Pelatihan Penanggulangan Bencana Bagi Wartawan

141wartawan cetak, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor, Pelatihan tanggap bencana tersebut, adalah upaya untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan para wartawan akan penanggulangan bencana.

TNI KUAT RAKYAT SEJAHTERA

DARI RAKYAT OLEH RAKYAT UNTUK RAKYAT

Presiden Jokowi Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

Instuksi Presiden untuk Tembak Ditempat Bandar Narkoba

Forum Wartawan Kebencanaan

141 Wartawan cetak,Online, Radio dan TV ikuti pelatihan Penanggulangan Bencana di Lido Bogor

BNN Ajak Media Sukseskan Indonesia Bebas Narkoba 2015

Bertempat disalahsatu rumah makan dibilangan Matraman Jakarta Timur, Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar kegiatan, bersama Forum Silaturahmi Media Massa, dalam upaya mensukseskan Program Pemerintah dalam menciptakan Indonesia bebas Narkoba pada tahun 2015, acara tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BNN, Anang Iskandar.

Dengan tingginya pemakai Narkoba ditahun 2013 ini, yang diperkirakan berjumlah 4 juta jiwa, diperlukan upaya pencegahan dan rehabilitasi, bagaimana mereka yang saat ini masih menggunakan zat adektif berbahaya dapat disembuhkan dan tidak memakai lagi, sehingga permintaan narkoba dapat ditekan dan dihilangkan, sehingga Indonesia bisa bebas dari Narkoba.

Kepala BNN Anang Iskandar mengajak seluruh insan media, yaitu para wartawan dan jajaran Redaksi surat kabar baik Cetak, Televisi, Radio maupun Online untuk dapat memberikan pencerahan pada masyarakat, untuk dapat mengajak masyarakat dan keluarganya yang terkena Narkoba atau Pengguna Narkoba untuk dapat melaporkan ke pusat rehabilitasi, untuk dilakukan rehabilitasi atau penyembuhan.

Diakui Anang saat ini dari 4 juta pemakai Narkoba yang bisa direhabilitasi dalan setahun baru mencapai 18.000 orang, padahal seharusnya BNN serta 7 Lembaga terkait dapat merehabilitasi  500 ribu orang, oleh sebab itu dibutuhkan peranserta seluruh komponen masyarakat, termasuk DPRRI sehingga proses rehabilitasi lebih cepat.

Sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang (UU) No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,  menyatakan pecandu narkoba harus direhabilitasi, namun sebagaimana syarat untuk dapat direhabilitasi, sesuai UU tersebut, mereka harus lapor diri, karena biar bagaimanapun menggunakan Narkoba adalah melanggar hukum, dan kalau pengguna Narkoba tidak lapor, maka tetap akan dilakukan proses hukum, namun jika lapor diri minimal 2 kali, maka yang bersangkutan tidak akan dip roses secara hukum,  namun akan diberikan bimbingan serta pengobatan, apakah melalui Progrem pemulihan dengan pemulihan Kesehatan. Melalui Pusat Rehabilitasi yang ada dibawah binaan Kementerian Sosial serta Pusat Rehabilitasi BNN di Lido, oleh sebab itu sosialisasi Wajib Lapor bagi pengguna Narkoba harus terus disosialisasikan, sehingga proses rehabilitasi dapat segera dilakukan, tegas Anang Iskandar.

Sementara Pembicara Primus, yang juga Pimpinan Redaksi salahsatu Media Cetak Ibukota, meminta para Wartawan untuk dapat berperan lebih besar lagi dalam memerangi bahaya penyalahgunaan Narkoba, dengan tulisan-tulisan yang baik, apakah dengan berita News, Vicers atau Opini,sehingga kesadaran masyarakat akan bahaya Narkoba semakin tinggi, ajaknya.

Waskita, mewakili Kementerian Sosial RI, dari Direktorat Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Narkoba juga menekankan akan upaya Kementrian Sosial dalam meningkatkan kesadaran pemakai Narkoba untuk melakukan lapor diri, diakuinya Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) binaan Kemensos sudah terbentuk di 15 Provinsi dengan jumlah 40 IPWL, hingga saat ini sudah merehabilitasi 1.028 orang, upaya mendorong lapor diri bagi pengguna Narkoba yang sudah cukup umur, serta orang tua/Wali dari pecandu anak juga terus dilakukan. Karena tujuan wajib lapor merupakan pemberian hak bagi pecandu Narkoba untuk memperoleh pengobatan dan perawatan melalui rehabilitasi medis, papar Waskita.

Hatta Rajasa Ancam Tendang Freeport Dari Indonesia

Tambang emas dan perak terbesar di dunia yang berada di Papua dan dikelola sepenuhnya oleh PT Freeport Indonesia sejak 1967. Hingga saat ini, keberadaannya dinilai tidak memberi keuntungan yang besar untuk Indonesia dan masyarakat Papua. Padahal seharusnya tambang emas tersebut bisa mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia dengan cadangan emas yang sangat banyak.

Tapi nyatanya, setoran ke negara dan Papua minim. Keuntungan besar dinikmati Freeport dari hasil menjual bahan mentah, tanpa melalui proses pengolahan di dalam negeri. Padahal, jika melalui proses pengolahan di dalam negeri, akan sedikit memberi keuntungan bagi negara dan rakyat Papua.

Pemerintah pun mengharuskan perusahaan pertambangan membangun pabrik pengolahan. Namun masih belum sepenuhnya dipatuhi. Masih banyak perusahaan tambang yang enggan membangun pabrik pemurnian dan pengolahan mineral atau smelter. Salah satunya Freeport.

Pemerintah telah mewajibkan perusahaan tambang untuk membangun pabrik pengolahan atau smelter pada 2014. Ini sesuai amanat UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batu bara. Jika membandel, pemerintah berjanji bersikap tegas dengan memaksa perusahaan berhenti produksi.

Ancaman ditebar Menteri Perekonomian Hatta Rajasa agar perusahaan-perusahaa tambang asing yang tidak mau membangun smelter diminta stop berproduksi, membuat raksasa PT Freeport blingsatan.

