuh secara seksama dengan cara pemeriksaan fisik, untuk memeriksa fungsi organ tubuh, seperti paru-paru, EKG untuk pemeriksaan jantung, dll. Semakin lengkap pemeriksaan yang dilakukan, maka akan semakin banyak  informasi tentang kondisi tubuh kita. Semakin banyak informasi yang ada tentang tubuh kita maka akan semakin memudahkan kita dalam mengelola kesehatan diri sendiri.kegiatan pelayanan Cek up gratis ini,  adalah upaya kita agar warga Jakarta tetap sehat, sehingga dapat terus bekerja untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat, papar Hj Ernawati Ratma yang juga Caleg Partai PDI Perjuangan daerah pemilihan Jakarta IV yang meliputi Kecamatan Pulogadung, Matraman dan Cakung, nomor urut 6.

Walikota Jaktim Gelar Dialog Warga di KBT

Kamal Banjir Timur atau yang lebih dikenal dengan sebutan BKT, merupakan sarana wisata dan olahraga di Jakarta Timur, dan untuk menjadikan BKT menjadi tempat yang nyaman, jajaran Pemkot Jaktim melakukan dialog khusus dengan masyarakat pengguna sarana umum tersebut, hadir dalam acara, Wali kota Jaktim HR Krisdianto, wakil walikota Husein Murad, Kasudin Perhubungan Mizar, Camat Duren Sawit Abubakar serta pejabat lain dilingkungan Pemkot Jaktim.

Dialog cukup menarik,karena memang banyak keluhan warga yang bisa ditindaklanjuti oleh pelayan masyarakat tersebut, mulai permintaan pengamanan di malam hari, permohonan penataan pedagang, permohonan ketersediaan toilet umum hingga adanya portalisasi yang kurang tepat dilingkungan warga.

Walikota HR Krisdianto menyambut baik kritikan mupun usulan warga yang selama ini memanfaatkan areal dipinggir sungai Kanal Banjir Timur tersebut, masalah toilet akan ditempatkan mobil tolit disetiap hari minggu pagi, demikian juga masalah keamanan agar tidak dijadikan tempat mesum, pihaknya akan memaksimalkan petugas Satpol PP yang akan menyemprit jika ada anak berpacaran berlebihan, dan walikota meminta pada seluruh pengguna areal BKT ini untuk menjaga kebersihan, dengan tidak membuanag sampah sembarangan, pintanya.

KNPI DKI GELAR WISATA KEBANGSAAN

Dalam rangkaian mengisi peringatan Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan, Dewan Pimpinan Daerah KNPI Provinsi DKI Jakarta menggelar kegiatan Wisata Kebangsaan, beberapa pengurus Ormas Kepemudaan dan Pengurus DPD KNPI tersebut mengunjungi Monumen Nasional, Museum Joang 45 dan Museum Sumpah Pemuda.

Disela acara tersebut Ketua KNPI DKI Dody R Amar pada wartawan menegaskan, bahwa kegiatan ini sebagai upaya dalam menanamkan rasa kepahlawanan, rasa kebangsaan dan cinta tanah air, dimana mereka harus bisa belajar sejarah perjuangan bangsa.

Menurutnya, Pengurus KNPI DKI dan KNPI Kota di lima wilayah kota diantaranya banyak yang lahir diera reformasi, sehingga kurang memehami sejarah perjuangan bangsa, oleh sebab itu kita ajak mereka untuk menapaktilas perjuangan para pejuang kemerdekaan, apalagi ditempat-tempat seperti Gedung Menteng Raya 31atau Gedung Joang 45 serta Gedung Sumpah Pemuda merupakan bukti sejarah perjuangan para Pemuda dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa. peran pemuda sangat besar dalam proses kemerdekaan, tegas Dody R Amar.

saat disinggung akan masih belum disahkannya RUU Bela Negara, Ketua KNPI DKI ini mengaku telah mengeluarkan surat permohonan pada Pemerintah dan DPRRI agar RUU Bela Negara untuk segera di sahkan menjadi Undang - Undang Bela Negara, karena kondisinya sudah mendesak, dimana Pemuda dan Remaja semangat bela negara nya sudah mulai pudar, sehingga terjadi perpecahan antar pemuda disana sini, ini sungguh memprihatinkan, oleh sebab itu atas nama Pemuda saya minta DPRRI dan Pemerintah untuk segera mengesahkan RUU Bela Negara menjadi Undang-Undang, tegasnya.

