Pelatihan Penanggulangan Bencana Bagi Wartawan

141wartawan cetak, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor, Pelatihan tanggap bencana tersebut, adalah upaya untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan para wartawan akan penanggulangan bencana.

TNI KUAT RAKYAT SEJAHTERA

DARI RAKYAT OLEH RAKYAT UNTUK RAKYAT

Presiden Jokowi Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

Instuksi Presiden untuk Tembak Ditempat Bandar Narkoba

Forum Wartawan Kebencanaan

141 Wartawan cetak,Online, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor

Maestro Gambang Rancag dan Lenong Denes JALI PUTRA akan Terima Penghargaan Kombet AWARD 2013

Yayasan Komedi Betawi akan kembali memberikan penghargaan pada Tokoh Masyarakat, Pelaksana Pemerintah maupun Seniman yang teleh berjasa dalam Melestarikan dan Mengembangkan Budaya Betawi khususnya Kesenin Betawi, penghargaan tersebut lebih dikenal dengan "KOMBET AWARD:"

Menurut Ketua Yayasan Komedi Betawi, Syaiful Amrie KOMBET AWARD tahun 2013 kali ini akan diberikan pada Seniman Betawi JALI PUTRA (maestro Gambang Rancag dan Lenong Denes) dan rencana juga akan diberikan pada Seniman Betawi Rano Karno yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Provinsi Banten,

acara pemberian Penghargaan KOMBET AWARD 2013 akan diserahkan pada hari Selasa 26 November 2013 di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki, dan juga akan dihadiri beberapa artis ibukota yang turut bermain dalam acara Komedi Betawi tersebut.

dengan apresiasi ini diharapkan juga akan memacu kualitas seniman, Khususnya Komedian Betawi dalam melestarikan dan mengembangkan Budaya Betawi sebagai bagian budaya Bangsa. papar Syaiful Amrie yang juga Sutradara Kombet.

Pemda DKI Berikan Insentif Marbot dan Pengurus Ta’mir Masjid se-DKI Jakarta

Pernahkah anda mendengar nama atau profesi “Marbot Masjid”? bagi yang sering ke masjid atau dekat dengan masjid profesi ini tentunya sangat familiar. Namun bagi yang jarang ke masjid, jauh dari masjid dan tidak pernah mendiskusikan hal hal seputar keagamaan maka profesi ini akan terasa cukup “janggal” dan “baru”.

Marbot Masjid oleh banyak kalangan diartikan sebagai penjaga masjid atau seseorang yang ditugaskan untuk menjaga kebersihan masjid dan juga sekaligus menjadi penanggungjawab segala ritual ibadah di masjid seperti adzan lima waktu, menjadi imam cadangan, dan juga khatib cadangan. Belum lagi tugas tugas teknis lainnnya seperti bertanggungjawab atas kebersihan dan kerapian masjid. Tugas Marbot ini sungguh begitu berat karena harus stand by 24 jam mengurusi segala kegiatan di masjid. Dan untuk membantu meningkatkan ekonomi Marbot Masjid, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, melalui Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi DKI Jakarta memberikan bantuan uang bagi seluruh Masjid di Ibukota Jakarta.

Disela acara penyerahan bantuan Insentif Marbot dan Pengurus Ta’mir Masjid se-DKI Jakarta di Masjid Sunda Kelapa beberapa waktu lalu, Gubernur DKI Jakarta yang diwakili Walikota Jakarta Pusah Dr. H Saefullah MPd menegaskan, bahwa dengan bantuan ini diharapkan Marbot dan Pengurus Ta’mir Masjid akan lebih giat dalam bekerja melayani umat Islam untuk beribadah, dengan pegutas Masjid/Marbot yang rajin, maka Masjid akan semakin bersih sehingga umat yang beribadah juga semakin nyaman, paparnya.