Menteri Perekonomian Hatta Rajasa, Rabu beberapa waktu lalu mengatakan, semangat dari implementasi UU Nomor 4 Tahun 2009 itu adalah agar semua perusahaan tambang yang beroperasi di Indonesia dan mengeruk hasil kekayaaan bumi Indonesia, wajib ikut mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia.

UU itu dibuat sejak 2009 dan akan kita implementasikan tahun depan. Sosialisasinya sudah cukup lama.Jadi kalau tidak mau bikin smelter di tanah air, kita persilakan untuk menutup saja operasi dan produksinya, tegas Hatta.

Menanggapi ketegasan pemerintah RI, Presiden Direktur Freeport Indonesia Rozik B. Soetjipto mengaku pihaknya kesulitan untuk membangun smelter yang diwajibkan harus dilakukan pada tahun depan.

Yang menarik, meski sudah beroperasi di tanah Papua sejak 1967 silam, PT Freeport mengaku adalah mustahil bisa memenuhi tuntutan dari amanat UU Nomor 4 Tahun 2009 tersebut.

kami sepakat dan setuju dengan sikap pemerintah, Namun saat ini kami belum bisa melakukannya 100 persen di Indonesia, kilah Rozik.

Dengan belum bisa 100 persen mengolah di dalam negeri, maka PT Freeport akan tetap mengolah biji emas di Amerika Serikat, sebuah modus yang sudah dilakukannya berpuluh-puluh tahun guna menghindari berbagi keuntungan dengan Indonesia.

Hanura dan Oxford Course Indonesia Berikan Penghargaan

Disela-sela acara Halal Bihalal keluarga besar Oxford Course Indonesia di kediaman pendiri OCI Prof DR. H Bambang Marsono, MA, MSc, MBA, PhD juga digelar orasi politik dan pemberian penghargaan pada karyawan OCI yang telah bekerja selama 5 tahun, 10 tahun dan 15 tahun.

Dalam paparannya Ketua Balai Pendidikan dan Latihan (Badiklat) DPP Partai Hanura yang juga Caleg DPRRI Daerah Pemilihan Jakarta Selatan, Jakarta Pusat dan Luar Negeri nomor urut 1,  Prof.Dr.H.Bambang Marsono MA, MSc, MBA, PhD menegaskan bahwa pihaknya prihatin dengan kondisi bangsa saat ini, dimana di Negara yang kaya raya sumber daya alam, subur  serta memiliki SDM yang besar dengan penduduk 240 juta jiwa lebih, namun masyarakatnya masih banyak yang miskin, karena kebijakan tidak berpihak pada masyarakat, sehingga kekayaan alam diambil oleh Negara lain.

Hal tersebutlah yang membuat Prof H Bambang Marsono untuk berjuang bersama partai Hanura untuk masuk ke Legeslatif serta menghantarkan Capres H Wiranto – Hari Tanoe untuk memimpin negeri ini, sehingga kebijakan pembangunan kedepan akan lebih baik dan berpihak pada rakyat banyak, serta merubah sistem pendidikan yang mampu menyiapkan Sumber Daya Manusia untuk mengisi pembangunan, tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Pengurus DPP Partai Hanura yang diwakili Sutrisno, SE bahwa sosialisasi Pasangan Capres Wiranto dan Hari Tanoe harus terus dilakukan oleh seluruh jajaran Partai Hanura maupun simpatisan, bagaimana kita bisa memaksimalkan dalam menghantarkan Capres dari Partai Hanura tersebut ke Kursi Presiden RI pada Pemilu 2014 mendatang.

Lebih jauh Sutrisno SE, yang juga Caleg Partai Hanura daerah pemilihan Jakarta Timur no urut 4 tersebut juga menegaskan, bahwa sebagai Kader Partai Hanura yang juga turut mendirikan Partai Hanura, mengaku bersyukur karena seluruh kader yang duduk di Legeslatif hingga saat ini tidak ada yang tersangkut masalah Korupsi, dan Partai Hanura adalah Partai yang bebas dari Korupsi, oleh sebab itu Partai Hanura juga akan terus memerangi Korupsi di negeri ini, tegasnya.

BLK Jakpus Gelar Pelatihan Seni Musik Samrah Tingkat Dasar Bagi Pelaku Seni

Sebagaimana tugas pokok dan fungsi Balai Latihan Kesenian Kota Administrasi Jakarta Pusat dalam meningkatkan kualitas seni tradisional serta menumbuhkembangkan berbagai kesenian yang ada di Jakarta, bertempat di Museum Tekstil Jakarta menggelar Pelatihan Seni Musik Samrah tingkat dasar bagi Pelaku Seni.

Dalam sambutannya Kepala BLK Jakpus Dra Roosdiana Rachman menegaskan, bahwa keberadaan musik Samrah di Jakarta Pusat sangat sedikit dan hampir punah, oleh sebab itu dengan kegiatan pelatihan tingkat dasar ini diharapkan akan mampu meningkatkan kualitas seni para pelaku, seluruh peserta agar dapat menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dari nara sumber dan untuk nantinya bisa dikembangkan serta di transformasikan di sanggar masing-masing, sehingga keberadaan Musik Samrah dapat semakin tumbuh dan berkembang lagi di masyarakat, harapnya.

Kasie Pelatihan BLK Jakpus I Wayan menambahkan, bahwa Perlatihan kali ini diikuti oleh 30 peserta dari 30 Sanggar Seni Musik Samrah diwilayah Jakarta Pusat, kalau mereka nantinya dapat mengembangkan di sanggarnya pada 10 orang, maka akan meningkatkan kualitas seni Samrah pada 300 orang, sehingga seni Samrah juga diharapkan akan semakin tumbuh dan berkembang di Jakarta Pusat, ini semua sebagaimana arahan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, oleh sebab itu BLK juga melakukan kerjasama dan koordinasi dengan Sudik Kebudayaan Jakpus serta terus melakukan monitoring bagi mereka yang telah mengikuti pelatihan kesenian di BLK Jakarta Pusat, kita akan terus melakukan pembinaan sanggar-sanggar seni, termasuk Seni Tari dan Seni Musik Tradisi lainnya, paparnya.