13 Kepala SMKN se-Jaktim Lakukan Paparan 10 Program Unggulan

Dalam upaya memaksimalkan program pembelajaran serta dalam menghasilkan lulusan yang unggul dan berkualitas, Suku Dinas Pendidikan Menengah (Sudin Dikmen) Kota Administrasi Jakarta Timur meminta pada seluruh Kepala Sekolah Menengah Kejuruan maupun Sekolah Menengah Atas untuk memaparkan 10 program unggulan untuk meningkatkan program pembelajaran di sekolah masing-masing. Paparan yang disampaikan didepan Kasudin, Kasie Tendik,  Penilik, Pengamat Pendidikan serta Kepala Sekolah lain, yang kemudian dilakukan ujian materi oleh seluruh komponen pendidikan tersebut.

Salahsatu sekolah yang turut memaparkan adalah SMK Negeri 22 Jakarta Timur, menurut Kepala SMKN 22 Jakarta, Drs. Eko Wahyu Wibowo, bahwa paparan yang ia sampaikan adalah mengacu pada Kurikulum 2013 yang kini mulai diterapkan di SMKN 22 Jakarta, karena disini merupakan SMKN yang ditunjuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menerapkan kurikulum terbaru tersebut, dimana guru adalah fasilitator, kita akan memaksimalkan pencapaian target termasuk non akademik.

Lebih jauh Eko Wahyu Wibowo menegaskan,  bahwa dalam paparan program pendidikan kali ini, pihaknya ingin mengupayakan pencapaian lulusan yang dapat diterima di dunia kerja, kalau tahun ajaran 2012 – 2013 lalu, mereka yang tidak tertampung di dunia kerja mencapai 15%, maka lulusan tahun ajaran 2013 – 2014 nanti, kita targetkan 10%, indikator inilah yang kita kejar melalui sistem pendidikan di SMKN 22, ungkapnya tegas.

Sementara Kepala Suku Dinas Pendidikan Tinggi Kota Jakarta Timur Drs. Budiana, MM yang juga hadir di SMKN 22 Jakarta pada wartawan menjelaskan, bahwa kegiatan Paparan 10 program unggulan ini saat ini dilakukan oleh 13 SMKN yang ada di Jakarta Timur, dan beberapa waktu lalu juga sudah dilakukan paparan oleh Kepala SMA Negeri se Jakarta Timur, ini sebagai bentuk optimalisasi proses pembelajaran di sekolah, sehingga akan mampu meluluskan lulusan terbaik, dan mampu bersaing di dunia kerja maupun dalam memasuki Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Vaforit di Jakarta.

Diakuinya untuk tolak ukur program unggulan masing-masing sekolah berbeda, namun program tersebut kita uji bersama, sampai sejauh mana program tersebut bisa dijalankan, dan akan kita evaluasi setiap dua bulan tentang pencapaiannya, dan ini kita lakukan secara berkelanjutan, sehingga hasilnya nanti kita harapkan lebih baik dari sebelumnya, dan Forum ini juga akan melakukan pengawasan maupun evaluasi program masing-masing sekolah, tegas Budiana MM.

60 Guru TK dan SD Ikuti Pergelaran Evaluasi Hasil Pelatihan Kesenian

Bertempat di Auditorium Balai Latihan Kesenian Kota Jakarta Timur, 60 Guru Taman Kanak-kanak dan Sekolah Dasar setelah mengikuti pelatihan khusus Kesenian, mengikuti kegiatan Pergelaran Evaluasi Hasil Pelatihan, acara yang juga diikuti oleh anak didik tersebut juga dilakukan evaluasi oleh para Pengamat Seni.

Dalam laporanya Kasie Evaluasi dan Pergelaran, Syaiful Amrie menjelaskan, bahwa peserta pelatihan ini adalah 30 guru TK dan 30 guru SD, mereka telah memperoleh pelatihan khusus 4 bidang seni, yaitu Seni Rupa, Seni Musik, Seni Teater dan Seni Tari, dan pergelaran ini merupakan bentuk transformasi para guru pada anak didik, serta sebagai bentuk apresiasi seni bagi para guru, paparnya.