Ketua DMI DKI Drs. KH Syamsuddin juga menegaskan, bahwa bantuan buat Marbot di wilayah Provinsi DKI Jakarta ini, merupakan bantuan yang pertama kali diberikan oleh Pemprov DKI Jakarta, jumlah penerima bantuan adalah 3.148 Marbot, dimana masing-masing Marbot akan diberi insentif sebesar 2,7 Juta pertahun, karena ini pertama kali maka masih ada diantara Marbot yang belum menyelesaikan administrasi, oleh sebab itu hari ini yang diserahkan baru 1.682 Marbot, dan yang lain akan diberikan menyusul setelah memenuhi administrasi, dan bantuan akan di transfer ke rekening masing-masing tanpa ada pungutan, dan DMI DKI untuk menyalurkan bantun bekerjasama dengan Bank Syariah Mandiri, sehingga bantuan akan tepat sasaran dan tetap guna, tegasnya.

Upaya lain utuk membantu Marbot, DKI Provinsi DKI Jakarta juga telah melakukan kerjasama dengan BUMD dilingkungan Provinsi DKI Jakarta, dengan memberikan pelatihan kewirausahaan, sehingga Marbot juga memiliki tambahan penghasilan, kita akan buatkan tempat usaha di sekitar Masjid untuk peningkatan ekonomi Marbot Masjid, tambah KH Syamsuddin.

Hal senada juga diungkapkan Ketua DMI Kota Administrasi Jakarta Pusat, KH. AD Kusumah, sebagai tokoh masyarakat berterimakasih atas bantuan Gubernur DKI pada Marbot Masjid, namun dirinya berharap bantuan kedepan juga diberikan pada Imam Masjid dan Fisabilillah/pengajar di Masjid, sehingga upaya optimalisasi peran dan fungsi Masjid akan meningkat, paparnya.

SD Angkasa V Terima Kunjungan Duta LS-STBM

Sekolah Dasar Angkasa V, sebagai salahsatu sekolah dasar yang memperoleh predikat Sekolah Sehat tingkat Provinsi dan Nasional, pada Kamis (17/10), memperoleh kunjungan Duta Lingkungan Sehat melalui Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (Duta LS-STBM), sambutan yang diberikanpun cukup baik, mulai dari Tarian Penyambutan dari daerah Sumatera Utara, Tarian Cuci Tangan dan Tarian Daerah lain.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekolah SDS Angkasa V, Sri Mulyana pada wartawan menegaskan, bahwa pihaknya merasa terhotmat dengan kunjungan Tim dari Kementerian Kesehatan ini, sehingga diharapkan dukungan dari orang tua murid pada pengelolaan pendidikan dan peningkatan kualitas pembelajaran di SD Angkasa V.

Diakuinya keberhasilan sebagai sekolah sehat taklain karena peran semua komponen di sekolah, baik Guru, Orang Tua, Komite Pendidikan termasuk siswa itu sendiri, sebagaimana Visi dan Misi Sekolah, serta Semboyan para pengelolan SDS Angkasa V, yaitu “daripada seribu kali berbicara, lebih baik satu kali mencontong”,  sehingga kami dan para guru seringkali mengambil sampah dan ngepal lantai untuk memberikan contoh pada anak didik, demikian juga dalam kegiatan anak dalam membiasakan diri hidup sehat dengan cuci tangan, papar Sri Mulyana.

Hal senada juga diungkapkan Perwakilan dari Direktorat P2PL Kementerian Kesehatan RI, Yuliah, pihaknya terus mendukung program dalam upaya membiasakan hidup sehat, karena memang harus dimulai dari usia dini, program membiasakan cuci tanganharus terus digulirkan di seluruh sekolah, sehingga anak didik dapat terhindar dari penyakit, karena cuci tangah sebelum makan akan mampu menekan penyakit hingga 50%, kita berharap seluruh orang tua siswa juga mendukungnya, dan kita akan terus membangun kerjasama dengan dunia usaha dalam program Sekolah Sehat ini, paparnya.

Hj Ernawati Ratma, SE, MM : Perayaan Idul Adha Bangun Kebersamaan Dengan Kepedulian

Perayaan Idul Adha yang berlangsung secara rutin disetiap tahun, merupakan moment yang sangat baik, bagi umat Islam untuk saling berbagi diantara sesama. Hal tersebut juga dilakukan Caleg DPRD Provinsi DKI Jakarta dari Partai PDI Perjuangan daerah pemilihan Jakarta IV, yang meliputi wilayah pemilihan Kecamatan Pulogadung, Cakung dan Matraman, Hj Ernawati Ratma, SE, MM.