Jajaran SMKN 22 Jakarta Gelar Halal Bihalal

Memasuki proses belajar mengajar seusai libur Idul Fitri, dan saat peringatan Kemerdekaan RI ke 68 tahun 2013 ini, seluruh jajaran Pendidikan di SMKN 22 Jakarta, mulai dari Guru, Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah,  TU dan Siswa-siswi mengikuti kegiatan Halal Bihalal, meskipun acara digelar dengan sederhana, nanun semuanya berjalan dengan hikmat.

Dalam pesannya,  Kepala SMKN 22 Jakarta Drs Eko Wahyu Wibowo agar seluruh Siswa dan Guru dapat satu visi dan satu misi, Indonesia sebagai Negara besar saat itu dijajah oleh Belanda yang sebenarnya penduduknya sedikit, rakyat Indonesia terpecah belah, dimana Belanda dengan penduduk 16 juta bisa menjajah Indonesia yang berpenduduk 200 juta jiwa lebih, ini semua karena bangsa Indonesia mau di adu domba oleh Belanda.

Indonesia bisa merdeka karena Pemuda Indonesia telah berkomitmen untuk Satu Tumpah darah, Tanah Air Indonesia,  Satu Bangsa Bangsa Indonesia dan Menjunjung bahasa persatuan bahasa Indonesia, semangat Sumpah Pemuda tersebut mampu meningkatkan Persatuan dan Kesatuan para Pemuda Indonesia, sehingga Indonesia bisa melawan penjajah dan Merdeka.

Peringatan Hari Kemerdekaan RI yang digelar setiap tahun, hendaknya bukan sebagai rutinitas belaka, namun bagaimana seluruh Guru dan Siswa mampu menggali makna Kemerdekaan tersebut, kita ingin Guru dan Siswa satu visi dan satu misi untuk memajukan pendidikan di SMKN 22 Jakarta ini, sehingga kita bersyukur dalam proses Penerimaan Mahasiswa Baru tahun 2013 ini, siswa kelas 12 seluruhnya diterima di PTN dan Perguruan Tinggi ternama di Indonesia, bahkan mereka ada yang diterima di 3 hingga 4 PTN, ini bukti proses belajar mengajar yang baik, bahkan ada siswa SMKN 22 Jakarta sudah berbicara di PBB, sementara Gurunya belum ada satupun yang mampu tampil di PBB, ini menunjukkan keberhasilan Proses Belajar di SMKN 22 Jakarta, kita bangga anak didik bisa lebih maju dari gurunya, tegas Drs. Eko Wahyu Wibowo.

Refleksi Kemerdekaan RI Bersama BAKSOS

Barisan Keluarga Sholihin Syam, SE, MM atau yang lebih dikenal dengan BAKSOS, sebagai kumpulan warga Jakarta Selatan yang kini bekerja keras menghantarkan Caleg DPRD DKI Daerah Pemilihan Jakarta VII, yang meliputi Kecamatan Setiabudi, Kebayoran Lama, Cilandak, Kebayoran Baru dan Pesanggrahan, nomor urut 10 bertempat dibilangan Lebak Bulus Jaksel menggelar acara Refleksi Kemerdekaan RI bersamaan dengan acara halal Bihalal.

Lagu-lagu Kebangsaan yang dikumandangkan, mampu menggugah semangat juang dan semangat bela Negara bagi para Pemuda, mereka yang hadir mengikuti acara dengan khidmat dan warga juga dihibur dengan musik Campur Sari, binaan BAKSOS.

Disela acara tersebut, Caleg Jakarta VII, Sholihin Syam pada wartawan menegaskan, bahwa saat Kemerdekaan RI dikumandangkan bersamaan dengan Ramadhan, dan saat ini peringatah Hari Kemerdekaan yang berada pada hari .

Disela acara tersebut, Caleg Jakarta VII, Sholihin Syam pada wartawan menegaskan, bahwa saat Kemerdekaan RI dikumandangkan bersamaan dengan Ramadhan, dan saat ini peringatah Hari Kemerdekaan yang berada pada hari raya Idul Fitri, memiliki hubungan yang erat, dimana Bulan Ramadhan 10 hari terakhir merupakan hari pembebasan, dan hari Kemerdekaan RI yang juga sebagai hari Pembebasan dari Penjajah, memiliki makna yang sama yaitu bebas dari belanggu penjajahan, oleh sebab itu pada Refleksi Kemerdekaan ini, kita mengundang Tokoh Pendidikan, Tokoh Budaya, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat untuk berbicara sesuai makna Proklamasi, agar kedepan lebih baik. Momen ini bukan untuk pribadi saya, tetapi untuk kita semua dalam memaknai kemerdekaan bangsa, tegasnya.

Menyikapi kondisi bangsa saat ini, H Sholihin Syam juga mengaku prihatin karena produk yang kita makan dan kita pakai adalah produk impor, sementara produk asli Indonesia justru tidak dimanfaatkan dengan baik, motor, mobil dari Jepang, HP dari Korea dan China, oleh sebab itu melalui momen ini kita juga ingin menggugah seluruh anak bangsa untuk cinta produk dalam negeri, kalau masyarakat Jakarta Selatan memberi amanah untuk mewakili ke DPRD DKI, maka kita akan kerja keras untuk pembangunan Jakarta dan kesejahteraan warga ibukota ini, sebagaimana aspirasi yang telah kita tampung, tegas Calag Hanura dapil Jaksel nomor urut 10 ini. 

Presiden SBY Pimpin Upacara HUT Kemerdekaan RI

Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke 68 pada 17 Agustus 2013, di Istana Negara berlangsung khidmat. Upacara ini dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono beserta Wakil Presiden Boediono beserta Ibu Herawati Boediono.