Hal senada juga diungkapkan Kepala UPT BLK Jaktim Abdilah, bahwa Pergelaran Evaluasi Hasil Pelatihan Kesenian di BLK Jakarta Timur ini, merupakan Pelatihan tingkat Dasar angkatan ke II tahun 2013,  dimana para Guru TK dan SD telah belajar Seni Tari, Musik, Teater dan Seni Rupa, pelatihan ini tidak ada artinya jika tidak ditransformasikan pada anak didik, oleh sebab itu pihaknya berharap seluruh peserta pelatihan akan terus mentransfer pada anak didik di sekolah masing-masing, sehingga kesenian yang kini telah dikuasasi dapat terus dikembangkan, harapnya.

 Lebih jauh Abdilah menjelaskan, para guru TK dan SD tersebut bukanlah guru kesenian, mereka selama ini belum memperoleh pendidikan khusus kesenian, oleh sebab itu BLK Jaktim memberikan pelatihan khusus kesenian, agar mereka dapat mentransfer ilmu kesenian pada anak didik, Dan kini mereka menampilkan kemampuan kesenian mereka bersama siswa yang telah mereka latih. Dan kegiatan ini juga sebagai upaya meningkatkan SDM para guru dibidang Seni, tambahnya.

Paguyuban Jawa Tengah Dukung Program Duta Seni Kabupaten Sragen di TMII

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Kantor Perwakilan di Jakarta dan Anjungan Jawa Tengah TMII, memiliki kegiatan rutin dalam mempromosikan potensi Wisata, Budaya dan Kerajinan dengan mewajibkan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah untuk mempersembahkan Kesenian unggulan dari daerah masing-masing, untuk melakukan Pergelaran Kesenian di Anjungan Jateng Taman Mini Indonesia Indah, acara tersebut juga didukung oleh Paguyuban Jawa Tengah Jabodetabek.

Disela acara tersebut Ketua Paguyuban Jawa Tengah Jabodetabek yang diwakili Sudarmanto Leles, SE, MM pada wartawan menjelaskan, bahwa Paguyuban Jawa Tengah sebagai wadah dari seluruh Paguyuban tingkat Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah di Jakarta dan sekitarnya, sangat mendukung tampilnya para Duta Seni tingkat Kabupaten/Kota di Anjungan Jawa Tengah ini, karena disamping menjadi ajang Kangen akan seni budaya daerah, juga sebagai upaya membangun kerjasama antara Pemerintah Kabupaten/Kota dengan warganya yang ada di Jakarta ini, sehingga upaya membangun daerah juga memperoleh dukungan dari warganya di Perantauan, khususnya di Jakarta, Depok, Bekasi, Bogor dan Tengerang, ungkap Sudarmanto Leles yang juga Caleg DPRRI dari Partai Gerindra yang mewakili daerah Pemilihan Kabupaten Sragen, Karanganyar dan Wonogiri nomor urut 4 tersebut.

Lebih jauh Sudarmanto atau yang lebih akrab dipanggil Leles tersebut juga menegaskan, bahwa pihaknya juga berterimakasih pada Pemkab Sragen yang juga berpartisipasi dalam program Mudik Gratis beberapa bulan lalu, dan warga Sragen yang turut mudik berjumlah 8 Bus, dimana jumlahnya disesuaikan dengan ajuan beberapa Paguyuban Warga Sragen di Jabodetabek, serta warga Sragen yang datang sendiri mendaftar ke Kantor Perwakilan¸ ditahun mendatang informasi mudik gratis diharapkan dapat disampaikan ke warga Sragen di Jakarta dan sekitarnya, sehingga akan lebih banyak lagi Warga Sragen di Jabodetabek yang turut dalam program mudik gratis Gubernur Jateng tersebut, tegas Pengusaha yang kini terpanggil bergabung di Partai Gerindra ini.