Pengusaha Wanita yang juga pimpinan Rumah Sehat 786 dan Bimba AIUEO ini turut memberikan hewan Qurban, dan Daging Sapi serta Kambing tersebut dibagikan pada Mustahiq dan Kaum Dhuafa di daerah sekitar Sekretariat serta Kantor dibilangan Cipinang Pulogadung Jaktim.

Dalam kesempatan tersebut Hj Ernawati Ratma, SE, MM saat ditemui wartawan menjelaskan, bahwa pemberian daging Qurban ini, bertujuan untuk meningkatkan iman dan taqwa, melalui ibadah qurban juga sebagai bentuk kepedulian kita kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,

Hewan qurban ini sebagai wujud membangun keiklasan. dan Kebersamaan yang terjalin selama ini, dan hendaknya bisa terus dijaga serta diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan dengan mengatasi bersama-sama,paparnya.

Pemotongan Hewan Qurban Bamus Betawi, Tingkatkan Persatuan Warga Betawi

Sebagai salahsatu wadah dari beberapa organisasi Masrakat Betawi, Badan Musyawarah Masyarakat Betawi (Bamus Betawi)  sebagaimana tradisi didalam mengisi Hari Raya Idul Adha, taklupa menyembelih Hewan Qurban, dan untuk kali ini Bamus Betawi menyembelih 10 ekor sapi dan 1 Kambing. Dan dibagikan pada , kaum dhuafa, para Janda, serta masyarakat lingkungan kantor Bamus Betawi, maupun Ormas pendukung.

Disela kegiatan Qurban tersebut, panitia qurban yang juga Ketua Umum BRAJA, M Rifky atau yang lebih akrab dipanggil Eki Pitung pada wartawan menjelaskan,  bahwa dengan qurban kali ini, merupakan bentuk kepedulian jajaran Bamus Betawi  dalam mengikuti perintah Allah SWT, bagi yang mampu untuk berqurban, dan alhamdulillah Bamus Betawi mampu mengkoordinir serta mendistribusikan daging qurban ini kepada Mustahid dan warga Jakarta yang tidak mampu.


Dan dengan berqurban juga diharapkan dapat meningkatkan kepedulian sosial, dan tujuan baik demi merasakan pengorbanan Nabi Ibahim dan Nabi Ismail dalam menjalankan perintah Allah, tegas Eki Pitung.

Lebih jauh dijelaskan, bahwa bantuan 12 Sapi dan 5 Kambing ini bantuan dari Gubernur Jokowi, Wagub Ahok,
Djan Fatidz Ketua Umum Bamus Betawi, Mantan Ketua Umum H Nachrowi Ramli, Dewan Pembina Bamus H Fauzi Bowo, Walikota Jakpus H Saefullah, Walikota Jakut Bambang S, Walikota Jakarta Barat Fatahillah, Wakil Ketua Bamus H Lulung Lunggana, Firdauz Djaelani, Wiratmoko serta Tokoh Betawi lainnya, 3000 kantong daging Qurban akan kita bagikan di 5 wilayah Kota dan Kabupaten Kepulauan Seribu, melalui Ormas Betawi yang ada diwilayah tersebut, dengan bantuan Hewan Qurban ini sebagai wujud kebersamaan dan persatuan masyarakat Betawi, tegas M Rifky yang juga Calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Provinsi DKI Jakarta ini.

DPD Partai Demokrat DKI Peringati Idul Adha Dengan Penyembelihan Hewan Qurban

Seusai mengikuti Sholat Idul Adha, seluruh jajaran DPD dan DPC partai Demokrat se-DKI Jakarta, bertempat di Kantor DPD Partai Demokrat di jalan Pemuda Jakarta,  menggelar acara serahterima hewan Qurban, disela acara tersebut, Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi DKI Jakarta, H Nachrowi Ramli SE pada wartawan menegaskan,bahwa pemuembelihan hewan qurban 14 Ekor Sapid an 15 Kambing ini, merupakan bukti bahwa Partai Demokrat sebagai partai Nasionalis Religius.

