Tingkatkan Kegiatan Keagamaan, DMI Jakpus Bangun Kerjasama Ulama Umaroh

Salah satu kunci dalam membangun masyarakat dan bangsa yaitu umaro (pemerintah) dan ulama (pemuka agama) itu harus bersatu, Umaro kalau ditunjang Ulama, maka pembangunan masyarakat akan kuat. Sebaliknya, jika hubungan antara Umaro dengan Ulama jauh atau renggang, maka semua program pemerintah tidak akan berjalan sebagaimana yang diharapkan bersama, bahkan akan sia-sia, oleh sebab itu jajaran pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Administrasi Jakarta Pusat terus membangun hubungan yang baik antara Ulama dan Umaro diseluruh wilayah Jakarta Pusat.

Disela acara ratib haddad dengan zikir bersama serta pembacaan doa dan ayat-ayat Suci Al-Qur’an yang dilakukan untuk menghantarkan Pimpinan Masjid At-Taufiq, H Zen Muchsin menunaikan Ibadah Haji, yang juga dihadiri Camat Johar Baru, Nasroni dan jajarannya, serta Lurah Tanah Tinggi, Lurah Johar Baru, Galur dan Kampung Rawa, menurut Ketua Dewan Masjid Indonesia Kota Jakarta Pusat, KH. AD. Kusumah, kegiatan ini juga sebagai upaya DMI dalam mendekatkan Umaro dengan Ulama.

Lebih jauh KH AD Kusumah yang juga Ketua Ikatan Ketua RW se-Jakarta Pusat ini juga menegaskan, bahwa permasalahan yang dihadapi umat saat ini cukup berat, oleh sebab itu perlu adanya kerjasama yang baik antara Ulama dan Umaro, untuk membangun moral anak-anak sebagai penerus bangsa, jika Ulama dan Umaro bisa bekerjasama, maka bangsa ini akan maju dan rakyatnya sejahtera,melalui peran Ulama di Jakarta Pusat ini, juga diharapkan warga Jakarta semakin bermoral dan beraklakul karimah, tegasnya.

Desela acara tersebut Lurah Tanah Tinggi, Maiyanti Aziz, pada wartawan mengaku bahwa hubungan Ulama dan Umaro selama ini sudah cukup baik, Komunikasi pihak Kelurahan Tanah Tinggi dengan Ulama dalam setiap kegiatan selalu dilakukan, demikian juga dalam setiap acara keagamaan, oleh sebab itu kegiatan keagamaan seperti ini diharapkan dapat terus ditingkatkan, sehingga masyarakat juga akan lebih mudah memahami akan program pemerintah daerah.

Saat disinggung akan Program Gubernur agar Pelajar tidak keluar di malam hari, Maiyanti mengaku sangat mendukung program tersebut, dan pihaknya juga akan terus memantau agar anak-anak tidak keluar rumah di malam hari sehingga mereka akan meningkatkan kewajibannya untuk belajar dan mengaji, sehingga tidak akan ada lagi warga Tanah Tinggi yang putus sekolah, paparnya.

Sementara ditempat yang sama, Camat Johar Baru Masroni juga menegaskan, bahwa untuk membangun Jakarta Baru peran Ulama sangat dibutuhkan, karena Ulama ibarat obor yang akan memberikan terang disaat masyarakatnya mengalami kegalapan, upaya Pemprov DKI dan Pemerintah Kota Jakarta Pusat telah berupaya keras untuk membangun wilayah Johar Baru, hampir 50% kegiatan kemasyarakatan dan pembinaan kepemudaan telah diarahkan ke Johar Baru, namun masih perlu ditingkatkan, oleh sebab itu jajaran Kecamatan Johar Baru mengajak dunia usaha, baik BUMN, BUMD maupun PMA untuk memberikan CSR  nya, untuk bersama-sama membangun wilayah Johar Baru, sehingga ekonomi masyarakat dapat meningkat, dan hal-hal yang tidak kita inginkan dapat dihindari, tegas Masroni.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.