Ketua Umum dan Sekjen Bamus Betawi Dikukuhkan di Balai Kota

Bertempat di Balaikota Pemprov DKI Jakarta, Ketua Umum Badan Musyawarah Masyarakat Betawi (Bamus Betawi)  periode 2013-2018, H Zainuddin, SH bersama Sekjen H Munir Arsyad secara resmi dikukuhkan oleh Pendiri Bamus Betawi H Effendi Yusuf SH, hadir juga dalam acara tersebut beberapa Ketua Ormas Betawi yang juga anggota Bamus Betawi.

Dalam pesannya Pendiri Bamus Betawi H Effendi Yusuf meminta pada Ketua Umum Bamus beserta pengurus lainnya untuk terus berjuang, memperjuangkan kesejahteraan warga Betawi, bagaimana ekonomi masyarakat Betawi dapat meningkat, harapnya.

Hal senada juga diungkapkan Presiden Front Betawi Bersatu (FBB), H Amirullah H,Ag yang juga hadir dalam acara tersebut, Tokoh Betawi ini meminta agar Ketua dan Sekjen Bamus Betawi menjadi pimpinan yang amanah dalam memimpin Bamus Betawi.

H Amirullah juga berharap Ketua terpilih dapat merangkul seluruh Ormas Betawi yang juga sebagai pendukung Bamus Betawi, Ketua harus cinta pada Ormas-ormas Betawi demikian juga Ormas Betawi saya juga berharap agar mencintai dan menghargai pemimpinnya, sehingga cita-cita bersama dalam meningkatkan harkat dan martabat masyarakat Betawi.

Saat disinggung akan masih adanya konflik sesama ormas Betawi, H Amirulah berharap Ketua Bamus Betawi dapat mengambil tindakan tegas dan menjadi pemimpin yang berani, FBB terus berupaya menghimbau pada ormas Betawi untuk bersatu, demikian juga masyarakat Betawi agar tidak mau dipecahbelah, dan tetap satu, FBB terus mengajak warga Jakarta untuk tetap bersatu jangan terkotak-kotak, meskipun bukan asli Betawi, tetapi kalau sudah lama tinggal di Jakarta dan berpenduduk Jakarta maka FBB menganggap mereka adalah Betawi, oleh sebab itu marilah bersatu, untuk bersama-sama membangun Jakarta yang lebih baik¸ harapnya.

Sementara seusai pengukuhan, Ketua Bamus Betawi H Zaenuddin atau yang akrab disapa Haji Oding menegaskan, bahwa Bamus Betawi tetap satu dan tidak ada perpecahan, Betawi hanya Satu – Satu untuk Betawi, tegasnya.

Lebih jauh H Oding mengungkapkan bahwa Jakarta membutuhkan Pemangku Adat Betawi, karena sebenarnya dahulu di tanah Betawi sudah ada Kepala Suku atau Kepala Pemangku Adat, oleh sebab itu oleh sebab itu seluruh Mantan Ketua BAMUS Betawi adalah Anggota Pemangku Adat, sementara Ketuanya adalah Ketua Bamus Betawi terlama, yaitu H Effendi Yusuf, paparnya.

Zainuddin juga mengaku, telah memiliki program untuk kemajuan organisasinya. termasuk dengan membentuk kepengurusan di wilayah. "Program jangka pendek kami akan membentuk pengurus Bamus wilayah di 5 kota dan Kabupaten Kepulauan Seribu," ucapnya.

Jakarta Youth Festival 2013, Tingkatkan Prestasi dan Kreatifitas Pemuda


Festival Pemuda Jakarta atau yang lebih dikenal dengan “Jakarta Youth Festival 2013”. yang digelar Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi DKI Jakarta,  di Stadion Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu (9/11) diikuti oleh lebih dari 1000 Pemuda dari berbagai organisasi Kepemudaan, mulai dari Karangtaruna, Purna Paskibra,  KNPI, Pemuda Karya, Pramuka, Resimen Mahasiswa serta organisasi pemuda lainya, dalam acara yang dibuka secara resmi oleh Kadisorda H Ratiyono tersebut juga dilakukan pembuatan lubang Biofori di areal Lapangan Balap Sepeda Jakarta Timur. Hal tersebut diungkapkan Kabid Kepemudaan, Disorda DKI H Firmansyah.