Lebih jauh H Nachrowi yang juga Ketua Umum Bamus Betawi tersebut mengaku, bahwa dalam Idul Adha saat ini seluruh jajaran Partai Demokrat turutserta mengikuti kegiatan sholat Idul Adha, dan sebagaimana yang diamanatkan oleh agama, sebagai Partai Religius jajaran pengurus Partai Demokrat DKI Jakarta yang mampu dihimbau mengeluarkan kewajiban untuk berqurban, dan seluruh Caleg Partai Demokrat juga diwajibkan untuk berqurban dilingkungan masing-masing, sehingga pemberian hewan qurban tidak dipusatkan di DPD maupun DPC, tetapi lebih dititikberatkan di lingkungan warga Jakarta.
 
Diakuinya untuk pendistribusian daging kambing, akan dilakukan oleh seluruh pengurus PAC dan Ranting, dimana Daging hewan qurban diharapkan dapat merata keseluruh wilayah DKI Jakarta,

Kelompok Kesenian Baleganjur SEGAR Rawamangun Meriahkan Festival H Naman



Festival H Naman yang digelar dalam upaya apresiasi seni budaya Betawi, memperoleh dukungan dari beberapa Kesenian Provinsi lain, salahsatunya adalah Kesenian dari Provinsi Bali yang dibawakan oleh Kelompok Baleganjur Sekeha Gong Pura Aditya Jaya Rawamangun (SEGAR), dibawah binaan I Gusti Anom.

Kesenian Gamelan Baleganjur ini membawakan Tetabuhan Wirabhakti, adalah tetabuhan ungkapan rasa gembira bahwa para pemuda ini telah mampu berkreasi seni Bali dan mempergelarkannya dihadapan masyarakat luas, selain penabuh Gamelan prosesi pawai Baleganjur Wirabhakti ini juga diisi oleh para Putri pembawa Canang Gebogan (yang berisi buah-buahan), penari Baris dan Topeng, dan pembawa payung Bali.

Menurut Pembina Sekeha SEGAR,  I Gusti Anom, bahwa penabuh kesenian Baleganjur SEGAR ini anggotanya terdiri dari para pemuda-pemudi yang mempunyai kegiatan aktif di Pura Aditya Jaya Rawamangun dan berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Toraja, Sulawesi, Lampung, Timur Indonesia dan Bali sendiri yang berdomisili dan Belajar di Jakarta Timur, dengan kegaitan ini juga diharapkan akan mampu menarik minat bagi generasi muda untuk bersama-sama melestarikan budaya bangsa dan membangun tali silaturahmi sesama anak bangsa, paparnya.

 Bagi pengunjung yang memadati sepanjang jalan H Naman, mengapresiasi penuh kesenian tradisional masyarakat Bali tersebut, mereka tidak mau ketinggalan momen yang unik, sehingga mereka berebut untuk foto bersama, atau sekedar memotret untuk dokumen yang kemudian mereka upload di FB maupun BB.
I Gusti Ngurah Budi Suartama Jaksa, Mahasiswa Teknik Pertambangan Universitas Trisakti 2013 mengaku senang dapat turutserta terlibat mengisi kegiatan Festival H Naman bersama Tim Kesenian Baleganjur SEGAR Rawamangun Jaktim, semoga kegiatan ini dapat diagendakan tiap tahun, serta melibatkan seluruh komponen masyarakat kesenian Nusantara, paparnya.

Iring-iringan pawai mulai dari Drumband, Ondel-ondel, Baleganjur SEGAR hingga arak-arakan pelajar SD hingga SMA, mereka menuju makam pahlawan Betawi, H Naman, Tokoh Betawi yang juga Ketua Umum yang juga Presiden Front Betawi Bersatu (FBB) H Amirullah H Ag mengaku bangga dengan tampilnya kesenian lain selain kesenian Betawi, termasuk seni Jawa dan Seni Bali, ini menunjukkan tingginya rasa kebersamaan di Jakarta, ungkapnya.   