Peringatan detik-detik proklamasi berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB ditandai pembacaan teks proklamasi oleh Ketua DPD RI Irman Gusman dan pengibaran duplikat bendera pusaka oleh 66 anggota Paskibraka. Bertindak selaku komandan upacara Kolonel Penerbang Ronald L Siregar, lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1992 yang kini menjabat Dosen AAU.

Seperti peringatan hari kemerdekaan tahun-tahun sebelumnya, selain disemarakkan oleh penampilan paduan suara Gita Bahana Nusantara, para undangan juga akan menyaksikan fly pass empat pesawat tempur milik TNI Angkatan Udara masing-masing dua Sukhoi dan dua F-16.

Fokus Korban Selamat, Pencarian korban bencana bendungan Way Ela Dihentikan

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, pencarian terhadap korban bencana bendungan Way Ela yang jebol pekan lalu telah dihentikan.

Informasi yang diterima BNPB dari Kepala Sub Seksi SAR Kantor SAR Kota Ambon, Andreas H. Yohanes, menyebutkan operasi SAR terhadap korban hilang di Desa Negeri Lima, Kabupaten Maluku Tengah

"Operasi SAR yang memasuki hari ke-7, tapi pencarian yang dilakukan baik di sungai Way Ela, sepanjang pantai dan laut di sekitar Desa Negeri Lima selama 7 hari tidak menemukan 3 korban hilang," ujar Sutopo.

Melalui koodinasi unsur SAR, Keluarga Korban dan Pemerinah Daerah setempat maka operasi SAR terhadap 3 orang korban tersebut (Arman Pirasouw 66 th, Moksen Mahulauw 70 th, dan Kalsum Uluputy 85 thn) dinyatakan selesai."Keluarga telah mengikhlaskan hilangnya korban. Jadi saat ini penanganan musibah ini fokus pada korban selamat," pungkasnya.

Napak Tilas Proklamasi Bangun Semangat Kejuangan

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa para pahlawannya, hal tersebutlah yang terus dilakukan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, melalui Upt Museum Jaong 45 dalam mengembangkan dan menumbuhkan semangat kejuangan bagi generasi muda, salahsatu kegiatan yang rutin dilakukan adalah melalui kegiatan Napak Tilas Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sekitar seribu peserta turut ambil bagian dalam kegiatan ini, mulai dari Pejuang pelaku sejarah, Veteran, Ormas, Organisasi Kepemudaan, LSM, Mahasiswa dan Pelajar SD, SMP, SMA/K, serta Komunitas Ontel, Komunitas Penggemar Mobil Kuno hingga Komunitas Kota Tua. Napak Tilas Proklamasi dimulai dari kunjungan ke Rengas Dengklok, Napak Tilas dari Gedung Juang 45 Menteng 31 menuju Museum Naskah Proklamasi dan dilanjutkan ke Tugu Proklamasi. acara tersebut dilepas secara resmi oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan  Provinsi DKI Jakarta DR Arie Budhiman.

Didepan para wartawan Kadisparbud DKI yang juga Ketua Pengurus Daerah Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPPP) DKI Jakarta ini menegaskan, bahwa Napak Tilas Detik-detik Proklamasi ini bukan saja untuk mengenang kembali peristiwa kemerdekaan 68 tahun lalu, tetapi juga untuk mewarisi nilai-nilai kejuangan pada generasi penerus bangsa, dimana ditempat inilah dahulu Ir Soekarno dan Bung Hatta serta para Pemuda dan pejuang bangsa telah memberikan semangat kepada seluruh bangsa Indonesia saat memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia untuk menjadi banga yang Merdeka.

Melalui Napak Tilas Proklamasi ini kita juga ingin memberikan semangat dan meningkatkan apresiasi generasi muda, karena mereka adalah pewaris bangsa yang harus mengisi pembangunan bangsa ini, untuk menjadikan Jakarta Baru dan Indonesia Baru menuju masyarakat yang adil dan makmur, kegiatan yang juga dihadiri para pejuang dan veteran juga diharapkan akan mampu memberikan inspirasi kejuangan dan meningkatkan rasa cinta tanah air bagi Pemuda,  papar Arie Budhiman.

Sementara Kepala Upt Museum Joang 45, H Imron SPd, MM juga menegaskan bahwa kegiatan Napak Tilas yang didahului dengan ziarah ke Rengas Dengklok adalah kegiatan rutin Museum Joang 45, dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, dimana pada 17 Agustus 1945, Ir Soekarno – Bung Hatta telah memproklamirkan kemerdekaan RI. Oleh sebab itu dengan Napak Tilas Proklamasi seperti ini juga diharapkan akan mampu meningkatkan semangat nasionalesme, semangat juang, semangat partiotisme sehingga para Pemuda akan lebih cinta tanah air dan terus membangun rasa persatuan dan kesatuan bangsa yang Bhineka Tunggal Ika, paparnya.

Tokoh Lintas Agama Bangun Gerakan Indonesia Bangkit

Menyikapi kondisi masyarakat Indonesia yang masih banyak membutuhkan bantuan karena tingkat ekonominya masih rendah, telah mendorong beberapa tokoh agama dan Tokoh Masyarakat untuk membangun kepedulian dibidang Pendidikan, Sosial Kemasyarakatan dan Ekonomi Kerakyatan dalam wadah Ormas Gerakan Indonesia Bangkit.

Pimpinan Wisma Sehat 786, Hj Ernawati Ratma disela acara Santunan Yatim dan Dhuafa pada wartawan menegaskan, bahwa pihaknya bersama Gerakan Indonesia Bangkit telah menyalurkan bantuan Sembako  lebih dari 10.000 paket yang telah dibagikan pada warga Jawa Timur, Jawa Tengah (Semarang) dan Jakarta, bantuan ini sebagai bentuk kebersamaan bagi Gerekan Indonesia Bangkit yang didalamnya terdiri dari tokoh-tokoh agama dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Budha, mereka akan terus membantu pada masyarakat dibidang Pendidikan, Sosial dan Ekonomi.