Lebih jauh dijelaskan para Pemuda akan mengikuti berbagai lomba, diantaranya lomba lawak, lomba band, lomba tari, lomba lukis, serta lomba marawis, dan dalam  Jakarta Youth Festival 2013 yang digelar bersamaan dengan Peringatan Hari Pahlawan ini, merupakan upaya Disorda DKI dalam memberikan ruang kreatifitas bagi Remaja dan Pemuda, ini merupakan wadah yang positif sekaligus memberikan inspirasi pada Pemuda Jakarta tentang Makna Hari Pahlawan, tegas H Firmansyah.


Sementara Kadisorda H Ratiyono  disela acara tersebut juga menegaskan, bahwa  Jakarta Youth Festival 2013 ini, merupakan agenda tahunan Disorda DKI dan tahun ini mengangkat tema Unity in Harmony. "Kegiatan ini dimaksudkan agar pemuda Jakarta dari waktu ke waktu dapat menjaga kekompakan untuk memajukan Jakarta yang heterogen.

Selain itu, kata Ratiyono, melalui festival ini para pemuda Jakarta, diharapkan dapat memaknai jasa para pahlawan."Masa perjuangan dulu, nilai kepahlawanan adalah merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Sedangkan saat ini adalah mengisi kemerdekaan. Kegiatan positif seperti ini diharapkan menumbuhkan semangat para pemuda untuk mengisi kemerdekaan," katanya.

dalam sambutanya Ratiyono juga menegaskan, bahwa Pemuda telah menghantarkan bangsa ini menjadi bangsa yang Merdeka, oleh sebab itu diharapkan Peran Pemuda saat ini akan terus meningkat, khususnya dalam mengisi pembangunan, karena Pemuda memiliki peran yang sangat penting bagi Pembangunan bangsa saat ini dan masa depan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta Disorda DKI akan terus berupaya meningkatkan SDM Pemuda, untuk turutserta mengatasi masalah bangsa, khususnya Kemiskinan dan masalah sosial lainnya, dan kegiatan yang juga dalam Peringatan Hari Pahlawan ini, diharapkan para Pemuda akan tumbuh nilai dan semangat Kepahlawanan serta Semangat Juang sebagai motivasi untuk menghadai arus globalisasi, tegasnya.

Sementara Ketua KNPI DKI, Dody Rahmadi Amar juga mengaku mendukung penuh upaya Disorda dalam memberikan ruang kreativitas Pemuda dalam kegiatan Jakarta Youth Festival ini, karena para Pemuda yang memiliki kemampunan dan prestasi dalam kesenian dapat meningkat dan terus berprestasi, oleh sebab itu KNPI DKI terus memfasilitasi para Pemuda dalam kegiatan ini, dan dengan bertepatan Hari Pahlawan, kita berharap semangat Nasionalisme dan Patriotisme Pemuda semakin meningkat, harapnya.

Peringati Sumpah Pemuda, Yayasan Juang Anak Bangsa Santuni Yatim Piatu dan Dhuafa

Peristiwa Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928 merupakan tonggak utama sejarang Pergerakan Kemerdekaan Indonesia serta sebagai bentuk kristalisasi semangat dan cita-cita berdirinya Negara Indonesia, dengan tanpa membeda-bedakan suku, ras dan agama, dengan semangat kebersamaan tersebutlah mampu menggugah semangat melawan penjajah, dan menjadikan bangsa ini “Merdeka”. 

Dengan  nilai-nilai Sumpah Pemuda tersebut, saat ini diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk membangun kembali komitmen seluruh komponen bangsa, baik Partai Politik, Pemerintah, DPR-RI, DPD-RI, LSM, Ormas serta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, untuk tidak lagi memperdebatkan perbedaan agama, suku maupun Ras dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Serta dalam membangun Indonesia yang maju, makmur dan sejahtera. Bahwa kita adalah Satu bangsa, satu Bahasa dan satu Tanah Air yaitu “Indonesia”. Dengan Tonggak Penegas Persatuan dan Kesatuan Bangsa tersebut, dapat mencegah perpecahan bangsa, dan mari kita pupuk terus rasa kebersamaan untuk memelihara stabilitas Pembangunan Nasional, dan mengisi kemerdekaan Indonesia, karena tanpa  Persatuan dan Kesatuan, apapun yang dicita-citakan oleh para Pejuang dan Pendiri bangsa ini tidak akan berhasil. Ungkap Tokoh Pemuda yang juga Ketua Yayasan Juang Anak Bangsa, Fachruddin Gani, disela acara Santunan 400 Yatim Puatu dan Dhuafa di Gelanggang Remaja Jakarta Utara. Senin (31/10).