Festival H Naman "Meriah"


Dipanggung utama sejak pagi digelar aneka pertunjukkan, mulai dari Tari Betawi, Marawis, Pantomin, Palang Pintu, Ondel-ondel, Komedi Betawi, Musik Gambang Kromong dan aneka mainan tradisional seperti Gasing dan egrang, menurut Kepala UPT Balai Latihan Kesenian Kota Jakarta Timur, Abdillah dalam sambutannya menegaskan, bahwa Festival H Naman ini merupakan kegiatan warga Jakarta Timur untuk memberikan penghargaan pada Pahlawan Betawi H Naman.
Diakuinya anak-anak yang membawakan aneka kesenian betawi adalah binaan BLK Jakarta Timur, mereka adalah pelaku seni dari beberapa sanggar yang ada di Jakarta Timur, melalui Festival H Naman ini, kita memberikan ruang apresiasi pada para seniman untuk tampil menunjukkan kreatifitasnya, tegas Abdillah.
Wakil Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta DR Tinia Budiarti juga menegaskan bahwa Festival H Naman yang digelar kedua kali ini sudah lebih baik dari tahun sebelumnya, kini sudah diagendakan menjadi agenda tahunan, dan diharapkan partisipasi warga akan lebih besar lagi, dengan partisipasi aktif anak-anak dan remaja dalam Festival H Naman ini, juga diharapkan nilai kejuangan yang ada pada Pahlawan Betawi H Naman akan dapat tertanam pada anak-anak.
Camat Duren Sawit Drs. Abu Bakar, M.Si juga mengaku mendukung penuh kegiatan Festival H Naman ini, kalau saat ini baru Sayur Asem Betawi yang dilombakan, maka kedepan diharapkan aneka makanan betawi juga harus di perbanyak, sehingga kuliner betawi semakin dikenal luas, harapnya. (Sos).

Wisuda Ke 38 UNINDRA, Lepas 1.204 Mahasiswa

Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA) sebagai salahsatu Lembaga Pendidikan Tinggi di Indonesia yang memiliki kepedulian tinggi dalam mencetak Generasi Bangsa yang Unggul, Cerdas, Kreatif dan berakhlakul karimah, pada Sabtu (5/10) bertempat di Sasono Utomo TMII menggelar Wisuda Sarjana dan Pasca Sarjana. acara pelepasan mahasiswa yang telah menyelesaikan program akademik tersebut, merupakan kegiatan Wisuda yang ke XXXVIII, Semester Genap tahun Akademik 2012 – 2013., dan diisi dengan Orasi Ilmiah oleh Dra Yulistiana M.Pd, Dosen Unindra dengan tema Green Campus, Upaya Kepedulian Memerangi Pemanasan Global.

Disela acara tersebut Rektor Unindra, Prof. H Sumaryoto pada wartawan menjelaskan, bahwa wisudawan kali ini berjumlah 1.204 Wisudawan, dimana jumlah tersebut terdiri dari program Magister Pendidikan (Program Study S2) sebanyak 204 dan Sarjana S1 berjumlah 1.000 Wisudawan, mereka akan kembali ketengah masyarakat, untuk mengabdikan diri, dengan bekal ilmu yang telah mereka peroleh selama di Unindra, untuk membangun bangsa dan Negara.

Prof H Sumaryoto juga menegaskan, sebagaimana kewajiban yang tertuang dalam melengkapi saran prasarana perkuliahan, Unindra kini terus membangun fasilitas Gedung untuk perkuliahan, ruang dosen dan perpustakaan. Demikian juga dalam meningkatkan kualitas dosen, Unindra terus mendorong bagi para dosen untuk meningkatkan kegiatan penelitian ilmiah, sebagaimana yang tertuang dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi¸ tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua UPKP/PPLP PGRI Pusat, Dr. H Sugito, M.Si, atas nama Yayasan PGRI Pusat, mengucapkan terimakasih pada orang tua wisudawan yang telah mempercayakan pada Unindra, pada wisudasan yang kini sudah menjasi Sarjana dan bukan lagi mahasiswa, hendaknya dapat kembali ke masyarakat untuk mengamalkan ilmu yang telah diperolehnya, serta mampu meningkatkan kinerja bagi yang telah bekerja.

Atas nama Yayasan PGRI Pusat, H Sugito juga mengucapkan terimakasih pada seluruh jajaran Akademika Unindra, yang telah kerja keras dan kerjasama dalam melaksanakan tugas mendidik mahasiswa, sehingga mereka berhasil menyelesaikan studinya dan menjadi seorang Sarjana, Unindra sebagai Kampus Perjuangan yang telah banyak melahirkan Sarjana Pendidikan maupun Non Kependidikan, akan memiliki peran penting dalam mengisi pembangunan masyarakat dan bangsa saat ini dan dimasa depan, yang mampu mengolah Sumber Daya Alam yang baik, dan menyiapkan SDM sebagaimana tuntutan pembangunan, harapnya.