Lebih jauh ditegaskan bahwa program penyalurah sembako dilakukan secara jemput bola, yaitu jajaranGerakan Indonesia Bangkit mendata dan mendatangi warga kurang mampu. dimana Tim Indonesia Bangkit mendatangi warga kurang mampu dalam penyaluran bantuan, tegas Hj Ernawati.

Sementara Pengurus Ormas Gerakan Indonesia Bangkit yang juga Ketua Yayasan Cahaya Sinar Bangsa Jakarta, Suharsono disela acara dialog lintas agama tersebut juga menjelaskan, bahwa Gerakan Indonesia Bangit akan terus berupaya membantu masyarakat, dibidang Pendidikan, Ekonomi dan Sosial, kita tidak ingin terlibat dalam politik,  namun kita akan berperan serta membangun kebersamaan dan kerukunan beragama, kegiatan lintas agama ini akan membantu warga kurang mampu dibidang pendidikan, kesehatan. Tidak boleh ada anak tidak sekolah hanya karena tidak mempunyai biaya, demikian juga dalam kesehatan tidak boleh ada orang meninggal karena tidak memiliki biaya berobat, kita akan terus membantu warga kurang mampu, paparnya.

Tokoh NU DR. KH Nuril Arifin Husein, MBA (Gus Nuril) juga menegaskan, bahwa bangsa Indonesia saat ini semakin kehilangan jatidiri, dimana ada upaya gerakan penghancuran terhadap bangsa secara sistimatis, dengan munculnya kelompok ormas besar yang anarkis maupun adanya partai politik yang sudah tidak sejalan dengan pembangunan bangsa dan negara, telah membuat Tokoh NU yang juga sesepuh BANSER dan GP ANSHOR, DR. KH Nuril Arifin Husein, MBA  menjadi berang.

Menurut Gus Nuril sebenarnya Indonesia ini adalah bangsa yang besar dan memiliki sumber daya alam yang melimpah, bahkan dahulu wilayah Nusantara hingga mencapai kawasan perbatasan Birma, Srilanka, Thailand serta Australia, namun kondisinya saat ini terus di rongrong dari dalam sendiri, ada kelompok anarkis, ada kelompok yang mengkafirkan kelompok lain, seolah ada tentara didalam tentara, ada Negara didalam Negara, ada polisi didalam polisi,  tetapi Pengelola Negara diam saja. Kalau hal ini dibiarkan, bisa memunculkan kelompok mempertahankan diri, kalau anarkis semakin berlebih maka NU akan mengerahkan BANSER dan GP ANSHOR untuk mengamankan bangsa dan Negara, tegas KH Nuril Arifin dalam acara Dialog Kebangsaan yang digelar di Jakarta beberapa waktu lalu.

Tim baksos Sholihin Syam SE, MM Siapkan Beberapa Terobosan Untuk Hantarkan ke Kebon Sirih

Partai Hati Nurani Rakyat (Partai HANURA) sebagai salahsatu partai politik yang telah berkiprah dalam membangun bangsa dan negara, dengan didukung kader politiknya yang dikenal bersih dan tidak ada yang terlibat korupsi di Legeslatif maupun Eksekutif, telah mampu membangun kepercayaan masyarakat, khususnya di Ibukota Jakarta ini.

Kondisi tersebut terlihat akan ungkapan warga Jakarta Selatan yang kini memberikan dukungan pada Capres dari Partai Hanura (Wiranto - Harry Tanoe) maupun beberapa Calon Anggota Legeslatif DPRD DKI.

Disela acara Santunan  Yatim Piatu dan Dhuafa beberapa waktu lalu, beberapa warga Jakarta Selatan yang kini bergabung di Barisan Keluarga Sholihin Syam (BAKSOS Sholihin Syam) mengaku bergabung ke Hanura karena ingin wakil rakyat yang benar-benar memperjuangkan aspirasi rakyat, sebagaimana program Caleg DPRD DKI Partai Hanura daerah pemilihan Jakarta Selatan VII yang meliputi Kecamatan Setiabudi, Kebayoran Lama, Cilandak, Kebayoran Baru dan Pesanggrahan, nomor urut 10, H Sholihin Syam, SE, MM, telah berkomitmen untuk meningkatkan program pro Rakyat.

Rizal, Koordinator Wilayah Kebayoran Baru menegaskan, bahwa caleg DPRD DKI  Sholihin Syam “harus jadi”, karena komitmen dan programnya sangat baik, dimana untuk jangka pendek pihaknya telah banyak berbuat untuk warga Jakarta Selatan, melalui aksi sosial di masyarakat, dengan telah banyak membantu warga kurang mampu untuk memperoleh Akte Kelahiran secara gratis, dimana seluruh biaya pengurusan akte kelahiran ditanggung beliau, kegiatan dibulan Ramadhan juga telah banyak melakukan amal zariyah dengan menyantuni anak-anak Yatim Puatu, Dhuafa dan Lansia.

Untuk program jangka penjang juga telah disiapkan Koperasi Simpan Pinjam dan Yayasan Sosial Kemasyarakatan, yang akan membantu pedagang kecil maupun warga kurang mampu, oleh sebab itu untuk mewujudkannya perlu dukungan warga Jakarta Selatan, dan kita optimis H Sholihin Syam akan mampu meraih suara terbanyak di dareah pemilihan Jakarta Selatan VII, tegas Rizal. 

Rendi Suryo koordinator Relawan Sholihin Syam wilayah Kecamatan Pesanggrahan mengaku bergabung ke Hanura, karena ingin menghantarkan Caleg DPRD DKI H Sholihin Syam menuju ke Kebon Sirih (DPRD), segala upaya dan terobosan terus dilakukan di Pesanggrahan dan kecamatan lainnya, untuk memenangkan Sholihin Syam dalam Pemilu 2014 mendatang, serta upaya mencapai suara terbanyak untuk Partai Hanura.