Lebih jauh Fachruddin Gani menegaskan, melalui momen Peringatan Hari Sumpah Pemuda inilah, Yayasan Juang Anak Bangsa ingin terus memupuk rasa persatuan dan kesatuan anak-anak bangsa, khususnya pada diri Anak Yatim Puatu agar tetap optimis dalam mengisi pembangunan, dan memotivasi mereka dengan berbagai kegiatan positif serta mengoptimalkan potensi yang mereka miliki untuk kemajuang bangsa, tegasnya.

Sementara Ketua Panitia kegiatan Santunan Yatim Piatu dan Dhuafa dalam Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Jennet Suplanit pada wartawan juga menjelaskan, bahwa melalui kegiatan santunan ini daharapkan akan dapat meringankan beban anak yatim dan dhuafa, karena disamping bantuan kebutuhan pokok, Yayasan Juang Anak Bangsa juga memberikan bantuan berupa Buku-buku dan alat sekolah lainnya serta uang.

Untuk memberikan hibutan pada anak-anak, panitia juga menampilkan atraksi seni tari, seni music akustik pimpinan Udin Wae, serta Tokoh Boneka si Unyil yaitu “Pak Ogah”, kita ingin berbagi kasih dan peduli pada anak-anak Yatim dan Dhuafa, kami juga mengucapkan terimakasih pada pihak sponsor pendukung kegiatan ini, papar Jennet.

Laskar Merah Putih Desak Kejagung Berantas Mafia Tanah

Sekitar 500 masa dari Forum Bersama Laskar Merah Putih pada Senin (21/10) ramai-ramai mendatangi Kantor Kejaksaan Agung di Jakarta, mereka meminta kepada jajaran Kejaksaan Agung untuk memberantas Mafia Tanah yang saat ini kian marak di Jakarta dan sekitarnya.

Dalam orasinya Forum Bersama Laskar Merah Putih juga membacakan pernyataan sikap didepan Kantor Kejagung, yang ditandatangani Ketua Tim Pembela Rakyat Forum Bersama Laskar Merah Putih, Surya Darha Simbolon SH dan Sekretaris Putra A.A Sitohang, SH.  yang mengangkat atas kasus “Sengketa Perdata” atas kepemilikan sebidang tanah milik adat Girik C No.148 Persil 18a Blok S.I seluas 8.740 M2 di jalan Pemuda RT.001/RW.014 Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulogadung Jaktim, yang dahulu sebelum dimekarkan adalah wilayah Kelurahan Utan Kayu Selatan Kecamatan Matraman, dan berdasarkan Surat Keterangan Kepala Inspeksi IPEDA Jakarta no. Ris.117/WPJ/10/K1.1204/1979 tanggal 10 Oktober 1979 tentang riwayat tanah milik adat, masih tercatat atas nama Miun Bin Siman.

Namun kini tiba-tiba muncul seorang bernama Drg Suherman Widyatomo/PT Dharma Mulia yang mengklaim tanah seluas 4.858 M2 diatas tanah milik ahli waris Muin Bin Siman, dengan dasar sertifikat No.2236/Rawamangun (d/h.142/Jatirawamangun) an. Drg Suherman Widyatomo tertanggal 11 April 2007, seluas 2.970 M2 dan Sertifikat HGB No.1558/Rawamangun tertanggal 05 Mei 2006, atas nama PT Dharma Mulia seluas 1.858 M2, padahal letak kedua bidang tanah yang diklaim Drg Suherman Widyatomo dan PT Dharma Mulia berada di RT.001/02 Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulogadung Jaktim.