 

Bulan Pengurangan Risiko Bencana 2013 Dipusatkan di NTB

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menetapkan bulan Oktober sebagai Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB). Hal ini dalam upaya untuk meningkatkan kesadaran dalam upaya mengurangi risiko bencana di Indonesia.

Peringatan Bulan Pengurangan Resiko Bencana Nasional, pada tahun 2013 ini dipusatkan di Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), karena daerah tersebut dinilai lebih siap, baik dibidang lokasi, letak dan anggaran, dimana banyak tempat yang disiapkan sebagai pilot projek maupun anggaran kepanitiaan lokal, yang dibiayai dengan APBD serta letak wilayah yang mudah di akses dari Provinsi lain.

Bulan PRB tersebut juga merupakan puncak pertemuan forum yang nantinya sebagai ajang untuk saling bertukar pengalaman dan informasi tentang upaya-upaya yang sudah dilakukan. “Ini merupakan tempat berbagi untuk membangun strategi jangka panjang, untuk upaya-upaya pengurangan resiko bencana di Indonesia”, hal tersebut ditegaskan Direktur Pengurangan Risiko Bencana, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Lilik Kurniawan dalam acara Jumpa PERS di Jakarta.

Lebih jauh ditegaskan, bahwa dalam pertemuan Forum PRB tersebut, akan diikuti oleh seluruh kementerian dan lembaga terkait tingkat pusat, seperti Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, Kementerian PU, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Agama, Kementerian Kelautan dan Perikanan,  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,  termasuk Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota, Dunia Usaha, Lembaga Non Pemerintah, LSM, Perguruang Tinggi dan seluruh BPBD Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Acara  yang digelar dengan tema “Pengurangan Risiko Bencana, Investasi untuk Ketangguhan Bangsa” tersebut, akan digelar 12 kegiatan, meliputi pameran dan panggung PRB, seminar riset kebencanaan, lomba PRB, bedah buku, penanaman mangrove, pawai/rally PRB, sosialisasi PRB, bakti sosial kesehatan, mitigasi struktur, pelatihan kesiapsiagaan, pertemuan Forum PRB se-Indonesia dan evakuasi mandiri.

Dalam Pameran dan Panggung PRB akan ditampilkan peralatan, tools, poster, foto, buku, stand kuliner, kerajinan khas NTB dan lain-lain terkait dengan kegiatan-kegiatan PRB serta kesenian daerah dan populer terkait tema PRB. Pada kegiatan Seminar Riset Kebencanaan akan dibahas mengenai hasil-hasil 12 perguruan tinggi yang telah bekerja sama dengan BNPB dalam membuat Masterplan Ancaman Bencana di Indonesia. Keduabelas perguruan tinggi itu adalah ITB (gempa bumi), Unsyiah (tsunami), UPN Veteran Yogyakarta (gunung api), UGM (tanah longsor), Undip (banjir), Univ. Udayana (kekeringan), UI (cuaca ekstrim), Unand (gelombang ekstrim), IPB (kebakaran hutan dan lahan), Unhas (banjir bandang), Unair (epidemi dan wabah penyakit), dan ITS (kecelakaan industri).

Ada sembilan kegiatan dalam Lomba PRB, yaitu Pertunjukan Drama SLTA, Cerdas Cermat BPBD, Lomba Pertolongan Pertama SLPT dan SLTA, Lomba Poster SD dan SLTP, Lomba Membuat Mading SLTP, Lomba Menggambar tingkat SD kelas 3-6, Lomba Mewarnai tingkat TK dan SD kelas 1-2, Lomba Pemetaan BPBD, dan Lomba Rally Foto PRB. Sebagai peserta dalam lomba-lomba PRB ini adalah para pelajar dari tingkat TK, SD, SMP, SMA, serta BPBD dan Umum. Yang sangat menarik dalam kegiatan ini ada Lomba Cerdas Cermat yang para pesertanya adalah staf-staf BPBD, dan kemungkinan ada 33 tim BPBD yang akan ikut berlomba.