Diakuinya sebagaimana kesepakatan dengan Tim Sukses, jika terpilih menjadi anggota wakil rakyat di DPRD DKI, Sholihin Syam akan mengambil posisi di Komisi E, karena komisi ini akan bersentuhan langsung dengan warga Jakarta, yang bermitra dengan Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan dinas lain, bagaimana kedepan DPRD DKI akan benar-benar memperjuangkan anggaran maupun kebijakan yang pro rakyat, paparnya.

Dalam pemenangan caleg dapil Jakarta Selatan VII ini, Rendi Suryo juga telah merangkul komunitas seniman maupun pedagang, yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Mie Ayam dan Bakso, Paguyuban Campur Sari, Paguyuban Seni Sunda dan gayubuan lain yang ada di Jakarta Selatan ini, ungkapnya tegas.

Hal senada juga diungkapkan Koordinator BAKSOS Sholihin Syam wilayah Kecamatan Kebayoran Lama, Edy Wahono, pihaknya akan berjuang semaksimal mungkin untuk Caleg Partai Hanura, H Sholihin Syam, terobosan dilakukan mulai dari keluarga sendiri, kemudian warga di lingkungan tempat tinggal serta merangkul tokoh-tokoh di Kecamatan Kebayoran Lama, untuk meyakinkan program dan visi misi Partai Hanura maupun Caleg DPRD DKI H Sholihin Syam, dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat, khususnya warga Jakarta.

Koordinator  Wilayah Kecamatan Cilandak Aang Kunaefi juga menegaskan, bahwa pihaknya akan terus melakukan upaya pemanangan Caleg Partai Hanura, H Sholihin Syam, upaya pendekatan komunitas olahraga juga telah mampu membangun komunikasi antara Caleg dengan Komunitas pemilihnya, kegiatan Bulu Tangkis berkeliling ke antar club diharapkan akan membangun komunikasi yang lebih baik lagi, paparnya.

Temui Konstituen, H Rukun Santoso Gelar Dialog

Ditengah kesibukannya sebagai anggota dewan di DPRD DKI, Politisi Partai Hanura yang terpilih dari daerah pemilihan Jakarta Selatan, H Rukun Santoso juga menyempatkan diri menyambangi konstituennya, salahsatu tempat yang beberapa waktu lalu dikunjugi adalah di wilayah Lenteng Agung Jakarta Selatan.

Sebagaimana biasa dalam kunjungan tersebut, anggota dewan yang berlatarbelakang sebagai Pengusaha dibidang Konstuksi ini, juga melakukan dialog guna menyerap aspirasi masyarakat, yang kemudian diperjuangkan di DPRD DKI.

Wakil Rakyat yang kini kembali maju sebagai Caleg Partai Hanura daerah pemilihan Jakarta Selatan VIII (KECAMATAN TEBET, MAMPANG PRAPATAN, PASAR MINGGU, PANCORAN, JAGAKARSA) nomor urut 10 ini, saat menyambangi konstituennya terlihat cukup akrab, warga yang hadir dalam acara dialog taksegan-segan untuk menyapa dan bersalaman, banyak warga yang mengadu tentang permasalahan pelayanan Pemda DKI di wilayah Jakarta Selatan, demikian juga menyangkut program KJS dan KJP, mereka berharap program tersebut tidak salah sasaran, dan warga kurang mampu diharapkan akan benar-benar memperoleh layanan kesehatan dan pendidikan yang baik.

Ketua Umum Ormas Rukun Community Center (RCC) ini juga menegaskan, bahwa RCC telah banyak memberikan bantuan warga Jakarta Selatan yang menginginkan Akte Kelahiran anaknya, dan bantuan tersebut juga akan terus diberikan pada orang tua yang usai melahirkan, untuk memperoleh Akte Kelahiran anaknya, semuanya akan diurus pengurus RCC tanpa biaya alias gratis.

Pendampingan selama ini juga diberikan pada konstituennya yang sedang membutuhkan rawat inap di RSUD, dimana sebelum Gubernur DKI meluncurkan KJS, RCC telah banyak membantu pengurusan SKTM, sehingga banyak warga yang terbantu saat berobat, dan program pendampingan di RS kini juga terus dilakukan jajaran RCC.

Pada Koran Sinar Pagi H Rukun Santoso mengaku,  bahwa kehadirannya di Lenteng Agung  ini adalah dalam upaya menyerap berbagai aspirasi dan informasi dari masyarakat, serta ingin melihat langsung kondisi diwilayahnya, yang nantinya akan diteruskan di Fraksi Hanura DPRD DKI dalam upaya menyusun program kerja maupun Perda bersama Pemda DKI Jakarta, tegasnya.

Pemerintah Kecamatan Pulogadung Gelar Pesantren Kilat dan Bazar Ramadhan

Bertempat di kantor Kecamatan Pulogadung, 100 remaja dari 10 Kelurahan se-Kecamatan Pulogadung mengikuti kegiatan Pesantren Kilat, mereka adalah siswa SMP dan SMA/K yang saat ini sedang libur sekolah, menuruh Camat Pulogadung Teguh Hendrawan, S.Sos, M.Si. bahwa kegiatan ini sebagai upaya menyiapkan para remaja sebagai penerus bangsa, agar dengan berbekal Ilmu dan Aqlak yang baik, kedepan mereka diharapkan akan menjadi generasi yang tangguh dan beraqlak mulia.

Lebih jauh ditegaskan, bahwa kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan sekecamatan Pulogadung ini merupakan hasil kerjasama Pemerintah Daerah dengan CSR PT Antam Logam Mulia Tbk. serta beberapa perusahaan diwilayah Kecamatan Pulogadung, seperti PT Wing, PT Kalbe, Sayap Mas, BJB Cabang Rawamangun, RS Antam Medika, Dana Pain, Hiba Utama, Arion Mall, Piza Hut Rawamangun, Coca Cola, Indosat Rawamangun, Kegiatan ini dimotori oleh Kelompok Kerja Penyuluh Kecamatan Pulogadung Kementrian Agama RI, serta  PKK 10 Kelurahan.

