Revitalisasi Kebudayaan Nasional Guna Membangun Jatidiri Bangsa

Menyikapi kondisi budaya dan masyarakat yang sudah tidak lagi menghargai budayanya sendiri, serta lebih memilih meniru budaya asing, telah mendorong Ormas IPIMA bersama Kementerian Dalam Negeri menggelar acara Dialog Interaktif, kegiatan yang digelar di Gedung Cawang Kencana tersebut mengambil tema “Revitalisasi Kebudayaan Nasional Guna Membangun jati Diri bangsa " serta menampilkan Narasumber Ulama Kondang pimpinan Ponpes Gusdur, KH Nuril, Anggota DPRRI  Adang Ruchiatna dan Budayawan  Kanjeng Pangeran Norman Hadinegoro SE.

Dalam kesempatan tersebut anggota Komisi VIII DPR RI Adang Ruchiatna mengatakan jati diri bangsa Indonesia perlu ditingkatkan untuk mengembalikan kebudayaan Indonesia dengan mengedepankan empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. 

"Melihat di era globalisasi ini, pengaruh televisi, pengaruh pelajar luar negeri yang membawa kebudayaan asing masuk ke Indonesia, bahkan cantik dan tampan itu dikategorikan orang yang campuran, naturalisasi. Padahal seharusnya yang cantik itu harus asli Indonesia dan bukan campuran/indo, hal tersebut menunjukkan bahwa Jati diri bangsa perlu ditingkatkan demikian juga pemahamannya, tegas Caleg DPRRI daerah pemilihan Jakarta Timur tersebut.

Budayawan  Kanjeng Pangeran Norman Hadinegoro, SE juga menegaskan, bahwa masyarakat saat ini kurang menghargai budaya sendiri, hal tersebut disebabkan kemajuan teknologi informasi yang mengglobal, sehingga pengaruh budaya dari luar lebih kuat dibandingkan budaya sendiri, oleh sebab itu perlu adanya revitalisasi kebudayaan nasional, paparnya.

KH Nuril juga mengkritisi hilangnya budaya malu para politisi yang kini banyak terlibat korupsi, banyak orang yang mengaku tokoh muda, yang selalu mengkampanyekan tidak pada korupsi, tetapi justru merekalah yang terlibat korupsi, banyak politisi dan pejabat negara terlibat korupsi¸inilah yang harus diperangi bersama, ungkapnya.

Sementara ditempat yang sama Caleg DPRD DKI Daerah pemilihan Jakarta IV yang meliputi Kecamatan Pulogadung, Matraman dan Cakung, Hj Ernawati Ratma, SE, MM bahwa pihaknya mendukung penuh upaya tokoh-tokoh Masyarakat, Tokoh Agama untuk melakukan Revitalisasi Kebudayaan dalam membangun kembali Jatidiri bangsa, tegasnya.


0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.