Bahwa Sengketa Perdata atas kepemilikan Bidang Tanah tersebut, saat ini masih dalam proses hukum di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, dan belum berkekuatan hukum tetap, namun sudah ada rekayasa atas “kasus perdata” tersebut menjadi “kasus pidana penyerobotan tanah”, berdasarkan pelaporan ke Kepolisian Resort Jakarta Timur oleh Pelapor Drg Suherman Widyatomo, dengan terlapor Ny. Mini Rusmini Binti Muin (ahli waris), dan Muhala alias Lala (ahli waris) dan terlapor dijadikan tersangka sebagai penyerobot tanah.

Dengan kasus tersebut Forum Bersama Laskar Merah Putih melihat, ada upaya “Kriminalisasi Hak Keperdataan”, yang di Back Up oleh Mafia Tanah, dan hal tersebut tidak boleh dibiarkan karena telah mencederai asas kepastian hukum di Negeri ini, serta mengebiri hak rakyat kecil atas kepemilikan tanah, oleh sebab itu Forum Bersama Laskar Merah Putih meminta pada Kejaksaan Agung serta Mahkaman Agung RI untuk menghentikan kriminalisasi hak Keperdataan atas tanah dan berantas Mafia Tanah di negeri ini, ungkap Ketua Tim Pembela Rakyat Forum Bersama Laskar Merah Putih, Surya Darha Simbolon SH.

Drs Ruslan Roy, MM : Budidaya Belut Bisnis Paling Menjanjikan dan Menguntungkan

Beternak Belut atau Budidaya Belut merupakan salah satu alternatif untuk memenuhi permintaan pasar yang tinggi baik untuk pasar Lokal maupun Ekspor, dimana daging belut merupakan sajian  enak dan bergizi. Apalagi dalam pembudidayaanya bisa dilakukan sebagai usaha sampingan maupun sebagai usaha budidaya murni.

Menurut Pakar Belut Drs Ruslan Roy, MM, bahwa Budidaya Belut sebenarnya tidak sulit dan juga tidak mahal. Masyarakat yang memiliki lahan sempitpun dapat memelihara belut. Secara Teknis Budidaya dan pemeliharaan belut (monopterus albus) hanya memerlukan perhatian dalam memilih tempat/lokasi budidaya, pembuatan kolam, media pemeliharaan, memilih benih, perkembangbiakan belut, makanan dan kebiasaan makan serta hama. Disisi lain kita juga memerlukan tata cara panen, pasca panen, pemasaran dan pencatatan analisa usaha dalam melakukan Budidaya belut.

Lebih jauh Ruslan Roy mengaku, bahwa PT Dapetin Global Mandiri bersama PT Dapetin Sibelut Indonesia telah melakukan kerjasama Ekspor Belut, oleh sebab itu pihaknya kini terus memperbanyak klaster peternak belut, dan berharap akan lebih banyak lagi masyarakat yang melakukan budidaya Belut baik secara individu maupun kelompok.

Diakuinya untuk bibit belut saat ini tidak masalah, karena dilahan seluas 11 hektar di Cibubur ini telah dilakukan pembenihan belut maupun Sidat, dan masyarakat juga dapat belajar budidaya secara langsung, di Telaga Arwana Cibubur, jalan Jambore – Harjamukti, Pondok Rangon, Cibubur Jaktim ini,  dan kita siap memberikan pelatihan, penyediaan benih serta membeli hasil panen Belut maupun Sidat, tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan Direktur Utama PT DAS Belut Indonesia, Komjen Pol Drs Didi Widayadi, MBA, disela acara Syukuran dan Pelatihan Kewurausahaan Belut bagi warga Harjamukti Pondok Rangon, bahwa nilai jual Belut saat ini diatas harga jual Leles maupun Ikan Air Tawar lainnya, karena kandungan gizi pada Belut sangat tinggi dan telah menembus pasa ekspor ke Jepang dan China, oleh sebab itu pelatihan kali ini diharapkan dapat ditindaklanjuti dengan budidaya, sehingga ekonomi keluarga juga akan meningkat, harapnya.

Pergelaran Seni di Ruang Publik BLK Jaktim di Anjungan DKI TMII


Sebagaimana tugas pokok dan fungsi Anjungan DKI di TMII dalam melestarikan dan mengembangkan Seni budaya yang ada di DKI Jakarta ini, juga terus melakukan terobosan melalui kerjasama dengan instansi terkait dilingkungan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI, salahsatunya adalah Balai Latihan Kesenian Kota Jakarta Timur untuk mempergelarkan aneka kesenian hasil pelatihan seni Betawi.