Camat :Pulogadung Teguh Hendarwan mengaku   sebagai pemerintah daerah, Kecamatan Pulogadung hanya  memfasilitasi hal tersebut, demikian juga bazaar yang digelar satu minggu lebih ini, telah mampu membantu warga dalam memenuhi kebutuhan menjelang lebaran, kita bersyukur dalam satu minggu ini bazaar selalu dipenuhi warga untuk berbelanja, ini juga sebagai sarana yang baik, bagi warga yang melakukan usaha kecil untuk berusaha, dan kita juga memberi kesempatan pada mereka dalam acara rutin tiap bulan melalui kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor di jalan Pemuda, tegas Teguh Hendrawan.

 Hal senada juga diungkapkan  panitia acara santunan dan Pesantren Kilat, Holidah Fauziah M.Pdi, bahwa kegiatan Pesantren Kilat dan Santunan ini merupakan kegiatan yang keempat kali, dimana ditahun  lalu juga sudah dilakukan, melalui CSR PT Antam, dan kegiatan kali ini juga diisi dengan kegiatan Buka Puasa bersama, Santunan Yatim, Janda dan Dhuafa, ini wujud kepedulian bersama jajaran Kecamatan Pulogadung pada warga Pulogadung, tambah Ketua Pokjaluh KUA Pulogadung ini.

 Dalam kegiatan tersebut juga digelar Pengobatan gratis diikuti oleh 100 warta setiap hari, dalam waktu 8 hari berturut-turut, dari  FL Centre yang dipimpin oleh ibu Luky Widyastuti.

Gubernur Jateng dan Paguyuban Jateng di Jakarta Gelar Mudik Gratis

Sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terhadap warganya yang kebanyakan pekerja sektor informal seperti para pembantu Rumah Tangga, kuli bangunan, buruh pabrik, pedagang asongan dan pekerjaan informal lainnya di wilayah Jabodetabek, maka melalui kantor Perwakilan Provinsi Jawa Tengah yang bekerja sama dengan Paguyuban Jawa Tengah di Jakarta adakan Mudik Lebaran gratis atas bantuan Gubernur Jawa Tengah, Bupati/Walikota se-Jawa Tengah serta Bank Jateng.

Ketua panitia Mudik Gratis bersama Gubernur Jateng, yang juga Ketua Bida Ketua Bid Kemitraan / Kerjasama Paguyuban Jateng Drs. H. Sudarmanto, MM (Leles) dalam laporannya menjelaskan, bahwa kendaraan yang akan menghantarkan pemudik warga Jawa Tengah di Jakarta dan sekitarnya berjumlah 190 bus, dengan 10 ribu orang peserta mudik. Mereka akan diberangkatkan dari Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur ini ke Jawa Tengah.

H Sudarmanto yang juga Caleg Partai Gerindra daerah pemilihan Wonogiri, Karanganyar dan Sragen ini juga menegaskan, bahwa jumlah Bus tahun demi tahun terus meningkat, dari 50 bus, kini sudah sampai 190 bus, dimana 190 bus tersebut berasal dari tiga sumber pendanaan, yakni 70 bus dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, 35 kabupaten/kota menyediakan masing-masing dua bus sehingga berjumlah 70 bus, serta 50 bus sumbangan dari Bank Jateng. dan kita akan terus upayakan agar warga Jawa Tengah di Jabodetabek yang ingin pulang dengan kendaraan gratis dan nyaman hingga di rumah, akan turus kita upayakan, ini kepedulian Gubernur Jawa Tengah, Bank Jateng, Bupati/Walikota se J awa Tengah serta Paguyuban Jawa Tengah pada warga Jateng di rantau. Paparnya.

Hal senada juga diungkapakan Wagub Jateng Rustriningsih, yang juga didampingi Direktur Utama Bank Jateng Hariyono, bahwa Mudik Gratis bersama Gubernur ini, sudah menjadi agenda rutin Pemda Jateng bersama Paguyuban, kita beryukur jumlah pemudik  yang kita pulangkan dengan kendaraan gratis dapat terus meningkat, dan diharapkan Gubernur berikutnya juga akan memiliki kepedulian yang sama, ini juga berkat dukungan DPRD Provinsi Jateng, tegasnya.

Rustiningsih juga mengatakan, mudik bareng ini dapatlah meringankan beban biaya pemudik lebaran yang sebagian besar pekerja pada sektor non formal, sehingga penghasilan yang di perolehnya dapat dibawa pulang ke kampung halamannya dengan utuh, juga meningkatkan tali silaturahmi masyarakat jawa Tengah yang ada di Jakarta.

DEMI CITRA SEBAGAI PEMIMPIN SEBAIKNYA BUPATI OKU TIMUR HERMANDERU KLARIFIKASI KASUSNYA DENGAN ANISA PIATUL

Menanggapi adanya pemberitaan media lokal di Sumatera Selatan dan Media Nasional tentang gonjang-ganjing menyangkut Pilkada Sumsel, Sadek Suloso Hasby sebagai Ketua Dewan Pembina DPP GM Sriwijaya yang juga anggota Majelis Pemuda Indonesia DPP KNPI serta dipercaya sebagai Relawan Madangkara Sumsel ingin turut berbicara.

Sebagai  seorang putra daerah Sumatera Selatan yang lahir di Desa Jampang Tiga Kecamatan Cempaka, Komering Oku Timur, Sadek SH  mengaku prihatin dengan adanya hal-hal yang membawa citra tokoh-tokoh Sumsel menyangkut proses Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel, dimana hasil Pilkada yang sudah berlangsung beberapa waktu lalu, dianulir oleh KPU dan dibawa ke Mahkamah Konstitusi sehingga di beberapa Kabupaten harus dilakukan pemilihan ulang di OKU Timur, OKU, Prabumulih, Palembang, dan Kecamatan Warkuk Ranau Kabupaten OKU Selatan, dimana dalam Pilkada tersebut dua tokoh bersaing antara Alex Noerdin dengan Herman Deru.