Dalam kegiatan Pawai/Rally PRB akan ditampilkan kendaraan-kendaraan yang biasa digunakan dalam kegiatan penanggulangan bencana, seperti mobil rescue, mobil dapur umum, mobil ambulance, motor trail, kendaraan organisasi otomotif, dan lain-lain.

Pada bagian kegiatan Pelatihan Kesiapsiagaan akan diikuti oleh peserta BPBD seluruh Indonesia dan guru se-NTB. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Dewan Nasional Perubahan Iklim (DNPI) dan Save The Children. Tema kegiatan ini adalah “Adaptasi Perubahan Iklim dan PRB” (DNPI) dan “Penguatan Kapasitas Tokoh Agama dan Guru dalam Menghadapi Bencana” (Save The Children).

Acara di Mataram ini juga akan menghadirkan Forum PRB di seluruh Indonesia, khususnya daerah-daerah yang sudah membentuk Forum PRB. Tema kegiatan Pertemua Forum PRB adalah “Strategi Implementasi Deklarasi Yogyakarta”.
 
Saat disinggung akan pelatihan khusus Kebencanaan bagi Eselon III dan eselon IV, Lilik Kurniawan menegaskan, bahwa pelatihan Pengurangan Resiko Bencana tersebut akan diikuti oleh seluruh Kepala Badang Penanggulangan Bencana Daerah tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota, untuk membekali mereka akan upaya pengurangan resiko bencana, sebagai pimpinan di daerah bagaimana mereka memiliki keahlian manajerial baik dalam penanganan bencana, pemberian bantuan sosial serta bagaimana berhadapan dengan publik saat mengatasi bencana. Skema pelatihan untuk kepala BPBD Provinsi dengan Kepala BPBD Kabupaten/Kota berbeda, sehingga mereka benar-benar sigap dalam mengkoordinasi dan berhadapan dengan bencana, paparnya.

Menurutnya, peringatan Bulan PRB ini merupakan pertama kali diselenggarakan yang dipusatkan di suatu wilayah. Kegiatan ini merupakan salah satu cara meningkatkan kesadaran masyarakat, bahwa upaya mengurangi risiko harus dilakukan mengingat kerugian akibat kejadian bencana sejak  2003-2013, dunia mengalami kerugian lebih dari US$2,7 tiliun, sementara sejak tahun 2000, tiap jam, dunia mengalami kerugian lebih dari 16,2 miliar USD akibat bencana yang terjadi di berbagai belahan bumi.

BNPB berharap kegiatan Bulan PRB ini dapat menjadi ajang pertemuan para pemerhati dan praktisi serta pekerja kemanusiaan untuk pengurangan resiko bencana.


Tiga Tokoh Besar Bangsa Indonesia, Yang Layak Memimpin Negara ini Kedepan

Survei yang dilakukan oleh beberapa lembaga survey di Indonesia telah membuat para politisi menjadi gerah, karena disamping tokoh-tokoh nasional wajah lama, juga muncul tokoh baru yang justru elektabilitasnya berada di atas, untuk menanggapi hal tersebut berikut percakapan Progresif dengan Ketua Dewan Pembina GM Sriwijaya Sadek Suloso Hasbi, yang juga Alumni Lemhannas Kepemudaan yang lulus dengan nilai terbaik.

- Dengan gonjang ganjing calon pemimpin bangsa 2014, menurut pendapat pak Sadek, Siapa saja yang layak diantara tokoh-tokoh besar saat ini  ?

Sadek SH :  Tokoh-tokoh besar yang menonjol saat ini dan dipandang akan mempunyai  kontribusi besar pada pembangunan bangsa kedepan menurut pandangan saya saat ini ada 3 orang, yang perlu didukung seluruh rakyat Indonesia, yang pertama adalah Joko Widodo atau yang lebih dikenal dengan Jokowi, yang saat ini dipercaya warga Jakarta sebagai Gubernur DKI Jakarta, karena didalam diri beliau sudah dianugerahi Tuhan dasar-dasar pemikiran untuk menjadi Pemimpin Bangsa, dimana didalam diri Jokowi  hampir 80% yang ada, dalam tindakan dan pembicaraannya sudah mengandung nilai - nilai pemikiran dari pada bapak bangsa, bapak Proklamasi Bung Karno, dan didalam diri pak Jokowi juga ada pemikiran-pemikiran Bung Hatta, demikian juga kesederhanaan dan pola fikir yang betul-betul merakyat dan memikirkan bangsa, oleh sebab itu kita harus bersyukur bahwa kita dianugerahi putra bangsa seperti pak Jokowi,  dengan hadirnya tokoh seperti beliau,  dengan  jiwa Kepemimpinan dan karisma pemimpin dan ilmu kepemimpinan sudah lengkap dalam