Kepala BLK Jakarta Timur Abdilah disela acara tersebut menegaskan, bahwa kegiatan Pergelaran ini merupakan bentuk kegiatan Pergelaran Kesenian Hasil Pelatihan Di Ruang Publik, Balai Latihan Kesenian Kota Jakarta Timur, dimana setelah pelaku seni belajar meningkatkan mutu kesenian yang dikuasai, kita berikan ruang untuk tampil didepan penonton, sehingga mereka akan mengevaluasi diri untuk tampil lebih baik lagi, tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan Pengamat Seni Abas Sudiana, S.Sn, bahwa pihaknya mendukung penuh upaya Dinas Pariwisata dan Budaya Provinsi DKI Jakarta dalam meningkatkan kualitas para seniman, khususnya dalam melestarikan dan mengembangkan budaya Betawi sebagai Budaya asli masyarakat Betawi, dimana Disparbud memiliki 5 unit pelaksana teknis Balai Latihan Kesenian di lima wilayah Kota, yang terus memfasilitasi pada seniman maupun warga dalam mengembangkan seni budaya, khususnya Betawi. Sehingga kedepan akan muncul seniman-seniman muda sebagai generasi pelestari budaya Betawi.

Kegaitan  Pergelaran Kesenian Hasil Pelatihan Di Ruang Publik seperti ini harus terus didukung, karena selama ini mereka berlatih tanpa disaksikan oleh banyak penonton, sementara untuk tampil didepan penonton, para seniman harus dapat tampil maksimal dalam membawakan, sesuai karakter mereka, dan itu juga harus seringkali dilakukan oleh para seniman, sehingga mereka akan mampu mengevaluasi diri menjadi seniman terbaik, tegas Abas Sudiana, S.Sn.

Festival Kuliner Pecenongan Sarana Pelestarian Budaya dan Kuliner

Jalan Pecenongan diwilayah Kota Jakarta Pusat memang unik, kalau siang hari berjejer toko yang menjual aneka onderdil kendaraan mobil, namun menjelang malam daerah tersebut berubah fungsi menjadi pusat jajanan, mulai dari masakan Chinesfood, masakan Nasional maupun masakan khas Betawi, dan kondisi tersebut sudah ada sejak jaman penjajahan Belanda, sehingga keberadaan Wisata Kuliner di Jakarta Pusat tersebut cukup dikenal di Mancanegara.

Dalam mendukung kawasan Wisata Kuliner tersebut, Pemerintah Kota Jakarta Timur juga membuat program rutin dengan Festival Kuliner Pecenongan, dimana keberadaan pedagang makanan tersebut dilakukan penilaian, baik kualitas masakan maupun rasa, dan yang terbaik memperoleh penghargaan dari Pemkot Jakarta Pusat.

Banyaknya hotel di kawasan tersebut, panitia juga menyertakan juru masak hotel untuk menyajikan menu terbaik,  Puluhan chef dari berbagai restoran dan hotel di Jakarta beradu ketrampilan menyajikan masakan dalam Festival Pecenongan yang digelar di sepanjang Jalan Pecenongan, Jakarta Pusat.

Festival Kuliner di Pecenongan itu, selain menyajikan berbagai masakan juga menghibur para pengunjung dengan berbagai atraksi kesenian. Selain barongsai, juga diadakan pertunjukan  Chinese Music, Orkes Melayu, Gambang Kromong, ondel-ondel dan gamelan Jawa lengkap dengan sindennya.

Walikota Jakarta Pusat H Saefullah dalam kesempatan tersebut berkesempatan membagikan ratusan voucher yang nilainya  Rp. 20.000,- per voucher kepada pengunjung yang memadati kawasan Pecenongan, untuk dapat digunakan membeli makanan atau minuman yang mereka inginkan, dan berharap dengan digelarnya aneka kesenian ini akan mampu meningkatkan kunjungan masyarakat untuk makan dan berbelanja di Pecenongan ini, paparnya.


Diberdayakan oleh Blogger.