Sebenarnya kami warga Sumsel telah selesai melakukan Pilkada, tetapi anehnya ada yang mempermasalahkan Cagub Alex Noerdin dituduh menggunakan dana APBD dan Pemberian Motor pada P3 NTR di Kabupaten Komering Ulu Timur,  karena menurut sayapenggunaan dana APBD untuk kemenangan pak Alek itu hanya mengada-ada, karena dana APBD bisa keluar apabila memperoleh persetujuan dewan, demikian juga pemberian motor ke P3NTR tidak ada pesan khusus memilih pak Alex, karena saya yakin seluruh PNS di Oku Timur adalah pendukung Bupati Herman Deru, mereka memiliki ikatan dengan Bupati Herman Deru, demikian juga PNS serta Guru disana, jadi terikat oleh loyalitas ke Bupati Oku Timur, jadi itu keadaan sebenarnya di sana, dan masalah dana kampanye Cagub Alek maupun Heman Deru memiliki trik masing-masing, jadi tidak benar kalau menggunakan dan APBD, saya tau bagaimana Herman Deru untuk memperoleh suara di Oku Timur, namun saya rasa tidak perlu saya bongkar, karena itulah keadaannya, yang penting adalah masalah Citra, tegas Sadek.

Tokoh Nasional yang cukup dikenal di ibukota Jakarta ini juga mengaku kalau Alex Noerdin adalah pioneer berobat gratis, tetapi setau saya di Oku Timur program berobat gratis tersebut tidak berjalan sebagaimana arahan pimpinan, kemudian masalah lain, setiap orang atau pejabat di negeri ini tentu memiliki masalah, tetapi masalahnya kan berbeda-beda.

Sesungguhnya tidak ada yang isitimewa, dalam masa pemerintahan Bupati Oku Timur Herman Deru,  saya selama setahun mengamati dan menilia dan turun  langsung ke lapangan menetap di komering ulu timur, tepatnya didesa Campang Tiga, kecamatan Cempaka, saya tau persis tidak ada yang istimewa dalam kepemimpinan Bupati Oku Timur itu, tidak ada pembangunan yang pro rakyat, bisa kita saksikan jalan-jalan desa tidak ada yang bagus, tidak ada yang namanya berobat gratis demikian juga sekolah gratis tidak ada di sana.

Banyak hal yang sesungguhnya menjadi masalah, tetapi kami tidak mau membongkarnya dan kami masih berpedoman kepada saling menghormati, tentang penekanan kepada PNS, Guru dan penjualan foto kepada kepala sekolah di Oku Timur, tetapi sesungguhnya kami masih mengacu kepada niat yang baik, tetapi kalau memang itu nanti diperlukan, kami siap membongkar seluruh kasus-kasus di Oku Timur, tegas Sadek.

Mencermati pemberitaan 6 Media Nasional yang terbit di ibukota serta media Televisi, yang membahas masalah perselingkuhan Bupati Herman Deru dengan pembantunya Anisa Piatul binti Hamdani (30)dengan melahirkan anak yang kini berusia 7 tahun, Sadek Suloso Hasby berharap saudara Herman Deru dapat memberikan klarifikasi terlebih dahulu kepada masyarakat Sumsel, karena saat ini Herman Deru sedang maju sebagai calon gubernur Sumsel, kita tidak ingin nantinya Sumsel dipimpin orang yang memiliki masalah yang dilarang agama, hal tersebut harus dijelaskan dengan tuntas, kita ingin Provinsi Sumsel bisa dipimpin seseorang yang benar-benar memikirkan kesejahteraan rakyat, amanah serta mampu membangun ekonomi kerakyatan, dan bersih dari hal-hal yang dilarang agama maupun tidak dibenarkan oleh hukum, penjelasan hubungan asmara Herman Deru dengan Anisa Piatul harus dijelaskan dan Anisa Piatul juga harus dihadirkan, ini sangat penting agar tidak ada duri, serta tidak menciderai citra Herman Deru, papar Sadeh Suloso.

KANWIL KEMENAG DKI GELAR RAKOR DAN BUKA PUASA DENGAN MEDIA

Dalam  upaya meningkatkan kerjasama dalam pemberitaan kegiatan dilingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, bertempat di Hotel Kawanua Jakarta, Subdit Informasi dan Humas Kanwil Kemenag DKI Jakarta menggelar Rakor dan Buka Puasa Bersama dengan beberapa media cetak dan elektronik yang selama ini meliput dilingkungan Kementerian Agama.

Kasubbag Informasi dan Humas Kanwil Kemenag DKI Jakarta H. Latifudin disela acara tersebut menyampaikan, bahwa saat ini sistem informasi dari pelayanan publik meliputi penyimpanan dan pengelolaan informasi dari penyelenggara kepada masyarakat dan sebaliknya diterima berbentuk tulisan, lisan yang disajikan baik secara manual dan eletronik.

Sehingga Dalam setiap pelayanan dibutuhkan standarisasi, yaitu tolak ukur sebagai pedoman penyelenggaraan pelayanan dan acuan penilaian kualitas pelayanan sebagai kewajiban serta janji instansi kepada publik dalam rangka pelayanan yang berkualitas, cepat,mudah, terjangkau dan terukur.

Menurutnya perubahan paradigma di era reformasi, dibarengi adanya kebebasan pers banyak informasi dari berbagai media baik cetak maupun elekronik telah membawa dampak bagi sebagian masyarakat.” Di sinilah peran humas semakin kompleks, tantangan tugas kehumasan semakin berat, semua itu dapat membawa perubahan drastis pekerjaan kehumasan akibat adanya perubahan tata nilai, pola pikir, tingkah laku, bahkan pola budaya masyarakat dan cara mengemukakan pendapat masyarakat baik individu maupun kelompok.” Kata Latifudin.

Untuk saat ini lanjut dia sangat penting menjalin komunikasi dengan media massa. “dan diharapkan kerjasama dengan rekan-rekan media massa dapat meningkatkan penyebaran pelayanan informasi berupa segala kegiatan dan kebijakan diinstansi yang dibutuhkan oleh masyarakat sebagai bagian dari pencitraan.” Ujarnya.
Diberdayakan oleh Blogger.