diri pak Jokowi, saya yakin dalam diri Beliau memiliki anugerah untuk memimpin bangsa ini, karena dalam diri beliau juga cinta tanah air.

Tokoh kedua adalah bapak Aburizal Bakrie yang saat ini dipercaya sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar, dalam kepemimpinannya ARB sangat teruji, terukur dan terlatih, disamping itu dalam diri ARB juga telah memperoleh anugerah dari Tuhan, dimana menejemen kepemimpinannya sangat prima serta jaringan partai Golkar yang kuat, demikian juga bisnisnya yang luas diseluruh wilayah Indonesia, saya yakin bapak Aburizal Bakrie akan mampu memberikan kontribusi besar bagi bangsa, khususnya dalam menghadapi perdagangan bebas dan globalisasi di masa depan. Sehingga kedua tokoh ini layak memimpin negeri ini kedepan.

Ketiga adalah Sosok H Alex Noerdin yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Sumatera Selatan, meskipun Beliau belum memungkinkan untuk menduduki RI 1 atau RI 2, namun H Alex Noerdin kemungkinan dapat membantu Jokowi dan Aburizal Bakrie, karena kepemimpinannya sebagai Gubernur juga sangat menonjol dengan keberhasilannya dalam menggelar iven Nasional maupun internasional, beliau mampu membangun Rumah Sakit terbesar di Asia Tenggara dan prestasi dan penghargaan disemua kementerian juga diberikan pada Gubernur Sumsel tersebut atas prestasinya selama ini. 

Sebagaimana sosok Jokowi dan ARB, H Alex Noerdin sepanjang hidupnya pokok pemikiran benar-benar memikirkan kesejahteraan masyarakat, oleh sebab itu kedepan pokok pemikiran Alex Noerdin sangat dibutuhkan untuk pembangunan masyarakat dan bangsa Indonesia.

Masalah yang lain sepertinya ganjalan dan isu miring terhadap bapak Jokowi, bapak Aburizal Bakrie dan yang lain, serta pemikiran yang ada dimata musuh - musuh tokoh besar ini menurut saya masih biasa - biasa saja, tetapi masyarakat Indonesia sudah mengerti dan tau siapa yang benar - benar membela rakyat dan yang pantas memimpin negari ini.


Alasan-alasan apa yang menurut anda ketiga tokoh ini dipandang layak ?

Sadek SH : saya pandang layak karena secara defakto ketiga tokoh tersebut benar-benar memikirkan kesulitan rakyat, sementara tokoh lain lebih banyak bernuansa fitnah, olah-olah, ngatur-ngatur serta merusak proses demokrasi, saya melihat didalam tubuh Partai Golkar sudah mulai ganjal mengganjal, saya berharap jajaran pengurus DPP Partai Golkar agar legowo, seperti Akbar Tanjung dan Jusuf Kalla, mereka kan orang yang sudah kenyang memimpin, demikian juga bapak Wiranto dan Bapak Prabowo sepanjang hidupnya sudah cukup berkuasa, jadi berikan kesempatan pada tokoh baru yang benar-benar terbukti membela rakyat, demikian juga Amir Rais yang sudah berkuasa diera reformasi, namun pola pemikirannya gagal total, dengan rencana negara Vederal, saya yakin rakyat tidak akan setuju dengan pemikiran pak Amin Rais, jadi tidak perlu olah - olah atau berusaha menjatuhkan Jokowi maupun ARB, karena bangsa ini tidak membutuhkan pemimpin palsu, bangsa ini membutuhkan sosok pemimpin yang betul-betul memikirkan rakyat.
Diberdayakan oleh Blogger.